Tag: kesan

  • Jangan Pilih Warna Ini buat Ruang Tamu, Ketinggalan Zaman



    Jakarta

    Ruang tamu menjadi tempat yang akan menjadi kesan awal saat kamu menyambut tamu ke rumah kamu. Ruang tamu yang cantik dan menarik akan membuat tamu merasa nyaman saat berada di ruangan itu.

    Jika sudah waktunya mengecat ulang ruang tamu, sebaiknya pilih warna yang modern dan tahan lama. Menghindari warna cat yang ketinggalan zaman akan membantu terhindar dari pengecatan ulang yang tidak tepat waktu.

    Melansir The Spruce, berikut beberapa warna yang sudah ketinggalan zaman sehingga membuat ruangan terasa bosan.


    Putih Dingin

    Saat mencoba cat putih, perubahan warna yang paling halus sekalipun akan memberikan efek dramatis pada tampilan keseluruhannya. Selama bertahun-tahun, warna putih dingin menjadi latar estetika modern dan minimalis yang memberikan tampilan segar.

    Namun saat ini, warna putih dingin dapat terasa klinis, terutama di tempat yang dimaksudkan untuk berkumpul dan bersantai sehingga terasa terlalu kaku.

    Cat hangat berwarna putih pucat dengan nuansa krem dapat menjadi alternatif yang bagus untuk menjadi pilihan.

    “Nada-nada bernuansa ini mempertahankan kesan terang dan lapang dari warna putih, namun menambahkan kehangatan, kelembutan, dan kualitas yang lebih ramah pada ruang tamu,” Philip Thomas Vanderford, kepala desainer interior Studio Thomas James.

    Biru Tua

    Biru tua sebagai salah satu warna yang ketinggalan zaman untuk dinding ruang tamu. Sifat gelap dan warna dingin biru tua tidak membuat ruangan terasa nyaman.

    Biru tua juga jarang terlihat cocok dengan hitam, yang merupakan warna aksen yang sulit dihindari.

    Abu-abu Arang

    Dulu abu abu arang adalah pilihan utama untuk mendapatkan tampilan dramatis dan berkelas. Namun, warna ini menjadi sangat umum dalam beberapa tahun terakhir sehingga sekarang terasa biasa saja.

    Warna arang sebagai warna cat ruang tamu dapat membuat ruangan terasa terlalu berat dan satu dimensi. Hal ini menimbulkan suasana yang terasa tertutup dan menyesakkan. Hijau zaitun tua dan terakota bisa menjadi alternatif pilihan.

    “Kedua warna tersebut menciptakan suasana yang nyaman dan canggih dengan kehangatan yang lebih besar dan sentuhan pada elemen alami, memberikan kedalaman dan daya tarik tanpa kesan berat,” kata Vanderford.

    Biru Kehijauan

    Warna biru kehijauan pernah menjadi warna yang mendominasi, karena menambahkan semburat warna yang tidak terlalu berani atau terlalu aman. Namun, kini warna ini sering dikaitkan dengan tren interior di awal tahun 2010-an.

    JIka kamu masih ingin menggunakan ini, disarankan untuk mencoba warna yang terinspirasi laut lainnya untuk dinding ruang tamu kamu.

    “Warna hijau laut yang kalem akan memberikan kedalaman dan kecanggihan tanpa kesan tren khusus suatu era,” ujar Vanderford.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Kamar Mandi Tanpa Ventilasi? Ini Tipsnya Biar Nggak Pengap



    Jakarta

    Saat mendesain kamar mandi, faktor terpenting yang perlu dipertimbangkan adalah pencahayaan dan ventilasi. Namun, tidak semua kamar mandi memiliki jendela sehingga tidak ada udara yang masuk ke kamar mandi.

    Kamar mandi tanpa jendela memiliki banyak tantangan yang harus diperhatikan oleh pemilik rumah. Dengan aliran udara yang sedikit, bau kamar mandi menjadi tidak sedap sehingga menghasilkan suasana yang tidak menyenangkan.

