Tag: kipas angin

  • Tutorial Membersihkan Exhaust Fan di Setiap Ruangan



    Jakarta

    Membersihkan exhaust fan jarang dilakukan oleh kebanyakan orang. Alhasil exhaust fan menjadi sangat kotor sehingga membuatnya tidak bekerja optimal. Oleh karena itu, kamu harus tahu cara membersihkan exhaust fan dengan benar.

    Exhaust fan sendiri sering dipasang pada ruangan yang lembab atau punya sirkulasi udara yang minim. Misal, kamar mandi, dapur dan kamar tidur. Lalu, bagaimana cara membersihkan exhaust fan? Simka penjelasan berikut.

    Seberapa Sering Exhaust Fan Perlu Dibersihkan?

    Melansir dari Link Town, Rabu (29/11/2023), kamu dapat membersihkan exhaust fan rutin setiap sebulan sekali atau dua bulan sekali. Jika jarang dibersihkan akan membuat debu menumpuk. Hal ini akan membuat kinerja dari exhaust fan menjadi melemah. Sehingga kerja alat akan mengalami hambatan.


    Bagaimana Cara Membersihkan Exhaust Fan di Rumah?

    Berikut tutorial membersihkan exhaust fan dinding yang pada ruangan yang berbeda di rumah, seperti kamar tidur, kamar mandi dan dapur.

    Cara Membersihkan Exhaust Fan di Kamar Tidur

    Exhaust fan yang dipasang di kamar tidur biasanya digunakan agar punya sirkulasi udara yang baik. Kini kamu perlu mengecek kondisinya dan segera membersihkannya. Simak cara membersihkannya berikut.

    Bersihkan Pada Bagian Jaring

    Cara membersihkan exhaust fan yaitu dengan membersihkan pada bagian jaringnya terlebih dahulu. Kamu dapat melepaskan terlebih dahulu jaring kipas dan setelah itu, tuangkanlah air yang tadi sudah mendidih ke dalam wadah tersebut.

    Setelah itu, untuk memaksimalkan hasilnya, cobalah untuk menuangkan setengah gelas ammonia beserta satu gelas air yang panas. Kemudian setelah itu, cobalah untuk memasukan jaring tersebut ke dalamnya.

    Bersihkan Bilah Kipas

    Kemudian, nantinya kamu dapat membersihkan bilah kipas sehingga hasilnya nanti lebih maksimal. Namun, langkah ini ternyata cukup sulit untuk dilakukan. Sehingga untuk memudahkannya, kamu dapat mencampurkan air dengan sabun cuci ke dalam campuran lainnya.

    Yaitu terdiri dari 2 sendok makan baking soda dan setengah gelas ammonia. Kemudian nantinya di campur dengan air. Saat melakukan hal ini, jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan. Hal ini pun dapat kamu lakukan untuk cara membersihkan exhaust fan dinding.

    Nantinya, kamu dapat membersihkan bagian kotor yang dengan menggunakan sikat gigi dari brand maupun jenis apapun. Usahakan untuk menggosok

    Hilangkan Kotoran dan Debu yang Menempel

    Kemudian setelah exhaust fan dibersihkan dengan yang terbebas dari debu yang memadai, maka dapat memberikan ruang tersebut dahulu.

    Lakukan Perawatan dan Pembersihan Rutin

    Setelah bersih kembali, kamu perlu melakukan perawatan dan pengecekan rutin. Meskipun begitu, tidak disarankan untuk melakukan pembersihan setiap hari karena hal ini bisa saja dapat merusakan exhaust fan

    Sehingga disarankan untuk membersihkan setiap sebulan sekali. Apabila terdapat kesulitan dalam membersihkannya, kamu dapat menggunakan aneka ragam kain maupun sedotan yang memakai vacuum cleaner.

    Cara Membersihkan Exhaust Fan di Kamar Mandi

    Berikut cara membersihkan exhaust fan pada kamar mandi dengan simpel.

    • Matikan stop kontak dan lepaslah penutup exhaust dengan aman
    • Jauhkan bagian exhaust fan dari air di kamar mandi. Usahakan jangan sampai terciprat air.
    • Lalu, vakum debu dan kotoran pada wadah tersebut dengan hati-hati dan lembut.
    • Gunakan pula penyedot debu, untuk menyedot debu dan kotoran
    • Cara Membersihkan Exhaust Fan di Dapur

    Berikutnya yaitu cara membersihkan exhaust fan dapur dan tentunya agak sedikit berbeda dengan yang lainnya. Selain itu, alat ini pun berfungsi untuk mengeluarkan udara kotor, sekaligus hawa panas sampai dengan aroma yang tidak sedap. Untuk tetap menjaga fungsi alat ini, maka kamu perlu membersihkannya. Berikut cara lengkapnya.

