Tag: keras

  • Kenapa Pintu Ditutup Keras Bikin Dinding dan Jendela Bergetar? Ini Penjelasannya



    Jakarta

    Pernahkah kamu menutup pintu rumah lalu mendengar suara bergetar di dinding atau jendela ikut bergetar? Sekilas terlihat sepele, tapi ternyata hal ini bisa jadi tanda ketahanan dinding rumah kurang kuat.

    Kontraktor Taufiq Hidayat menjelaskan, getaran tersebut muncul karena ada pengaruh dari kekuatan struktur dinding dan kondisi kusen jendela maupun pintu.

    “Bergetar itu kan karena ada suatu gerakan yang menimbulkan strukturnya juga jadi nggak stabil. Ada pergerakan juga,” kata Taufiq kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


    Jika hal ini sering terjadi, dampaknya bisa lebih serius. Getaran keras yang berulang bisa menimbulkan retak-retak pada area dinding, terutama di sekitar kusen pintu atau jendela.

    “Kalau dindingnya nggak kuat, getaran terlalu keras bisa timbul retak. Itu berbeda dengan retakan akibat gempa yang muncul dari fondasi,” jelasnya.

    Menurut Taufiq, masalah seperti ini bisa dicegah sejak awal dengan perencanaan yang matang. Pemilik rumah sebaiknya melibatkan arsitek dan kontraktor agar struktur dinding lebih kokoh serta kusen terpasang rapat.

    Namun, jika getaran baru dirasakan setelah rumah selesai dibangun, ada beberapa solusi perbaikan. Jika sumber getar berasal dari kusen jendela, bisa diperbaiki dengan memperkuat sambungan ke dinding.

    “Kalau cuma kusennya yang longgar, bisa dipasang baut atau anchor bolt supaya lebih rapat dan nggak bergerak. Tapi kalau masalah ada pada dindingnya, perlu dilakukan perkuatan struktur,” ujarnya.

    Jadi, kalau pintu ditutup keras lalu dinding ikut bergetar, jangan dianggap sepele. Bisa jadi itu tanda ada yang perlu diperbaiki pada struktur rumahmu.

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 4 Jenis Lantai Kayu Terbaik Agar Rumah Terlihat Estetik



    Jakarta

    Kayu menjadi material lantai yang cukup populer di banyak negara. Ditambah dengan karpet, lantai kayu bisa terkesan semakin nyaman.

    Jenis lantai kayu yang terbaik adalah bergantung pada gaya, kebutuhan, dan anggaran kamu. Lantai kayu merupakan material yang tahan lama dan ada banyak jenis nya.

    Melansir Better Homes & Gardens, Selasa (5/11/2024), berikut beberapa jenis lantai kayu yang bisa menjadi pilihan untuk di rumah.


    Lantai Kayu Keras

    Biasanya lantai kayu keras terbuat dari satu potong kayu utuh. Lantai ini merupakan jenis lantai kayu yang paling mahal, dan memerlukan perawatan rutin seperti Pemolesan, serta pembersihan secara rutin.

    Kayu keras padat tersedia dalam bentuk kayu ek, maple, kenari, bambu, dan jati. Warnanya tergantung pada spesiesnya. Lantai kayu keras sering kali meningkatkan nilai dan daya tarik rumah.

    Kayu yang padat memuai dan menyusut pada tingkat kelembapan yang berbeda-beda, hal ini membuatnya rentan terhadap kerusakan akibat kelembapan.

    Lantai Kayu Rekayasa

    Lantai kayu rekayasa merupakan alternatif yang terjangkau untuk kayu solid. Lantai ini terdiri dari lapisan tipis kayu solidaritas yang di rekatkan pada beberapa lapisan tripleks.

    Jenis lantai kayu ini dapat menahan tingkat kelembapan tinggi tanpa memuai dan menyusut. Namun, lantai kayu rekayasa tidak tahan lama seperti kayu solid.

