Tag: klik

  • Bisa Jadi Sarang Bakteri, Kapan Spons Cuci Piring Harus Diganti?


    Jakarta

    Spons adalah alat pembersih berpori yang biasa banyak digunakan untuk keperluan sehari-hari, terutama untuk mencuci piring. Spons dapat menyerap air sabun sehingga penggunaannya lebih cepat. Selain itu, permukaannya yang halus tidak akan menggores alat makan saat dibersihkan.

    Perlu diingat, spons memiliki masa pakai dan tidak bisa terus-terusan dipakai. Hal ini dikarenakan fungsinya sebagai alat pembersih tentu tempat berkumpulnya bakteri. Jadi, jangan sampai kamu menggunakannya sampai hancur baru diganti.

    Lantas, berapa lama sebaiknya kita mengganti spons yang dianjurkan?


    Dilansir Today, para peneliti di Italia mendapati bahwa spons cuci piring adalah benda yang paling mudah terkontaminasi di rumah. Spons juga menjadi sarang bagi mikroorganisme dan patogen bawaan makanan. Mereka menganjurkan agar spons sering diganti sehingga alat makan juga benar-benar bersih setelah dicuci.

    Seberapa Sering Harus Ganti Spons?

    Anjuran untuk mengganti spons yang dipakai untuk mencuci piring adalah dilakukan tiap minggu. Sementara itu, apabila kamu memakai spons untuk memberikan meja dapur, kamu bisa menggantinya dengan kain microfiber yang bisa langsung dicuci apabila kotor sehingga tidak perlu beli baru.

    Cara Membersihkan Spons

    Pasti kamu berfikir, selama satu minggu gimana cara memastikan spons di rumah bersih dan aman untuk mencuci piring? Kamu bisa mencuci spons setelah mencuci piring. Caranya dengan cuci spons dnegan air sabun yang panas. Lalu, masukan ke dalam microwave selama dua menit.

    Alternatifnya, kamu bisa rendam spons sekitar satu menit dalam campuran 1/2 sendok teh pemutih konsentrat dengan satu liter air hangat. Tapi, sebaiknya kamu tetap ganti spons sesering mungkin.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mana yang Lebih Baik, Kamar Mandi di Dalam atau di Luar Kamar?



    Jakarta

    Kamar mandi merupakan salah satu ruangan yang penting di rumah. Lokasinya ada yang berada di dalam kamar tidur dan ada pula di luar kamar. Biasanya yang berada di luar kamar untuk digunakan bersama-sama. Lantas, di mana posisi kamar mandi yang lebih baik?

    Menurut Arsitek Denny Setiawan mengenai penentuan posisi kamar mandi kembali lagi pada kebutuhan si pemilik rumah.

    “Tergantung pada fungsinya. Tapi memang kamar mandi itu ada kaitan dengan fungsionalitas. Tentang efektivitas. Jadi semakin dekat si pemilik rumah, biasanya akan lebih nyaman,” jelas Denny saat dihubungi Jumat (20/12/2024).


    Ia menilai kamar mandi yang berada di luar kamar dapat meningkatkan empati dan kesadaran pada masing-masing anggota keluarga, terutama anak-anak. Selain itu, kamar mandi di luar kamar juga melatih penghuni rumah agar dapat mengatur waktu dengan baik.

    “Kamar mandi bersama artinya kita bisa mendidik sedari awal generasi muda untuk mau berbagi dengan orang lain. Mau punya empati untuk memikirkan kepentingan orang lain,” ujarnya.

    Dari segi biaya, pembangunan kamar mandi di luar kamar jauh lebih murah daripada kamar mandi di setiap kamar.

    Sementara itu, keuntungan kamar mandi di dalam kamar adalah kamu bisa menggunakannya kapan saja dan bertanggung jawab atas kamar mandi tersebut. Apabila kamar mandi di salah satu kamar rusak, di kamar lain tetap ada kamar mandi yang bisa digunakan.

    “Keunggulannya lebih cepat, lebih bisa dimanage (diatur) kebersihannya oleh diri sendiri. Tapi kelemahannya kita nggak bisa punya kesempatan untuk belajar berbagi sama orang lain karena punya space (ruang) sendiri,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Denny mengingatkan selain posisi kamar mandi, ada satu hal yang jauh lebih penting. Setiap kamar mandi perlu memiliki ventilasi udara yang memadai. Tujuannya agar kamar mandi tidak sampai lembap setelah digunakan.

