Tag: kolong

  • 5 Barang yang Tidak Boleh Ditaruh di Kolong Kasur, Bisa Rusak!


    Jakarta

    Kolong kasur kerap menjadi tempat untuk menyimpan barang-barang yang tidak dipakai. Area itu menyediakan tempat kosong dan tersembunyi, sangat sempurna untuk menyimpan barang agar tidak terlihat berantakan.

    Walau demikian, tidak semua barang aman ditempatkan di kolong kasur. Beberapa barang justru akan rusak jika dibiarkan di bawah sana.

    Nah, berikut ini adalah barang-barang yang sebaiknya tidak ditaruh di kolong kasur dilansir dari berbagai sumber.


    1. Dokumen Penting

    Dikutip dari The Spruce, organisator profesional Danica Carson menyarankan untuk jangan pernah menyimpan surat, kartu, maupun dokumen-dokumen berharga lainnya. Hal itu karena rentan dicuri.

    “Produk kertas merupakan makanan bagi serangga kecil, jadi jangan pernah simpan apa pun yang memiliki makna emosional atau finansial di bawah tempat tidur,” katanya.

    Apabila ingin menyimpan dokumen berharga, ia menyarankan untuk disimpan di brankas tahan api.

    2. Alat Elektronik

    Barang selanjutnya adalah alat elektronik. Sebab, debu-debu bisa menumpuk yang menyebabkan alat elektronik korosi, kepanasan, atau merusak sensor. Debu pada alat elektronik juga bisa meningkatkan risiko kebakaran.

    3. Sepatu

    Sebaiknya sepatu diletakkan di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang bagus alih-alih di kolong kasur. Sebab, sepatu bisa bau dan menjadi tempat tinggal bakteri. Kalau mau menaruh sepatu di kolong kasur, tempatkan di dalam kontainer kedap udara terlebih dahulu.

    4. Bahan Kimia

    Barang selanjutnya adalah produk yang mengandung bahan kimia, misalnya bekas kaleng cat atau bahan pembersih. Sebab, wadah bisa bocor dan mengeluarkan asap serta mudah terbakar.

    5. Barang-barang yang Terbuat dari Kulit

    Dilansir dari Ideal Home, sebaiknya jangan menyimpan barang-barang yang terbuat dari kulit di kolong kasur. Hal itu bisa menyebabkan kerusakan.

    “Lingkungan yang kering dan berdebu di bawah tepat tidur dapat mengeringkan dan menyebabkan kerusakan pada bahan alami seperti kulit,” ujar organisator profesional dari KonMari Consultant Sue Spencer.

    Agar barang-barang yang disimpan di kolong kasur bisa tetap aman, sebaiknya dimasukkan ke dalam wadah terlebih dahulu untuk mencegah debu menumpuk dan merusak barang tersebut. Namun, jangan lupa juga untuk diangin-anginkan agar tetap terkena udara dan tidak bau.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kamitetep Masih Sering Muncul di Rumah? Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Ada beberapa serangga yang kerap muncul di rumah, salah satunya adalah kamitetep. Sebagai informasi, kamitetep atau Phereoeca uterella merupakan serangga sejenis ngengat yang memiliki bentuk seperti biji labu.

    Bentuknya yang unik membuat sejumlah orang mengira kamitetep adalah butiran pasir yang menggumpal di sudut rumah. Padahal kalau diperhatikan lebih detail, pada salah satu bagian ujungnya ada berwarna cokelat.

    Munculnya kamitetep membuat rumah jadi terkesan kotor. Selain itu, serangga kecil ini bisa menyebabkan gatal-gatal atau iritasi jika dipegang secara langsung.


    Kamitetep biasanya menempel pada tembok, sudut ruangan, atau kolong furnitur. Serangga ini bergerak secara perlahan sehingga kerap tidak disadari oleh penghuni rumah.

