Tag: kerak

  • Cara Efektif Ngepel Lantai Agar Nggak Muncul Bau Amis


    Jakarta

    Lantai rumah sebaiknya sering dibersihkan dengan cara disapu dan dipel. Lantai yang bersih dan wangi tentu bikin penghuninya merasa nyaman berjalan di dalam rumah.

    Namun, cara ngepel yang kurang tepat justru bisa membuat tetap kotor, bahkan muncul bau amis. Jangan sampai capek-capek ngepel lantai, tapi hasilnya sia-sia.

    Lantas, bagaimana cara yang tepat buat ngepel lantai biar nggak muncul bau amis? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Pel Lantai Agar Tidak Bau Amis

    Inilah cara mengepel yang efektif membuat wangi, nggak khawatir muncul bau amis, dikutip dari Cleanipedia.

    1. Bersihkan Ember

    Pastikan menggunakan ember yang bersih ketika hendak mengepel lantai. Sebaiknya langsung membilas ember pel setelah selesai digunakan.

    Bersihkan ember lalu dijemur di bawah bawah sinar matahari untuk membantu sanitasi pel. Ember yang tidak dibersihkan akan meninggalkan kerak di dalamnya, sehingga menimbulkan bau tak sedap pada air pel.

    2. Bersihkan Kain Pel

    Kain pel yang kotor bisa membuat lantai bau. Jagalah kebersihan kain pel dengan segera membilas dan dijemur kering setiap selesai digunakan. Jangan biarkan kain pel lembap karena bisa memicu bau tak sedap.

    Selain itu, cuci pel secara rutin dengan detergen agar kain pel tetap bersih dan bebas dari kuman. Disarankan kain pel diganti setiap tiga bulan sekali.

    3. Sering Ganti Air Pel

    Air pel lama-lama akan kotor dan bau setelah digunakan berulang kali. Pastikan untuk sering mengganti air pel terutama air berubah jadi butek dan berbau.

    Jika ingin lebih optimal, coba gunakan air hangat agar kotoran yang menempel di lantai lebih mudah dibersihkan.

    4. Gunakan Pembersih Lantai dengan Pewangi

    Mengepel lantai tak hanya membersihkan kotoran tetapi juga membasmi kuman dan bakteri. Sebaiknya campurkan pembersih lantai yang wangi agar lantai harum dan bersih maksimal.

    5. Gunakan Teknik Ngepel yang Tepat

    Teknik ngepel juga mempengaruhi kebersihan lantai. Jika memakai pel dengan kepala serupa rumbai-rumbai tali, bersihkan lantai dengan gerakkan menyerupai angka delapan.

    Kalau alat pel terbuat dari spons, bersihkan lantai dengan gerakan maju mundur. Lantai yang dibersihkan dengan baik akan mencegah bau amis pada lantai.

    Itulah cara mengepel lantai agar tidak bau amis. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Penyebab dan Cara Bersihkan Kerak pada Lubang Kloset, Mudah!


    Jakarta

    Kloset merupakan salah satu bagian di kamar mandi yang cepat kotor. Bahkan apabila tidak segera dibersihkan, kotoran yang ada bisa menjadi kerak di lubang kloset.

    Kerak ini tidak bisa langsung hilang dengan disiram air saja. Diperlukan bahan tambahan untuk bisa menghilangkan kerak di lubang kloset.

    Nah, sebelum membahas cara menghilangkan kerak pada lubang kloset, sebaiknya ketahui dulu penyebab lubang kloset bisa berkerak. Berikut ini informasinya.


    Penyebab Lubang Kloset Berkerak

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini penyebab adanya kerak di lubang kloset.

    Jamur

    Kelembapan dan kurangnya ventilasi di kamar mandi menciptakan tempat berkembang biak yang sempurna bagi jamur dan lumut. Hal ini menyebabkan noda gelap dan tidak enak dipandang di lubang toilet.

    Mineral

    Air sadah yang kaya mineral seperti kalsium dan magnesium dapat meninggalkan endapan membandel yang menempel di mangkuk toilet sehingga menciptakan lingkaran dan goresan yang tidak sedap dipandang.

    Karat

    Sering kali disebabkan oleh komponen logam dalam sistem perpipaan toilet yang berkarat seiring waktu. Noda ini dapat membuat lubang toilet berwarna cokelat kemerahan.

