Tag: keropos

  • Estimasi Biaya Renovasi Atap Rumah Pakai Baja Ringan


    Jakarta

    Atap rumah menjadi bagian yang penting pada sebuah rumah. Sebab, bagian atap melindungi bagian dalam rumah dari cuaca panas, hujan, maupun berangin.

    Sering kali atap rumah mengalami kerusakan seiring berjalannya waktu. Tentunya jika terjadi diperlukan perbaikan atau bahkan renovasi atap.

    Kira-kira berapa ya biaya renovasi atap rumah pakai baja ringan?


    Estimasi Biaya Renovasi Atap Pakai Baja Ringan

    Sebagai contoh, kamu memiliki rumah tipe 60 dan ingin memasang rangka atap baja ringan dengan genteng metal. Hal pertama yang harus dilakukan adalah menghitung luas atap rumah terlebih dahulu.

    Luas rumah: 10 x 6 m
    Oversteck atau kelebihan atap dari dinding luar: 60 cm = 0,6 m
    Kemiringan sudut: 30 derajat

    Luas atap rumah (LAR): panjang x lebar/cosinus derajat kemiringan atap
    = (10 m + Oversteck kanan dan kiri) x (6 m + Oversteck depan dan belakang) / cosinus 30 derajat

    = (10 + 1,2) x (6 + 1,2) / 0,866
    = 11,2 x 7,2 / 0,866
    = 93,11 m2

    Jika harga baja ringan setebal 1 mm adalah Rp 150.000/m2 dan harga genteng metal Rp 100.000/m2, maka total biaya atap baja ringan adalah:

    (LAR x harga baja ringan per m2) + (LAR x harga penutup atap per m2)
    = (93,11 x Rp 150.000) + (93,11 x Rp 100.000)
    = Rp 13.966.500 + Rp 9.311.000 = Rp 23.277.500

    Sebagai informasi, perhitungan tersebut hanyalah sebuah estimasi saja. Harga material bangunan dan jasa tukang di setiap daerah berbeda. Biaya tersebut juga di luar biaya bongkar atap.

    Tentunya penggunaan baja ringan memiliki kelebihan dan kekurangannya. Berikut ini informasi kelebihan dan kekurangan baja ringan berdasarkan catatan detikcom.

    Kelebihan Baja Ringan

    Harga baja ringan memang cenderung lebih mahal daripada material lainnya, tetapi ia memiliki berbagai kelebihan, antara lain sebagai berikut:

    1. Memiliki Daktilitas yang Baik

    Daktilitas merupakan sifat baja yang tidak hancur setelah mengalami deformasi yang besar. Berbeda dengan baja konvensional atau kayu yang bisa langsung hancur dan patah saat diberikan beban tiba-tiba (beban kejut), baja ringan sanggup menahan beban beran tanpa menyebabkan kerusakan.

    2. Kekuatannya Bagus Tapi Ringan

    Salah satu yang istimewa dari bawa ringan adalah kuat tapi tetap ringan. Tentunya hal ini dapat membuat proses pemasangan jadi lebih efisien. Selain itu, baja ringan memiliki potensi penyebab kematian yang cukup kecil.

    3. Tahan Karat

    Material baja ringan tahan karat sehingga tidak perlu melakukan finishing cat. Setelah dibongkar, baja ringan bisa dimanfaatkan kembali dan di daur ulang sehingga lebih ramah lingkungan.

    4. Tahan Lama

    Salah satu kelebihan paling menarik dari baja ringan adalah awet karena tidak akan dimakan rayap. Jadi, tidak perlu khawatir kalau atap rumah akan rapuh atau keropos. Walaupun harga baja ringan sedikit lebih mahal dibanding rangka bahan lain, tapi biaya perawatannya lebih murah.

    Kekurangan Baja Ringan

    Kekurangan baja ringan yang perlu kamu perhatikan yaitu sebagai berikut.

    1. Mudah Goyang Terbawa Angin

    Bobotnya yang ringan ternyata bisa menjadi kelebihan sekaligus kekurangan. Baja ringan bisa saja terbawa angin jika tidak dipasang dengan benar.

    2. Harganya Mahal

    Tak dapat dipungkiri, harga material baja ringan masih termasuk mahal. Namun, baja ringan lebih ramah lingkungan dibandingkan material kayu. Selain itu, dengan segala kelebihan yang dimiliki, wajar saja jika harganya lebih mahal.

