Tag: kerusakan struktur

  • Dinding Rumah Kamu Retak? Begini Cara Atasinya



    Jakarta

    Tembok retak di rumah memang sangat mengganggu dan bisa menurunkan nilai estetika pada rumah. Tembok yang retak juga dapat meningkatkan risiko kerusakan struktur bangunan secara keseluruhan. Sebaiknya tembok yang retak jangan diabaikan dan harus segera di perbaiki agar tidak sampai merembet pada kerusakan struktur bangunan.

    Sebelum melakukan perbaikan, penting untuk memahami penyebab retak. Beberapa penyebab umumnya adalah pergeseran tanah, akibat fondasi yang tidak stabil ataupun perubahan kondisi tanah.

    Kamu juga dapat melihat kondisi kelembapan tanah yang berlebih, apakah ada kebocoran air yang dapat menyebabkan kerusakan pada dinding, kesalahan dalam konstruksi juga dapat merusak fondasi pada dinding.


    Jika ada retakan kecil pada dinding gunakan dempul untuk menutup ratakan, lalu amplas sampai halus setelah kering, dan cat ulang dari awal, namun ketika retakan pada dinding itu besar atau struktural, kamu dapat memeriksa penyebab terjadinya retakan besar tersebut apakah ada masalah pada pondasi atau kelembapan yang berlebih.

    Melansir buildbetterhouse.com, Selasa (11/9/2024), mempelajari cara memperbaiki bagian yang rusak ini tidak hanya dapat meningkatkan tampilan ruang tempat tinggal anda, tetapi juga membantu kamu mengatasi potensi masalah yang mendasarinya.

    Jika kamu sudah menerapkan semua langkah-langkah tersebut tetapi dinding tak kunjung benar maka kamu bisa sewa tenaga profesional. Namun kamu juga bisa melakukan pencegahan keretakan pada dinding dengan melakukan perawatan secara berkala.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Hal yang Wajib Dicek Saat Beli Rumah yang Sudah Lama Kosong



    Jakarta

    Tidak semua bangunan konstruksi yang sudah selesai dibangun bisa laku terjual. Ada beberapa yang justru menjadi bangunan terbengkalai bertahun-tahun karena tak kunjung dilirik.

    Namun, bangunan seperti ini biasanya memiliki kelebihan yakni harga jualnya yang akan lebih murah dari penawaran di tahun pertama pembangunannya. Hal ini juga termasuk teknik marketing agar unit tersebut laku terjual.

    Sebelum tergiur dengan harganya yang murah, pembeli juga harus tahu jika bangunan yang sudah lama kosong rentan sekali mengalami kerusakan.


    Menurut kontraktor Taufiq Hidayat terdapat dua bagian yang harus dicek saat survei ke rumah yang sudah lama kosong yakni bagian struktur dan non-struktur.

    “Kalau kita mau beli rumah lama, di cek dulu ya rumahnya bagaimana, apakah ada kerusakan di finishing ya, kerusakan di arsitektural,” kata Taufiq saat dihubungi detikProperti, Rabu (25/6/2025).

    Kerusakan pada struktur adalah penurunan ketahanan pada fondasi utama bangunan seperti kolom, dinding, balok, hingga atapnya.

    “Kalau misalnya ada kerusakan struktur, ya struktur yang diperbaiki, misalnya ada dinding udah retak struktur tuh, nah kalau udah retak struktur ya mesti strukturnya yang diperbaiki,” ujarnya.

    Biasanya kerusakan ini disebabkan karena tidak pernah dirawat atau memang kualitas materialnya tidak begitu bagus. Selain itu, bisa juga disebabkan karena perubahan suhu atau hewan-hewan pengganggu seperti rayap dan tikus.

    Rumah yang sudah lama kosong biasanya mengalami masalah pada sirkulasi udara di dalamnya. Hal ini menyebabkan lumut mudah sekali muncul karena udara yang lembap. Lumut bisa dengan cepat menyebar dan merusak serta tampilan bangunan.

    Kemudian, ada kerusakan non-struktural, ini merupakan penurunan kualitas pada bagian yang tampak seperti cat yang memudar, cat yang kusam, dinding yang berlumut, dan lainnya. Taufiq mengatakan kerusakan non-struktural lebih mudah diperbaiki daripada yang struktural.

    “Misalnya catnya udah mulai pudar, keramiknya berlumut, kusennya kalau misalnya kusennya kayu itu kena rayap atau enggak, ya kalau kusennya aluminium itu masih berfungsi apa nggak, masih kuat apa nggak. Tapi kalau rusaknya cuma rusak non-struktural, ya itu paling perbaikannya lebih mudah gitu,” jelasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com