    Membasmi kamitetep bisa menggunakan sabun cuci piring yang dicampur dengan air. Selain itu, kamu juga bisa meletakkan kamper di lemari jika ditemukan ada kamitetep di pakaian.

    Jika kamitetep kembali muncul di rumah, berarti ada celah atau kebiasaan buruk yang membuat serangga tersebut datang lagi. Ketahui sejumlah penyebabnya dalam artikel ini.

    Penyebab Kamitetep Muncul Lagi di Rumah

    Dilansir situs Bugwiz, berikut sejumlah penyebab kamitetep muncul lagi di rumah:

    1. Jarang Membersihkan Rumah

    Alasan utama kamitetep bisa muncul lagi karena rumah jarang dibersihkan bahkan sampai berbulan-bulan. Ruangan atau area yang kotor di rumah dapat dipenuhi oleh kepompong kamitetep.

    Serangga kecil ini umumnya ditemukan di kamar mandi, kamar tidur, garasi, dan dapur. Kamitetep dapat menempel di dinding, loteng, kayu, batu-bata, dan plesteran.

    2. Lingkungan yang Memadai

    Kamitetep mencari tempat untuk hidup dan berkembang biak yang lembap, panas, tertutup, dan minim gangguan. Apabila terdapat ruangan di rumah yang punya kondisi seperti itu, maka tak heran kamitetep akan muncul kembali meski sebelumnya sudah dibasmi.

    3. Terdapat Sumber Makanan

    Agar bisa bertahan hidup tentu kamitetep membutuhkan makanan. Para ahli entomologi mengatakan kamitetep kebanyakan dapat hidup berdampingan dengan manusia.

    Temuan lainnya mengungkapkan kamitetep senang hidup di dekat laba-laba. Soalnya, mereka akan memakan sisa yang dibuang laba-laba dan sutra dari jaringnya. Selain itu, kamitetep juga dapat memakan serangga mati.

    Rumah yang jarang dibersihkan dapat memunculkan laba-laba dan juga serangga lainnya, sehingga jadi tempat yang nyaman untuk kamitetep berkembang biak karena menemukan sumber makanan yang banyak.

    4. Ada Celah Masuk Rumah

    Kamitetep sebenarnya berasal dari luar rumah, tapi kamitetep betina dewasa yang sudah kawin akan masuk rumah untuk bertelur. Mereka bisa masuk karena menemukan celah kecil di rumah.

    Selain itu, kamitetep juga bisa masuk ke rumah karena ikut terbawa. Mungkin penghuni rumah tidak sadar jika pakaian atau benda yang dibawa ternyata ada kamitetep. Alhasil, serangga kecil itu bisa tinggal dan berkembang biak di rumah.

    Cara Membasmi Kamitetep

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kamu bisa membasmi kamitetep cukup dengan menggunakan sabun cuci piring. Ikuti langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Siapkan wadah besar dan isi sekitar 3-4 liter air
    • Campur 2 sendok makan sabun cici piring ke dalam wadah
    • Aduk secara perlahan agar cairan tersebut tidak mengandung banyak busa
    • Tusuk kepompong kamitetep agar tidak bergerak sekaligus membuat lubang kecil
    • Lalu semprotkan atau tuang cairan sabun cuci piring tersebut ke kamitetep.

    Demikian penjelasan mengapa kamitetep bisa muncul lagi di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Cegah Laba-laba Masuk Rumah!


    Jakarta

    Laba-laba seringkali muncul di dalam rumah tanpa disadari. Hewan kecil berkaki delapan ini bisa berkembang biak dan membuat jaring di sudut-sudut rumah yang jarang dibersihkan.

    Jika dibiarkan, sarang laba-laba tak hanya mengganggu estetika, tapi juga menjadi pertanda bahwa rumah dalam kondisi kotor atau tidak terawat. Untuk itu, penting mengetahui cara mencegah laba-laba masuk ke rumah.

