Tag Archives: klik

Meski Nyaman, Menaruh TV di Kamar Bisa Ganggu Kesehatan



Jakarta

Menonton TV di kamar tidur memang menyenangkan, apalagi setelah lelah seharian beraktivitas dan ingin bersantai menonton TV sebelum tidur. Oleh karena itu, banyak orang yang sengaja meletakkan TV di kamar tidur.

Namun, ternyata memasang TV di kamar tidur kurang baik bagi kesehatan. Menurut ahli pengobatan alternatif dari Tiongkok Tsao Lin Moy, seperti dikutip dari situs Homes and Gardens, beberapa barang elektronik justru tidak boleh disimpan di kamar tidur, termasuk televisi.

“TV di kamar tidur dianggap sebagai feng shui yang buruk. Layar TV atau komputer tidak boleh berada di kamar tidur, keduanya merupakan portal ke dunia luar dan secara energetik keduanya mengundang orang asing ke kamar tidur anda,” ujar Moy.


TV memiliki energi yang kuat karena merupakan objek yang merangsang dan ketika dinyalakan terdapat suara serta cahaya terang. Bahkan, ketika TV dimatikan, TV masih menyimpan energi aktif. Hal ini yang tidak boleh ada di kamar tidur.

Adanya TV di kamar membuat suasana kamar menjadi tidak nyaman atau tidak sehat. Menurut Moy, saat memasuki kamar yang ada TV nya dapat membuat perasaan menjadi gelisah, kacau, dan lelah. Hal ini karena menurut feng shui, semua perangkat elektronik seperti TV, komputer, dan ponsel memiliki cahaya biru yang memengaruhi kualitas tidur.

“Cahaya biru dari layar dapat mengganggu ritme sirkadian, jam biologis, dan pada akhirnya mengganggu kesehatan kita secara keseluruhan. Layar juga dapat memicu kecemasan,” tambah Moy.

Juru bicara Simple Shui Amanda Gibby Peters juga menyatakan persetujuannya bahwa TV dapat mengganggu kualitas tidur seseorang.

“TV mengeluarkan gelombang elektromagnetik yang kuat yang dapat mengganggu tidur. Hal ini dapat bermanifestasi sebagai ketidakmampuan untuk tertidur. Selain itu, bisa membuat merasa gelisah dan merasa pikiran menjadi lebih intens di malam hari,” kata Peters.

Lantas, apakah TV benar-benar tidak boleh diletakkan di kamar tidur?

Hal ini bergantung pada preferensi pribadi masing-masing pemilik kamar. Sebab, sebagian orang merasa kamar tidur adalah tempat yang multifungsi sehingga tetap perlu berkoneksi dengan dunia luar melalui TV atau ponsel.

Dikutip dari Ideal Home, pakar perabotan kamar tidur Ashley Hainsworth, menyarankan sebaiknya untuk kamar anak tidak perlu dipasang TV untuk kenyamanan tidur mereka.

“Anak-anak khususnya harus menghindari meletakkan TV di kamar tidur mereka, karena dapat berdampak negatif pada kesehatan, rentang perhatian, dan kemampuan mereka untuk tidur nyenyak,” ujar Ashley.

Bahkan, studi pada tahun 2019 membuktikan bahwa anak-anak yang memiliki TV di kamar tidur mereka rata-rata memiliki durasi tidur lebih pendek dibandingkan dengan anak-anak yang tidak memiliki TV di kamar tidurnya.

Akan tetapi, jangan khawatir, bagi pemilik rumah yang memang sengaja meletakkan TV di kamar tidur terdapat solusi yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga kualitas tidur.

“Saya menyarankan untuk mencabut kabel TV di malam hari untuk mengurangi medan elektromagnetik di sekitar saat tidur. Jika kamar tidur cukup besar, maka cobalah membatasi TV agar dapat ditonton dari tempat duduk yang terpisah dari tempat tidur,” kata Dr. Yang, praktisi Feng Shui.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Cara Mudah Hilangkan Noda Pasta Gigi pada Cermin-Wastafel Kamar Mandi


Jakarta

Noda pasta gigi bisa saja ditemukan di beberapa bagian kamar mandi, seperti cermin, keran, hingga wastafel. Adanya noda tersebut tentu bisa membuat kamar mandi terlihat kotor.