    Melansir homify, berikut beberapa tips menjaga kamar mandi tanpa jendela tetap segar dan tidak pengap.


    Pisahkan Ruang Basah dan Kering

    Memisahkan area kamar mandi basah dan kering dapat menjaga tempat tersebut tetap bersih dan bebas jamur. Seperti memisahkan bak mandi dan pancuran dengan area untuk toilet dan wastafel.

    Tingkatkan Pencahayaan

    Kamar mandi tanpa jendela pastinya tidak akan mendapatkan cahaya alami yang masuk. Manfaatkan kurangnya jendela dengan memperhatikan pencahayaan menggunakan cahaya buatan yang lembut namun cerah.

    Jika memungkinkan, gunakan beberapa sumber cahaya. Selain itu, dinding kaca antara kamar mandi dan ruang lain dapat digunakan untuk menambah pantulan cahaya agar lebih terang.

    Perbesar Ruangan dengan Cermin

    Cermin memang tidak terlalu membantu dalam mengatasi bau kamar mandi, namun sangat berguna untuk membuat ruangan terasa lebih luas dari ukuran sebenarnya.

    Jika kamar mandi tidak memiliki jendela terbuka, tambahkan cermin untuk memantulkan cahaya ke seluruh ruangan sekaligus meningkatkan kesan ruangan agar lebih terlihat estetik.

    Tambahkan Tanaman

    Tanaman tidak hanya tampak cantik di suatu ruangan, tetapi juga dapat menyerap kelembapan, sehingga mengurangi kelembapan secara menyeluruh di dalam ruangan. Tanaman seperti pakis, anggrek dan aloe.

    Hal ini membuat ruangan akan terasa lebih nyaman dan tampak indah. Pastikan untuk meletakkan tanaman pot tidak terlalu jauh dari kipas ventilasi toilet agar aroma alami yang segar dapat menyebar dan bersirkulasi sebaik mungkin.

    Pilih Skema Warna yang Terang

    Skema warna cerah memantulkan cahaya dan membantu memberikan kesan terbuka. Jika kamu tidak memiliki jendela pada kamar mandi, skema warna yang cerah akan membuat ruangan tampak luas dan mencegah timbulnya jamur, kotoran, dan lumut.

    Pasang Kipas Ventilasi

    Salah satu masalah terbesar pada kamar mandi tanpa jendela adalah ruangan tersebut mudah terisi kelembapan saat digunakan. Untuk mengatasi hal ini, kipas ventilasi toilet adalah solusi terbaik dan dapat mengubah tingkat kelembapan di dalam ruangan menurun.

    Pastikan kipas ventilasi menyala setiap kali ruangan digunakan. Hal ini akan mencegah terbentuknya jamur dan lumut, sekaligus mengurangi kemungkinan timbulnya bau.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cuma Ganti Warna, Kamar Tidur Kecil Bisa Terlihat Luas



    Jakarta

    Warna yang tepat dapat sepenuhnya mengubah kamar tidur yang berukuran kecil, seperti mencerahkan kamar tidur, membuat kamar terlihat besar, atau mengubahnya menjadi ruang yang nyaman dan menenangkan.

    Warna yang tepat juga dapat mempengaruhi bagaimana cahaya dipantulkan dan menciptakan ilusi kedalaman. Seperti warna putih yang dikenal karena sifatnya yang tidak tertandingi dalam memperluas ruangan di kamar tidur kecil.

    Dilansir dari Livingetc, berikut beberapa warna terbaik untuk kamar tidur kecil yang dapat membuat ruangan terasa luas dan terlihat terang.


    Putih Pucat

    Putih merupakan pilihan warna klasik untuk kamar tidur kecil, terutama yang kecil dan gelap sehingga membuat kamar tidur kecil kamu tampak lebih besar. Ide kamar tidur putih berkisar dari putih bersih yang cemerlang hingga putih pucat yang lembut.

