Tag: ketenangan

  • 10 Tanaman yang Dipercaya Bisa Bawa Keberuntungan, Cocok buat di Rumah


    Jakarta

    Tanaman di rumah tidak hanya menambah estetika maupun menciptakan suasana yang asri saja. Ada beberapa tanaman yang dianggap bisa membawa keberuntungan menurut Feng Shui.

    Dalam konsep Feng Shui beberapa tanaman dipercaya dapat membawa energi positif di dalam rumah. Tanaman melambangkan salah satu elemen dasar Feng Shui yakni kayu. Elemen kayu kerap diartikan sebagai sesuatu yang bertumbuh, fleksibel, tahan banting, dan menyembuhkan.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini merupakan tanaman yang dipercaya bisa membawa keberuntungan menurut Feng Shui.


    1. Peace Lily

    Evergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leavespeace lily. Foto: Getty Images/iStockphoto/IKvyatkovskaya

    Melansir Homes and Gardens, peace lily dikenal dapat menjaga energi rumah tetap positif dan ceria. Lokasi yang tepat untuk menempatkan tanaman ini adalah jendela rumah yang memiliki sirkulasi udara yang baik.

    2. Aloe Vera

    an aloe vera plantaloe vera plant Foto: iStock

    Selain bagus untuk wajah dan rambut, aloe vera juga dipercaya dapat menangkal nasib dan energi buruk serta menciptakan positif untuk rumah tersebut. Lokasi yang tepat untuk meletakkan tanaman ini adalah di dekat pintu.

    3. Anthurium

    Tanaman Hias Anthurium Magnificum HybridTanaman Hias Anthurium Foto: Dokumentasi Pribadi HaiBunda

    Tanaman berdaun lebar ini dapat menyerap energi baik. Lokasi yang tepat untuk meletakkan Anthurium clarinervium adalah kamar mandi dan dapur.

    4. Philodendron

    house plant heart leaf Philodendron vine in white potPhilodendron. Foto: Getty Images/iStockphoto/Premyuda Yospim

    Dalam konsep Feng Shui tanaman ini dapat meningkatkan energi positif. Philodendron cocok diletakkan di ruangan kerja.

    6. Lidah Mertua

    Decorative sansevieria plant on wooden table in living room. Sansevieria trifasciata Prain in gray ceramic pot.Lidah mertua. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Lidah mertua merupakan salah satu tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia. Tanaman ini dipercaya menawarkan rasa perlindungan menurut Rana Kashiwabara.

    Penempatan terbaik untuk lidah mertua adalah di kedua sisi pintu depan untuk menciptakan ‘pintu gerbang’ guna meningkatkan aliran positif Chi ke dalam rumah. Selain itu, isa juga diletakkan di kamar tidur untuk melindungi dari hal-hal buruk dan menjaga ketenangan pikiran.

    6. Sirih Gading

    Indoor Golden pothos houseplant next to a watering can in a beautifully designed home interior.pothos. Foto: Getty Images/iStockphoto/Grumpy Cow Studios

    Tanaman hias sirih gading atau photos dipercaya dapat memperlancar rezeki dan menenangkan hati. Penempatan yang baik menurut Feng Shui adalah di dekat jendela ruang tamu.

    7. Tanaman Bird of Paradise atau Strelitzia Nicolai

    Blooming Bird of Paradise Plant (Strelitzia reginae)Blooming Bird of Paradise Plant (Strelitzia reginae) Foto: Getty Images/iStockphoto/LindasPhotography

    Dalam konsep Feng Shui, tanaman Bird of Paradise atau Strelitzia nicolai dipercaya mendorong energi positif. Tanaman ini bisa diletakkan di dekat jendela atau area yang memudahkan Bird of Paradise atau Strelitzia Nicolai mendapatan sinar matahari.

