Tag: kesalahan

  • Hindari 7 Kesalahan Ini Kalau Nggak Mau Rumah Kecil Jadi Makin Sempit


    Jakarta

    Rumah yang terasa lapang dan lega biasanya lebih disenangi penghuni rumah, salah satunya karena bisa bebas bergerak dan mendapat pemandangan luas. Akan tetapi, sebagian orang mempunyai rumah berukuran kecil, sehingga penempatan barang yang kurang tepat bisa bikin sesak.

    Kalau kamu mempunyai rumah kecil, kamu bisa mendesain dan menata ruangan sedemikian rupa supaya tidak terasa sempit, lho! Nah, sebaiknya kamu menghindari kesalahan-kesalahan desain dan tata ruangan yang bikin sesak ruangan.

    Berikut ini tujuh kesalahan menata ruangan yang membuat rumah kecil terasa sempit, dikutip dari Brightside, Kamis (4/7/2024).


    Kesalahan yang Bikin Ruangan Sempit

    1. Motif Wallpaper Terlalu Besar

    Vintage old radio from eastern Europe (labels indicate cities of the eastern block, including former GDR, East Germany) laying on a piece of furniture and a background showing a sixties, seventies design wallpaper pattern. Copy space on the side for customization.Ilustrasi Penggunaan Wallpaper Bercorak Lebar Foto: istock

    Wallpaper bisa menghiasi dinding ruangan agar terlihat estetik dan manis. Tapi hindari menggunakan wallpaper dengan motif besar karena akan memberi kesan ruangan lebih sempit. Terlebih lagi jika rumah kamu memang tidak terlalu luas dan banyak sekat.

    Pilih motif wallpaper yang kecil dengan warna terang untuk dinding. Warna terang bisa membantu merefleksikan cahaya sehingga ruangan tampak lebih terbuka dan lapang.

    2. Rak Buku Terbuka

    modern living room. Scandinavian interior design. 3d rendering conceptMenggunakan Rak Buku Terbuka Foto: istock

    Rak buku yang terbuka membuat kekacauan visual di dalam ruangan serta terasa lebih sumpek. Efek ini akan makin terasa pada kamar atau ruangan kecil.

    “Pilih rak yang berpintu jadi kamu bisa menyimpan semua buku itu,” saran desainer Kim Gordon.

    Rak dengan pintu akan memberi kesan lebih rapi dan tertata. Pilihlah rak yang warnanya senada dengan tema ruangan.

    3. Sofa Bentuk-L

    Large L-shaped corner sofa in living room furniture show homeSofa Besar Berbentuk L Foto: istock

    Sofa berbentuk L memang jadi furnitur favorit karena multifungsi dan terasa nyaman. Tapi furnitur model ini tidak cocok jika rumah kamu kecil dan minimalis. Bentuk L akan menciptakan batasan pada ruangan dan membuatnya kurang fungsional.

    Sofa berbentuk L lebih cocok untuk menciptakan zona pada ruangan yang luas dan berkonsep terbuka. Maka dari itu hindari membeli sofa model ini jika rumah kamu tergolong minimalis.

    4. Salah Menempatkan Cermin

    Spacious and stylish home interior with old glass door and wooden parquetGara-gara 7 Kesalahan Ini, Ruang Kecil Jadi Makin Terasa Sempit Foto: istock

    Cermin seharusnya membuat ruangan terasa lebih luas. Namun, kalau ditempatkan pada sudut yang gelap justru membuat rumah makin sempit.

    Emma Pritchard, editor majalah Country Living, menyarankan menempatkan cermin di dekat atau seberang jendela. Pantulan cahaya pad cermin akan memberi kesan kamar lebih luas.

    5. Tirai Berbahan Tebal

    on Black Backgroundon Black Background Foto: istock

    Kesalahan menata ruangan yang membuat rumah kecil terasa sempit lainnya adalah pemilihan tirai atau gorden. Tirai berbahan tebal dan berat seperti satin atau beludru akan membuat langit-langit terkesan lebih rendah dan mempersempit ruangan.

