Tag: kitchen set

  • Simulasi Hitungan Biaya Bikin Kitchen Set Pakai Material HPL


    Jakarta

    Menghitung biaya pasang kitchen set bisa dilakukan semua orang bukan hanya tukang renovasi atau ahli furnitur. Bikin kitchen set baru biasanya dilakukan mereka yang sedang renovasi rumah atau mengisi rumah baru.

    Sebagai informasi, kitchen set merupakan seperangkat furniture untuk memenuhi kegiatan yang berkaitan dengan memasak. Adapun, komponen utama pada kitchen set adalah kabinet, counter table, backsplash hingga cooker hood atau blower untuk menghisap asap ketika sedang memasak.

    Ukuran Ideal Kitchen Set

    Nah, sebelum mulai membuat kitchen set perlu diketahui ukurannya terlebih dahulu agar bisa digunakan dengan nyaman oleh penghuni rumah. Dilansir dari pashouses, Senin (27/11/2023), umumnya kitchen set memiliki tinggi sekitar 85-110 cm. Namun, hal itu bisa disesuaikan dengan tinggi pinggul penghuni rumah agar lebih leluasa ketika memasak.


    Lalu, untuk counter table yang digunakan biasanya memiliki lebar 50-70 cm. Sementara itu, untuk jarak antara kabinet atas dengan meja dapur berkisar antara 50-70 cm. Hindari memberikan jarak terlalu jauh karena akan menyulitkan penghuni rumah untuk mengakses kabinet.

    Untuk luas kabinet kitchen set, idealnya memiliki lebar 35-50 cm, tergantung dari luas dapur dan kebiasaan penghuni rumah dalam menyimpan bahan makanan.

    Material Kitchen Set

    Saat ini, ada banyak material kitchen set yang bisa digunakan, di antaranya:

    1. HPL

    High Pressure Laminate (HPL) menjadi salah satu pelapis kitchen set yang sering digunakan. Bahan ini memiliki keunggulan seperti pilihan warna yang beragam serta mudah digunakan dan dibersihkan.

    2. Multiplek

    Material ini juga kerap disebut plywood dan sering digunakan sebagai bahan furnitur lainnya. Multiplek memiliki ketebalan yang bisa disesuaikan, umumnya untuk kitchen set memiliki ketebalan 3-18 mm. Salah satu Kelebihannya adalah tahan air sehingga cocok digunakan pada area dapur basah.

    3. Aluminium

    Aluminium juga sering digunakan sebagai bahan kitchen set, khususnya di restoran atau dapur hotel. Kelebihannya, tahan api, tahan air, tahan serangga, dan awet.

    4. Decosheet

    Bahan ini mirip dengan HPL namun memiliki ketebalan yang lebih tipis. Bahan ini sering digunakan untuk membuat kitchen set dapur kering.

    Simulasi Perhitungan Biaya Pasang Kitchen Set

    Sebelum mengestimasi biaya yang diperlukan, kamu perlu mengukur ruangan untuk memasang kitchen set. Lalu, pilih material yang diinginkan. Barulah setelah itu kitchen set bisa dipasang.

    Contoh perhitungan komponen kitchen set yang akan dipasang:

    Kabinet bawah
    Misalnya ukuran kabinet bawah memiliki panjang pada bagian kanan 3 meter (m) dan kiri 1,5 meter serta lebar 0,5 meter. Maka perhitungannya: 3 m + 1,5 m – 0,5 m = 4 m

    Kabinet atas
    Panjang sisi kanan 3 m, sisi kiri 1,5 m, lebar 0,3 m. Maka 3 m + 1,5 m – 0,3 m = 4,2 m

    Meja dapur
    Meja dapur memiliki ukuran yang sama dengan kabinet bawah yaitu 4 m.

    Backsplash
    Bagian ini dihitung dengan menjumlahkan kedua sisi dinding: 3 m + 1,5 m = 4,5 m

    Biaya Pemasangan Kitchen Set

    Setelah mendapatkan ukuran kitchen set, kamu bisa pilih material yang ingin digunakan. Misalnya pakai material HPL. Harga HPL di pasaran sekitar Rp 1,5-2 juta per meter. Jika harga HPL yang digunakan Rp 1.750.000 per meter, maka total biaya yang dibutuhkan yaitu:

    – Kabinet bawah pakai HPL: 4 x Rp 1.750.000 = Rp 7.000.000
    – Kabinet atas pakai HPL: 4,2 x Rp 1.750.000 = Rp 7.350.000
    – Meja dapur pakai granit: Rp 1.200.000 per meter = 4,8 x Rp 1.200.000 = Rp 5.760.000
    – Backsplash pakai granit: Rp 1.200.000 per meter = 4,5 x Rp 1.200.000 = Rp 5.400.000

    Totalnya: Rp 7.000.000 + Rp 7.350.000 + Rp 5.760.000 + Rp 5.400.000 = Rp 25.510.000.

