Tag: kerusakan kayu

  • Bukan Rayap! Ini 5 Tanda Rumah Diserang Semut Kayu



    Jakarta

    Pernahkah mengalami perabotan, pintu, atau jendela dari kayu di rumah terkikis? Penghuni rumah pasti berpikir bahwa ini adalah ulah rayap yang memakan kayu. Namun, ternyata tak hanya rayap, terdapat hewan bernama semut kayu yang juga menjadi penyebab mengapa bahan-bahan kayu di rumah menjadi terkikis.

    Melansir dari situs The Spruce, terdapat 5 tanda adanya semut kayu di rumah.

    Jejak Semut di Malam Hari

    Semut kayu umumnya berwarna hitam dan sedikit lebih besar daripada spesies semut lainnya. Ciri paling mencolok adalah mereka punya area perut yang berbentuk hati. Mereka aktif pada malam hari untuk mencari makanan. Jika penghuni rumah melihat semut kayu berjalan di malam hari artinya mereka sudah menemukan jalan masuk ke dalam rumah.


    Serbuk Kayu Berceceran

    Tanda lain adanya semut kayu adalah tumpukan serbuk atau serutan kayu. Uniknya, semut kayu tidak memakan kayu seperti rayap, tetapi mereka hanya menggali kayu untuk membuat sarang. Inilah yang membuat sisa-sisa serbuk kayu ditemukan di sekitar perabotan kayu atau pintu dan jendela.

    Pada Dinding

    Semut kayu ternyata tidak hanya berjalan di lantai rumah, tetapi juga mereka dapat merayap dinding. Jika melihat banyak semut bersayap di dinding bisa jadi mereka adalah semut kayu yang mencari sarang di rumah.

    Suara Gemerisik

    Terdapat suara-suara yang bisa jadi tanda kehadiran semut kayu, seperti gemerisik atau suara garukan pada dinding. Suara ini bisa jadi adalah suara semut kayu yang sedang menggerogoti kayu di rumah. Mereka biasanya aktif pada malam hari.

    Kayu Rusak atau Membusuk

    Semut kayu umumnya tertarik pada kayu yang lembap atau lapuk, yang dapat terjadi seiring waktu karena adanya air merembes ke celah-celah dinding. Jika ada bahan kayu yang lembap maka itu menjadi target utama semut kayu membangun sarangnya.

    Oleh karena itu, jika penghuni rumah menemukan salah satu dari kelima tanda tersebut, segera cek keberadaan semut kayu. Cek bagian perabotan kayu termasuk jendela dan pintu. Selain itu, cek juga pohon atau tanaman di halaman rumah karena semut kayu juga sering membuat terowongan atau sarang dari kayu-kayu yang mati.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Rayap Bisa Masuk Rumah? Ini Pertanda dan Cara Basminya



    Jakarta

    Rayap merupakan serangga pemakan kayu yang kerap ditemukan di rumah. Serangga penghancur ini dapat merusak bangunan dan perabotan dari kayu.

    Rayap pelan-pelan menggerogoti bahan kayu tanpa disadari pemilik rumah. Tahu-tahu perabotan atau bangunan sudah kopong dan hancur.

    Jika mengetahui ada serangan rayap, segara atasi sebelum benda kayu di rumah hancur. Simak alasan rayap masuk rumah berikut ini.


    Penyebab Rayap Masuk Rumah

    Dilansir dari Today’s Homeowner, rayap tertarik dengan tempat yang cocok buat berlindung, memiliki sumber makanan, dan bisa buat bersarang. Ratu rayap jarang terlihat karena mereka berdiam di sarang untuk bertelur dan membesarkan anaknya.

    Sementara itu, rayap penyerbu alias versi remajanya bertugas mencari lokasi yang cocok bagi koloni untuk menetap. Jika rayap ini berhasil masuk rumah dan menemukan kayu dan kelembapan, mereka akan menetap di sana.

    Rayap tidak muncul secara tiba-tiba, mereka berkembang biak di loteng, talang air, bahkan celah-celah kusen pintu. Rayap tidak dapat merusak fondasi beton, tetapi mereka dapat menyelinap melalui celah yang sempit. Oleh karena itu, mereka masih dapat mengakses kayu dari bawah rumah ke atas.

