Tag Archives: kenyamanan

5 Alasan DANA Jadi Aplikasi E-Wallet Paling Aman di Indonesia


Jakarta

Dalam era digital yang semakin canggih, masyarakat Indonesia semakin akrab dengan penggunaan dompet digital atau e-wallet. Salah satu yang mendominasi pasar adalah DANA, yang dikenal sebagai aplikasi e-wallet paling aman di Indonesia.

DANA menyediakan keamanan aplikasi yang berlapis untuk melindungi penggunanya dari ancaman kejahatan digital. Berikut adalah 5 alasan mengapa DANA jadi e-wallet pilihan utama pengguna dalam hal keamanan:

1. DANA Protection


Salah satu fitur utama yang membedakan DANA dari e-wallet lain adalah DANA Protection. Fitur ini memberikan perlindungan ekstra terhadap akun dan saldo pengguna.

Dengan DANA Protection, pengguna bisa merasa aman karena DANA menyediakan Jaminan Uang Kembali jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti penipuan atau akses yang tidak sah.

2. Pengawasan Bank Indonesia dan Komdigi

Sebagai aplikasi e-wallet yang diakui, DANA diawasi langsung oleh Bank Indonesia (BI) serta Kementerian Komunikasi dan Digital RI (Komdigi). Pengawasan ketat dari instansi resmi ini memastikan bahwa DANA mematuhi semua regulasi yang ada, sehingga menjadi lebih terpercaya di mata masyarakat.

3. Zero Data Sharing Policy

Privasi pengguna adalah prioritas utama bagi DANA. Dengan menerapkan Zero Data Sharing Policy, DANA tidak pernah membagikan data pribadi pengguna kepada pihak ketiga tanpa persetujuan mereka.

Ini memberikan ketenangan bagi banyak pengguna yang khawatir tentang privasi data mereka di dunia digital yang semakin rentan terhadap kebocoran data.

4. Implementasi PCI-DSS

DANA menggunakan standar keamanan PCI-DSS (Payment Card Industry Data Security Standard) untuk melindungi data pengguna. Standar ini merupakan protokol keamanan internasional yang dirancang untuk melindungi informasi kartu pembayaran dari ancaman digital.

5. Sertifikasi ISO 27001:2022

DANA juga telah mendapatkan sertifikasi ISO 27001:2022 untuk Manajemen Keamanan Informasi. Sertifikasi ini merupakan standar internasional yang diakui secara global dan menunjukkan bahwa DANA memiliki sistem manajemen keamanan informasi yang kuat.

Kemudahan dan Kenyamanan Pengguna

Bukan hanya soal keamanan, keunggulan e-wallet DANA juga memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna. Mulai dari kebutuhan sehari-hari seperti pembayaran tagihan, transfer uang, hingga berbelanja online, semua dapat dilakukan dengan cepat dan mudah.

Pengguna hanya perlu satu aplikasi untuk mengakses berbagai layanan keuangan, yang tentunya sangat menghemat waktu. Fitur seperti scan QRIS yang semakin populer juga membuat transaksi nontunai semakin praktis.

Kepercayaan Konsumen

Seiring dengan pertumbuhan pengguna e-wallet di Indonesia, kepercayaan terhadap keamanan data menjadi aspek yang semakin penting. Persepsi positif ini tentunya hasil dari upaya DANA dalam menjaga reputasi dan kualitas layanan.

Dalam konteks keamanan, DANA telah membuktikan diri sebagai salah satu aplikasi e-wallet terkemuka di Indonesia. Dari berbagai fitur canggih yang ditawarkan hingga pengawasan dari instansi berwenang, semua menunjukkan komitmen DANA dalam menyediakan layanan yang aman dan terpercaya.

Di tengah maraknya penggunaan e-wallet, memilih aplikasi yang menjamin keamanan dan kenyamanan seperti DANA adalah pilihan yang bijak untuk setiap pengguna. Dengan segala kelebihan ini, tidak heran jika DANA terus menjadi favorit di kalangan pengguna e-wallet.

Jika mencari e-wallet dengan tingkat keamanan tertinggi, DANA adalah jawabannya. Tetaplah bijak dalam menggunakan teknologi digital dan percayakan keamanan finansial Anda kepada yang terpercaya. Yuk, bertransaksi digital dengan aman pakai DANA!

Tonton juga Video: Keren! DANA Jadi Pahlawan UMKM Wanita & Disabilitas, Sabet Penghargaan Ekonomi Hijau!

(akn/ega)



Sumber : finance.detik.com

Panduan Sederhana Jaga Stop Kontak Tetap Aman Dipakai



Jakarta – Stop kontak listrik adalah bagian vital dari instalasi listrik di rumah. Untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan kinerja yang optimal, perawatan yang tepat sangatlah diperlukan.

Selain menghindari gangguan dan biaya yang mungkin timbul, pemeliharaan yang benar juga bisa memperpanjang umur pakai instalasi listrik di rumah. Terlebih lagi, yang paling penting adalah meningkatkan keamanan rumah dengan menghindari terjadinya kecelakaan.