    Sebagai catatan, harga di atas hanya perkiraan biaya pemasangan kitchen set pakai HPL dengan meja dapur dan backsplash pakai granit. Harga tersebut akan berbeda tergantung dari ukuran kitchen set, material yang digunakan, dan wilayah tempat tinggal.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Daftar Pilihan Material Kitchen Set Lengkap dengan Harga


    Jakarta

    Saat ini, sudah banyak rumah yang menggunakan kitchen set. Tentunya, dengan kitchen set yang cantik bisa membuat suasana rumah semakin nyaman.

    Sebagai informasi, kitchen set adalah seperangkat furnitur atau perabotan untuk kegiatan memasak. Furnitur ini mendukung proses penyiapan, pengolahan, pemasakan, penyajian makanan hingga membersihkan perabotan masak.

    Nah, selain desain kitchen set, kamu juga perlu memerhatikan material yang digunakan. Jika salah pilih, bisa-bisa kamu yang rugi.


    Berikut ini beberapa material yang sering digunakan pada kitchen set, yaitu:

    1. HPL

    High Pressure Laminate (HPL) menjadi salah satu pelapis kitchen set yang sering digunakan. Dilansir dari Pashouses, bahan ini memiliki keunggulan seperti pilihan warna yang beragam serta mudah digunakan dan dibersihkan.

    Harganya sekitar Rp 1,5-2 juta per meter.

    2. Multiplek

    Material ini juga kerap disebut plywood dan sering digunakan sebagai bahan furnitur lainnya. Multiplek memiliki ketebalan yang bisa disesuaikan, umumnya untuk kitchen set memiliki ketebalan 3-18 mm. Salah satu Kelebihannya adalah tahan air sehingga cocok digunakan pada area dapur basah.

    Dilansir dari BTN Properti, multiplek terdiri dari kombinasi serat-serat dan kulit kayu. Lapisan luar multiplek lebih kuat dibanding lapisan tengahnya, hal ini memang sengaja agar multipleks tahan terhadap pemuaian dan tidak mudah ditekuk. Tak hanya itu, bahan kitchen set yang satu ini dapat dipakai untuk jangka waktu panjang hingga 10 tahun dengan pemakaian yang baik.

    Harga kitchen set dengan material ini sekitar Rp 950 ribu – 2,2 juta per meter.

    3. Aluminium

    Aluminium juga sering digunakan sebagai bahan kitchen set, khususnya di restoran atau dapur hotel. Kelebihannya, tahan api, tahan air, tahan serangga, dan awet.

    Harganya sekitar Rp 2,9-3,5 juta per meter.

    4. Decosheet

    Bahan ini mirip dengan HPL namun memiliki ketebalan yang lebih tipis. Bahan ini sering digunakan untuk membuat kitchen set dapur kering.

    Salah satu kelebihannya yaitu bahannya tidak mudah mengelupas dan fleksibel sehingga mudah mengikuti bentuk dari lengkungan dapur. Akan tetapi, karena bahannya yang tipis maka harus dijaga dengan baik hati-hati. Selain itu, Deco sheet juga cenderung kurang tahan panas.

    Sebagai informasi, Deco sheet ini merupakan produk lapisan berupa lembaran yang nantinya diaplikasikan pada permukaan media atau benda. Dikutip dari harga.web.id, harga per meter Deco sheet dibanderol Rp 34.000-68.500 tergantung variannya.

    5. Medium Density Fiberboard (MDF)

    Bahan ini terbuat dari serbuk kayu yang dipadatkan dengan tekanan tinggi. MDF memiliki permukaan yang halus dengan ketebalan yang bagus, lebih lentur, dan mudah ditekuk. Harganya juga relatif murah.

    Namun, MDF tidak tahan air sehingga tidak cocok untuk dapur basah. Selain itu MDF juga tidak cocok untuk meletakkan benda-benda berat.

    Harganya sekitar Rp 2,3 juta per meter.

