Tag: kentang

  • Pakar Ungkap 9 Makanan Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan


    Jakarta

    Banyak yang beranggapan diet berarti mengurangi porsi makan. Nyatanya, menurunkan berat badan tidak cukup hanya dengan mengurangi porsi makan saja.

    Jenis makanan yang dikonsumsi juga harus diperhatikan. Bahkan, mengonsumsi makanan yang tepat dapat membantu menghilangkan lebih banyak lemak dan mencapai berat badan ideal.

    Pakar gizi sekaligus instruktur kebugaran Luke Hanna mengungkapkan ada sembilan makanan terbaik yang menurutnya dapat membantu penurunan berat badan. Makanan-makanan ini memang tidak secara langsung menurunkan berat badan, tetapi dapat meningkatkan rasa kenyang sehingga tidak perlu makan terlalu banyak sepanjang hari.


    “Ini adalah makanan yang akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama,” ungkapnya dikutip dari Nottingham Post, Kamis (30/1/2025).

    Berikut sembilan makanan untuk menurunkan berat badan yang direkomendasikan Hanna:

    1. Ikan putih
    2. Ayam
    3. Gandum
    4. Greek yoghurt
    5. Buah-buahan
    6. Popcorn
    7. Pasta dari gandum utuh
    8. Sayuran berserat, seperti brokoli, wortel, dan kembang kol

    Selain sembilan makanan di atas, Hanna juga menyarankan para pejuang diet untuk mengonsumsi kentang.

    Sebuah studi yang diterbitkan dalam European Journal of Clinical Nutrition yang menganalisa berbagai makanan untuk membuat indeks rasa kenyang (satiety index). Menurut studi tersebut, kentang ternyata memiliki skor indeks rasa kenyang tertinggi.

    “Skor indeks rasa kenyang tertinggi dihasilkan oleh kentang rebus yang tujuh kali lebih tinggi dibandingkan skor indeks rasa kenyang terendah dari croissant,” tulis peneliti.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • 7 Makanan Rendah Kalori untuk Diet, Bikin Kenyang!

    Jakarta

    Salah satu kunci sukses menjalani diet terletak pada pemilihan makanan yang tepat. Makanan rendah kalori bisa menjadi solusi, sebab tidak hanya membantu mengontrol asupan energi, tapi tetap merasa kenyang.

    Menariknya, banyak pilihan makanan rendah kalori yang mudah didapatkan.

    7 Makanan Rendah Kalori untuk Diet, Mudah Didapatkan dan Bikin Kenyang

    Mulai dari sayuran, buah, hingga daging tanpa lemak, makanan-makanan ini bisa memberikan rasa kenyang dengan kalori yang rendah. Dikutip dari Healthline dan Prevention, berikut informasinya.


    1. Oat

    Oat bisa menjadi tambahan yang sangat baik untuk diet harian. Tak hanya rendah kalori, oat juga tinggi protein dan serat yang bisa membuat tubuh merasa kenyang. Setengah cangkir oat kering hanya mengandung 154 kalori, 5 gram protein, dan serat. Protein dan serat diketahui bisa berdampak signifikan pada rasa lapar dan nafsu makan.

    Sebuah penelitian yang melibatkan 48 orang dewasa menunjukkan, konsumsi oatmeal bisa meningkatkan rasa kenyang dan dan mengurangi rasa lapar.

    2. Buah Beri

    Buah beri, seperti strawberry, blueberry, raspberry, dan blackberry kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang bisa mengoptimalkan kesehatan.
    Secangkir blueberry hanya mengandung 86 kalori dan 3,6 gram serat.

    Buah beri juga merupakan sumber pektin yang baik, yaitu jenis serat makanan yang terbukti bisa memperlambat pengosongan lambung dan meningkatkan rasa kenyang. Selain itu, buah ini juga bisa membantu mengurangi konsumsi kalori.

    Sebuah penelitian menunjukkan, camilan sore hari berisi buah beri dengan 65 kalori menurunkan asupan kalori di kemudian hari, dibandingkan dengan camilan permen gummy dengan 65 kalori.