Walau demikian, penghuni rumah tak perlu khawatir karena ada cara untuk menghilangkan noda tersebut. Dilansir dari Better Homes & Gardens, berikut ini informasinya.

Cara Menghilangkan Noda Pasta Gigi pada Cermin

Gunakan Pembersih Kaca

Jika biasanya membersihkan cermin dengan menyemprotkan pembersih kaca ke lap terlebih dahulu, kini bisa langsung semprotkan langsung ke cermin. Hal itu bisa membantu melarutkan dan merenggangkan pasta gigi kering yang menempel pada permukaan. Diamkan semprotan kaca tidak lebih dari 30 detik karena bisa meninggalkan noda dan goresan.


Bersihkan dengan Karet Pembersih

Setelah didiamkan, gunakan karet pembersih untuk menghilangkan sisa pembersih kaca dan pasta gigi. Mulai bersihkan dari bagian atas ke bawah.

Bersihkan dengan Lap

Selanjutnya, bersihkan dengan lap mikrofiber agar semakin kinclong.

Cara Menghilangkan Noda Pasta Gigi pada Wastafel dan Keran

Pilih Pembersih yang Tepat

Biasanya, bisa gunakan sabun seperti sabun cuci piring untuk membersihkan noda pasta gigi. Namun, perhatikan petunjuk pabrik untuk mengidentifikasi bahan pembersih dan alat uang direkomendasikan agar lebih aman.

Bersihkan Wastafel dan Keran

Saat ingin membersihkan wastafel, isi wastafel dengan air panas dan beri setetes atau dua tetes sabun cuci piring. Selanjutnya, celupkan lap ke dalam campuran tersebut dan bersihkan wastafel serta keran dengan lap tersebut. Biarkan wastafel dan keran basah selama beberapa menit agar noda lebih mudah dibersihkan.

Setelah itu, cuci lap dengan air bersih dan lap bagian wastafel serta keran yang masih terdapat sisa sabun. Jika masih ada noda pasta gigi, ulangi proses pembersihan dan gosok permukaan dengan tekanan yang kuat.

Bersihkan dan Keringkan

Jika sudah selesai, buang air sabun di dalam wastafel dan bersihkan wastafel dengan lap dan air bersih. Setelah itu, keringkan wastafel dan keran dengan lap kering.

Itulah cara membersihkan noda pasta gigi pada cermin dan wastafel. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

4 Tips Pilih Lokasi Rumah yang Aman dan Strategis


Jakarta

Lokasi adalah salah satu aspek paling penting saat memutuskan buat beli rumah. Rumah dengan lokasi yang strategis bukan cuma memudahkan penghuninya, tetapi juga mempengaruhi nilai properti.

Kalau bentuk rumah kurang memuaskan, bisa saja direnovasi. Namun, kalau sampai salah pilih lokasi, rumahnya nggak mungkin bisa dipindahkan. Oleh karena itu, calon pembeli harus melakukan riset dan pertimbangan yang matang soal lokasi rumah.

“Salah satu indikator bahwa hunian tersebut berada di lokasi yang baik adalah apabila akan disewakan atau ingin dijual kembali, banyak peminatnya (likuiditas tinggi),” kata Pengamat dan Ahli Properti, Steve Sudijanto kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


Lantas, apa saja yang harus dicari dari lokasi rumah? Simak penjelasan berikut ini.

Tips Pilih Lokasi buat Beli Rumah

Inilah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dari lokasi rumah.

1. Ada Sarana Penunjang Lengkap

Carilah rumah yang dekat dengan sarana penunjang, seperti layanan kesehatan, sekolah, pusat perbelanjaan, dan kantor. Jika hunian dekat sarana penunjang, penghuni rumah tidak perlu bepergian jauh untuk kebutuhan sehari-hari.

2. Dekat Transportasi Umum

Rumah yang dekat transportasi umum sangat menguntungkan. Sebab, penghuni rumah punya akses transportasi, sehingga mudah berpergian. Belum lagi, tarif transportasi umum yang terjangkau bisa menghemat biaya berpergian.

