Tag Archives: klik

Tips Menentukan Posisi Lampu yang Sesuai di Tiap Ruangan, Nggak Melulu di Plafon



Jakarta

Pencahayaan bisa mengubah tampilan dan suasana di rumah. Bahkan jika di rumah kamu perabotannya sederhana dan tidak terlihat mewah, kamu bisa menambahkan beberapa pencahayaan agar tampilannya lebih elegan dan nyaman dilihat.

Cara mengubah tampilan ruangan lewat pencahayaan adalah dengan menempatkan lampu di titik tertentu, bukan hanya di tengah plafon. Selain itu, bisa pula memainkan tingkat keterangan lampu hingga warna lampu. Bahkan, sebenarnya setiap ruangan seharusnya memakai jenis lampu yang tingkat pencahayaan berbeda-beda lho. Dengan begitu kamu nyaman saat beraktivitas di ruangan tersebut dan tidak mengganggu penglihatan.

Dikutip dari laman HGTV, Sabtu (2/11/2024) berikut cara memilih lampu yang sesuai untuk setiap ruangan di dalam rumah.


Kamar Tidur

Saat berada di kamar tidur, kamu memerlukan pencahayaan yang lembut sehingga membantu tubuh untuk beristirahat. Daripada di atas plafon, kamu bisa memasang lampu di kedua sisi kasur dengan lampu berdiri, lampu meja, ataupun lampu tembok yang rendah.

Posisi yang dekat dengan tempat tidur juga membantu kamu saat akan membaca buku sebelum tidur. Kamu bisa juga memasang penerangan sekitar lemari pakaian baik di luar atau di dalamnya.

Ruang Keluarga

Saat ini banyak sekali inovasi tata pencahayaan di ruang keluarga. Saat dilihat, memang ruangan tersebut terang tetapi bukan dari satu lampu di atas, melainkan lampu yang menyebar di beberapa titik.

Hal ini untuk menghindari terciptanya bayangan sehingga kamu bisa membaca buku, nonton TV, atau beraktivitas bersama dengan pencahayaan maksimal. Biasanya lampu ini lokasinya di sela-sela plafon, di dekat tangga, di dinding, atau lampu downlight di plafon yang jumlahnya lebih dari satu. Bisa juga kamu meletakkan lampu-lampu di dekat barang seperti rak buku, lukisan, hingga tanaman.

Ruang Kerja

Setelah pandemi, banyak keluarga akhirnya membuat ruang kerja di rumah karena lebih sering work from home. Cara menentukan pencahayaan yang tepat cukup mudah yakni tentukan dahulu pusat kegiatan kamu yang dirasa butuh pencahayaan maksimal.

Daripada mengandalkan lampu di atas kepala, kamu bisa menambahkan lampu meja, lampu tiang, atau cove lighting ataupun lampu dinding yang memancarkan cahaya ke arah langit-langit.

Dapur

Pemasangan lampu di tengah plafon baru tepat jika berada di dapur. Sebab, dapur ruangannya jauh lebih kecil dan membutuhkan pencahayaan yang cukup terang. Maka dari itu, kamu sering melihat jika wastafel biasanya ditempatkan dekat jendela karena untuk mendapatkan pencahayaan alami.

Selain memasang lampu utama di tengah plafon, menempatkan pencahayaan di bawah kabinet juga bagus untuk menerangi permukaan countertop. Lalu, kamu dapat menggunakan cove lighting sepanjang dua sisi tembok yang berhadapan untuk menciptakan ambient jika ingin menghindari lampu downlight atau gantung.

Kamar Mandi

Kamar mandi juga bisa memakai lampu plafon. Selain itu, kamu juga bisa menambahkan lampu di sekitar cermin agar penerangannya bagus dan muka terlihat lebih jelas.

Ruang Makan

Ruang makan sebaiknya memasang lampu gantung atau plafon tepat di atasnya. Lampu yang agak redup bisa menjadi pilihan untuk menciptakan atmosfer tenang saat makan.