    8. Pachira atau Money Plant

    Pachira Aquatica - Guiana Chestnut from Central and South America, commonly sold as a Money plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/LindasPhotography

    Seperti Namanya, pachira atau money plant dipercaya dapat menarik rezeki berlimpah dan nasib baik, kata pakar berkebun Bloomscape, Lindsay Pangborn. Tanaman ini dapat tumbuh baik pada lokasi yang pencahayaan bagus.

    9. Bunga Peony

    Summer moodBunga peony. Foto: Getty Images/Eva-Katalin

    Menurut Feng Shui, bunga peony melambangkan cinta, kemakmuran, dan keindahan. Konon, bunga peony berwarna pink cerah atau merah mampu mendatangkan keberuntungan besar.

    Mengutip Garden Design, peony tidak membutuhkan air yang banyak. Siram bunga peony setiap minggu di musim panas dan saat bunga peony mekar. Ketika sedang dorman, peony tidak perlu disiram.

    Rubber Plant

    Peperomia raindrop plant stand on concrete wall background. Home gardening. Banner with copy space.Rubber plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/Anna Ostanina

    Ciri khas tanaman ini adalah daunnya yang gelap, lebar, dan mengilap. Daunnya melambangkan kebahagiaan dan kekayaan yang melimpah.

    Mengutip Bloombox Club, rubber plant sangat mudah dirawat. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak air, tidak memerlukan pupuk, dan bisa beradaptasi dengan kondisi cahaya di sekitar. Jadi, rubber plant cocok untuk detikers yang belum pernah merawat tanaman.

    Itulah beberapa tanaman yang dipercaya bisa mendatangkan keberuntungan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari 5 Warna Ini untuk Kamar Tidur, Simak Alasannya!


    Jakarta

    Memilih warna dinding sebaiknya tidak sembarangan. Secara psikologis, setiap warna memiliki jenis energi berbeda yang akan memberikan dampak berbeda pula kepada penghuni rumah.

    Termasuk pada kamar tidur yang digunakan untuk beristirahat dengan nyaman. Warna yang dipilih sebaiknya jangan bernuansa terlalu ceria atau sedih. Sehingga, penghuni kamar bisa cepat tidur dengan nyenyak dan memperoleh energi.

    Warna yang Dihindari untuk Kamar Tidur

    Dikutip dari situs Homes & Gardens dan Real Simple, berikut 5 warna cat yang sebaiknya dihindari untuk kamar tidur.


    1. Merah

    Konsultan Psikolog dan Kesejahteraan, Lee Chambers mengatakan cat warna merah adalah ide buruk untuk dinding kamar tidur. Warna merah akan meningkatkan energi, interaksi sosial, dan bahkan dapat meningkatkan tekanan darah kita.

    Meski warna merah berdampak positif saat bangun pagi, tetapi mungkin berdampak sulit tidur nyenyak di malam hari. Karena warna ini, tubuh dan pikiran bisa berpacu dan terstimulasi.

    2. Oranye

    Selain merah, warna-warna hangat seperti oranye juga membuat dinding kamar tidur menjadi mencolok. Warna seperti ini rasanya kurang menenangkan untuk beristirahat.

    “Saya lebih suka kamar tidur yang saya desain menjadi ruang yang menenangkan, damai, dan tenteram daripada yang berani,” kata Annie Delaporte seorang desainer interior.

    Warna merah dan oranye sebaiknya digunakan di tempat lain, seperti ruang kerja, dapur, dan ruang cuci. Warna hangat ini memicu munculnya energi sehingga cocok digunakan di tempat kerja.

    3. Kuning Cerah

    Desainer interior, Emma Beryl, menyebut kuning cerah juga sebaiknya dihindari untuk kamar tidur. Warna ini dianggap berefek negatif, yaitu bisa mengganggu kualitas tidur, karena kuning cerah membuat otak berpikir seolah hari masih siang.

    “Kuning cerah meniru matahari dan orang-orang telah menemukan bahwa semakin sulit tidur di malam hari di ruangan berwarna kuning cerah,” jelas Beryl.