    Lantai Laminasi Bertema Kayu

    Secara teknis, laminasi bukan kayu tetapi bisa sangat mirip. Laminasi terbuat dari papan serat padat atau papan partikel. Gambar serat kayu ditampilkan di bagian atas agar terlihat seperti kayu asli.

    Lantai kayu laminasi lebih murah dibandingkan dengan kayu dan tersedia dalam berbagai gaya dan warna. Namun, jenis lantai ini rentan terhadap kerusakan akibat kelembapan.

    Lantai Parket

    Lantai parket merupakan salah satu jenis lantai kayu alami yang paling dikenal. Lantai ini memiliki kayu yang disusun dengan desain yang cukup rumit. Lantai parket dipasang secara terpisah, satu per satu.

    Sebagian besar parket modern berbentuk ubin dan dipasang dengan cara direkatkan, dipaku, atau dijepit ubinnya ke lantai dasar.

    Menata lantai parket membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga menyebabkan biaya pemasangan lebih tinggi. Lantai parket menarik secara estetika dan terbuat dari kayu keras.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Antisipasi Kantong Jebol! Ini 5 Jenis Lantai yang Tahan Lama



    Jakarta

    Pemasangan lantai menjadi proyek yang mahal dan cukup memakan banyak waktu, sehingga untuk menggantinya memerlukan pertimbangan yang sangat matang dan memilih jenis lantai yang tahan lama.

    Banyak jenis lantai yang bisa bertahan dalam jangka waktu lama, namun itu saja tidak cukup. Pastinya kamu juga tidak ingin mendapatkan goresan dan retak pada lantai rumah.

    Melansir The Spruce, Rabu (6/11/2024), berikut beberapa pilihan lantai yang paling tahan lama sebagai rekomendasi untuk lantai rumah kamu.


    Lantai Vinyl

    Lantai vinyl menjadi pilihan terbaik untuk ketahanan murni juga memiliki ketahanan pada kelembapan. Jenis lantai ini seperti lembaran atau papan yang menjadi pilihan sangat baik untuk merenovasi dapur atau kamar mandi.

    Keramik dan Porselen

    Ubin keramik dan porselen lebih unggul dibandingkan jenis lantai lain, terutama karena tampilannya. Ubin sangat tahan terhadap goresan dan tumpahan, namun jika benda berat jatuh di atasnya, ubin pasti akan mengalami keretakan.

    Satu ubin yang retak dapat diganti tanpa mengganggu lantai lainnya. Pemasangan oleh ahli membantu meningkatkan daya tahan. Lapisan bawah yang tidak tepat atau rongga yang tersisa di bawah ubin dapat menyebabkan keretakan.

    Laminasi

    Laminasi menjadi lebih tahan lama karena saat ini produsen meningkatkan lapisan aus dan dasarnya. Lapisan atas dapat sangat terhadap goresan dari benda tajam dan furniture.

    Disarankan untuk tidak dipasang di lingkungan yang memiliki tingkat kelembapan tinggi. Namun, kamu bisa membeli laminasi kedap air karena laminasi kedap air tidak mengandung kayu sama sekali.

    Jika mempertimbangkan ketahanan, lantai vinyl bisa menjadi pilihan daripada lantai laminasi.

    Lantai Beton

    Lantai beton menyediakan permukaan yang seragam untuk penggunaan komersial dan merupakan lantai yang sedang tren karena daya tahannya. Beton adalah lantai dalam ruangan yang paling tahan lama.

    Namun, beton tidak cocok di semua ruangan tetapi bisa menjadi tambahan yang layak untuk ruang-ruang tertentu yang lembap dan sering terkena goresan. Hal ini karena beton tahan lembap dan anti terhadap goresan.

    Kayu Keras Padat

    Lantai kayu keras padat merupakan salah satu lantai yang paling tahan lama. Jika lantai tergores, lantai dapat diamplas. Setelah satu atau dua kali pengamplasan, sebagian besar lantai kayu padat akan kembali ke tampilan aslinya yang halus.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Kesalahan Membersihkan Kasur yang Bikin Cepat Rusak, Jangan Dilakukan!