3. Lingkungan yang Aman

Selain itu, keamanan lingkungan rumah juga menjadi pertimbangan. Sebaiknya membeli rumah di lingkungan dengan tingkat kriminalitas yang rendah. Steve menyarankan untuk membeli hunian di komplek atau cluster karena biasanya ada petugas keamanan.

“Untuk faktor keamanan, hunian atau rumah cluster lebih baik,” kata Steve.

4. Bukan Lokasi Rawan Bencana

Hati-hati membeli rumah, jangan sampai memilih lokasi yang rawan bencana seperti banjir. Sebelum memutuskan beli rumah, calon pembeli mendatangi area perumahan dan bertanya atau berdiskusi dengan lurah atau RT setempat terkait frekuensi banjir di wilayah itu.

“Khusus untuk konteks banjir hunian di DKI Jakarta, kita harus jeli melihat frekuensi banjir di hunian tersebut, karena pemerintah DKI sudah melakukan banyak perbaikan untuk menanggulangi banjir,” tuturnya.

Itulah beberapa lokasi yang bisa jadi pertimbangan ketika membeli rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Perlukah Matikan Lampu Saat Meninggalkan Ruangan? Ini Anjurannya



Jakarta

Sebagian orang mungkin sering mendengar anjuran untuk mematikan lampu ketika meninggalkan ruangan. Harapannya, pemilik rumah bisa hemat tagihan listrik.

Banyak yang percaya semakin lama lampu menyala, maka semakin banyak listrik yang terpakai. Alhasil, tagihan listrik bisa membengkak. Padahal, teknologi sudah semakin maju dan peraturan zaman dulu mungkin sudah tidak berlaku saat ini.

Lantas, sebaiknya penghuni rumah mematikan lampu setiap kali meninggalkan ruangan? Yuk simak penjelasannya berikut ini.


Dilansir dari Real Simple, berdasarkan Department of Energy (DOE), semua bola lampu atau bohlam memiliki masa pakai yang terukur, dipengaruhi oleh seberapa sering bohlam dinyalakan dan dimatikan. Semakin sering bohlam dinyalakan dan dimatikan, semakin pendek masa pakainya.

Oleh karena itu, daripada khawatir soal berapa lama lampu menyala, lebih baik memikirkan seberapa sering lampu tersebut dinyalakan dan dimatikan. Hal ini karena penghematan tagihan listrik dengan mematikan lampu bisa sangat kecil sedangkan biaya untuk mengganti bohlam usang secara berkala dapat melebihi biaya tersebut.

Jadi, apakah penghuni rumah perlu mematikan lampu setiap kali meninggalkan ruangan atau tidak menggunakannya? Jawabannya terkadang iya, tetapi sering kali tidak. Hal ini tergantung pada jenis bohlam yang digunakan.

Menurut DOE, efektivitas biaya mematikan lampu saat meninggalkan ruangan bergantung pada jenis bohlam dan biaya listrik. Namun, secara umum, semakin hemat penggunaan energi sebuah lampu, semakin lama penghuni dapat membiarkannya menyala.

Jenis-jenis Bohlam

1. Pijar

Lampu Pijar adalah bohlam yang paling tidak efisien energi. Penghuni harus mematikannya setiap kali tidak digunakan.

2. Halogen

Meskipun lebih efisien daripada bohlam pijar, bohlam halogen menggunakan teknologi yang sama. Lampu ini tidak seefisien bohlam CFL dan LED, jadi sebaiknya dimatikan saat tidak digunakan.

3. CFL (Compact fluorescent lamp)

Bohlam CFL sangat efisien dan umur pakainya dipengaruhi seberapa sering lampu dinyalakan dan dimatikan. Jadi sebaiknya pikir-pikir dulu sebelum mematikannya.

DOE menyarankan untuk membiarkan lampu menyala kalau penghuni bakal meninggalkan ruangan hanya selama 15 menit atau kurang. Jika penghuni meninggalkannya lebih lama, matikan saja lampunya.