    Filter Exhaust Fan Dapur

    Hal pertama yang perlu kamu lakukan yaitu melepaskan saringan dari wadahnya. Kemudian setelah itu, rendam dengan air panas yang telah dicampur dengan sabun cuci piring. Sehingga dapat menghilangkan lemak yang membandel dan tambahkan juga secangkir kue soda.

    Kemudian cara membersihkan exhaust fan dapur selanjutnya yaitu menggosok alat tersebut menggunakan sikat gigi yang telah tidak lagi digunakan. Lakukan hal tersebut secara pelan-pelan sehingga tidak merusak alat dan jika sudah bersih, keringkan alat tersebut.

    Bersihkan Kotoran pada Bagian Dalamnya

    Cara membersihkan exhaust fan yaitu dengan membersihkan di bawah tudung kap dari mesin kipas dan bagian bilah kipas. Hal ini karena minyak maupun kotoran lainnya akan menempel pada bagian ini. Sehingga perlu dibersihkan secara berkala dengan baik. Jika tidak, malah dapat membahayakan diri sendiri karena dapat mengakibatkan kebakaran.

    Kamu dapat dapat melepaskan jaring dan redamlah dengan menggunakan air panas yang telah dicampurkan dengan deterjen dengan durasi waktu sekitar 1 jam. Kemudian, bersihkan menggunakan sikat gig bakar dan gosoklah secara perlahan pada bagian jaring.

    Membersihkan Bilah Kipas

    Kamu juga perlu membersihkan bilah kipas dengan mencampurkan sabun dengan air. Kemudian 2 sendok baking soda pada segelas air yang hangat. Dalam melakukan proses ini, ada baiknya kamu menggunakan sarung tangan karet.

    Kemudian semprot dengan larutan tersebut dan gosoklah bilah kipas tersebut dengan merata sampai dengan bersih. Dalam membersihkan, kamu dapat menggunakan sikat kawat untuk membersihkan kotoran yang cukup membandel. Untuk lebih memudahkan gunakanlah pembersihan jendela atau cuka dalam membersihkannya.

    Pasang Kembali

    Apabila semua dirasa sudah selesai dan kering, maka langkah selanjutnya yaitu perlu dilakukan yaitu memasang kembali semua bagian exhaust fan dapur sesuai dengan sebelumnya.

    Adapun caranya yaitu dengan memasukkan kembali kabel memasang ke dalam slotnya dan menutup kembali exhaust fan tersebut. Cobalah untuk mendorong penutupnya dengan perlahan. Sampai pada akhirnya tertutup rapat dengan baik.

    Demikian tutorial membersihkan exhaust fan di setiap ruangan. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Kipas Angin Tidak Berputar dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Kipas angin merupakan alat elektronik yang digunakan untuk menyejukkan udara saat udara sedang panas. Namun, ada kalanya kipas angin rusak dengan baling-baling tidak berputar meskipun mesin masih menyala.

    Kira-kira apa saja penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut.

    Penyebab Kipas Angin Tidak Berputar

    Melansir dari Homecare24, Kamis (21/12/2023), kipas angin yang tidak berputar dapat terjadi karena beberapa faktor berikut.


    Motor Kipas Aus

    Penyebab pertama mengapa kipas angin tidak berputar kemungkinan besar karena motor kipas angin yang sudah aus.

    Baling-baling yang Terlalu Kencang

    Penyebab berikutnya ada baling-baling yang terpasang terlalu kencang atau tertekan sehingga tidak dapat berputar dengan bebas.

    Kapasitor sudah Rusak

    Karena pemakaian terus menerus dapat menyebabkan kapasitor dan menjadi rusak. Jika sudah rusak, maka kipas angin tidak dapat berputar.

    Cara Mengatasi Kipas Angin yang Tidak Berputar

    Melansir dari Homecare24, berikut ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi kipas angin yang tidak dapat berputar.

    Periksa sumber listrik

    Pastikan bahwa kipas angin sudah terhubung dengan sumber listrik yang stabil. Periksa juga bila ada kerusakan pada kabel atau juga colokan.

