Tag Archives: kesehatan

Buruan Cek! Ini 4 Tanda Munculnya Jamur dan Cara Mengatasinya


Jakarta

Memasuki musim hujan ada banyak kamu perlu lebih perhatian pada bangunan atau rumah. Udara yang lembap dapat berpengaruh pada kelembaban di dalam bangunan. Kelembaban yang melewati batas normal dapat memicu pertumbuhan jamur.

Keberadaan jamur pada bangunan dapat memicu berbagai hal buruk bagi struktur dan tampilan rumah, serta kesehatan. Cara kita mencegah pertumbuhan jamur di rumah adalah mengetahui tanda pertumbuhannya. Cara mengetahuinya cukup mudah, tidak membutuhkan alat canggih atau bantuan profesional.

Melansir dari Homes and Gardens, Rabu (6/11/2024), berikut beberapa tanda adanya pertumbuhan jamur pada bangunan


1. Adanya Perubahan Warna pada Bagian Bangunan

Kamu bisa mengetahui keberadaan jamur dari kondisi fisik bangunan yakni dari perubahan warna. Sebagai contoh perubahan warna cat pada dinding, plafon, lantai, dan bagian lainnya. Perubahan warna ini juga diikuti dengan munculnya noda hitam, hijau, merah muda, hingga putih.

Jika kamu melihat hal ini, kamu harus segera membasminya karena jamur dapat menyebar dan berlipat ganda dalam 24 jam. Cara membasminya dengan mencampurkan larutan pemutih dengan air putih secukupnya kemudian disemprotkan ke area yang berjamur.

2. Tercium Bau Lembap

Bau lembap itu seperti bau apek. Bau ini sebagai pertanda jamur tengah berkembang di media yang lembap. Bau ini bisa tercium jelas pada saat kamu menghidupkan kipas angina tau AC. Maka dari itu, penting di rumah memiliki ventilasi.

3. Cat dan Wallpaper Mengelupas

Kemudian, jika kamu melihat cat dinding atau wallpaper di rumah mengelupas, kemungkinan penyebabnya adalah jamur. Kemudian jika kamu menyentuh cat dinding terasa lembut dan kenyal itu menandakan ada kelembaban yang terperangkap di bawahnya.

Untuk memperbaikinya, bukan dengan mengecat ulang, tetapi membasmi dulu jamur tersebut. Dengan begitu permasalahan jamur tidak akan terulang lagi.

4. Mengalami Alergi

Seperti yang disebut di awal, jamur tidak hanya merusak struktur dan tampilan rumah, melainkan menyebabkan penyakit bagi penghuninya. Jamur dapat menyebabkan batuk, bersin, hidung tersumbat, mata gatal, iritasi kulit, gangguan pernapasan, sakit kepala, dan gejala mirip alergi lainnya.

Cara untuk membersihkannya adalah dengan membersihkan rumah secara teratur atau menggunakan cuka yang disemprotkan ke area pertumbuhan jamur.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Waspada! Ternyata Benda di Rumah ini Mengandung Timbal



Jakarta

Timbal adalah logam berat yang dapat membahayakan kesehatan manusia, terutama bagi anak-anak dan wanit. Jika terpapar dalam jumlah yang signifikan maka akan sangat bahaya bagi kesehatan.

Meskipun banyak orang mengaitkan timbal dengan produk industri, kenyataannya, barang-barang sehari-hari yang kita gunakan juga bisa mengandung timbal.

Pada pembahasan berikut ini, akan menjelajahi berbagai jenis barang umum yang mungkin mengandung timbal, mulai dari cat dan peralatan rumah tangga.


Mengetahui risiko ini sangat penting untuk melindungi diri dan keluarga dari potensi bahaya yang ditimbulkan oleh paparan timbal.

Apa itu Timbal? Mengapa Sangat Berbahaya?

Melansir dari Dengarden, pada Rabu (6/11/2024), menurut Organisasi Kesehatan Dunia WHO, timbal adalah logam alami yang banyak ditemukan di seluruh dunia. Penggunaan utama timbal adalah untuk memproduksi baterai timbal-asam yang digunakan dalam kendaraan bermotor.

Namun, sejumlah kecil juga terdapat dalam barang-barang sehari-hari yang kita gunakan, seperti cat, kaca patri, ubin keramik, pipa ledeng, perhiasan, mainan, selang taman, dan beberapa produk kosmetik.

Fakta dari WHO

Timbal dapat terakumulasi dalam tubuh manusia dan memberikan efek negatif pada berbagai sistem, seperti pada dalam tubuh, timbal tersebar ke otak, hati, ginjal, dan tulang. Kain ini disimpan di gigi dan tulang, dan akumulasi ini bertambah seiring waktu.

Ini sangat berbahaya bagi anak-anak, yang dapat mengalami dampak kesehatan serius dan permanen, terutama terkait perkembangan otak dan sistem saraf.

Paparan tinggi timbal pada ibu hamil dapat mengakibatkan keguguran, lahir mati, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah.

Selain itu, timbal juga dapat menyebabkan masalah jangka panjang bagi orang dewasa, termasuk peningkatan risiko hipertensi dan kerusakan ginjal, serta tidak ada tingkat paparan timbal yang aman tanpa risiko efek berbahaya.