    “Musuh dari kamar mandi itu bukan luasnya kesempitan, tapi kelembaban yang tidak keluar oleh ventilasi alami dan cahaya matahari sebagai disinfektan, membuat kamar mandi terasa lembab dan pengap. Kamar mandi yang pengap dan lembab Ini kemudian akan membawa penyakit bagi penggunanya,” tutur Denny.

    Bentuk ventilasi ini seperti lubang aliran udara. Salah satu bentuk ventilasi yang ia sarankan adalah dengan memasang jendela boven. Ventilasi ini tidak perlu dibuka atau ditutup. Dari luar pun tidak bisa mengintip ke dalam. Namun, di pertemuan dua kaca atas dan bawah terdapat jarak untuk jalur keluar dan masuk udara.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jaga Keamanan Rumah dengan Lampu yang Menyala Meski Ditinggal Liburan


    Jakarta

    Memasuki musim liburan, pasti banyak rumah yang dibiarkan kosong beberapa hari. Saat rumah kosong, kendalanya adalah bagaimana caranya lampu di rumah bisa menyala saat malam hari? Rumah yang gelap pada malam hari terlihat sekali tidak berpenghuni. Khawatirnya rumah yang gelap mengundang pencuri datang.

    Lantas, apa solusi agar rumah tetap aman dengan lampu menyala saat meninggalkan rumah? Dilansir dari berbagai sumber, berikut cara lampu tetap menyala meski ditinggal selama liburan.

    1. Gunakan Lampu Utama

    Menurut mydome.co saat rumah ditinggal beberapa hari, kamu cukup membiarkan lampu utama yang menyala. Lampu utama ini di antaranya lampu di halaman depan dan lampu yang bisa menerangi tangga di rumah, apabila rumah kamu terdiri dari beberapa lantai.

    Jika di rumah memiliki CCTV, pastikan area yang tersorot kamera mendapat pencahayaan yang baik sehingga objek terlihat jelas. Terutama di bagian teras, area kamar, dan tangga rumah.


    2. Menggunakan Lampu Sensor

    Saat ini sudah tersedia teknologi yang dapat merespon setelah melihat perubahan di sekitarnya. Teknologi ini sudah diaplikasikan ke lampu. Menurut mistersparky.com sebutan untuk jenis lampu ini adalah lampu sensor cahaya, Lampu ini dapat otomatis menyala saat sekitarnya sudah gelap. Ada pula lampu yang dapat menyala tiap kali ada pergerakan di sekitar lampu gerak karena dilengkapi dengan sensor gerak.

    Bentuknya juga beragam, ada yang seperti lampu LED, lampu stick, dan lampu yang bisa ditempel di dinding. Beberapa jenis lampu juga bisa diatur melalui aplikasi. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa membaca penjelasannya yang tertera pada kemasan. Bisa juga menanyakan kepada penjual saat membeli lampu tersebut.

    Hal yang perlu disiapkan saat memasang lampu otomatis adalah stop kontak dan bohlam khusus untuk lampu pintar atau lampu sensor ini. Kamu tidak perlu khawatir saat menyambungkan aliran listrik baru untuk lampu sensor tidak sulit dan tidak memerlukan tempat yang besar.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Ini Kebiasaan Baik Jaga Rumah Selalu Bersih dan Rapi


    Jakarta

    Siapa sih yang nggak mau rumahnya selalu bersih dan rapi? Tentunya untuk punya rumah seperti itu, kamu harus rajin membersihkan rumah.

    Bagi sebagian orang, mungkin membereskan rumah adalah hal yang berat. Padahal, kamu bisa lho membangun kebiasaan baik yang membuat berberes rumah jadi lebih mudah.

    Begini kebiasaan baik menjaga kebersihan dan kerapian rumah seperti yang dilansir dari laman The Savvy Sparrow.


    Kebiasaan Baik Agar Rumah Selalu Bersih dan Rapi

    Inilah beberapa kebiasaan yang bisa kamu lakukan untuk menjaga rumah tetap bersih dan rapi.

    Menunda-nunda hanya akan membuat tumpukan pekerjaan dan kondisi rumah semakin kacau. Nah, biar rumah tetap tetap bersih dan rapi, sebaiknya lakukan pekerjaan rumah sesegera mungkin.