4. LED (Light Emitting Diode)

Bohlam LED sangat efisien dan tidak terpengaruh oleh seberapa sering dinyalakan dan dimatikan. Jadi penghuni rumah tak perlu terlalu khawatir soal menyalakan dan mematikan lampu saat meninggalkan ruangan.

Namun perlu diketahui saat menggunakan lampu LED, membiarkan lampu menyala selama beberapa jam tidak akan membuat perbedaan besar dalam tagihan listrik.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Jangan Mau Bayar 100% Kontraktor di Awal, Lebih Aman Pakai Metode Ini



Jakarta

Pembangunan rumah merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan modal yang besar yang besar. Pengerjaannya tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan perlu bantuan orang yang memang berpengalaman di bidang ini yakni kontraktor.

Saat memakai jasa kontraktor konon katanya segala halnya harus jelas dalam sebuah kontrak kerja sebelum pembangunan rumah dilakukan. Sebab, banyak ditemukan kontraktor-kontraktor tak bertanggung jawab, sementara biaya bangun rumah tak murah.

Profesional kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhul Rizki mengatakan kesepakatan yang paling utama saat mengajukan kerjasama dengan kontraktor adalah hindari membayar penuh jasanya di muka.


“Jangan bayar 100 persen di awal” ujarnya kepada detikcom, Rabu (13/9/2023) lalu.

Hal ini berdasarkan beberapa pengalamannya banyak ditemukan proyek renovasi atau pembangunan rumah yang mangkrak ditinggal kontraktor. Pemilik rumah tentu akan dirugikan karena rumah yang dititipkan oleh kontraktor belum jadi dan ditinggal begitu saja, sementara uang jasanya sudah diserahkan semua.

“Banyak kan kejadian, kontraktornya hilang setelah terima pembayaran 100 persen di awal. Kalau gini, konsumennya yang dirugikan,” sambung dia.

Sebagai jalan keluar, ia menyarankan kita sebagai pemilik proyek agar menjanjikan pembayaran secara bertahap yang terbagi dalam beberapa termin atau waktu. Cara menentukan waktunya pun tak boleh asal atau sesuka salah satu pihak. Oleh karena itu, penting bagi pemilik rumah untuk mengetahui ilmu pertukangan karena idealnya pembayaran diberikan setiap terlihat perkembangan pada pembangunan.

“Katakan setiap 25 persen baru dibayar, nanti 25 persen lagi dibayar. Jadi ada 4 kali bayar,” jelasnya memberikan contoh.

Cara ini jauh lebih aman karena apabila ada hasil kerja yang tak sesuai bisa langsung minta perbaikan sehingga kerusakan yang lebih besar dan kerugian bisa dihindari. Apabila tidak dapat menilai perkembangan pada pembangunan tersebut, pemilik rumah dapat meminta review atau penjelasan terhadap setiap prosesnya. Lebih baik lagi, jika pada saat pemeriksaan, pemilik rumah bisa mendatangkan orang yang ahli untuk melakukan pengecekan bersama.

Dengan cara ini, Panggah menjelaskan, konsumen bisa memperoleh hasil yang optimal dari proyek pembangunan atau renovasi rumah impiannya dan meminimalisir timbulnya kerugian selama proses pekerjaan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Jurus Jitu Membersihkan Rumah, Cukup 15 Menit Setiap Hari



Jakarta

Menjaga kebersihan rumah mungkin pekerjaan yang sulit bagi sebagian orang, terutama kalau sibuk. Meski begitu, sebaiknya penghuni rumah tetap menyempatkan untuk membersihkan rumah.

Kalau penghuni rumah susah meluangkan waktu, pekerjaan itu bisa dicicil kok. Coba luangkan 15 menit saja setiap hari khusus untuk membersihkan rumah.

Metode ini bisa dicoba daripada tidak memulai sama sekali, sehingga rumah berantakan begitu saja. Sebagian besar rutinitas 15 menit ini memang belum termasuk serangkaian tugas harian lain seperti mencuci piring, merapikan tempat tidur, dan membersihkan meja dapur. Namun, penghuni bisa menyelesaikan banyak pekerjaan selama 15 menit.


Lalu, bagaimana cara menerapkan metoda bersihkan rumah 15 menit setiap hari? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Real Simple.