    Periksa Motor Kipas

    Kamu dapat membuka bagian belakang kipas kemudian periksa kondisi motor kipas. Cermati kondisinya, jika kamu menemukan kerusakan atau aus pada motor, maka perlu diganti.

    Bersihkan Baling-baling

    Buka pelindung baling-baling kemudian lepas. Bersihkan baling-baling menggunakan lap lembap. Pastikan tidak ada debu dan kotoran yang mengganggu perputaran baling-baling.

    Periksa baling

    Jika baling-baling terlihat terlalu kencang atau tertekan. Kamu bisa melepas baling-baling tersebut kemudian atur ulang posisinya sampai bisa berputar dengan bebas.

    Periksa Kapasitor

    Kapasitor merupakan komponen penting agar baling-baling kipas angin dapat berputar. Jika kapasitor sudah rusak, kamu bisa menggantinya dengan yang baru.

    Bersihkan Motor Kipas

    Jika motor terlihat kotor dan berdebu, bersihkan dengan hati-hati menggunakan kuas atau lap lembut.

    Demikian penyebab kipas angin tidak berputar dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bikin Rumah Sejuk Cuma Pakai Kipas Angin


    Jakarta

    Beberapa bulan lagi kita akan menghadapi musim kemarau dengan cuaca yang akan lebih panas dari biasanya. Cuaca yang panas tentu akan mengganggu aktivitas baik di dalam maupun di luar ruangan. Untuk mengatasi hal ini, biasanya orang memilih untuk menggunakan AC karena kemampuannya yang bisa menurunkan suhu ruangan secara instan.

    Tapi jangan khawatir, untuk kalian yang mencari opsi yang lebih murah dan sederhana, kipas angin bisa menjadi jawabannya. Kipas angin hadir sebagai solusi pendingin ruangan yang ramah di kantong dan ramah lingkungan. Kipas angin portabel atau kipas angin gantung harganya bisa 50 kali lebih murah daripada AC sentral. Bahkan, jika kamu menggunakan AC, kipas angin dapat menurunkan biaya keseluruhan dengan menambah pengoperasian atau mengurangi frekuensi penggunaannya. Yuk simak trik di bawah ini untuk bikin rumah kamu lebih adem dengan kipas angin!

    Ciptakan Angin Segar dengan Dua Kipas Angin

    Untuk menciptakan udara yang lebih sejuk di dalam rumah, kamu bias coba menggunakan metode angin silang. Metode ini seperti memindahkan udara sejuk ke dalam rumah dan udara panas keluar secara bersamaan dengan menciptakan angin silang. Untuk melakukannya kamu membutuhkan dua kipas angin dan dua jendela yang terbuka.


    1. Posisikan satu kipas angin di jendela yang terbuka sehingga angin bertiup ke dalam ruangan.

    2. Di sisi berlawanan dari rumah, cari jendela lain yang sejajar dengan jendela pertama.

    3. Singkirkan semua penghalang di antara kedua jendela untuk memastikan aliran udara yang lancar dan tidak terganggu.Buka jendela kedua.

    4. Letakkan kipas angin kedua di dekat jendela yang terbuka sehingga udara bertiup keluar rumah.

    5. Nyalakan kedua kipas angin biarkan mereka bekerja untuk memperbaiki sirkulasi udara di rumah kamu.

    Ciptakan Angin Silang Dengan Satu Kipas Angin

    Jika kamu tidak memiliki dua kipas angin, tenang saja. Dengan hanya satu kipas angin, kamu masih bisa menciptakan aliran udara silang yang cukup kuat untuk mengeluarkan sebagian udara panas dari ruangan. Langkah-langkahnya sederhana:

    1. Buka satu jendela untuk memulai aliran udara segar

    2. Pastikan semua jendela lain di sekitarnya tertutup rapat.

    3. Posisikan jendela kedua di sisi lain rumah, sejajar dengan jendela pertama.

    4. Singkirkan penghalang di antara jendela.

    5. Buka jendela kedua untuk memperkuat aliran udara.

    6. Nyalakan kipas angin.

    Tarik Udara Sejuk, Keluarkan Udara Panas

    Lebih sederhana lagi, hanya dengan satu jendela dan satu kipas angin, kamu bisa menjaga ruangan tetap sejuk. Caranya cukup tempatkan kipas angin kotak atau kipas angin lantai dalam jarak 5 kaki dari jendela terbuka. Ketika udara luar lebih dingin daripada dalam ruangan, arahkan kipas angin agar mengalirkan udara ke dalam. Saat suhu luar dan dalam ruangan bertukar tempat, ubah arah kipas angin untuk mengeluarkan udara panas.