    3. Kurang Estetis

    Jika ingin membuat atas dengan model terekspos, menggunakan rangka baja ringan mungkin bukan pilihan yang tepat. Berbeda dengan kayu yang memiliki nilai estetika, rangka atap baja ringan akan terlihat berantakan.

    Semoga bermanfaat ya informasinya, detikers!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal, 5 Benda Ini Nggak Cocok Dibersihkan Pakai Soda Kue


    Jakarta

    Soda kue memang bahan dapur ampuh untuk membersihkan berbagai permukaan di rumah. Bahan berbentuk bubuk ini memiliki sifat yang cukup abrasif, sehingga dapat merontokkan kotoran.

    Namun, tidak semua permukaan bisa dibersihkan dengan soda kue, lho! Permukaan dengan material tertentu dapat tergores bila dibersihkan menggunakan soda kue.

    Lantas, bahan apa saja yang mudah tergores? Cek daftar benda yang nggak cocok dibersihkan pakai soda kue di sini, dilansir dari Better Homes & Gardens, Senin (8/7/2024).


    Benda yang Tidak Boleh Dibersihkan Pakai Soda Kue

    1. Marmer dan Kuarsa

    Dengan sifatnya yang agak abrasif memang soda kue dapat menghilangkan noda dari permukaan yang keras. Namun, soda kue dapat menggores dan mengikis permukaan lapisan pelindung yang terdapat di marmer dan kuarsa. Untuk menghindarinya, kamu bisa gunakan cream cleanser atau liquid cleanser.

    2. Aluminium

    Soda kue merupakan alkaline yang berarti jika terpapar pada barang yang berbahan aluminium akan menyebabkan terjadinya oksidasi. Barang aluminium kamu bisa karatan dan berubah warna. Jika terlanjur terpapar, segera bilas dan bersihkan setelah dicuci untuk mengurangi paparannya.

    3. Kompor Kaca Keramik

    Kompor kaca keramik tidak disarankan dibersihkan dengan soda kue karena mudah tergores. Nah, kamu bisa gunakan cream cleanser atau scraper untuk membersihkan sisa makanan pada kompor tersebut.

    4. Lantai dan Furnitur Kayu

    Soda kue bisa memberi lapisan kayu dan furniture goresan kecil dan warna kusam pada lapisannya. Lama-lama dapat mengikis lapisan kayu kemudian menjadi keropos dan rusak.

    5. Cermin dan Jendela

    Soda kue tidak cocok untuk membersihkan cermin dan jendela yang rentan tergores karena dapat meninggalkan bekas goresan kecil. Pastinya akan membuat jendela dan cermin kamu jelek dan nggak bisa diperbaiki kembali.

    Itulah sejumlah benda di rumah yang tidak boleh dibersihkan dengan soda kue. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! ini 5 Tanda Ada Rayap di Rumah Kamu


    Jakarta

    Rayap adalah hama yang kerap memakan kayu di rumah. Serangga ini merupakan hama yang mengganggu karena dapat merusak perabotan, bahkan struktur bangunan rumah.

    Benda-benda kayu bila terus digerogoti oleh rayap, maka akan membuatnya jadi keropos dan rusak. Serangga ini juga hadir dalam jumlah yang banyak karena berkembang biak membentuk koloni.

    Jangan sampai benda-benda dan bangunan rumah kamu rusak gegara rayap. Segera kenali tanda-tanda untuk mendeteksi keberadaan rayap di rumah. Berikut ini tandanya dikutip dari US Pest pada Senin (5/8/2024).


    Tanda-tanda Ada Rayap di Rumah

    1. Struktur Benda Kayu di Rumah Mulai Berongga

    Coba ketuk permukaan kayu yang Kamu curigai sedang diserang rayap. Jika terdengar hampa, maka dapat dikatakan bahwa barang yang terbuat dari kayu sedang dimakan oleh serangga kecil namun berbahaya ini.

    Rayap tumbuh subur di lingkungan yang gelap dan lembab, artinya mereka akan mulai memakan bagian dalam bangunan kayu, bukan permukaannya. Kayu di permukaannya akan terlihat masih baik-baik saja, namun saat diketuk akan terdengar hampa karena sudah berongga akibat digerogoti oleh rayap.