    Material seperti ini jga menyerap cahaya dari luar jendela sehingga rumah tampak suram. Untuk kesan rumah terang dan lebih lega, pilih tirai dengan bahan melayang, halus, dan ringan. Misalnya linen atau sifon.

    6. Karpet Kecil di Tengah Ruangan

    Eclectic furniture of a modern studio apartment balance out the blank white wallsGara-gara 7 Kesalahan Ini, Ruang Kecil Jadi Makin Terasa Sempit Foto: istock

    Karpet kecil sebaiknya hanya ditempatkan di depan pintu, bukan sebagai dekorasi utama pada ruangan. Karpet berukuran kecil yang ditaruh dekat sofa atau tempat tidur akan membuat interior terlihat ‘terpecah-pecah’ dan ‘mempersempit’ ruangan.

    Jika ingin mendekorasi ruangan dengan karpet, gunakan yang ukurannya lebar, atau tidak memakai karpet sama sekali. Pilih karpet berwarna terang untuk memberi ilusi ruang yang lebih lebar.

    7. Kipas Angin di Langit-langit

    Ceiling fan in a roomGara-gara 7 Kesalahan Ini, Ruang Kecil Jadi Makin Terasa Sempit Foto: istock

    Kipas angin yang dipasang di langit-langit membantu membuat ruangan terasa lebih sejuk. Tapi sebaiknya pertimbangkan lagi jika rumah kamu kecil dan langit-langitnya rendah.

    Penempatan kipas angin pada langit-langit akan menciptakan bayangan yang membuat ruangan tampak lebih gelap dan rendah. Sebaiknya gunakan kipas angin berdiri atau kipas angin meja dengan warna putih.

    Itulah kesalahan menata ruangan yang membuat rumah kecil terasa sempit. Memikirkan proporsi rumah atau ruangan sebelum menatanya sangat penting agar rumah kecil tak jadi makin terlihat sempit.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Cara Menghitung Luas Bangunan dengan Mudah dan Akurat


    Jakarta

    Dalam membangun sebuah rumah, detikers wajib mengetahui luas bangunan tersebut. Namun, ada beberapa orang yang tak tahu cara menghitung luas bangunan.

    Sebenarnya, menghitung luas bangunan terbilang mudah, asalkan sudah mengetahui rumusnya. Tentu, ada rumus khusus dalam menghitung luas bangunan.

    Tapi seiring perkembangan teknologi, kini detikers juga bisa memanfaatkan software (perangkat lunak) untuk menghitung luas bangunan. Hasil perhitungannya juga cepat dan akurat, sehingga meminimalisir kesalahan perhitungan.


    Lantas, bagaimana cara menghitung luas bangunan? Simak cara-caranya dalam artikel ini.

    Cara Menghitung Luas Bangunan

    Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menghitung luas bangunan. Dilansir situs Sinarmas Land, berikut cara-caranya:

    1. Menggunakan Rumus Matematika

    Cara paling sederhana adalah dengan menggunakan rumus matematika. Kalau detikers masih ingat, rumus tersebut sudah diajarkan oleh guru ketika masih duduk di bangku sekolah.

    Untuk bangunan berbentuk persegi panjang atau persegi, rumusnya adalah:

    Luas = Panjang x Lebar

    Sementara untuk bangunan yang berbentuk segitiga, kamu bisa menggunakan rumus sebagai berikut:

    Luas = 1/2 x Alas x Tinggi

    Apabila bangunan berbentuk tidak beraturan, misalnya trapesium, maka menggunakan rumus sebagai berikut:

    1/2 x (jumlah rusuk sejajar) x panjang bangunan

    2. Menggunakan AutoCAD

    Cara selanjutnya adalah menggunakan AutoCAD. Sebagai informasi, AutoCAD merupakan perangkat lunak khusus desain yang memiliki berbagai fitur mumpuni, salah satunya mengukur luas bangunan.