    Tembaga

    Noda tembaga biasanya berwarna biru kehijauan dan dapat disebabkan oleh korosi pada pipa atau fitting tembaga dalam sistem perpipaan toilet.

    Cara Menghilangkan Kerak di Lubang Kloset

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini cara membersihkan kerak pada lubang kloset.

    Baking Soda dan Cuka

    Baking soda dan cuka adalah bahan yang ampuh menghilangkan noda membandel. Dilansir dari Real Simple, untuk menghilangkan kerak yang menempel di lubang kloset, bisa dengan menyiramkan cuka ke permukaan yang berkerak. Lalu sikat dan bilas.

    Setelah 5 menit, tambahkan baking soda dan cuka hingga muncul busa. Diamkan selama 10 menit baru bisa digosok. Jika busa sudah sepenuhnya hilang, segera bilas.

    Pasta Boraks

    Cara menghilangkan kerak di kloset menggunakan pasta boraks dan adalah mencampurkan 1/2 cangkir boraks dan 1/4 cangkir cuka hingga kental. Pastikan pakai sarung tangan saat mencampurkannya.

    Saat menyiramkan campuran boraks dan pasta gigi, permukaan atas WC harus kering. Biarkan pasta boraks selama 15-20 menit. Setelah gosok permukaannya, baru siram kloset dengan flush.

    Perasan Lemon

    Dilansir dari The Spruce, perasan lemon bisa digunakan untuk menghilangkan noda tembaga. Berikut ini caranya.

    Peras air lemon ke dalam lubang toilet dan diamkan selama 30-60 menit. Selanjutnya sikat lubang kloset, terutama pada bagian yang berkerak. Setelah itu siram atau flush toilet.

    Agar toilet tidak mudah berkerak sebaiknya rutin dibersihkan. Bersihkan lubang toilet setidaknya sekali dalam seminggu atau dua minggu.

    Itulah cara penyebab dan cara membersihkan kerak di lubang toilet.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Hati-hati Kalau Cuci Piring di Kamar Mandi, Ini Faktanya!


    Jakarta

    Mencuci piring merupakan aktivitas yang biasanya dilakukan di dapur. Tapi, ada sebagian orang yang memilih untuk mencuci piring di kamar mandi, mungkin karena keterbatasan ruang.

    Meski sekilas tidak terlihat bermasalah, kebiasaan ini sebenarnya tidak disarankan. Mengapa begitu?

    Alasan Sebaiknya Tidak Mencuci Piring di Kamar Mandi

    Pada faktanya, area kamar mandi menjadi populasi terbesar bagi kuman dan serangga di rumah. Jika tidak dibersihkan dengan teratur, kamar mandi bukanlah tempat yang higienis untuk mencuci piring. Mengutip laman Loo Academy, begini penjelasanya:


    1. Kran Kamar Mandi Seringkali Tidak Steril

    Jika kamu jarang atau bahkan tidak pernah membersihkan gagang kran kamar mandi dengan disinfektan, kemungkinan besar di sana menjadi tempat berkumpul kuman dan bakteri. Dengan mencuci piring di kamar mandi, maka kemungkinan besar kuman dari keran berpindah ke piring. Sebab, kamu menyentuh keran kamar mandi dan memegang piring.

    2. Wastafel Kamar Mandi menjadi Tempat Berkembangnya Kuman

    Mungkin, ada yang berpikir aman-aman saja jika mencuci piring di wastafel kamar mandi. Namun, pada kenyataannya tidak. Ada banyak bakteri dan kuman di wastafel ini.

    Wastafel kamar mandi juga seringkali berada di dekat toilet, tempat berkembang biak berbagai macam kontaminan. Jadi, jika mencuci piring di wastafel kamar mandi, berbagai bakteri dan kuman juga bisa mencemari piring.

    3. Lantai Kamar Mandi Tempat Bakteri Bekembang Biak setelah Dudukan Toilet

    Lantai kamar mandi menjadi salah satu tempat yang paling memungkinkan bakteri berkembang biak kedua setelah dudukan toilet. Saat mencuci piring, bisa saja sabun, spons atau perlengkapan cuci piring lainnya di lantai. Tentunya hal ini juga bisa membawa bakteri ke peralatan makan.