    Jakarta

    Membersihkan dan merawat kasur perlu dilakukan agar tahan lama. Nah, ada beberapa hal yang kerap dilakukan saat membersihkan kasur yang justru bisa membuatnya cepat rusak.

    Pastinya hal ini tidak ingin terjadi pada kasur kamu. Sebisa mungkin hindari kesalahan saat membersihkan kasur, agar kasur tidak cepat rusak dan tahan lama.

    Dilansir dari tom’s guide, berikut beberapa kesalahan yang harus dihindari agar kasur tidak cepat rusak.


    Menggunakan Bahan Kimia Keras

    Pembersih yang dibeli di toko seringkali mengandung pemutih atau pelarut kuat yang dapat merusak serat dan bahan kasur, sehingga permukaannya menjadi tidak rata yang akan mengganggu tidur kamu.

    Selain itu, bahan kimia keras seringkali meninggalkan residu yang dapat membuat kulit iritasi atau menyebabkan masalah pernapasan. Kasur mudah dibersihkan dengan produk rumah tangga yang kamu miliki seperti soda kue dan cuka.

    Kasur Basah

    Adanya cairan yang berlebihan akan menyebabkan pertumbuhan jamur dan lumut pada kasur. Hal ini akan merusak kasur dan menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Saat membersihkan kasur, gunakan cairan seminimal mungkin dan pastikan kasur benar-benar kering sebelum memasang seprai dan tidur di atasnya.

    Tidak Menggunakan Pelindung Kasur

    Menggunakan pelindung kasur adalah salah satu cara termudah untuk menjaga tempat tidur kamu dalam kondisi prima sejak hari pertama. Pelindung ini mengurangi risiko kasur terkena tumpahan, noda, tungau, dan keringat. Pelindung ini juga bisa membuat permukaan tempat tidur kamu bertahan lebih lama.

    Tidak Menyedot Debu Kasur

    Debu, rambut, dan bulu hewan peliharaan dapat menumpuk di permukaan kasur kamu seiring waktu yang menjadi tempat berkembang biaknya tungau serta bakteri. Penumpukan ini dapat menyebabkan alergi dan serat kasur rusak lebih cepat.

    Jika kamu memiliki alergi atau kamar tidur cepat berdebu, sebaiknya menyedot debu kasur lebih sering. Alat berbulu lembut yang dirancang untuk membersihkan debu dan kotoran dengan lembut tanpa menyebabkan kerusakan.

    Tidak Memutar Kasur

    Kamu harus memutar kasur untuk mencegah terbentuknya bekas di tempat tidur setiap malam, hal ini dapat menyebabkan hilangnya dukungan dan kerusakan material lebih cepat. Secara umum, kamu harus memutar kasur setiap tiga hingga enam bulan untuk menjaga permukaannya tetap segar.

    Mengabaikan Tumpahan dan Noda

    Kecelakaan memang bisa terjadi, tetapi penting untuk segera mengatasinya. Mengabaikan tumpahan dan noda dapat merusak permukaan kasur serta menjadikannya tempat berkembang biaknya bakteri, jamur, dan lumut.

    Noda dapat merusak pemandangan dan akan mulai mengeluarkan bau yang sangat tidak sedap jika tidak segera mengatasinya. Untuk noda dan bau yang membandel, sebaiknya bersihkan kasur secara menyeluruh.

    Itulah beberapa kesalahan yang bisa membuat umur kasur lebih pendek.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Biang Kerok Ubin di Rumah Retak



    Jakarta

    Salah satu permasalahan di ubin rumah adalah keretakan. Ubin yang retak bukan hanya memperburuk estetika rumah, tapi bisa dapat mempengaruhi struktur dan keamanan ruangan.