    Kamar kecil memiliki keuntungan karena disinari cahaya, sehingga tetap sederhana dan segar. Pilih warna putih pucat untuk dinding dan langit-langit serta padukan dengan warna putih paling lembut untuk kontras yang tidak mencolok.

    Warna Biru

    Kamar tidur gelap memang tidak identik dengan perluasan ruangan secara visual, tetapi kamar tidur biru dapat berfungsi dengan sangat baik. Kamar tidur justru dapat terasa lebih dengan warna gelap, terutama jika kamu menyertakan langit-langit.

    Warna yang lebih pucat adalah pilihan utama bagi kebanyakan orang di ruangan yang lebih kecil, karena warna tersebut dapat menciptakan suasana yang lebih terbuka dan lapang.

    Kuning Cerah

    Kuning adalah pilihan yang menyenangkan untuk kamar tidur kecil, terutama jika kamu mengecat langit-langit dan lis dengan warna yang sama. Warna yang ceria dapat memantulkan cahaya alami, sehingga membuat kamar tidur terasa lebih lapang.

    Saat mendekorasi dengan warna ini, cocok dipadukan dengan aksen putih atau kayu muda, dan warna netral muda seperti krem atau abu-abu untuk keseimbangan yang membantu menyeimbangkan kecerahannya serta menjaga ruangan agar tidak terasa berlebihan.

    Warna Netral yang Hangat

    Jika menyukai kamar tidur netral, tetapi mencari sesuatu yang lebih lembut, warna krem hangat atau warna terakota pucat dapat menjadi pilihan untuk diaplikasikan ke kamar tidur kecil kamu.

    Warna pada dinding dapat menentukan bagaimana ruangan terasa, warna kalem yang hangat atau warna yang dalam dan sensual untuk kamar tidur yang kecil karena warna tersebut menyelubungi ruangan agar terasa nyaman.

    Warna Permata

    Mendekorasi dengan warna-warna permata, seperti hijau zamrud tua, biru safir, dan batu kecubung mungkin tampak sebagai pilihan warna yang terlalu berani untuk kamar tidur kecil, tetapi sebenarnya dapat menciptakan kesan mewah dan mendalam.

    Warna permata yang kaya dapat menambah kedalaman dan karakter pada ruangan yang lebih kecil, menciptakan keseimbangan yang unik antara keterbukaan dan keintiman. Warna ini juga membuat dinding tampak memberikan kesan ruangan yang lebih luas

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman yang Bisa Bikin Rumah Makin Cantik


    Jakarta

    Adanya tanaman di rumah bisa memberikan kesan adem dan asri. Meletakkan tanaman di depan pintu rumah juga bisa mempercantik fasad.

    Nah, ada beberapa tanaman yang cocok untuk diletakkan di depan pintu rumah. Apa saja? Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.

    Bunga Tulip

    Tulip flower background, Colorful tulips meadow nature in spring, close upBunga Tulip. Foto: iStock

    Bunga tulip yang warna-warni bisa mempercantik fasad rumah. Bunga ini juga bisa tumbuh hingga mencapai setinggi 3 kaki atau 91 cm.


    Dracaena

    Four dracanea marginata indoor plants in flowerpots on window sillDracaena. Foto: Getty Images/iStockphoto/janzwolinski

    Tanaman hijau ini bisa menjadi pilihan untuk diletakkan di depan pintu. Dracaena cocok diletakkan di luar ruangan dan tahan akan cuaca panas. Namun, jangan diletakkan di tempat yang terkena matahari langsung, kamu bisa meletakkannya di tempat yang teduh atau ada kanopinya.

    Fern atau Tanaman Paku

    Fern hanging on the living room wall. Copy space. Fern concept. Plants concept.Fern. Foto: Getty Images/iStockphoto/GideoniJunior

    Tanaman ini cocok untuk digantung di area pintu masuk. Jika ingin meletakkan di luar, jangan di tempat yang terkena sinar matahari langsung.