    Cara Aman Mencuci Piring di Kamar Mandi

    Jika kamar mandi memang satu-satunya tempat mencuci piring, pastikan kamu sudah membersihkannya terlebih dahulu. Selain menggosok permukaan kamar mandi, disinfeksi bisa dilakukan untuk menghilangkan kuman dan bakteri yang tidak terlihat. Berikut langkah-langkah membersihkan kamar mandi:

    1. Semprotkan Disinfektan

    Jika kamu memiliki wastafel di kamar mandi, bersihkan tempat ini dengan pembersih kamar mandi disinfektan. Diamkan setidaknya selama lima menit untuk membunuh kuman. Lalu bilas dan lap permukaannya hingga bersih.

    2. Bersihkan Keran

    Keran bisa menjadi tempat persembunyian mikroorganisme. Pastikan mendisinfeksi keran dan bagian-bagian yang sulit dijangkau.

    3. Disinfeksi Toilet

    Sebab toilet merupakan sumber utama kuman di kamar mandi, jadi pastikan area ini dibersihkan. Disinfeksi permukaan toilet dengan cara yang sama seperti membersihkan wastafel kamar mandi. Bersihkan juga dengan pembersih toilet dengan teratur.

    Untuk membersihkan kamar mandi secara menyeluruh, lakukan ini:

    • Bersihkan kuman dari ventilasi kamar mandi
    • Semprotkan dinding dan langit kamar mandi dengan pembersih serbaguna.
    • Sikat dan gosok nat ubin kamar mandi
    • Bersihkan pintu kamar mandi
    • Bersihkan kerak pada perlengkapan kamar mandi seperti kran, pancuran, keran, dan saluran pembuangan.

    Cuci piring sesekali di kamar mandi mungkin tidak masalah. Namun jangan selalu membersihkan alat makan di kamar mandi, untuk menjamin kebersihannya.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Membersihkan Pagar Vinyl agar Selalu Terlihat Baru



    Jakarta

    Perawatan penting sangat penting untuk memastikan kualitas dan tampilan pagar vinyl bisa bertahan. Pembersihan yang tepat merupakan kunci dari perawatan dan mencegah adanya jamur serta lumut.

    Lakukan pembersihan setidaknya setahun sekali untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menumpuk serta mencegah pertumbuhan jamur serta noda. Namun membersihkan pagar vinyl tidak bisa asal. Ada beberapa cara mudah untuk membersihkan pagar vinyl.

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, berikut cara mudah membersihkan pagar vinyl agar tetap terlihat bagus.


    Membersihkan Pagar Vinyl dengan Selang Air

    Salah satu metode pembersihan pagar vinyl yang paling mudah dan cepat adalah dengan menggunakan selang taman. Pertama, bilas pagar vinyl dengan selang untuk menghilangkan debu dan kotoran lainnya.

    Hubungkan nosel semprot selang taman jika membutuhkan daya ekstra. Bersihkan pagar dengan kain lap atau kain untuk menghilangkan kotoran yang membandel.

    Membersihkan dengan Sabun atau Cuka

    Larutan air sabun hangat dapat membantu menghilangkan kotoran yang mungkin menempel di pagar vinyl kamu. Menggunakan larutan cuka dengan air hangat juga dapat menghilangkan noda rumput, jamur, dan lumut.

    Celupkan spons, kain, atau lap ke dalam salah satu larutan dan bersihkan pagar untuk menghilangkan kotoran dan noda. Kemudian, gosok pagar dengan gerakan memutar mulai dari bagian atas setiap bagian pagar.

    Lanjutkan hingga ke bagian bawah. Bilas sisa larutan pembersih dan kotoran yang lepas dengan selang serta ulangi proses tersebut hingga seluruh pagar bersih.

    Membersihkan Pagar Vinyl dengan Pelarut Pembersih

    Bila sabun dan cuka tidak cukup kuat untuk membersihkannya, tersedia berbagai pelarut pembersih pagar vinyl yang dapat membersihkan kotoran, jamur, lumut, dan kerak.

    Oleskan produk pembersih pagar vinyl ke struktur dengan kain lap atau sikat gosok berbulu untuk membersihkan setiap bagian atas. Bilas pagar dengan selang taman untuk membuang sisa larutan pembersih dan kotoran yang lepas. Ulangi seluruh pagar.