    Mengatur Ukuran Kipas Angin Gantung dengan Benar

    Untuk kamu yang mempunyai kipas angin gantung, mungkin kipas kamu belum memberikan kesejukan yang diinginkan. Hal itu mungkin saja terjadi karena ukurannya kipasnya yang tidak sesuai dengan ukuran ruangan. Pastikan kipas angin yang dipilih cukup besar untuk ruangan tersebut karena baling-baling yang lebih besar akan menggerakkan lebih banyak udara dengan daya yang lebih rendah.

    Mengubah Arah Rotasi Kipas Gantung

    Pada musim kemarau, penting untuk mengangkat lapisan udara dingin dan mendorong udara panas ke atas. Untuk melakukannya kamu bisa menggunakan Kipas angin gantung. Caranya adalah dengan memastikan kipas angin berputar berlawanan arah jarum jam untuk menarik udara dingin dan mengatur suhu ruangan secara efisien. Saat kamu melakukannya, pastikan kipas angin gantung dalam posisi seimbang, ya.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tutorial Cara Membersihkan Kipas Angin Sendiri di Rumah


    Jakarta

    Mungkin Kamu sudah lupa kapan terakhir kali membersihkannya atau juga Kamu merasa kipas bukan hal penting yang harus dibersihkan.

    Padahal kalau debu sudah menumpuk secara berlebihan, ini akan membuat angin yang dihasilkan dari kipas itu menjadi minim, bahkan bisa saja tidak terasa sama sekali.

    Dikutip dari Proline Range Hoods, umumnya kipas angin Kamu perlu dibersihkan setiap tiga hingga enam minggu tergantung jenis kipas angin Kamu. Jika Kamu melihat kipas Kamu sudah sangat berdebu, maka ini waktu yang pas untuk membersihkan kipas Kamu.


    Untuk cara membersihkannya, lakukan langkah berikut.

    1. Matikan Kipas Angin

    Sebelum membersihkan hal pertama yang harus dilakukan adalah mematikan kipas dan mencabut stekernya dari aliran listrik sehingga hal ini mencegah adanya konslet. Perhatikan juga colokan kipas tidak dekat dengan air.

    2. Lepaskan Jeruji Pelindung dan Bersihkan

    Kalau Kamu ingin membersihkan secara optimal, lepaskan jeruji tersebut agar baling-baling kipas bisa dibersihkan. Jeruji itu bisa dilepas langsung dengan mencopot bagian penyambung sangkarnya, atau jika menempel dengan sekrup maka Kamu membutuhkan obeng untuk membukanya.

    Bersihkan jeruji pakai kain atau sikat dengan sabun cuci piring atau pembersih serbaguna lainnya, lalu bilas dengan air. Kemudian, jangan lupa segera keringkan dengan lap kering.

    3. Bersihkan Baling-Baling Kipas

    Lepas baling-baling dari kipas tersebut, kemudian seka debu dengan sabun atau deterjen, kemudian bilas dan keringkan pakai kain lap. Sembari membersihkan baling-baling tersebut, Kamu juga bisa membersihkan bagian luar kipas sekalian, termasuk kabel listriknya dengan lap kering.

    Sebelum memasang kembali, pastikan seluruh komponen kipas angin tersebut sudah kering secara menyeluruh. Tentunya Kamu tidak ingin air merembes dan membuat listrik jadi konslet, karena ini bisa berbahaya.

    4. Pasang kembali kipas

    Jika semua sudah bersih, Kamu bisa memasang kembali. Gunakan obeng kembali jika jenis kipas Kamu memakai sekrup. kipas angin Kamu sudah siap digunakan kembali. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Bahaya Kipas Angin Gantung yang Kotor dan Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Kipas angin gantung atau biasa dikenal dengan kipas baling-baling adalah salah satu alat elektronik yang paling sering dilupakan sesaat setelah pemasangan. Lokasinya yang ada di langit-langit membuat penghuni rumah malas untuk merawat dan membersihkannya.

    Namun, satu hal yang perlu kamu ketahui adalah seiring berjalannya waktu debu akan semakin menumpuk pada permukaan kipas, hal ini akan menyebabkan daya hembusan angin yang diciptakan oleh kipas menjadi berkurang dan tidak efisien lagi. Tidak hanya itu, debu ini juga bahkan bisa membuat sistem gerak pada kipas tersebut menjadi macet.

