Tag: kesehatan rumah

  • Bahaya Cuaca Lembab buat Rumah dan Kesehatan, Catat Cara Mengatasinya!



    Jakarta

    Cuaca lembab dapat memberikan dampak serius bagi rumah kamu. Kelembapan yang tinggi tidak hanya menciptakan suasana yang tidak nyaman, tetapi juga menjadi lahan subur bagi pertumbuhan jamur dan masalah kesehatan yang mengikutinya.

    Pahami lebih dalam tentang efek cuaca lembab dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk melindungi rumah serta kesehatan keluarga kamu.

    Pertumbuhan Jamur

    Melansir The Spruce, pada Senin (4/11/2024), jika rumah kamu cenderung lembap jamur dapat berkembang dengan cepat. Jamur bisa tumbuh dan merusak dinding, serta muncul di permukaan lembut seperti bantal atau karpet atau di area yang kurang ventilasi.


    Jamur dapat menimbulkan masalah kesehatan seperti asma atau alergi, sehingga penting untuk segera menangani masalah ini.

    Cat dan Wallpaper Terkelupas

    Jika kelembapan tidak dikelola dengan baik, akan muncul area berembun di tempat-tempat yang mengalami kondensasi berlebih. Ini dapat mengakibatkan kertas dinding dan cat mulai melengkung atau terkelupas.

    Jangan pernah mencoba untuk menutupi masalah ini, sebab tidak akan menyelesaikannya. Jadi, menambahkan lapisan cat atau kertas dinding baru tidak akan mengatasi isu kelembapan yang ada.

    Furnitur yang Membusuk

    Tanda lain yang mengindikasikan bahwa rumah kamu memiliki kelembapan tinggi adalah furnitur yang mulai lapuk, terutama yang terbuat dari kayu. Ini juga bisa merusak papan lantai, terutama jika terbuat dari kayu dan rangka jendela.

    Menyebabkan Balok dan Kancing Struktural Mengembang dan Menyusut

    Kelembapan dapat menyebabkan balok struktural rumah kamu membengkak dan menyusut. Ini mengakibatkan dinding retak, yang memungkinkan lebih banyak kelembapan masuk ke dalam rumah.

    Cara Mengurangi Kelembapan Pada Rumah

    Pertama, dehumidifier bekerja sesuai namanya dan sangat efektif untuk menurunkan tingkat kelembapan di rumah kamu. Alat ini sangat berguna di area yang paling lembap, seperti ruang bawah tanah dan kamar mandi.

    Kedua, menggunakan kipas angin pembuangan saat kamu menggunakan banyak air, misalnya saat mandi atau memasak, hal itu dapat membantu mengurangi kelembapan di dalam rumah.

    Meskipun tampak sederhana, kiat-kiat ini cukup efektif dan tidak memerlukan biaya tambahan. Membuka jendela dapat dengan cepat menurunkan kelembapan, karena udara segar membantu menyerap kelembapan berlebih.

    Coba batasi penggunaan air, penggunaan air secara berlebihan bisa memicu kelembapan meningkat. Meskipun merepotkan, cobalah untuk mandi lebih singkat dan dengan air dingin jika memungkinkan.

    Terakhir, kamu bisa memasang monitor kualitas udara dalam ruangan yang akan memberi tahu jika ada hal yang perlu diperhatikan di rumah kamu. Alat ini dilengkapi dengan sensor kelembapan yang dapat memberikan rasa tenang.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 6 Tanda Adanya Kecoa di Rumah



    Jakarta

    Kecoa menjadi salah satu hama yang sangat mengganggu saat masuk ke dalam rumah. Kecoa terkenal menyebarkan bakteri dan penyakit ke seluruh rumah, sehingga menyebabkan penyakit berbahaya.

    Beberapa orang juga mengalami masalah asma atau masalah pernapasan lainnya karena kulit yang mengelupas atau kotoran yang kecoa tinggalkan. Mengidentifikasi adanya serangan kecoa sangat penting dilakukan.

    Melansir house digest, berikut beberapa tanda adanya kecoa di rumah yang harus segera diatasi sebelum menimbulkan resiko yang berbahaya.


    Melihat Kotoran di Lantai

    Adanya kotoran kecoa menjadi tanda pasti bahwa kecoa masuk dan bersarang di rumah. Penampakan kotoran ini dapat bervariasi tergantung ukuran kecoa yang meninggalkannya dan beberapa faktor lainnya.