    6. High Moisture Resistant (HMR)

    Bahan ini mirip dengan MDF, namun dirancang lebih tahan terhadap air. Maka dari itu, HMR cocok untuk digunakan di dapur yang lembab dan sesekali basah. HMR memang cenderung ringan dan tahan jamur, namun kekuatannya tidak sebanding dengan material plywood.

    Harganya sekitar Rp 1,4 – 3,5 juta per meter.

    7. Poly Vinyl Chloride (PVC)

    PVC memang terkenal akan daya tahannya terhadap hama, contohnya rayap. Perawatannya mudah, antikorosi serta tahan air. Meski demikian, bahan ini bisa memudar kan warna di kabinet jika dipakai dalam jangka waktu yang lama.

    Harganya sekitar Rp 3,6-6 juta per meter.

    8. Blockboard

    Bahan ini terbuat dari papan kayu lunak dengan campuran veneer. Blockboard memiliki tampilan yang menarik, tahan air, serta harga yang terjangkau. Namun, bahan ini tidak terlalu tahan lama.

    Harganya sekitar Rp 500 ribu-2 juta per meter.

    Sebagai catatan, harga yang tertera dapat berubah-ubah sesuai dengan bahan finishing kitchen set serta tergantung dari daerah.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Merawat Kitchen Set Biar Awet



    Jakarta

    Kitchen set merupakan seperangkat perabotan untuk memenuhi kegiatan memasak. Karena sering digunakan untuk memasak, tentunya kitchen set harus dibersihkan dan dirawat agar tetap awet.

    Berbagai noda kerap menempel di kitchen set, misalnya lemak hingga minyak. Jika tidak dibersihkan, tentu noda tersebut akan menempel dan merusak penampilan kitchen set.

    Lantas, bagaimana cara merawat kitchen set agar tetap awet? Dikutip dari rupa-rupa.com, berikut ini caranya.


    1. Pastikan Sirkulasi Udara di Dapur Bagus

    Sirkulasi udara yang bagus diperlukan supaya kitchen set tidak cepat rusak. Sebab, kegiatan memasak di dapur kerap menimbulkan asap dan membuat ruangan menjadi panas.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan blower maupun exhaust fan. Dengan sirkulasi udara yang bagus, tentu bisa mencegah area menjadi pengap, lembab, dan panas.

    2. Susun Perlengkapan Dapur dengan Rapi

    Menyusun perlengkapan dapur dengan rapi bisa mencegah kitchen set menjadi rusak. Contohnya, peralatan yang berat dan berukuran besar bisa diletakkan di bagian bawah kitchen set.

    3. Pastikan Kitchen Set dalam Keadaan Kering

    Apabila kitchen set dalam keadaan lembab, dapat memicu pertumbuhan jamur dan mikroba lain. Apalagi jika kitchen set terbuat dari kayu, keadaan yang lembab juga bisa membuatnya lapuk.

    4. Gunakan Pembersih yang Tepat

    Ketika membersihkan kitchen set, sebaiknya pakai pembersih yang tepat. Hindari penggunaan cairan pembersih yang terlalu keras karena bisa merusak kitchen set. Selain dengan cairan pembersih, kamu juga bisa membersihkan kitchen set dengan campuran air dan sabun.

    5. Pakai Prinsip Clean As You Go

    Prinsip ini dilakukan dengan cara membersihkan peralatan dapur yang digunakan setelah memasak. Cara ini bisa mengurangi tumpukan peralatan kotor di dapur, mencegah datangnya serangga, juga mengurangi noda membandel dan berkerak di kitchen set.

    6. Bersihkan Kitchen Set Secara Menyeluruh

    Selain membersihkan peralatan yang digunakan setelah memasak, kitchen set juga perlu dibersihkan secara menyeluruh. Tidak perlu sering-sering, cukup 2-3 kali dalam setahun.

    Nah, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan noda yang menempel di kitchen set. Begini cara membersihkannya:

    – Noda biasa: bersihkan dengan campuran air dan baking soda, lalu gunakan spons untuk menggosok noda sampai terangkat. Setelah itu, bilas dengan bersih.

    – Noda minyak dan kotoran: bersihkan dengan campuran air dan cuka. Setelah itu, lap dengan kain kering hingga bersih.

    – Bagian dalam kabinet: bersihkan debu dan remah-remah di dalamnya pakai kemoceng atau sapu kecil.

    – Permukaan kabinet: bersihkan dengan sikat gigi bekas dan kain microfiber supaya debu bisa terangkat dengan mudah.

