Tag: keretakan

  • Jendela Rumah Bisa Ditumbuhi Black Mold, Ini Cara Atasinya!


    Jakarta

    Black mold atau jamur berwarna hitam dapat muncul di dalam rumah. Pada umumnya, black mold kerap ditemukan pada ruangan yang lembap.

    Selain menempel di dinding, black mold juga bisa menyerang jendela rumah. Kondisi ini membuat jendela rumah jadi terlihat kusam dan menghilangkan kesan estetis.

    Untuk mengatasi black mold yang menempel di jendela tidak bisa sembarangan. Jika sengaja menghirup jamur hitam bisa memicu gangguan pernapasan. Sementara jika disentuh dengan tangan kosong dapat memicu alergi.


    Ingin tahu cara mengatasi black mold di jendela rumah? Lalu kenapa black mold bisa muncul di jendela? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Penyebab Munculnya Black Mold di Jendela

    Dilansir dari situs BobVila, Russell Vent selaku wakil presiden Paul Davis Restoration mengatakan jamur dapat tumbuh karena udara yang sangat lembap. Kondisi tersebut semakin diperparah dengan munculnya kotoran dan debu di jendela yang menjadi sumber makanan bagi jamur.

    “Spora jamur terdapat di hampir setiap lingkungan, lalu debu serta kotoran yang menumpuk di ambang jendela membuat jamur bisa tumbuh karena mendapatkan sumber makanannya,” kata Vent.

    Kelembapan yang terjadi di jendela bisa disebabkan karena kondensasi. Ketika suhu di luar ruangan turun, udara di dalam ruangan justru hangat sehingga memicu udara lembap mengembun di kaca jendela dan ambang jendela.

    Jendela juga bisa mengalami kelembapan akibat adanya celah atau keretakan di sekitar ambang dan sudut jendela. Hal itu membuat kelembapan masuk ke sela-sela jendela yang retak, sehingga menciptakan black mold.

    Cara Mengatasi Black Mold di Jendela

    Selain menggunakan cairan pembasmi jamur yang dijual bebas, Vent menyarankan agar memakai bahan alami seperti cuka putih untuk membasmi black mold. Sebab, sifat asam yang dimiliki cuka dinilai efektif membasmi jamur dan bakteri hingga 80%.

    Untuk membasmi black mold di jendela dengan cuka putih, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Tuang cuka putih secukupnya ke dalam botol semprot
    2. Tambahkan sedikit air hangat ke dalam botol, lalu kocok agar cuka dan air tercampur rata
    3. Setelah itu, semprotkan cairan cuka ke jendela yang terdapat black mold
    4. Diamkan selama 10-15 menit agar cuka meresap ke black mold
    5. Setelah itu, bersihkan black mold dengan kain atau spons secara perlahan.

    Cek kembali bagian ambang dan sudut jendela rumah untuk memastikan tidak ada lagi black mold. Jika masih menemukan ada jamur, lakukan cara di atas secara perlahan.

    Agar lebih aman, pastikan penghuni rumah menggunakan masker medis dan sarung tangan saat membersihkan jamur di jendela. Lakukan secara hati-hati saat membersihkan jamur.

    Itulah penyebab muncul black mold di jendela dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Plafon Rumah Bisa Retak? Ini Penyebab dan Cara Perbaikinya


    Jakarta

    Rumah yang semakin berumur perlahan akan menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Salah satu tanda kerusakan bisa berupa plafon retak.

    Kontraktor dari Rebwild Wildan mengatakan setiap jenis plafon punya potensi untuk retak. Retakan pada plafon umumnya tipis dan ada yang agak besar.

    Selama retakan tidak besar, plafon retak sebenarnya tidak membahayakan penghuni rumah. Namun, plafon retak tentu mengganggu estetika rumah.


    Jika tak mau plafon retak, langkah pencegahan yang paling utama adalah melakukan pemeriksaan secara berkala. Pemeriksaan dilakukan dengan melihat secara langsung plafon-plafon. Jika ada indikasi retakan, pemilik rumah perlu segera memanggil tim ahli untuk perbaikan.

    Namun, kenapa plafon bisa sampai retak ya? Berikut ini penjelasannya.

    Penyebab Plafon Retak

    Inilah beberapa faktor yang membuat plafon retak menurut kontraktor.