    Jika kecoa lebih kecil, kotorannya memiliki warna dan tekstur yang mirip bubuk kopi, dan ada juga yang lebih gelap serta tampak seperti lada hitam. Kecoa yang berukuran besar, akan tampak lebih bulat dan berwarna hitam atau coklat.

    Adanya Noda di Dinding

    Terkadang kotoran kecoa muncul dalam bentuk bercak, Bercak tersebut adalah jejak kotoran yang tertinggal saat serangga ini merayap di seluruh rumah. Dinding dan langit-langit menjadi lokasi umum tempat bercak ini terlihat.

    Noda juga mungkin tertinggal di tempat yang lembap atau basah. Jika kamu melihat bekas noda yang luas, hal ini menjadi petunjuk bahwa ada sumber makanan untuk kecoa di dekatnya.

    Bekas noda yang ditinggalkan akan membawa bakteri, sehingga disinfeksi permukaan dengan hati-hati di tempat mereka berada.

    Mencium Bau Apek di Rumah

    Kecoa memiliki bau yang sangat khas, hal ini dapat mendeteksi keberadaannya sehingga dapat membantu mengetahui adanya kecoa di rumah. Baunya digambarkan sebagai bau apek dan tidak segar.

    Serangga menggunakan baunya sebagai bentuk komunikasi, sehingga membantu kecoa untuk menemukan makanan dan kebutuhan lain yang dibutuhkan untuk bertahan hidup.

    Menemukan Kulit Kecoa yang Terkelupas

    Tanda lain kecoa membuat tempat tinggal di rumah kamu adalah ditemukannya kulit kecoa yang mengelupas. Jika melihat sesuatu sesuatu yang tampak seperti kecoa mati, mungkin itu hanya kulit yang tertinggal dari nimfa yang mengelupas.

    Nimfa adalah versi muda dari serangga ini. Kulit kecoa tidak tumbuh bersama tubuh, jadi harus kecoa harus melepaskannya dan membiarkan kutikula baru mengeras. Selama waktu ini kecoa akan terlihat putih sampai kulit baru siap.

    Saat nimfa tumbuh, kecoa akan melalui proses pergantian kulit ini beberapa kali. Jadi sudah seharusnya kamu membasmi kecoa di rumah jika melihat selubung kulit di sekitar rumah.

    Mengalami Gejala Alergi

    Jika seseorang di rumah mengalami alergi yang meningkat, kecoa bisa jadi adalah penyebabnya. Kecoa dapat menyebabkan gejala muncul tanpa memandang waktu dalam setahun.

    Namun, tidak semua orang akan mengalami reaksi pernapasan terhadap hama ini. Seseorang akan tampak bergejala saat terpapar kecoa itu sendiri, serta kotoran atau air liurnya.

    Mengatasi kecoa di rumah akan menjadi solusi yang paling efektif, tetapi kamu juga harus berkonsultasi dengan dokter mengenai penyebab pasti kamu terkena alergi.

    Melihat Kecoa Berkeliaran di Rumah

    Kecoa tidak hidup sendiri, menemukan satu kecoa yang berkeliaran di rumah menjadi tanda pasti ada sarang kecoa di rumah kamu. Kemungkinan kecoa akan berkeliaran adalah saat keadaan rumah gelap, karena kecoa aktif di malam hari.

    Matikan lampu di tempat yang akan didatangi kecoa, kemudian nyalakan lampu setelah gelap beberapa saat. Kemungkinannya kecoa akan berlari menyebrangi lantai menuju tempat persembunyian saat lampu dinyalakan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 6 Tanda Tikus Sudah Masuk ke Rumah Anda



    Jakarta

    Kehadiran tikus di dalam rumah tentunya dapat membuat penghuni rumah gelisah. Tikus tidak hanya mengganggu dan merusak, tetapi hewan ini juga membawa sejumlah penyakit atau memicu alergi yang dapat membahayakan kesehatan keluarga kamu.

    Dengan mendeteksi tanda-tanda adanya tikus juga akan menunjukkan area bermasalah yang menjadi jalan masuknya tikus ke dalam rumah. Sehingga perlu menutup semua titik masuk yang memungkinkan tikus dapat kembali ke dalam rumah.

    Dilansir dari tom’s guide, berikut beberapa tanda yang dapat menunjukkan adanya tikus di dalam rumah.