Ikuti tips berikut biar penggunaan stop kontak di rumah tetap aman.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Ini Dia Daftar Barang yang Harus Ada di Kamar Tidur, Sudah Lengkap Belum?


Jakarta

Kamar tidur merupakan tempat penghuni rumah menghabiskan banyak waktu di dalamnya. Untuk mendukung aktivitas di kamar, ada sejumlah barang yang sering digunakan penghuni rumah.

Mengingat kamar ini dipakai untuk tidur, bersantai, dan menyimpan harta pribadi. Oleh karena itu, kamu bisa memanfaatkan sejumlah barang untuk mengoptimalkan fungsi ruangan.

Apa saja ya barang wajib di kamar tidur? Berikut ini daftarnya, dikutip dari The Spruce, Jumat (28/6/2024).


Barang Wajib di Kamar Tidur

1. Matras

Tentu saja tempat tidur menjadi furnitur utama di ruangan ini dengan komponen utamanya, yakni matras. Benda ini merupakan investasi yang besar karena dapat memengaruhi kualitas tidur, sehingga penting mencari matras berkualitas yang nyaman digunakan.

2. Bantal

Bantal membuat tidur menjadi lebih nyaman karena dapat memberi ganjalan empuk supaya badan tidak sakit di pagi hari. Kamu bisa memilih bantal dengan beragam jenis isi dan tingkat keempukan yang sesuai dengan seleramu.

3. Bingkai Tempat Tidur

Sebaiknya matras diletakan di atas bingkai tempat tidur. Ada banyak desain tempat tidur yang bisa kamu pilih menyesuaikan dengan estetika kamar. Lalu, kamu juga bisa menggunakan bingkai yang dilengkapi headboard ataupun ruang penyimpanan di bawahnya.

4. Seprai & Sarung Bantal

Tempat tidur tidak lengkap tanpa seprai dan sarung bantal yang berfungsi sebagai ‘pakaian’ bagi kasur. Penting sekali memilih seprai dan sarung bantal yang terbuat dari bahan yang nyaman menjadi alas tidur serta memiliki desain yang cocok dengan estetika ruangan.

5. Meja Nakas

Meski meja nakas atau meja sebelah tempat tidur biasanya untuk dekorasi kamar, meja ini sebenarnya sangat fungsional. Meja nakas membantu mengorganisir barang-barang di kamar karena ruang penyimpanannya, lalu bisa sebagai tempat meletakan lampu, kotak tisu, jam, atau buku.

6. Lampu Tidur

Penerangan ruangan sangat penting untuk menunjang kamar tidur, terlebih untuk memastikan kualitas tidur. Selain ada lampu utama di plafon, lampu tidur juga diperlukan untuk memberi penerangan yang tidak terlalu terang ketika akan tidur.

7. Gorden

Gorden atau penutup jendela berfungsi untuk menjaga privasi penghuni kamar dan menghalau cahaya masuk. Tak hanya itu, pemilihan gorden dengan desain, bahan, dan tipe yang tepat juga bisa menambah keindahan dari kamar tidur.

8. Karpet

Sebagai tambahan, karpet cukup penting untuk mengubah suasana kamar tidur. Karpet yang empuk dan hangat bisa menambah kenyamanan ruangan, apalagi desainnya dapat melengkapi interior ruangan.

9. Tempat Penyimpanan

Harta dan benda pribadimu tentu membutuhkan ‘rumah’ di dalam kamar tidur. Pastikan untuk menyediakan tempat penyimpanan yang cukup untuk semua barangmu. Kamu bisa menggunakan rak, lemari, keranjang, dan wadah untuk menyimpan barang-barang dengan teratur.

10. Jam Alarm

Kamu juga memerlukan jam di dalam kamar tidur, namun lebih utamanya jam alarm agar tidak terlambat bangun. Ada beragam jam alarm tersedia di pasaran yang bisa kamu pilih sesuai selera atau estetika kamar tidur.

11. Cermin

Terakhir, kamu juga membutuhkan cermin untuk mengecek penampilan setiap pagi sebelum beraktivitas. Sebaiknya memilih cermin dengan ukuran penuh agar bisa melihat penampilan dari ujung kepala sampai kaki. Selain fungsional, cermin bisa menjadi barang dekor sekaligus memancarkan pantulan cahaya di dalam ruangan.

Itulah daftar barang yang mesti ada di kamar tidur. Semoga bermanfaat!

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Pilih Bed Cover Terbaik Agar Tidur Nyenyak & Kamar Estetik


Jakarta

Bed cover adalah selimut tebal yang melapisi tempat tidur sekaligus berfungsi sebagai dekorasi. Bed cover bukan hanya menghangatkan tubuh, tetapi bisa meningkatkan kenyamanan pemakainya di tempat tidur.