    3. Bayam

    Bayam kaya akan nutrisi dan antioksidan seperti vitamin K, mangan, folat, dan magnesium. Secangkir bayam hanya mengandung 7 kalori.

    Sayuran ini juga mengandung serat yang tinggi, sehingga bisa lebih mengenyangkan dan bermanfaat bagi pencernaan.

    4. Telur

    Telur sangat padat nutrisi. Sebutir telur berukuran besar mengandung sekitar 72 kalori, 6 gram protein, dan berbagai macam vitamin serta mineral penting.

    Sebuah penelitian melibatkan sebanyak 30 orang. Mereka yang makan telur untuk sarapan merasakan kenyang lebih lama dibandingkan mengonsumsi bagel. Setelah makan telur, mereka juga mengonsumsi 105 kalori lebih sedikit di kemudian hari.

    Penelitian lainnya mengamati, sarapan berprotein tinggi bisa mengurangi keinginan untuk ngemil, memperlambat pengosongan lambung, serta mengurangi kadar ghrelin, hormon yang bertanggung jawab atas rasa lapar.

    5. Kentang

    Kentang seringkali dianggap tidak sehat karena dikaitkan dengan kentang goreng dan keripik kentang yang memiliki lemak tinggi. Tapi, pada kenyataannya kentang bisa mengenyangkan dan menjadi bagian penting dari diet kaya nutrisi.

    Satu kentang panggang ukuran sedang beserta kulitnya mengandung 161 kalori, tapi juga menyediakan 4 gram protein dan serat.

    Pada faktanya, sebuah studi yang mengevaluasi makanan tertentu yang bisa memberikan rasa kenyang menempatkan kentang sebagai makanan yang paling mengenyangkan, dengan skor 323 pada indeks rasa kenyang.

    6. Daging Tanpa Lemak

    Daging tanpa lemak dapat secara efektif mengurangi rasa lapar dan nafsu makan di antara waktu makan. Ayam, kalkun, serta potongan daging merah redah lemak mengandung kalori yang rendah tapi kaya protein.

    Misalnya, 113 gram dada ayam yang dimasak mengandung sekitar 163 kalori dan 32 gram protein. Menurut penelitian, orang yang mengonsumsi makanan berprotein tinggi, termasuk daging mengonsumsi 12 persen lebih sedikit makanan berdasarkan beratnya saat makan malam, dibandingkan mereka yang mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat dan tanpa daging.

    7. Kacang-kacangan

    Mengandung serat tinggi, kacang-kacangan seperti buncis, kacang polong, dan lentil bisa sangat mengenyangkan. Secangkir lentil (198 gram) yang dimasak menyediakan sekitar 230 kalori, 15,6 gram serat, dan hampir 18 gram protein.

    Sebuah penelitian yang melibatkan 43 orang dewasa menemukan, makanan berprotein tinggi dengan kacang-kacangan dan polong-polongan meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan dan rasa lapar, lebih dari makanan berprotein tinggi dengan daging sapi muda dan daging babi.

    Tinjauan lainnya dari sembilan studi menunjukkan, orang merasa 31 persen lebih kenyang setelah makan kacang-kacangan seperti buncis, lentil, dan kacang polong kering, dibandingkan dengan makanan tinggi karbohidrat seperti pasta dan roti.

    (elk/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • Cara Diet Kentang untuk Turunkan BB dengan Cepat, Tertarik Coba?

    Jakarta

    Tak sedikit orang yang melakukan diet ketat untuk memperoleh berat badan ideal dalam waktu singkat. Di sisi lain, mereka menginginkan diet dengan tetap konsumsi makanan sehat. Karena itu, diet kentang banyak dipilih.

    Diet kentang menawarkan metode penurunan berat badan dalam waktu cepat. Ini dilakukan dengan hanya mengkonsumsi kentang saat diet berlangsung selama beberapa hari.

    Dilansir Verywell Fit, orang yang telah menjalani diet kentang mengklaim berat badan mereka berhasil turun sekitar 0,45 kg per minggu. Sebab itu, tak sedikit yang tertarik dengan metode diet ini. Jadi, apakah kamu mau coba diet kentang? Simak cara melakukannya berikut.