    2. Cat Retak atau Robek pada Permukaan Kayu

    Rayap dapat memasuki celah terkecil sekalipun pada permukaan kayu, meninggalkan benjolan atau riak di bawah cat. Jadi, pastikan Kamu menutup semua retakan atau bukaan pada dinding serta permukaan kayu lainnya untuk menghindari serangan kutu.

    3. Terlihat Kawanan Laron

    Laron atau rayap bersayap yang sedang dalam tahap reproduksi disebut gerombolan. Mereka berkerumun untuk menciptakan koloni baru. Mereka biasanya akan muncul saat kelembaban tinggi menjelang musim penghujan. Rayap bersayap ini menyukai cahaya terang dan mudah ditemukan di dekat jendela.

    Jejak yang ditinggalkan bisa terlihat dari tumpukan sayap lepas berserakan di ambang jendela, lantai dan tempat lainnya. Laron adalah tanda pertama bahwa ada rayap di sekitar kita, dibawah tanah, di dalam tembok atau pada plafon rumah, pohon di halaman atau di rumah tetangga.

    4. Terdapat Tabung Lumpur di Dinding

    Rayap membuat tabung lumpur untuk menjaga kelembabannya saat mencari makanan. Biasanya, mereka akan mulai membuat tabung ini di kayu lembab yang biasanya ditemukan di ruang bawah tanah atau di fondasi rumah Kamu.

    Jauhkan semua bahan bekas yang dapat mereka gunakan untuk membuat tabung lumpur seperti daun-daun membusuk atau serpihan kayu dari rumah Kamu sehingga tidak menciptakan lingkungan yang ideal jadi tempat berkembang biaknya rayap.

    5. Ada Kotoran Rayap di Sekitar Rumah

    Rayap akan meninggalkan kotoran berwarna cokelat ketika melahap kayu. Kotoran ini bernama frass atau sering dikenal sebagai kotoran teter kayu.

    Biasanya ketika Kamu melihat frass, itu jadi tanda rumah kamu sudah berada pada tahap serangan rayap serius. Kamu mungkin butuh memanggil pengusir hama untuk melakukan penyemprotan insektisida di sekitar rumah.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Jitu Membasmi Rayap Biar Nggak Bersarang & Makan Kayu di Rumah


    Jakarta

    Rayap adalah serangga kecil yang kerap memakan kayu di rumah seperti pada perabotan, bahkan fondasi. Jangan biarkan rumah sampai rusak, segera basmi rayap ketika menemukan tanda-tandanya.

    Rayap menggerogoti kayu secara perlahan hingga menjadi kopong dan hancur. Jika dibiarkan, perabotan yang rapuh dan fondasi yang keropos bisa saja membahayakan penghuni rumah, lho.

    Lantas, apa yang bisa dilakukan kalau rumah terlanjur diserang rayap?


    Ayo, simak cara membasmi rayap berikut ini yang dikutip dari Southern Perimeter, Senin (5/8/2024).

    Cara Basmi Rayap di Rumah

    1. Letakkan Kamper atau Kapur Barus

    Letakkan kamper atau kapur barus di sekitar area yang terserang karena rayap tidak suka dengan bau yang menyengat dan takut pada zat kimia naftalena yang terkandung dalam kapur barus.

    Tak hanya serangga pemakan kayu tersebut, serangga lainnya seperti kecoa, kepik, dan lainnya pun jadi enggan bersarang di lemari. Selain itu, kapur barus juga berguna untuk mengurangi kelembapan pada lemari agar tidak mudah ditumbuhi oleh jamur.

    2. Tuang Larutan Garam dan Sabun

    Campuran garam dan sabun juga ampuh usir rayap agar tidak kembali ke rumah. Sebab, kedua bahan tersebut apabila dicampurkan dapat mengganggu sistem pencernaan sekaligus pernapasan rayap, sehingga akan membuatnya mati pelan-pelan. Selain itu, aroma wangi sabun juga cukup mengganggu dan kandungan bahan kimia di dalamnya bersifat racun bagi rayap.

    Larutkan garam 1 sendok makan dengan 2 sendok makan sabun cair ke dalam botol spray. Setelah itu, semprotkan pada bagian lemari, lantai, maupun perabot yang menjadi sarang rayap. Lakukan secara rutin hingga rayap benar-benar hilang.

    3. Pakai Daun Salam dan Kemangi

    Daun salam dan kemangi segar memiliki aroma kuat dan cukup menusuk, di mana aroma tersebut sangat tidak disukai oleh rayap.