    Karena menggunakan teknologi, maka hasil perhitungannya jauh lebih akurat. Simak cara menghitungnya di bawah ini:

    • Unduh AutoCAD di PC/laptop
    • Jika sudah, buka AutoCAD. Sebelumnya, pastikan telah memiliki denah bangunan yang akan dihitung. Pastikan denah bangunan harus rapi agar hasil perhitungannya akurat
    • Kemudian buat garis putus-putus pada denah bangunan
    • Tandai seluruh garis putus-putus tersebut
    • Klik opsi ‘PL’ atau Polyne dan tekan enter
    • Lalu klik opsi ‘LI’ atau List dan tekan enter
    • Secara otomatis luas bangunan akan muncul di layar.

    3. Menggunakan Roda Pengukur

    Cara berikutnya adalah dengan menggunakan roda pengukur. Alat ini memiliki bentuk seperti skuter dan bisa dipakai untuk mengukur panjang sebuah objek.

    Untuk mengukur luas bangunan, detikers cukup mengelilingi bangunan yang akan dihitung sambil mencatat panjang dari putaran roda pengukur. Pastikan kamu mengawali dan mengakhiri perhitungan dari titik yang sama, sehingga hasilnya akurat.

    Tips Menghitung Luas Bangunan agar Akurat

    Menghitung luas suatu bangunan harus teliti dan hati-hati. Sebab, salah sedikit saja dapat mempengaruhi konstruksi bangunan.

    Agar tidak salah, berikut tips menghitung luas bangunan agar hasilnya akurat:

    • Gunakan alat ukur yang tepat untuk menghitung luas bangunan.
    • Ukur luas bangunan sebanyak dua kali agar memastikan keakuratan hasilnya.
    • Apabila ragu dengan hasil perhitungan secara manual, gunakan software AutoCAD untuk memastikan kembali luas bangunan.

    Itu dia cara menghitung luas bangunan dengan mudah dan hasilnya akurat. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (fds/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding Rumah Kamu Retak? Begini Cara Atasinya



    Jakarta

    Tembok retak di rumah memang sangat mengganggu dan bisa menurunkan nilai estetika pada rumah. Tembok yang retak juga dapat meningkatkan risiko kerusakan struktur bangunan secara keseluruhan. Sebaiknya tembok yang retak jangan diabaikan dan harus segera di perbaiki agar tidak sampai merembet pada kerusakan struktur bangunan.

    Sebelum melakukan perbaikan, penting untuk memahami penyebab retak. Beberapa penyebab umumnya adalah pergeseran tanah, akibat fondasi yang tidak stabil ataupun perubahan kondisi tanah.

    Kamu juga dapat melihat kondisi kelembapan tanah yang berlebih, apakah ada kebocoran air yang dapat menyebabkan kerusakan pada dinding, kesalahan dalam konstruksi juga dapat merusak fondasi pada dinding.


    Jika ada retakan kecil pada dinding gunakan dempul untuk menutup ratakan, lalu amplas sampai halus setelah kering, dan cat ulang dari awal, namun ketika retakan pada dinding itu besar atau struktural, kamu dapat memeriksa penyebab terjadinya retakan besar tersebut apakah ada masalah pada pondasi atau kelembapan yang berlebih.

    Melansir buildbetterhouse.com, Selasa (11/9/2024), mempelajari cara memperbaiki bagian yang rusak ini tidak hanya dapat meningkatkan tampilan ruang tempat tinggal anda, tetapi juga membantu kamu mengatasi potensi masalah yang mendasarinya.

    Jika kamu sudah menerapkan semua langkah-langkah tersebut tetapi dinding tak kunjung benar maka kamu bisa sewa tenaga profesional. Namun kamu juga bisa melakukan pencegahan keretakan pada dinding dengan melakukan perawatan secara berkala.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Kesalahan yang Bisa Bikin Nggak Betah di Rumah


    Jakarta

    Rumah seharusnya bisa menjadi tempat istirahat untuk melepas penat setelah seharian di luar. Walau demikian, terkadang rumah juga bisa menjadi tempat yang kurang nyaman. Kok bisa?