    Kotoran Tikus

    Adanya kotoran tikus merupakan tanda umum aktivitas tikus di dalam rumah. Biasanya kotoran tikus ditemukan dalam ukuran yang kecil, berwarna gelap, dan berbentuk silinder. Kotoran tikus biasanya ditemukan di area yang umum, termasuk sudut ruangan.

    Selalu kenakan sarung tangan pelindung saat membuat kotoran tikus ke dalam kantong plastik tertutup. Kemudian bersihkan dan sterilkan area tersebut hingga bersih. Penting untuk menyimpan makanan dengan benar dalam wadah kedap udara.

    Air Seni Tikus

    Tikus juga buang air kecil secara terus-menerus, perhatikan genangan air kecil atau noda di dekat tempat bersarangnya. Air seni tikus biasanya bercampur dengan debu dan kotoran lain sehingga membentuk bercak atau noda kering serta kekuningan.

    Jika ada banyak aktivitas tikus, maka akan terbentuk gundukan kecil yang disebut pilar urin. Buang semua bahan yang terkena noda dan bersihkan semua permukaan secara menyeluruh.

    Jejak atau Bekas Minyak

    Jika kamu melihat noda-noda kotor yang teratur di sepanjang dinding yang mengikuti jalur yang sama, hal ini merupakan tanda lain adanya aktivitas tikus. Tikus memiliki penglihatan yang buruk, dan cenderung mencari jalan di sekitar dinding atau papan pinggir.

    Akibatnya, kotoran dan minyak dari bulunya akan menempel pada permukaan rumah yang bersih serta meninggalkan jejak yang terlihat. Jika tandanya mudah dibersihkan, ini menunjukkan bahwa tikus baru saja datang.

    Bau Busuk

    Dikarenakan tikus sering buang air kecil, tentunya kamu akan mencium bau yang kuat seperti amonia di area tertentu. Bau ini sering digunakan tikus untuk menandai wilayah tempatnya sering berpergian.

    Bau tidak sedap ini dapat lebih terasa di area tertutup seperti di dalam lemari, dapur, dan loteng. Bau ini juga dapat lebih kuat di sepanjang papan pinggir dan dinding tempat tikus berjalan.

    Suara Garukan atau Gesekan

    Saat bersantai, tidak jarang kamu mendengar suara garukan atau gesekan pada dinding atau plafon rumah. Suara menggaruk biasanya adalah tanda lain dari aktivitas tikus yang menunjukkan tikus sedang menggaruk kayu atau dinding.

    Dengarkan suara-suara seperti garukan dan langkah kaki yang pastinya menjadi pertanda tikus masuk ke dalam rumah kamu.

    Adanya Sarang

    Tikus sering mencari makanan dan tempat berlindung, sehingga akan membuat sarang di area tertentu. Sarang tikus biasanya menyerupai tumpukan bahan yang dirobek-robek, seperti tumpukan sampah.

    Pada dasarnya, apapun yang memberikan kehangatan dan tempat berlindung yang nyaman. Setelah tikus membuat sarang, akan sulit untuk mengusirnya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu PAM, 5 Solusi Bikin Air Keran yang Keruh Jadi Jernih



    Jakarta

    Persoalan air keran di rumah kotor dan keruh menjadi masalah yang kerap terjadi di rumah terutama untuk rumah yang baru dihuni. Air keran yang bersumber dari sumur bor atau pompa biasanya tidak sebersih air yang dipasok dari perusahaan air minum (PAM).

    Air keran yang keruh dan kotor yang dipakai untuk mandi dan mencuci tak hanya bisa menyebabkan gangguan pada kulit, bila air itu juga dipakai untuk memasak dan minum, penyakit lain pun akan mengintai.

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi air keran kotor dan keruh tanpa harus berlanggapan PAM.


    Berikut tips membuat air keran jernih dilansir dari Angi:

    Tips Bikin Air Keran Jernih

    1. Gunakan Pitcher Penyaring Air

    Tentunya cara termudah untuk meningkatkan kualitas air keran adalah dengan menggunakan pitcher penyaring air. Pitcher ini dilengkapi dengan filter yang bisa menghilangkan partikel-partikel kecil dan bahan kimia dari air. Cukup isi pitcher dengan air keran dan biarkan filternya bekerja. Hasilnya adalah air yang lebih jernih dan segar untuk diminum.

    2. Pasang Filter pada Keran

    Kalau kamu pengin solusi praktis, coba pertimbangkan untuk memasang filter langsung pada keran air di rumah. Filter keran ini bisa dengan mudah dipasang tanpa perlu alat khusus. Dengan filter tersebut, air akan disaring air saat kamu menggunakannya untuk minum atau memasak. Ini adalah cara yang efisien untuk mendapatkan air bersih kapan pun kamu membutuhkannya.

