Tag: ketidaknyamanan

  • Tetangga Renovasi Rumah Bikin Debu dan Bising, Kita Bisa Apa?



    Jakarta

    Pernahkah kamu merasa terganggu dengan renovasi rumah yang lagi dilakukan tetangga? Rumah kita jadi mudah berdebu dan terganggu karena suara berisik dari tukang?

    Kadang kita merasa bingung apa yang harus dilakukan saat berada di kondisi seperti itu. Kita harus memperjuangkan kenyamanan kita namun di sisi lain, kita juga harus menghormati hal tetangga merenovasi rumahnya.

    Kalau sudah ada di posisi ini, apa yang harus dilakukan ya?


    Mengajukan Komplain secara kekeluargaan

    Menurut Andi Saputra seorang advokat hukum yang dihubungi oleh detikcom, untuk menyelesaikan masalah ini kamu bisa lakukan musyawarah mufakat. Kamu bisa mengajukan komplain terkait debu yang berterbangan dan suara berisik. Kemudian, meminta solusi untuk mencegah debu yang berterbangan ke rumah kamu misalnya dengan menutup lokasi renovasi menggunakan terpal. Untuk suara berisik seperti bor, las, palu. Kamu bisa meminta agar renovasi rumah dilakukan pada siang hari dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB. Di luar jam tersebut merupakan waktu untuk istirahat.

    Jalur Hukum

    Jika semua cara secara kekeluargaan telah ditempuh namun nggak ada respons baik dari pemilik rumah yang direnovasi maka kamu bisa bawa kasus ini ke jalur hukum. Andi mengatakan, jika sudah mengalami jalan buntu, maka kamu bisa menggugat mereka secara perdata, dengan mengajukan somasi terlebih dahulu. Kamu bisa mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri.

    Hal itu sesuai dengan Pasal 1365 KUHPerdata yang berbunyi:

    “Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut”.

    Kamu bisa menggugat mereka sebab salah satu unsur di dalam ketentuan Pasal 1365 KUHPerdata ialah tentang kerugian bagi orang lain. Dalam kasus ini, kerugian terbesar adalah adanya kerugian immateriil yaitu ketidaknyamanan dari debu dan suara berisik renovasi rumah yang mengganggu.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu vie email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 7 Tanda Kasur Lama Harus Diganti Biar Tidur Lebih Nyenyak


    Jakarta

    Kasur adalah alas tidur yang pasti ada di rumah. Bentuknya pun beragam ada yang memakai dipan atau alas kayu di bagian kaki, ada pula yang bisa digulung seperti karpet tetapi tetap empuk. Sama seperti barang lainnya, kasur memiliki masa pakai, tidak bisa memberikan kenyamanan selamanya.

    Apabila kamu tidak memperhatikan masa pakai tersebut, dikhawatirkan tulang belakang, sendi, dan berat badan bisa berpengaruh karena tidur yang tidak nyaman dan salah tidur. Lantas, bagaimana mengetahui kasur perlu diganti dengan yang baru?

    Melansir Nolah Mattress, pada Jumat (25/10/2024), berikut beberapa tanda kamu harus beli kasur baru dan membuang yang lama.


    1. Merasa Tidak Segar Saat Bangun

    Kasur yang sudah tidak nyaman dipakai dapat menyebabkan masalah kesehatan. Sebagai contoh kamu mengalami gangguan tidur sehingga kualitas tidurmu menurun. Kurang tidur dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Namun, kasur tentu bukan satu-satunya penyebab masalah kesehatan tersebut, kamu perlu berkonsultasi dengan dokter jika ini menjadi masalah yang berkepanjangan.

    2. Tubuh Sering Terasa Nyeri

    Saat kamu tidur, tubuh sebenarnya dalam tahap relaksasi. Dengan begitu saat terbangun, tubuh kamu terasa lebih ringan dan bersemangat. Namun, apabila tubuh sering terasa kaku, nyeri, atau sakit bisa menjadi karena kasur kamu sudah tidak layak lagi untuk digunakan. Ketika kasur sudah tua, kemampuannya untuk mengurangi tekanan dan menjaga agar tulang belakang tetap sejajar akan menurun.

    Hal ini dapat menyebabkan ketegangan di sekitar sendi, atau tulang belakang kamu mungkin melengkung. Jika kamu terus berada dalam posisi yang tidak nyaman sepanjang malam, kamu pasti akan bangun dengan rasa sakit dan nyeri.

    Perhatikan sinyal dari tubuh kamu. Jika rasa nyeri di pagi hari menjadi masalah yang sering terjadi, mungkin sudah saatnya untuk mengganti kasur kamu.