    Hal itu bisa saja terjadi karena kesalahan pilihan desain atau penempatan barang. Maka dari itu, mendesain atau meletakkan barang di rumah tidak bisa sembarangan.

    Dilansir dari Real Simple, Kamis (12/9/2024), berikut ini kesalahan desain yang bisa membuat rumah terasa tidak nyaman.


    Pemilihan Lampu yang Salah

    Salah satu alasan kenapa rumah tidak nyaman adalah kesalahan pemilihan lampu. Umumnya kesalahan yang sering terjadi karena lampu yang dipilih terlalu terang atau terlalu redup serta pilihan warnanya juga harus pas di setiap ruangan untuk menciptakan kesan yang diinginkan. Misalnya, warna lampu yang hangat bisa membuat kamu lebih tenang dan relax.

    Pilihan Warna Cat yang Buruk

    Pilihan warna cat yang buruk bisa menjadi faktor yang membuat rumah tidak nyaman. Maka dari itu, perlu dicoba terlebih dahulu sebelum mengecat seluruh ruangan.

    “Meskipun warna tersebut tampak bagus di unggahan Instagram orang lain, kamu mungkin tidak menyukai warna tersebut di rumah sendiri. Uji beberapa warna di ruangan yang ingin Anda cat dan pikirkan warna tersebut selama beberapa hari sebelum memilih warna yang kamu inginkan,” kata desainer senior di South Park Interiors, Taylor Farrell, dikutip dari Real Simple.

    Farrell juga mencatat bahwa warna terlihat berbeda pada berbagai waktu dalam sehari, jadi penting untuk melihat contoh cat di pagi hari, sekitar tengah hari, dan malam hari sebelum memutuskan.

    Perabotan yang Tidak Nyaman

    Terkadang untuk mendapatkan tampilan rumah yang unik, seseorang bisa saja membeli perabotan yang tidak dibutuhkan atau yang terkesan berlebihan. Pastikan kamu memilih perabotan yang lebih nyaman digunakan dibandingkan hanya sekadar enak dipandang.

    Itulah beberapa kesalahan yang bisa bikin penghuni nggak betah di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Cara gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan lewat dengan di link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini dalam Investasi Properti, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Investasi properti bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk membangun kekayaan. Akan tetapi, banyak investor pemula yang terjebak dalam kesalahan yang bisa merugikan mereka.

    Kamu harus berhati-hati dan waspada dalam berinvestasi guna meningkatkan atau memaksimalkan keuntungan. Jangan sampai kamu melakukan kesalahan yang justru merugikan. Berikut ini beberapa kesalahan dalam investasi properti yang harus dihindari.

    Tidak Melakukan Riset Pasar yang Cukup

    Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan investor adalah terburu-buru tanpa memahami kondisi pasar lokal. Dilansir dari peppervirtualassistant.com, banyak investor baru melakukan kesalahan umum yang dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan. Kamu harus memahami riset yang mendalam guna mendapat wawasan tentang tren harga dan permintaan sewa di area yang diinginkan.


    Mengabaikan Biaya Tersembunyi

    Banyak yang hanya mempertimbangkan harga beli tanpa menghitung biaya tambahan, seperti pajak dan biaya pemeliharaan. Memahami semua biaya terkait adalah kunci untuk perencanaan anggaran yang efektif.

    Membeli Properti Tanpa Memperhitungkan Lokasi

    Lokasi adalah faktor kunci dalam nilai properti. Pastikan kamu untuk memilih lokasi yang strategis dengan akses yang baik ke fasilitas umum dan transportasi.

    Tidak Memeriksa Properti

    Kamu perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum membeli properti. Memeriksa properti sangat penting untuk menghindari masalah besar di kemudian hari, serta libatkan profesional untuk menilai kondisi bangunan secara menyeluruh.