    Pecinta warna kuning cerah bisa menggunakannya di kamar mandi atau ruang makan. Namun detikers bisa menyesuaikan dengan dekorasi dan gaya ruang tersebut.

    4. Abu-abu

    Abu-abu memang bukan warna cerah, tetapi tetap dianggap kurang cocok untuk kamar tidur. Karen Haller, pakar psikologi warna dan desain perilaku, serta penulis buku The Little Book of Color, menilai abu-abu hanya memiliki efek menenangkan yang bertahan sebentar.

    Warna abu-abu justru lebih banyak menguras energi daripada efek menenangkannya. Energi kamu mungkin akan terkuras saat bangun di pagi hari.

    5. Hitam

    Yang terakhir adalah warna hitam pekat. Bukannya mendatangkan ketenangan, warna hitam di kamar tidur justru bisa memicu stres. Jika memang suka warna hitam, pilih yang lebih ringan dan padukan dengan warna putih untuk menciptakan kontras di kamar tidur.

    Warna yang Cocok untuk Kamar Tidur

    Wooden cabinet with plants and a king size bed in a blue bedroom interiorKamar tidur biru. Foto: Getty Images/iStockphoto/KatarzynaBialasiewicz

    Lantas warna apa yang paling cocok untuk kamar tidur? Jika kamu suka warna netral, putih dan krem bisa menjadi pilihan.

    Desainer interior, Linette Dai, menilai warna putih adalah warna cat yang paling cocok untuk dinding kamar tidur. Menurutnya, yang terpenting adalah intensitas dan tingkat kecerahan warna yang bisa mendatangkan ketenangan dan kenyamanan di kamar tidur.

    Sementara menurut Lee Chambers, konsensus umum di antara para psikolog menyebut biru sebagai salah satu warna kamar tidur terbaik. Warna ini dapat meningkatkan relaksasi dan kualitas tidur. Sebaiknya jangan memilih warna biru yang terlalu dingin atau gelap.

    Terlepas dari pertimbangan-pertimbangan di atas, pemilihan warna pada akhirnya merupakan selera masing-masing. Efeknya pun bisa berbeda-beda antara satu orang dengan yang lain. Jadi, kalau detikers pilih warna apa untuk kamar tidur?

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Ibadah Nyaman di Rumah? Yuk, buat Musala dengan 7 Langkah Ini



    Jakarta

    Selama Ramadan, banyak dari kita yang berupaya meningkatkan intensitas ibadah khususnya di rumah. Namun, melakukan ibadah di rumah juga memungkinkan kita mengalami gangguan yang menyebabkan kurangnya kekhusyuk-an Dalam beribadah.

    Untuk itu, kita dapat merancang ruangan kecil yang dapat difungsikan sebagai musala untuk beribadah. Melansir dari situs Coohom, berikut 7 langkah mudah merancang ruang ibadah di rumah:

    Pilih Sudut Ruangan yang Tenang

    Langkah pertama bisa dilakukan dengan memilih salah satu sudut di ruangan rumah yang tenang dan bebas dari gangguan.


    Tentukan Arah Kiblat

    Selanjutnya menentukan arah kiblat untuk salat yaitu ke arah Ka’bah di Mekkah. Gunakan aplikasi kompas pada handphone untuk menentukan arah kiblat yang tepat. Kemudian, posisikan sajadah menghadap ke arah kiblat untuk menandai area salat.

    Dekorasikan Ruangan

    Mendekorasikan ruangan salat juga penting, seperti memilih warna cat dinding dan barang-barang lainnya. Pilihlah warna yang memberikan ketenangan, seperti putih atau biru lembut. Selain itu, dapat juga menambahkan elemen lain seperti kaligrafi yang ditempel pada dinding, rak menyimpan Al-Quran, tanaman hias, atau lentera untuk mempercantik ruangan.