    Pertanda Ada Rayap di Rumah

    Inilah tanda-tanda ada serangan rayap di rumah.

    1. Serbuk Kayu

    Kalau ada rayap di rumah, penghuni bakal menemukan serbuk kayu atau serbuk gergaji. Lalu, bakal ada kotoran rayap berwarna cokelat kemerahan. Kotoran biasanya tampak seperti tumpukan debu atau butiran kecil, misalnya di ambang jendela atau di pinggir papan.

    2. Sayap Rayap

    Jika menemukan sayap serangga tergeletak di rumah, kemungkinan ada serangan rayap. Sayap yang terbuang saat serangga dewasa merupakan tanda lain adanya serangan rayap.

    3. Cat Mengelupas

    Penghuni juga bisa melihat cat bergelembung atau mengelupas pada benda atau jendela kayu. Ini adalah tanda-tanda yang menunjukkan rayap membuat terowongan di dalam kayu.

    4. Struktur Kayu Kopong

    Penghuni bisa mengujinya kayu dengan menekan cat yang menggelembung. Jika struktur di bawahnya memiliki kayu yang rusak dan mudah terkelupas atau terasa berongga seperti spons, rayap adalah penyebabnya.

    5. Tabung Lumpur

    Kehadiran tabung lumpur adalah pertanda jelas ada serangan rayap. Segera hubungi ahli untuk mengusir serangga ini.

    Cara Basmi Rayap

    Jika rumah diserang rayap, coba basmi dengan cara berikut ini.

    1. Tutup Celah Masuk

    Cegah munculnya rayap di rumah dengan menutup celah masuknya. Pastikan setiap retakan dan celah di rumah didempul. Lalu, singkirkan atau perbaiki kayu yang lembap.

    Jangan biarkan barang-barang seperti tumpukan kayu atau kardus bekas di dekat rumah. Sebab, rayap dapat menggunakannya sebagai titik awal sebelum mereka menyerang rumah.

    2. Jaga Tingkat Kelembapan Rumah

    Jaga drainase yang baik di sekitar rumah untuk mengurangi kelembapan yang menarik rayap. Pertimbangkan untuk memasang stasiun umpan rayap di sekeliling properti dan jadwalkan pemeriksaan profesional tahunan untuk mendeteksi tanda-tanda awal rayap.

    3. Asam Borat

    Sebaiknya meminta profesional untuk membasmi rayap. Namun, penghuni rumah yang ingin melakukannya sendiri bisa memakai asam borat.

    Bahan itu adalah racun dalam bentuk bubuk putih yang dapat dibeli di supermarket atau toko peralatan. Pemilik rumah cukup mengoleskan asam borat ke area yang diketahui ada rayap.

    Asam borat akan meracuni rayap dengan mematikan sistem saraf mereka. Cara ini berhasil pada populasi rayap yang sangat kecil sebagai bentuk pengendalian rayap yang efektif.

    4. Umpan Rayap

    Umpan rayap adalah cara terjangkau dan sangat efektif untuk membasmi serangga pemakan kayu itu. Rayap akan memakan sebagian umpan yang mengandung racun yang bekerja lambat.

    Setelah rayap yang terinfeksi kembali ke koloninya, mereka akan menginfeksi setiap rayap yang mereka temui.

    Itulah informasi seputar serangan rayap di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jenis Rayap dan Cara Cegahnya Agar Tidak Masuk Rumah


    Jakarta

    Keberadaan rayap sering mengganggu rumah. Rayap biasanya menggerogoti bahan-bahan kayu seperti furniture kayu, kitchen set, bahkan struktur rumah seperti rangka dan fondasi berbahan kayu.

    Tak jarang rayap juga kerap membuat ‘istana’ bila kehadirannya tak segera dibasmi atau dicegah. Alhasil, perabotan kayu hingga struktur rumah bisa rusak karena serangga kecil ini.