    Tidak Memiliki Rencana Jangka Panjang

    Tanpa rencana investasi yang jelas, keputusan yang impulsif dapat mengakibatkan kerugian. Tentukan tujuan investasi kamu dan buat rencana yang mencakup strategi serta lakukan evaluasi berkala.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kamar Tidur Berantakan? Mungkin Karena Kamu Masih Lakukan 5 Kesalahan Ini



    Jakarta

    Kamar tidur seharusnya menjadi tempat perlindungan dan tempat istirahat ternyaman kamu. Menyimpan barang yang asal, akan membuat kamar kamu berantakan dan tidur kamu akan terganggu.

    Menata kamar tidur bukanlah hal yang mudah, apalagi kamu tidak memiliki waktu yang banyak untuk melakukan hal itu. Dengan menaruh barang pada tempat yang seharusnya, membuat kamar tidur kamu terhindar dari kekacauan.

    Melansir The Spruce, berikut beberapa hal yang seharusnya tidak kamu simpan di kamar tidur.


    Peralatan Kantor atau Peralatan Bekerja

    Ada beberapa barang yang seharusnya tidak berada di kamar tidur, seperti printer, laptop, dan lain sebagainya. Desainer Amity Worrel memperingatkan untuk tidak meletakkan meja, kecuali meja tulis sederhana yang tidak mengingatkan pada pekerjaan.

    “Saat menciptakan ruang yang seharusnya menjadi tempat bersantai dan pelarian dari tuntutan pekerjaan, usaha, dan tugas. Penting untuk mempertimbangkan dengan cermat apa yang harus dipertahankan dan apa yang harus dihilangkan,” katanya, dikutip dari sumber yang sama.

    Terlalu Banyak Rak

    Rak terbuka yang berlebihan menyebabkan kekacauan yang tidak diinginkan. Simpan barang pada rak seminimal mungkin dan hanya sebagai hiasan kamar.

    “Saya tidak suka rak terbuka yang berlebihan di kamar tidur. Hal ini dapat menyebabkan kekacauan yang tidak diinginkan,” kata desainer Abbie Naber.

    Ponsel dan Televisi

    Menjaga kamar dari teknologi, membuat kamar tidur kamu bebas dari kekacauan dan membuat kamar menjadi tenang dan nyaman.

    Kamar tidur seharusnya menjadi zona bebas teknologi. Meskipun kamu harus menaruh ponsel, jangan menggunakan saat kamu ingin memulai untuk tidur. Hal itu akan membuat tidur kamu menjadi terganggu.

    Tambahkan buku, foto keluarga, atau barang-barang yang bisa membuat kamu nyaman dan terhindar dari stres berlebih.

    Pakaian Berantakan

    Hindari menumpuk baju di kamar tidur, hal ini akan membuat kamar tidur kamu terlihat berantakan dan menjadi tidak nyaman untuk tidur.

    Merapikan lemari pakaian menjadi kegiatan yang penting saat kamu membersihkan dan merapikan kamar tidur kamu.

    Peralatan Olahraga

    Jangan jadikan kamar tidur kamu menjadi tempat untuk kamu berolahraga. Kamar tidur harus tenang, tentram, dan menyegarkan diri kamu.

    Jangan taruh peralatan olahraga di kamar tidur, hal ini akan membuat kamu tidur kamu berantakan dan terlihat penuh.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan yang Biasa Dilakukan Saat Membersihkan Karpet


    Jakarta

    Penggunaan karpet bisa menambah kehangatan dan kenyamanan di setiap rumah. Akan tetapi, penggunaan karpet dapat mengumpulkan kotoran dan noda seiring berjalannya waktu.

    Membersihkan karpet secara asal akan merusak karpet dalam waktu cepat. Secara tidak sengaja mungkin kamu sering melakukan kesalahan dalam membersihkan karpet.

    Melansir angi.com, Jumat (4/10/2024), berikut kesalahan umum dalam membersihkan karpet sehingga menyebabkan kerusakan pada karpet.


    Tidak Membersihkan Karpet Berdasarkan Jenis

    Karpet terbagi menjadi dua kategori, yaitu serat sintetis dan serat alami. Penting bagi kamu untuk mengidentifikasi jenis karpet yang kamu miliki, hal itu akan menentukan produk pembersih mana yang cocok untuk karpet kamu.