    Itulah beberapa cara merawat kitchen set biar awet. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email [email protected] subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Kreatif Menata Ulang Lemari Dapur


    Jakarta

    Lemari merupakan perabot yang penting dan selalu ada di setiap rumah. Lemari berfungsi untuk menyimpan berbagai barang, mulai dari pakaian hingga alat-alat masak di dapur.

    Seiring dengan pemakaiannya, lemari dapur terkadang tampak kuno atau tidak sesuai dengan selera. Namun, jangan khawatir! Agar lemari dapur tampak baru, kamu tidak harus merenovasinya secara besar-besaran. Ada berbagai solusi kreatif dan terjangkau yang bisa kamu lakukan untuk memberikan sentuhan segar pada lemari dapurmu.

    Kenapa Lemari Dapur Harus Ditata Ulang?

    Melansir JPD Kitchens, Jumat (12/1/2024), berikut beberapa alasan kamu harus menata ulang lemari dapur di rumah.


    Memberikan tampilan baru pada dapur

    Dengan menata ulang lemari, dapur di rumah akan memiliki tampilan yang baru dan segar. Ada banyak gaya pintu lemari dan laci yang bisa kamu pilih. Berbagai pilihan ini bisa disesuaikan dengan preferensi dan seleramu. Perangkat keras kabinet baru juga bisa dipasang untuk memberikan tampilan baru pada dapur.

    Meningkatkan fungsionalitas dapur

    Salah satu alasan lain kamu harus menata ulang lemari dapur adalah bisa meningkatkan fungsionalitas dan pengaturan dapur. Jika lemari dapurmu sudah usang atau rusak, akan sulit untuk menemukan tempat untuk menyimpan piring dan barang-barang dapur lainnya.

    Lemari yang ditata ulang akan memiliki lebih banyak ruang penyimpanan sehingga kamu bisa menyimpan semuanya di satu tempat. Hal ini akan memudahkanmu dalam menemukan apa yang sedang dicari dan membantu menjaga dapur tetap teratur.

    Meningkatkan keamanan dapur

    Lemari yang rusak bisa menimbulkan risiko keamanan. Pintu lemari yang rusak bisa dengan mudah terlepas dari engselnya dan melukai seseorang. Jika lemari tidak memiliki struktur yang baik, lemari bisa runtuh karena beban piring dan panci dan wajan yang disimpan di dalamnya. Oleh karena itu, dengan menata ulang lemari dapur, memperbaiki atau membeli yang baru akan meningkatkan keamanan dapur di rumahmu.

    Tips Kreatif Menata Ulang Lemari Dapur

    Melansir Real Simple, Jumat (12/1/2024), berikut tips menata ulang lemari di dapur rumah yang harus kamu ketahui.

    1. Ganti Hardware untuk Tampilan yang Lebih Modern

    Lemari dapur yang terlihat kuno seringkali disebabkan oleh hardware yang sudah ketinggalan zaman. Mulailah dengan mengganti pegangan dan tombol lemari dengan model yang lebih modern. Kamu bisa menemukan pilihan yang unik dan sesuai dengan seleramu di pasar loak atau situs belanja online.

    2. Cat Ulang Lemari

    Jika lemari dapurmu dalam kondisi baik, tetapi kamu tidak suka dengan warnanya, opsi cat ulang bisa menjadi penyelamat. Proses ini membutuhkan waktu, namun dengan sabar, kamu bisa menciptakan dapur yang sepenuhnya baru. Pilih dari berbagai warna dan finishing untuk menciptakan kontras menarik di ruang dapurmu.

    3. Kreatif dengan Peel-and-Stick Wallpaper

    Berikan sentuhan unik pada lemari dapur dengan menggunakan wallpaper peel-and-stick. Ini adalah cara yang tepat untuk memberikan tampilan berbeda pada lemari dapurmu. Pilih warna solid untuk tampilan minimalis atau pilih cetakan yang mencolok untuk tampilan retro yang berani.

    4. Ganti Pintu Lemari untuk Perubahan Signifikan

    Jika anggaran terbatas, tetapi kamu ingin perubahan yang signifikan, pertimbangkan untuk hanya mengganti pintu lemari. Ini adalah tren terkini yang bisa memberikan sentuhan modern pada dapur tanpa harus merenovasinya secara keseluruhan. Temukan pintu lemari yang sesuai dengan sistem lemari yang kamu miliki.