    Dilansir dari Real Simple dan Places for People, berikut ini tujuh cara yang bisa dilakukan untuk menghalau laba-laba agar tidak betah tinggal di rumah.


    1. Tutup Celah dan Retakan

    Laba-laba bisa masuk rumah melalui celah kecil di dinding, kusen jendela, maupun pintu. Lakukan pengecekan secara berkala dan segera tutup celah atau retakan dengan dempul agar mereka tak bisa menyelinap masuk.

    2. Rutin Bersihkan Rumah

    Laba-laba senang bersarang di tempat yang gelap dan jarang disentuh. Rutinlah membersihkan rumah, terutama di area langit-langit, kolong furnitur, hingga bagian belakang lemari.

    3. Rapikan Halaman Rumah

    Tanaman liar dan barang tak terpakai di halaman bisa jadi tempat ideal untuk laba-laba membuat sarang. Pastikan halaman tetap bersih, rumput tidak terlalu tinggi, dan barang-barang tertata rapi.

    4. Usir Serangga Lain

    Laba-laba memangsa serangga kecil seperti lalat dan semut. Dengan mengusir serangga lain terlebih dulu, otomatis laba-laba akan kehilangan sumber makanan dan enggan datang ke rumah.

    5. Matikan Lampu Luar Ruangan

    Lampu terang di luar rumah bisa menarik perhatian serangga, yang pada akhirnya mengundang laba-laba. Matikan lampu luar saat tidak digunakan, khususnya di malam hari.

    6. Tanam Tumbuhan Pengusir Laba-laba

    Beberapa tanaman seperti lavender, mint, dan citronella mengeluarkan aroma yang tidak disukai laba-laba. Tanam di sekitar rumah agar sekaligus memperindah halaman dan jadi pengusir alami.

    7. Gunakan Minyak Esensial

    Minyak esensial seperti peppermint dan tea tree juga bisa digunakan. Teteskan di sekitar pintu, jendela, atau sudut ruangan. Aromanya menyengat bagi laba-laba, tapi segar untuk penghuni rumah.

    Dengan langkah-langkah di atas, rumah tidak hanya lebih bersih dan nyaman, tapi juga bebas dari gangguan laba-laba. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Usir Cicak dari Rumah, Cuma Modal Bahan Dapur


    Jakarta

    Cicak merupakan salah satu hewan yang sering dijumpai di rumah. Keberadaannya memang tidak berbahaya, namun sebagian orang merasa takut atau jijik pada reptil tersebut.

    Ada saja yang melakukan berbagai cara untuk mengusir cicak agar tidak ada di rumah. Nah, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan bubuk kopi.

    Tentunya itu bukan satu-satunya cara untuk mengusir cicak. Dilansir dari Livspace dan Times of India, berikut ini informasinya.


    1. Bubuk Kopi

    bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Dilansir dari Times of India, aroma bubuk kopi yang menyengat bisa membuat cicak enggan datang lagi ke area tersebut. Caranya cukup mudah, bisa dengan mencampur bubuk kopi dan air lalu masukkan ke dalam botol semprot. Selanjutnya, semprot area yang sering dilalui cicak. Selain itu, bisa juga dengan menaruh bubuk kopi di setiap sudut rumah.

    2. Cangkang Telur

    hacks menggunakan cangkang telur dalam kesuburan tanamanCangkang telur. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Meski terdengar aneh, tapi ternyata cangkang telur efektif mengusir cicak dari rumah. Sebab, reptil tersebut mengira cangkang telur adalah predator sehingga lebih memilih ‘putar balik’.

    Penghuni rumah bisa menyebarkan cangkang telur bekas yang sudah dibersihkan di dapur, balkon, atau dekat jendela rumah. Sebaiknya ganti cangkang telur setiap 3-4 hari sekali agar tetap terlihat masih segar, sehingga efektif untuk mencegah cicak datang lagi.