    Oleh karena itu, kamu juga sebenarnya harus memperhatikan perawatan kebersihan dari kipas baling-baling di rumah kamu.


    Bahaya Kipas Angin Gantung yang Kotor

    Dikutip dari rd.com, Menurut operation manager Spekless Cleaning, Karian Toner, sebaiknya kamu harus membersihkan kipas baling-baling kamu setidaknya sekali dalam 3 bulan.

    Bila tidak rutin dibersihkan, kipas angin akan menumpuk debu dan kotoran yang berbahaya bagi penderita asma, alergi, dan kondisi pernapasan lainnya. Tidak hanya itu, kipas angin juga bisa menyebarkan alergen ke seluruh ruangan sehingga membuat rumah kamu tidak sehat.

    Nah, bila kamu punya kipas baling-baling yang kotor, terutama bagi yang debunya sudah menjadi lengket, kamu bisa coba ikuti langkah membersihkannya di bawah ini supaya kipas kamu jadi kembali kinclong dan sejuk lagi.

    Cara Membersihkan Kipas Baling-Baling

    Alat dan Bahan:

    – Tangga

    – Kain mikrofiber

    – Cairan pembersih serbaguna atau cuka putih

    Langkah-langkah:

    1. Matikan sumber listrik yang mengalir pada kipas dan lampu di sekitar tempat yang ingin dibersihkan.

    2. Tutupi lantai dan furnitur di bawah kipas dengan alas, supaya residu kotoran tidak menyebar ke permukaan lain di bawah kipas.

    3. Siapkan tangga dan pastikan tangga tersebut kokoh dan tidak mudah tergelincir.

    4. Buka Jendela dan pintu untuk memberikan aliran udara pada ruangan.

    5. Naiki tangga yang sudah disiapkan sambil membawa alat untuk membersihkan kipas.

    6. Bersihkan debu dengan kain mikrofiber kering hingga semua kotoran kasar bersih dari baling-baling kipas.

    7. Untuk noda yang membandel, siapkan cairan pembersih serbaguna, atau bila kamu lebih menyukai produk alami, cobalah untuk mencampurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1 (sama banyak).

    8. Semprotkan cairan pembersih pada kain mikrofiber baru hingga sedikit basah. Pastikan agar kain tidak terlalu basah karena akan berpotensi merusak mesin dari kipas tersebut.

    9. Lap perlahan bagian yang masih kotor menggunakan kain yang sudah dibasahi cairan pembersih tadi. Pastikan lakukan dengan hati-hati agar baling-baling kipas tidak bengkok

    10. Setelah semua bagian bersih, segera keringkan dengan kain mikrofiber baru.

    Itu dia segenap ringkasan mengapa membersihkan kipas itu penting dan cara untuk membersihkannya dengan benar. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Sering Kipas Angin Harus Dibersihkan? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Kipas angin menjadi solusi yang bisa diandalkan di tengah cuaca yang panas. Namun, kipas angin yang kotor akan membuat angin yang dihasilkan tidak maksimal. Lantas seberapa sering kipas angin harus dibersihkan?

    Kotoran yang menempel pada kipas angin menghambat angin yang dihasilkan. Oleh karena itu, penting untuk selalu membersihkan kipas angin secara rutin.

    Seberapa Sering Membersihkan Kipas Angin?

    Melansir dari laman The Spruce, membersihkan kipas angin harus dilakukan setidaknya seminggu sekali. Ini bertujuan untuk menghambat penumpukan debu pada baling-baling dan kerangka luar kipas angin.


    Akan tetapi, frekuensi pembersihan sangat tergantung pada tingkat debu di rumah kamu. Jadi kalau rumah kamu berada di tempat yang memang lebih terpapar debu, seperti pinggir jalan raya, maka harus lebih sering untuk membersihkan kipas angin. Sedangkan, pembersihan yang lebih menyeluruh harus dilakukan setidaknya setiap tiga bulan, terutama jika kipas angin digunakan terus menerus.

    Cara Membersihkan Kipas Angin Setiap Minggu

    1. Matikan Kipas Angin

    Sebelum membersihkan kipas angin, jangan lupa untuk mematikan kipas dan mencabut colokan kipas dari stopkontak.