    Membersihkan dengan Pemutih

    Larutan pemutih dan air dapat digunakan pada pagar vinyl putih, tetapi tidak pada warna lain karena bahan kimia tersebut akan menyebabkan perubahan warna permanen. Kenakan perlengkapan keselamatan yang sesuai, termasuk sarung tangan saat menangani pemutih.

    Campurkan satu bagian pemutih dengan lima bagian air dalam ember besar dan gunakan sikat gosok berbulu, kain, lap, atau spons untuk menggosok setiap bagian pagar. Mulai dari atas dan lanjutkan hingga ke bawah.

    Bilas pagar dengan selang untuk membuang sisa pemutih dan kotoran yang lepas, ulangi proses ini sepenuhnya hingga seluruh pagar bersih.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Biang Kerok WC Berkerak dan 3 Bahan Ampuh buat Atasinya



    Jakarta

    WC menjadi salah satu tolak ukur dari kebersihan area kamar mandi. WC memang cepat kotor karena fungsinya sebagai tempat membuang kotoran.

    Munculnya kerak merupakan salah satu tanda WC di kamar mandi atau toilet sudah kotor. Kerak ini biasanya bandel, sulit dibersihkan jika hanya disiram air dari flush karena sudah menempel.

    Menurut Simply Spotless, kerak di dalam lubang WC disebabkan oleh jamur, karat, dan kalsium. Ketika konsentrasi mineral dalam air terlalu tinggi dan terjadi penumpukan karena jarang disikat, kerak akan muncul di permukaan WC. Noda tersebut akan semakin jelas karena kelembaban WC yang mempermudah pertumbuhan bakteri dan jamur.


    Kerak pada WC memiliki beberapa warna tergantung penyebabnya. Jika berwarna hitam, oranye, atau hijau itu disebabkan oleh jamur atau lumut. Lalu, noda yang disebabkan karena karat biasanya berwarna merah muda, merah, atau coklat tua. Sementara itu, noda kalsium berwarna kekuningan.

    Warna kerak yang paling sering ditemukan adalah kuning. Apabila kamu menemui WC muncul kerak kuning, melansir dari Real Sample, Sabtu (25/4/2024) berikut cara menghilangkan kerak pada WC.

    1. Pakai Baking Soda dan Cuka

    Baking soda dan cuka adalah bahan yang ampuh menghilangkan noda membandel. Untuk menghilangkan kerak yang menempel di lubang WC, kamu bisa menyiramkan cuka ke permukaan WC yang berkerak. Lalu sikat dan bilas. Setelah 5 menit, tambahkan baking soda dan cuka hingga muncul busa. Diamkan selama 10 menit baru bisa digosok. Jika busa sudah sepenuhnya hilang, kamu bisa membilasnya.

    2. Pakai Pasta Boraks

    Cara menghilangkan kerak di WC menggunakan pasta boraks dan adalah mencampurkan 1/2 cangkir Boraks dan 1/4 cangkir cuka hingga kental. Pastikan kamu menggunakan sarung tangan saat mencampurkannya. Saat menyiramkan campuran boraks dan pasta gigi, permukaan atas WC harus kering. Biarkan pasta boraks selama 15-20 menit. Setelah gosok permukaannya, baru WC disiram dengan flush.

    Tips Mencegah WC Berkerak

    WC dipastikan tidak akan mudah berkerak apabila secara rutin dibersihkan. Minimal setiap dua minggu sekali, penggunanya harus menyikat dan memberikan cairan antibakteri yang bisa dibeli di warung terdekat. Jika tidak ingin memakai bahan kimia seperti cairan antibakteri tersebut, kamu bisa menggunakan soda kue dan cuka yang lebih aman.

    Itulah cara membersihkan toilet berkerak dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! Ini Jurus Jitu Bersihkan Kerak pada Lubang Kloset



    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan yang mudah kotor di rumah. Selain sering terkena air, ruangan ini juga terpapar kotoran, terutama pada lubang kosetnya.

    Oleh karena itu, kamar mandi harus sering dibersihkan. Namun, lubang kloset bisa muncul kerak yang sulit dibersihkan. Kerak ini tidak dapat kalau sekadar disiram air dari flush.

