Tag: klik

  • Awas! 7 Pohon Ini Bisa Rusak Fondasi Kalau Ditanam Terlalu Dekat Rumah



    Jakarta

    Lingkungan rumah bisa lebih asri dan adem dengan menanam pohon di pekarangan. Meski bagus untuk lingkungan, sayangnya nggak semua pohon cocok di taman dekat rumah, lho.

    Beberapa jenis pohon kalau berada dekat rumah justru menimbulkan kerugian. Rumah bisa kotor dan rusak kalau sewaktu-waktu dedaunan, batang, dan ranting berjatuhan.

    Selain itu, akar pohon juga dapat merambat sampai ke rumah. Hal ini bisa gawat karena mengakibatkan fondasi rumah rusak.


    Lalu, apa saja jenis pohon yang bisa merusak fondasi pohon? Simak penjelasan berikut ini dikutip dari catatan detikProperti.

    Pohon yang Bisa Merusak Fondasi Rumah

    1. Pohon Pepaya

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon pepaya/Britanica (Wilfredo Rodriguez)

    Pohon pepaya mempunyai akar yang menjalar sangat dalam ke bawah tanah. Hal ini bisa merusak fondasi dan mengancam ketahanan rumah secara keseluruhan.

    Lalu, akar pohon pepaya membuat tanah di sekitarnya menjadi lebur, sehingga bisa menciptakan lubang. Jika dibiarkan, lubang tersebut dapat membuat rumah terlihat miring.

    2. Pohon Jambu

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon jambu/iStock (Satriady Utomo)

    Pohon jambu memiliki akar yang besar dan keras. Kalau tidak dirawat, akar pohon jambu dapat merusak bagian bawah fondasi rumah atau pagar.

    3. Pohon Mangga

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon mangga/The Spruce (K Dave)

    Akar pohon mangga akar dapat merusak fondasi rumah yang terbuat dari semen, batu, atau material lainnya. Perhatikan tinggi dan jarak tanam pohon ini agar tidak terlalu dekat dengan rumah.

    4. Pohon Beringin

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: iStock/Sourav Mahata

    Pohon beringin berukuran besar, sehingga bisa membuat rumah menjadi asri dan teduh. Namun, pohon ini lebih cocok ditanam di pekarangan yang luas agar tidak berdekatan dengan rumah.

    5. Pohon Ketapang

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto:Ketapang: saranakontraktor.com

    Perhatikan tinggi dan jarak tanam pohon ketapang cukup jauh dari rumah. Dengan begitu, fondasi rumah bisa terhindar dari ancaman kerusakan.

    6. Pohon Bidara

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Bidara: Getty Images/Alisa Gabliya

    Jika ingin menanam pohon bidara, pastikan jarak minimal dengan rumah 3 meter. Jarak tersebut memungkinkan pohon bidara hidup lama dan akarnya tidak merusak fondasi rumah. Hal ini juga membantu pohon mendapatkan nutrisi dengan baik dari dalam tanah.

    7. Pohon Durian

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Durian: iStock/montri13rd

    Pohon durian cenderung tumbuh besar dan kokoh, serta akarnya menjalar. Oleh karena itu, pohon ini sebaiknya ditanam jauh dari rumah agar akarnya tidak merusak fondasi.

    Selain berhati-hati memilih pohon, penghuni perlu memperhatikan jarak tanamnya dengan rumah.

    Jarak Aman Menanam Pohon di Rumah

    Dilansir dari Jimstrees.com, berikut jarak yang dianjurkan untuk menanam pohon di rumah berdasarkan ketinggiannya.

    • Tinggi pohon di bawah 8 meter jarak minimal 3 meter dari bangunan
    • Tinggi pohon 8-15 meter jarak minimal 4-6 meter dari bangunan
    • Tinggi pohon lebih dari 15 meter jarak minimal 10-15 meter dari bangunan

    Itulah tips seputar pohon yang bisa merusak fondasi rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Trik Dekorasi Agar Ruangan Kecil Terasa Lega


    Jakarta

    Ruangan kecil di dalam rumah bisa dibuat terasa lebih lega. Penghuni rumah bisa melakukannya tanpa harus merombak bangunan.