    2. Bersihkan Debu pada Baling-baling dan Kerangka Kipas

    Untuk pembersihan mingguan, kamu tidak perlu membongkar kipas untuk membersihkan baling-balingnya, cukup bersihkan sekilas. Gunakan pengering rambut atau udara terkompresi untuk meniup debu dari permukaan baling-baling. Jika menggunakan pengering rambut, pakai pengaturan udara paling dingin pada pengering rambut dan jauhkan sekitar 15 cm. Pastikan untuk memutar kipas untuk membersihkan bagian belakang baling-balingnya dengan cara yang sama.

    3. Sedot Debu pada Kipas Angin

    Setelah membersihkan kipas, kamu bisa menyedot debu-debu yang masih menempel pada kipas dengan menggunakan vacuum cleaner. Kamu disarankan untuk menggunakan vacuum cleaner genggam atau yang berukuran kecil agar lebih mudah. Sedot debu menggunakan sikat yang ada pada vacuum cleaner mulai dari bagian atas kipas atau kerangka pelindungnya.

    4. Lap Kipas Angin

    Setelah semuanya selesai, lap kipas angin menggunakan kanebo. Basahi kanebo terlebih dahulu, kemudian peras dan lap bagian kipas yang sudah dibersihkan tadi. Hal ini dilakukan agar kipas lebih bersih.

    Tips untuk Menjaga Kipas Angin Tetap Bersih Lebih Lama

    1. Membersihkan kipas angin seminggu sekali akan membantu meminimalisir debu. Jadi, kamu tidak perlu sering membersihkan kipas angin.

    2. Jika kipas angin kamu memiliki filter udara, periksa secara berkala untuk memastikannya bersih sehingga kipas bisa berfungsi secara efisien dan efektif.

    Itulah cara membersihkan kipas angin supaya bersih lebih lama. Semoga bermanfaat ya!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Gampang! Begini Cara Membersihkan Kipas Angin Sendiri Beserta Alatnya


    Jakarta

    Kipas angin membantu bikin udara di rumah menjadi lebih adem. Meski menghasilkan angin, alat ini sering kali menjadi sarang debu, sehingga kamu harus rajin membersihkan kipas angin.

    Kotoran dan debu kipas angin ini harus sering dibersihkan biar tidak tersebar ke seluruh ruangan ketika dinyalakan. Kalau dibiarkan, kotoran tersebut bisa memicu berbagai penyakit pernapasan.

    Selain itu, debu dan kotoran yang menumpuk bisa bikin kipas angin rusak dan tidak tahan lama. Melansir dari Proline Range Hoods, Jumat (14/4/2024), umumnya kipas angin perlu dibersihkan setiap tiga hingga enam minggu tergantung jenis kipas angin yang digunakan.


    Lalu, bagaimana cara membersihkan kipas angin sendiri?

    Alat-alat untuk Membersihkan Kipas Angin

    1. Obeng
    2. Sabun
    3. Lap pembersih

    Cara Membersihkan Kipas Angin

    1. Matikan Kipas Angin

    Sebelum membersihkan hal pertama yang harus dilakukan adalah mematikan kipas dan mencabut stekernya dari aliran listrik sehingga hal ini mencegah adanya konslet. Perhatikan juga colokan kipas tidak dekat dengan air.

    2. Lepaskan Jeruji Pelindung dan Bersihkan

    Kalau kamu ingin membersihkan secara optimal, lepaskan jeruji tersebut agar baling-baling kipas bisa dibersihkan. Jeruji itu bisa dilepas langsung dengan mencopot bagian penyambung sangkarnya, atau jika menempel dengan sekrup maka kamu membutuhkan obeng untuk membukanya.

    Bersihkan jeruji pakai kain atau sikat dengan sabun cuci piring atau pembersih serbaguna lainnya, lalu bilas dengan air. Kemudian, jangan lupa segera keringkan dengan lap kering.

    3. Bersihkan Baling-Baling Kipas

    Lepas baling-baling dari kipas tersebut, kemudian seka debu dengan sabun atau deterjen, kemudian bilas dan keringkan pakai kain lap. Sembari membersihkan baling-baling tersebut, kamu juga bisa membersihkan bagian luar kipas sekalian, termasuk kabel listriknya dengan lap kering.

    Sebelum memasang kembali, pastikan seluruh komponen kipas angin tersebut sudah kering secara menyeluruh. Tentunya kamu tidak ingin air merembes dan membuat listrik jadi konslet, karena ini bisa berbahaya.