    Cara mengusir rayap menggunakan daun salam dan kemangi mudah dilakukan. Letakkan daun segar di dalam lemari maupun perabot,

    4. Tanam Catnip

    Catnip adalah tanaman yang bisa mengusir serangga secara alami. Tentunya, tanaman hias catnip juga akan mengusir rayap dengan baik.

    Ada banyak cara untuk menggunakan catnip dalam pengusiran rayap. Salah satunya adalah dengan menanam catnip di sekitar area yang terinfeksi rayap. Cara efektif lainnya adalah dengan mengoleskan minyak esensial beraroma catnip ke area yang terkena rayap.

    5. Tanam Mint

    Daun mint adalah salah satu pestisida alami yang bisa mengusir rayap. Bahkan permen dengan rasa mint pun memiliki aroma yang kuat. Dengan begitu, rayap tentu akan kewalahan menghadapinya.

    Mint dapat digunakan untuk mengusir rayap secara efektif, dan bukan dari bahan kimia yang berbahaya. Kamu bisa menanam pohon mint di sekitar rumah untuk mendapatkan bantuan pengusiran rayap.

    6. Tanam Rumput Vetiver

    Vetiver adalah tanaman hias yang cocok dijadikan bahan sebagai pengusir rayap. Rumput vetiver memiliki kandungan senyawa kimia yang biasa disebut nootkatone. Senyawa ini mampu menangkal rayap serta berbagai macam hama lainnya secara alami.

    7. Gunakan Insektisida

    Kimia (termisida), yang dapat diaplikasikan dalam beberapa cara yaitu melalui penyemprotan, atau pencampuran termisida dalam bentuk serbuk atau granula dengan tanah.

    Teknik penyuntikan pada bagian yang terserang rayap karena cara ini dapat membunuh rayap beserta koloni-koloninya.

    8. Tuang Asam Borat ke Sarang Rayap

    Asam borat adalah bahan kimia yang dapat digunakan untuk membasmi rayap tanah di sekitar rumah. Efeknya cukup ampuh karena mengandung racun yang dapat mengganggu sistem pencernaan rayap. Kamu bisa memasukkan cairan asam borat ke botol semprot agar mudah diaplikasikan.

    Lakukan penyemprotan pada beberapa sudut rumah yang dijadikan sarang oleh rayap, misalnya lemari, retakan tembok, dan sebagainya sesuai kebutuhan. Cara menghilangkan rayap di kayu seperti ini termasuk ampuh dan cepat prosesnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kanopi Spandek dan Alderon, Ini Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Ada banyak jenis lembaran kanopi yang dijual di pasaran. Yang paling terkenal adalah kanopi spandek dan kanopi alderon. Kedua kanopi ini dinilai tahan lama dan punya kualitas yang cukup baik/.

    Meskipun bisa diganti, kita harus betul-betul mempertimbangkan jenis kanopi apa yang cocok dan jadi pilihan kita. Oleh karena itu, kita harus mengetahui kelebihan dan kekurangan kanopi spandek dan alderon.

    Apa saja kelebihan dan kekurangan kanopi spandek dan alderon?


    Kanopi Spandek

    Kanopi atap spandek merupakan salah satu jenis kanopi yang terbuat dari campuran bahan alumunium dan seng. Beberapa produsen juga menambahkan beberapa bahan tambahan seperti silikon ke dalam campurannya untuk meningkatkan tingkat kelenturan produk atap. Dari komposisi bahan-bahan tersebut maka akan terciptalah produk kanopi atap rumah yang awet, kokoh dan ringan.

    Kelebihan

    1. Daya tahan yang baik dan awet
    2. Warna yang variatif
    3. Anti pecah, keropos serta anti rayap
    4. Pemasangan mudah
    5. Harganya terjangkau

    Kekurangan

    1. Daya serap panas tinggi
    2. Bising ketika hujan

    Kanopi Alderon

    Kanopi alderon terbuat dari baja ringan yang kuat. Tak hanya itu, kanopi alderon juga mampu meredam panas lebih baik dari kanopi spandek. Selain itu, kanopi alderon baja ringan juga dapat mendongkrak estetika dari rumah karena bentuknya yang menarik.