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat ruangan kecil terasa lega. Salah satu caranya adalah dengan pencahayaan.

    Cahaya merupakan kunci untuk membantu ruangan terasa dan tampak lebih besar. Pemilik rumah bisa pertimbangkan untuk menggunakan lampu di plafon dengan lampu dinding atau lampu meja.


    Jika di ruangan tersebut ada jendela, jangan pakai gorden yang tebal. Cukup pakai yang tipis agar memungkinkan banyak cahaya yang masuk.

    Selain itu masih ada beberapa cara lainnya untuk membuat ruangan terasa lebih besar. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.

    Pertimbangkan Permukaan yang Memantulkan Cahaya

    Agar ruangan kecil terasa luas bisa dengan memainkan peran cahaya. Kalau hanya ada jendela kecil di ruangan tersebut, penghuni rumah bisa mempertimbangkan permukaan yang memantulkan cahaya untuk menerangi ruangan, misalnya cermin.

    Posisi cermin bisa digantung di dinding, ditaruh di lantai, dan posisikan menghadap jendela atau lampu agar efeknya lebih maksimal. Selain itu, bisa juga dengan mengecat dinding dan langit-langit ruangan dengan warna putih untuk membantu memantulkan cahaya.

    Simpan Barang-barang

    Penghuni rumah bisa menyimpan barang-barang agar tidak terlihat berantakan, misalnya ditaruh di kursi yang memiliki ruang penyimpanan atau di laci meja.

    Pakai Perabotan yang Bisa Disimpan

    Hal ini tentunya bisa menghemat ruang karena perabotan yang ada bisa disimpan untuk menghemat ruang. Misalnya pada sebuah ruangan, tempat tidur yang ada bisa dinaik-turunkan dari dinding. Jadi ketika ada tamu, pemilik rumah bisa langsung menurunkan kasur yang disandarkan ke dinding.

    Bisa juga dengan menggunakan sofabed. Sofa bisa digunakan untuk duduk-duduk santai tapi bisa juga digunakan sebagai kasur apabila dibutuhkan.

    Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan agar ruangan kecil terasa lega. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Penting! Cek 5 Hal Ini Sebelum Beli Rumah Second yang Habis Renovasi



    Jakarta

    Rumah second yang baru renovasi bisa bikin calon pembeli kepincut karena tampilannya yang menarik. Eits, tapi jangan buru-buru mengambil keputusan ya. Calon pembeli perlu melakukan survei secara menyeluruh dulu.

    Dilansir dari CNBC Make It, Senin (16/6/2025), calon pembeli bisa tertipu karena mengira rumah sudah melalui renovasi yang berkualitas. Padahal, perbaikan yang dilakukan bisa saja hanya di permukaan saja.

    Calon pembeli sebaiknya mempertanyakan apakah penjual benar-benar melakukan pembaruan yang signifikan. Di samping itu, apakah penjual cuman mempercantik tampilan rumah agar cepat terjual?


    Nah, calon pembeli perlu perhatikan secara seksama saat survei rumah, terutama dapur dan kamar mandi. Sebab, dua ruangan itu bisa mengungkap kondisi rumah.

    Cari tanda-tanda pengerjaan sendiri, misalnya pengecatan yang tidak rapi, ubin yang tidak sejajar, pemasangan kabinet yang tidak rata, hingga pendempulan yang kurang rapi.

    Lantas, bagaimana cara menilai rumah second? Simak penjelasannya berikut ini.

    5 Hal yang Perlu Dicek dari Bangunan Rumah Second

    1. Eksterior Rumah

    Fasad rumah mungkin terlihat estetik, apalagi pada foto di situs jual beli rumah. Calon pembeli perlu mengecek fitur-fitur yang tidak terlalu terlihat. misalnya dinding luar, jendela, atap, hingga lanskap.

    Fitur tersebut nantinya dapat memakan biaya besar kalau perlu perbaikan. Dinding yang mulai hancur mungkin tidak terlihat dalam foto, tetapi bagian ini sama pentingnya dengan ubin rumah.

    2. Perimeter Properti

    Pahami batas-batas tanah, lalu identifikasi pelanggaran atau bangunan di sekeliling properti. Tanyakan juga tentang hak kepemilikan.

