Tag: ketersediaan

  • Apa Itu Meja Kitchen Island? Ini Pengertian dan Fungsinya


    Jakarta

    Kamu pasti pernah memiliki atau melihat meja di dapur yang berfungsi sebagai tempat persediaan makanan, meja masak, atau tempat penyimpanan. Meja pengganti sederhana ini sebenarnya adalah pendahulu dari meja dapur modern, yang telah disesuaikan untuk fungsi yang maksimal.

    Meja island kadang digunakan sebagai meja makan yang tidak terlalu formal, atau sebagai pembatas menggantikan dinding antara dapur, ruang tamu, dan area lainnya. Meja island menjadi bagian penting dalam desain rumah dan dapur saat ini. Ada banyak variasi yang bisa kamu pilih di pasaran.

    Apa yang Dimaksud Meja Island?

    Melansir dari Whirlpool, Jumat (28/6/2024) meja island adalah meja fungsional yang terpisah dari dapur. Desainnya tergantung letak dapur, missal bisa sejajar dengan lemari yang diletakkan di tengah dapur, dan bisa juga dimasukkan ke dalam atau dipisahkan dari dekorasi dapur.


    Desain meja island biasanya memakai meja yang halus, missal granit, kuarsa, marmer, atau meja balok sederhana sebagai ruang yang dipakai untuk menyiapkan makanan atau memasak. Kalau cukup besar, desain bisa meliputi kompor, wastafel, stop kontak, rak handuk, serta tempat sampah untuk utilitas tambahan.

    Meja island biasanya dilengkapi dengan rak penyimpanan, rak handuk atau tempat menggantung peralatan dapur, serta bisa berupa desain portable atau tetap. Bisa juga ditambahkan tempat duduk dan makan informal, jauh dari area memasak. Di sini kamu bisa menyantap minuman dengan tenang setelah bekerja, atau sekadar mengobrol dengan tamu.

    Merencanakan Meja Island

    Meja island paling cocok jika disesuaikan dengan rumahmu, tergantung pada beberapa factor. Terutama yang berkaitan dengan ketersediaan uang dan fungsionalitas meja island.

    Pikirkan lagi apakah meja island tersebut hanya untuk estetika atau kamu benar-benar membutuhkannya. Berikut garis besar yang bisa bantu merencanakan pemasangan meja island.

    Fungsi Meja Island

    Pertama, perhatikan fungsi utamanya apakah itu untuk menyediakan tempat duduk tambahan atau apakah meja itu untuk tempat penyimpanan peralatan dapur atau makanan. Jenis meja island, desain, ukuran, dan tinggi, serta perabotannya akan bergantung pada fungsi utama ini.

    Tidak seperti meja dapur biasa, meja island yang diperuntukkan untuk memasak berbeda dengan meja island yang untuk makan dan bersantai. Meja dapur yang untuk masak, memilik meja yang aman untuk menyiapkan makanan, lemari penyimpanan berjenjang atau rak-rak dangkal untuk menyimpan peralatan dapur.

    Sementara meja island untuk makan dan bersantai, seperti meja island bertingkat dua, biasanya memiliki ruang kaki terbuka untuk pengunjung. Meja island seperti itu ditujukan untuk dapur keluarga yang lebih besar dan bagi mereka yang lebih suka makan di dapur.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Buru-buru, Cek 7 Hal Ini Sebelum Beli Tanah


    Jakarta

    Tanah menjadi investasi properti yang disukai banyak orang karena nilainya terus bertambah. Untuk itu, membeli sebidang tanah merupakan langkah besar yang membutuhkan pertimbangan matang.

    Kalau ingin membangun rumah di atasnya, kamu perlu memastikan lokasinya strategis. Selain itu, kamu juga perlu cek kondisi tanahnya cocok untuk dibangun rumah.

    Jangan sampai salah memilih tanah. Berikut ini beberapa pertimbangkan sebelum membeli tanah, dikutip dari Family Handyman.

    Pertimbangan Sebelum Membeli Tanah

    Inilah beberapa hal yang perlu kamu pikirkan ketika hendak membeli lahan.

    1. Luas Tanah

    Salah satu hal pertama yang perlu dipikirkan ketika mencari properti adalah berapa luas tanah yang dibutuhkan. Luas tanah bisa tergantung dari preferensi penggunanya dalam memfungsikan lahan. Apakah kamu menginginkan pekarangan yang luas? Berapa kamar yang ingin dibuat?

    Selain itu, tentu luas tanah juga tergantung budget karena berkaitan dengan harga tanah serta pajak yang harus dikeluarkan.

    2. Lokasi Strategis

    Sebaiknya memilih lokasi yang strategis, yakni yang tidak terlalu jauh dengan pusat komersil, kota, maupun layanan kesehatan. Kamu bisa menentukan jarak yang masuk akal dan mampu ditempuh ketika menghuni rumah di kawasan itu.

    3. Akses Jalan

    Selain lokasi yang strategis, kamu perlu mengevaluasi akses jalan di sekitar kawasan itu. Pertimbangkan ketersediaan jalan ataupun proyek pemerintah yang dapat memudahkan mobilitas kamu ke depannya.

    4. Karakteristik Tanah

    Karakteristik tanah juga penting untuk dipertimbangkan supaya sesuai dengan rencana pembangunan suatu hari nanti. Kalau kamu berencana berkebun, maka cari tanah yang gelap dan kaya akan unsur karbon. Lalu, mungkin kamu ingin membuat sumur, basement, dan lain sebagainya, sehingga perlu mempertimbangkan karakteristik tanah.

    5. Akses Jaringan Listrik

    Membeli tanah kosong, berarti kamu harus memikirkan ketersediaan akses jaringan listrik. Kamu bisa mencari tahu saluran listrik terdekat serta biaya yang perlu dikeluarkan untuk memastikan ketersediaan listrik di rumah pada lahan itu.

    6. Saluran Pembuangan

    Saluran pembuangan juga perlu dipertimbangkan ketika hendak membangun rumah. Cari tahu bagaimana sistem pembuangan di kawasan itu serta rencana pembuatan tangki septik dan perihal saluran pembuangan lainnya.

    7. Jaringan Internet dan Seluler

    Pastinya jaringan internet dan seluler menjadi pertimbangan penting karena komunikasi dan akses informasi apalagi di zaman yang serba internet ini. Maka, periksalah kualitas jaringan seluler serta ketersediaan buat memasang jaringan internet.

    Itulah beberapa pertimbangan sebelum membeli tanah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com