    Cara Diet Kentang untuk Turunkan Berat Badan

    Sesuai namanya, diet kentang dilakukan dengan hanya memakan kentang selama beberapa hari. Tim Steele yang mempopulerkan kembali diet kentang pada 2016 lewat bukunya memiliki aturan bahwa diet ini berlangsung selama 3-5 hari.

    Dalam diet ini, kentang menjadi sumber karbohidrat dan kalori utama. Kentang juga berperan sebagai sumber serat, vitamin, dan mineral untuk memenuhi kebutuhan gizi harian.

    Makanan lain termasuk bumbu, saus, dan minyak apapun tidak diizinkan. Garam boleh digunakan tapi lebih baik dihindari. Dan hanya bisa minum air putih, teh, atau kopi hitam.

    Metode memasak kentangnya juga mesti diperhatikan. Tidak dianjurkan menggoreng kentang, hanya boleh direbus atau dipanggang. Tentunya produk kentang olahan seperti french fries atau keripik kentang tidak boleh.

    Konsumsi obat selama diet kentang diperbolehkan sesuai arahan dokter. Akan tetapi, suplemen makanan tidak diperkenankan. Olahraga berat juga tidak dianjurkan, sebaliknya bisa lakukan olahraga ringan atau berjalan kaki.

    Variasi diet yang mirip bernama Spud Fit Challenge juga dibuat oleh Andrew Taylor. Metode dietnya ini memperbolehkan makan ubi jalar. Untuk bumbu, rempah-rempah, dan kondimen bebas lemak juga diizinkan asalkan dalam jumlah sedikit.

    Diet kentang memiliki aturan yang sangat membatasi. Karenanya, diet ini tidak cocok untuk diterapkan dalam jangka panjang.

    Manfaat Diet Kentang

    Selain dapat menurunkan berat badan dalam waktu singkat, ada beberapa manfaat lain dari diet kentang, dikutip Healthline.

    1. Gizi Kentang Cukup Lengkap

    Walau hanya memakan kentang selama program diet, ternyata kandungan gizi kentang cukup lengkap. Kentang menjadi sumber vitamin dan mineral penting, seperti vitamin C, potasium, folat, dan zat besi.

    2. Kentang Tinggi Serat

    Kentang juga memiliki serat yang tinggi. Setiap 100 gram kentang rebus tanpa garam mengandung 1,8 gram serat. Serat dapat membuat kenyang lebih lama dan bisa menjaga kesehatan pencernaan.

    3. Mudah Diikuti

    Diet kentang cukup mudah dilakukan karena aturannya yang terbilang sederhana. Dengan begitu, orang dapat dengan mudah mengikutinya.

    4. Harga Kentang Terjangkau

    Bahan utama kentang yang digunakan juga sangat mudah didapatkan di Indonesia. Terlebih, harganya cukup terjangkau. Sebab itu, tak sedikit orang yang memilih kentang sebagai alternatif diet.

    Efek Samping Diet Kentang

    Mengandalkan hanya kentang sebagai asupan makanan selama diet disebutkan memiliki efek samping. Berikut efek samping yang mungkin terjadi selama atau setelah diet kentang:

    • Defisiensi protein
    • Hilangnya massa otot
    • Memperlambat metabolisme tubuh
    • Fungsi kekebalan tubuh yang terganggu
    • Sembelit atau kembung
    • Tidak bertenaga dan mudah lesu
    • Anemia
    • Bisa menimbulkan masalah mata dan tulang.

    Orang dengan kondisi medis tertentu seperti diabetes mesti berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter jika ingin mencoba diet kentang. Karena bisa menyebabkan kadar gula darah melonjak dengan cepat.

    Diet kentang juga tergolong diet ketat. Karena itu, tidak disarankan untuk dilakukan dalam jangka panjang karena dapat merusak nutrisi yang diperlukan tubuh.

    (azn/fds)



    Sumber : health.detik.com