Untuk pengalaman tidur lebih baik, pastikan memilih bed cover yang cocok untuk tempat tidur. Selain itu, pemilihan bed cover yang tepat dapat meningkatkan estetika kamar tidur, lho!

Nah, supaya nggak salah pilih, simak cara memilih bed cover terbaik berikut ini.


Tips Memilih Bed Cover

1. Pertimbangkan Ukuran

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah memilih bed cover yang ukurannya lebih besar daripada kasur Anda. Misalnya, jika Anda memiliki kasur ukuran queen, disarankan untuk memilih penutup selimut ukuran king. Namun, ini tergantung pada tampilan yang diinginkan.

Namun, keputusan ini dapat bervariasi tergantung pada estetika yang diinginkan. Jika tujuannya adalah mendapatkan bed cover dengan tampilan sejajar dengan bagian atas kasur, pertimbangkan untuk memilih ukuran penutup selimut yang sesuai secara akurat dengan ukuran kasur Anda.

2. Pilih Bahan yang Tepat

Ketika Anda memilih bed cover, memahami berbagai jenis bahan yang tersedia dapat membantu Anda membuat keputusan yang tepat sesuai dengan preferensi dan kebutuhan Anda. Bed cover dapat terbuat dari berbagai material, dan setiap bahan membawa karakteristik uniknya sendiri.

Penutup selimut dapat ditemukan dalam berbagai jenis bahan, seperti katun, linen, sutra, satin, campuran poliester, polyester jacquard, sintetis, dan flanel.

Apapun bahan yang dipilih, yang penting tetap mempertimbangkan kenyamanan, daya tahan, dan kebernapasan bahan penutup selimut.

3. Pertimbangkan Tekstur

Pemilihan tekstur bed cover dapat menjadi elemen kunci dalam merancang tampilan dan nuansa kamar tidur Anda.

Ketika memilih bed cover, perhatikan tekstur yang paling sesuai dengan preferensi Anda. Bed cover umumnya bertekstur halus seperti sutra, yang cocok untuk bantal dengan pola dan bantal bertekstur.

Jika Anda ingin menambahkan elemen visual yang menarik dan langsung mencolok pada tempat tidur Anda, pertimbangkan untuk memilih bed cover berwaffle.

Penutup selimut berwaffle memiliki tekstur unik dengan pola berlubang-lubang menyerupai wafel, sehingga memberikan visual yang menarik dan dimensi tambahan pada tempat tidur.

4. Pilih Warna atau Pola yang Tepat

Pertimbangkan apakah Anda ingin bed cover dengan pola atau warna polos, karena hal ini dapat mempengaruhi tampilan dan kenyamanan kamar tidur. Bed cover memiliki peran penting dalam menambahkan warna, pola, dan tekstur ke ruangan tidur sehingga menciptakan suasana yang lebih nyaman.

Sebagai contoh, pemilihan bed cover dengan pola mencolok dapat memberikan minat visual yang dibutuhkan, terutama jika dinding kamar tidurnya polos. Sebaliknya, bed cover dengan warna solid yang kaya dapat menciptakan ruang yang nyaman dan mewah.

5. Pertimbangkan Kualitas dan Iklim

Menetapkan pilihan pada bed cover berkualitas tinggi terbuat dari bahan yang bagus, seperti katun yang banyak diminati karena kelembutannya. Bagi yang tinggal di daerah beriklim panas, penutup selimut katun dapat mempertahankan kesejukan, sementara sutra atau satin memberikan alternatif mewah dengan sentuhan lembut.

Berinvestasi dalam set penutup selimut berkualitas tinggi menjamin masa pakai yang luar biasa, dengan perhatian khusus pada ketebalan kain sebagai penanda kualitas. Aspek kualitas juga mencakup memperhatikan ketebalan kain, indikator kehalusan dan kekuatan bahan.

Dengan mengetahui konsep dan tips ini, Anda dapat membuat keputusan yang lebih cerdas saat memilih bed cover, agar menjamin kenyamanan dan kepuasan jangka panjang saat beristirahat.

Itulah beberapa tips memilih bed cover terbaik agar bisa meningkatkan kualitas tidur. Semoga membantu!

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Perhatikan Hal Ini Saat Pasang AC di Kamar Tidur Supaya Optimal


Jakarta

Memasang air conditioner (AC) berjenis split merupakan solusi andalan menghilangkan hawa panas di kamar tidur. Apalagi AC memang efisien dan tidak berisik, sehingga cocok kalau dipasang di kamar tidur.

Namun, memasang AC tidak bisa di sembarang tempat. Jika menaruh AC di tempat yang salah, penghuni kamar justru bisa merasa tidak nyaman.

Sebelum terlanjur, simak dulu cara memasang AC di kamar tidur yang dikutip dari Arsitur, Jumat (28/6/2024).