    Kelebihan

    1. Ramah lingkungan
    2. Mudah dibersihkan
    3. Tidak mudah terbakar
    4. Kedap suara
    5. Tahan dengan berbagai cuaca
    6. Meredam panas

    Kekurangan

    1. Harga relatif mahal
    2. Pilihan warna yang terbatas, hanya terdapat warna biru dan putih

    Berikut kelebihan dan kekurangan dari kanopi spandek dan alderon. Semoga dapat membantu detikers dalam memilih jenis kanopi yang sesuai dengan preferensi dan budget.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pakai 3 Bahan Ini Saat Bersihkan Noda di Kayu, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Kayu adalah salah satu material yang pasti ditemukan di rumah. Mulai dari fondasi, perabotan, hingga hiasan di rumah, pasti ada yang terbuat dari kayu. Hal ini dikarenakan tampilannya yang indah dan masa pakainya yang lama.

    Namun, perawatan kayu berbeda dengan material lain. Kamu perlu berhati-hati jika menggunakan bahan pembersih tambahan. Sebab, kayu rawan keropos dan lembap.

    Melansir dari The Spruce, terdapat beberapa bahan yang sebaiknya dihindari saat akan membersihkan kayu, berikut di antaranya.


    1. Minyak Zaitun

    Minyak Zaitun Bisa Kadaluarsa, Perhatian 5 Cara Memakai dan MenyimanMinyak Zaitun Bisa Kadaluarsa, Perhatian 5 Cara Memakai dan Menyiman Foto: Getty Images/iStockphoto/dulezidar

    Mungkin jarang di antara kalian mendengar minyak zaitun bisa digunakan sebagai bahan pembersih. Padahal minyak satu ini banyak manfaatnya. Minyak satu ini bisa untuk membersihkan peralatan masak hingga noda menempel.

    Kamu harus ingat, minyak zaitun tidak bisa untuk membersihkan permukaan kayu. Minyak ini merupakan minyak non-kering yang akan tetap basah di lemari sehingga akan menarik debu dan membuat kayu cepat rusak.

    Sebagai gantinya kamu bisa memakai minyak jeruk, kenari, dan biji rami yang disebut lebih aman untuk membersihkan kayu. Saat minyak mengering, mereka membentuk lapisan pelindung yang keras pada kayu.

    2. Soda Kue

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KuePerbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin Kue Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Soda kue merupakan bahan yang terkenal dapat membersihkan noda yang cukup jitu. Namun, untuk material kayu, justru akan menimbulkan goresan kecil dan warna kusam pada lapisannya. Lama-lama dapat mengikis lapisan kayu kemudian menjadi keropos dan rusak.

    3. Cuka

    white vinegar on wood table topwhite vinegar on wood table top Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim

    Meskipun cuka adalah bahan alami yang ampuh membersihkan noda, jangan lupa bahwa cuka bersifat asam. Jika dipakai tanpa diencerkan atau dicampur dengan air, cuka dapat merusak lapisan kayu jika bersentuhan.

    Cara Efektif Membersihkan Noda pada Kayu

    Jika kamu ingin menggunakan bahan-bahan alami, kamu bisa menggunakan air panas dan sabun cuci piring.

    Caranya dengan mencampurkan satu atau dua tetes sabun cuci piring ke dalam ember berisi air panas. Gunakan sabut gosok nilon untuk menghilangkan noda. Bilas dan keringkan lemari setelah selesai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanda Perabotan Kayu Digerogoti Rayap dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Memakai furniture atau material bangunan dari kayu, risikonya adalah rayap. Hewan kecil ini, terkadang tanpa disadari sudah menggigit kayu di rumah hingga menimbulkan lubang-lubang kecil.

    Keberadaan hewan ini apabila dibiarkan lama kelamaan akan membuat kayu keropos yang bisa membuat furniture atau material dari kayu ini patah lalu menimpa penghuni rumah. Maka dari itu, keberadaan rayap ini tidak diinginkan.

    Namun, tidak semua kayu dapat menjadi sasaran rayap karena saat ini furniture dan material kayu sudah dilindungi dengan cat khusus yang tahan dari lembap, jamur, hingga rayap.


    Untuk mengetahui apakah ada rayap di rumah, dilansir Business Insider India, berikut beberapa tandanya.

    Tanda Ada Rayap di Perabotan Kayu

    1. Banyak Lubang di Permukaan Kayu

    Bekas gigitan rayap pada kayu terlihat pada permukaan yakni berbentuk lubang-lubang kecil. Biasanya lubang tersebut lebih dari satu. Untuk mengetahui lokasinya, di sekitar lubang ada kotoran seperti pasir berserakan yang jumlahnya cukup banyak. Itu bukan sisa dari kayu yang digigit, melainkan kotoran dari rayap tersebut.