Berdasarkan Ruangan

Tentukan ruangan mana yang akan dibersihkan setiap hari dalam seminggu. Misalnya, tetapkan ruangan yang berbeda untuk setiap hari, dengan serangkaian aktivitas yang harus dilakukan di setiap ruangan. Contohnya sebagai berikut.

  • Senin: kamar tidur
  • Selasa: kamar mandi
  • Rabu: dapur
  • Kamis: ruang keluarga
  • Jumat: barang yang dibersihkan bulanan (peralatan atau lemari)
  • Sabtu: Pekarangan

Berdasarkan Aktivitas

Selain itu, penghuni bisa menentukan tugas harian berdasarkan aktivitas. Penghuni akan fokus pada satu jenis kegiatan setiap hari selama 15 menit. Contohnya berikut ini.

  • Senin: kamar mandi
  • Selasa: bersihkan debu
  • Rabu: menyapu
  • Kamis: mengepel
  • Jumat: sisa pekerjaan yang terlewat
  • Sabtu: ganti seprai tempat tidur

Berdasarkan Prioritas

Nggak harus membuat jadwal, penghuni rumah bisa memilih untuk memprioritaskan kekacauan yang terlihat paling buruk hari itu. Misalnya lantai jika melihat debu beterbangan di sudut-sudut, atau toilet jika kamar mandi terlihat agak kotor.

Buat Rutinitas Tetap

Cara terbaik untuk memulai kebiasaan adalah menentukan waktu spesifik buat mengerjakannya. Mungkin penghuni rumah lebih suka membersihkan rumah di malam hari setelah pulang kerja. Penghuni juga bisa mengerjakannya di pagi hari sebelum mulai beraktivitas.

Ajak Semua Penghuni Rumah

Banyak pekerjaan rumah bisa diselesaikan kalau bekerja sama. Sebaiknya ajak semua penghuni untuk ikut membereskan rumah selama 15 menit setiap hari. Nah, kalau melibatkan orang lain, jangan lupa membagi tugas tertentu untuk masing-masing orang.

Itulah beberapa cara menjaga kebersihan rumah 15 menit setiap hari. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

3 Pertimbangan Penting Sebelum Bikin Sumur Bor di Rumah



Jakarta

Setiap rumah membutuhkan sumber air bersih untuk mendukung aktivitas penghuninya. Air tersebut bisa didapatkan salah satunya dari sumur air.

Sumur air itu bisa dibuat menggunakan mesin bor, sehingga disebut sumur bor. Sumur bor adalah lubang buatan untuk mengambil air dari akuifer atau lapisan bawah tanah.

Nah, kalau ada niatan membuat sumur bor, pemilik tanah sebaiknya menelusuri kelebihan dan kekurangannya dulu. Berikut ini pertimbangan sebelum membuat sumur bor.


Pertimbangan Membuat Sumur Bor

Inilah pertimbangan untung rugi membuat sumur bor di rumah, dikutip dari A&H Drilling.

1. Kualitas Air

Kelebihan

Kualitas air bisa bervariasi tergantung pada lokasi sumur. Akan tetapi, biasanya air sumur lebih sehat dan enak dibandingkan air dari hasil industri. Hal ini dikarenakan tidak adanya bakteri umum yang ditemukan dalam air industri seperti timbal dan merkuri.

Kekurangan

Di sisi lain, air sumur dapat mengandung lebih banyak bahan kimia lain seperti zat besi dan fluorida. Bahan kimia tersebut dapat diatasi dengan memasang alat pemurni air atau sistem penyaringan di sumur.

2. Biaya

Kelebihan

Sumur bor bisa menghemat tagihan air karena tidak bergantung pada perusahaan air. Selain hemat pengeluaran, pemilik juga mempunyai akses air sendiri di rumah.

Kekurangan

Pemilik rumah mungkin hemat tagihan air, tetapi biaya pembuatan sumur bor cukup mahal. Biaya ini tentu sangat bergantung pada jenis sistem sumur, kualitas peralatan, dan biaya pemasangan.

Apalagi pemilik harus mempertimbangkan waktu dan tenaga untuk membuat sumur. Ada proses untuk memetakan air tanah sebelum membuat sumur. Kemudian, membangun dan memelihara sumur juga cukup memakan waktu dan tenaga.