Cara Pasang AC di Kamar Tidur

1. Jangan Pasang AC Menghadap Tempat Duduk atau Tempat Tidur

Tips pertama adalah jangan pasang AC split mengarah langsung menghadap tempat duduk atau tempat tidur agar angin yang keluar dari fan tidak langsung menusuk badan. Bayangkan jika kita terus diguyur angin dingin pastinya akan cepat sakit. Selain itu guyuran AC dapat mengakibatkan kulit cepat kering dan merusak pernafasan.


2. Pasang di Atas Pintu

Posisi AC sebaiknya diletakan di atas pintu masuk ruangan yang tidak sehingga tidak mengganggu aktivitas ruangan di dalamnya.

3. Jangan Sembunyikan AC

AC pada umumnya memiliki dua unit yaitu indoor dan outdoor. Unit indoor berfungsi mendinginkan ruangan, sedangkan unit outdoor untuk mengeluarkan udara panas keluar ruangan.

Nah, untuk unit indoor AC Split sebaiknya tidak dibungkus dengan box ataupun disembunyikan dengan grill karena dapat mengakibatkan kondensasi dan mengurangi kinerja AC. AC menjadi lembab, unit indoor berair atau pendinginan berjalan lebih lambat.

4. Tentukan PK AC Sesuai Ukuran Kamar

Pastikan menghitung kebutuhan AC split dengan benar agar tidak terlalu boros sumber daya. Selain harga AC split yang lumayan, konsumsi listriknya juga tak kalah lumayan. Untuk kamar 3 x 4 m misalnya sudah cukup dengan AC ½ PK.

5. Pasang Outdoor Unit Dekat Indoor Unit

Jalur Pembuangan air untuk outdoor unit hendaknya bisa lebih dekat dengan indoor unit. Jika tidak terpasang dengan benar sering kali indoor unit yang berair dan membasahi ruangan. Posisi outdoor unit biasanya lebih rendah dan terdapat jalur pembuangan air.

6. Tentukan Panjang Pipa Penghubung

Pipa penghubung harus diperhatikan karena jika pipa sampai bengkok ini akan mengganggu sirkulasi refrigran. Panjang pipa penghubung yang paling baik antara 3 meter sampai 6 meter (ini adalah panjang ideal).

Namun, jika tidak memungkinkan bisa ditambah hingga 9 meter sampai 12 meter (tergantung daya AC Ruang). Jika kurang dari 3 meter sebaiknya pipa penghubung digulung di belakang outdoor sehingga mencapai 3 meter.

7. Beri Jarak Indoor Unit dengan Atap

Posisi indoor unit harus terletak minimal 15 cm dari atap ini bertujuan agar sirkulasi udara lebih baik sebab udara yang ditiupkan oleh indoor unit dihisap dari bagian atas dan depan indoor unit jadi kalau bagian atas tertutup atap akan sangat mengurangi kualitas pendinginan

8. Jauhkan Benda Elektronik dari Bawah Indoor Unit

Hindari meletakkan benda-benda elektronik atau sumber listrik di bawah indoor unit untuk menghindari konsleting dan mengantisipasi apabila indoor unit bocor.

Demikian tips pasang AC split di kamar tidur yang benar. Semoga bermanfaat!

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Pilih Mana Sewa Rumah Atau Apartemen? Ini Plus Minusnya


Jakarta

Tempat tinggal merupakan kebutuhan yang harus dimiliki setiap orang. Namun, kamu tidak harus langsung membeli properti karena ada opsi untuk menyewa hunian.

Baik berupa rumah tapak ataupun apartemen, kamu bisa memilih sesuai kebutuhan dan preferensi. Nah, saat memutuskan untuk menyewa hunian, kamu dihadapkan dengan beberapa pilihan properti, di antaranya rumah dan apartemen.

Meski keduanya menawarkan sistem sewa, ada beberapa perbedaan yang perlu kamu perhatikan agar tidak salah pilih. Berikut ini perbedaan antara menyewa rumah dan menyewa apartemen mulai dari fasilitas, harga, dan gaya hidup.


Perbedaan Sewa Rumah dan Apartemen

1. Konsep dan Gaya Hidup

Dari segi konsepnya, rumah dan apartemen tentu sangat berbeda. Rumah cenderung berlokasi di lingkungan pemukiman yang padat penduduk. Hal ini membuat kita lebih terhubung dengan masyarakat sekitar. Biasanya, mengharuskan kita untuk banyak berinteraksi dengan tetangga dan mengikuti berbagai kegiatan sosial di lingkungan tersebut.

Berbeda dengan rumah, apartemen adalah unit-unit dalam bangunan besar yang dapat dihuni oleh beberapa keluarga atau individu. Apartemen menawarkan privasi yang lebih tinggi dan lebih sedikit keterlibatan dengan tetangga, ibaratnya seperti tidak ada kultur yang mengikat. Jadi, buat kamu yang introvert, cocok banget untuk lebih pilih sewa apartemen daripada rumah

“Terus kalau yang punya jiwa introvert, itu boleh banget pilih apartemen. Buat orang-orang introvert atau yang memang nggak ingin bersosialisasi lebih baik pilih apartemen saja karena memang secara kultur memungkinkan untuk itu. Tidak bersosialisasi dengan komunitas masyarakat sekitarnya gitu,” ucap Andy Nugroho via telepon seluler beberapa waktu lalu.