    Perhatikan Pencahayaan Ruang

    Terdapat beberapa pilihan untuk mengatur pencahayaan dalam musala di rumah. Kamu bisa memilih ruang yang memiliki jendela atau ruangan yang punya pencahayaan lembut dan hangat. Hindari pencahayaan yang terlalu terang. Pilihan lain bisa menggunakan pencahayaan yang lembut seperti lilin.

    Beri Alas pada Lantai

    Demi kenyamanan beribadah, kamu bisa menambah karpet yang lembut atau sajadah yang tebal sebagai alas. Hal ini berguna untuk mengurangi rasa sakit pada lutut ketika salat dan dapat meningkatkan kenyamanan beribadah.

    Barang Pribadi

    Tambahkan barang-barang yang memiliki makna pribadi, seperti foto keluarga, buku doa-doa, atau karya seni yang menginspirasi.

    Itulah langkah mudah merancang musala di rumah. Semoga menginspirasi!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ingat! Barang Ini Sebaiknya Tak Ada di Kamar, Bisa Ganggu Ketenangan


    Jakarta

    Kamar tidur adalah ruangan yang cukup private. Ruangan ini didesain sesuai kebutuhan dan keinginan penghuninya. Meskipun tidak ada aturan mengenai apa yang harus ada di kamar, tetapi ada beberapa barang yang sebaiknya tidak berada di dalam kamar.

    Dilansir The Spruce, beberapa barang dinilai tidak cocok berada di kamar karena dapat mempengaruhi suasana di dalamnya. Menurut Laura W Jenkins, sebaiknya menyimpan benda-benda yang bisa membuatmu rileks di kamar tidur, seperti buku dan foto keluarga.

    Lantas, barang apa saja yang sebaiknya dijauhkan dari kamar? Berikut daftarnya.


    1. Barang Elektronik

    Menurut desainer interior Laura W Jenkins di kamar tidur seharusnya tidak ada barang elektronik yang dapat mendistraksi seperti hal-hal yang berbau hiburan. Sebab, menurutnya kamar tidur adalah ruangan untuk penghuninya istirahat.

    Barang elektronik seperti kipas angin, AC, atau alat kebersihan adalah pengecualian karena barang-barang tersebut dapat membuat penghuninya lebih nyaman ketika tidur.

    Selain barang elektronik seperti TV, laptop, konsol game, atau speaker dikeluarkan, ia juga menyarankan untuk menggunakan warna cat yang menenangkan seperti warna bumi atau earth tone.

    2. Baju Tak Terpakai dan Peralatan Gym

    Mengurangi barang-barang tak terpakai adalah keharusan yang perlu diterapkan pada semua ruangan. Desainer Jean Parker mengatakan apabila di kamar banyak baju tidak terpakai atau sudah tidak muat, sebaiknya segera dikeluarkan untuk didaur ulang, dijual, atau diberikan kepada orang lain.

    Ruang yang sedikit barang tidak akan mengganggu pergerakan dan pandangan. Dengan begitu penghuninya bisa mendapatkan ruang lebih untuk mengisi kembali energi yang habis setelah seharian di luar rumah.

    Lalu, ia menyarankan agar di dalam kamar tidak ada barang besar dan berbahaya di dalam kamar, seperti peralatan gym. Sebab, peralatan tersebut berbahaya, ketika tersandung atau terjadi gempa bumi.

    “Kamar tidurmu bukanlah tempat gym, jadi saya akan menahan diri untuk menempatkan alat-alat olahraga di sana,” ujarnya dikutip dari The Spruce.

    3. Peralatan Kantor

    Setelah pandemi, banyak orang yang menggunakan kamar tidurnya sebagai ruang kerja. Alhasil kamu bisa seharian berada di ruangan tersebut. Apabila kamu tidak memiliki ruang lain untuk dijadikan ruang kantor, Desainer Amity Worrel meminta agar menggunakan meja yang kecil dan santai sebagai meja kerjamu di rumah. Dengan begitu itu tidak akan mengingatkanmu akan pekerjaan.