    Apalagi kalau hanya pekerjaan sederhana, seperti mencuci satu piring yang baru saja digunakan atau melipat selimut saat bangun tidur. Segera selesaikan pekerjaan rumah agar meringankan beban bersih-bersih nantinya.

    2. Sortir Barang yang Tidak Diinginkan

    Memiliki lebih sedikit barang bisa mencegah kekacauan di rumah. Oleh karena itu, sebaiknya rutin menyortir barang-barang yang tidak diinginkan atau tidak dibutuhkan di rumah.

    Dengan mempunyai lebih sedikit barang, maka proses beres-beres semakin cepat. Selain itu, juga menjadi lebih mudah karena sedikit barang yang menghalangi kamu saat mengelap rak ataupun menyapu dan mengepel lantai.

    3. Tentukan Satu Hari Khusus buat Bersihkan Rumah

    Pilih satu hari dalam seminggu khusus untuk membereskan rumah secara mendalam dan tanpa gangguan. Kamu bisa melakukannya di akhir pekan karena biasanya ada lebih banyak waktu luang pada hari itu.

    Buatlah komitmen untuk membersihkan sebagian besar rumah serta melakukan pekerjaan rumah yang berat pada hari itu, sehingga kamu tidak perlu memikirkan hal tersebut di hari-hari lain.

    4. Luangkan Waktu 10 Menit Setiap Hari

    Coba curi-curi waktu untuk membersihkan atau merapikan rumah di sela-sela kesibukan. Luangkan waktu 10 menit saja setiap harinya untuk mengerjakan pekerjaan rumah yang ringan seperti melipat baju, mengelap jendela, atau merapikan meja.

    Hal ini bisa menumbuhkan kebiasaan baik untuk membereskan rumah. Selain itu, kegiatan tersebut juga dapat dilakukan dibanding menghabiskan waktu scrolling di media sosial ketika senggang.

    Itulah kebiasaan baik yang bisa kamu lakukan buat menjaga rumah tetap bersih dan rapi. Selamat mencoba!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Setop! 5 Kebiasaan Buruk Ini Bikin Rumah Kotor dan Berantakan



    Jakarta

    Rumah yang bersih dan rapi bisa membuat penghuni merasa nyaman tinggal di dalamnya. Namun, rumah yang dihuni biasanya cepat kotor dan berantakan karena ada banyak aktivitas.

    Apalagi kalau penghuni mempunyai kebiasaan buruk yang bikin rumah susah bersih dan rapi. Kalau kamu punya kebiasaan buruk sebaiknya segera ditinggalkan ya.

    Lalu, apa aja kebiasaan buruk yang bikin rumah kotor dan berantakan?


    Berikut 5 kebiasaan buruk yang perlu diubah agar dapat menjaga rumah tetap bersih dan rapi, dikutip dari The Spruce.

    5 Kebiasaan Buruk yang Bikin Rumah Kotor dan Berantakan

    Inilah kebiasaan buruk yang sebaiknya kamu tinggalkan biar rumah tidak kotor dan berantakan.

    1. Membersihkan dengan Alat yang Kotor

    Alat pembersih yang kotor hanya akan menambah dan mempersulit pekerjaan. Luangkan waktu untuk membersihkan alat-alat kebersihan secara menyeluruh setelah digunakan. Kamu bisa mengosongkannya, lalu mencucinya dengan air panas dan menambahkan disinfektan. Secara berkala, gantilah dengan alat-alat kebersihan dengan yang baru.

    2. Meninggalkan Piring Kotor di Wastafel

    Meninggalkan piring kotor di wastafel sama dengan mengundang bakteri dan serangga. Nggak mau kan wastafel di rumah yang seharusnya menjadi tempat membersihkan alat-alat makan justru menjadi sarang penyakit? Yuk, latih semua anggota keluarga untuk mencuci piring setelah menggunakannya!

    Jika kamu sering menyimpan makanan sisa di kulkas, sebaiknya setop mulai sekarang. Terlalu banyak makanan yang disimpan dalam kulkas bisa memicu pertumbuhan jamur dan bakteri. Jika kamu tahu kalau makanan sisa tersebut tidak akan dikonsumsi lagi, membuangnya akan lebih baik.

    4. Membersihkan Setengah-setengah

    Cobalah untuk menyelesaikan tugas saat bersih-bersih setelah memulainya. Hal ini akan membantumu tetap fokus dan efisien dalam membersihkan rumah.