    5. Ubah Lemari Menjadi Rak Terbuka

    Jika kamu benar-benar ingin tampilan yang berbeda, pertimbangkan untuk mengganti lemari dengan rak terbuka. Ini bukan hanya cara untuk membuat dapur terlihat lebih modern, tetapi juga lebih terbuka dan luas. Pastikan rak tersebut sesuai ukuran dan cukup kuat untuk menampung barang-barang dapur yang berat.

    Demikianlah tips menata ulang lemari di dapur rumah yang harus kamu ketahui. Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa memberikan sentuhan baru pada dapur tanpa harus menghabiskan banyak biaya. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Membersihkan Kitchen Set yang Lembap dan Berjamur



    Jakarta

    Setiap hari dapur dipakai untuk memasak dan mencuci piring, sehingga tempat ini juga rawan kotor dan lembap. Salah satu bagian dapur yang rawan lembap dan berjamur adalah lemari dapur atau kitchen set yang biasa digunakan untuk menyimpan peralatan masak dan makan.

    Kelembapan dan jamur pada lemari dapur bisa menjadi masalah besar bagi para penghuni rumah. Mulai dari menimbulkan bau tak sedap bahkan gangguan kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab lembab dan jamur pada kitchen set serta cara mengatasinya.

    Penyebab Kitchen Set Lembap dan Berjamur

    Melansir dari laman JMT Kitchens and Bedrooms, kitchen set yang lembab bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Contohnya seperti ventilasi yang buruk, adanya kebocoran pipa, dan pengembunan saat memasak. Hal-hal tersebut memicu adanya kelembapan berlebih pada dapur dan kitchen set sehingga berujung pada tumbuhnya jamur.


    Saat kitchen set sudah berjamur, kamu harus segera mengatasinya. Jika tidak, jamur dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti alergi dan masalah pernafasan. Selain itu jamur juga berpotensi untuk masuk ke dalam masakan dan mencemarinya. Oleh karenanya, penting untuk mengatasi masalah ini sesegera mungkin.

    Cara Mengatasi Kitchen Set yang Lembap

    1. Identifikasi Sumbernya
    Temukan dan perbaiki kebocoran pipa, ventilasi buruk, atau sumber kelembapan lainnya.

    2. Buang genangan air
    Jika ada air di dalam lemari dapur, keluarkan dan keringkan dengan baik.

    3. Gunakan dehumidifier
    Dehumidifier bisa membantu menghilangkan kelembapan dari udara.

    4. Jaga ventilasi
    Buka jendela, gunakan exhaust fan, dan biarkan beberapa saat untuk meningkatkan sirkulasi udara.

    5. Gunakan larutan anti lembab
    Dalam kasus kelembapan parah, gunakan larutan anti lembab untuk mencegahnya kembali.

    Cara Mengatasi Jamur di Kitchen Set

    1. Bersihkan jamur menggunakan larutan pembersih jamur dan sikat scrub.

    2. Pastikan area yang dibersihkan kering. Kamu bisa menggunakan kipas angin atau dehumidifier.

    3. Perbaiki kebocoran dan tingkatkan ventilasi untuk mencegah pertumbuhan jamur kembali.

    4. Gunakan cat tahan jamur. Cat dinding dan langit-langit dapur dengan cat tahan jamur untuk mencegah pertumbuhan jamur di masa depan.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Tips Jitu Merawat Kitchen Set di Dapur Agar Lebih Awet



    Jakarta

    Keberadaan kitchen set dapat membuat tampilan dapur terlihat lebih rapih dan tertata. Namun, lokasinya yang berada di dapur, tentu kitchen set sering terkena panas dan lembap. Maka dari itu, kamu perlu merawat baik-baik kitchen set di rumah agar tidak mudah rusak. Lantas, bagaimana caranya?

    Menurut manajer FurnitureMu, Sidiq perawatan kitchen set tidak sulit. Sebab, penyebab kitchen set rusak biasanya berasal dari faktor luar. Berikut cara merawat kitchen set di dapur.

    1. Hindari Lingkungan yang Lembap dan Tambahkan Ventilasi di Dapur

    Selama area tempat kitchen set menempel tidak ada rembesan air dan tidak lembap, dipastikan jenis bahan kitchen apa pun tetap aman.


    Untuk pengguna kitchen set berbahan kayu, Sidiq mengakui memang bahan tersebut rentan terhadap rayap dan jamur. Solusinya bisa dengan menambahkan cairan anti jamur.