    Caladium atau Keladi

    Caladium planters-red and white. Horizontal.Caladium. Foto: Getty Images/iStockphoto/Joe_Potato

    Tanaman berwarna merah muda ini bisa memperindah tampilan rumah. Nah, kalau mau ditaruh di depan rumah kamu bisa meletakkannya di tempat yang tidak terkena matahari langsung karena tumbuhan ini menyukai suhu yang hangat.

    Begonia

    Beautiful mixture of various vibrant colored flowers in a hanging baskets on a house wall. Red and orange begonias, pink and purple petunias and pinkish geranium. Begonia. Foto: Getty Images/iStockphoto/hopsalka

    Tanaman yang memiliki beragam warna ini cocok untuk membuat tampilan rumah tampak ‘hidup’. Begonia menyukai suhu yang hangat, jadi pastikan suhu di daerah rumah kamu tidak terlalu dingin ya.

    Itulah beberapa tanaman yang cocok diletakkan di depan pintu masuk.

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tanaman yang Cocok untuk di Kamar Tidur dan Mudah Dirawat!


    Jakarta

    Menambahkan tanaman di dalam kamar tidur bisa memberikan kesan asri dan menyegarkan. Ada beberapa tanaman yang cocok untuk diletakkan di ruangan itu, misalnya seperti lidah mertua.

    Lidah mertua cocok untuk ditaruh di kamar tidur karena mudah dirawat, tidak butuh sinar matahari langsung, dan tidak perlu banyak air. Sangat cocok untuk kamu orang yang sibuk.

    Selain itu, masih ada tanaman lainnya yang cocok untuk di kamar. Namun, sebelum membeli tanaman harus mencari tahu dulu karena tiap tanaman memiliki karakteristik lingkungan yang cocok.


    Dilansir dari Good Housekeeping, berikut ini tanaman yang cocok untuk ditaruh di kamar tidur.

    1. Peace Lily

    Spathe flower in flowerpot on wooden backgroundPeace lily. Foto: iStock

    Tanaman yang satu ini sangat mudah dirawat. Tanaman peace lily bisa melembapkan udara dan memberikan aliran udara yang segar.

    Tanaman ini cocok untuk diletakkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Kamu juga cukup menyiramnya ketika tanah bagian atasnya kering.

    2. Boston Fern

    Studio photo shoot of a Nephrolepis exaltata Boston fern. Foto: Getty Images/iStockphoto/Benoitbruchez

    Tanaman ini cocok untuk di kamar tidur karena tidak terlalu banyak cahaya yang masuk ke sana. Hal ini bisa membuat tanah tetap lembap karena tanaman ini memang cocok di area yang lembap.

    3. English Ivy

    Ivy, Flower Pot, Indoors, Plant, Potted PlantEnglish Ivy. Foto: Getty Images/Haizhan Zheng

    Tanaman gantung ini juga cocok untuk mempercantik kamar tidur. Kamu bisa menaruhnya di meja nakas atau menggantungnya.

    Tanaman ini butuh kelembapan, jadi jangan lupa untuk menyemprotkan air ya.

    4. Lidah Buaya

    Tanaman aloe vera atau lidah buayaTanaman aloe vera atau lidah buaya Foto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

    Tanaman yang kaya akan manfaat ini juga bisa diletakkan di kamar tidur lho. Kamu bisa meletakkannya di dekat jendela karena lidah buaya butuh sinar matahari.

    5. Pothos

    Golden pothos or Epipremnum aureum at window in the bedroom home and gardenGolden pothos or Epipremnum aureum. Foto: Getty Images/iStockphoto/FeelPic

    Tanaman yang satu ini juga bisa ditaruh di kamar tidur. Kamu bisa menggantungnya agar kamar tampak lebih cantik.

    Perawatannya juga mudah karena pothos bisa hidup di tempat dengan banyak cahaya maupun minim cahaya. Pastikan tanahnya kering dulu ya setiap mau disiram.