Meski timbal berguna dan kadang-kadang diperlukan dalam beberapa produk, faktanya adalah bahkan dalam jumlah setetespun timbal ‘sudah terlalu banyak’ karena akan terakumulasi dalam tubuh dan mengganggu fungsi kimia dasar.

Akhirnya menyebabkan komplikasi kesehatan yang parah sampai-sampai memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.

Cat

Tidak semua cat berbahaya, tetapi cat yang mengandung timbal memang berisiko. Pada tahun 1991, Amerika Serikat mengidentifikasi cat bertimbal sebagai ancaman lingkungan yang serius bagi anak-anak, cat bertimbal juga dapat berdampak negatif pada orang dewasa.

Penting untuk dicatat bahwa hampir semua rumah tua dibangun sebelum tahun 1978 memiliki cat yang mengandung timbal. Meskipun cat bertimbal itu sendiri tidak berbahaya, ketika mulai mengelupas, ia melepaskan partikel timbal berbahaya yang dapat terhirup.

Oleh karena itu, jika kamu berencana membeli rumah tua, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional sebelum melakukan renovasi atau pengecatan sendiri.

Ubin Keramik

Ubin keramik, terutama yang ada di kamar mandi rumah tua, mungkin mengandung kadar timbal yang tinggi. Ubin yang diproduksi pada tahun 1970-an, terutama yang berwarna, bisa berbahaya.

Ketika ubin mulai terkelupas, debu yang dihasilkan bisa berisiko. Oleh karena itu, renovator rumah tua yang melakukannya sendiri sebaiknya berkonsultasi dengan profesional untuk mengevaluasi apakah ubin tersebut berbahaya atau masih aman untuk ditangani.

Jika tidak, sebaiknya serahkan pekerjaan renovasi kepada tukang bangunan profesional untuk memastikan tidak ada paparan timbal yang tidak diinginkan dan menghindari risiko meninggalkan partikel timbal berbahaya di rumah setelah proyek selesai.

Selang Taman

Pastinya kamu pernah bermain-main dengan selang taman atau menyeruput air dari sana pada hari-hari musim panas yang terik saat menyiram halaman. Terdapat cukup banyak selang taman yang mengandung timbal, khususnya karena beberapa di antara mereka dibuat dari bahan daur ulang.

Sebagian besar selang taman dilabel dengan informasi tentang kandungan timbal, jadi pastikan kamu berhati-hati saat memilih selang yang ingin dibeli. Ada juga selang taman yang tidak mengandung timbal, tapi harga mereka mungkin sedikit lebih mahal.

Perlengkapan Perpipaan

Beberapa rumah tua mungkin dilengkapi dengan pipa timbal atau perlengkapan pipa yang terbuat dari kuningan atau perunggu, yang bisa mengandung timbal.

Jika air terjebak dalam pipa atau perlengkapan tersebut untuk waktu yang lama, timbal dapat larut ke dalam air minum.

Debu

Cat yang mengandung timbal dapat mengalami kerusakan seiring berjalannya waktu, yang menghasilkan debu atau serpihan timbal yang menempel di lantai, ambang jendela, dan tanah di sekitar rumah.

Debu dan tanah ini dapat menjadi sumber paparan timbal yang signifikan, terutama bagi anak-anak kecil yang mungkin merangkak atau bermain di lantai.

Keramik dan Glasir Tembikar

Glasir yang dipakai pada keramik, tembikar, dan porselen tertentu dapat mengandung timbal. Ini terutama berlaku untuk barang-barang yang lebih tua atau yang dibuat secara manual, seperti piring hias, cangkir, dan mangkuk.

Selain itu, keramik impor atau antik juga mungkin memiliki glasir yang mengandung timbal.

Penutup Jendela dan Tirai Vinil

Beberapa tirai, kerai, dan gorden yang terbuat dari vinil atau plastik dan diproduksi sebelum tahun 1990-an mungkin mengandung timbal.

Timbal ini biasanya terdapat dalam bahan penstabil yang digunakan dalam pembuatan produk-produk tersebut.

Kaca Patri

Kaca patri memiliki potensi untuk mengandung timbal. Jendela kaca patri tradisional dibuat dengan menyusun potongan-potongan kecil kaca berwarna yang dihubungkan dengan timbal.

Meskipun timbal yang digunakan dalam jendela tersebut biasanya tidak berada dalam bentuk yang mudah larut atau menimbulkan risiko paparan yang signifikan.

Tetap saja timbal dapat menjadi masalah jika kaca patri mengalami kerusakan, memburuk, atau jika terdapat area bertimbal yang dapat dijangkau, seperti di jendela rendah atau dekat tempat bermain anak-anak.

Penanganan Produk yang Mengandung Timbal

Baca informasi kecil di kemasan produk dan perhatikan jika ada pernyataan tentang kandungan timbal, cek kualitas produk impor dan ikuti berita untuk mengetahui jika ada barang yang ditarik karena mengandung timbal lebih dari batas aman.