    Sebelum menggunakan produk pembersih, baca labelnya dan lihat apakah produk tersebut aman untuk bahan karpet kamu.

    Tidak Segera Membersihkan Noda

    Aturan praktis yang baik adalah semakin cepat kamu membersihkan noda, semakin sedikit waktu yang dimilikinya untuk meresap ke dalam karpet kamu. Namun, ada beberapa noda yang mungkin sulit untuk segera diatasi.

    Noda cair seperti kopi dapat meresap hingga ke bantalan karpet. Cobalah untuk menyerap sebanyak mungkin cairan dari karpet terlebih dahulu sebelum menggunakan pembersih apapun.

    Menggosok Noda

    Sering kali dalam membersihkan karpet kamu selalu menggosokan noda di karpet. Hal itu tidak disarankan karena dapat merusak serat karpet dan membuat berjumbai. Cara ini juga dapat mendorong noda semakin dalam ke dasar karpet.

    Cobalah untuk segera mengoleskan larutan pembersih pilihan kamu langsung ke area yang terkena noda. Setelah mengoleskannya, tepuk-tepuk noda dengan handuk atau kain lap. Metode ini akan membantu menyerap sisa cairan ke dalam handuk.

    Tidak Menyedot Debu Secara Teratur

    Menyedot debu secara teratur tidak hanya menghilangkan kotoran, debu, dan bulu hewan peliharaan, tetapi juga membuat serat karpet menjadi lurus dan terasa lembut.

    Menggunakan Produk Pembersih dengan Bahan Kimia Keras

    Meskipun banyak produk pembersih yang bagus di pasaran, beberapa di antaranya menggunakan bahan kimia keras yang dapat menghasilkan asap beracun, seperti naftalena dan formaldehida.

    Untuk menghindari penggunaan produk pembersih yang beresiko, pastikan kamu membaca daftar bahan-bahan dengan seksama sebelum membelinya.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Membersihkan Dapur


    Jakarta

    Membersihkan dapur di rumah terkadang susah-susah gampang. Butuh ketelatenan mengingat banyaknya barang di ruangan tersebut. Belum lagi noda-noda bekas memasak seperti minyak, kecap, atau kerak nasi.

    Kondisi dapur yang berantakan dapat menjadi sumber kuman dan bakteri. Apabila masuk ke dalam makanan akan memicu penyakit. Selain itu, dapur yang kotor juga berbahaya. Lantai yang licin karena air atau minyak bisa menyebabkan terpeleset.

    Agar dapur selalu bersih, melansir Tom’s Guide, Selasa (22/10/2024), kamu perlu menghindari kesalahan-kesalahan dalam membersihkan dapur berikut ini.


    1. Tidak Membersihkan Seluruh Peralatan Dapur

    Seringkali saat kamu membersihkan dapur hanya sekedar pada area tertentu saja. Pada bagian peralatan, seperti kompor jarang kamu bersihkan secara rutin sehingga menimbulkan kotoran yang menumpuk.

    Pastikan juga kamu membersihkan bagian dalam lemari es dan juga pada oven. Oven dan lemari es menjadi peralatan yang cepat kotor dan peralatan ini akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk membersihkannya.

    2. Terlalu Banyak Air di Lantai Kayu

    Bagi dapur kamu yang memakai lantai kayu di area dapur, kamu harus memperhatikan cara membersihkannya dengan benar. Pastikan tidak membiarkan air menggenang di permukaanya.

    Air yang berlebih akan merusak lantai kayu, nantinya akan timbul lengkungan atau area yang busuk. Seiring waktu, tampilannya akan berubah daan biaya perbaikan cukup mahal. Hal ini terjadi karena kayu mengembang dan mengerut secara tidak merata karena lembap.