    1. Pergerakan Struktur Bangunan

    Menurut Wildan, plafon retak umumnya disebabkan oleh pergerakan struktur bangunan. Bangunan yang berdiri di atas tanah tentu rawan bergeser karena tanah bisa saja bergerak akibat gempa bumi atau faktor lainnya.

    “Plafon retak bisa terjadi karena terjadi kerusakan struktural yang berakibat dinding bergeser, otomatis plafon tertarik dan terjadi retakan,” ujar Wildan kepada detikProperti, Rabu (15/10/2025).

    Kemudian, bahan plafon yang memang sudah mengalami penuaan juga bisa retak. Menurutnya plafon bisa dikatakan sudah tua kalau usianya di atas 10 tahun.

    “Segala sesuatu pasti ada umurnya, misal zaman dulu booming plafon triplek ya lama kelamaan dia seratnya pada lepas. Kalau gypsum lama-lama bisa retak di bagian sambungan,” jelasnya.

    3. Efek Muai Susut

    Selain itu, plafon bisa retak akibat efek muai susut seperti yang terjadi pada bahan kayu. Namun, faktor ini tidak signifikan untuk menimbulkan keretakan pada plafon.

    “Misal kamar pakai AC, otomatis dingin kan kalau dingin biasanya bahan itu susut. Lalu saat siang hari terkena panas, bahannya memuai,” katanya.

    Cara Memperbaiki Plafon Retak

    Jika ingin memperbaiki plafon retak, bisa mengatasinya berdasarkan besarnya retakan. Jika retakannya tidak besar atau setipis rambut, bisa ditambal dengan kompon, lalu dicat ulang.

    Sementara itu, retakan yang sangat besar bisa dilakukan penggantian penutup plafon dengan cara berikut. Retakan disebut besar kalau sudah lebih dari 5 milimeter. Berikut ini cara mengganti penutup plafon.

    1. Bongkar penutup plafon yang sudah retak
    2. Pasang penutup baru dengan sekrup ke rangka hollow
    3. Merapikan dengan cara dikompon, sedangkan plafon PVC dirapikan dengan memasang sealant di bagian ujung-ujungnya
    4. Amplas bagian yang dikompon dengan amplas halus
    5. Mengecat penutup plafon sesuai selera, sedangkan plafon pvc tidak perlu dicat

    Itulah informasi seputar plafon retak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding Rembes Ketika Hujan, Bisa Jadi Ini Biang Keroknya


    Jakarta

    Air bisa merembes dinding ke dalam rumah akibat hujan. Kondisi ini bisa memicu beragam masalah seperti timbul jamur, kelembapan, hingga dinding kotor.

    Jika ingin memperbaiki dinding rembes, pemilik rumah perlu mengidentifikasi sumber masalahnya. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor.

    Dengan memperbaiki penyebab dinding rembes, pemilik bisa menghindari membayar uang perbaikan yang mahal. Memang, apa saja penyebab dinding rembes? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Dinding Rembes

    Inilah beberapa hal yang bisa membuat dinding rembes, dikutip dari MyBuilder, Kamis (30/10/2025).

    1. Fondasi Retak

    Bangunan rumah yang sudah tua bisa mengalami keretakan pada fondasinya. Retak itu muncul karena perubahan suhu dan pergerakan tanah. Nah, retakan itu jadi celah buat air hujan masuk ke rumah.

    2. Talang Tersumbat

    Dinding rembes bisa jadi karena talang tersumbat. Air hujan tidak bisa mengalir sehingga meluap dan menggenangi area dekat dinding. Hal ini meningkatkan risiko air merembes ke fondasi rumah.

    3. Segel Jendela dan Pintu Rusak

    Segel jendela dan pintu yang rusak atau hilang membuka celah buat air hujan masuk ke dinding. Kalau dibiarkan, dinding bisa rembes saat hujan deras disertai angin kencang.

    4. Grading Tanah Tidak Tepat

    Jika tanah sekitar rumah miring ke arah fondasi, air bisa menggenang dan merembes ke dalam dinding rumah. Sebaliknya, grading atau perataan permukaan tanah yang tepat justru bisa membuat air hujan menjauh dari struktur bangunan.

    Itulah beberapa hal yang bisa bikin dinding rembes ketika hujan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com