Penting untuk membuat keputusan yang baik, jadi lakukan riset sebelum membeli agar terhindar dari keracunan timbal.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Kenali 3 Jenis Jamur yang Tumbuh di Area Lembap dan Infeksi yang Ditimbulkan


Jakarta

Udara lembap saat hujan dapat memicu pertumbuhan jamur di sudut-sudut bangunan atau rumah. Jamur ini bukan hanya merusak tampilan bangunan, melainkan juga membawa penyakit bagi penghuninya.

Bentuk jamur yang muncul di area lembap di rumah seperti noda berwarna. Jamur yang menghasilkan spora dapat menyebar dengan cara melayang di udara. Spora jamur terdapat di setiap tempat sehingga kemungkinan jamur berkembang di dalam rumah yang lembap sangat mungkin terjadi.

Noda jamur ini bisa berwarna hitam, putih, hijau, hingga kecoklatan. Jamur yang tumbuh di tempat lembap ini juga tidak hanya satu jenis, melainkan ada banyak macamnya. Untuk lebih jelasnya, Melansir dari Medical News Today, Rabu (6/11/2024), berikut jenis jamur yang biasa tumbuh di tempat yang lembap.


Jenis Jamur yang Muncul di Rumah

Spora jamur dapat tumbuh subur di lingkungan yang lembap dan hangat. Ketika mereka mendarat di tempat yang lembap, mereka lebih mudah untuk tumbuh. Medianya pun tidak pandang bulu, bisa di kain, kertas, kayu, kaca, plastik, hingga beton.

Untuk jenis jamur yang biasa ditemukan di rumah, sebagai berikut.

– Cladosporium: Tumbuh di daerah sejuk atau hangat. Media yang kerap menjadi sasaran jamur ini adalah kain dan permukaan kayu.

– Aspergillus: Tumbuh di dalam ruangan, pada benda yang berdebu, makanan berbentuk tepung, dan bahan bangunan. Dinding yang terlalu kering juga bisa ditumbuhi jamur ini.

– Penicillium: Tumbuh pada bahan yang rusak karena air. Seringkali memiliki penampilan biru atau hijau.

Tempat Munculnya Jamur

Daerah yang disukai oleh jamur adalah tempat yang lembap seperti bekas kebocoran, area yang pernah terendam banjir, sudut-sudut jendela, kamar yang lama sudah tertutup, garasi yang jarang dibuka, kamar mandi, di bawah bak cuci piring, sekitar wastafel dan WC, dinding, plafon, dan masih banyak lagi.

Penyakit yang Disebabkan karena Jamur

Seperti yang disebut sebelumnya, jamur yang muncul di area bekas lembap dapat menyebabkan beberapa penyakit. Efek dari jamur ini akan lebih berbahaya bagi penghuni yang memiliki riwayat alergi jamur dan sesak napas. Berikut penjelasannya.

1. Alergi

Seseorang yang sensitif atau alergi terhadap partikel yang berhubungan dengan jamur dapat bereaksi saat spora jamur tersebut terhirup. Gejala alergi ini diikuti dengan demam, hidung yang gatal, tenggorokan yang gatal, bersin, mata berair, dan masih banyak lagi. Ada pula alergi yang menyerang kulit yang dapat menyebabkan kemerahan dan rasa gatal.

2. Masalah Pernapasan

Saat jamur tumbuh, spora, sel, pecahan, dan senyawa organik yang tidak stabil dapat masuk ke udara. Mereka dapat menghasilkan alergen, iritasi, dan mikotoksin.

Orang yang memiliki riwayat alergi jamur dan asma memiliki peluang lebih tinggi terkena serangan asma bila tinggal di rumah yang ditumbuhi jamur. Selain itu, bisa pula menyebabkan pneumonitis hipersensitivitas, sejenis peradangan paru-paru.

3. Terganggunya Sistem Kekebalan Tubuh

Kebanyakan orang dapat menghirup spora jamur ini tanpa menjadi sakit. Namun, orang yang sistem kekebalannya lemah atau memiliki penyakit paru-paru dapat terinfeksi. Salah satunya adalah penyakit jamur Aspergillus yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius yang dikenal sebagai aspergillosis.

4. Peradangan

Jamur dapat memicu produksi mikroba dan bakteri. Paparan bakteri ini dapat memicu respons peradangan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Waspada! Jamur Bukan Hanya Tumbuh saat Lembab, tapi Juga Suhu Panas



Jakarta

Jamur adalah masalah rumah tangga umum yang muncul pada tempat basah dan berventilasi buruk. Jamur menyebar melalui spora kecil yang tidak terlihat oleh mata telanjang. Spora ini dapat ditemukan di dalam dan luar ruangan, serta ketika kondisinya tepat, jamur dapat mulai tumbuh dan berkembang biak.

Jamur dapat tumbuh dan berkembang biak pada suhu yang lembap atau panas, simak pembahasan berikut untuk mengetahui dan mencegah di suhu berapa jamur dapat tumbuh.

Pertumbuhan Jamur pada Suhu Dingin

Melansir Union Restoration, pada (19/11/2024), jamur dapat tumbuh di berbagai suhu, namun ada kisaran suhu optimal untuk jamur tumbuh, yaitu sekitar 20 derajat celcius dan 86 derajat celcius. Namun faktanya, beberapa spesies jamur dapat tumbuh subur di suhu rendah yaitu 0 derajat celcius.