    “Saat membuat tempat yang seharusnya membuat rileks dan menjadi pelarian dari pekerjaan, sangat penting untuk mempertimbangkan apa yang harus ada di kamar atau tidak,” paparnya.

    4. Jangan Terlalu Banyak Rak Terbuka

    Memiliki banyak ruang penyimpanan sebenarnya memudahkan penghuni untuk menyimpan barang dan ruangan pun terlihat lebih rapi. Namun, sebenarnya yang lebih baik lagi adalah mengurangi barang di kamar sehingga rak juga bisa berkurang.

    Selain itu, jangan terlalu banyak memakai rak terbuka karena bisa menjadi tempat untuk menumpuk barang dan sarang debu. Menurut desainer Abbie Naber, apabila terdapat rak terbuka di dalam kamar sebaiknya diisi dengan benda-benda yang bisa membuat penghuninya tersenyum dan diisi seminimal mungkin.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kolam Renang Indoor vs Outdoor, Mending Mana untuk di Rumah?


    Jakarta

    Kolam renang merupakan salah satu fasilitas yang banyak ditemui di rumah sebagai sarana olahraga dan rekreasi di waktu luang. Penempatan kolam renang bisa di luar ruangan (outdoor) dan di dalam bangunan (indoor). Di antara keduanya, lokasi mana yang lebih bagus?

    Arsitek Denny Setiawan mengatakan, pemilihan lokasi kolam renang di dalam atau luar rumah bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Selain itu, ada pula orang yang menentukan lokasi kolam renang berdasarkan luas lahan atau konsep rumahnya.

    Kolam Renang Outdoor

    Kolam renang.Kolam renang outdoor. Foto: Anthony & Sylvan via Homes and Gardens

    Kolam renang outdoor adalah kolam air yang berada di halaman terbuka, bisa diletakkan di samping, belakang, bahkan di depan rumah. Kebanyakan kolam renang outdoor tidak memiliki kanopi atau penghalang apa pun di bagian atas.


    Kelebihan dari kolam renang outdoor adalah tampilannya yang alami dan menyatu dengan sekitarnya.

    Kelebihan lainnya, kolam renang outdoor lebih aman bagi bangunan. Seperti yang kita tahu, air di dalam kolam renang bisa menguap. Uap ini bisa menyebabkan sekitarnya lembap sehingga apabila uap tersebut terperangkap, bisa membuat cat mengelupas, muncul noda hitam dari aktivitas jamur, dan area sekitarnya jadi lebih licin.

    Kekurangan dari kolam renang outdoor adalah tidak setiap saat kolam outdoor dapat digunakan, terutama ketika matahari sedang terik atau saat hujan disertai dengan petir.

    Kolam Renang Indoor

    Kolam renang indoorKolam renang indoor Foto: Pauline d’Hoop, Christophe Bielsa via The Spruce

    Kolam renang indoor adalah kolam air yang berada di dalam ruangan. Kolam renang satu ini memiliki kanopi atau penutup sehingga bisa dipakai kapan pun.

    Kekurangan dari kolam renang indoor adalah lama kelamaan dapat merusak cat dinding, membuat ruangan tersebut lembap, muncul noda hitam di dinding dan plafon karena lembap.

    Manfaat Kolam Renang

    Di samping kelebihan dan kekurangan kolam renang indoor dan outdoor, keduanya tetap memberikan banyak manfaat terutama bagi kesehatan.

    Kolam renang memberikan kita sarana untuk berolahraga yang baik untuk kesehatan jantung, paru-paru, dan sendi. Selain itu, memiliki kolam renang pribadi di rumah juga tidak perlu khawatir akan kebersihannya karena yang menggunakannya adalah keluarga sendiri.