2. Fasilitas dan Akses

Pertimbangan selanjutnya adalah dari segi fasilitas dan akses. Saat kita memutuskan untuk menyewa rumah, kita akan tinggal di pemukiman warga yang cenderung lebih jauh dari fasilitas umum jika dibandingkan dengan apartemen. Meskipun ada rumah sewa yang mewah, akses ke fasilitas umum tetap membutuhkan perjalanan lebih jauh, seperti ke minimarket, restoran, atau pusat perbelanjaan.

Sementara apartemen dilengkapi dengan fasilitas yang banyak. Biasanya sudah mencakup minimarket, restoran, atau layanan lainnya di lantai dasar atau dalam kompleks. Oleh karena itu, dari segi fasilitas dan akses, apartemen menyediakan akses yang lebih mudah dan nyaman untuk kebutuhan sehari-hari.

“Bahkan misalnya kita mau kontraknya rumah mewah sekalipun, kalau kita butuh ke minimarket kan perlu jalan kaki lumayan jauh atau mungkin ngeluarin motor atau mobil. Jadi memang kalau yang di apartemen yang dijual adalah fasilitas dan akses yang mudah ke mana-mana. Biasanya apartemen juga letaknya di daerah-daerah tengah kota ataupun keramaian,” ungkap Andy.

3. Harga atau Biaya yang Dikeluarkan

Dalam segi harga atau biayanya, biasanya menyewa rumah tapak cenderung lebih terjangkau daripada menyewa apartemen dengan fasilitas serupa. Bila kamu adalah orang yang sangat mempertimbangkan harga atau tidak memerlukan fasilitas tambahan yang banyak, menyewa rumah tapak akan lebih sesuai.

Di sisi lain, apartemen sering kali lebih mahal karena fasilitas dan lokasinya yang strategis di pusat kota atau daerah yang ramai. Lokasi yang strategis dapat memberikan akses yang lebih mudah ke berbagai fasilitas dan aktivitas kota, seperti pusat perbelanjaan, tempat hiburan, atau kantor-kantor bisnis penting.

Meskipun biaya sewa apartemen mungkin lebih tinggi, namun bagi sebagian orang, kenyamanan dan aksesibilitas yang ditawarkan sebanding dengan biaya tambahan tersebut.

Selain itu, aspek penting lainnya yang perlu dipertimbangkan adalah bahwa harga sewa dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti ukuran unit, fasilitas tambahan yang tersedia, dan kondisi pasar properti di daerah tersebut.

Itulah perbedaan antara menyewa rumah dan apartemen. Jadi yang mana lebih cocok buat kamu?

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Bikin Kamar Tidur Lebih Nyaman biar Momen Istirahat Lebih Berkualitas


Jakarta

Kamar tidur sudah seharusnya menjadi tempat ternyaman bagi penghuni rumah untuk beristirahat dan tidur. Kamar yang nyaman bisa membantu kita untuk mendapat istirahat yang berkualitas, sehingga dapat menjalankan kegiatan sehari-hari dengan lebih produktif.

Nah, supaya terasa nyaman, kamu perlu mengatur interior kamar agar tampak rapi dan menarik. Sebaiknya merancang kamar yang sesuai dengan selera kamu serta mendukung buat suasana tidur.

Lantas, bagaimana cara agar kamar tidur dapat lebih nyaman? Yuk, simak tips berikut ini yang dilansir dari The Spruce, Jumat (28/6/2024).


Cara Bikin Kamar Tidur Nyaman

1. Jaga Kamar Tidur agar Selalu Bersih dan Rapi

Kamar TidurKamar Tidur Nyaman Foto: Yensen Aliamin

Hal yang paling mendasar untuk membuat suasana kamar tidur nyaman adalah menjaga kebersihan dan kerapian kamar. Tentukan area tertentu di kamarmu untuk aktivitas tertentu pula, seperti tempat khusus untuk mengisi daya ponsel yang mudah diakses saat tidur atau bangun.

Selain itu, pastikan juga kamu memiliki tempat untuk meletakkan lampu, air minum, jam, dan barang-barang lain yang mungkin kamu butuhkan di tengah malam. Dengan menjaga segala sesuatu tetap rapi, kamu akan merasa lebih tenang dan siap untuk tidur nyenyak.

“Terlalu banyak barang di kamar tidur dapat menyebabkan kurang tidur. Jaga agar kamar tidur tetap teratur dengan menetapkan area tertentu untuk barang-barang di kamarmau,” kata Sara Abate Rezvanifar, seorang desainer di Ambience Interiors, dikutip dari The Spruce, Jumar (28/6/2024).