Area dengan insulasi yang buruk atau bagi kamu yang tidak memiliki pemanas berhati-hatilah, karena hal ini dapat menciptakan titik dingin pada tempat jamur untuk bisa tumbuh subur. Tempat-tempat seperti ini biasanya ditemukan di banyak tempat, termasuk loteng dan ruangan yang sempit.

Jika kamu menduga terdapat masalah jamur pada rumah, maka penting bagi kamu untuk segera mengambil tindakan untuk membasminya sebelum kamu menghadapi masalah kesehatan termasuk masalah pernapasan, alergi, serta infeksi.

Pertumbuhan Jamur pada Suhu Panas

Walaupun jamur lebih suka suhu sedang untuk pertumbuhannya, namun nyatanya jamur juga dapat bertahan di suhu panas. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena suhu tinggi saja tak dapat menghilangkan potensi pertumbuhan jamur.

Jamur dapat berkembang biak pada suhu yang mencapai 49 derajat celcius, jauh lebih tinggi dari yang diperkirakan kebanyakan orang. Namun, harus diperhatikan bahwa suhu yang sangat tinggi dapat memperlambat pergerakan pertumbuhan jamur.

Ini merupakan salah satu alasan betapa penting untuk menjaga suhu rumah kamu pada tingkat sedang dan menghindari area yang terlalu panas atau dingin. Faktor-faktor lain seperti tingkat kelembapan, kadar air, dan bahan substrat juga berkontribusi terhadap pertumbuhan jamur.

Dengan mengatasi faktor ini secara terpadu, kamu bisa menciptakan lingkungan yang kurang mendukung perkembangbiakan jamur dan menjaga ruang hidup yang jauh lebih sehat. Merawat dan membersihkan sistem HVAC pada rumah secara rutin dan memperbaiki kebocoran atau kerusakan akibat air dengan cepat juga dapat mencegah pertumbuhan jamur.

Tingkat Kelembapan

Kelembapan adalah faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan jamur, yang cenderung tumbuh pada tempat yang memiliki kelembapan tinggi, biasanya di atas 60% kelembapan relatif.

Terdapat beberapa contoh kelembapan yang memengaruhi jamur untuk berkembang biak, seperti kamar mandi dan dapur. Kamar mandi merupakan ruangan yang memiliki tingkat kelembapan yang cenderung tinggi, karena terdapat pancuran bak mandi, serta wastafel.

Sementara itu pada bagian dapur jamur tumbuh karena uap yang dihasilkan meningkatkan tingkat kelembapan pada dapur. Uap dapat terkumpul di permukaan, yang dapat menyebabkan pertumbuhan koloni jamur, apalagi jika tidak ada ventilasi yang memadai, karena hal itu dapat menyebabkan pertumbuhan jamur pada ubin, dinding, dan langit-langit.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Ini Jangka Waktu Toren Air Harus Dibersihkan, Catat!


Jakarta

Toren air merupakan salah satu komponen penting dalam penyediaan air di banyak rumah dan gedung. Meskipun sering digunakan, mungkin ada yang belum menyadari pentingnya menjaga kebersihan toren air.

Pasalnya, air yang disimpan dalam toren berpotensi kotor karena berlumut atau terkontaminasi jika tidak dirawat dengan baik. Lalu, seberapa sering toren air harus dibersihkan?

Jangka Waktu Toren Air Harus Dikuras

Berdasarkan informasi yang dibagikan Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (16/9/2023), pengurasan toren air bisa dilakukan setidaknya 6 bulan sekali.


Jangka waktu tersebut akan membantu menghambat pertumbuhan lumut di tangki air. Munculnya lumut biasanya disebabkan karena toren sering terpapar sinar matahari langsung.

Jika pertumbuhan lumutnya cepat, maka frekuensi pengurasan juga harus dipercepat. Misalnya, menjadi 3-4 bulan sekali.

Alasan Toren Air Harus Dikuras

Alasan kita perlu rutin menguras toren air yaitu agar air bisa selalu tetap bersih. Jika penghuni rumah menggunakan air yang kotor, tentunya hal ini akan berdampak pada kesehatan seperti gatal-gatal ataupun diare.

Cara agar Toren Air Tidak Berlumut

  • Rutin dibersihkan.
  • Toren air harus ditutup rapat, agar tidak ada sinar matahari yang masuk.
  • Membuat pelindung di atas tangki dengan warna cerah, agar meminimalisir cahaya matahari yang masuk.
  • Melakukan pengecatan ke toren air agar cahaya tidak mudah menembus dinging tangki.

(khq/fds)



Sumber : www.detik.com

Nggak Pakai Ribet! 7 Cara Usir Nyamuk Pakai Bahan di Rumah


Jakarta

Memasuki musim hujan, nyamuk mulai banyak bermunculan. Adanya nyamuk di rumah tentu bisa mengganggu bahkan menyebabkan penyakit seperti demam berdarah hingga malaria.

Untuk membasmi nyamuk umumnya menggunakan insektisida. Namun, hal itu tidak terlalu bagus untuk kesehatan manusia dalam jangka panjang.