    3. Investasikan pada Sistem Filter Seluruh Rumah

    Selain itu, pertimbangkan untuk berinvestasi pada sistem filter seluruh rumah. Sistem ini akan membersihkan air pada titik masuk utama ke rumahmu, termasuk air yang digunakan untuk mandi, mencuci pakaian, dan alat-alat rumah tangga lainnya. Dengan berbagai pilihan sistem yang tersedia, kamu bisa bisa memilih yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.

    4. Rutin Ganti Filter

    Jika sudah menggunakan pitcher penyaring air atau filter keran, pastikan untuk mengganti filternya secara teratur sesuai dengan panduan produsen. Filter yang sudah terlalu lama digunakan mungkin tidak lagi efektif dalam menyaring air dengan baik. Penggantian filter secara berkala akan memastikan air yang kamu gunakan selalu bersih.

    5. Tes Kualitas Air

    Selanjutnya, pastikan air di rumah jernih dan aman dengan melakukan tes kualitas air. Kamu bisa menggunakan tes kit air rumah tangga atau bahkan menghubungi laboratorium profesional. Hasil tes ini akan memberi kamu gambaran tentang kualitas air di rumah dan apakah ada masalah tertentu yang perlu diatasi.

    Dengan menerapkan tips di atas, kamu bisa memastikan air keran di rumah tetap jernih dan aman untuk digunakan. Kesadaran akan kualitas air adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan kamu di rumah. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Buruan Cek! Ini Lokasi Persembunyian Tikus di Rumah



    Jakarta

    Tikus adalah hama yang keberadaannya sangat mengganggu di rumah. Selain merusak bagian-bagian rumah, tikus juga membawa penyakit.

    Tikus pada dasarnya merupakan hewan kotor karena suka berada di tempat sampah dan got. Oleh karena itu jika ada tikus di rumah maka ada bagian di rumah tersebut yang kotor.

    Tikus juga suka bersembunyi. Ada beberapa tempat yang bisa menjadi tempat persembunyian tikus seperti di atap dan di dapur.


    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia, Boyke Arie Pahlevi menuturkan secara umum ada 2 spesies tikus yang umum ditemukan, yaitu tikus got yang bersarang di dalam tanah dan tikus atap yang bersarang di atap rumah.

    Ia menuturkan, tikus suka bersembunyi di tempat yang gelap, hangat, dan tersembunyi. Contohnya seperti dapur.

    “Di dalam rumah, biasanya tikus bersembunyi di dapur seperti peralatan dapur yang besar atau tumpukan barang di area dapur,” katanya dalam keterangan yang diterima detikcom.

    Agar dapur tidak menjadi tempat persembunyian tikus, sebaiknya kamu menjaga kebersihan dapur rumah. Apalagi, jika di dapur kamu ada tempat sampah. Sebisa mungkin sampah tidak didiamkan semalaman di dalam rumah.

    “Diharapkan sampah tidak didiamkan di rumah semalaman sehingga tidak mengundang tikus untuk masuk (ke dalam rumah),”paparnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cat Baru Pada Dinding Bikin Rumah Bau, Begini Cara Atasinya



    Jakarta

    Mengecat rumah sering kali dilakukan saat bulan Ramadhan. Tujuannya agar saat hari raya Lebaran rumah terlihat fresh dengan warna cat yang baru.

    Nah ketika melakukan pengecatan, biasanya rumah menjadi bau karena cat yang baru. Kondisi ini tentu mengganggu kenyamanan. Tapi ada beberapa langkah sederhana yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan bau tersebut.

    Berikut tips efektif yang dapat membantu kamu menciptakan suasana yang lebih segar dan nyaman di ruangan yang baru dicat.


    Baking Soda

    Melansir The Spruce, soda kue efektif dalam menyerap bau di area seperti tempat cucian dan lemari es, serta dapat juga menangkap bau cat. Untuk menggunakannya, tuangkan bubuk soda kue ke dalam mangkuk dangkal dan letakkan di berbagai sudut ruangan.

    Jika bau cat masih terasa, taburkan sedikit soda kue pada karpet dan furnitur berlapis kain di ruangan tersebut, lalu biarkan semalaman. Pada pagi harinya, bersihkan sisa bubuk dan bau dengan menggunakan penyedot debu.