    “Memastikan bahwa lingkungan tempat yang ada aman dari rembesan air dan kelembapan. Bisa juga dengan ditambahkan cairan anti jamur pada kabinet kayu,” kata Sidiq saat dihubungi detikProperti pada Selasa (21/5/2024).

    Dinding yang terdapat rembesan air, berjamur, dan lembap pasti terlihat tandanya yakni cat dinding berubah dan muncul noda kehitaman. Namun, jika kamu memasang kitchen set di bagian dinding atas dapur, tanda tersebut tidak kelihatan.

    Sidiq menyarankan di dalam dapur dibuat ventilasi untuk mengeluarkan panas dan udara lembap. Selain itu, kamu perlu sering-sering mengecek kebocoran dan menjaga sirkulasi ruangan.

    “Menjaga sirkulasi ruangan ataupun mengecek dinding jika terjadi kebocoran atau rembesan air dari luar. Kalau mau lebih aman gunakan kitchen set yang berbahan dasar waterproof seperti aluminium maupun PVC board,” ungkapnya.

    2. Hindari Meletakkan Muatan yang Berlebihan di Kitchen Set Atas

    Selain itu, muatan di dalam kitchen set juga jangan berlebihan, terutama bagian atas. Muatan berlebih di bagian atas bisa menyebabkan kitchen set ambruk. Dia menyarankan bagian atas sebaiknya diisi dengan peralatan dapur yang lebih ringan.

    “Rak di atas bisa diisi sesuai dengan kebutuhan misalnya seperti wadah-wadah yang berbahan dasar plastik yang lebih ringan, sementara untuk peralatan yang berbahan dasar logam biasanya sudah disediakan wadah di kabinet bawah. Piring juga boleh diletakkan di rak gantung atas wastafel, namun sebagian piring yang lain juga biasanya tersedia rak di kabinet bawah,” pungkasnya.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Cara Pilih Kitchen Set yang Cocok, Anti Rayap dan Jamur



    Jakarta

    Kitchen set adalah lemari penyimpanan yang biasa dipasang di atas dan di bawah area dapur. Dibandingkan lemari biasa, kitchen set lebih efisien. Area kosong di bawah kompor dan dinding di atasnya dapat dimaksimalkan dengan dibuat kitchen set. Lantas, bagaimana cara memilih kitchen set yang cocok untuk dapur?

    Menurut manajer FurnitureMu, Sidiq saat hendak memasang kitchen set di rumah, perlu melakukan konsultasi terlebih dahulu. Sebab, setiap rumah memiliki ukuran dan bentuk dapur yang berbeda.

    Setelah itu, dari pihak pembuat atau desainer interior akan datang ke rumah untuk melihat secara langsung dan menanyakan konsep kitchen set seperti apa yang diinginkan konsumen.


    “Harus survey lokasi mengukur ruangan, berkomunikasi dengan konsumen maunya seperti apa. Kemudian kita buatkan desain dan kita konsultasikan ke konsumen apakah sudah sesuai atau ada revisi jika sudah sesuai, buat gambar kerja lalu eksekusi,” kata Sidiq saat dihubungi detikProperti pada Selasa (21/5/2024).

    Pada saat konsultasi dan menyampaikan ide, kamu bisa menanyakan bahan yang paling direkomendasikan atau pilihan bahan kitchen set yang bagus tetapi masuk dengan jumlah modal yang dimiliki. Menurut Sidiq, bahan kitchen set yang disarankan olehnya adalah multiplek finishing HPL dengan kisaran harga mulai dari Rp 1,7 juta hingga Rp 1,8 juta per meter.

    Jika ingin kitchen set berbahan kayu, sebenarnya tidak masalah meskipun dapur lembap. Sebab, saat pemasangannya sudah diukur jarak aman antara kitchen set dengan sumber air dan panas.

    “Sebetulnya tidak terlalu karena pemasangan kitchen set biasanya jarak antar kabinet bawah dan atas sudah disesuaikan sehingga risiko terkena panas dan air bisa dikurangi,” jelasnya.

    Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan kitchen bahan kayu rentan terkena jamur dan rayap sehingga bisa cepat lapuk dan rapuh.

    “Dibanding bahan lain seperti aluminium dan PVC board, kayu musuh alaminya adalah kelembapan yang dapat menghasilkan jamur maupun rayap yang dapat memyebabkan kelapukan dan kerapuhan,” ujarnya.