    3. Lada

    ladalada Foto: Istimewa

    Bahan dapur yang satu ini bisa digunakan untuk mengusir cicak secara efektif. Cukup campur bubuk merica dengan air, kemudian tuang ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan cairan tersebut ke sudut-sudut rumah atau area yang sering dilalui cicak.

    4. Kapur Barus

    Aroma tajam kapur barus ampuh mengusir cicak. Letakkan kapur barus di lemari, dapur, atau kolong wastafel. Tapi hati-hati, jangan gunakan di rumah yang ada bayi atau hewan peliharaan ya, detikers.

    5. Turunkan Suhu Ruangan

    Cicak suka tempat hangat. Jadi, kamu bisa menyalakan AC dengan suhu rendah (sekitar 22 derajat Celsius) agar cicak enggan masuk ke dalam rumah.

    6. Pasang Jaring Jendela

    Untuk solusi jangka panjang, kamu bisa pasang jaring di jendela. Cahaya tetap masuk, tapi cicak dan serangga lain nggak bisa nyelonong seenaknya.

    7. Rutin Bersih-Bersih

    Cicak biasanya datang karena ada makanan atau serangga kecil. Jadi, pastikan rumah selalu bersih dan makanan tersimpan rapat. Jangan biarkan sisa makanan menumpuk di dapur.

    Itulah beberapa cara mengusir cicak dari rumah.

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kok Ada Kecoak di Kamar Mandi? Bisa Jadi Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Adanya kecoak di dalam kamar mandi tentu bisa membuat penghuni rumah tidak nyaman dan jijik. Tak heran banyak orang mencari cara untuk mencegah atau membasmi kecoak.

    Di sisi lain, adanya kecoak menimbulkan bau tak sedap serta berpotensi membawa penyakit. Hal ini menambah daftar alasan harus mengusir kecoak dari rumah.

    Sebelum mengetahui cara mencegah dan membasmi kecoak, simak dulu penyebab adanya hewan tersebut di kamar mandi.


    Penyebab Ada Kecoak di Kamar Mandi

    Dilansir dari The Spruce, kecoak suka dengan area lembap. Adanya air yang tertampung di bak, keran bocor hingga saluran pembuangan menjadikan kamar mandi tempat yang selalu lembap dan disukai kecoak.

    Area kamar mandi yang sering kali gelap juga jadi lokasi favorit kecoak untuk berkembang biak. Belum lagi terdapat retakan lantai di kamar mandi yang jadi tempat persembunyian sempurna bagi kecoak untuk bersarang.

    Cara Cegah dan Basmi Kecoak di Kamar Mandi

    Dilansir dari Homes & Gardens dan The Spruce, berikut ini informasinya.

    Rutin Bersihkan Area Rumah

    Kecoak menyukai area yang lembap dan tersedia sumber makanan. Mereka sering kali ditemui di dapur, kamar mandi, hingga loteng. Hewan ini juga kerap bersembunyi di area sempit dan sulit dijangkau, misal kolong kulkas.

    Area yang berpotensi menjadi sarang kecoa jangan sampai lupa dibersihkan setiap hari. Oleh karena itu, penghuni wajib memastikan seluruh area rumah dibersihkan tanpa kecuali hingga di pojok yang paling tersembunyi.

    Buang Sampah ke Luar Rumah

    Cara terbaik memberantas kecoak adalah tidak membiarkan sampah menumpuk di dalam rumah. Penghuni rumah bisa rutin membuangnya ke tempat sampah di luar rumah, terutama sisa-sisa makanan.

    Semprotkan Air Sabun

    Sabun cuci piring di rumah berguna untuk memberantas kecoak dengan menghambat pernapasannya. Penghuni rumah dapat mencampurkan 4 sendok makan sabun dan 1 liter air lalu kocok dan semprotkan ke tempat yang terlihat ada kecoak.