    Sebaiknya pelajari tentang batasan dengan tetangga dan utilitas yang terkubur di bawah tanah sebelum melakukan transaksi.

    3. Area Tambahan

    Calon pembeli bisa menilai rumah secara umum dengan memeriksa ruang-ruang tambahan, misalnya garasi dan gudang. Area-area ini biasanya merupakan bagian yang tidak terlalu penting.

    Ruangan tambahan yang terlihat rapi bisa jadi indikasi baik pemilik menjaga keseluruhan rumah. Sebab, ruangan tambahan seperti ini biasanya dipikirkan belakangan.

    4. Masalah Air dan Drainase

    Temukan tanda-tanda masalah air di dalam rumah. Perhatikan noda air di langit-langit dan dinding, bau apek, atau tanda-tanda bekas banjir.

    Lalu, lihatlah kemiringan tanah saat menjauh dari fondasi rumah. Drainase yang buruk dapat menyebabkan masalah besar, termasuk kerusakan fondasi.

    5. Usia Infrastruktur

    Pelajari tentang saluran listrik, pipa saluran air, dan septic tank pada rumah tersebut. Cek kalau dalam kondisi baru atau berpotensi rusak. Sebab, bagian rumah ini sulit buat diperbaiki.

    Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli rumah second. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Gorden Sebaiknya Ditutup atau Dibuka saat Rumah Kosong? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Gorden adalah kain yang berfungsi untuk menutupi jendela agar tidak terlihat dari luar. Fungsi lain dari gorden adalah dapat menahan debu dan menghalangi cahaya matahari masuk ke dalam rumah.

    Banyak pemilik rumah yang memilih menutup gorden ketika akan pergi keluar rumah, baik dalam waktu beberapa hari ataupun hitungan jam saja. Tujuan gorden ditutup adalah agar tidak ada orang yang dapat melihat isi hunian, baik itu furnitur hingga dekorasi yang menempel di dinding.

    Alasan lainnya adalah soal keamanan. Dengan menutup gorden maka dapat mencegah maling untuk masuk ke dalam rumah. Soalnya mereka tidak dapat melihat apa saja isi di dalam rumah itu.


    Meski begitu, sejumlah ahli di bidang interior desain punya pendapat lain soal menutup gorden ketika pergi keluar rumah. Lantas, lebih baik gorden dibuka atau ditutup saat rumah dalam kondisi kosong?

    Perlukah Gorden Ditutup saat Pergi Keluar Rumah?

    Sejumlah ahli di bidang desain interior mengungkapkan berbagai alasan tentang menutup gorden saat rumah ditinggal pergi. Menurut Jennifer Jones selaku pendiri Niche Interiors, hal ini tergantung dari kondisi tempat tinggal.

    “Ketika klien bertanya kepada saya apakah mereka harus membiarkan gorden tetap terbuka atau tertutup saat mereka pergi, jawabannya tergantung pada keamanan dan estetika,” kata Jennifer mengutip The Spruce, Selasa (17/6/2025).

    Apabila terdapat ruangan yang langsung menghadap ke jalan maka sebaiknya gorden ditutup. Hal ini dilakukan demi keselamatan dan keamanan rumah secara maksimal.

    “Semakin sedikit informasi yang dimiliki oleh para pencuri tentang tata letak dan isi perabotan di dalam rumah, maka hal itu semakin baik,” ujarnya

    Apabila ruangan tersebut tidak berhadapan dengan jalan atau rumah tetangga, maka tidak perlu menutup gorden saat rumah ditinggal pergi. Namun jika ingin tetap ada cahaya matahari masuk ke dalam ruangan, cobalah memasang tirai berbahan tipis. Selain membiarkan sinar matahari masuk, cara ini juga dapat mempercantik hunian sekaligus tetap menjaga privasi.

    “Tirai tipis dapat menyebarkan cahaya matahari ke dalam ruangan sekaligus menghalangi pandangan dari luar ke dalam rumah, sehingga menawarkan perpaduan cahaya yang tenang serta tetap mengutamakan privasi,” ujarnya.