    Sebagai gantinya, Sidiq menyarankan bahan lain yang lebih tahan terhadap jamur seperti PVC board dan aluminium.

    “Untuk bahan PVC board dan aluminium cocok digunakan bagi konsumen yang tidak ingin memiliki masalah dengan jamur dan rayap, namun dari segi harga juga berbeda. Bahan dari PVC board dinilai lebih mahal dari kedua bahan yang lain,” sebutnya.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Jarak dan Tinggi Ideal Pasang Kitchen Set di Dapur



    Jakarta

    Barang di dapur banyak jenisnya. Mulai dari wastafel, kompor, oven, hingga rak penyimpanan yang biasa berbentuk kitchen set. Semua itu tidak bisa dipasang asal-asalan karena dapat menghambat dan menyulitkan kegiatan di dapur. Dari sekian banyak barang di dapur yang harus diperhatikan adalah letak kitchen set karena kamu akan sering menggunakan.

    Kitchen set ini biasanya berbentuk lemari yang terdapat banyak rak atau biasanya disebut pula dengan kabinet. Fungsinya membuat dapur terlihat rapih, terorganisir, dan fungsional. Dengan memilih kitchen set yang tepat dan sesuai dengan gaya desain dapur itu sendiri dapat meningkatkan tampilan dan kenyamanan selama berada di dapur.

    Biasanya kitchen set terbuat dari bahan kayu, plywood, stainless steel, dan bahan laminasi. Bisa juga tampilannya dibuat transparan, tertutup, atau terbuka. Desain kitchen set cukup beragam menyesuaikan kebutuhan dan luas dapur.


    Kitchen SetKitchen Set Foto: ACE Hardware

    Letak kitchen set ada yang menggantung di atas kompor atau meja dapur, ada pula yang letaknya di bawah. Saat meletakkan kitchen set, kamu tentu perlu menentukan tinggi atau jaraknya dengan kompor atau meja dapur agar kamu memiliki ruang bebas dan nyaman saat memasak. Lantas, berapa tinggi ideal kitchen set di rumah?

    Melansir dari Ray White, Rabu (14/8/2024), tinggi ideal kitchen set di rumah adalah sekitar 85-95 cm untuk bagian bawah dan sekitar 60-90 cm untuk bagian atas yang menggantung. Biasanya kitchen set ini berupa lemari atau rak penyimpanan.

    Sedangkan, untuk ukuran ideal kitchen set yang menggantung sekitar 60-90 cm dengan lebar antara 23 hingga 91 cm. Ukuran ini bukan sebagai patokan, melainkan standar umum agar penyimpanan rapih dan muat.

    Kemudian, jarak antara kitchen set yang menggantung dengan meja dapur disarankan sekitar 50 cm hingga 70 cm. Kabinet ini bisa untuk menyimpan barang-barang yang paling sering dipakai seperti bumbu masakan dan peralatan makan. Dengan kisaran ketinggian ini, kamu akan lebih mudah mengambil atau menyimpan barang di kabinet atau kitchen set di dapur.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Bikin Dapur Aestetik Lengkap dengan Kitchen Set? Segini Kisaran Biayanya



    Jakarta

    Dapur adalah salah satu bagian penting di rumah. Sekecil apa pun rumah, pasti ada bagian yang difungsikan sebagai dapur. Entah itu hanya berbentuk meja biasa atau yang benar-benar berbentuk dapur lengkap dengan kitchen set dan kitchen island.

    Apabila kamu membeli rumah dari pengembang, dapur pasti sudah disiapkan sama seperti kamar mandi dan kamar tidur.

    Menurut Profesional Kontraktor PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhul Rizki bentuk dapur yang didesain dari pengembang hanya terdiri dari meja dapur untuk meletakkan kompor, sink atau tempat cuci piring, dan keran air.


    “Beli rumah di developer, biasanya dapur itu sangat minimalis. Dicor, ada mejanya ada sink, tempat nyuci,” kata Panggah saat dihubungi detikProperti pada Rabu (14/8/2024).

    Untuk ‘aksesoris’ lainnya seperti rak penyimpanan biasanya dibuat oleh masing-masing pemilik rumah. Rak penyimpanan ini biasa berbentuk kabinet atau lemari dengan banyak bukaan. Jenis rak ini disebut dengan kitchen set.

    Panggah mengatakan bagian ini memang yang cukup mahal. Namun, harga kitchen set ini tergantung dengan bahan, luas, dan jumlah kabinet yang dibutuhkan.