Sebagai tambahan, kamu bisa menggunakan cove lighting di dua sisi ruangan yang berhadapan ataupun dua lampu dinding di samping furnitur yang menempel dinding.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Jangan Sampai Ketipu! Ini Tips Mengawasi Kontraktor Saat Bangun Rumah


Jakarta

Saat ingin membangun rumah, kamu bisa memakai jasa kontraktor untuk memastikan pembangunan berjalan dengan lancar. Saat ini mencari jasa kontraktor juga cukup mudah, bahkan bisa melalui online.

Namun, kamu harus tahu jika tidak semua kontraktor dapat memberikan pelayanan yang bagus. Ada beberapa di antaranya justru membangun secara asal-asalan. Alhasil saat rumah sudah selesai, banyak bagian rumah yang tampilannya tidak rapi, saat hujan atapnya bocor, atau muncul retak rambut di dinding.

Lantas, bagaimana cara menghindari kontraktor yang tak bertanggung jawab? Begini tipsnya.


1. Harus Memahami Desain Rumah dan RAB yang Jelas

CEO SobatBangun Taufiq Hidayat mengatakan saat memilih kontraktor, kamu harus memastikan mereka memahami desain rumah dan RAB (Rencana Anggaran Biaya). Selain itu, pemilik rumah juga harus memahami dua hal tersebut agar komunikasi ke depannya terjalin dengan baik.

“Bangun rumah itu kan biasanya kan ada desain, ada gambar kerja, ada RAB. Nah itu kalau bangun rumah yang benar semua itu sesuai spek yang ada di gambar, yang ada di desain, dan yang ada di RAB,” kata Taufiq saat dihubungi detikProperti, Jumat (8/11/2024).

2. Buat Kontrak yang Jelas

Kontrak adalah perjanjian kerja antara kontraktor dengan pemilik rumah. Kontrak juga bisa digunakan sebagai panduan selama bekerja. Salah satu yang harus ada adalah apakah pihak kontraktor bersedia bertanggung jawab apabila setelah rumah selesai ternyata ditemukan kerusakan.

“Rumah itu kan biasanya ada kontrak tuh, kesepakatan kontraknya itu seperti apa? Tadi kan ditanya apakah itu masih bisa diperbaiki atau nggak. Jadi misalnya rumah udah jadi, kontraktor masih bertanggung jawab pada masa perawatan, berapa lama, nah itu biasanya ada gitu,” sebutnya.

3. Minta Didampingi Arsitek

Taufiq menyarankan untuk pemilik rumah yang kurang memahami seputar pembangunan rumah bisa meminta bantuan arsitek atau jasa pengawasan pembangunan. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman atau penipuan.

“Kalau nggak ngerti harus ada pendamping, pendamping arsitek, pendamping insinyur. Apa kata mandor, kontraktor, (bisa) dibohongi gitu kan, kita cari orang yang ngerti,” jelasnya.

Terkait biaya memakai jasa arsitek atau orang ahli, tergantung kepada siapa pemilik rumah meminta bantuan. Sebagai contoh jika ia meminta saudaranya yang ternyata arsitek, bisa saja tidak dikenakan biaya atau hanya memberikan uang makan dan transportasi karena pengecekan tidak setiap hari.

4. Tentukan Cara Pembayaran

Kontraktor ada yang dibayar per progres seperti selesai menyelesaikan lantai satu, mereka menerima bayaran, baru dilanjutkan lantai berikutnya.

“Jadi kalau mau bikin kamar mandi, fondasinya dulu. Fondasi udah selesai dibayar. Naik ke dinding, dinding selesai dibayar, terus atap, atap selesai dibayar. Keramik, keramik selesai dibayar,” ucapnya.

Sistem pembayaran pembangunan per progress ini memberikan peluang ke pemilik rumah untuk mengecek pekerjaan secara menyeluruh. Apabila tidak sesuai, kamu bisa menahan pembayaran sampai perbaikan selesai.

Namun, ada pula cara pembayaran kontraktor di muka atau bahkan pembayaran penuh di akhir.

5. Penghuni Harus Sering Tanya Progres

Taufiq menegaskan agar tidak terjadi kesalahan di akhir, sejak awal penghuni rumah harus sering bertanya sampai tidak ada keraguan. Apabila pemilik tidak begitu paham, pada saat bertanya bisa didampingi oleh arsitek atau orang yang lebih paham.