    2. Area Kayu yang Lembap

    Rayap menyukai tempat yang lembap. Hal ini berlaku pula pada kayu yang lembap karena mereka lebih mudah untuk bergerak di dalam kayu. Ciri-ciri kayu yang lembap adalah muncul noda warna yang tidak biasa, seperti hitam, hijau, putih, dan warna lainnya yang sebelumnya tidak ada di sana. Warna tersebut merupakan jamur yang sudah berkembang.

    3. Terdengar Suara Ketukan di Kayu

    Meskipun tubuhnya kecil, rayap saat menggerogoti pintu kayu menimbulkan suara lho karena mereka bergerombol. Suara yang timbul seperti pintu kayu diketuk. Namun suara ini kecil dan perlu didengar dari dekat.

    4. Muncul Butir Serpihan di Dekat Kayu

    Seperti yang disebut sebelumnya, untuk mengetahui ada rayap, kamu bisa menemukan serpihan seperti pasir di dekat kayu yang mereka incar. Serpihan ini adalah kotoran atau serbuk kayu dari proses penghancuran kayu yang mereka makan yang kerap disebut frass. Kotoran ini tidak lengket dan bisa dibersihkan dengan disapu atau dilap dengan kain.

    5. Ditemukan Gumpalan Panjang di Sekitar Pintu

    Rayap sering membuat jalur yang sering disebut sebagai mud tubes. Warnanya coklat muda seperti kacang mentah, teksturnya seperti pasir yang menggumpal, menempel di sekitar pintu, lantai, atau dinding rumah.

    Mud tubes ini ada yang panjang dan ada pula yang kecil-kecil seperti kacang. Fungsinya sebagai jalur rayap mengangkut makanan ke dalam sarang dan mempermudah akses pergerakan mereka. Cara membersihkannya cukup mudah yakni dengan dihancurkan, tetapi akan meninggalkan bekas berwarna coklat pada permukaan.

    6. Pintu Jadi Susah Digerakkan

    Apabila pintu digerogoti rayap saat dibuka atau ditutup akan jadi lebih sulit dan terasa kopong. Hal ini dikarenakan bingkai kusen pintu yang ukurannya sudah tidak lagi sesuai seperti di awal.

    Cara Mengatasi Rayap di Pintu Rumah

    Setelah mengetahui tanda kehadiran rayap, kamu perlu membasminya agar kayu di rumah dapat bertahan lama. Melansir dari Southern Perimeter, berikut cara mengatasinya.

    1. Pakai Kamper atau Kapur Barus

    Kamper atau kapur barus bisa untuk mencegah rayap datang. Kamper atau kapur baru adalah zat berbentuk padat yang memiliki aroma yang kuat, kamu bisa membelinya di market terdekat.

    Cara menggunakannya pun mudah cukup dengan meletakkan di dekat kayu atau di area yang pernah ditemukan rayap. Zat kimia naftalena yang terkandung dalam kapur barus juga dapat mematikan bagi rayap.

    2. Cairan Garam dan Sabun

    Cara kedua bisa dengan campuran garam dan sabun. Dua bahan ini dapat mengganggu sistem pencernaan dan pernapasan rayap. Aroma wangi sabun yang mengganggu dan kandungan bahan kimia di dalamnya bersifat racun sehingga saat terkena campuran garam dan sabun, rayap mati perlahan.

    Cara membuatnya dengan melarutkan garam 1 sendok makan dengan 2 sendok makan sabun cair. Lalu masukkan ke dalam botol spray. Setelah itu semprotkan ke pintu kayu yang menjadi sarang rayap. Lakukan secara rutin hingga rayap benar-benar hilang.

    3. Asam Borat ke Sarang Rayap

    Asam borat adalah bahan kimia yang ampuh membasmi rayap tanah di sekitar rumah. Di dalamnya terdapat zat kimia yang beracun. Apabila terkena rayap dapat mengganggu sistem pencernaannya. Caranya, cukup masukkan cairan asam borat ke botol. Lalu semprotkan ke permukaan pintu kayu yang digerogoti rayap.

    Itulah tanda adanya rayap pada perabotan kayu di rumah dan cara mengusirnya. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kunci Pintu Macet dan Tak Dapat Diputar? Ini 3 Biang Keroknya!