Jangan khawatir! Kamu bisa mengusir nyamuk menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah. Apa saja itu? Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


Air Bawang Putih

Melansir The Kitchen, bawang putih sering dikenal sebagai pengusir nyamuk. Caranya, buatlah semprotan sendiri dengan menambahkan beberapa siung bawang putih yang segar dan cincang. Lalu tambahkan satu sendok minyak mineral, kemudian diamkan seharian hingga meresap sempurna.

Saring bawang putih, lalu tambahkan ke botol semprot yang telah diisi air, setelah itu semprotkan cairan tersebut pada semua sumber cahaya luar ruangan guna membuat penghalang yang tidak akan dilintasi nyamuk.

Ampas Kopi

Ampas kopi diketahui mampu mengusir nyamuk karena baunya yang tak disukai serangga tersebut. Dengan menaburkannya di seluruh bagian taman dan teras, atau bisa juga membakarnya dalam cangkir dijamin nyamuk enggan untuk balik lagi.

Minuman berkafein yang banyak khasiat ini sebenarnya bisa menjadi alat pengusir berbagai jenis serangga, menjadikannya pilihan yang tepat untuk aktivitas luar ruangan dengan skala berapa pun.

Minyak Atsiri

Jika kamu memiliki minyak esensial, itu tandanya kamu sudah memiliki metode yang ampuh untuk mengusir nyamuk, tambahkan beberapa tetes minyak yang berbau tajam seperti lavender atau peppermint.

Masukkan ke dalam botol semprot yang telah diisi air, kemudian semprotkan secara menyeluruh di dapur dan area luar yang terdapat banyak nyamuk.

Pakai kamper

Dilansir Architectural Digest India, kamper atau camphor mampu menghilangkan bau yang menyengat, hal ini bisa mengusir nyamuk secara efektif. Taruh kamper di mangkok yang berisi air dan ganti airnya setiap 2-3 hari.

Taruh Tanaman Pengusir Nyamuk

Menaruh beberapa tanaman pengusir nyamuk juga bisa menjadi alternatif lain. Beberapa di antaranya yaitu marigold, lavender, peppermint, serai, rosemary, bahkan bawang putih.

Gunakan Cuka Apel

Semprotan berisi cuka apel juga bisa mengusir nyamuk. Campurkan cuka apel dengan beberapa tetes minyak serai dan semprotkan ke sekeliling rumah.

Pakai Lemon dan Cengkeh

Potong lemon menjadi dua lalu tusukkan cengkeh di atasnya. Taruh lemon dan cengkeh tersebut di beberapa area dalam rumah.

Itulah beberapa cara mengusir nyamuk dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

4 Tempat yang Disukai Lalat untuk Bertelur


Jakarta

Lalat menjadi salah satu serangga yang sering berkeliaran di rumah. Lalat dikenal kotor, mengganggu, dan tidak baik untuk kesehatan. Lalat tidak memiliki sarang, tetapi lalat bisa bertelur di tumpukan area sekitar rumah.

Lalat bereproduksi dengan sangat cepat, sehingga bukan hal aneh jika populasinya tumbuh dengan cepat setelah melihat lalat berada di rumah. Lalat biasanya bertelur di area yang mendukung keturunannya dengan persediaan makanan.

Melansir Pest Pointers, berikut beberapa tempat yang diyakini menjadi tempat bertelurnya lalat di rumah.


Sisa-sisa Makanan di Rumah

Salah satu tempat yang paling sering dihinggapi lalat untuk bertelur adalah pada sisa makanan. Makanan yang ditaruh di luar dalam waktu yang lama, atau bahkan sisa-sisa kecil yang jatuh bisa menjadi tempat berkembang biak lalat.

Saat lalat menemukan tempat berkembang biaknya, lalat akan memahami bahwa sisa makanan dapat mendukung keturunan barunya. Jika kamu membiarkan makanan di luar dalam waktu yang lama, hal ini akan memperbanyak lalat untuk menjadi tempat bertelur.

Selain memastikan makanan tidak tertinggal dalam waktu lama, membersihkan sisa-sisa dan membuangnya dapat membantu mengurangi jumlah lalat di rumah.

Dapur

Mirip dengan makanan yang berserakan, tumpahan di dapur juga dapat memungkinkan lalat untuk berkembang biak. Kekacauan seperti tumpahan makanan yang tidak dibersihkan, atau bahan-bahan sisa yang menjadi tempat untuk bertelurnya lalat.

Tumpahan yang berminyak, berlemak, atau membusuk akan menarik banyak lalat, karena zat-zat ini padat nutrisi dan kalori bagi keturunannya. Zat ini juga mengandung banyak protein, sehingga mendukung pertumbuhan dan reproduksi lalat baru.

Kompos Dalam Ruangan

Kompos menjadi tempat yang bagus untuk lalat bertelur. Kompos merupakan bahan yang sangat mirip dengan tempat lalat bertelur di alam. Di alam liar, lalat biasanya berkembang biak di bahan organik yang membusuk.

Selain menjadi sumber makanan yang penting, kompos juga menarik bagi lalat karena panas yang dihasilkan. Panas ini optimal untuk mendukung perkembangan telur dan lalat muda yang sensitif terhadap suhu.