    Taruh Air Lemon Dalam Mangkuk

    Air secara alami dapat menyerap senyawa organik volatil atau VOC, tetapi menambahkan beberapa irisan lemon segar akan memberikan aroma jeruk yang bersih dan menyegarkan. Karena air memerlukan waktu lebih lama untuk menyerap bau, sebaiknya kamu merencanakan untuk membiarkan mangkuk berisi air lemon di dalam ruangan semalaman.

    Gunakan Bubuk Kopi

    Mangkuk yang diisi dengan bubuk kopi kering dapat secara efektif menyerap bau cat, dan yang lebih baik, banyak orang menyukai aroma kopi. Namun, penting untuk tidak menggunakan bubuk kopi bekas sebagai penyerap bau, sebaiknya buang setelah digunakan.

    Minyak Esensial

    Dua ekstrak alami yang paling efektif untuk menghilangkan bau cat dan menyegarkan udara di ruangan adalah vanila dan peppermint. Kamu dapat meneteskan beberapa tetes ekstrak atau minyak esensial ke bola kapas dan meletakkannya dalam mangkuk atau piring kecil yang ditempatkan di berbagai sudut ruangan.

    Beberapa ahli pengecatan juga merekomendasikan untuk menambahkan satu atau dua tetes ekstrak langsung ke dalam kaleng cat sebelum memulai pengecatan guna mengurangi bau.

    Tuangkan Cuka pada Mangkuk

    Cuka putih berfungsi sebagai penetral bau. Cuka rumah tangga dengan konsentrasi 10% asam asetat lebih efektif dalam mengatasi bau dibandingkan cuka dapur yang memiliki konsentrasi 5%.

    Untuk menghilangkan bau cat, kamu dapat meletakkan mangkuk berisi cuka di berbagai sudut ruangan.

    Kontrol Suhu Ruangan

    Cuaca panas dapat memperkuat aroma, jadi jika kamu mengecat pada hari yang panas, pastikan untuk menjaga suhu rumah tetap sejuk guna mengurangi bau. Menghidupkan AC dapat membantu mengurangi intensitas aroma tersebut.

    Gunakan Cat yang Rendah Senyawa Organik Volatil atau VOC

    Walaupun tidak selalu dapat dilakukan, cara terbaik untuk menghindari bau yang menyengat adalah dengan memilih cat alternatif yang lebih sehat, seperti cat dengan kadar atau VOC rendah atau tanpa VOC.

    Jika kamu perlu menggunakan cat atau primer berbahan dasar minyak, pilihlah yang memiliki label bau rendah. Selain itu, terdapat juga pilihan cat berbahan nabati, susu, mineral, dan tanah liat.

    Tips Mencegah Bau Cat yang Menyengat

    Sebelum mulai mengecat rumah, penting untuk memeriksa ramalan cuaca dan menghindari hari dengan tingkat kelembapan tinggi. Kelembapan yang tinggi dapat memperlambat proses pengeringan, dan cat biasanya mengeluarkan bau paling kuat saat diterapkan dan menunggu hingga kering.

    Semakin lama cat membutuhkan waktu untuk mengering, semakin besar kemungkinan bahan lembut seperti karpet, gorden, dan pelapis akan menyerap bau tersebut. Pastikan setiap lapisan cat mengering sepenuhnya sebelum menerapkan lapisan berikutnya, karena dinding yang lembap dapat terperangkap asap dan melepaskan bau secara perlahan dalam jangka waktu yang lebih lama.

    Saat mengecat, tutup kaleng cat serta baki dan kuas dengan plastik pembungkus jika tidak sedang digunakan. Ketika mengecat satu ruangan, usahakan untuk membuka pintu dan jendela agar asap dapat tersebar ke udara.

    Namun, tutup pintu ruangan lain di rumah kamu untuk mencegah asap menyebar ke area tersebut. Gunakan tips yang sama saat mengelupas cat dalam proyek kamu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali 4 Tanda Pertumbuhan Jamur di Rumah Sebelum Terlambat!



    Jakarta

    Musim hujan membuat kondisi rumah menjadi lebih lembab. Nah udara yang lembab di dalam ruangan bisa memicu pertumbuhan jamur pada bangunan.