2. Gunakan Penutup Jendela yang Menyerap Suara

gorden panel tunggal.Kamar Tidur Nyaman. Foto: Getty Images/iStockphoto/brizmaker

Lalu, bikin suasana kamar menjadi tenteram dengan menggunakan penutup jendela yang dapat menyerap suara. Tidak ada yang ingin terganggu oleh suara dari luar saat mencoba untuk tidur. Gunakan tirai yang menyerap suara untuk menghalangi gangguan dari luar sehingga tidurmu dapat lebih nyenyak.

“Tirai atau kerai tebal yang terbuat dari bahan penyerap suara dapat membantu mengurangi tingkat kebisingan di kamar tidurmu. Gunakan panel penyerap suara atau busa akustik di dinding jika perlu,” kata Lisa Jane, seorang desainer interior di Ruling Homes.

3. Pilihlah Tempat Tidur yang Sesuai dengan Preferensi

Kamar tidur.Kamar tidur nyaman Foto: Ty Carlson/Unsplash

Pastinya tempat tidur menjadi aspek penting yang perlu dipertimbangkan agar kenyamanan dalam kamar tidur dapat dicapai. Maka dari itu, ketahui preferensi pribadimu dalam hal tempat tidur, seperti tingkat kekencangan dan komposisi kasur.

“Ada jenis kasur busa yang memiliki lapisan busa memori di atasnya, kasur udara yang dapat diatur yang memungkinkan kamu untuk mengatur tingkat kekencangannya, dan bahkan sistem tempat tidur yang memiliki rangka tempat tidur yang dapat diatur,” kata Fred David, seorang desainer interior.

Dengan banyaknya pilihan yang tersedia, luangkan waktu untuk menemukan tempat tidur yang paling nyaman bagimu. Tidurmu tidak akan nyenyak jika berbaring di tempat tidur yang tidak nyaman.

4. Investasikan pada Aksesori Kamar Tidur

Kamar Tidur Warna Mint GreenKamar Tidur Nyaman Foto: Instagram

Selain tempat tidur, perhatikan juga aksesori kamar, seperti seprai, selimut, bantal, dan lampu tidur. Pastikan seprai yang kamu gunakan nyaman dan mudah dirawat. Pilihlah seprai berkualitas tinggi yang akan memberikan kenyamanan saat kamu berbaring.

Pertimbangkan pula pencahayaan di kamar tidurmu. Cahaya lembut sangat penting untuk menciptakan suasana yang tenang. Selain itu, pilihlah selimut yang hangat, tetapi cukup ringan. Hal serupa juga perlu kamu terapkan saat memilih bantal. Pastikan bantal tersebut cukup lembut dan nyaman bagimu.

5. Jadikan Kamar Tidur Lebih Personal

Inspirasi kamar tidur dengan wall panel.Inspirasi kamar tidur dengan wall panel. Foto: Anita Yokota, Alex Lepe Photography via Martha Stewart

Kamar tidur adalah ruang yang sangat pribadi, jadi jangan ragu untuk menambahkan sentuhan personal di dalamnya. Hiaslah kamar tidurmu dengan warna atau pola yang kamu sukai. Tak hanya itu, dekorasilah kamarmu dengan barang-barang yang kamu sukai, seperti lukisan, poster figur publik kesukaanmu, atau foto kenangan. Dengan demikian, kamar tidur akan terasa lebih pribadi dan nyaman sehingga tidur dapat lebih nyenyak.

“Pajanglah karya seni, foto, atau cinderamata favoritmu di nakas atau meja rias. Kamu juga bisa menambahkan sentuhan pribadi dengan memasukkan perabot atau barang dekorasi unik yang mencerminkan gaya dan kepribadianmu sehingga kamar tidurmu menjadi benar-benar unik,” jelas Leigh Spicher, Direktur Nasional Studio Desain untuk Ashton Woods Home.

Dengan menerapkan lima trik ini, kamu dapat menciptakan kamar tidur yang nyaman dan menenangkan sehingga tidur dapat menjadi lebih nyenyak dan berkualitas. Semoga bermanfaat!

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

3 Tips Pilih Pengharum Ruangan yang Aman buat Kesehatan & Lingkungan


Jakarta

Suasana rumah yang segar dan nyaman merupakan idaman setiap penghuni rumah. Tak jarang pemilik rumah memilih untuk menggunakan pengharum ruangan untuk mendapat aroma harum di dalam rumah.

Selain memilih pengharum ruangan dengan aroma yang sesuai selera, penting juga memilih pengharum yang aman dan berkualitas. Jangan sampai pengharum ruangan menimbulkan gangguan kesehatan.

Lalu, bagaimana cara memilih pengharum ruangan yang aman? Simak caranya berikut ini dari keterangan tertulis Calmic, dikutip Rabu (10/7/2024).


Cara Pilih Pengharum Ruangan yang Aman

1. Pilih Bahan yang Aman

Pastikan pengharum yang kamu pilih terbuat dari bahan dengan kadar yang tidak menimbulkan risiko kesehatan. Hindari pengharum ruangan yang mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan iritasi pernapasan.

