Tag: kesehatan penghuninya

  • Udara Jakarta Terburuk ke-2 Dunia, Ini Cara Jaga Rumah Tetap Bersih dari Polusi


    Jakarta

    Dalam beberapa hari terakhir, kualitas udara di Jakarta masuk dalam kategori buruk sehingga tidak baik untuk kesehatan. Dalam pantauan detikcom di situs IQ Air, Rabu (16/7/2025), kualitas udara di Jakarta masuk peringkat kedua terburuk di dunia.

    Hal ini tentu membuat banyak masyarakat khawatir karena harus menghirup udara tidak sehat sehari-hari. Belum lagi udara kotor tersebut masuk ke dalam rumah sehingga dapat mengganggu kesehatan penghuninya.

    Meski begitu, ada beberapa tips agar udara di dalam rumah tetap bersih dan bebas dari polusi. Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Agar Udara di Dalam Rumah Tetap Bersih

    Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar udara di dalam rumah tetap bersih. Dengan begitu, kamu bisa menghirup udara segar tanpa khawatir terpapar polusi. Dikutip dari Healthline, berikut sejumlah tipsnya:

    1. Mencegah Udara Kotor

    Tips yang pertama adalah mencegah udara kotor dan polusi masuk ke dalam rumah. Udara kotor ini meliputi asap rokok dan asap pembakaran sampah.

    Perlu diketahui, asap rokok mengandung ribuan bahan kimia berbahaya, mulai dari nikotin, tar, karbon monoksida, dan benzena. Sedangkan asap pembakaran sampah juga mengandung zat beracun, seperti karbon monoksida, karbon dioksida, nitrogen oksida, dan hidrokarbon.

    Selain mengganggu udara bersih di dalam rumah, menghirup kedua asap tersebut bisa membahayakan kesehatan. Beberapa risiko penyakit yang ditimbulkan seperti jantung, kanker, gangguan pernapasan, dan stroke.

    2. Singkirkan Debu

    Debu dan kotoran yang menempel di furnitur, dinding, ataupun lantai bisa menyebabkan kualitas udara di dalam rumah memburuk. Hal ini bisa menyebabkan kamu jadi mudah bersin, pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan kulit gatal.

    Jika ada banyak debu di dalam rumah, cobalah untuk dibersihkan secara rutin menggunakan sapu atau vacuum cleaner. Bersihkan juga karpet dan furnitur di rumah agar tidak ada lagi sisa debu yang menempel.

    3. Pakai Air Purifier

    Agar udara di dalam rumah tetap bersih disarankan memakai air purifier. Alat ini dirancang untuk membersihkan udara kotor dengan menyaring partikel kecil seperti debu dan asap yang ada di ruangan.

    Air purifier bekerja dengan cara menyedot udara kotor, lalu melewati serangkaian filter seperti High-Efficiency Particulate Air (HEPA). Setelah udara kotor disaring, air purifier akan menyemburkan udara bersih ke dalam ruangan.

    Sejumlah air purifier telah mengusung teknologi canggih dan filter udara terbaik. Hal ini dapat menyaring patogen di udara seperti bakteri, virus, dan spora jamur.

    4. Membersihkan Ventilasi Udara

    Ventilasi udara sangat penting agar mengalirkan udara kotor di dalam rumah dan menggantinya dengan udara bersih dari luar sekaligus mencegah kelembapan. Meski begitu, pertimbangkan lagi untuk membuka ventilasi jika udara di luar sedang tidak sehat.

    Selain itu, dianjurkan juga untuk membersihkan ventilasi udara di dalam rumah dari debu dan kotoran. Langkah ini penting agar udara yang masuk ke dalam rumah tidak terkontaminasi partikel debu yang justru membahayakan kesehatan.

    5. Menanam Tanaman Hijau

    Ada banyak tanaman hijau yang cocok ditanam di dalam rumah. Bahkan, beberapa di antaranya disebut efektif menjaga udara tetap bersih di dalam ruangan, seperti tanaman dracaena, peace lily, dan ivy.

    Meski begitu, jangan hanya mengandalkan tanaman hijau untuk membasmi udara kotor di dalam ruangan. Sebab, tanaman ini hanya mampu mengurangi polusi sampai batas tertentu saja. Lalu, dibutuhkan juga perawatan rutin agar tanaman bisa menjaga udara bersih secara optimal.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Awas! 4 Hal Ini Bisa Bikin Tikus Betah di Rumah



    Jakarta

    Keberadaan tikus di rumah tentu bikin jengkel. Sebab, tikus akan mengotori isi rumah, membuat rumah berantakan, hingga membahayakan kesehatan penghuninya. Walau sering diusir berulang kali, tikus masih sering masuk ke rumah. Nah, sebenarnya apa sih hal-hal yang bisa mengundang tikus-tikus masuk ke dalam rumah?

    Mengutip dari situs The Spruce, terdapat 4 hal yang bisa mengundang tikus masuk ke rumah, yaitu sebagai berikut.

    Sumber Makanan

    Tikus akan pergi kemana saja yang ada makanannya bahkan mereka juga tidak pilih-pilih soal makanan. Namun, yang paling mereka sukai adalah biji-bijian, sereal, dan apapun yang manis. Tikus cenderung lebih menyukai makanan yang mudah diakses, jadi berhati-hatilah terhadap sisa makanan ringan, makanan hewan peliharaan, makanan di dapur, hingga sampah makanan.


    Selain itu, tikus juga bisa mencemari makanan manusia dan hewan. Jika punya sisa makanan sebaiknya simpan ke dalam plastik untuk menghindari kontaminasi. Pastikan juga menyimpan semua makanan dalam wadah kedap udara yang terbuat dari kaca atau plastik tebal.

    Kehangatan dan Perlindungan

    Sama seperti manusia, tikus lebih suka udara hangat dan jika sedang musim hujan maka mereka akan bermigrasi ke dalam ruangan. Tikus juga tertarik pada perabotan rumah yang menghasilkan panas, terutama kulkas, pemanas air, pengering, dan oven.

    Ketersediaan Air

    Pada umumnya tikus juga mencari air, seperti tempat minum hewan peliharaan, air keran yang menetes, tanaman hias yang terlalu banyak air, hingga embun pada peralatan dapur. Mereka mencari air untuk minum. Namun, jika tidak ada air, mereka tetap mencari kelembapan di ruangan yang lembap seperti ruang bawah tanah dan loteng.

    Kebun Rumah

    Jika kamu punya kebun di pekarangan rumah, hal ini menjadi anugerah bagi tikus. Kebun menyediakan tempat persembunyian, makanan segar, hingga bahan bersarang yang potensial. Lebih bahayanya lagi, tikus menyukai biji-bijian dan akan memakan biji-bijian yang baru ditanam.

    Itu dia hal-hal yang bisa mengundang tikus masuk ke dalam rumah. Tetap berhati-hati!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com