    Gula dan Boraks

    Campurkan boraks dan gula dengan perbandingan 3:1. Lalu sebarkan di tempat-tempat yang ada kecoaknya. Boraks efektif karena dapat mengeringkan bagian eksoskeleton kecoak, mempengaruhi sistem pencernaan, dan membunuhnya.

    Semprotkan Air Lemon

    Lemon memiliki sifat antipatogen alami untuk mengusir kecoak dan mencegahnya kembali. Untuk membuatnya, penghuni rumah bisa mencampurkan perasan lemon dengan air dan masukkan ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan larutan tersebut ke area yang sering didatangi kecoak.

    Perlu diketahui, efek cara membasmi kecoa tanpa semprotan serangga ini bisa saja tidak bertahan lama. Penghuni rumah harus mengulanginya agar kecoak benar-benar tidak datang lagi ke rumah. Contohnya, memastikan rumah selalu bersih dan rapi setiap hari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Tetap Kotor Meski Sudah Dibersihkan? Ternyata Ini Sebabnya


    Jakarta

    Menjaga kebersihan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap pemilik rumah. Tidak cukup menyapu dan mengepel lantai, tapi juga perlu membersihkan debu yang menempel di sudut-sudut ruangan.

    Meski sudah rutin dibersihkan secara berkala, tapi terkadang rumah masih terasa kotor dan berdebu. Terkadang masih ditemukan sisa-sisa kotoran yang menempel di lantai atau karpet.

    Hal ini tentu menyebalkan karena rumah yang harusnya tampak bersih tapi malah tetap kotor. Lantas apa penyebabnya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Rumah Tetap Kotor Meski Sudah Sering Dibersihkan

    Ada sejumlah hal yang menyebabkan rumah masih tetap kotor meski sudah rutin dibersihkan. Dikutip dari Good Housekeeping, berikut beberapa penyebabnya:

    1. Menyapu Lantai Secara Asal

    Terdengar sepele, tapi jika menyapu lantai secara asal bisa menyebabkan rumah tetap kotor. Mungkin ada beberapa sudut rumah yang tidak disapu sehingga debu dan kotoran masih menempel. Seiring waktu, debu tersebut akan menumpuk dan bisa memicu masalah kesehatan.

    Cobalah menyapu lantai secara perlahan dan gunakan pengki (pengeruk sampah) untuk menampung kotoran di lantai. Pastikan sapu bagian kolong meja, kolong lemari, dan sudut ruangan karena area tersebut sering ditemukan banyak debu.

    2. Karpet Jarang Dibersihkan

    Jika memiliki karpet di rumah sebaiknya juga rutin dibersihkan secara berkala. Karpet jadi salah satu tempat paling berdebu di rumah karena sering diinjak atau diduduki oleh penghuninya.

    Untuk membersihkan karpet bisa menggunakan vacuum cleaner. Lakukan pembersihan setiap seminggu sekali jika karpet sering digunakan, seperti dipasang ruang tamu atau kamar tidur.

    3. Jendela dan Pintu Rumah Dibiarkan Terbuka

    Membuka jendela dan pintu dapat mengalirkan udara ke dalam rumah sehingga terasa lebih adem. Meski begitu, pintu dan jendela yang selalu dibiarkan terbuka justru membuat debu masuk ke dalam rumah.

    Sebaiknya buka pintu dan jendela rumah saat pagi dan sore agar meminimalisir debu yang masuk ke rumah. Selain itu, membuka jendela dan pintu saat siang hari berpotensi membuat rumah terasa panas.

    4. Punya Hewan Peliharaan

    Memelihara hewan seperti kucing atau anjing juga memicu rumah cepat kotor meski sudah rutin dibersihkan. Sebab, bulu-bulu hewan bisa beterbangan ke udara dan menempel di sofa, lantai, karpet, hingga kamar tidur.

    Solusinya adalah dengan lebih sering membersihkan rumah agar tidak ada sisa-sisa bulu hewan. Selain itu, pastikan hewan peliharaanmu rutin dibersihkan agar bulunya tidak mudah rontok.