    Ada beberapa jenis rayap yang kerap hidup dan ditemui di lingkungan rumah.
    Mengutip dari bhg.com, ada beberapa jenis rayap. Jenis rayap yang paling umum ada di perumahan adalah rayap bawah tanah, kayu kering, dan kayu lembab.


    Jenis-jenis rayap

    1. Rayap Tanah

    Rayap tanah adalah tipe rayap yang sangat invasif. Tipe ini tersebar luas di bawah tanah, dan memiliki daya kerusakan pada kayu paling tinggi dibandingkan rayap kayu kering dan rayap kayu lembab. Hal ini dikarenakan rayap bawah tanah memiliki rahang bergigi gergaji.

    Rayap ini biasanya berwarna kuning muda atau cokelat dengan sayap transparan. Rayap jenis ini biasa hidup di tanah, tumpukan kompos, dan kayu pondasi rumah. Biasanya mereka membuat jalur dari tanah liat sebagai akses jalan mereka dari tanah ke kayu tujuan mereka.

    2. Rayap kayu Kering

    Rayap ini selalu bergantung pada jalur tanah liat yang mereka buat untuk bergerak. tidak seperti rayap tanah yang bisa membuat jalur di bawah tanah.

    Rayap ini memiliki sayap yang besar dan biasanya mereka berwarna kuning tua hingga cokelat muda. Rayap kayu biasa bersarang di bangunan kayu dan umumnya ditemukan di daerah yang hangat, seperti di pesisir.

    3. Rayap Kayu Lembap

    Tipe Rayap ini lebih sering menyebabkan kerusakan pada struktur kayu di luar ruangan dibandingkan dengan di dalam ruangan, karena mereka lebih menyukai kayu lembap

    Rayap ini biasanya berwarna coklat muda sampai coklat tua atau bahkan coklat kemerahan. Rayap ini biasa bersarang pada kayu lembab, seperti di tumpukan kayu bakar, tiang pagar, tiang listrik, dan kayu yang rusak karena air.

    Nah, setelah kamu tahu tipe-tipenya, kamu bisa ikuti cara berikut ini untuk mencegahnya masuk ke dalam rumahmu.

    Cara Cegah Rayap Masuk ke Rumah

    1. Jangan Biarkan Area Lembap di Rumah

    Area lembap di rumah bisa membuat rayap tertarik untuk bersarang disitu. Selain itu, tempat yang lembap bisa membuat kayu mudah untuk disukai oleh rayap.

    Cara yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan area lembab di sekitar rumah adalah dengan memperbaiki kebocoran pipa, meratakan halaman sehingga tidak ada genangan air, dan memberikan saluran pada air AC yang menetes.

    2. Ganti Tanah Dengan Pasir

    Cara ini dilakukan untuk mencegah sebanyak mungkin kontak kayu dengan tanah. Rayap tidak dapat membuat jalur lumpur melalui pasir.

    3. Bersihkan Drainase/Selokan

    Membersihkan selokan penting dilakukan untuk memastikan sistem drainase yang baik. Jika selokan tersumbat,air yang berlebih dapat mengalir ke tepian dan menumpuk di dasar rumah, membuat tanah menjadi basah dan kayu menjadi lunak, sehingga menarik rayap untuk memangsanya.

    4. Gunakan Kayu Anti Rayap

    Ketika kamu membangun rumah, sebaiknya kamu pastikan bahwa kayu yang kamu gunakan itu tahan terhadap serangan rayap.

    5. Tutup Jalur Drainase dengan Jaring Besi

    Jalur drainase yang terbuka bisa menjadi tempat rayap masuk ke dalam rumah

    6. Simpan Kayu Jauh dari Rumah

    Bila kamu suka menyimpan kayu bakar, alangkah baiknya bila kamu menyimpannya jauh dari rumahmu

    7. Lakukan Pengecekan Rutin
    Yang terakhir tentunya kamu harus melakukan pengecekan secara rutin. Bila kamu menemukan tanda-tanda kehidupan rayap di rumahmu, sebaiknya kamu harus segera membasminya.

    Itulah beberapa pengenalan dari tipe-tipe rayap dan cara mencegahnya masuk ke rumah. Semoga rumah kamu bebas dari rayap!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com