    Lalu, memiliki kolam renang juga bagus untuk ketenangan. Denny mengatakan riak air, terutama yang tersorot cahaya dapat membuat seseorang lebih rileks.

    Selain itu, keberadaan kolam renang pada sebuah hunian juga bisa menambah nilai pada properti tersebut.

    “Pada praktiknya di beberapa vila, memang seringkali arsitek, desainer, atau pemilik kemudian itu berusaha untuk mendapatkan atau memiliki kolam renang. Kalau kolam renang itu efeknya luar biasa terhadap kualitas estetika ruang,” ujarnya ketika dihubungi detikProperti, Selasa (3/6/2025).

    Tidak kalah penting, keberadaan kolam renang pada rumah juga bisa membuat rumah jadi lebih sejuk karena uap air yang dihasilkan dapat terserap oleh udara panas dan membuat sekitarnya lembap.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Barang Ini Haram Disimpan di Kamar, Bisa Bikin Ganggu Ketenangan


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan ruang di mana penghuninya dibebaskan untuk melakukan apa pun. Salah satu hal menarik dengan memiliki kamar sendiri adalah penghuninya bisa meletakkan segala barang dan menyusunnya sesuai selera.

    Meskipun dibebaskan, ternyata ada lho benda-benda yang seharusnya tidak ditempatkan di kamar. Menurut Laura W Jenkins, benda-benda yang dilarang ini dapat mengganggu kegiatan dan menyulitkan penghuninya mendapat ketenangan. Lantas, barang-barang apa saja kah itu?

    Dilansir dari The Spruce, berikut daftar barang yang sebaiknya tidak disimpan di kamar tidur.


    Barang yang Nggak Cocok Disimpan di Kamar

    1. Barang Elektronik

    Saat ini setiap orang rasanya tidak bisa benar-benar lepas dari keberadaan barang elektronik terutama ponsel. Bahkan banyak orang yang memilih menghabiskan waktu luang di atas kasur sambil menonton atau sekadar melihat kabar di sosial media. Menurut desainer interior Laura W Jenkins, alasan barang elektronik dilarang berada di kamar karena dapat mengganggu kualitas tidur seseorang.

    2. Baju Tidak Terpakai dan Peralatan Gym

    Keberadaan baju kotor atau barang yang berbahaya memang seharusnya diletakkan di tempat sendiri. Kamar merupakan ruangan yang harus memberikan kenyamanan pada penghuninya. Menurut Desainer Jean Parker menjelaskan kamar tidur seharusnya menjadi tempat yang benar-benar bisa me-recharge energi atau beristirahat sehingga sebaiknya tidak ada peralatan gym di dalam kamar tidur.

    “Kamar tidurmu bukanlah tempat gym, jadi saya akan menahan diri untuk menempatkan alat-alat olahraga di sana,” ujarnya dikutip, Selasa (1/7/2025).

    3. Terlalu Banyak Rak

    Terlalu banyak banyak berarti membutuhkan banyak ruang penyimpanan. Pada beberapa ruang, jenis penyimpanan yang cocok adalah rak terbuka. Rak bisa diletakkan di mana pun, baik atas maupun bawah dan lebih mudah untuk mengambil barang apabila kondisinya terbuka. Namun, menurut desainer Abbie Naber, apabila terdapat rak terbuka di dalam kamar sebaiknya diisi dengan benda-benda yang bisa membuatmu tersenyum dan diisi seminimal mungkin.

    4. Peralatan Kantor

    Desainer Amity Worrel menyarankan menggunakan meja yang sederhana saja yang tidak mengingatkanmu akan pekerjaan. Terlalu banyak barang kantor justru membuat penghuninya tidak bisa membedakan kapan waktu harus beristirahat dan kapan harus bekerja.

    “Saat membuat tempat yang seharusnya membuat rileks dan menjadi pelarian dari pekerjaan, sangat penting untuk mempertimbangkan apa yang harus ada di kamar atau tidak,” paparnya.