    4. Pasang Kembali Kipas

    Jika semua sudah bersih, kamu bisa memasang kembali. Gunakan obeng kembali jika jenis kipas kamu memakai sekrup. kipas angin kamu sudah siap digunakan kembali. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Taruh Kipas Angin di Tempat Ini, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Kipas angin merupakan salah satu alat elektronik yang sering digunakan untuk membuat ruangan terasa adem. Biasanya, kipas angin ditaruh di dalam kamar tidur atau ruang tamu.

    Akan tetapi, ada beberapa tempat yang sebaiknya tidak ditaruh kipas angin. Di mana saja kah itu? Dilansir dari Ideal Home, berikut ini informasinya.

    Di Dekat Jendela

    Menaruh kipas angin di dekat jendela tidak disarankan karena justru bisa membawa udara yang panas alih-alih menyalurkan udara dingin dari luar rumah. Namun, akan berbeda jika kamu menaruh 2 kipas angin di dekat jendela, satunya menghadap luar jendela dan yang satunya menghadap ke dalam ruangan untuk mendapatkan udara sejuk.


    Belum lagi, menaruh kipas angin di dekat jendela juga bisa membawa masuk serbuk sari sehingga memicu terjadinya alergi.

    Di Samping Tanaman

    Jika kamu memiliki tanaman indoor, sebaiknya tidak menaruh kipas angin di dekatnya. Sebab, udara yang keluar dari kipas angin bisa membuat daun tanaman kering.

    “Meskipun beberapa tanaman menyukai angin sepoi-sepoi, aliran udara yang kuat dan konstan dapat mengeringkan atau merusak daun yang rapuh. Jauhkan kipas angin dari tanaman hias, terutama yang membutuhkan kelembapan tinggi,” kata ahli instalasi alat-alat rumah tangga dari London Electricians 247, Andrai Carcu.

    Di Permukaan Tinggi

    Meletakkan kipas angin di permukaan yang tinggi bisa mengeluarkan udara yang panas. Sebaiknya letakkan kipas angin di posisi yang lebih rendah ke tanah untuk membantunya mengambil udara dingin yang telah turun dan mendorongnya ke penghuni ruangan.

    Di Tempat Berdebu

    Meletakkan kipas di tempat berdebu justru akan menerbangkan debu-debu ke penjuru rumah dan bisa memicu alergi. Jika kipas angin berdebu, kamu bisa membersihkannya terlebih dahulu agar angin yang dikeluarkan lebih banyak.

    Itulah beberapa tempat yang sebaiknya dihindari untuk meletakkan kipas angin. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Langkah Mudah Bersihkan Kipas Angin Tanpa Perlu Dibongkar


    Jakarta

    Saat udara panas menerjang di dalam rumah, pastinya kamu menginginkan udara yang segar yang membuat rumah adem. Kipas angin dapat membantu hal itu, namun kamu harus membersihkannya secara teratur.

    Dengan semua pergerakan di udara, motor penggerak dapat menarik kotoran dan debu yang mengganggu performa kipas angin. Kotoran dan debu dapat menempel pada bilah dan rangka kipas serta mengumpulkan debu.

    Membersihkan kipas sebaiknya dilakukan seminggu sekali. Frekuensi pembersihan sangat bergantung pada tingkat debu di rumah, dengan pembersihan seminggu atau dua minggu sekali merupakan kebiasaan yang bagus.


    Melansir The Spruce, berikut langkah mudah membersihkan kipas dengan benar.

    Cara Bersihkan Kipas Angin

    Inilah cara membersihkan kipas angin agar bekerja dengan baik dan menghasilkan udara sejuk.

    1. Pastikan Keselamatan

    Sebelum membersihkan kipas jenis apapun, pastikan unit telah dicabut dari stopkontak di dinding atau pastikan kipas dalam posisi mati.

    2. Singkirkan Debu dengan Cepat

    Untuk pembersihan rutin, kamu tidak perlu membongkar kipas untuk membersihkan bilahnya. Gunakan pengering rambut atau udara bertekanan untuk meniup debu dari permukaan bilahnya.

    Gunakan pengaturan udara paling dingin pada pengering rambut dan jaga jarak dari bilahnya. Pastikan untuk memutar kipas untuk membersihkan bagian belakang bilah dengan cara yang sama.

    3. Menyedot Debu dengan Vakum

    Gunakan penyedot debu genggam atau berukuran besar dengan sikat debu, bersihkan semua permukaan kipas dengan hati-hati. Mulailah dari bagian atas kipas dan bersihkan bagian padat.