    Di sisi lain, desainer interior Rachel Blindauer mengatakan jika gorden sebaiknya dibiarkan terbuka ketika kamu pergi keluar rumah, baik sebentar maupun berhari-hari. Sebab, gorden yang ditutup rapat memberikan kesan bahwa rumah kamu kosong karena ditinggal penghuni.

    “Gorden yang terbuka dapat memberikan kesan atau isyarat bahwa rumah tersebut tidak kosong dan ada penghuninya,” ungkap Rachel.

    Dengan membiarkan gorden terbuka, maka pencuri jadi enggan untuk masuk ke rumah tersebut. Namun, cara ini dapat dilakukan jika hunian telah dilengkapi sistem keamanan canggih, mulai dari kamera CCTV 24 jam, smart lock door, hingga alarm anti maling.

    Rachel juga mengingatkan pentingnya memasang lampu otomatis yang dapat menyala saat malam hari. Cara ini dapat mengelabui maling bahwa rumah tersebut masih ada orang, meski sebenarnya dalam keadaan kosong karena seluruh penghuni pergi selama berhari-hari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Perlukah Pakai Karpet di Ruang Tamu? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Ruang tamu merupakan salah satu area paling istimewa di dalam rumah. Maka dari itu, penting untuk menciptakan ruang tamu yang nyaman agar tamu merasa betah berlama-lama.

    Salah satu cara untuk menciptakan ruang tamu yang nyaman adalah dengan menggunakan karpet. Selain memberikan kenyamanan, hadirnya karpet di ruang tamu juga dapat memberikan kehangatan sekaligus menambah estetika.

    Meski begitu, tak semua orang mau menggunakan karpet pada ruang tamu. Adapun sejumlah alasan mulai dari harga karpet yang mahal atau kurang cocok dengan konsep ruang tamu.


    Lantas, apakah perlu menggunakan karpet di ruang tamu? Simak penjelasannya menurut para ahli desainer interior dalam artikel ini.

    Perlukah Pasang Karpet di Ruang Tamu?

    Memasang karpet atau tidak di ruang tamu sebenarnya tergantung dari selera dan keinginan masing-masing pemilik rumah. Namun jika detikers masih ragu apakah perlu menggunakan karpet atau tidak, berikut tipsnya:

    1. Iya, Jika Ruang Tamu Ingin Terlihat Estetis

    Alasan utama menggunakan karpet di ruang tamu adalah agar mempercantik ruangan sehingga terlihat estetis. Karpet dapat menarik perhatian dengan motif, warna, atau pola yang ciamik.

    “Saya selalu suka mengatakan bahwa tidak ada aturan yang kaku dan ketat dalam hal desain interior. Namun saya pikir sebagian besar ruang tamu benar-benar akan lebih baik jika ditambahkan karpet,” kata desainer interior Kathy Kuo, mengutip Homes and Gardens, Rabu (18/6/2025).

    Karpet dapat dipadukan dengan warna cat di ruang tamu. Cara ini mampu menciptakan tampilan yang penuh warna dan padu, serta menunjukkan elemen kontras yang unik.

    Sedangkan menurut kepala direktur desain Wilk Design Workshop Alison Wilkinson, penggunaan beberapa karpet di ruang tamu dapat menghasilkan tekstur berlapis yang menarik. Hal ini juga dapat menambah kenyamanan.

    “Jika ruang tamu terlalu panjang atau besar, pisahkan tempat duduk dengan karpet di bawahnya. Penggunaan dua karpet yang lebih kecil dinilai lebih nyaman daripada satu karpet berukuran besar. Sering kali keduanya sama persis, tetapi jika keduanya untuk saling melengkapi pastikan karpet punya skema warna yang sama,” jelasnya.

    2. Iya, Jika Ruang Tamu Ingin Terasa Nyaman dan Hangat

    Disarankan memasang karpet di ruang tamu jika ingin terasa nyaman dan hangat. Sebab, karpet umumnya terbuat dari bahan serat alami seperti wol atau katun yang tebal.

    “Karpet sering kali terbuat dari serat alami seperti wol atau katun yang dapat membantu mengisolasi ruangan dan membuatnya tetap hangat,” ujar desainer interior dan pendiri Arsight, Artem Kropovinsky.