    6. Lidah Mertua

    Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designLidah mertua. foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Tanaman ‘tahan banting’ ini cocok banget untuk ditaruh di kamar tidur. Kamu hanya butuh menyiramnya jika tanah sudah mengering.

    7. Monstera

    Monstera house potplant. or Cheese Plant. nice green urban jungle for green ECO concept interior at home.Monstera house potplant. or Cheese Plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/L Feddes

    Monstera atau janda bolong juga pilihan yang tepat untuk ditaruh di kamar tidur. Tanaman ini bisa hidup di tempat minim cahaya dan cukup menyiramnya seminggu sekali.

    Itulah 7 tanaman yang cocok untuk ditaruh di kamar tidur. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Trik Mencegah Kamar Mandi Lembap Meski Tak Pasang Ventilasi Udara


    Jakarta

    Kamar mandi adalah ruangan paling lembap di rumah. Saat mendesain kamar mandi, hal paling penting yang harus ada di sana adalah ventilasi udara.

    Kelembapan yang terkepung di dalam membuat kamar mandi licin karena lantai dan dinding yang basah tidak pernah kering. Setelah itu, lumut dan jamur akan mudah tumbuh di sudut-sudut kamar mandi.

    Bukan hanya licin, kamar mandi akan mudah tercium bau tak sedap karena aktivitas jamur tadi. Muncul pula binatang-binatang seperti cacing, kecoak, atau kelabang yang pasti membuat kamu tidak nyaman.


    Jika ternyata kamar mandi di rumah kamu benar-benar tidak dapat dibuat ventilasi karena posisinya yang diapit atau kesalahan desain, kamu bisa mengakalinya dengan cara lain. Dilansir Homify, berikut beberapa tips menjaga kamar mandi tanpa jendela tetap segar dan tidak pengap.

    1. Pasang Kipas Ventilasi

    Saat ini sudah tersedia kipas ventilasi yang dapat membantu mengeringkan kamar mandi. Bahkan penggunaanya bisa otomatis, misalnya setiap kamu menyalakan lampu atau membuka pintu, kipas ventilasi tersebut akan menyala. Biasanya kipas ini dipasang di atap atau dinding kamar mandi.

    2. Pisahkan Area Basah dan Kering

    Saat ini desain kamar mandi dengan area basah dan kering semakin banyak digunakan. Maksud dari area basah dan kering adalah area basah digunakan sebagai tempat shower atau bak mandi dan area kering adalah tempat wastafel dan mengeringkan diri. Dengan pemisahan dua tempat ini, tidak semua area kamar mandi yang basah dan lembap. Proses pengeringannya pun jadi lebih cepat dan mudah dibersihkan.

    3. Tingkatkan Pencahayaan

    Pencahayaan di kamar mandi berperan penting untuk mengurangi kelembapan di kamar mandi. Sebenarnya lebih ampuh jika pencahayaan tersebut dari sinar matahari, tetapi cahaya dari lampu di kamar mandi juga cukup. Selain itu, lampu yang terang juga membantu memperjelas jarak pandang.

    4. Pasang Cermin

    Menggunakan cermin di kamar mandi bisa membuat ruangan jauh lebih terang. Ruangan dengan pencahayaan yang terang lebih baik daripada ruang yang gelap karena jamur lebih mudah tumbuh di ruang yang gelap. Selain itu, adanya cermin juga membantu membuat ruangan terasa lebih luas dari ukuran sebenarnya.

    5. Tambahkan Tanaman

    Banyak tanaman yang bisa menyerap kelembapan. Selain itu, tanaman juga memberikan pasokan oksigen yang baik. Keberadaan tanaman juga bisa menjadi hiasan yang menarik dan murah.

    Kamu tidak perlu khawatir bagaimana cara merawat tanaman di dalam ruangan karena sudah banyak jenis tanaman yang tidak membutuhkan tanah dan tidak perlu sering menerima cahaya matahari. Sebagai contoh tanaman sirih gading, pakis, anggrek, dan aloe.