2. Cek Izin dari Departemen Kesehatan

Sebelum membeli pengharum ruangan, periksa produk tersebut mempunyai izin resmi dari departemen kesehatan atau lembaga terkait. Izin ini menjamin kalau pengharum tersebut sudah melalui uji keamanan dan sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku.

3. Perhatikan Sertifikasi

Pastikan pengharum ruangan yang kamu pilih mempunyai sertifikasi dari lembaga yang berhubungan dengan pengharum atau lingkungan. Sertifikasi ini menunjukkan produk sudah diuji dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

Dengan mengikuti tips memilih pengharum ruangan yang aman, kamu tidak perlu khawatir akan ada efek negatif pada kesehatan. Keamanan dan kualitas pengharum ruangan memang penting untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan para penghuni rumah.

Calmic mencontohkan Signature Scent sebagai inovasi pengharum ruangan terbaru yang disertai teknologi serta ramah lingkungan. Signature scent dirancang untuk menciptakan suasana harum dan menyenangkan sepanjang hari.

Teknologi terbaru yang disematkan pada Signature Scent bernama Vibrating Mesh yang memungkinkan semprotan halus dan mampu bertahan di udara dalam waktu yang lebih lama.

“Calmic terkenal memiliki standar yang tinggi dalam setiap produk yang dimiliki. Seperti sudah menggunakan regulasi bahan dari IFRA (International Fragrance Association), bersertifikasi Halal untuk pengharum ruangan, serta sertifikasi Kemenkes. Semua regulasi kami patuhi demi untuk menghadirkan peace of mind di setiap pelanggan kami,” ujar Managing Director Rentokil Initial Indonesia selaku pemilik brand Calmic, Heri Susanto dalam keterangan tertulis, Rabu (10/7/2024).

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Tips Desain Kamar Tidur Paling Ideal yang Bikin Betah!



Jakarta

Kamar tidur adalah ruangan yang biasa digunakan pemilik rumah untuk beristirahat. Kamar tidur adalah ruangan paling penting di rumah sehingga keberadaannya sangat penting di rumah. Namun, terkadang orang menyepelekan desain kamar tidur saat membangun rumah.

Posisi kamar tidur pada rumah dapat mempengaruhi kenyamanan penghuninya. Maka dari itu, penghuninya perlu mempertimbangkan segala aspek saat mendesain dan mendekorasi kamar tidur. Maka dari itu kamu butuh merencanakan desain tata letak yang matang agar kamar tidur baik secara fungsional dan juga terlihat estetik.

Mengutip dari Livingetc, Senin (22/7/2024), berikut ciri-ciri desain kamar tidur yang paling ideal.


1. Mendapat Pencahayaan yang Maksimal

Setiap ruangan disarankan mendapat sumber cahaya. Marie Flanigan,Principal dari Marie Flanigan Interiors, menyarankan khusus untuk tempat tidur lebih baik diletakkan di antara jendela dengan meja samping tempat tidur di depan jendela. Meja pun tidak lebih tinggi dari jendela agar tidak menghalangi cahaya.

2. Memiliki Ruang Penyimpanan

Selain sebagai tempat beristirahat, kamar juga membutuhkan ruang penyimpanan sehingga lebih fungsional. Namun terkadang luas kamar tidak begitu besar untuk diletakkan lemari atau perabotan untuk penyimpanan. Untuk menghindari kekacauan kamu bisa buat penyimpanan di bawah ranjang tidur, jangan lupakan ruang dinding di atas dan di samping tempat tidur jika ranjang kamu punya rak built-in.

3. Setiap Sudut Kamar Digunakan

Bentuk kamar seperti apa pun tetap dapat nyaman ditempati asalkan penataannya tepat. Setiap sudut kecil bisa digunakan untuk meletakkan meja rias kecil, meja kerja, atau tempat tidur. Area sudut ini sangat cocok untuk tempat tidur tamu atau anak. Menggunakan sudut dengan plafon miring memungkinkan ruang lantai tengah dikosongkan, yang dapat berfungsi sebagai area bermain anak atau area bersantai tamu.

“Mengukur skala ruangan yang tidak tepat adalah cara mudah untuk merusak potensi kamar tidur,’ kata Ginger Curtis dari Urbanology Designs.

Kamu bisa isi sudut besar dengan kursi santai yang nyaman atau letakkan bangku besar di ujung tempat tidur kamu. Ini adalah cara yang bagus untuk menciptakan titik nyaman di kamar kamu dan jangan biarkan ada ruangan kecil tersisa.

4. Tempat Tidur Diletakkan di Posisi yang Tepat

Tempat tidur adalah perabotan utama di kamar tidur sehingga penempatannya sangat berpengaruh pada tampilan tata letak kamar tidur. Hal ini menentukan tempat di mana seberapa dekat kamu untuk mengakses sumber listrik untuk lampu dinding atau lampu gantung.