    3. Tidak Bisa Tidur

    Ada beberapa alasan insomnia, seperti stres, kurang tidur, perubahan hormon, dan kondisi medis. Oleh karena itu, insomnia saja belum cukup untuk meyakini kamu perlu kasur baru. Namun, jika kamu selalu gelisah di malam hari dan ketidaknyamanan fisik membuat kamu terbangun, mungkin kasur adalah penyebab utamanya.

    Sebuah kasur ideal harus memberikan kenyamanan yang optimal dengan mengurangi ketegangan di bagian tubuh yang sensitif. Sayangnya, tidak ada solusi yang tepat bagi siapapun dalam hal kenyamanan dan dukungan tidur karena tingkat kekencangan serta fitur yang dibutuhkan bisa berbeda-beda tergantung pada jenis tubuh dan posisi tidurnya.

    Maka dari itu, saat kamu membeli kasur, pastikan untuk coba berbaring di atasnya dan konsultasikan ke ahli bagaimana menemukan kasur yang paling tepat dengan kebutuhan tubuh kamu.

    4. Perubahan Pada Persendian Tubuh

    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kasur tidak memiliki ukuran yang sama untuk semua orang. Kebutuhan individu bervariasi berdasarkan berat badan, posisi tidur, dan kondisi kesehatan seperti sleep apnea, arthritis, osteoporosis, dan sciatica.

    Apabila terdapat perubahan signifikan pada kesehatan fisik atau kebiasaan tidur kamu , mungkin kamu memerlukan kasur baru yang lebih sesuai dengan kondisi saat ini.

    Sebagai contoh, jika berat badan kamu bertambah, kamu mungkin ingin kasur yang lebih keras dengan penyangga yang lebih banyak. Atau, jika kamu mengalami nyeri sendi, tempat tidur dengan kontur dan pereda tekanan yang lebih baik dapat memberikan manfaat signifikan. Jika saat ini kamu memiliki keterbatasan mobilitas, kasur dengan tepi yang dapat digerakkan jauh lebih dibutuhkan.

    5. Usia Kasur

    Berapa lamanya kasur bertahan tergantung pada merek dan bahan yang digunakan. Sebagai contoh, kasur lateks alami sangat tahan lama dan dapat bertahan lebih dari sepuluh tahun jika dirawat dengan baik.

    Namun, umumnya kasur tidak bertahan selamanya, jika kasur kamu sudah berusia delapan tahun atau lebih, kemungkinan besar saatnya untuk menggantinya. Meskipun kamu merawat kasur dengan baik, faktor-faktor seperti keausan akibat penggunaan sehari-hari, kelembapan, keringat, tungau debu, dan lain-lain bisa menurunkan kualitas kasur.

    6. Terdapat Lekukan pada Kasur

    Kamu membutuhkan kasur dengan permukaan yang datar dan rata untuk mendapatkan dukungan tidur yang optimal dan penyokong berat tekanan yang tepat. Jika kasur kamu memiliki lekukan atau lubang yang tampak, sudah saatnya untuk menggantinya.

    Kasur busa memori yang murah sangat rentan terhadap tekanan, ketika busa mulai aus, ia kehilangan elastisitas dan tidak akan kembali ke bentuk semula meski sudah tidak ditekan. Di kasur pegas yang rusak sering kali menyebabkan lekukan pada permukaan kasur.

    7. Kasur Berdecit

    Ketika kasur pegas dan kasur hibrida mulai aus, pegasnya akan mulai mengeluarkan suara berderit. Saat pegas kehilangan ketegangan dan kekuatannya, mereka akan bergesekan saat tertekan oleh berat tubuh orang yang tidur. Kontak ini dapat menyebabkan suara berderit yang mengganggu setiap kali kamu mengubah posisi, sehingga mengganggu kualitas tidur.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal! Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Pasang TV di Rumah


    Jakarta

    Memiliki televisi (TV) di rumah bisa menjadi salah satu hiburan karena banyak tontonan menarik. Sebelum memasangnya di rumah, ada hal-hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu.

    Jangan sampai kamu salah pasang yang berujung tidak nyaman saat menonton TV. Misalnya, kamu memasang TV terlalu tinggi sehingga membuatmu tidak nyaman dan cepat lelah. Posisi TV yang pas yaitu sejajar dengan mata atau sedikit lebih rendah.

    Selain itu masih ada beberapa hal lainnya yang harus diperhatikan. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    1. Perhatikan Aspek Keamanan

    Dikutip dari Tiger Mount, sebaiknya TV tidak diletakkan di tempat dengan suhu panas. Sebab, bisa merusak TV dalam waktu lama.