    Jakarta

    Bagi kamu yang menggunakan pintu dengan kunci konvensional, pernahkah mengalami kesulitan ketika mengunci pintu? Biasanya masalah ini ditandai kamu tidak bisa mengunci pintu dalam sekali putar. Seperti ada beda keras yang menahan ujung kunci.

    Alhasil kamu perlu berkali-kali memutar kunci, bahkan sampai harus mengangkat sedikit handle pintu agar dapat terkunci.

    Penyebab pintu tiba-tiba tidak mau terkunci karena adanya pergeseran letak kunci dengan lubangnya, bisa pula karena logam pada pintu memuai membuat gagang pintu longgar sehingga posisi kuncian di pinggir pintu tidak pas.


    Sebenarnya hambatan ini mudah diperbaiki, bahkan tanpa perlu mengganti pintu. Dilansir weekand.com berikut beberapa cara mengatasi pintu yang susah terkunci tanpa bantuan tukang.

    1. Periksa Pelat Striker Pintu

    Jika pintu tidak mau terkunci, coba lihat apakah pelat striker pintu longgar atau terlepas. Pelat striker pintu adalah baja yang dipasang di sekitar lubang pada kerangka pintu yang menempel dinding. Pelat striker ini tidak bisa bergerak karena sudah menempel pada kayu, aluminium, atau bahan lainnya pada pintu.

    Fungsi dari pelat striker pintu untuk membuat tampilan lubang masuk pengunci pintu terlihat lebih rapi dan tidak mudah rusak. Namun, apabila terjadi pemuaian pada logam pintu, maka posisi kunci dari pintu tidak akan pas dengan pelat striker. Cara memperbaikinya, kamu bisa dahulu jika tidak ada benda keras yang berada di lubang kunci, kemudian perbaiki posisi pelat tersebut.

    2. Cek Engsel Pintu

    Setelah itu, cek engsel pintu atau sendi-sendi pintu yang membantu pintu dapat berbuka dan tertutup. Engsel juga bisa pemuaian karena cuaca. Pemuaian membuat engsel lebih longgar dan pintu akan sedikit bergeser. Posisi pintu yang berubah membuatnya sulit ditutup karena posisi kaitan kunci dengan lubang tidak pas.

    Cara mengatasinya bisa dengan melepas sekrup pada satu engsel. Kemudian, letakkan selembar karton di bawah pintu agar tidak terlalu miring. Pasang lagi engsel dan kencangkan sekrupnya. Cabut karton, coba tutup pintunya. Jika kaitnya tidak sepenuhnya terkunci, kamu perlu menambahkan karton lagi di bawah pintu agar posisi kembali pas.

    Apabila kamu belum ada waktu untuk memperbaiki engsel, kamu bisa mengunci pintu rumah dengan cara diangkat sedikit gagang pintu saat mengunci.

    3. Lepaskan Gagang Pintu

    Cara terakhir adalah dengan melepas gagang pintu. Hal ini untuk mengetahui apakah gagang tersebut kencang atau longgar. Cara melepang gagang pintu adalah dengan memakai obeng, pisau dempul tipis. Komponen kecil seperti sekrup simpan di tempat yang benar agar tidak hilang. Sekrup gagang pintu yang perlu dicek dan dilepas terletak di bagian dalam rumah dan biasanya di pinggiran badan gagang pintu.

    Pakai pisau dempul atau obeng ke dalam badan gagang pintu yang panjang. Lepaskan badan gagang pintu secara perlahan hingga menyisakan bagian pintu yang bolong. Jika tidak ada retak, bolong, atau keropos pada pintu dan gagang pintu, pasang kembali seperti semula dengan sekrup yang lebih kencang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Cegah Pintu Kayu Jamuran, Biar Nggak Cepat Rusak!


    Jakarta

    Pintu kayu di rumah rentan jamuran. Apalagi kalau kondisi rumah kamu lembap. Jamur yang tumbuh di pintu bisa merusaknya, bisa membuatnya keropos atau berubah warna.

    Agar pintu kayu tidak jamuran, tentu kamu harus mencegahnya. Gimana caranya?

    Dilansir dari Vivid Doors, berikut ini informasinya.


    Cara Mencegah Pintu Kayu Jamuran

    1. Pindahkan Tanaman Rumah

    Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah memindahkan tanaman rumah yang ada di dekat pintu maupun jendela. Sebab, tanaman bisa meningkatkan kelembapan yang memicu pertumbuhan jamur.

