Tag: keselamatan penghuni

  • 7 Cara Rawat Rumah Kosong yang Belum Dihuni Biar Nggak Terlantar


    Jakarta

    Punya rumah kosong tapi belum mau dihuni? Jangan dibiarkan aja ya, pastikan kamu merawat rumah agar tidak terlantar.

    Merawat rumah kosong memang cukup menantang. Sebab, ada banyak hal yang perlu diperhatikan agar kondisi rumah terjaga. Apalagi kalau rumah itu suatu ketika mau dijual atau dihuni, kamu nggak mau rumah rusak dan usang kan?

    Lantas, gimana cara merawat rumah kosong yang belum dihuni? Yuk, simak caranya berikut ini yang dikutip dari situs KS Realty Agents, Senin (19/8/2024).


    Cara Rawat Rumah Kosong yang Belum Dihuni

    1. Inspeksi Kerusakan

    Lakukan inspeksi rumah secara berkala untuk menemukan kerusakan, terutama yang disebabkan oleh cuaca atau vandalisme. Jika ada kerusakan, segera perbaiki untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

    Setelah perbaikan, lakukan langkah-langkah pencegahan agar tidak rusak kembali. Berikut ini beberapa kerusakan yang perlu kamu perhatikan.

    • Kerusakan akibat air
    • Pertumbuhan jamur dan lumut
    • Serangan hama
    • Vandalisme atau grafiti

    2. Ganti Semua Kunci Pintu Masuk

    Penting untuk mengganti kunci di rumah kosong untuk mencegah penyusup memasuki rumah. Mengganti kunci juga untuk memastikan hanya orang yang berwenang yang memiliki akses ke rumah.

    Jika kamu mencoba menjual atau menyewakan properti, mengganti kunci sangatlah penting.

    3. Bersihkan Seluruh Rumah

    Bersihkan rumah dari atas ke bawah, termasuk jendela dan pintu, lantai, dinding, dan langit-langit. Rumah yang bersih adalah rumah yang terawat dengan baik.

    Penting untuk membersihkan properti secara teratur walau masih kosong. Ini akan mencegah penumpukan kotoran dan debu, dan juga akan membuat rumah lebih rapi saat akan dijual atau disewakan.

    Beberapa hal yang harus bersihkan secara teratur adalah:

    • Jendela
    • Lantai
    • Dinding
    • Plafon
    • Pintu dan kusen pintu
    • Perlengkapan lampu
    • Peralatan rumah tangga
    • Perabotan

    4. Tambal Lubang

    Lubang di dinding atau langit-langit dapat disebabkan oleh kerusakan air, hama, atau hal lainnya. Lubang harus segera ditambal agar tidak membahayakan keselamatan penghuni rumah nantinya.

    5. Pasang Sistem Keamanan

    Sistem keamanan sangat penting untuk mencegah pencuri, penyusup, dan membantu melindungi properti dari kerusakan. Jika rumah dibiarkan kosong, sebaiknya pasang sensor gerak seperti lampu detektor gerakan.

    6. Potong Rumput dan Rapikan Pekarangan

    Jangan lupa menjaga rumput di pekarang agar rumah tampak lebih rapi. Hal ini juga membantu mencegah penyusup masuk rumah.

    7. Sering Kunjungi Rumah

    Sebaiknya kamu memeriksa properti setidaknya seminggu sekali. Ini akan membantu kamu mengidentifikasi potensi masalah dengan cepat, sehingga bisa segera melakukan perbaikan sebelum tambah parah.

    Itulah beberapa tips merawat rumah yang belum dihuni. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Panik! Lakukan Hal Ini Kalau Ada Ular Masuk Rumah


    Jakarta

    Ular terkadang bisa menyelinap masuk rumah dan bersembunyi di kamar mandi, plafon, hingga lemari pakaian. Reptil ini patut diwaspadai karena bisa mengancam keselamatan penghuni rumah.

    Meski tak semua akan menyerang manusia, beberapa jenis ular dapat menggigit, melilit, bahkan memakan penghuni rumah. Bahkan, ada ular yang berbisa sehingga satu kali patok saja dapat membunuh penghuni rumah.

    Oleh karena itu, penghuni perlu tahu cara mengatasi ular ketika masuk rumah. Jangan panik dan asal lari kalau melihat ular. Simak cara aman menghadapi ular berikut ini.


    Cara Menghadapi Ular Masuk Rumah

    Ketua Sioux Snake, Sioux One, mengatakan hal pertama yang harus dilakukan saat bertemu ular di rumah adalah tenang dan waspada. Ular tersebut belum tentu akan menyerang penghuni rumah.

    Namun, ular mudah terprovokasi ketika melihat gerakan-gerakan yang mengagetkan. Jadi penghuni dianjurkan untuk meminimalisir gerakan.

    “Kalo sudah terlanjur ular masuk ke dalam rumah, tenang. Gunakan metode STOP, pantau ular geraknya ke mana, jika ke dalam kamar, lebih baik ditutup agar tidak keluar. Jika terlihat tidak masuk ruangan, usahakan ruangan yang bisa di jangkau tutup pintu nya. Call Sioux Snake Rescue atau Damkar terdekat,” kata Sioux kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Selain itu, Sioux menyarankan untuk mengusir ular dari rumah menggunakan sapu bergagang, kain pel bergagang, dorongan air bergagang, semprotan obat nyamuk, atau pewangi ruangan.

    Sempat disebutkan untuk melakukan metode STOP kalau ada ular. Metode STOP adalah singkatan dari Silent, Thinking, Observe, dan Prepare. Berikut ini cara melakukannya.

    Metode STOP

    1. Silent

    Diam sejenak saat bertemu dengan ular. Diam yang dimaksud adalah dari pergerakan. Penghuni boleh bersuara untuk memanggil orang lain asalkan tidak bergerak.

    2. Thinking

    Selanjutnya, penghuni berpikir ular apa yang dilihat dan di mana lokasinya.

    3. Observe

    Perhatikan dan lihat lingkungan sekitar untuk menemukan alat atau lokasi yang aman untuk menghindar.

    4. Prepare

    Terakhir, persiapkan diri untuk langkah berikutnya yang akan dilakukan, seperti menjauh atau lainnya. Sebaiknya menjauh sambil memantau ular itu pergi ke mana.

    Itulah sederet hal yang harus dilakukan ketika melihat ular di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com