    Selain itu, pastikan TV yang dipasang aman dan tidak akan terjatuh, apalagi kalau kamu punya anak kecil atau hewan peliharaan di rumah.

    2. Tentukan Jarak Antara TV dengan Sofa

    Dilansir dari CNET, saat ingin memasang TV di rumah, pastikan jaraknya pas dari tempat duduk atau tempat menonton TV. Jika tidak ingin jarak TV terlalu dekat dengan sofa, kamu bisa memilih TV dengan ukuran yang lebih besar.

    3. Jangan Pasang TV Terlalu Tinggi

    Memasang TV terlalu tinggi bisa membuat leher sakit. Maka dari itu, sebaiknya TV dipasang sejajar dengan mata atau sedikit lebih rendah.

    4. Jangan Pasang TV Indoor di Luar Ruangan

    Sesuai namanya, TV indoor diperuntukkan di dalam ruangan. Jangan sekali-kali kamu pasang TV tersebut di luar ruangan karena rentan rusak. Sebab, ada TV yang memang dirancang bisa diletakkan di luar ruangan.

    Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memasang TV di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tempat Ini Nggak Cocok buat Taruh Kipas Angin, Pindahin Aja Ya



    Jakarta

    Kipas angin adalah alat elektronik penyejuk ruangan alternatif selain AC. Kamu bisa menaruh kipas di kamar tidur atau ruang keluarga agar lebih adem.

    Namun, tempat menaruh kipas angin tidak boleh asal-asalan. Ada beberapa tempat yang sebaiknya tidak ditaruh kipas angin karena justru menimbulkan ketidaknyamanan.

    Lantas, di mana saja tempat yang tidak cocok buat taruh kipas angin? Yuk, simak ulasannya berikut ini seperti yang dilansir dari Ideal Home.


    5 Tempat yang Nggak Cocok buat Kipas Angin

    Inilah beberapa tempat yang sebaiknya kamu hindari menaruh kipas angin.

    1. Dekat Jendela

    Menaruh kipas angin di dekat jendela tidak disarankan karena justru bisa membawa udara yang panas alih-alih menyalurkan udara dingin dari luar rumah. Namun, akan berbeda jika kamu menaruh dua kipas angin di dekat jendela, satunya menghadap luar jendela dan yang satunya menghadap ke dalam ruangan untuk mendapatkan udara sejuk.

    Belum lagi, menaruh kipas angin di dekat jendela juga bisa membawa masuk serbuk sari sehingga memicu terjadinya alergi.

    2. Samping Tanaman

    Jika kamu memiliki tanaman indoor, sebaiknya tidak menaruh kipas angin di dekatnya. Sebab, udara yang keluar dari kipas angin bisa membuat daun tanaman kering.

    “Meskipun beberapa tanaman menyukai angin sepoi-sepoi, aliran udara yang kuat dan konstan dapat mengeringkan atau merusak daun yang rapuh. Jauhkan kipas angin dari tanaman hias, terutama yang membutuhkan kelembapan tinggi,” kata ahli instalasi alat-alat rumah tangga dari London Electricians 247 Andrai Carcu.

    3. Permukaan Tinggi

    Meletakkan kipas angin di permukaan yang tinggi bisa mengeluarkan udara yang panas. Sebaiknya letakkan kipas angin di posisi yang lebih rendah ke tanah untuk membantunya mengambil udara dingin yang telah turun dan mendorongnya ke penghuni ruangan.

    4. Tempat Berdebu

    Meletakkan kipas di tempat berdebu justru akan menerbangkan debu-debu ke penjuru rumah dan bisa memicu alergi. Jika kipas angin berdebu, kamu bisa membersihkannya terlebih dahulu agar angin yang dikeluarkan lebih banyak.

    Itulah beberapa tempat yang sebaiknya dihindari untuk meletakkan kipas angin. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Sering Harus Cuci Seprai? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Seprai merupakan pelindung kasur yang lama kelamaan bisa saja jadi sarang kuman, debu, maupun sel kulit mati. Maka dari itu, menyuci seprai perlu dilakukan agar tidak menjadi sarang kuman.

    Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah seberapa sering cuci seprai harus dilakukan? Sebenarnya, hal ini sangat tergantung dari pemilik kamar.

    Para ahli kesehatan menyarankan setidaknya ganti seprai setiap satu atau dua minggu sekali. Dilansir dari Cleveland Clinic, dermatologist atau dokter kulit Sean McGregor menyarankan untuk mengganti seprai setiap seminggu sekali, namun untuk bantal dan selimut bisa dicuci setiap beberapa bulan sekali. Hal ini untuk membatasi jumlah kuman dan organisme kecil lainnya di kasur.