3. Penggunaan Energi

Kelebihan

Sumur bor dapat menghemat energi secara keseluruhan. Pemilik rumah bisa memperoleh dan memproses air dari sumur air sendiri.

Sementara itu, perusahaan air menyaring air untuk seluruh kota memerlukan mesin yang besar, sehingga menghabiskan banyak energi.

Kekurangan

Sumur bor mengandalkan listrik untuk memompa air. Kalau suatu ketika tidak ada listrik, maka air tidak bisa dipompa keluar.

Oleh karena itu, kamu perlu memastikan ada cadangan air di kala darurat. Sebaiknya, siapkan generator cadangan dan penyimpanan air darurat kalau ingin menggunakan sumur bor.

Itulah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membuat sumur bor di rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

5 Tips Hemat Listrik Saat Pakai AC Agar Tagihan Nggak Bengkak


Jakarta

Ada berbagai cara menghemat tagihan listrik. Salah satunya dengan menggunakan AC dengan efisien.

AC memang alat andalan di negara tropis seperti Indonesia. Namun, menggunakan AC terkadang bisa memakan banyak listrik.

Tapi tenang aja, penghuni rumah tetap bisa menikmati udara dingin dari AC kok. Simak cara hemat listrik saat pakai AC agar tagihan nggak membengkak berikut ini.


Tips Hemat Listrik Pakai AC

Inilah beberapa cara menghemat listrik saat menggunakan AC, dikutip dari Apartment Therapy.

1. Pastikan Unit Outdoor AC di Area Teduh

Jika unit outdoor AC terkena terik matahari, AC tidak akan bekerja sebaik jika berada di area yang teduh. Pemilik rumah bisa memasang semacam penutup untuk mencegah unit AC terkena panas berlebih.

2. Rutin Bersihkan Filter AC

Filter AC yang kotor bisa mengganggu sistem kerja AC. Rawatlah sistem AC secara berkala dengan rutin membersihkan filter. Hal ini bisa membantu menghemat uang dalam jangka panjang.

3. Jangan Otak-atik Suhu AC

Penghuni bisa lebih hemat listrik kalau tidak mengubah-ubah suhu AC. Tetapkan satu suhu saja dan biarkan AC mendinginkan ruangan.

Lama-lama ruangan akan dingin dengan sendirinya. Sambil menunggu ruangan dingin, penghuni bisa menyalakan kipas angin.

4. Matikan AC Jika Akan Ditinggal Lama

Menyalakan AC terlalu lama tentu memakan banyak listrik. Jika penghuni rumah akan lama meninggalkan ruangan, matikan saja AC-nya.

Namun, kalau hanya meninggalkan ruangan beberapa jam, cukup naikkan suhu AC. Cara ini lebih hemat karena AC tidak perlu bekerja terlalu keras untuk mendinginkan kembali ruangan.

5. Pakai Kipas Angin

Memasang kipas angin sangat berguna untuk memaksimalkan jangkauan udara dingin dari AC. Taruh kipas angin secara strategis agar udara dingin mengalir ke seluruh ruangan. Cara ini bisa lebih murah daripada menyalakan AC sepanjang hari.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Berapa Besar Cicilan Minimal buat Beli Rumah Subsidi? Ini Hitungannya



Jakarta

Sebelum mencicil rumah, kita harus tahu besaran cicilan yang harus dibayar setiap bulan. Sebagai contoh jika ingin membeli rumah subsidi, jumlah cicilannya akan sama dari awal hingga akhir karena bank hanya mengenakan bunga tetap (flat).

Skema ini tentu mempermudah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang gajinya di bawah bawah UMH hingga Rp 14 jutaan. Namun, sebelum mengambil cicilan, ketahui dahulu minimal cicilan yang perlu dikeluarkan untuk membeli rumah subsidi agar dapat mengukur kemampuan membayar.

Langkah pertama untuk mengetahui jumlah cicilan minimal rumah subsidi adalah ketahui dahulu harga rumah subsidi terbaru. Berikut daftarnya.