“Cara yang paling gampang, tanya sama yang mengerjakan, ‘itu bocor apa nggak’, ‘gimana caranya’, itu nanti dijelasin sama dia gitu. ‘Bisa ditunggu waktu hujan nggak?’, ‘nanti bapak cek, ceknya yang mana?’,” paparnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Mau Beli Rumah Rp 500 Juta, Tenor 20 Tahun? Segini Cicilannya!



Jakarta

Saat ini harga rumah semakin mahal terutama untuk rumah tapak di kota-kota besar. Dengan gaji yang rata-rata UMR, banyak masyarakat yang tidak mampu untuk membeli rumah secara cash atau lunas di muka. Akhirnya, salah satu pilihan pembayaran yang paling ideal adalah membayar dengan KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

KPR bisa diajukan untuk pembelian rumah subsidi dan rumah komersial. Kamu bisa mengajukan KPR ke bank, nanti mereka akan menilai apakah kamu cocok sebagai penerima pinjaman atau tidak.

Menurut Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran, Arianto Muditomo, syarat mendapatkan KPR adalah nilai cicilannya maksimal 30% dari gaji yang didapat. Selain itu, KPR juga tidak menanggung biaya DP (Down Payment) atau uang muka.


Simulasi Penghitungan KPR

Untuk lebih jelasnya, mari hasumsikan kamu ingin membeli rumah Rp 500 juta dengan tenor 20 tahun. Dalam tenor ini terdapat 2 suku bunga yakni bunga flat (tetap) sekitar 5,46% selama 3 tahun dan bunga floating misalnya 13,5% untuk sisa tahun pembayaran.

Kemudian, untuk DP rumah, misalnya kita ambil nilai yang paling rendah yakni 10% dari harga rumah yakni Rp 50 juta.

Maka dilihat dari simulasi kalkulator BTN, jumlah pokok pinjaman yang akan dibantu bank lewat KPR adalah Rp 450 juta. Dengan jumlah angsuran yang harus dibayar selama 3 tahun pertama (60 bulan) Rp 3.085.335 (Rp 3 juta) dan 17 tahun berikutnya Rp 5,4 juta.

Dengan besar KPR Rp 3 juta hingga Rp 5,4 juta, kisaran gaji yang harus dimiliki oleh calon debitur sekitar Rp 18 juta ke atas.

Sebagai catatan, nilai cicilan ini bisa berbeda apabila suku bunga, tenor, dan nilai DP yang dikenakan berbeda. Kamu bisa mencoba penghitungan dengan simulasi KPR bank lain agar dapat membandingkan, mana yang paling cocok.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Ampuh! 3 Bahan Ini Bisa Kamu Jadikan Cairan Pembersih Lantai


Jakarta

Lantai adalah salah satu bagian rumah yang paling cepat terlihat kotor. Supaya lantai yang bersih dan kesat, kamu bisa mengepel lantai menggunakan cairan pembersih lantai.

Namun terkadang cairan pembersih di pasaran mengandung bahan kimia atau residu yang sifatnya keras. Tapi tenang, kamu masih bisa bikin cairan sendiri menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah kok.

Lalu, bahan apa saja yang bisa gantikan cairan pembersih lantai? Berikut bahan-bahan sederhana yang bisa kamu gunakan untuk mengepel lantai, dikutip dari The Spruce.


Bahan-bahan Pengganti Cairan Pembersih Lantai

1. Cuka Putih Suling untuk Lantai Ubin dan Linoleum

Kamu bisa menggunakan cuka putih suling untuk membersihkan lantai keramik dan linoleum. Namun, pastikan nat ubin tertutup rapat ya. Berikut beberapa resep cairan pembersih lantai dengan cuka suling.

  • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling and 1 galon air hangat.
  • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan 2 sendok makan sabun cuci piring berbahan lembut.
  • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan beberapa tetes minyak esensial beraroma atau jus lemon.

2. Sabun Cuci Piring

Gunakan sabun cuci piring yang lembut sebagai larutan pel untuk sebagian besar jenis lantai. Namun, jangan campurkan terlalu banyak sabun karena bisa membuat lantai agak lengket. Berikut adalah dua resep cairan pembersih lantai dengan sabun cuci piring.

  • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring yang lembut dan 3 cangkir air hangat.
  • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring, 2 cangkir cuka putih, 2 cangkir air hangat, dan 1/2 cangkir jus lemon.

3. Alkohol Gosok untuk Lantai Laminasi

Campuran alkohol gosok dan air bisa menjadi cairan pembersih lantai yang efektif untuk lantai laminasi dan ubin. Alkohol gosok daya menambahkan daya pembersih ke dalam air. Alkohol gosok menguap dengan cepat, sehingga tidak meninggalkan goresan dan garis saat mengering. Berikut adalah dua cara untuk membuat larutan pembersih alkohol gosok.

  • Campurkan 1 cangkir alkohol gosok dan 1 galon air hangat.
  • Campurkan 1 bagian cuka, 1 bagian alkohol gosok, dan 1 bagian air hangat.

Itulah beberapa bahan yang bisa kamu gunakan sebagai cairan pembersih lantai. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

5 Bahan Dapur yang Ampuh Hilangkan Bau Cat Dinding


Jakarta

Bau cat dinding yang baru diaplikasikan ke dinding akan tercium cukup menyengat. Bau ini bisa bertahan berhari-hari apabila ruangan tersebut tertutup tanpa ventilasi.

Padahal cat dinding yang baru diaplikasikan itu tengah aktif mengeluarkan bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh. Mengutip dari How Stuff Works, di dalam cat dinding terdapat senyawa yang disebut VOC (Volatile organic compounds). Senyawa organik ini mudah menguap setelah cat dinding diaplikasikan. Meskipun berbahaya, senyawa ini membuat cat jadi lebih tahan lama dan membantu cat dapat kering.

Maka dari itu, setelah mengecat sebaiknya membuka semua ventilasi seperti pintu dan jendela agar baunya berkurang dan senyawa tersebut bisa terbuang. Jika kamu butuh cepat-cepat menempati ruangan tersebut, ada lho cara cepat menghilangkan bau tersebut. Melansir dari The Spruce, berikut bahan-bahan dapur yang bisa hilangkan bau cat dinding.


1. Baking Soda

Baking soda dapat menguapkan bau dari cat dinding yang baru diaplikasikan. Baking soda juga bisa menghilangkan bau dari kulkas dan cucian baju.

Cara menggunakannya cukup menuangkan baking soda ke dalam wadah, kemudian letakkan di beberapa sudut rumah. Apabila di ruangan tersebut sudah terisi perabotan dan bau belum hilang, kamu bisa menebar baking soda di sofa atau furniture yang berbahan kain. Lalu, diamkan semalaman. Baru setelah itu dibersihkan dengan vacuum cleaner sampai bersih.

2. Bawang Bombai

Bawang-bawangan memiliki bau yang khas. Bahkan pada saat kita memotong bawah, mata kamu bisa berair seperti hendak menangis. Ternyata bawang bombai juga ampuh menghilangkan bau cat dinding yang baru diaplikasikan.

Caranya juga cukup mudah. Cukup membelah bawang bombai menjadi 2 potong besar. Letakkan di beberapa sudut rumah. Setelah didiamkan semalaman, hancurkan bawang bombai hingga tidak dapat dipakai lagi dan jangan menggunakan bawang tersebut sebagai bahan memasak. Sebab, di dalamnya sudah menyerap senyawa VOC.

3. Air Berisi Lemon

Lemon terkenal sebagai buah-buahan yang baik untuk kesehatan. Ternyata air yang di dalamnya diisi Lemon segar dapat menghilangkan bau cat dinding yang baru diaplikasikan.

Alasan lemon tersebut memakai air karena air efektif untuk menyerap bau, sedangkan lemon dapat menguarkan bau yang segar sehingga menyamarkan bau cat yang mencolok.

Kamu bisa meletakkan air berisi lemon tersebut di beberapa sudut rumah. Kemudian tinggalkan semalaman.

4. Biji Kopi Kering

Kamu pasti pernah ke café atau tempat makan yang menyediakan menu kopi yang diolah sendiri. Bau biji kopi kering itu bisa tercium bahkan beberapa meter dari tempat biji kopi disimpan.

Ternyata biji kopi ini bisa menghilangkan bau cat dinding yang baru diaplikasikan. Namun, perlu diperhatikan sama seperti bawang bombai, setelah disebar di ruangan biji kopi tersebut jangan dipakai untuk dikonsumsi.