    Nah, ada beberapa faktor yang memengaruhi seberapa sering mencuci seprai. Apabila pemilik kamar memiliki asma, sering berkeringat, kondisi cuaca panas atau lembap, hewan peliharaan tidur di kasur yang sama, maupun baru sembuh sakit, sebaiknya lebih sering mencuci seprai.

    Ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa seprai harus segera dicuci, yaitu:

    – Seprai terasa lengket
    – Ada noda
    – Bau tidak sedap
    – Ada kotoran atau serangga yang mengiritasi kulit

    Cara Menjaga Kasur Tetap Bersih

    dr. McGregor memberikan beberapa tips untuk menjaga agar kasur tetap bersih. Berikut ini informasinya.

    1. Rutin Ganti Seprai

    Mengganti seprai setiap seminggu atau dua minggu sekali bisa menjaga kasur tetap bersih. Untuk bantal dan selimut bisa dicuci setiap enam bulan sekali atau ketika diperlukan.

    2. Cuci Pakai Air Panas

    Tips selanjutnya adalah cuci dengan air panas. Air panas bisa membunuh tungau debu dan membuat seprai lebih bersih.

    3. Jangan Langsung Rapikan Kasur saat Bangun Tidur

    Disarankan, jangan langsung merapikan kasur sesudah bangun tidur. Berikan waktu agar keringat kering terlebih dahulu.

    “Ini akan mengurangi kelembapan yang dibutuhkan tungau debu dan bakteri untuk berkembang,” kata dr. McGregor, dikutip dari Cleveland Clinic, Rabu (27/8/2025).

    4. Bersihkan Kasur

    Seperti bantal dan guling, kasur juga perlu dibersihkan setidaknya setiap enam bulan sekali. Gunakan penyedot debut untuk menghilangkan kotoran di kasur dan kebut permukaan kasur untuk menghilangkan tungau debu maupun sel kulit mati.

    Manfaat Seprai Bersih

    Mencuci seprai setidaknya seminggu sekali memiliki beberapa manfaat, seperti meningkatkan kualitas tidur, mengurangi gejala alergi, mengurangi ketidaknyamanan, menghilangkan bau dan noda, serta memastikan kulit yang lebih sehat.

    Itulah informasi mengenai seberapa sering seprai harus dicuci.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Inilah Golongan Manusia yang Paling Iblis Sukai dan Benci


    Jakarta

    Keberadaan iblis disebutkan dalam sejumlah ayat suci Al-Qur’an. Sebagaimana diketahui, iblis merupakan makhluk yang sombong dan enggan sujud kepada Nabi Adam AS.

    Allah SWT berfirman dalam surah Al Baqarah ayat 34,

    وَاِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ اَبٰى وَاسْتَكْبَرَۖ وَكَانَ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ ٣٤


    Artinya: “(Ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!” Maka, mereka pun sujud, kecuali Iblis. Ia menolaknya dan menyombongkan diri, dan ia termasuk golongan kafir.”

    Iblis tergolong sebagai jin. Diterangkan dalam buku Mengungkap Rahasia Iblis susunan Muhammad Abduh Mughawiri, iblis menaungi tempat yang bernama Al Jazair dan letaknya di atas permukaan bumi.

    Meski dikenal sebagai makhluk yang sangat membenci manusia, ada sejumlah golongan manusia yang paling disukai. Ada juga sejumlah manusia yang ia benci, siapa saja mereka?

    Iblis Suka Manusia yang Kikir dan Benci Manusia yang Pemurah

    Melalui sebuah dialog dengan Nabi Yahya AS, iblis mengungkap golongan manusia yang ia sukai dan benci. Dialog ini tercantum dalam kitab Ihya Ulumuddin susunan Imam Al Ghazali.

    Nabi Yahya AS pernah bertemu dengan iblis dalam bentuk aslinya. Kemudian Yahya AS bertanya, “Hai iblis, terangkan kepadaku tentang manusia yang paling kau sukai dan manusia yang paling kaubenci.”

    Iblis menjawab, “Manusia yang paling kusukai adalah orang mukmin yang kikir dan manusia yang paling kubenci adalah orang fasik yang pemurah,”

    Nabi Yahya AS pun kembali bertanya mengenai alasan mengapa iblis menyukai dan membenci kelompok manusia tersebut, “Mengapa demikian?”

    Lalu, iblis menjawab, kekikiran manusia sudah cukup memuaskan baginya dan sebaliknya, orang dermawan membuatnya takut.