    Jika hal ini terjadi di rumah kamu, penting untuk diketahui langkah-langkah yang perlu diambil. Mulai dari cara menilai kerusakan hingga solusi perbaikan yang efektif.

    Bagaimana Ubin Bisa Retak?

    Melansir dari Tiles Directi, retakan pada ubin umumnya disebabkan oleh masalah mendasar lainnya, yang sering kali berkaitan dengan pemasangan yang tidak tepat.


    Namun, ubin juga dapat retak akibat perubahan suhu yang ekstrem, keretakan pada substrat atau permukaan tempat ubin dipasang, beban yang terlalu berat, atau bahkan karena benda berat yang jatuh di atasnya.

    Untuk memahami cara memperbaiki ubin yang retak, penting untuk mengidentifikasi penyebabnya dan mengambil langkah-langkah untuk mengatasinya.

    Instalasi yang Salah

    Instalasi ubin yang salah sangat mempengaruhi kinerjanya. Penyebabnya bisa penggunaan perekat yang tidak tepat, yang seharusnya menutupi seluruh bagian belakang ubin.

    Daya rekat yang tidak sesuai bisa berpengaruh. Seperti menggunakan material yang tidak fleksibel atau mengabaikan pemasangan membran fleksibel, dapat menyebabkan celah antara ubin dan permukaan. Hasilnya menciptakan titik lemah yang berpotensi menyebabkan retakan.

    Tertimpa Benda Keras

    Ubin keramik dan porselen dikenal memiliki kekuatan yang tinggi. Namun jika terkena benturan yang kuat, seperti benda berat yang jatuh di atasnya keretakan bisa terjadi.

    Beban Terlalu Berat

    Umumnya, ubin dirancang untuk menanggung beban berat, tetapi tidak semua jenis ubin cocok untuk penggunaan tersebut. Contoh jika kamu memasang ubin dinding di lantai, ubin tersebut mungkin tidak mampu menahan beban berat seperti lemari es atau mesin cuci dalam jangka waktu yang lama.

    Kualitas Ubin Rendah

    Tidak semua ubin memiliki kualitas yang sama, dan beberapa jenis ubin tidak cocok untuk aplikasi tertentu.

    Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, menggunakan ubin yang dirancang untuk penggunaan dalam ruangan di luar ruangan atau memasang ubin dinding di lantai dapat meningkatkan risiko keretakan pada dinding atau lantai kamu dalam jangka panjang.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan Mencuci yang Bikin Warna Pakaian Cepat Pudar



    Jakarta

    Sering berpikir apa ya penyebab pakaian jadi lebih cepat pudar? Pasti jawabannya sebab terlalu sering dicuci, ‘kan? Padahal, mencuci pakaian sah-sah saja asal dilakukan dengan tepat. Warna pakaian yang cepat pudar itu diakibatkan oleh kesalahan dalam proses mencuci.

    Dilansir dari Real Simple, pada Selasa (03/06/2025) terdapat beberapa kesalahan yang mungkin tidak disadari bagi sebagian orang saat mencuci. Kesalahan ini dapat membuat warna pakaian jadi lebih cepat pudar.

    Menggunakan Deterjen Keras

    Bahan kimia pada deterjen yang terlalu keras dapat merusak bahan tekstil. Selain itu, juga bisa mengubah warna pakaian seiring waktu. Oleh karena itu, perhatikan kembali apakah deterjen yang dipakai sehari-hari terlalu banyak mengandung bahan kimia atau tidak. Sebagai solusi alternatif, bisa coba pakai deterjen yang berbahan dasar alami.


    Terlalu Banyak Menggunakan Deterjen

    Ternyata terlalu banyak menggunakan deterjen saat mencuci tidak berarti membuat pakaian jadi lebih bersih, justru sebaliknya. Menggunakan deterjen secara berlebihan dapat meninggalkan residu pada pakaian sehingga membuat pakaian menjadi lebih cepat kusam serta mempercepat proses pemudaran.