Kotoran Hewan Peliharaan

Tempat lain yang disukai oleh lalat adalah kotoran hewan peliharaan. Terkadang hewan peliharaan kamu meninggalkan kotoran di halaman atau bahkan di dalam rumah tanpa kamu sadari.

Mirip dengan kompos, kotoran hewan peliharaan segar memiliki jumlah panas dan nutrisi yang tepat untuk mendukung telur lalat.

Untuk mengatasinya, kamu dapat lebih waspada tentang di mana hewan peliharaan kamu buang air. Jika tidak sengaja buang air di dalam rumah, bersihkan secara menyeluruh dengan beberapa jenis semprotan disinfektan.

Itulah beberapa area yang bisa menjadi tempat perkembangbiakan lalat di rumah. Hati-hati ya detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Inovasi Terbaru untuk Lindungi Rumah Anda



Jakarta

Dewasa ini, makin banyak orang yang tertarik mendaftarkan asuransi untuk memproteksi harta benda mereka. Hal ini karena tidak ada seorang pun yang mampu memprediksi kapan terjadinya bencana.

Asuransi bermanfaat untuk melindungi harta benda dari kejadian-kejadian tidak terduga. Misalnya kebakaran, ledakan, sabotase, dan berbagai kemungkinan lainnya. Apalagi, setiap harta benda punya kemungkinan untuk mengalami kerusakan di masa depan.

Potensi risiko yang muncul tersebut bisa dikendalikan lewat asuransi. Sebab, asuransi dapat jadi salah satu alat dalam manajemen risiko dengan cara mengurangi dampaknya, contohnya seperti beban finansial.


Bagi yang masih ragu dengan asuransi harta benda, berikut alasan pertimbangan memilikinya sebelum mengambil keputusan:

  • Memberikan Rasa Aman

Dengan asuransi, Anda tidak perlu khawatir kehilangan seluruh harta benda ketika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan. Selama kerusakan atau kerugian harta benda masuk ke dalam polis asuransi, Anda bisa merasa tenang dan aman karena akan mendapat kompensasi yang sesuai.

Alasan utama mengapa asuransi penting untuk Anda miliki yakni karena aset yang sudah Anda bangun dapat terlindungi dari kemungkinan terburuk. Misalnya karena kebakaran, terkena sambaran petir, kejatuhan pesawat terbang, dan lain sebagainya.

Asuransi merupakan jaminan perlindungan jangka panjang yang dapat mengurangi beban finansial Anda. Saat harta benda mengalami kerusakan, Anda tidak perlu menanggung biaya perbaikannya sepenuhnya. Produk asuransi yang sudah Anda pilih akan membantu untuk menutupi pengeluaran.

5 Tren Keamanan Rumah 2025

Dari pembahasan di atas, Anda sudah tahu betapa pentingnya peran asuransi harta benda, termasuk untuk rumah. Untuk melengkapi perlindungan yang Anda miliki, ada beberapa teknologi keamanan rumah supaya aset tetap aman.

1. Memasang CCTV

Belakangan ini, banyak orang mulai memasang CCTV di sekitar rumah untuk memantau aktivitas mencurigakan yang mungkin terjadi. Selain itu, CCTV telah mengalami perkembangan teknologi yang memungkinkan Anda untuk mengaksesnya melalui smartphone atau mengintegrasikannya dengan alarm. Jadi, semua tindakan di sekitar rumah Anda akan terekam dalam kamera pengawas ini.

2. Kunci Pintar dengan Biometrik

Tren keamanan rumah yang kemungkinan makin meningkat di tahun 2025 adalah penggunaan kunci pintar dengan biometrik. Sistem keamanan ini menggunakan sidik jari atau pengenalan wajah sehingga keamanan rumah lebih terjamin. Anda juga tidak perlu khawatir kehilangan kunci fisik.

3. Alarm Sensor Gerak

Alarm sensor gerak adalah perangkat elektronik yang mampu berbunyi setiap kali mendeteksi pergerakan di area tertentu. Dengan alarm ini, penghuni rumah bisa mendapat pemberitahuan cepat terkait potensi ancaman yang mencoba masuk ke dalam rumah, seperti perampokan atau pencurian.

4. Sensor Pintu dan Jendela

Pintu dan jendela menjadi akses masuk bagi orang yang ingin menyusup ke dalam rumah. Oleh sebab itu, melengkapi sensor ke pintu dan jendela bermanfaat untuk mendeteksi setiap kali ada upaya membukanya secara paksa. Nantinya, alarm akan berbunyi atau Anda akan menerima notifikasi peringatan pada smartphone.

5. Motion Sensor

Supaya keamanan rumah lebih optimal, Anda bisa memakai motion sensor. Sensor ini dapat mendeteksi gerakan orang asing dan menyalakan alarm peringatan. Selain itu, sensor ini juga bermanfaat untuk hal lainnya seperti mengaktifkan kamera pintar.