    Itulah beberapa benda yang tidak perlu ada di dalam kamar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Ukuran Minimal Kolam Renang yang Ideal di Rumah Menurut Arsitek



    Jakarta

    Punya lahan yang luas di rumah terkadang bingung bagaimana cara memanfaatkannya. Jika detikers mengalami hal yang sama, coba bikin kolam renang untuk sarana olahraga dan rekreasi di rumah.

    Anggapan bahwa membangun kolam renang harus punya lahan luas itu nggak benar adanya. Lahan yang luas hanya dibutuhkan jika detikers mau buat kolam renang berstandar internasional yang biasa dipakai untuk olimpiade. Umumnya luasnya 25-50 meter persegi.

    Ada pun kolam renang di rumah yang hanya untuk dipakai pribadi, menurut arsitek sekaligus dosen Binus University Denny Setiawan tidak ada ketentuan ukuran khusus. Pemilik rumah dibebaskan menentukan luasnya yang disesuaikan dengan lahan, fungsi, dan konsep rumah.


    “Di rumah tinggal tidak ada batasan minimum atau maksimum. Berbeda kalau misalnya kita bicara kolam renang sebagai sport itu kita butuh minimal 25 meter,” kata Denny saat dihubungi detikProperti, Selasa (3/6/2025).

    Meskipun tidak ada ketentuan luas maksimal, Denny mengatakan kolam renang minimal bisa untuk meluruskan kaki dan berendam. Luas minimal yang cukup untuk ketentuan tersebut adalah 2,4 meter persegi. Oleh karena itu, saat ini banyak kolam renang mungil yang hanya muat untuk berendam.

    “Tapi ada batas minimum lebar kolam renang yang ideal yaitu adalah 2,4 meter. Ya, karena tepak atau depak manusia itu lebarnya kurang lebih adalah sekitar 1,6 meter, 80 cm ke kiri, 80 cm ke kanan. Nah, dengan 2,4 meter artinya kita bisa punya space di kiri dan kanan masih bisa sekitar 30-30 itu masih ideal untuk kolam renang,” jelasnya.

    Lalu, Denny sangat menyarankan memiliki kolam renang pribadi di rumah. Manfaatnya sangat banyak terutama bagi kesehatan.

    Kolam renang memberikan kita sarana untuk berolahraga yang baik untuk kesehatan jantung, paru-paru, dan sendi. Selain itu, memiliki kolam renang pribadi di rumah juga tidak perlu khawatir akan kebersihannya karena yang menggunakannya adalah keluarga sendiri.

    Lalu, memiliki kolam renang juga bagus untuk ketenangan. Denny mengatakan riak air, terutama yang tersorot cahaya dapat membuat seseorang lebih rileks.
    Selain itu, keberadaan kolam renang pada sebuah hunian juga bisa menambah nilai pada properti tersebut.

    “Pada praktiknya di beberapa vila, memang seringkali arsitek, desainer, atau pemilik kemudian itu berusaha untuk mendapatkan atau memiliki kolam renang. Kalau kolam renang itu efeknya luar biasa terhadap kualitas estetika ruang,” ujarnya.

    Kolam renang di rumah juga bisa membuat rumah jadi lebih sejuk karena uap air yang dihasilkan dapat terserap oleh udara panas dan membuat sekitarnya lembap.

    Cara perawatan kolam renang, kata Denny, tidaklah sulit. Kolam renang cukup dikuras 3 bulan sekali. Dengan catatan, kolam renang tersebut memiliki filter air untuk memastikan airnya selalu bersih dan tidak berjamur. Filter tersebut minimal bekerja 6 jam dalam sehari.

    “Nggak harus setiap hari. Tapi perlu dirawat dan dipastikan filter bekerja minimal 6 jam sehari. Boleh dimatiin, tapi sehari paling nggak itu 6 jam. Kalau nggak dia akan berjamur,” terangnya.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com