    Dilansir dari Simply Spotless, kerak tersebut bisa disebabkan oleh jamur, karat, dan kalsium. Ketika konsentrasi mineral dalam air terlalu tinggi dan terjadi penumpukan karena jarang disikat, kerak akan muncul di permukaan kloset. Noda tersebut akan semakin jelas karena kelembaban kloset yang mempermudah pertumbuhan bakteri dan jamur.


    Kerak pada kloset memiliki beberapa warna tergantung penyebabnya. Jika berwarna hitam, oranye, atau hijau itu disebabkan oleh jamur atau lumut. Lalu, noda yang disebabkan karena karat biasanya berwarna merah muda, merah, atau coklat tua. Sementara itu, noda kalsium berwarna kekuningan.

    Warna kerak yang paling sering ditemukan adalah kuning. Jika kamu menemui kloset muncul kerak kuning, berikut cara menghilangkannya, dikutip dari Real Simple.

    Cara Membersihkan Kerak pada Lubang Kloset

    Inilah cara membersihkan noda kerak yang membandel pada permukaan kloset.

    1. Baking Soda dan Cuka

    Baking soda dan cuka adalah bahan yang ampuh menghilangkan noda membandel. Untuk menghilangkan kerak yang menempel di lubang kloset, kamu bisa menyiramkan cuka ke permukaan yang berkerak. Lalu sikat dan bilas.

    Setelah 5 menit, tambahkan baking soda dan cuka hingga muncul busa. Diamkan selama 10 menit baru bisa digosok. Jika busa sudah sepenuhnya hilang, kamu bisa membilasnya.

    2. Pasta Boraks

    Cara menghilangkan kerak di kloset menggunakan pasta boraks dan adalah mencampurkan 1/2 cangkir boraks dan 1/4 cangkir cuka hingga kental. Pastikan kamu menggunakan sarung tangan saat mencampurkannya.

    Saat menyiramkan campuran boraks dan pasta gigi, permukaan atas WC harus kering. Biarkan pasta boraks selama 15-20 menit. Setelah gosok permukaannya, baru WC disiram dengan flush.

    Tips Mencegah WC Berkerak

    Kloset kamu pastinya tidak akan mudah berkerak apabila secara rutin dibersihkan. Minimal setiap dua minggu sekali, penggunanya harus menyikat dan memberikan cairan antibakteri yang bisa dibeli di warung terdekat.

    Jika tidak ingin memakai bahan kimia seperti cairan antibakteri tersebut, kamu bisa menggunakan soda kue dan cuka yang lebih aman.

    Itulah cara membersihkan toilet berkerak dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini Cara Efektif Bersihkan Alas Setrika yang Lengket dan Berkerak


    Jakarta

    Setrika adalah alat untuk menghilangkan bekas lipatan pada pakaian. Dengan menyeterika, tampilan pakaian akan kembali rapi dan layak dikenakan.

    Cara kerja setrika adalah dengan mengantarkan panas ke permukaan pakaian. Bagian alas setrika yang terbuat dari logam dapat menghasilkan panas saat terhubung ke listrik. Panas tersebut yang dapat menghilangkan lipatan yang sering kita sebut dengan area yang lecek.

    Saat menggunakan setrika, kamu harus mengatur panasnya dan jangan terlalu lama mendiamkan benda tersebut. Panas yang berlebih justru membuat kain pakaian dapat meleleh dan menempel pada alat setrika. Ketika ada bahan pakaian yang meleleh, nantinya bahan tersebut akan menempel di permukaan setrika dan tidak bisa dibersihkan hanya dengan diusap.


    Jika kamu menemukan kasus seperti itu, jangan coba-coba mencongkel dengan benda tajam saat setrika masih terhubung ke listrik atau masih panas. Dilansir Cleanipedia, berikut cara efektif bersihkan kerak pada alas setrika.

    Tips Bersihkan Kerak pada Alas Setrika

    1. Matikan Setrika

    Pastikan pada saat kamu ingin membersihkan kerak, setrika dalam keadaan dingin dan tidak terhubung dengan listrik. Hal ini untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti terkena aliran listrik pendek, listrik terjatuh, atau tangan licin hingga mengenai bagian yang panas.