Asuransi Griya Proteksi Maksima

Setelah menyimak pembahasan di atas, Anda sudah semakin sadar bukan pentingnya memiliki asuransi harta benda? Nah, BRI Prioritas punya Asuransi Griya Proteksi Maksima yang dapat memberikan jaminan atas kerusakan pada harta benda dan tempat tinggal.

Jaminan ini akan dibayarkan kepada tertanggung apabila obyek yang diasuransikan baik bangunan dan atau isinya mengalami risiko yang dijamin oleh kondisi polis. Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa dijamin:

a. Kerusakan/Kerugian Material

Produk ini menjamin kerugian atau kerusakan pada harta benda dan atau kepentingan yang dipertanggungkan yang secara langsung disebabkan oleh:

b. Kecelakaan Diri dan Kesehatan

c. Bantuan Sewa

Apabila objek pertanggungan mengalami kerugian yang dijamin dalam polis dan sudah tidak layak dihuni, maka bantuan sewa akan diberikan.

d. Tanggung Jawab Hukum Kepada Pihak Ketiga

Produk ini menjamin kerugian kepada Pihak Ketiga atas kerusakan fisik/materi milik Pihak Ketiga akibat dari kerugian yang dijamin dalam polis, yang dibayarkan kepada Tertanggung setinggi-tingginya sebesar santunan yang tercantum dalam polis. Pembayaran santunan diberikan atas dasar surat tuntutan dari Pihak Ketiga.

Rate Premi

Asuransi Griya Proteksi Maksima tersedia dalam pilihan Silver, Gold, dan Platinum. Untuk rate preminya, bisa Anda simak berikut ini.

  • Griya Proteksi Maksima Silver : 0,294‰

  • Griya Proteksi Maksima Gold : 1,5‰

  • Griya Proteksi Maksima Platinum : 2,25‰

  • Biaya Polis : Rp 50.000,-

Sebagai informasi, produk Asuransi Griya Proteksi Maksima dapat dinikmati oleh nasabah BRI Prioritas. Untuk menjadi nasabah BRI Prioritas, minimal saldo yang dibutuhkan adalah Rp 500 juta.

Ada banyak keuntungan yang bisa Anda raih jika menjadi nasabah BRI Prioritas, salah satunya mendapat promo asuransi ini. Tunggu apa lagi? Yuk, lindungi harta benda dan tempat tinggal dengan Asuransi Griya Proteksi Maksima! Informasi lebih lanjut kunjungi link berikut https://bri.co.id/web/bri-prioritas/promo/-/asset_publisher/2QarhqCnxwhJ/content/asuransi-griya-proteksi-maksima.

(anl/ega)



Sumber : www.detik.com

Hindari 3 Warna Ini Kalau Nggak Mau Rumah Kamu Jadi Sarang Nyamuk!



Jakarta

Nyamuk merupakan hama yang dapat menyebabkan gigitan yang mengganggu dan paling buruk sehingga dapat menyebarkan penyakit. Sehingga hal ini membuat penghuni rumah sangat tidak menginginkan kehadiran nyamuk.

Namun, mengetahui cara mengusir nyamuk tidak hanya sebatas membuang air dan menggunakan pengusir nyamuk yang tepat. Menghindari warna-warna yang nyamuk sukai akan membantu untuk mencegah nyamuk masuk ke rumah.

Melansir Livingetc, berikut beberapa warna yang disukai oleh nyamuk sehingga sangat mengundang nyamuk masuk ke rumah.


Warna Hitam

Rumah cat hitam/The Fifth and SixthRumah cat hitam/The Fifth and Sixth Foto: Rumah cat hitam/The Fifth and Sixth

Warna hitam akan selalu tampil berani dan menjadi pusat interior bergaya gotik. Namun, hitam merupakan warna yang harus dihindari saat mempertimbangkan nyamuk.

Nyamuk perlu menghindari sinar matahari langsung, karena dapat menyebabkan dehidrasi dan bahkan kematian. Sehingga hitam adalah warna yang secara alami akan membuat nyamuk ingin berada di dekatnya.

Nyamuk menggunakan penciuman sekaligus penglihatan untuk menemukan inangnya, jadi mengusir nyamuk dengan semprotan dan menanam tanaman anti nyamuk merupakan ide bagus untuk mengusirnya.

Warna Merah

Foto ruangan merah.Foto ruangan merah. Foto: iStock/Vanit Janthra

Warna merah muda dideteksi oleh nyamuk dan sangat menarik bagi nyamuk. Hal yang sama berlaku untuk warna-warna serupa seperti merah muda terang dan jingga, karena nyamuk tidak dapat membedakan warna-warna tertentu.

Nuansa-nuansa pada roda warna ini meniru warna kulit manusia sehingga nyamuk secara alami tertarik pada warna-warna tersebut.

“Warna-warna hangat seperti merah, oranye, dan kuning dapat menarik nyamuk karena mereka mungkin mengira warna-warna tersebut sebagai sumber panas atau panas tubuh calon inangnya,” kata Vincent Luca, pemilik On Demand Pest Control.

Warna Biru Laut

Biru Laut.Biru Laut. Foto: M. Marceny

Warna yang lebih gelap seperti biru tua meniru bayangan yang lebih mungkin menyerap dan menahan panas yang berarti nyamuk dapat dengan mudah menemukan inangnya.