    “Biasanya yang mahal itu di kitchen setnya. Tergantung bahannya. Yang paling familiar itu kayu dilapisi HPL, tapi memang basically itu kayu. Yang bikin indah itu kulitnya, HPL itu. Biasanya kalau di interior kitchen set itu Rp 1,8 juta sampai Rp 2 juta tergantung dari bahan dan desainnya, tergantung besarnya kabinet yang ada,” ungkap Panggah.

    Terpisah, Project Manager dari Gradasi Design & Build, Wahyu menyebut kisaran biaya dekorasi dapur lengkap dengan kitchen set sekitar Rp 25 juta untuk ukuran 3-4 meter.

    “Untuk dapur biasa start Rp 25 juta, sudah bisa. Cabinet bawah dan cabinet atas, dengan catatan sudah ada top table dan backsplashnya. Sudah termasuk kitchen setnya, ventilasi, rak piring, tempat sendok, rel panci, rel gas, dan rak bumbu custom,” sebutnya.

    Ada pun bahan bahan kitchen set yang biasa disarankan karena bagus dan harganya terjangkau adalah PVC board anti rayap.

    Sementara itu, untuk biaya jasa dekorasi dapur ukuran besar bisa lebih mahal lagi. Sebagai contoh dapur dengan luas sekitar 25 meter persegi harganya bisa lebih dari Rp 30 juta. Ada pula harga jasa dekor yang dihitung per meter, di Gradasi Design & Build sendiri mulai dari Rp 1,95 juta.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Estimasi Biaya Bangun Dapur Minimalis Ukuran 3 X 6 Meter?


    Jakarta

    Perkiraan (estimasi) pembangunan dapur dan rumah ternyata hampir sama. Karena itu, detikers yang hendak membangun atau memperluas dapur harus punya pertimbangan yang matang agar kebutuhan dana tidak jebol dan berlebih.

    Dapur adalah area penting dalam rumah untuk masak, makan, atau lokasi penyimpanan kebutuhan domestik. Sayangnya luas dapur di rumah minimalis umumnya hanya muat meja untuk meletakkan kompor, tempat cuci piring, dan keran air. Sehingga tak jarang penghuni ingin membangun dapur yang lebih luas.

    Estimasi Biaya Bangun Dapur Minimalis 3 X 6 Meter

    Biaya pembangunan dapur dan rumah tidak jauh beda, seperti penjelasan profesional kontraktor PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhul Rizki. Budget bangun rumah di Jabodetabek saat ini sekitar Rp 4-5 juta per meter persegi.


    Belum lagi jika ingin menambahkan kitchen set, biayanya bisa lebih besar. Menurut Panggah, kabinet penyimpanan dengan banyak bukaan ini cukup mahal. Namun harganya memang tergantung bahan, luas, dan jumlah kabinet yang dibutuhkan.

    “Biasanya yang mahal itu di kitchen setnya. Tergantung bahannya. Yang paling familiar itu kayu dilapisi HPL, tapi memang basically itu kayu. Yang bikin indah itu kulitnya, HPL itu. Biasanya kalau di interior kitchen set itu Rp 1,8 juta sampai Rp 2 juta tergantung dari bahan dan desainnya, tergantung besarnya kabinet yang ada,” ujar Panggah.

    Sementara Wahyu selaku Project Manager Gradasi Design & Build mengatakan, perkiraan biaya bikin kitchen set lengkap berukuran 3-4 meter berkisar Rp 25 juta. Kitchen set sudah termasuk kabinet atas, bawah, top table, dan backsplash.

    Selain itu sudah tersedia ventilasi, rak piring, tempat sendok, rel panci, rel gas, dan rak bumbu custom. Kitchen set ini bisa langsung digunakan sesuai kebutuhan konsumen untuk menyimpan berbagai peralatan dan kebutuhan rumah tangga.

    Estimasi biaya pembangunan dapur tentunya harus menyertakan jasa tukang bangunan. Tarif jasanya bervariasi tergantung wilayah tempat tinggal. Estimasinya kisaran Rp 100.000-200.000 per orang, bergantung kesepakatan dengan tukang bangunan.

    Detikers yang ingin membangun dapur tentunya wajib menyiapkan dana darurat. Nantinya dana ini untuk pembiayaan jika terjadi hal-hal di luar rencana. Menurut Panggah, estimasi biaya bangun dapur 3 x 6 m sebaiknya menyiapkan 10-15% dana untuk biaya tak terduga.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com