Tag: klip

  • Catat, Ini 5 Tips Memasang Kompor Tanam Listrik yang Aman


    Jakarta

    Saat ini dapur modern banyak yang menggunakan kompor tanam, di mana tampilannya seperti kaca pipih berwarna hitam. Tinggi hampir sama dengan meja sehingga tidak terlihat. Lantas, bagaimana cara memasang kompor tanam?

    Berbeda dengan kompor konvensional yang cukup diletakkan dan disambungkan dengan gas, kompor tanam harus dimasukkan ke dalam meja. Biasanya kompor tanam juga memakai listrik, bukan gas, tetapi ada pula yang memakai gas.

    Melansir dari Mytag, Rabu (14/8/2024), berikut beberapa tips saat memasang kompor tanam di rumah.


    1. Ukur ‘Lubang’ Tempat Kompor Ditanam

    Sebelum dipasang kamu tentu harus menyiapkan untuk meletakkan kompor tersebut. Ukuran kompor tanam biasanya berbeda-beda, maka pastikan kamu mengetahui ukurannya atau kamu bisa mencari kompor tanam yang sesuai dengan ‘lubang’ yang sudah disiapkan di rumah.

    Selain itu, kurangi sekitar 2,5 cm pada setiap sisinya untuk agar bagian bawah kompor tertutup dan tidak ada air atau bekas makanan yang masuk ke bawah kompor.

    2. Pasang Perekat

    Cara satu ini sebaiknya dilakukan oleh ahli karena klip pegas atau perekat yang menahan kompor setelah dipasang harus dipasang sempurna. Untuk meja granit dan kompor listrik, biasanya juga menggunakan pita perekat dua sisi di bagian bawah kompor.

    3. Pastikan Sambungan Listrik di Rumah Mati Saat Dipasang

    Jika kompor tanam memakai listrik, kamu harus memadamkan listrik di rumah agar tidak berbahaya. Selain mematikan sambungan listrik di rumah, sebelumnya kamu juga harus memastikan tegangan listrik di rumah cukup untuk menggunakan kompor tanam listrik.

    4. Buat Meja Kompor Tinggi

    Meja kompor yang tinggi dapat mencegah anak-anak menjangkau kompor tanam. Sebab, kompor tanam biasanya cara menyalakannya jauh lebih mudah yakni hanya perlu dipencet.

    5. Siapkan Alat Masak Khusus

    Seperti yang diketahui untuk kompor tanam yang datar tanpa ada penyangga di atasnya, kamu tidak bisa meletakkan alat masak yang bentuknya melengkung. Jadi kamu harus mencari peralatan masak baru yang sesuai dengan kompor listrik.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Simpan Handuk di Kamar Mandi agar Tidak Lembap dan Bebas Jamur


    Jakarta

    Kamar mandi kerap digunakan sebagai ruang penyimpanan handuk karena lebih mudah diambil ketika dibutuhkan. Bukan hanya di rumah, di hotel dan penginapan, handuk bersih dan basah juga disimpan di kamar mandi.

    Mungkin beberapa orang tidak sependapat dengan hal ini karena menyimpan kain di kamar mandi dapat berisiko. Sebab, kamar mandi merupakan ruangan yang lembap sehingga mudah sekali tumbuh jamur dan timbul bau apek.

    Ternyata ada caranya lho agar handuk yang disimpan di dalam kamar mandi tetap bersih dan tidak berjamur. Dilansir The Spruce, berikut tips menyimpan handuk yang benar di kamar mandi.


    1. Gantung di Rak

    Sebelum mengetahui teknik menjemur yang benar, pastikan di kamar mandi tersebut memiliki ruang dan tempat menjemur handuk. Selain tempat, harus ada juga alat atau benda untuk menggantung handuk basah.

    2. Pastikan Kamar Mandi Punya Ventilasi

    Selain itu, kamar mandi harus punya ventilasi, baik berupa jendela atau exhaust fan yang bisa mengurangi kelembapan di ruangan tersebut. Membiarkan pintu kamar mandi terbuka sembari menyalakan kipas angin juga ampuh untuk mengeringkan handuk.

    3. Pakai Dehumidifier

    Saat ini sudah ada perangkat yang dapat otomatis menyedot kelembapan udara di sebuah ruangan. Alat tersebut bernama dehumidifier. Sebenarnya tidak ada paksaan untuk membeli alat ini, tetapi keberadaannya pasti akan membantu terutama yang kamar mandinya kecil dan tidak memiliki ventilasi yang besar.

    Dehumidifier menyerap kelembapan dari udara dan menyimpannya dalam wadah air. Pastikan untuk mengosongkan wadah air secara teratur untuk mencegah pertumbuhan spora jamur.

    4. Gantung Handuk dengan Benar

    Handuk basah tidak boleh dibiarkan menumpuk di suatu wadah, digantung di sisi bak mandi, atau dilipat dua kali di atas gantungan handuk.

    Sebelum digantung, handuk basah harus dikibaskan agar tidak ada kerutan pada kain sehingga aliran udara di permukaannya baik. Ingat untuk selalu menggantung handuk dalam satu lapisan atau dibentangkan di atas gantungan handuk, atau gantungan di atas pancuran menggunakan klip pakaian untuk membantu kering lebih cepat.

    5. Pilih Bahan Handuk Mikrofiber

    Handuk mikrofiber sintetis cukup menyerap dan lebih cepat kering daripada handuk katun terrycloth. Serat mikro lebih ringan daripada serat katun sehingga lebih cepat kering.

    6. Pasang Lemari Penyimpanan Berventilasi

    Untuk penyimpanan handuk bersih usahakan lemari tersebut memiliki penutup dan berventilasi agar tidak lembap. Hindari menyimpan handuk yang belum benar-benar kering di lemari kamar mandi.

    Itulah tips menyimpan handuk di kamar mandi agar tidak mudah berjamur dan berbau apek, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com