    Jika jamur sudah tumbuh pada bangunan seperti dinding rumah, bisa memicu hal buruk bagi struktur dan tampilan rumah. Tak hanya itu, jamur pada dinding rumah bisa menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

    Nah untuk mencegah pertumbuhan jamur di rumah salah satunya dengan mengetahui tanda pertumbuhannya. Cara mengetahuinya cukup mudah, tidak membutuhkan alat canggih atau bantuan profesional.


    Melansir dari Homes and Gardens, berikut beberapa tanda adanya pertumbuhan jamur pada bangunan

    1. Adanya Perubahan Warna pada Bagian Bangunan

    Kamu bisa mengetahui keberadaan jamur dari kondisi fisik bangunan yakni dari perubahan warna. Sebagai contoh perubahan warna cat pada dinding, plafon, lantai, dan bagian lainnya. Perubahan warna ini juga diikuti dengan munculnya noda hitam, hijau, merah muda, hingga putih.

    Jika kamu melihat hal ini, kamu harus segera membasminya karena jamur dapat menyebar dan berlipat ganda dalam 24 jam. Cara membasminya dengan mencampurkan larutan pemutih dengan air putih secukupnya kemudian disemprotkan ke area yang berjamur.

    2. Tercium Bau Lembap

    Bau lembap itu seperti bau apek. Bau ini sebagai pertanda jamur tengah berkembang di media yang lembap. Bau ini bisa tercium jelas pada saat kamu menghidupkan kipas angina tau AC. Maka dari itu, penting di rumah memiliki ventilasi.

    3. Cat dan Wallpaper Mengelupas

    Kemudian, jika kamu melihat cat dinding atau wallpaper di rumah mengelupas, kemungkinan penyebabnya adalah jamur. Kemudian jika kamu menyentuh cat dinding terasa lembut dan kenyal itu menandakan ada kelembaban yang terperangkap di bawahnya.

    Untuk memperbaikinya, bukan dengan mengecat ulang, tetapi membasmi dulu jamur tersebut. Dengan begitu permasalahan jamur tidak akan terulang lagi.

    4. Mengalami Alergi

    Seperti yang disebut di awal, jamur tidak hanya merusak struktur dan tampilan rumah, melainkan menyebabkan penyakit bagi penghuninya. Jamur dapat menyebabkan batuk, bersin, hidung tersumbat, mata gatal, iritasi kulit, gangguan pernapasan, sakit kepala, dan gejala mirip alergi lainnya.

    Cara untuk membersihkannya adalah dengan membersihkan rumah secara teratur atau menggunakan cuka yang disemprotkan ke area pertumbuhan jamur.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Semut Terbang Masuk Rumah, Ini Alasan dan Cara Mengusirnya



    Jakarta

    Semut terbang merupakan salah satu hama yang sering dijumpai di rumah selain laron dan nyamuk. Mengutip dari Homes and Garden, Selasa (11/03), Kepala Akademi Teknis di Rentokil Pest Control, Paul Blackhurst, menjelaskan bahwa semut terbang tidak membahayakan dan akan pergi dalam beberapa jam.

    Sama seperti semut biasa, semut terbang datang ke rumah untuk membawa makanan ke koloni mereka. Selain itu, mereka juga akan datang ke rumah karena menganggap kondisinya cukup aman untuk bereproduksi. Walau tidak membahayakan, kerumunan semut terbang cukup mengganggu suasana di rumah. Untuk itu,

    Berikut 4 cara basmi semut terbang menurut situs Homes and Garden, Selasa (11/03):

    Menutup Lubang Akses Masuk Semut

    Semut terbang biasanya akan masuk melalui celah atau lubang pada pintu dan ventilasi rumah. Maka, penting untuk menutup kembali pintu setelah masuk rumah untuk mencegah lebih banyak semut.


    Gunakan Penyedot Debu

    Penyedot debu atau vacuum cleaner adalah cara paling efektif untuk membersihkan kerumunan semut secara cepat. Apalagi jika mereka hinggap pada permukaan rumah. Kemudian, buang isian vacuum ke luar rumah untuk mencegah mereka masuk kembali ke dalam rumah.

    Gunakan Pestisida

    Pestisida atau semprotan serangga juga dapat membasmi semut yang berterbangan. Pastikan pestisida yang dipakai tidak beracun untuk melindungi kesehatan serta perabotan. Semprotan serangga alami bisa menggunakan sabun cuci piring atau serai yang efektif mengusir hama.

    Basmi Sarang

    Cara paling efektif adalah membasmi dengan membasmi sarang atau tempat berkembang biaknya. Untuk mengetahui sarangnya, bisa gunakan umpan dari bahan manis seperti madu, maka semut akan mengumpulkan umpan dan membawanya kembali ke sarang.