    3. Iya, Jika Ingin Melindungi Lantai

    Apabila lantai di ruang tamu menggunakan bahan kayu vinyl, penggunaan karpet bisa melindungi lapisan lantai agar tidak cepat rusak. Terlebih ruang tamu merupakan area yang sering dilalui orang, baik itu oleh penghuni maupun tamu yang datang.

    Meski begitu, pastikan juga memilih karpet dengan bahan yang berkualitas tinggi. Cara ini dilakukan agar karpet tetap awet sehingga bisa digunakan selama bertahun-tahun.

    “Karpet bahan wol harganya memang lebih mahal, tetapi sepadan dengan investasinya jika Anda ingin karpet yang bertahan selama beberapa dekade,” kata Alice Chiu pendiri Miss Alice Designs.

    4. Tidak Harus, Jika Ruang Tamu Mengusung Minimalis

    Apabila detikers mengusung kosep hunian minimalis, maka sebaiknya tidak perlu memasang karpet di ruang tamu. Biarkan lantai keramik saling berpadu dengan furnitur seperti sofa, meja kecil, dekorasi di dinding, tanaman hias kecil, hingga warna cat interior.

    Hunian minimalis memang menerapkan konsep sederhana tapi tetap terlihat menarik. Meski begitu, sebenarnya memasang karpet sah-sah saja asalkan memperhatikan ukuran agar sesuai.

    “Pastikan Anda menentukan dimensi ruang tamu dengan pita pengukur. Langkah ini sangat penting. Buat garis besar di area tempat Anda ingin memasang karpet, lalu pertimbangkan lokasi pintu dan cara pintu akan dibuka agar tidak mengganggu,” papar Cyrus Loloi, seorang spesialis karpet.

    “Karpet yang terlalu kecil dapat membuat ruangan terlihat tampak terpisah. Jika ragu, pilih ukuran karpet yang besar. Ukuran tersebut dapat menyatukan furnitur dan membuat ruangan nampak lebih besar dari yang sebenarnya,” pungkasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Sebelum Ajukan KPR, Minimal Punya Tabungan Segini



    Jakarta

    Kredit Pemilikan Rumah (KPR) merupakan salah satu skema pembayaran yang bisa dipilih masyarakat ketika hendak membeli rumah. Skema ini banyak dipilih karena sistemnya yang mencicil dan biasanya nilai cicilannya rendah.

    Cara mendapatkan KPR yang paling aman adalah dengan mengajukan ke bank. Setelah itu, debitur akan diminta membayar per bulan dengan jumlah yang telah ditentukan. Dalam kata lain, debitur mendapat pinjaman dari bank dan harus mengembalikan secara berkala ditambah dengan bunganya.

    Meskipun terlihat sederhana dan mudah, tetapi untuk mengajukan KPR, terdapat banyak syarat yang harus dipenuhi, salah satunya adalah calon debitur harus memiliki tabungan.


    Menurut Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo besar tabungan yang harus disiapkan setara dengan gaji selama 3-6 bulan. Tabungan ini berfungsi sebagai dana darurat, di mana hanya digunakan untuk hal-hal mendesak. Sementara untuk kebutuhan sehari-hari dan cicilan juga memiliki tabungan sendiri.

    “Idealnya, menyiapkan dana darurat dan tabungan pokok lebih penting sebelum membeli rumah agar kondisi keuangan tetap aman ketika terjadi hal tak terduga. Setelah dana darurat stabil (minimal 3-6 bulan pengeluaran), barulah bisa fokus menabung untuk DP rumah,” kata Arianto saat dihubungi detikcom, Selasa (17/6/2025).

    Membeli rumah tanpa tabungan darurat, kata Arianto, sangat berisiko secara finansial. Sebab, tabungan juga merupakan salah hal yang akan diperiksa oleh bank untuk mengukur kemampuan membayar calon debitur.

    “Bank ingin memastikan bahwa calon debitur punya kemampuan mengelola uang dan memiliki cadangan kas, yang bisa menjadi sinyal positif dalam proses analisis kredit,” jelas Arianto.

    Apabila tidak memiliki tabungan atau rekening tabungan yang aktif, kemungkinan besar bank tidak dapat menyetujui pengajuan KPR. Hal seperti ini juga yang harus diperhatikan bagi para pekerja dengan gaji setara Upah Minimum Regional (UMR).