    Kualitas Air Buruk

    Beberapa kasus pakaian pudar bisa disebabkan oleh air yang digunakan saat mencuci. Air sadah mengandung mineral seperti kalsium dan magnesium yang bisa menyebabkan kain terasa kasar, melemahkan serat kain, membuat kain cepat rusak, hingga mempercepat pemudaran warna.

    Penggunaan Air Panas

    Jenis kain tertentu memang dianjurkan menggunakan air panas seperti handuk atau pakaian yang saat kotor. Namun, air yang terlalu panas ini juga menjadi salah satu penyebab pudarnya warna pakaian. Sebab, air panas dapat membuka serat kain sehingga warna kain lebih mudah hilang. Oleh karena itu, gunakan air dingin terutama untuk pakaian yang berwarna gelap atau cerah.

    Terlalu Banyak yang Dicuci

    Pakaian justru tidak dapat bersih optimal jika dicuci ke dalam mesin cuci yang muatannya banyak. Membebani mesin cuci dengan pakaian yang banyak justru membuat mesin cuci sulit mendapat ruang cukup untuk bergerak. Akibatnya, pembilasan tidak dilakukan secara benar, deterjen mengendap, dan meninggalkan residu yang membuat pakaian lebih cepat berubah warna.

    Itulah beberapa kesalahan mencuci yang berpotensi membuat pakaian kamu lebih cepat pudar warnanya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ahli Ingatkan Jangan Taruh 3 Barang Ini di Atas Mesin Cuci, Bahaya!


    Jakarta

    Menaruh barang di atas mesin cuci terkadang dilakukan dengan alasan lebih efisien. Namun, tidak semua barang bisa ditaruh di atas mesin cuci.

    Bahkan, Presiden di Mr. Appliance Glenn Lewis mengingatkan untuk tidak menaruh apa pun di atas mesin cuci maupun mesin pengering. Salah satu alasannya karena ribet harus memindahkan barang-barang ketika mesin cuci mau digunakan.

    “Jangan menaruh apa pun di atas mesin cuci dan pengering. Mesin cuci dan pengering tidak dirancang untuk menyimpan barang, dan Anda dapat merusak produk yang disimpan dan peralatannya sendiri,” katanya, dikutip dari Homes & Gardens, Senin (11/8/2025).


    Ada juga beberapa barang yang benar-benar tidak boleh ditaruh di atas mesin cuci. Apa saja itu? Berikut ini informasinya.

    Barang-barang yang Berat

    Ahli laundry dan pembersihan sekaligus CEO AspenClean, Alicia Sokolowski, menyarankan untuk jangan pernah menyimpan barang berat seperti keranjang cucian maupun wadah penyimpanan di atas mesin cuci maupun pengering. Barang tersebut bisa memberikan tekanan pada mesin yang berpotensi merusak tutup mesin cuci. Selain itu, jika barang-barang terjatuh bisa merusak mesin atau melukai seseorang.

    Cairan Pembersih dengan Bahan Kimia Keras

    Kadang-kadang cairan pembersih kerap ditaruh di atas mesin cuci karena lebih mudah digapai. Namun sebaiknya hal ini tidak dilakukan apalagi jika mengandung bahan kimia keras karena bisa merusak permukaan mesin hingga mengeluarkan asap berbahaya apabila cairan saling tercampur.

    “Sebaliknya, simpan perlengkapan pembersih Anda di lemari yang berventilasi baik, sebaiknya terkunci dan jauhkan dari jangkauan anak-anak atau hewan peliharaan – idealnya jangan langsung di atas mesin untuk menghindari tetesan,” kata Alicia.

    Bahan yang Mudah Pecah

    Sebaiknya tidak menaruh barang yang mudah pecah di atas mesin cuci. Barang tersebut sebaiknya disimpan di dalam rak yang kokoh dan mudah diakses.

    Itulah beberapa barang yang sebaiknya tidak ditaruh di atas mesin cuci.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com