    Jika kamu hanya punya waktu 15 menit untuk bersih-bersih, mulailah dengan membereskan barang-barang yang berantakan dan letakkan di tempat yang semestinya. Dengan begini, jika fokusmu teralihkan, kamu bisa kembali lagi nanti untuk melakukan pembersihan yang lebih rumit.

    Menunda membersihkan rumah hingga pekerjaan menjadi terlalu sulit hanya akan merepotkanmu nanti. Biasanya kita menunda-nunda dalam membersihkan rumah karena merasa tidak memiliki waktu yang cukup. Padahal, kita tidak tahu kapan waktu kita benar-benar kosong. Cobalah untuk mencicil dalam membersihkan rumah setiap hari agar tugasnya tidak menjadi terlalu berat.

    Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini, kita dapat menjaga rumah tetap bersih dan sehat dengan lebih mudah dan efisien.

    Itulah 5 kebiasaan buruk yang perlu kamu tinggalkan agar rumah tidak kotor dan berantakan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Pengertian, Manfaat, dan Cara Buatnya



    Jakarta

    Di dalam pekarangan rumah ada berbagai sistem penampungan, salah satunya sumur resapan. Bagi sebagian orang mungkin masih asing dengan istilah sumur resapan.

    Padahal, lubang satu ini sangat bermanfaat untuk rumah, lho. Biar nggak bingung, simak penjelasan soal sumur resapan berikut ini ya.

    Pengertian Sumur Resapan

    Dilansir dari situs resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis (2/1/2024), sumur resapan adalah sistem resapan buatan yang berfungsi sebagai penampungan air hujan. Sistem ini dapat berupa sumur, parit, atau alur taman resapan


    Manfaat Sumur Resapan

    Sumur resapan dapat menampung dan menahan air hujan, baik yang mengalir dari atap rumah maupun yang langsung jatuh ke tanah. Air akan mengisi kembali air tanah dangkal sebagai sumber air bersih. Dengan begitu, air tidak langsung keluar ke pekarangan rumah.

    Cara Membuat Sumur Resapan

    1. Pilih Lokasi

    Saat menentukan lokasi sumur resapan, pilihlah yang jaraknya 1 meter atau lebih dari fondasi rumah. Tak hanya itu, pilih lokasi yang dekat dengan lokasi talang pembuangan air hujan.

    2. Gali Lubang

    Selanjutnya, gali lubang sumur dengan diameter 80-100 cm. Untuk kedalamannya mencapai 1,5 meter tapi jangan melebihi muka air tanah.

    3. Perkuat Dinding Lubang

    Kamu perlu memperkuat dinding tanah dengan memasukkan tiga buah buis beton sepanjang 50 cm. Kalau tak punya buis beton, kamu bisa menggunakan pasangan bata kosong.

    4. Sambungkan Pipa ke Talang

    Kemudian, pastikan air hujan bisa langsung masuk ke dalam sumur resapan. Hal ini dapat dilakukan dengan menyambungkan pipa paralon atau pipa pemasukan dari talang ke sumur.

    5. Pasang Pipa Pembuangan

    Beri pipa pembuangan ke selokan atau drainase jalan pada sumur resapan. Posisi pipa pembuangan ini harus lebih tinggi dari muka air tertinggi pada selokan drainase.

    6. Isi Batu Koral

    Selain memasang dinding, kamu juga perlu mengisi lubang dengan kerakal atau koral. Tumpuk batu-batu tersebut hingga ketinggian 15 cm.

    7. Tutup Sumur

    Terakhir, tutup bagian atas sumur menggunakan plat beton. Di penutup tersebut dapat diurug tanah untuk taman atau dipasang pot-pot tanaman.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Jarak Nonton yang Pas Berdasarkan Ukuran TV



    Jakarta

    Menonton TV merupakan salah satu aktivitas yang sering dilakukan di rumah. Akan tetapi, penempatan TV di dalam rumah harus diperhatikan karena jika terlalu dekat bisa membuat mata cepat lelah sehingga kurang nyaman.

    Agar bisa menonton TV dengan nyaman, kamu harus meletakkan TV di tempat yang pas. Biasanya semakin jauh tempat kamu duduk dari TV, maka semakin besar TV-nya. Selain nonton jadi lebih nyaman, kamu bisa memilih ukuran TV yang pas dengan ruang yang kamu punya.

    Lalu, berapa jarak pandang untuk menonton TV berdasarkan ukurannya? Yuk, simak caranya penjelasannya berikut ini dikutip dari Herne Bay Domestics.