    6. Pilih Skema Warna yang Terang

    Faktor terakhir dan tidak kalah penting adalah pakai warna-warna yang netral dan terang di kamar mandi. Skema warna yang cerah dapat memantulkan cahaya dan membantu memberikan kesan terbuka. Hal ini juga membantu mencegah timbulnya jamur, kotoran, dan lumut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Warna Cat yang Sebaiknya Nggak Dipakai buat Teras Rumah Menurut Ahli


    Jakarta

    Mengecat bagian teras depan rumah bisa membuat hunian lebih menarik. Namun, penggunaan warna yang salah justru bisa menjadi mimpi buruk bagi pemilik rumah.

    Terdapat warna-warna cat yang sebaiknya tidak digunakan pada bagian teras rumah. Contohnya adalah warna gelap.

    Penggunaan warna gelap bisa menyerap panas dan biasanya lebih cepat mengelupas. Jika cat sudah mengelupas, tentunya pemilik rumah harus mengecat ulang agar bangunan tersebut tidak terlihat usang.


    Melansir dari Martha Stewart, berikut ini beberapa warna cat yang sebaiknya tidak dipakai pada bagian teras rumah.

    Warna Gelap

    A front porch with two rocking chairs, stamped concrete floors, and double glass doors.ilustrasi teras rumah warna gelap. Foto: Getty Images/iStockphoto/ucpage

    Penggunaan warna gelap bisa membuat teras rumah terasa lebih kecil. Belum lagi, warna gelap juga bisa menyerap panas sehingga sangat tidak cocok untuk kamu yang tinggal di wilayah beriklim panas.

    Putih Terang

    Front door and porch of a residential homeilustrasi teras rumah warna putih. Foto: Getty Images/iStockphoto/CRobertson

    Penggunaan warna putih pada bagian teras memang bisa menciptakan kesan klasik, bersih, dan segar. Namun, warna tersebut bisa cepat kotor.

    “Warna-warna terang, seperti putih atau krem, menonjolkan setiap titik debu. Namun, warna yang lebih gelap, seperti hijau tua dan cokelat, dapat menonjolkan penumpukan jamur dan serbuk sari-terutama di lingkungan yang lembap,” kata desainer interior dan pemilik MDI Luxury Design, Margaret Donaldson.

    Kalau ingin menggunakan warna terang, pemilik rumah bisa pakai warna netral, earthy tones, atau biru lembut.

    Kuning

    A very colorful entrance way to a Pensacola Florida homeilustrasi teras rumah warna kuning. Foto: Getty Images/HHLtDave5

    Kuning memang bisa memberikan kesan ceria namun sulit untuk mendapatkan nuansa warna yang pas. Kuning terang bisa terasa berlebihan sementara kuning pucat sering kali tampak pudar di bawah sinar matahari.

    Belum lagi, warna kuning bisa cepat pudar jika berada di tempat yang sering terkena sinar matahari. Rona cerah yang dipancarkan dari warna kuning bisa langsung terlihat kusam dalam waktu singkat.

    Itulah beberapa warna yang sebaiknya tidak dipakai di teras rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Agar Ruangan di Rumah Terasa Lebih Luas


    Jakarta

    Memaksimalkan ruangan yang ada perlu strategi yang cerdik terlebih jika ruangan tidak terlalu luas. Membuat ruangan terasa lebih luas bisa dilakukan tanpa menghamburkan banyak uang.

    Jika rumah kamu bertingkat, kamu bisa memanfaatkan ruang kosong yang ada di bawah tangga. Kamu bisa mengubahnya menjadi tempat penyimpanan, area membaca, atau yang lainnya.

    Selain itu, masih ada beberapa cara lainnya untuk membuat ruangan terasa lebih lega. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    1. Gunakan Pintu Geser

    Dilansir dari Martha Stewart, penggunaan pintu geser pada ruangan bisa menghemat ruang yang digunakan. Pintu geser bisa digunakan di dapur, lemari, maupun kamar mandi.