“Nyamuk tertarik pada warna tertentu karena cara mereka menyerap cahaya dan memancarkan panas,” ujar Vincent.

Hindari ide-ide pengecatan seperti mengecat seluruh ruangan dengan warna yang lebih gelap seperti biru tua dan pilih dinding berfitur atau aksesoris yang lebih gelap sebagai gantinya.

Warna yang Mengusir Nyamuk

Berbeda dengan warna gelap yang menarik nyamuk, warna terang dapat mengusir nyamuk. Warna pucat seperti putih, biru muda, dan warna pastel kurang menarik bagi nyamuk. Warna ini memantulkan cahaya dari kehangatan, sehingga nyamuk sulit mendeteksi inang.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Musim Hujan Bisa Bikin Dinding Lembap, Hati-hati Struktur Rumah Bisa Rusak!



Jakarta

Saat musim hujan seperti saat ini, salah satu masalah yang muncul di rumah adalah dinding lembap. Kondisi ini tak bisa diremehkan, sebab dinding lembap dapat menimbulkan kerusakan seperti cat terkelupas, rembesan, kerusakan struktur rumah serta suasana rumah jadi dingin.

Artikel ini membahas mengenai cara mengatasi dinding lembap. Sebelum bahas itu ada baiknya kamu tahu penyebab dinding rumah bisa lembap. Mengutip dari Livspace, berikut pembahasannya.

Penyebab Dinding Bisa Lembap

Ada beberapa hal yang menyebabkan dinding menjadi lembap. Berikut penyebab umumnya.


  • Kelembapan dari tanah dapat naik ke atas permukaan tanah dan merusak dinding
  • Percikan air hujan dapat mengakibatkan bocor dari dinding sehingga menimbulkan rembesan atap yang miring dapat menampung air yang dapat meresap ke dalam rumah dan menyebabkan retakan
  • Pipa drainase yang tersumbat dapat menampung air dan menyebabkan dinding menjadi lembap
  • Bahan Dinding berkualitas rendah yang digunakan dalam konstruksi
  • Pipa talang air yang bocor
  • Terdapat kebocoran atap

Cara Mencegah Dinding Lembap

Ada beberapa cara mencegah dinding lembap yang dapat dilakukan dengan cepat dan mudah, berikut di antaranya.

1. Periksa Retakan pada Dinding

Tanpa kamu sadari, dinding rumah bisa saja terdapat retakan. Retakan ini biasanya mulai muncul di dekat kusen pintu dan jendela. Retakan memungkinkan kelembapan masuk ke dalam struktur bangunan rumah dan menyebabkan bercak lembap dan rembesan di dinding.

Oleh karena itu, salah satu solusi terbaik adalah dengan mengisinya dengan dempul. Setelah celah dan retakan terisi, semua plester yang lepas harus dihilangkan lalu dinding perlu dicat ulang dengan cat tahan air. Pastikan kamu melakukan ini sebelum musim hujan dimulai.

2. Buat Dinding dan Atap rumah jadi Tahan Air

Terdapat banyak cat eksterior di pasaran yang digunakan pada bangunan bersifat permeabel dan memungkinkan air meresap ke dalam dinding bagian dalam.

Untuk mencegah rembesan air pada dinding, lapisan kedap air eksterior dapat diaplikasikan pada dinding luar. Lapisan kedap air akan menjadi lapisan pelindung, mencegah hujan dan kelembapan, sehingga mencegah dinding menjadi lembap.

Membuat atap tahan air juga dapat membantu kamu mengatasi kelembapan pada dinding bagian dalam. Atap rumah terkena kondisi cuaca buruk dan air dapat dengan mudah menumpuk di permukaan, mengakibatkan kebocoran dan tambalan lembap. Atap idealnya memiliki lapisan kedap air yang berfungsi sebagai penutup dan mencegah rembesan air.

Dampak Kelembapan pada Dinding Rumah

Kelembapan pada dinding dapat mempengaruhi kondisi bagian dalam rumah sebagai berikut.

1. Rusaknya Struktur Rumah

Kelembapan pada dinding yang tidak ditangani dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan hancurnya struktur rumah. Hal ini dapat menyebabkan pembusukan bahan bangunan seperti kayu, batu bata, dan semen. Kehadiran air yang konstan dapat menyebabkan tumbuhnya jamur di dinding dan selanjutnya menimbulkan korosi.

2. Kayu Membusuk

Kelembapan pada dinding juga dapat menyebabkan pembusukan pada kayu. Jamur mulai tumbuh pada kayu, merusaknya dari dalam, sehingga mengakibatkan kayu retak dan menjadi bubuk. Hal ini mungkin terjadi pada rumah yang berventilasi buruk.

3. Cat Dinding Terkelupas

Saat bagian dalam dinding sudah lembap, kamu akan melihat bercak muncul di sana. Pada tahap selanjutnya, kamu mungkin juga melihat cat akan mulai terkelupas. Selain mempengaruhi hasil akhir cat, kelembapan juga dapat menyebabkan bau tidak sedap yang dapat menimbulkan masalah kesehatan.

Demikian penyebab dinding lembap dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(das/das)



Sumber : www.detik.com