    Sebelumnya, kamu harus tahu dulu arti ukuran TV yang tertera pada produk. Ukuran yang disebutkan oleh produsen diukur dari sudut ke sudut secara diagonal, termasuk rangka luar TV.

    Jarak pandang menonton TV bisa diukur dari area tempat duduk sampai area TV. Sementara untuk kamar tidur, kamu bisa mengukur jarak antara tempat TV dan bantal.

    Nah, untuk menentukan jarak pandang yang nyaman sesuai ukuran TV, kamu bisa mengalikan ukuran TV dengan angka dua untuk mendapatkan hasil jarak pandang dalam satuan inci.

    Sebaliknya, kamu juga bisa menghitung jarak antara tempat duduk dan TV, lalu dibagi dua. Hasil perhitungan itu adalah ukuran TV yang ideal buat suatu ruangan.

    Misalnya, kamu punya TV berukuran 55 inci, maka jarak pandang yang pas adalah 110 inci atau sekitar 2,79 meter.

    Berikut ini daftar jarak pandang yang cocok buat ukuran TV tertentu.

    Ukuran TV (inci) Jarak Pandang (meter)
    32 1,63
    40 2
    43 2,18
    48 2,44
    49 2,49
    50 2,54
    55 2,79
    58 2,96
    65 3,3
    70 3,55
    75 3,81
    77 3,91
    82 4,16

    Itulah ukuran TV dan jarak yang pas agar lebih nyaman saat menonton TV. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Trik Atur Uang Biar KPR Lunas buat Korban PHK



    Jakarta

    Kehilangan pekerjaan karena diberhentikan atau pemutusan hubungan kerja (PHK) pasti akan berdampak pada keadaan finansialnya. Keadaan ini akan lebih sulit apabila orang tersebut masih memiliki cicilan seperti KPR.

    Namun, tenang, kamu tidak perlu pusing atau sedih berkepanjangan. Ada beberapa cara agar pembayaran KPR tidak macet atau hangus. Salah satu caranya adalah kamu bisa mengajukan keringan cicilan kepada bank.

    Menurut Perencana Keuangan dari Alliance Advisors Group Indonesia, Andy Nugroho, sebelum mengajukan keringanan, kamu harus menghitung dulu harta yang tersisa. Apabila korban PHK masih memiliki tabungan atau hasil investasi, kamu bisa melanjutkan KPR seperti biasa, tanpa adanya keringanan.


    “Bila kita masih punya aset atau investasi atau tabungan yang dirasa cukup apalagi berlimpah, maka sebaiknya tidak perlu melakukan restrukturisasi KPR namun cairkan jual dulu aset atau investasi tersebut untuk pembayaran cicilan KPR plus kebutuhan sehari-hari. Bila dirasa nilainya ketika dijual tidak terlalu besar, prioritaskan untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya Andy kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Lebih menguntungkan lagi, apabila kamu mendapatkan pesangon. Debitur yang terkena PHK tersebut bisa menggunakan pesangon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan keperluan mendesak. Kuncinya adalah kamu perlu menggunakan pesangon tersebut dengan bijak dan prioritaskan untuk keperluan sehari-hari seperti makan, biaya listrik, biaya sekolah, biaya pengobatan, dan lainnya.

    “Ketika pesangon itu cair, gunakan dengan sangat bijak untuk kebutuhan sehari-hari yang sangat penting dan urgent. Mengingat pesangon tersebut adalah pengganti penghasilan kita yang terhenti, namun hanya untuk beberapa waktu ke depan,” pesannya.

    Selagi masih memiliki pegangan uang dari pesangon, disarankan untuk mencari pekerjaan baru atau penghasilan tambahan. Dengan begitu, kamu tetap bisa membayar cicilan KPR dan kebutuhan sehari-hari ke depannya.

    “Sambil mencari pekerjaan yang diinginkan, tidak ada salahnya melakukan pekerjaan-pekerjaan alternatif lain yang memungkinkan kita tetap mendapatkan penghasilan meskipun jumlahnya mungkin seperti yang diharapkan,” pungkasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Anjuran Posisi TV di Kamar Tidur, Jangan Sembarangan!


    Jakarta

    Menaruh TV atau televisi di kamar tidur semakin lumrah dilakukan. Hal ini memudahkan penghuni rumah untuk menonton TV tanpa harus meninggalkan kasur atau keluar ruangan.