    Berikan perhatian ekstra pada debu yang terkumpul pada ventilasi pembuangan motor penggerak dan kabel listrik.

    4. Bersihkan Noda

    Basahi kain microfiber sedikit dan bersihkan noda pada casing kipas, terutama di sekitar kontrol. Jika kamu memiliki kipas angin dengan dudukan, bersihkan tiang dan alas kipas sehingga bersih secara menyeluruh.

    Tips agar Kipas Angin Tetap Bersih Lebih Lama

    Membersihkan kipas angin seminggu sekali secara teratur akan membantu mengurangi debu seminimal mungkin. Dengan begitu, kamu tidak perlu membersihkan kipas angin secara menyeluruh terlalu mungkin.

    Jika kipas angin kamu memiliki penyaring udara, jangan lupa untuk memeriksanya secara berkala untuk memastikan bersih agar kipas angin dapat bekerja secara efisien dan efektif.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Jenis Kipas Angin dan Kegunaannya yang Bisa Menjadi Pilihan



    Jakarta

    Kipas angin sudah ada sejak lama. Saat ini kipas angin yang banyak dikenal adalah kipas angin listrik yang dicolokkan ke stopkontak dan dinyalakan untuk menghilangkan hawa panas dari ruangan.

    Dengan kecanggihan teknologi saat ini, kipas angin memiliki banyak jenis dengan kegunaannya masing-masing.

    Melansir Homenish, berikut beberapa jenis kipas dengan kegunaannya yang bisa menjadi pilihan.


    Kipas Angin Tiang

    Kipas angin tiang merupakan jenis kipas angin berdiri yang tinggi dan dapat mendinginkan ruangan berukuran sedang. Jenis kipas angin ini biasanya memiliki satu set antara 3 hingga 5 bilah yang ditopang oleh tiang yang kokoh dan panjang.

    Tiang biasanya ditopang oleh cakram yang lebih berat sehingga membantu menyeimbangkannya dan mencegah jatuh. Kipas angin ini dapat dengan mudah dipindahkan.

    Kipas Lantai

    Dalam situasi yang rendah, kipas lantai sangat dibutuhkan. Kipas lantai tampak seperti kipas tiang, namun hanya saja tanpa tiang. Kipas lantai praktis dan ringkas untuk diletakkan di mana saja sesuai keinginan.

    Kipas ini umum digunakan di luar rumah, terutama di area seperti balkon dan teras karena tidak memerlukan instalasi permanen. Kipas angin lantai sangat kuat dan biasanya mampu mencapai kecepatan yang sangat tinggi.

    Kipas Angin Meja

    Jenis kipas meja dapat menjaga ruangan berukuran kecil hingga sedang tetap sejuk. Kipas meja terlihat seperti kipas lantai yang sangat kecil, namun kipas ini jauh lebih ringan dan lebih rapuh.

    Tujuan kipas ini adalah untuk memastikan angin dapat langsung mengenai wajah kamu saat bekerja di meja. Saat ini sudah banyak kipas meja yang menggunakan USB sehingga bisa dinyalakan langsung dari laptop.

    Kipas Angin Dinding

    Kipas yang dipasang di dinding atau kipas dinding didesain untuk ruangan kecil dengan ruang lantai terbatas. Kipas yang dipasang di dinding membuatnya tidak dapat dipindahkan, namun solusi ini sangat menghemat ruang.

    Kipas yang dipasang di dinding tidak seefisien kipas langit-langit. Sebagian besar kipas dinding memiliki motor yang kurang bertenaga dibandingkan kipas langit-langit, sehingga kipas dinding tidak dapat mengalirkan udara sebanyak kipas langit-langit.

    Kipas Angin Langit-langit

    Kipas angin langit-langit sudah ada bahkan sebelum listrik ditemukan di rumah. Kipas jenis ini diperkirakan sudah ada sejak 500 SM di India. Pada masa itu, kipas langit-langit dioperasikan secara manual dengan menggunakan kabel.

    Pada tahun 1800-an, kipas langit-langit putar digerakkan oleh aliran air yang mengalir. Kipas langit-langit elektrik ditemukan pada tahun 1882 oleh Philip Diehl.

    Kipas langit-langit biasanya dipasang tepat di tengah langit-langit ruangan. Kipas ini dirancang untuk mengalirkan udara secara merata ke seluruh ruangan. Sebagian besar model ini memiliki perlengkapan lampu yang dirancang untuk pencahayaan ruangan.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com