    Air ini juga bisa berasal dari air pengepel lantai. Untuk menghindari kerusakan pada lantai kayu, pastikan kain pel tidak dalam keadaan air masih meneter. Memang sebaiknya, lantai kayu cukup dibersihkan dengan cara mengelapnya dengan kain pel lembap secara merata di permukaan dengan tekanan tambahan untuk membersihkan noda.

    3. Tidak Membersihkan Bekas Gosong di Kompor

    Salah satu noda yang paling sering ditemui di kompor adalah noda gosong dan bekas hangus. Noda ini muncul saat makanan tumpah atau terciprat dari peralatan masak dan permukaan kompor kaca akan terbakar saat bersentuhan.

    Kamu tidak boleh mengabaikan noda yang ada, karena semakin lama dibiarkan maka akan semakin susah untuk dibersihkan. Namun, kamu perlu berhati-hati dalam membersihkannya karena bisa saja jadi permukaan kompornya yang rusak karena tergores. Lebih baik gunakan alat pengikis dan membersihkan kompor kaca secara teratur agar tidak ada noda yang menempel.

    4. Membiarkan Saluran Pembuangan Tersumbat

    Saluran air adalah salah satu komponen di rumah yang mudah bermasalah. Mulai dari saluran tersumbat, bocor, atau mengeluarkan bau. Jika sudah begitu, kamu harus mengatasinya secepat mungkin. Semakin kecil penyumbatan semakin mudah untuk dibersihkan. Kebanyakan sumbatan bisa dilarutkan dengan menggunakan cuka putih dan soda kue.

    5. Gagal Membersihkan Tempat Sampah

    Tempat sampah dapur kerap menjadi barang di dapur yang terakhir dibersihkan, namun jangan sampai dilewatkan. Kamu harus membuang sampah setiap hari agar tidak ada noda, kotoran, dan bakteri yang berkembang di dapur. Apalagi tempat sampah cepat bau apabila tidak langsung dibuang keluar.

    Untuk membersihkan tempat sampah, kamu bisa menggunakan sabun cuci piring, lalu bilas dengan air atau kain basah. Kamu juga bisa menggunakan sikat untuk menjangkau celah-celah dan noda yang menempel.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Diulang! 5 Kesalahan saat Menata Rak Buku di Rumah


    Jakarta

    Dalam menata rak buku memerlukan usaha lebih dari sekedar menaruh hiasan dan buku di satu tempat. Setelah kamu menata buku dengan baik, hasilnya akan membuat barang-barang atau buku kamu terlihat rapi dan tertata.

    Namun, terkadang kamu tidak menyadari ada beberapa kesalahan yang dilakukan saat menata rak buku di rumah. Melansir Better Homes & Gardens, Jumat (25/10/2024), berikut beberapa kesalahan yang harus kamu hindari saat menata rak buku kamu di rumah.

    Rak Hanya Digunakan untuk Buku

    Rak buku memang diutamakan untuk menaruh buku-buku yang kamu miliki agar tertata rapi di rumah. Namun, barang-barang dekoratif seperti foto dan koleksi pribadi menjadi kunci untuk menata rak buku.


    Memasukkan benda-benda lain di rak buku kamu tidak hanya memberi rak lebih banyak kepribadian tetapi juga menciptakan tampilan yang lebih lengkap. Seperti vas bunga kecil, lampu bertenaga baterai, dan karya seni berbingkai bisa kamu gunakan.

    Salah Memilih Ukuran

    Ukuran rak buku adalah hal penting dalam menata barang. Meskipun sebaiknya barang-barang memiliki ukuran yang bervariasi, namun barang yang ukurannya tidak pas membuatnya akan mencolok.

    Untuk memberi bobot lebih pada barang-barang yang lebih kecil, kelompokkan semuanya. Untuk barang-barang yang besar, beri banyak ruang agar tidak terasa terlalu sesak.

    Tidak Mempertimbangkan Bagian Belakang Rak Buku

    Wallpaper, papan kayu, atau cat yang akan menambah kepribadian di balik koleksi buku dan dekorasi kamu. Pencahayaan yang baik juga dapat membantu menonjolkan detail-detail yang mungkin tidak diperhatikan.