    2. Gunakan Tirai yang Tipis

    Melansir dari The Spruce penggunaan tirai yang tipis, ringan, dan berwarna polos memungkinkan cahaya matahari masuk melalui jendela. Jika ingin yang bermotif, kamu bisa menggunakan motif sulur bunga atau garis-garis agar tampak sederhana.

    3. Pilih Warna yang Lembut

    Menggunakan warna-warna yang lembut dapat membuat ruangan terasa lebih terbuka dan lapang. Untuk efek yang lebih optimal, kamu bisa menggunakan warna hijau dan biru muda. Menggunakan warna yang hangat dan warna ‘dingin’ atau cool colors pada bagian permukaan juga bisa membuat ruangan tampak lebih terbuka.

    4. Hilangkan Barang-barang yang Tidak Diperlukan

    Biasanya, ruangan terasa lebih sempit karena ada banyak barang. Maka dari itu, kamu bisa menghilangkan atau membuang barang-barang yang tidak diperlukan. Selain itu, bisa juga menaruh barang-barang di tempat yang tidak terlihat, misalnya di dalam laci atau dibalik pintu.

    5. Hindari Wallpaper dengan Motif Terlalu Besar

    Dilansir dari Brightside, wallpaper dengan motif besar bisa memberikan kesan ruangan lebih sempit. Maka dari itu, pilihlah wallpaper dengan motif yang kecil dan berwarna cerah. Warna yang cerah bisa membantu merefleksikan cahaya sehingga ruangan tampak lebih terbuka dan lapang.

    Itulah beberapa cara untuk membuat ruangan di rumah terasa lebih luas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pernah Letakkan 5 Barang Ini di Teras Rumah



    Jakarta

    Teras adalah bagian dari rumah yang pertama kali terlihat oleh orang Ketika bertemu. Oleh karena itu penataan teras terbilang penting agar menciptakan kesan pertama yang baik ketika ada tamu datang.

    Selain itu teras juga memiliki fungsi untuk sekadar bersantai. Oleh karena itu juga perlu pendataan yang baik agar duduk di teras terasa nyaman.

    Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa hal yang tidak boleh diletakkan di teras rumah untuk memaksimalkan fungsionalitas dan estetika.


    Furniture Berlapis Kain

    Furniture yang dilapisi kain pelapis lebih baik digunakan di ruang berjemur, bukan teras. Saat mendekorasi teras, sebaiknya gunakan furniture dengan bantal yang dapat dilepas untuk dibersihkan.

    Disarankan untuk memilih tekstil dengan peringkat kinerja luar ruangan yang tahan terhadap jamur dan pudar.

    Furniture Ringan

    Saat memilih furniture untuk diletakkan di teras rumah, sebaiknya hindari memilih furniture yang terlalu ringan.

    “Meskipun lebih mudah untuk ditata ulang, barang-barang yang ringan tidak cocok untuk kondisi berangin dan dapat membuat ruangan tampak tidak teratur atau lebih buruk lagi, merusak barang-barang dan properti,” kata Margie Kaercher, pendiri Hearth & Honey Homes.

    Carilah furniture yang cukup mudah dipindahkan sesuai kebutuhan, namun tidak akan tertiup angin.

    Tanaman Berlebihan

    Tanaman dapat membuat suatu ruangan tampak cantik, tetapi terlalu banyak justru dapat menimbulkan masalah di teras. Jangan gunakan semua jenis tanaman sehingga menciptakan suasana seperti hutan.

    Saat memajang tanaman di teras, kamu bisa memajang tanaman dengan memanfaatkan seluruh ruang. Coba dengan beberapa tanaman pot di tanah serta beberapa tanaman gantung untuk menarik perhatian ke atas dan memanfaatkan ketinggian teras.

    Lampu Dalam Ruangan

    Area yang memiliki pencahayaan yang baik memang menjadi terlihat menarik, namun tidak semua lampu cocok untuk teras. Ada beberapa jenis lampu yang tidak dirancang khusus untuk kondisi luar ruangan.