    2. Campurkan Cuka dengan Air

    Kemudian, campurkan setengah gelas cuka putih dan setengah gelas air dingin. Fungsi cuka di sini adalah untuk menghilangkan noda kerak pada alas setrika. Di dalam kandungan cuka terdapat asam asetat yang berfungsi mengangkat kotoran, noda, dan bakteri yang menempel pada suatu benda.

    3. Bersihkan Kerak Kapur Menggunakan Kapas

    Setelah itu ambil kapas atau kain mikrofiber. Semprotkan atau teteskan campuran air dan cuka ke alas setrika yang berkerak. usap permukaannya hingga kerak hilang. Jika noda susah hilang, tekan sedikit permukaannya dan tambahkan cairan cuka dan air.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Simak 7 Manfaat Ampas Teh Celup buat Bersih-bersih dan Pewangi


    Jakarta

    Tahu nggak, ampas teh bisa digunakan untuk membersihkan barang-barang yang ada di rumah. Jadi mulai sekarang, jangan buang bungkus ampas teh karena masih berguna dipakai untuk hal lain.

    Pada dasarnya, kantung atau bungkus ampas teh velup baik yang hitam atau hijau bisa digunakan untuk membersihkan barang hingga menambah aroma wangi.

    Mengutip dari In the Wash, ini 6 hal yang bisa dilakukan pakai bungkus ampas teh.


    1. Menghilangkan Bau Tak Sedap di dalam Kulkas

    Gunakan kantung teh bekas untuk menghilangkan bau tak sedap di kulkas. Kantong teh dapat menyerap bau kulkas seperti halnya baking soda. Kamu bisa meletakkan wadah terbuka di lemari es dengan kantung teh bekas yang sudah dikeringkan selama satu atau dua hari.

    2. Membersihkan Karpet

    Taburkan ampas daun teh kering atau direndam di karpet yang bau dan biarkan selama 10 menit sebelum dikeringkan. Untuk menggunakan daun teh yang direndam, keringkan terlebih dahulu karena akan menodai karpet jika terlalu basah. Cobalah teh rasa seperti lemon atau mint untuk meninggalkan aroma yang menyenangkan.

    3. Sepatu

    Sepatu kamu mulai mengeluarkan bau kaki yang tak sedap? Kamu bisa mengatasinya dengan mengambil ampas teh letakkan kemudian taruh di dalam sepatu. Diamkan selama semalaman, maka bau sepatu akan hilang. Pastikan kondisi sepatu dalam keadaan kering.

    4. Membersihkan Microwave

    Untuk membersihkan microwave, kamu cukup rebus air lalu tambahkan beberapa seduh kantong teh celup hitam atau hijau, tunggu hingga benar-benar terendam sempurna. Lalu diamkan sebentar, setelah cukup dingin untuk dipegang, gunakan air teh tadi untuk mencuci bagian dalam dan luar microwave. Ini akan membantu menghilangkan bau dan menambahkan aroma segar.

    5. Membersihkan Kaca

    Kamu juga bisa menggunakan kantung teh celup untuk membersihkan kaca. Kamu dapat menempatkan teh yang telah diseduh dingin ke dalam botol semprot dan menggunakannya untuk membersihkan dan membuat cermin serta jendela berkilau.

    6. Membersihkan Bak Mandi dan Tempat Sabun

    Daripada membuang kantong teh bekas ke tong sampah, kamu bisa menggunakannya untuk membersihkan kerak residu sabun pada bak mandi dan tempat sabun. Kandungan tanin dalam teh dapat memudahkan merontokkan noda yang menempel.

    7. Membersihkan Furnitur Kayu

    Setelah menyeduh teh celup, jangan langsung buang ampasnya. Kamu bisa menggunakannya untuk membuat permukaan kayu kembali mengkilap. Kamu cukup menggosokannya ampas teh celup yang masih basah pada permukaan kayu. Kandungan tanin pada teh dapat membuat permukaan kayu kembali mengkilap.

    Demikian 7 manfaat ampas teh untuk membersihkan barang di rumah. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bersihkan Kerak di Rice Cooker yang Mudah dan Aman dari Goresan


    Jakarta

    Cara membersihkan rice cooker atau penanak nasi berbeda dengan membersihkan panci atau wajan di rumah. Bagian yang harus dibersihkan bukan hanya wadah tempat nasi dikukus, melainkan hingga ke seluruh rice cooker.