1. Wilayah Jawa (kecuali Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dan Sumatra (kecuali Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai) untuk tahun 2024 sebesar Rp 166 juta.

2. Wilayah Kalimantan (kecuali Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu) pada tahun tahun 2024 sebesar Rp 182 juta.

3. Untuk wilayah Sulawesi, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai, dan Kepulauan Riau (kecuali Kepulauan Anambas) sebesar Rp 173 juta.

4. Wilayah Maluku, Maluku Utara, Bali dan Nusa Tenggara, Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Kepulauan Anambas, Kabupaten Murung Raya, dan Kabupaten Mahakam Ulu untuk tahun 2024 sebesar Rp 185 juta.

5. Wilayah Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya dan Papua Selatan untuk tahun 2024 sebesar Rp 240 juta.

Dari harga rata-rata rumah subsidi tersebut, kita bisa memperkirakan minimal cicilan yang harus dikeluarkan setiap bulan.

Sebagai gambaran, asumsikan kita ingin mengambil rumah di Jabodetabek seharga Rp 185 juta. Tenor KPR yang diambil 20 tahun dengan bunga yang dikenakan 5 persen, dan tanpa dikenakan uang muka.

Berdasarkan hasil simulasi kalkulator rumah subsidi Bank BTN, besar cicilan minimal yang akan dikenakan sekitar Rp 1,3 juta per bulan.

Lalu, untuk harga rumah di Jabodetabek Rp 166 juta, dengan tenor dan suku bunga yang sama, besar cicilan paling kecil yang harus disiapkan sekitar Rp 1,1 juta per bulan.

Besaran minimal ciicilan KPR rumah subsidi ini dapat berbeda, tergantung pada harga rumah, tenor atau jangka waktu cicilan, dan bunga yang dipilih. Perhitungan ini sifatnya hanya sebagai gambaran agar calon nasabah bisa memperkirakan uang yang perlu disiapkan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Penting! Jangan Lupa Selalu Mengganti 4 Alat Bersih-bersih Ini



Jakarta

Alat bersih-bersih seperti sapu, kain pel, spons cuci piring, dan yang lainnya sangat berperan penting untuk membuat rumah bersih dan nyaman. Saking seringnya digunakan, terkadang pemilik rumah lupa untuk mengganti alat bersih-bersih ini.

Dilansir dari situs Homes and Garden, Minggu (25/05/2025), alat bersih-bersih justru harus sering diganti agar menjaga kehigienisan rumah. Berikut 4 alat bersih-bersih yang harus diganti.

Spons Cuci Piring

Tanda spons harus diganti adalah jika sudah mencium bau tidak enak. Spons harus diganti setelah beberapa minggu karena spons mudah kehilangan daya serap. Biasanya spons diganti setiap seminggu sekali. Supaya spons tetap higienis, bersihkan dengan cuka untuk membunuh bakteri dan jamur.


Jika tidak ingin mengganti spons terlalu sering, bisa gunakan spons berbahan silikon. Sebab, spons ini tidak berpori yang membuat bakteri lebih lama tumbuh di dalam spons.

Kain Pel

Seberapa sering kamu mengganti kain pel? Kain pel yang kotor tidak akan efektif membersihkan lantai karena dapat meninggalkan bercak atau kotoran. Biasanya kain pel harus diganti setiap tiga bulan sekali, tetapi jika sering digunakan maka bisa diganti lebih cepat.

Sikat Toilet

Sikat toilet yang bulunya sudah bengkok atau bentuknya sudah usang dan tidak sesuai maka saatnya diganti. Apalagi jika sudah berbau tidak sedap. Sebab, sikat toilet seperti itu tidak lagi efektif bisa membersihkan. Idealnya ganti sikat toilet enam bulan sekali atau tergantung pemakaian.

Kantong Pewangi Lemari

Pemilik rumah yang gemar menggantungkan pengharum entah di ruangan atau lemari memang membuat udara lebih segar. Namun, jangan lupa untuk menggantinya setiap tiga bulan sekali atau ketika produk sudah tidak mengeluarkan aroma dan menunjukkan perubahan warna.

Itu dia 4 benda untuk bersih-bersih yang harus diganti, jangan lupa ya

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com