    “Bank melihatnya sebagai potensi gagal bayar, sebab tidak ada bukti bahwa debitur punya dana cadangan atau kemampuan menyisihkan uang untuk kebutuhan non-konsumtif. Maka, meski kecil, memiliki tabungan aktif dan rutin menabung adalah poin penting dalam meningkatkan creditworthiness di mata bank,” terangnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Hal yang Wajib Dicek Saat Beli Rumah yang Sudah Lama Kosong



    Jakarta

    Tidak semua bangunan konstruksi yang sudah selesai dibangun bisa laku terjual. Ada beberapa yang justru menjadi bangunan terbengkalai bertahun-tahun karena tak kunjung dilirik.

    Namun, bangunan seperti ini biasanya memiliki kelebihan yakni harga jualnya yang akan lebih murah dari penawaran di tahun pertama pembangunannya. Hal ini juga termasuk teknik marketing agar unit tersebut laku terjual.

    Sebelum tergiur dengan harganya yang murah, pembeli juga harus tahu jika bangunan yang sudah lama kosong rentan sekali mengalami kerusakan.


    Menurut kontraktor Taufiq Hidayat terdapat dua bagian yang harus dicek saat survei ke rumah yang sudah lama kosong yakni bagian struktur dan non-struktur.

    “Kalau kita mau beli rumah lama, di cek dulu ya rumahnya bagaimana, apakah ada kerusakan di finishing ya, kerusakan di arsitektural,” kata Taufiq saat dihubungi detikProperti, Rabu (25/6/2025).

    Kerusakan pada struktur adalah penurunan ketahanan pada fondasi utama bangunan seperti kolom, dinding, balok, hingga atapnya.

    “Kalau misalnya ada kerusakan struktur, ya struktur yang diperbaiki, misalnya ada dinding udah retak struktur tuh, nah kalau udah retak struktur ya mesti strukturnya yang diperbaiki,” ujarnya.

    Biasanya kerusakan ini disebabkan karena tidak pernah dirawat atau memang kualitas materialnya tidak begitu bagus. Selain itu, bisa juga disebabkan karena perubahan suhu atau hewan-hewan pengganggu seperti rayap dan tikus.

    Rumah yang sudah lama kosong biasanya mengalami masalah pada sirkulasi udara di dalamnya. Hal ini menyebabkan lumut mudah sekali muncul karena udara yang lembap. Lumut bisa dengan cepat menyebar dan merusak serta tampilan bangunan.

    Kemudian, ada kerusakan non-struktural, ini merupakan penurunan kualitas pada bagian yang tampak seperti cat yang memudar, cat yang kusam, dinding yang berlumut, dan lainnya. Taufiq mengatakan kerusakan non-struktural lebih mudah diperbaiki daripada yang struktural.

    “Misalnya catnya udah mulai pudar, keramiknya berlumut, kusennya kalau misalnya kusennya kayu itu kena rayap atau enggak, ya kalau kusennya aluminium itu masih berfungsi apa nggak, masih kuat apa nggak. Tapi kalau rusaknya cuma rusak non-struktural, ya itu paling perbaikannya lebih mudah gitu,” jelasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Lebih Aman dan Bawa Hoki, Ini Alasan Pintu Rumah Sebaiknya Dibuka ke Dalam



    Jakarta

    Pintu merupakan komponen penting pada rumah sebagai akses keluar dan masuk. Jika diperhatikan pintu ada yang bisa dibuka ke luar atau ditarik ke dalam. Bahkan di toko modern, pintu bisa dibuka dengan didorong dan ditarik.

    Di antara kedua cara tersebut, adakah yang lebih baik atau lebih disarankan untuk dipakai di rumah?

    Profesional Kontraktor PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhul Fikri menyarankan pintu di rumah sebaiknya memakai cara terbuka ke dalam. Jadi pintu tersebut dibuka dengan ditarik ke dalam.


    Alasannya cara ini lebih aman karena jika terjadi hal-hal darurat atau mengancam, pintu bisa ditutup dengan mudah. Kemudian, dari segi feng shui disebut dapat membawa rezeki ke dalam rumah.