Selain itu, posisi tempat tidur menentukan di mana untuk tempat penyimpanan atau seberapa banyak ruang untuk meletakkan meja tidur di samping tempat tidur. Jadikan tempat tidur menjadi titik fokus ruangan serta posisinya jauh dari pintu untuk aksesibilitas dan estetika.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Rumah 2 Lantai, Lokasi Kamar Utamanya Bagus Dimana Ya? Ini Jawabannya


Jakarta

Saat ini banyak rumah yang terdiri ditinggikan karena lahan terbatas. Biasanya hunian di perumahan bisa menaikkan rumahnya 2-3 lantai. Susunan kamar dan ruangan lain bisa berbeda-beda. Untuk kamar tidur misalnya ada yang berada di lantai pertama, ada pula yang berada di lantai dua. Namun, kamu perlu mempertimbangkan dengan cermat posisi kamar utama.

Kamar utama adalah kamar orangtua atau kamar paling lengkap dan besar. Kamar ini harus ditempatkan di tempat paling nyaman. Selain itu, apabila rumah tersebut hendak dijual lagi, lokasi kamar utama adalah pertimbangan utama calon pemilik rumah.

Jika ada 2 lantai di rumah, bagian mana yang lebih baik? Kamar di lantai bawah atau atas? Melansir dari newhomescc.com, berikut adalah kelebihan dan kekurangannya.


Kamar Utama di Lantai Bawah

Kelebihan

1. Kemudahan Akses

Keuntungan paling utama untuk kamar yang berada di lantai bawah adalah kemudahan aksesnya. Kamu tidak perlu naik ke tangga. Kamar tidur utama di lantai pertama mempermudah orang tua atau manula yang sulit naik dan turun tangga. Jika kamu berencana untuk menempati rumah tersebut dalam jangka waktu lama, lebih baik untuk menempatkan kamar utama di lantai bawah. Semakin bertambah umur, kita cenderung akan mudah lelah jika harus menaiki tangga, jadi kamar di lantai pertama akan lebih baik.

2. Nilai Properti Bisa Meningkat

Seperti yang sudah dikatakan di awal, kamar utama di lantai bawah bisa meningkatkan nilai jual rumah. Hal ini dikarenakan kamar di lanta bawah menarik bagi banyak pembeli, terutama mereka yang mementingkan kenyamanan di rumahnya.

3. Menghemat Energi

Dengan posisi kamar di dekat pintu utama, kamu tidak perlu waktu lama untuk sampai ke kamar apalagi naik dan turun tangga. Selain itu, jika dalam keadaan terburu-buru kamu bisa lebih hemat energi. Menempatkan kamar utama di lantai pertama bisa mengurangi kebutuhan akan pendingin udara terutama bagi kamu yang tinggal sendiri atau pasangan yang belum mempunyai anak. Hal ini karena hanya satu lantai yang ditempati, sehingga bisa mengurangi tagihan listrik secara keseluruhan.

Kekurangan

1. Lebih Berisik

Penghuni kamar tidur utama di lantai bawah akan lebih mudah terganggu karena di lantai bawah biasanya terdapat ruang tamu dan ruang keluarga.

2. Luas Kamar Terbatas

Jika kamu membeli rumah siap dihuni, luas kamar utama di bawah tidak akan mengalami banyak perubahan karena bergantung pada denah lantai dan ukuran lahan rumah. Jika lahan rumahnya sempit, lokasi kamar utama di lantai satu bisa membuat area halaman luar atau carport lebih sempit.

Kamar Utama di Lantai Dua (Atas)

Kelebihan

1. Kenyamanan dan Privasi

Keuntungan utama untuk penghuni kamar utama di lantai dua atau lantai atas adalah privasi. Menempatkan kamar tidur utama di lantai dua bisa memberikan privasi yang lebih baik karena jauh dari kebisingan ruang tamu atau dapur di lantai pertama. Kamu bisa juga menempatkannya di ujung untuk suasana yang lebih hening dan nyaman.

2. Pemandangan yang Bagus

Lokasinya yang berada di tempat yang tinggi menawarkan pemandangan yang lebih bagus, terutama jika rumah kamu memiliki pemandangan yang menarik. Seperti taman, atau pemandangan alam yang bagus.

3. Fleksibilitas Ruang

Biasanya kamar utama di lantai 2 dibuat atas keinginan pemilik rumah bukan desain awal dari kontraktor.

Kekurangan

1. Harus Naik-Turun Tangga

Kamar utama di lantai dua satu-satunya akses hanya melalui tangga. Ini dapat menjadi masalah bagi yang memiliki masalah pada kaki atau lansia.

2. Biaya dan Modifikasi

Menambahkan kamar tidur utama di lantai dua memerlukan biaya. Gangguan selama proses konstruksi juga perlu dipertimbangkan karena bisa berpengaruh hingga ke lantai bawah.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com