5. Cuka

Kamu juga bisa mencoba dengan menuangkan cuka ke dalam air. Pakai cuka yang khusus untuk bahan untuk membersihkan rumah. Setelah dicampurkan gunakan wadah terbuka seperti mangkuk dan letakkan di beberapa sudut rumah untuk menghilangkan bau cat yang baru dipakai.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Sama-sama Sumber Air, Ini Perbedaan Sumur Bor dan Sumur Gali


Jakarta

Setiap rumah wajib memiliki sumber air bersih untuk menunjang kebersihan penghuni dan seisi rumah. Sumber air bersih bisa didapat dari sumur yang terbagi menjadi dua jenis, yakni sumur bor dan sumur gali.

Seperti namanya, sumur bor dibuat dengan cara dibor menggunakan mesin. Sedangkan sumur gali dibuat dengan teknik menggali secara manual.

Sumur bor pun menjadi sumber air andalan, terutama ketika musim kemarau tiba. Menurut Hasan seorang tukang sumur bor di kawasan Bogor, sumur bor lebih banyak keuntungannya dibanding sumur gali.


“Lebih baik bikin sumur bor apalagi kalau musim kemarau karena debit lebih kencang dan air lebih bersih,” kata Hasan kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

Lalu, apa saja perbedaan antara sumur bor dan sumur gali? Simak penjelasan berikut ini ya.

Perbedaan Sumur Bor dan Sumur Gali

1. Dimensi Lubang

Sumur bor dibuat menggunakan mesin bor membuat proses pembuatan lebih mudah menentukan kedalaman tanah yang sampai menemukan sumber air. Sementara sumur gali yang mengandalkan tenaga manual memiliki keterbatasan, sehingga sumur tidak bisa terlalu dalam.

“Kita kalau bikin sumur bor itu punya diameter sekitar 2 inci sampai 6 inci terus kedalaman bisa sampai 60 meter nggak masalah,” ujar Hasan.

“Kalau sumur gali kita butuh buat diameter 50 cm sampai 1 meter dan buat kedalaman juga terbatas kalau di daerah Bogor atau Jakarta paling kuat maksimal gali sampai kedalaman 20 meter,” tambahnya.

2. Debit Air

Sumur gali dibuat membentuk diameter sumur yang besar, sehingga membuat debit air semakin besar agar bisa memenuhi kebutuhan. Sedangkan debit air dari sumur bor mengandalkan pompa untuk menyalurkan air.

“Kalau sumur bor itu debit airnya lebih kencang dan kualitas airnya lebih bersih karena itu tergantung kedalaman tanahnya,” jelasnya.

3. Waktu Pengerjaan

Memang biaya pembuatan sumur gali terhitung lebih murah karena dapat dilakukan secara manual dengan menggali sendiri. Akan tetapi, pengerjaan dengan kedalaman dua puluh meter dapat membutuhkan berhari-hari untuk menyelesaikannya.

Di sisi lain, penggalian sumur bor relatif lebih cepat karena menggunakan mesin bor. Kedalamannya pun tidak masalah selama menemukan sumber air bersih yang dibutuhkan.

Itulah perbedaan sumur bor dan sumur gali. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Segini Biaya Pembuatan Sumur Bor buat Air Bersih



Jakarta

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang setiap rumah harus miliki. Untuk mendapatkan air bersih ada berbagai metode, salah satunya yang umum digunakan masyarakat adalah sumur bor.

Mengutip dari Brighton, metode pembuatan sumur bor biasanya ditemukan di perkotaan baik untuk kebutuhan industri hingga rumah tangga. Sumur bor sering digunakan karena dianggap lebih efektif dan efisien untuk mendapatkan air.

Harga pembuatan sumur bor sendiri pun sangat beragam. Hal ini tergantung beberapa faktor seperti kedalaman dan diameter sumur.


Lantas, berapa harga membuat sumur bor? Simak ulasannya berikut ini.

Daftar Harga Sumur Bor

Inilah beberapa harga sumur bor berdasarkan diameter dan jenis bor. Namun, harga berikut ini belum termasuk biaya material tambahan.