    Sebagai informasi, feng shui merupakan konsep China kuno yang mengatur mengenai cara menata ruang agar tercipta keseimbangan energi di lingkungan hidup kita. Dalam feng shui, pintu merupakan jalan utama energi baik (chi) masuk ke rumah.

    “Kalau dari sisi arsitek, pintu dibuka ke dalam cocok untuk rumah pribadi karena lebih baik dari segi kenyamanan, keamanan, bahkan feng shui,” katanya kepada detikcom, Rabu (23/8/2023) lalu.

    Pintu yang dibuka ke dalam ini sangat disarankan diterapkan pada pintu utama rumah. Selain itu, pintu jenis ini juga bisa digunakan pada pintu kamar tidur dan pintu kamar mandi.

    Di sisi lain, pintu yang dibuka ke arah luar juga bisa dipakai di rumah. Lokasinya bisa di pintu pagar dan pintu belakang. Sebab, bentuk pintu dibuka ke arah luar memudahkan proses evakuasi. Oleh karena itu, tidak heran jika bentuk pintu seperti ini banyak ditemui di bangunan publik, seperti rumah sakit, bioskop,toko, atau tempat makan.

    “Untuk pintu dibuka keluar, hanya untuk public place seperti bioskop, rumah sakit, dan sebagainya. Karena untuk keselamatan kerja, pintu dibuka keluar agar memudahkan evakuasi orang,” jelasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kisaran Harga Besi Beton Ulir Terbaru 2025 Sesuai Ukuran


    Jakarta

    Besi beton ulir merupakan salah satu material yang penting dalam konstruksi bangunan. Sebelum membeli material ini, sebaiknya ketahui dulu harga terbarunya di toko bangunan.

    Dikutip dari e-Jurnal um.ac.id, besi beton punya fungsi untuk menarik serta menahan gaya tekan, sehingga bangunan dapat berdiri kokoh dan kuat. Maka dari itu, besi beton dimanfaatkan untuk rangka utama serta pondasi penyusun struktur bangunan.

    Sebagai informasi, besi beton terbagi ke dalam dua jenis, yakni besi beton polos dan besi beton ulir. Besi beton polos berfungsi untuk tulangan utama pada struktur beton bertulang, lalu permukaannya juga halus dan licin.


    Sedangkan besi beton ulir umumnya digunakan untuk tulangan sekunder pada struktur beton bertulang. Fungsi ulir pada besi beton ini dapat meningkatkan daya lekat antara besi dan beton sehingga lebih kokoh.

    Dalam artikel ini, detikProperti akan membahas kisaran harga besi beton ulir terbaru 2025. Harga bisa berbeda-beda tergantung dari ukuran ketebalan. Cek selengkapnya di bawah ini.

    Kisaran Harga Besi Beton Ulir Terbaru 2025

    Besi beton ulir memiliki ketebalan yang berbeda-beda, mulai dari 10-16 milimeter (mm), tapi ada juga yang 19 mm. Harga besi beton ulir juga beragam karena tergantung dari lokasi toko bangunan.

    Biasanya, toko bangunan punya aturan khusus dalam pembelian besi beton ulir, seperti minimal pembelian harus 50-100 buah. Selain itu, pastikan kamu membeli besi beton ulir yang sudah mengusung Standar Nasional Indonesia (SNI).

    Dari pantauan detikProperti di sejumlah e-commerce, Senin (30/6/2025), berikut kisaran harga besi beton ulir terbaru 2025 sesuai ukuran:

    • Besi beton ulir 10 mm full SNI: Rp 60.000/batang
    • Besi beton ulir 10 mm SNI: Rp 71.000/batang
    • Besi beton ulir 10 mm SNI TS 280: Rp 70.000/batang
    • Besi beton ulir 10 mm SNI TS 420: RP 72.000/batang
    • Besi beton ulir 13 mm standar SNI: Rp 90.000/batang
    • Besi beton ulir 13 mm full SNI: Rp 115.000/batang
    • Besi beton ulir 13 mm full SNI TS 420: Rp 118.000/batang
    • Besi beton ulir 16 mm SNI: Rp 139.500/batang
    • Besi beton ulir 16 mm SNI Krakatau Steel: Rp 196.500/batang
    • Besi beton ulir 19 mm SNI: Rp 265.000/batang
    • Besi beton ulir 22 mm SNI: Rp 358.000/batang.

