Tag: kesalahan mencuci

  • Hindari 7 Kesalahan Sepele Ini Saat Mencuci Pakaian



    Jakarta

    Mencuci tidak hanya sekadar memasukkan pakaian ke dalam mesin dan mengeluarkannya ketika sudah bersih. Mencuci butuh persiapan dan kehati-hatian, seperti takaran deterjen dan hal lainnya agar pakaian serta mesin cuci tidak rusak.

    Beberapa kesalahan ketika mencuci mungkin wajar dilakukan, tapi beberapa kesalahan ada yang bisa fatal dan merusak pakaian atau mesin cuci itu sendiri. Untuk itu, melansir dari situs Better Homes & Gardens, berikut deretan kesalahan mencuci yang harus dihindari.

    Menggunakan Terlalu Banyak Deterjen

    Menggunakan terlalu banyak deterjen bukan berarti pakaian jadi lebih bersih, justru sebaliknya. Menambahkan deterjen dalam jumlah banyak dapat menghasilkan busa tambahan sehingga pakaian tidak dapat terbilas secara menyeluruh. Akibatnya, pada pakaian masih ada residu lengket yang menarik lebih banyak kotoran, debu, dan bakteri. Oleh karena itu, gunakan deterjen secukupnya.


    Tidak Memilah Jenis Pakaian

    Tidak semua jenis pakaian dapat dicuci secara bersamaan, seperti pakaian warna terang harus dipisah dengan pakaian warna gelap. Bahan pada pakaian tertentu seperti jins, sweater, dan kemeja juga harus dipisah. Handuk, seprai, dan kain tebal juga harus dicuci terpisah.

    Tidak Mengosongkan Kantong

    Pastikan kantong-kantong pada baju atau celana dikosongkan sebelum dicuci. Tisu menjadi salah satu benda yang cukup sering ditemukan pada kantong. Maka, buang semua apa yang ada di kantong untuk menghindari kerusakan pakaian.

    Tidak Menutup Ritsleting

    Ritsleting pada celana dapat tersangkut pada pakaian lain di dalam mesin cuci. Hal ini sangat berisiko menimbulkan kerusakan baik bagi pakaian itu sendiri atau mesin cuci. Oleh karena itu, tutup ritsleting sebelum memasukkannya ke dalam mesin cuci. Pada bra, kencangkan kaitnya agar tidak tersangkut.

    Tidak Membuka Kancing Kemeja

    Kemeja harus dibuka seluruh kancingnya sebelum dicuci. Hal ini agar menghindari kemeja robek. Selain itu, kancing dibuka agar mencegah benang kancing mengendur saat dicuci.

    Tidak Membersihkan Noda Sebelum Mencuci

    Terkadang beberapa pakaian memiliki noda membandel yang tidak mudah hilang jika dicuci hanya dengan mesin cuci. Oleh karena itu, sebelum mencuci, periksa seluruh pakaian khususnya yang memiliki noda. Kemudian, hilangkan dulu nodanya bisa dengan air panas, tepuk-tepuk agar kain tidak rusak, baru setelah noda hilang bisa dicuci kembali di mesin cuci.

    Tidak Membuka Pintu Mesin Cuci

    Setelah selesai mencuci sebaiknya buka pintu mesin cuci agar tidak membuat udara di dalamnya terjebak sehingga jadi lembap. Biarkan terbuka sampai mesin cuci mengering dengan sendirinya. Hal ini agar mesin cuci bebas dari bakteri dan bau.

    Itulah beberapa kesalahan umum saat mencuci. Perhatikan dan jangan diulangi lagi, ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan Mencuci yang Bikin Warna Pakaian Cepat Pudar



    Jakarta

    Sering berpikir apa ya penyebab pakaian jadi lebih cepat pudar? Pasti jawabannya sebab terlalu sering dicuci, ‘kan? Padahal, mencuci pakaian sah-sah saja asal dilakukan dengan tepat. Warna pakaian yang cepat pudar itu diakibatkan oleh kesalahan dalam proses mencuci.

    Dilansir dari Real Simple, pada Selasa (03/06/2025) terdapat beberapa kesalahan yang mungkin tidak disadari bagi sebagian orang saat mencuci. Kesalahan ini dapat membuat warna pakaian jadi lebih cepat pudar.

    Menggunakan Deterjen Keras

    Bahan kimia pada deterjen yang terlalu keras dapat merusak bahan tekstil. Selain itu, juga bisa mengubah warna pakaian seiring waktu. Oleh karena itu, perhatikan kembali apakah deterjen yang dipakai sehari-hari terlalu banyak mengandung bahan kimia atau tidak. Sebagai solusi alternatif, bisa coba pakai deterjen yang berbahan dasar alami.


    Terlalu Banyak Menggunakan Deterjen

    Ternyata terlalu banyak menggunakan deterjen saat mencuci tidak berarti membuat pakaian jadi lebih bersih, justru sebaliknya. Menggunakan deterjen secara berlebihan dapat meninggalkan residu pada pakaian sehingga membuat pakaian menjadi lebih cepat kusam serta mempercepat proses pemudaran.

    Kualitas Air Buruk

    Beberapa kasus pakaian pudar bisa disebabkan oleh air yang digunakan saat mencuci. Air sadah mengandung mineral seperti kalsium dan magnesium yang bisa menyebabkan kain terasa kasar, melemahkan serat kain, membuat kain cepat rusak, hingga mempercepat pemudaran warna.

    Penggunaan Air Panas

    Jenis kain tertentu memang dianjurkan menggunakan air panas seperti handuk atau pakaian yang saat kotor. Namun, air yang terlalu panas ini juga menjadi salah satu penyebab pudarnya warna pakaian. Sebab, air panas dapat membuka serat kain sehingga warna kain lebih mudah hilang. Oleh karena itu, gunakan air dingin terutama untuk pakaian yang berwarna gelap atau cerah.

    Terlalu Banyak yang Dicuci

    Pakaian justru tidak dapat bersih optimal jika dicuci ke dalam mesin cuci yang muatannya banyak. Membebani mesin cuci dengan pakaian yang banyak justru membuat mesin cuci sulit mendapat ruang cukup untuk bergerak. Akibatnya, pembilasan tidak dilakukan secara benar, deterjen mengendap, dan meninggalkan residu yang membuat pakaian lebih cepat berubah warna.

    Itulah beberapa kesalahan mencuci yang berpotensi membuat pakaian kamu lebih cepat pudar warnanya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com