  • Diameter pipa uk. 3 inch + bor jet pump: Rp 100.000 per meter
  • Diameter pipa uk. 4 inch + bor jet pump: Rp 150.000 per meter
  • Diameter pipa uk. 5 inch + bor sumur dalam: Rp 300.000 per meter
  • Diameter pipa uk. 6 inch + bor sumur dalam: Rp 500.000 per meter
  • Diameter pipa uk. 8 inch + bor sumur dalam: Rp 600.000 per meter
  • Diameter pipa uk. 10 inch + bor sumur dalam: Rp 700.000 per meter

Harga Sumur Bor Paketan

Kamu bisa menggunakan jasa paketan sumur bor. Harga sumur bor paketan sudah termasuk biaya tenaga dan material. Berikut ini kisaran harga membuat sumur bor.

Tipe Standar

  • Paket sumur bor kedalaman 20 meter: Rp 5.000.000
  • Paket sumur bor kedalaman 30 meter: Rp 6.500.000
  • Paket sumur bor kedalaman 40 meter: Rp 8.000.000
  • Paket sumur bor kedalaman 50 meter: Rp 14.000.000
  • Paket sumur bor kedalaman 60 meter: Rp 18.000.000

Tipe Menengah

  • Paket sumur bor kedalaman 20 meter: Rp 6.000.000
  • Paket sumur bor kedalaman 30 meter: Rp 7.500.000
  • Paket sumur bor kedalaman 40 meter: Rp 10.000.000
  • Paket sumur bor kedalaman 50 meter: Rp 15.000.000
  • Paket sumur bor kedalaman 60 meter: Rp 20.000.000

Tipe Tinggi

  • Paket sumur bor kedalaman 20 meter: Rp 7.500.000
  • Paket sumur bor kedalaman 30 meter: Rp 9.000.000
  • Paket sumur bor kedalaman 40 meter: Rp 10.500.000
  • Paket sumur bor kedalaman 50 meter: Rp 16.000.000
  • Paket sumur bor kedalaman 60 meter: Rp 22.000.000

Harga Sumur Bor Berdasarkan Wilayahnya

Wilayah Jakarta & Depok

Berikut kisaran harga pembuatan sumur bor untuk wilayah Jakarta dan Depok.

  • Sumur bor biasa dengan kedalaman maksimal 30 meter: Rp 3.000.000 – Rp 4.000.000
  • Sumur bor dan alat seperti pompa dengan kedalaman maksimal 30 meter: Rp 8.500.000
  • Sumur bor submersible dengan kedalaman maksimal 60 meter (sumur saja): Rp 9.000.000
  • Sumur bor submersible dengan kedalaman maksimal 60 meter jasa paketan termasuk jasa pekerja, material penunjang, dan pipa sumur: Rp 18.000.000

Wilayah Bekasi & Tangerang

Sementara untuk wilayah Bekasi dan Tangerang, berikut kisaran harganya.

  • Jasa pengeboran sumur maksimal kedalaman 30 meter: Rp 2.500.000
  • Pembuatan sumur bor tipe submersible dengan kedalaman maksimal 60 meter: Rp 9.000.000
  • Sumur bor submersible dengan kedalaman maksimal 60 meter jasa paketan termasuk jasa pekerja, material penunjang, dan pipa sumur: Rp 18.000.000

Itulah daftar kisaran harga pembuatan sumur bor. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Untung Rugi Pakai Sumur Bor di Rumah



Jakarta

Semua rumah harus punya sumber air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari penghuninya. Salah satu opsi sumber air yang banyak digunakan masyarakat adalah sumur bor.

Sumur bor adalah lubang buatan untuk mengambil air dari dalam tanah. Sumur air ini biasanya dibuat menggunakan mesin bor dalam tanah untuk menjangkau air di akuifer atau lapisan bawah tanah.

Namun, membuat sumur bor di rumah bukan perkara mudah. Bagi kamu yang ada niatan membuat sumur bor sebaiknya pertimbangkan dulu untung ruginya. Yuk, simak ulasannya berikut ini.


Pertimbangan Membuat Sumur Bor

Inilah pertimbangan untung rugi membuat sumur bor di rumah seperti yang dikutip dari A&H Drilling.