    “Apabila orang yang dermawan (meskipun fasik) melakukan perbuatan dosa, aku takut Allah memperlihatkan kasih sayang-Nya kepada orang itu karena kedermawannnya.”

    Setelahnya, iblis pergi dan berkata lagi, “Jika bukanlah kamu Yahya, niscaya aku tidak akan memberitahukan kepadamu.”

    Bahaya Sifat Kikir bagi Muslim

    Menurut buku Ad Daulah Al Haditsah Al Muslimah; Da’a’imuha wa Wazha ‘ifuha susunan Muhammad Ash Shallabi terjemahan Ali Nurdin, ada sejumlah bahaya sifat bakhil atau kikir bagi muslim.

    1. Rezekinya Sempit

    Manusia yang kikir maka rezekinya akan disempitkan oleh Allah SWT. Nabi Muhammad SAW bersabda,

    “Janganlah kamu bakhil yang menyebabkan kamu disempitkan rezekimu.” (HR Bukhari)

    2. Jadi Pemutus Silaturahmi

    Kikir adalah sifat yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi orang sekitar. Jika seseorang mempertahankan sifat kikirnya, maka banyak orang atau saudaranya yang memutus tali silaturahmi dengannya.

    3. Penghalang Seseorang Masuk Surga

    Sifat kikir juga menjadi penghalang seseorang masuk surga. Rasulullah SAW bersabda dalam haditsnya,

    “Tidak akan masuk surga orang yang menipu, bakhil, dan orang yang buruk.” (HR At Tirmidzi)

    Naudzubillah min dzaalik.

    (aeb/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Aturan Berfoto di Masjidil Haram Selama Umrah, Jangan Sembarangan!



    Jakarta

    Kementerian Haji dan Umrah menerbitkan protokol dalam mengambil gambar atau merekam momen selama jemaah berada di sekitar Masjidil Haram. Jemaah umrah diimbau untuk tidak mengganggu jemaah lain yang sedang tawaf atau beribadah.

    Imbauan pertama jemaah diminta untuk tidak berlama-lama melakukannya untuk menghindari ketidaknyamanan jemaah lain.

    “Tamu Allah yang terhormat, Anda dipersilakan untuk mengabadikan momen berharga Anda di Masjidil Haram. Mohon lakukan dengan cepat, pastikan Anda tidak mengganggu mereka yang sedang melakukan tawaf atau salat,” demikian keterangan Kementerian dalam akun X (@MoHU_En), dikutip Kamis (12/9/2024).


    Jemaah umrah juga diimbau untuk tidak berdiri terlalu lama saat mengambil foto karena dapat mengganggu arus pergerakan jamaah.

    Selanjutnya, bagi jemaah yang hendak mengabadikan momen selama di Masjidil Haram melalui telepon genggamnya diimbau berhati-hati dalam mengambil gambar. Terutama mengambil gambar jemaah lain yang sedang beribadah tanpa izin mereka.

    “Tidak mengambil foto orang yang sedang melakukan salat dan jemaah haji tanpa izin mereka,” demikian pernyataan Kementerian.

    Berdasarkan aturan tersebut, jemaah bisa menghormati jemaah dan pengunjung lainnya yang tengah beribadah, mengambil gambar dari sudut yang jauh dari jalur utama, dan menjaga ketenangan di situs suci ini saat mengabadikan momen.

    Kementerian juga mengingatkan jemaah agar menjaga barang bawaan mereka selama di Masjidil Haram. Jemaah disarankan hanya membawa barang-barang penting saja.

    “Bepergian dengan bawaan ringan membantu meminimalkan risiko kehilangan barang-barang Anda dan mengkhusyukkan diri dalam pengalaman spiritual,” bunyi keterangan Kementerian.

    Selain itu, jemaah diminta menjaga barang bawaannya agar senantiasa berada dalam jarak pandang dan tidak meninggalkan barang bawaan di dekat pintu tanpa penjaga.

    Meski demikian, jika terjadi kehilangan, jemaah bisa ke kantor Lost & Found di dekat Al-Marwah atau jemaah juga bisa melaporkan barang hilang tersebut melalui Absher platform.

    Musim umrah tahun ini dimulai pada akhir Juni 2024 setelah berakhirnya ibadah haji tahunan yang dihadiri sekitar 1,8 juta muslim dari seluruh dunia.

    Menurut data Kerajaan Arab Saudi seperti dilansir Gulf News, sekitar 13,5 juta orang menunaikan umrah tahun sebelumnya. Kerajaan memproyeksikan akan menyambut 15 juta muslim untuk umrah tahun depan.

    (rah/kri)



    Sumber : www.detik.com