    Demikian 4 cara basmi semut terbang di rumah. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Ditutup! Ini Alasan Kamu Harus Buka Lemari Selama Pergi Mudik



    Jakarta

    Lemari merupakan tempat penyimpanan pakaian yang biasanya terdapat di kamar tidur. Selama ini lemari jarang dibiarkan terbuka untuk menghindari debu atau serangga yang masuk. Namun, tahukah kamu kalau selama mudik atau meninggalkan rumah dalam waktu yang cukup lama, lemari justru baiknya dibiarkan terbuka.

    Melansir dari situs Country Living, lemari pakaian dibiarkan terbuka untuk mendapatkan sirkulasi udara yang baik. Udara di dalam kamar tidur bisa saja menjadi lembap terutama pada musim panas dan mengakibatkan timbulnya penyebaran jamur. Sehingga tak hanya lemari, pintu kamar pun biarkan terbuka agar mendapat ventilasi udara yang baik.

    Jika kamu khawatir terhadap serangga yang bisa saja masuk ke dalam lemari, maka kamu bisa oleskan beberapa tetes minyak lavender sebagai pencegahan. Aroma lavender membuat serangga tidak tertarik mendekat.


    Selain pintu lemari yang dibiarkan terbuka, masih melansir dari situs yang sama, terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan di dalam kamar tidur sebelum kamu berangkat mudik. Berikut penjelasannya.

    Ganti Sprei

    Akan sangat menyenangkan jika kembali ke rumah dengan sprei yang baru sepulang mudik.

    Tutup Gorden

    Menutup gorden pada siang hari merupakan pertanda bahwa rumah tersebut tidak berpenghuni. Namun, biarkan gorden sedikit terbuka untuk memberikan kesan bahwa ada oran di dalam. Akan tetapi, jangan terlalu lebar agar tidak dapat diintip langsung ke dalam.

    Putar Kasur

    Putar atau balikkan kasur untuk menjaga kualitas kasur kamu. Menurut situs Homes and Gardens, pada Senin (24/03/2025), hal ini dilakukan untuk membiarkan udara mengalir masuk ke dalam kasur secara merata di seluruh permukaannya.

    Itulah beberapa tips yang bisa kamu persiapkan untuk memastikan kamar tidur aman selama mudik. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 14 Cara Ampuh Usir Tikus dari Rumah, Tak Perlu Pakai Racun!



    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang bisa muncul di rumah. Kehadirannya sangat menjengkelkan. Sebab selain membawa penyakit yang berbahaya, tikus juga bisa menimbulkan kerusakan di rumah.

    Hampir semua orang tentu tidak ingin ada tikus di rumahnya. Berbagai metode mungkin bisa diterapkan untuk mengusir tikus, termasuk menggunakan jebakan ataupun racun tikus.

    Namun jika kedua cara itu tidak berhasil, cobalah 14 cara ini untuk mengusir tikus di rumah.


    1. Simpan Makanan di dalam Rumah dengan Rapi

    Tikus biasanya menggerogoti makanan yang tergeletak di atas meja. Sehingga, kamu perlu menyimpan semua makanan di tempat yang aman dan tak terjangkau oleh tikus.

    Kamu juga bisa menyimpan biji-bijian, makanan hewan peliharaan dan barang lainnya dalam wadah atau kaca logam. Jangan meninggalkan makanan hewan peliharaan dalam waktu yang lama.

    2. Gunakan Cuka Apel

    Tikus mempunyai indra penciuman yang kuat. Kamu bisa memanfaatkannya untuk mengusir hewan ini dengan bahan yang memiliki bau, misalnya dengan cuka apel. Caranya adalah sebagai berikut:

    Masukan campuran cuka apel dan air ke botol semprot Sempotkan cairan ke sekeliling rumah.

    3. Larutan Cabai

    Tak hanya cuka apel, untuk membuat bau yang tak disukai tikus, kamu bisa membuat semprotan cabai yang pedas. Caranya adalah sebagai berikut:

    Campur serpihan cabai, irisan paprika habaneros, sabun cuci piring dan air
    Semprotkan cairan di mana kamu sering melihat tikus.
    Namun perlu diperhatikan, meskipun campuran ini tak beracun untuk manusia tapi bisa mengiritasi mata, hidung dan mulut. Jadi, sebisa mungkin semprot di bagian yang jauh dari jangkauan orang atau hewan peliharaan. Cara ini juga tak menghilangkan populasi tikus besar.