1. Biaya

Kelebihan

Mempunyai sumur bor berarti kamu tidak perlu membayar tagihan air bulanan. Bukan cuma menghemat pengeluaran, kamu juga mempunyai akses air sendiri di rumah.

Kekurangan

Meskipun memiliki sumur air sendiri bisa akan menghemat tagihan air. Biaya pembuatan awalnya cukup mahal. Tentunya biaya ini sangat bergantung pada jenis sistem sumur, kualitas peralatan, dan biaya pemasangan.

Selain itu, kamu juga perlu mempertimbangkan waktu dan tenaga untuk membuat sumur. Ada proses untuk memetakan air tanah sebelum membuat sumur. Kemudian, membangun dan memelihara sumur juga cukup memakan waktu dan tenaga.

2. Kualitas Air

Kelebihan

Soal kualitas air, tentu bervariasi tergantung pada lokasi sumur. Namun, biasanya air sumur lebih sehat dan enak dibandingkan air dari hasil industri. Hal ini dikarenakan tidak adanya bakteri umum yang ditemukan dalam air industri seperti timbal dan merkuri.

Kekurangan

Akan tetapi, air sumur dapat mengandung lebih banyak bahan kimia lain seperti zat besi dan fluorida. Hal ini dapat dengan diatasi dengan memasang alat pemurni air atau sistem penyaringan di sumur.

3. Penggunaan Energi

Kelebihan

Sumur bor dapat menghemat energi secara keseluruhan. Berbeda halnya kalau menyaring air untuk seluruh kota memerlukan mesin yang besar, sehingga menghabiskan banyak energi. Dengan memilih untuk memperoleh air dari sumur air sendiri, kamu dapat menghemat penggunaan energi.

Kekurangan

Meskipun kamu bisa mandiri mempunyai sumber air sendiri, sumur bor mengandalkan listrik untuk memompa air. Kalau suatu ketika tidak ada listrik, maka air tidak bisa dipompa keluar.

Oleh karena itu, kamu perlu memastikan ada cadangan air di kala darurat. Sebaiknya, siapkan generator cadangan dan penyimpanan air darurat kalau ingin menggunakan sumur bor.

Itulah beberapa pertimbangan membuat sumur bor di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Toren Air Letaknya di Atas Bangunan? Ini Jawabannya



Jakarta

Jika kamu perhatikan, kebanyakan toren atau tonden air letaknya di lantai teratas rumah dan masih dipasang menara besi lagi. Ada pula yang meletakkannya di halaman rumah, tetapi tetap dipasang menara besi di bawahnya sehingga tidak menempel di tanah. Kira-kira kenapa ya?

Dilansir detikEdu, hal ini dapat dijelaskan secara ilmiah. Seperti yang kita ketahui di Bumi berlaku yang namanya gaya gravitasi. Di mana semua benda yang berada di atas Bumi akan selalu ditarik ke arah pusat Bumi, begitu pula dengan air yang bergerak ke tempat yang lebih rendah.

Toren air pasti berisi sekian liter air sesuai massa tampungnya. Semakin tinggi letak muka air, semakin besar jumlah air yang mengalir sesuai dengan hukum debit air yakni ukuran jumlah air yang mengalir dalam satuan waktu. Maka dari itu, semakin tinggi letak toren, semakin deras pula air yang akan mengalir ke keran di rumah.


Di samping itu, pemilik Jasa Kuras Toren kurastoren.com, Suratman juga mengungkapkan hal yang sama bahwa toren yang dipasang di tempat yang tinggi dapat mendorong aliran air keluar lebih kencang.

“Kalau menurut ilmu Fisika ya Pak, makin tinggi (torennya), tekanan (air) makin kencang,” jelas Suratman kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Ketinggian letak toren ini bisa disesuaikan dengan ketinggian rumah. Kemudian, kunci lainnya agar debit air yang keluar lebih kencang adalah pipa saluran air tersebut juga harus berdiameter besar.

Ada beberapa jenis pipa yang digunakan untuk menyambungkan toren ke keran di rumah berdasarkan ukuran diameter, yaitu ½, ¾, dan 1 inch. Ia menyarankan untuk menggunakan pipa berdiameter 1 inch jika kamu ingin air yang mengalir ke keran rumah lebih deras.