    5. Memakai Sepatu di Dalam Rumah

    Kebiasaan memakai sepatu di dalam rumah membuat lantai jadi cepat kotor. Apalagi jika sepatu atau sendal yang dipakai penuh lumpur dan tanah, tentu lantai rumah yang seharusnya bersih jadi kembali kotor.

    Untuk itu, hindari kebiasaan menggunakan sepatu di dalam rumah karena berpotensi membuat lantai cepat kotor. Pastikan sepatu dan sendal diletakkan di luar rumah serta disusun di rak sepatu agar terlihat rapi.

    Demikian lima penyebab rumah cepat kotor meski rutin dibersihkan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cicak Suka Berkeliaran di Rumah, Ini Tempat Sembunyi dan Cara Usirnya


    Jakarta

    Cicak adalah reptil kecil yang sering berkeliaran di dalam rumah, apalagi menempel pada dinding. Meski tidak berbahaya, sebagian penghuni suka risih dengan cicak.

    Hama ini bisa mengotori rumah karena kerap buang kotoran sembarangan. Lalu, cicak juga dapat mencemari makanan yang tidak disimpan dengan baik.

    Kalau merasa terganggu dengan cicak, penghuni bisa mengusirnya. Nah, salah satu cara ampuh adalah mencari cicak di tempat persembunyiannya.


    Tempat Persembunyian Cicak

    Selain menempel di tembok, cicak bisa ditemukan bersembunyi di berbagai titik di rumah. Berikut ini tempat persembunyian cicak, dikutip dari PestClinic.

    • Di bawah tumpukan kertas, majalah, koran, dan barang rongsokan lainnya.
    • Di bagian belakang bingkai atau barang lain yang digantung atau dipasang di dinding.
    • Lemari, laci, lemari, dan kabinet yang jarang dibuka.
    • Di belakang perabot biasa menjadi tempat cicak bertelur dan melindungi diri dari predator.
    • Di bawah wastafel merupakan tempat yang cocok untuk berkembang biak karena lembap.

    Cara Mengusir Cicak

    Setelah menemukan tempat persembunyian cicak, penghuni dapat mengusirnya dengan cara berikut ini seperti yang dilansir dari Livspace dan Times of India.

    1. Bubuk Kopi

    Cicak tidak suka aroma kopi yang menyengat. Campurkan bubuk kopi dengan air, lalu semprotkan ke area yang sering terdapat cicak. Cara lain bisa dengan menaruh bubuk kopi di sudut-sudut rumah.

    2. Cangkang Telur

    Cangkang telur bisa mengusir cicak karena dikira predator. Penghuni rumah dapat menyebarkan cangkang telur bekas di dapur, balkon, atau dekat jendela rumah. Ganti cangkang telur setiap 3-4 hari sekali dengan yang segar.

    3. Lada

    Cicak juga tidak suka lada atau merica. Semprotkan campuran bubuk merica atau lada dengan air di tempat yang sering terdapat cicak.

    4. Kapur Barus

    Kapur barus punya aroma tajam yang bisa mengusir cicak. Letakkan kapur barus di dapur, lemari, atau kolong wastafel.

    5. Pasang Jaring Jendela

    Supaya cicak nggak balik lagi ke rumah, pasang jaring pada jendela. Jaring itu tidak akan menghalangi cahaya masuk, tetapi dapat menghalangi akses masuk cicak dan serangga.

    6. Rutin Bersih-bersih

    Cicak mencari tempat yang ada makanan atau serangga kecil. Pastikan untuk menjaga kebersihan rumah dan menyimpan makanan dengan benar agar tidak dihampiri cicak ya.

    7. Turunkan Suhu Ruangan

    Reptil kecil ini menyukai tempat yang hangat. Nah, penghuni rumah bisa menyalakan AC dengan suhu rendah agar cicak nggak betah.

    Itulah tempat persembunyian dan cara mengusir cicak. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com