    Hal tersulit saat membersihkan rice cooker adalah apabila ada nasi yang telah mengeras menempel. Nasi yang telah mengeras tersebut tidak bisa dikonsumsi dan apabila terkena tangan cukup tajam.

    Lantas, bagaimana cara membersihkan rice cooker yang aman dan cepat? Dilansir The Spruce, berikut cara membersihkannya.


    1. Pastikan Rice Cooker Tidak dalam Keadaan Panas

    Sebelum mencuci rice cooker, pastikan kondisinya sudah dingin dan sudah tidak ada colokan yang masih tersambung ke listrik.

    2. Rendam Panci Nasi

    Setelah itu, keluarkan panci tempat menanak nasi. Tuangkan air yang telah dicampur dengan sabun. Rendam selama 20 menit.

    3. Gosok dengan Spons

    Panci rice cooker biasanya menggunakan bahan stainless steel atau aluminium sehingga mudah sekali tergores jika digosok dengan bahan tajam. Lebih baik gunakan spons. Apabila ada nasi yang menempel dan sulit dibersihkan, pakai alat dari plastik atau karet yang ujungnya pipih.

    4. Bersihkan Tutup Rice Cooker

    Bukan hanya panci bagian dalam saja yang dibersihkan, kamu bisa harus membersihkan bagian penutup rice cooker karena bagian ini mudah terkena debu yang bisa masuk ke nasi saat dibuka dan tutup. Caranya sama dengan bagian panci, menggunakan spons yang sudah dicelupkan ke air sabun. Kemudian, bilas.

    5. Usap Bagian Luar Rice Cooker

    Untuk bagian badan rice cooker, sebaiknya menggunakan kain mikrofiber yang sedikit dibasahkan. Hindari komponen listrik seperti colokan dan sakelar terkena air.

    Sebagai tambahan, ketika kamu memiliki rice cooker, sebaiknya bersihkan setiap kali selesai digunakan. Nasi juga sebaiknya dipindahkan ke wadah lain seperti piring agar bisa langsung dibersihkan. Saat memasak nasi, usahakan jangan terlalu matang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Sederet Manfaat Baking Soda untuk Dapur Rumah



    Jakarta

    Baking soda adalah bahan tambahan pembuatan kue atau makanan yang mengandung bahan kimia bersifat abrasif. Sehingga, tak hanya sebagai bahan makanan, sifat abrasif ini membuat baking soda cocok digunakan sebagai bahan pembersih.

    Kamu bisa gunakan baking soda untuk membersihkan rumah, misalnya dapur. Dapur memang menjadi salah satu ruangan yang sering terkena noda seperti minyak dan lemak yang diakibatkan aktivitas memasak. Mengutip dari buku Rumah Bersih Alami Tips Perawatan Rumah dan Pribadi yang Hemat dan Ramah Lingkungan karya Hanna Natalisa, baking soda dapat digunakan untuk hal-hal berikut ini.

    Membersihkan Noda dan Kerak pada Alat Makan

    Gunakan baking soda untuk membersihkan noda pada alat makan. Caranya rendam cangkir-cangkir yang penuh noda teh atau kopi ke dalam air baking soda, lalu bilas. Baking soda dapat menghilangkan noda atau kerak pada alat makan.


    Membersihkan Oven

    Caranya dengan menaburkan baking soda yang banyak di lantai oven lalu semprot dengan campuran air dan cuka. Setelah beberapa jam bilas.

    Menetralkan Bau

    Campuran baking soda dengan sedikit air sehingga menjadi pasta yang dapat digunakan untuk membersihkan dan menetralkan bau seperti di talenan. Cara lain adalah isi satu box kecil dengan baking soda lalu letakkan ke dalam kulkas atau freezer dan ganti setiap 3 bulan sekali.

    Memadamkan Api

    Sediakan satu box kecil baking soda dekat kompor untuk memadamkan kebakaran kecil. Ketika terjadi kebakaran kecil, segera lemparkan baking soda ke sumber api. Walau tidak ada kebakaran, menyimpan baking soda dekat kompor tidak ada salahnya karena dapat menetralisir bau tidak sedap.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com