“Diameter pipa yang turun sama ketinggian, semakin gede makin tinggi makin gede yang turun. Tapi dengan syarat pipanya yang gede, kalau pipa yang 0,5 ya gede tapi lama-lama kecil,” kata Suratman.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Menimbang Untung Rugi Beli Rumah Bekas atau Baru



Jakarta

Rumah merupakan salah satu kebutuhan bagi hampir seluruh orang. Namun, kendalanya tidak semua orang dapat membeli rumah terutama rumah baru. Alhasil ada yang memutuskan untuk mencari rumah bekas yang harganya lebih murah kemudian merenovasinya.

Namun, sebelum kamu memutuskan membeli rumah bekas atau menabung untuk membeli rumah baru, pertimbangkan dahulu dengan matang untung rugi keduanya. Kira-kira apakah membeli rumah bekas lalu merenovasinya akan lebih untung atau lebih baik membeli rumah baru?

Steve Sudijanto, Pengamat Properti sekaligus Direktur PT. Global Asset Management mengatakan dari segi harga membeli rumah second sangat menguntungkan karena harganya lebih terjangkau daripada membeli rumah baru. Alasannya bukan karena rumah bekas atau telah dipakai, melainkan biasanya pemilik rumah ingin menjual rumah dengan cepat.


“Orang yang menjual rumah pasti membutuhkan uang atau mau pindah ke luar kota. Pasti mendambakan uang cash. Kalau nggak kan nggak dijual. Atau mereka mau naik pangkat, mau pindah rumah yang lebih besar, butuh uang juga kan untuk nombokin,” kata Steve kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Kelebihan lainnya membeli rumah second biasanya lokasinya berada di kawasan yang lebih berkembang karena sudah berdiri lebih lama. Misalnya sudah banyak tempat komersial, lalu lintas lebih ramai karena sudah banyak yang tinggal di sana, dan tersedia fasilitas umum yang lebih mudah dijangkau.

Kondisi ini mungkin akan berbeda dengan rumah baru. Biasanya rumah-rumah baru masih dalam tahap pengembangan, sehingga ada banyak lahan kosong.

Namun, kondisi lingkungan di sekitar rumah ini bisa berbeda-beda, tergantung di mana kamu ingin tinggal. Maka, kamu perlu mencari lokasi yang strategis saat mencari rumah second ataupun baru agar saat mempertimbangkannya tetap mendapat pilihan terbaik.

“Kita bisa beli rumah di fasilitas yang sudah matang, yang sudah mapan. Sektor 1-5 itu biasanya sudah lengkap, dekat stasiun kereta (dan) dekat jalan tol. Sudah matang, buahnya sudah manis, tinggal renovasi,” katanya.

Pertimbangan selanjutnya adalah kamu harus memilih rumah second yang tidak memiliki kerusakan parah atau struktural. Dengan begitu kamu dapat mempertimbangkan apakah rumah tersebut harus direnovasi atau tidak. Jika rumah second sudah murah dan tidak perlu direnovasi maka pengeluaranmu tidak banyak.

Hal yang sama juga berlaku untuk rumah baru. Meski biasanya memang memiliki ketahanan yang bagus karena baru selesai dibangun, tetapi kamu tetap harus mengeceknya seperti kondisi atap bocor atau tidak, kondisi airnya, pada siang hari panas atau tidak, cek potensi jamur dan rayap, dan kondisi saluran pembuangan.

“Jangan sampai membeli rumah kita harus merobohkan struktur, itu rugi. Karena kalau mendapat rumah yang strukturnya sudah nggak baik, itu akhirnya kita kayak bangun baru, akhirnya ya mahal,” imbuhnya.

Ia menyebut kerusakan permanen pada rumah yang perlu dihindari seperti berkaitan dengan struktur, rayap, hingga pernah banjir. Oleh karena itu penting untuk datang langsung untuk survei rumah second untuk memilih properti yang tidak banyak masalah.

“Untuk membeli rumah second itu yang paling utama mesti dilakukan kita harus survei. Melihat dari rumah tersebut dalam arti kondisi bangunan, struktur, mechanical electric, plafon, genteng, struktur genteng, air, listrik, (dan) rayap,” tuturnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com