    “Perangkat ini rentan terhadap kerusakan akibat kelembapan, yang seiring waktu dapat menyebabkan korsleting atau karat,” kata Kaercher.

    Pendekatan yang bisa dilakukan adalah memilih lampu tanpa kabel yang dapat digunakan di dalam ruangan, tetapi mudah dibawa ke teras sesuai kebutuhan tanpa perlu colokan.

    Elektronik

    Menyimpan barang elektronik di teras bukanlah ide yang bijak, karena faktor-faktor seperti kelembapan, hujan, dan matahari. Simpan speaker portabel di dalam rumah saat kamu tidak berada di teras, jangan meletakkannya secara permanen.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, 5 Tanaman Ini Bisa Mengundang Hama ke Taman Rumah


    Jakarta

    Menanam tanaman di halaman rumah bisa memberikan kesan asri dan sejuk. Namun harus hati-hati karena ada beberapa tanaman yang justru menarik hama.

    Keberadaan hama, seperti serangga hingga tupai, tentu bisa merusak tanaman. Tentu kamu nggak mau dong hal itu terjadi?

    Nah, ada beberapa tanaman yang bisa mengundang hama ke taman. Dilansir dari Real Simple berikut ini informasinya.


    Tanaman yang Mengundang Hama

    1. Mawar

    Pink rose bush in the evening sunBunga mawar. Foto: Getty Images/iStockphoto/Marina Izvekova

    Buat kamu yang suka menanam mawar di rumah, hati-hati ya. Tanaman ini rentan terhadap diserang hama seperti kumbang Jepang, tungau laba-laba, maupun kutu daun.

    2. Tomat

    Ilustrasi cara simpan tomatIlustrasi tomat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Tomat merupakan salah satu tanaman yang disukai berbagai jenis hewan, seperti tupai, serangga, kutu daun, kutu busuk, maupun ulat tanduk. Maka dari itu harus waspada ya agar tanaman tidak dirusak hama.

    3. Lili Air

    Bright violet water lily. Flower and leaves in the pond. Bright floral natural background. Aquatic plants. Panoramic water landscapewater lily atau lili air. Foto: Getty Images/iStockphoto/Inna Giliarova

    Tanaman cantik yang satu ini bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak. Hal itu karena pada tanaman ini terdapat bagian yang terisi air sehingga dipakai nyamuk untuk menaruh telurnya.

    4. English Ivy

    A selection of photographs taken primarily in our English cottage garden of a wide variety of native plants, flowers, foliage and flora.English Ivy. Foto: Getty Images/Jack Holliday

    English ivy bisa menjadi tempat berlindung yang aman bagi nyamuk karena area bawah tanaman yang lembap dan teduh. Selain itu, tanaman ini juga cenderung menarik perhatian kutu putih maupun hama tanaman lainnya.

    5. Bunga Matahari

    Bunga matahari.Bunga matahari. Foto: iStock/ohishiistk

    Biji bunga matahari menjadi favorit banyak hewan, seperti tupai dan burung. Tak hanya itu, ada beberapa serangga yang juga tertarik pada tanaman tersebut seperti ngengat dan kumbang.

    Cara Melindungi Tanaman dari Hama

    Ada beberapa cara untuk melindungi tanaman dari hama yaitu sebagai berikut.

    Buat Pembatas

    Kamu bisa membuat pagar pembatas untuk mencegah hewan merusak maupun memakan tanaman.

    Tanam Tanaman Pengusir Hama

    Kamu bisa menanam tanaman perangkap untuk membasmi hama. Sebagai contoh, tanam nasturtium di dekat tomat. Hal itu karena kumbang akan lebih tertarik ke tanaman nasturtium sehingga tanaman tomat kamu akan aman.

    Hati-hati dengan Genangan Air

    Adanya genangan air bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Maka dari itu pastikan tidak ada genangan air di dekat rumah, termasuk pot tanaman.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa mengundang hama. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com