    4. Pelihara Kucing

    Seperti yang sudah kita ketahui, kucing adalah musuh alami tikus. Memelihara kucing menjadi cara efektif untuk mengusir tikus. Kalau kamu berada di tempat yang tidak mengizinkan adanya hewan peliharaan, kamu bisa meminjam bak kotoran kucing di pintu masuk rumah. Tikus akan pergi setelah mencium bau urin kucing.

    5. Gunakan Minyak Esensial

    Beberapa minyak esensial dengan aroma kuat seperti peppermint dan cengkeh bisa mengusir tikus. Caranya yaitu dengan merendam bola kapas dalam minyak esensial dan letakkan di area yang sering didatangi tikus seperti lemari. Penggunaan minyak esensial ini bisa dibarengi dengan cara lainnya agar benar-benar ampuh usir tikus

    6. Singkirkan Sarang

    Pastikan tikus tidak menemukan tempat atau sarang yang nyaman seperti kain atau selimut di plastik penyimpanan barang. Selain itu, rapikan rumah dengan membuang segala karton kertas dan plastik yang sudah tak terpakai. Bersihkan rumah dari sampah.

    7. Pasang Perangkap

    Kamu bisa memasang perangkap dan menempatkannya di area yang sering didatangi tikus. Biasanya tikus akan keluar untuk mencari makan di malam hari. Makanan yang bisa memancing tikus di antaranya adalah selai kacang dan keju.

    Setelah ditangkap, pastikan melepaskan tikus setidaknya sekitar 1,6 km dari rumah dan sebisa mungkin di area yang tak berpenghuni. Jangan sentuh tikus secara langsung untuk menghindari penyakit yang mungkin hewan ini bawa.

    8. Semprotan Minyak Kayu Putih

    Minyak kayu putih memiliki aroma yang menyebalkan bagi tikus. Sehingga kamu bisa menggunakan larutan ini untuk mengusirnya.

    Gunakan larutan minyak kayu putih dengan konsentrasi 5%. Semprotkan ke tempat-tempat di mana tikus bersarang.

    9. Gunakan Bawang Bombay

    Bawang bombay bisa menjadi bahan untuk mengusir tikus. Aromanya yang menyengat tidak disukai oleh hewan ini.

    Letakkan irisan bawang bombay di area yang biasanya menjadi sasaran tikus. Kamu dapat mengganti bawang bombay yang sudah membusuk dengan yang baru.

    10. Gunakan Lada Hitam

    Tak hanya bermanfaat di dapur, lada hitam memiliki kandungan kimia yang berbahaya untuk tikus. Kandungan kimia yang ada di lada hitam ini bisa membuat tikus iritasi dan tidak nyaman.

    Caranya yaitu, giling kasar lada hitam, kemudian sebarkan ke area sarang tikus. Selain lada hitam, kamu juga bisa menggunakan lada putih.

    11. Tutup Semua Lubang

    Mengutip Bobvila, tikus bisa masuk ke lubang-lubang kecil. Jadi, pastikan memeriksa dinding serta ventilasi rumah. Lubang atau retakan yang besar sebaiknya diperbaiki, sedangkan yang kecil bisa diisi dengan wol baja atau sabut gosok tembaga.

    12. Gunakan Kapur Barus

    Kapur barus berkhasiat untuk mengusir tikus karena mengandung racun yang bisa menyiksa hewan ini. Kamu dapat menyimpan kapur barus di loteng, dapur atau tempat lain di mana tikus bersarang.

    13. Bedak Bayi

    Bedak bayi bisa dimanfaatkan untuk mengusir tikus dari rumah. Bubuk halus dari bedak bayi dipercaya bisa mengganggu fungsi tubuh tikus jika dikonsumsi. Bedak bayi cukup ditaburkan di tempat tikus biasa lewat dan dilakukan berulang kali.

    14. Cairan Pemutih

    Cairan pemutih bisa dimanfaatkan untuk mengusir tikus. Caranya yaitu dengan menambahkan cairan pemutih dengan air, lalu semprotkan ke area yang menjadi tempat tikus. Selain mengusir tikus, cairan pemutih juga bisa dijadikan disinfektan untuk membersihkan area yang terkena kotoran atau darah tikus.

    Itulah 14 cara mengusir tikus dari rumah yang ampuh. Semoga informasi ini bermanfaat detikers

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com