    Nah, buat kamu yang mau menaruh TV di dalam kamar tidur, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah jangan menaruh TV di depan jendela yang memancarkan cahaya matahari ke dalam kamar.

    Hal itu karena bisa membuat mata lelah akibat cahaya yang masuk. Di sisi lain, jangan meletakkan TV di seberang jendela karena akan membuat layar menjadi silau.


    Lantas, bagaimana posisi TV yang baik di kamar tidur? Dilansir dari The Spruce, berikut ini tips meletakkan TV di kamar tidur.

    1. Pasang TV di Dinding

    TV di kamar tidur/Onurdongel/Getty Images via The SpruceTV di kamar tidur. Foto: Onurdongel/Getty Images via The Spruce

    Memasang TV di dinding menjadi salah satu pilihan yang paling mudah dan sederhana. Untuk meningkatkan tampilan TV, kamu bisa menambahkan dekorasi pada dinding, misalnya membuat latar dengan desain yang estetis atau menambahkan dekorasi lainnya.

    2. Taruh di Dekat Area Duduk

    TV di kamar tidur/Nile Johnson Interior Design via The SpruceTV di area duduk. Foto: Nile Johnson Interior Design via The Spruce

    Apabila kamar kamu cukup luas dan ada area duduk, sebaiknya letakkan TV di area duduk tersebut. Hal ini bisa menciptakan sudut pribadi yang santai dan suasana nyaman tanpa harus naik ke tempat tidur.

    3. Taruh di Atas Rak

    TV di kamar tidur/Mats Silvan/Getty Images via The SpruceTV di rak. Foto: Mats Silvan/Getty Images via The Spruce

    Jika di kamarmu ada rak, kamu bisa menaruh TV di atas rak tersebut. Tambahkan dekorasi yang diperlukan, misalnya tanaman, buku, atau lukisan agar tampilan tampak lebih natural.

    Itulah beberapa tips untuk meletakkan TV di kamar tidur. Selamat mencoba!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah Pilih! Ini Macam-macam Kasur Berdasarkan Ukuran


    Jakarta

    Memilih kasur yang pas penting dilakukan. Ukuran kasur yang pas bisa membuat kamar tidak terlalu sempit maupun terlalu luas serta membuat penghuni kamar nyaman.

    Ukuran kasur perlu disesuaikan dengan kamar dan kebutuhan agar bisa memberi kenyamanan sekaligus menyeimbangkan penataan ruang. Banyaknya ukuran tempat tidur yang ada di pasaran terkadang dapat membuat bingung, seperti ada ukuran twin bed, double bed, dan single bed.

    Tapi kamu nggak perlu khawatir. Berikut ini ukuran tempat tidur yang biasa digunakan.


    Twin Bed

    Dilansir dari laman National Council on Aging twin bed dikenal juga sebagai single bed. Twin bed adalah jenis tempat tidur yang sering digunakan dan memiliki ukuran yang cukup kecil.

    Biasanya, kasur ini hanya cukup untuk 1 orang saja. Ukurannya memiliki panjang sekitar 190,5 cm dengan lebar 96,5 cm.

    Twin bed juga ideal diletakkan dalam ruangan kamar yang sempit. Ukuran kasur ini bisa jadi pilihan yang tepat kalau detikers sering berpindah-pindah tempat tinggal.

    Full Bed atau Double Bed

    Selanjutnya ada ukuran Full Bed atau Double Bed. Kasur tipe ini cocok untuk dipakai sendiri yang ingin memiliki tempat tidur yang lebih luas. Ukurannya memiliki panjang sekitar 190,5 cm dan lebarnya 134 cm.

    Queen Bed

    Selanjutnya adalah Queen Bed. Kasur tipe ini cocok untuk dipakai untuk 2 orang. Biasanya, kasur ini memiliki panjang 203 cm dan lebar 152 cm.

    King Bed

    King Bed merupakan kasur dengan ukuran yang cukup besar. Biasanya, kasur tipe ini dipakai untuk 2 orang. Ukurannya memiliki panjang sekitar 203 cm dan lebar 193 cm.

    California King Bed

    Tempat tidur jenis ini memiliki ukuran yang sangat besar sehingga cocok untuk orang dengan perawakan besar atau bagi yang ingin memiliki ruang lebih. Ukurannya memiliki panjang sekitar 213 cm dan lebar 182 cm.

    Itulah ukuran-ukuran tempat tidur yang biasa digunakan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com