    Kamu bisa meletakkannya di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang lebih baik agar tidak menyebabkan kondisi lembap.

    2. Rutin Membersihkan dan Merawat Pintu

    Rutin membersihkan dan merawat pintu rumah juga bisa mencegah tumbuhnya jamur. Kamu bisa membersihkannya dengan air dan sabun, setelahnya dilap kering. Kalau bisa, gunakan pembersih yang mengandung anti-jamur agar jamur tidak tumbuh.

    Untuk merawatnya, kamu bisa menggunakan cat agar pintu tidak mudah lembap. Cara ini perlu dilakukan terutama untuk pintu maupun jendela luar rumah karena rentan terkena air hujan atau kondisi lembap.

    3. Turunkan Tingkat Kelembapan

    Kamu bisa menggunakan dehumidifier atau AC untuk menurunkan tingkat kelembapan. Kamu juga bisa membuka jendela atau menggunakan exhaust fan di kamar mandi dan dapur untuk menurunkan kelembapan.

    Itulah beberapa cara mencegah tumbuhnya jamur di pintu kayu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini Cara Cegah dan Hilangkan Karat pada Pagar Besi


    Jakarta

    Pagar dari besi merupakan salah satu jenis material pagar yang banyak dipakai selain kayu, beton, atau aluminium. Hal ini dikarenakan besi cukup kokoh, mudah untuk digeser, mudah dibentuk, dan harganya terjangkau. Namun, ada satu kekurangan dari besi yakni mudah berkarat.

    Besi yang berkarat biasanya disebabkan oleh air dan perubahan suhu. Dikutip dari Modul Biologi Kelas XII yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, air mengandung banyak oksigen terlarut yang mempercepat terjadinya korosi atau munculnya karat.

    Lalu pagar yang biasanya di luar, tentu rentan terkena air hujan, di dalam air hujan ini terdapat elektrolit yakni asam yang dapat menyebabkan perubahan muatan pada besi sehingga muncul karat.


    Saat ini telah terdapat banyak inovasi untuk mencegah besi berkarat lebih cepat. Dengan begitu, besi akan tetap tampak baru, tidak keropos, dan tidak memudar warnanya. Salah satu caranya adalah dengan melapisinya dengan cat khusus untuk pagar yang bisa memberikan perlindungan anti karat.

    Dilansir Aberdeen Gate, berikut cara mencegah pagar berkarat.

    1. Bersihkan Permukaan Pagar Sikat Kawat, Kikir, Bor Listrik

    Besi sebelum dilapisi dengan cat sebaiknya dikikis atau diampelas tersebut lebih dahulu. Siapkan alat sikat kawat dan kikir untuk pagar besi yang permukaannya menunjukkan tanda-tanda mengelupas.

    Siapkan pula roda kawat yang dipasang pada mata bor untuk mengampelas area yang sulit dijangkau. Lalu, ada sandblaster yang dapat digunakan untuk menghilangkan pembentukan karat.

    2. Menghilangkan Karat pada Besi

    Apabila pagar yang hendak dicat adalah pagar yang sudah berkarat, besi tersebut masih bisa ditolong. Caranya dengan menyiapkan cairan kimia seperti asam fosfat yang dioleskan pada permukaan besi yang berkarat, lalu didiamkan selama 24 jam, karat tersebut akan berubah menjadi serpihan hitam.

    Serpihan ini dapat dengan mudah dihilangkan dengan sikat pembersih. Jangan lupa untuk memakai masker untuk mencegah menghirup uap cat tersebut yang mungkin mengandung timbal.

    3. Cat Permukaan Besi

    Setelah permukaan besi bersih, sekarang besi siap untuk dicat. Untuk mengecatnya, perlu menyiapkan dua jenis cat yakni cat primer sebagai dasar dan cat logam untuk permukaan di atasnya. Cat primer sebaiknya berbahan dasar minyak. Tahap ini untuk melindungi besi dari reaksi karat setelah ini.

    Pastikan pemilik pagar memakai sarung tangan dan penutup mulut dan hidung saat mengecat. Setelah cat primer benar-benar kering, gunakan kuas cat baru untuk mengaplikasikan cat logam berbahan dasar minyak.

    Sebagai catatan, jangan gunakan cat eksterior dinding untuk gerbang besi karena produk jenis ini tidak mengandung komponen penghambat karat yang diperlukan seperti cat DTM (direct-to-metal).

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com