    Terangi rak-rak kamu dengan lampu perpustakaan, lampu kecil, dan bahkan lilin untuk memamerkan detail-detail di bagian belakang rak.

    Menata Barang Terlalu Berdekatan

    Satu hal yang penting untuk diingat saat menata dengan rak terbuka adalah batas tipis antara penataan yang sempurna dan jauh dari kekacauan. Menciptakan ruang di seluruh rak memungkinkan tampilan kamu terasa lebih harmonis.

    Hal ini juga dapat memastikan setiap barang atau pengelompokan mendapatkan bagiannya sendiri. Saat rak kamu menjadi terlalu penuh, saat itulah kamu tidak akan dapat menghargai barang-barang istimewa yang ingin kamu pajang.

    Menata Rak Secara Berlebihan

    Membuat rak buku yang tampak ditata dengan sempurna memerlukan pengendalian. Mulailah dengan barang-barang yang kamu suka, tambahkan barang-barang tambahan sedikit demi sedikit.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Kesalahan Saat Pasang Wallpaper, Bikin Tampilannya Kurang Rapi


    Jakarta

    Memakai wallpaper pada dinding rumah dapat menjadi pilihan untuk mempercantik interior rumah kamu. Dinding akan jauh terlihat indah dan pemasangannya juga cukup mudah. Namun kamu perlu mengetahui teknik pemasangan yang tepat agar hasilnya sesuai layaknya dinding yang digambar.

    Salah pemasangan, wallpaper bisa terpasang tidak merata dan hasilnya tidak rapih. Jika sudah salah pasang bukan hanya waktu dan tenaga yang terkuras, tetapi biaya juga jika wallpaper tersebut harus diganti.

    Melansir Better Homes & Gardens, Rabu (30/10/2024), berikut beberapa hal yang harus kamu hindari saat memasang wallpaper di dinding.


    Saat hendak memasang wallpaper kamu harus memastikan tidak ada wallpaper lain di bawahnya. wallpaper lama yang ditumpuk, dapat menimbulkan gelembung pada wallpaper.

    2. Tidak Tahu Jenis Wallpaper yang Tepat

    Tidak semua wallpaper dapat dipasang di lokasi mana pun, misalnya seperti grasscloth yang tidak anti air sehingga dapat melunturkan warna di area dengan kelembapan tinggi. Sebelum memulai memasang, sesuaikan dengan lokasi yang akan ditempel. Selain itu, baca petunjuk cara pemasangan wallpaper.

    3. Memasang Tanpa Perhitungan

    Kamu harus mencocokkan setiap potongan kertas dinding di bagian sambungannya. Layaknya menggambar di kertas, gambar tersebut akan indah dilihat jika tidak terpotong di tengah-tengah. Maka dari itu, kamu tidak bisa asal dalam memotong agar membuat hasil akhir yang rapi dan sempurna.

    4. Tidak Memastikan Wallpaper Butuh Perekat Tambahan

    Sebelum memasang wallpaper, pastikan apakah pelapis kertas dinding kamu memerlukan persiapan khusus. Beberapa kertas dinding memiliki lapisan belakang yang sudah direkatkan yang dapat dibasahi. Wallpaper dinding lainnya ada yang hanya bisa menempel pada pelapisan dasar khusus.

    5. Tidak Menyiapkan Alat yang Tepat

    Siapkan peralatan kamu sebelum mulai menempelkan wallpaper. Peralatan ini dapat memastikan hasil akhir yang bertahan selama mungkin.

    6. Lupa Membersihkan Setelah Memasang

    Setelah selesai menempelkan wallpaper di dinding, disarankan untuk memeriksa dan membersihkan area yang mungkin memiliki sisa lem berlebih. Biasanya pada permukaannya ada sisa-sisa lem wallpaper seperti noda mengkilap.

    Cara menghilangkannya, gunakan wadah untuk air bersih dan spons baru untuk mengelap kertas dinding segera setelah menyelesaikan pemasangan wallpaper pada dinding interior rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com