    Sebagai catatan, harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dari ketentuan pihak toko bangunan. Selain itu, besi beton ulir dengan merek ternama punya harga yang sedikit lebih mahal meskipun ukurannya sama.

    Besi beton ulir yang dijual umumnya memiliki panjang 12 meter sehingga yang berbeda hanya ukurannya saja. Pastikan kamu juga sudah berkonsultasi dengan kontraktor yang membangun rumah agar dapat membeli besi beton sesuai kebutuhan.

    Demikian kisaran harga terbaru besi beton ulir 2025 sesuai ukuran. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kisaran Harga Pasir Beton per Meter Kubik Terbaru 2025


    Jakarta

    Pasir merupakan salah satu bahan material yang digunakan dalam membangun rumah. Pasir untuk konstruksi bangunan terdiri dari berbagai macam jenis, salah satunya adalah pasir beton.

    Pasir beton atau disebut juga pasir cor memiliki karakteristik warna kehitaman, tekstur sedikit kasar, serta bersifat tidak mudah menggumpal. Sesuai namanya, jenis pasir bangunan ini digunakan jadi campuran bahan beton, kolom balok, dan pelat lantai.

    Karakteristik pasirnya dinilai sangat pas digunakan untuk membuat bangunan lebih kokoh dan tahan lama, sehingga kualitas pasir beton dapat dikatakan sangat baik dan sering digunakan dalam konstruksi.


    Jika ingin menggunakan pasir beton untuk konstruksi rumah, sebaiknya cari tahu dulu kisaran harganya di toko bangunan. Untuk lebih jelasnya, simak dalam artikel ini.

    Kisaran Harga Pasir Beton Terbaru 2025

    Sebagai informasi, harga pasir beton dapat berbeda-beda tergantung dari lokasi penjualan. Umumnya, pasir beton dijual dalam hitungan per meter kubik (m3).

    Dari pantauan detikProperti di berbagai e-commerce, Selasa (1/7/2025), banyak juga toko bangunan yang menjual pasir beton dalam satuan dump truk. Untuk satu dump tuck dapat memuat sekitar 6-6,5 m3 kubik pasir beton.

    Soal harga, tidak ada perbedaan yang begitu signifikan antara sejumlah toko bangunan. Meski begitu, harga pasir beton bisa berbeda-beda tergantung lokasi pengiriman juga, misalnya harga di Jakarta Selatan bisa berbeda dengan di Tangerang.

    Berikut kisaran harga pasir beton per m3 yang telah dirangkum dari berbagai toko bangunan:

    • Pasir beton grade A wilayah Bekasi-Cikarang: Rp 320.000/m3
    • Pasir beton grade A wilayah Jakarta: Rp 380.000/m3
    • Pasir beton grade A wilayah Bogor: Rp 300.000/m3.

    Jika detikers berminat membeli pasir beton dalam satuan dump truk, berikut kisaran harganya sesuai wilayah:

    • Pasir beton grade A wilayah Tangerang: Rp 1.830.000/dump truk
    • Pasir beton grade A wilayah Jakarta Barat dan Selatan: Rp 2.030.000/dump truk
    • Pasir beton grade A wilayah Jakarta Pusat, Timur, dan Utara: Rp 2.080.000/dump truk
    • Pasir beton grade A wilayah Depok: Rp 2.080.000/dump truk
    • Pasir beton grade A wilayah Bekasi: Rp 2.230.000/dump truk
    • Pasir beton grade A wilayah Kabupaten Bekasi: Rp 2.630.000/dump truk.

    Sebagai catatan, harga di atas bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu tergantung dari kebijakan toko bangunan. Selain itu, harga yang tertera di atas merupakan estimasi, sehingga bisa saja terjadi perbedaan di sejumlah wilayah.

    Itu dia kisaran harga pasir beton terbaru per m3 dan per dump truk di 2025. Sebelum membelinya, pastikan detikers sudah berkonsultasi dengan kontraktor agar bisa membeli pasir sesuai kebutuhan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com