Tag: kompor

  • Apa Itu Kompor Induksi? Penjelasan, Kelebihan dan Kekurangan



    Jakarta

    Teknologi terus berkembang, termasuk berbagai peralatan untuk memasak. Salah satu teknologi terbaru dalam dunia memasak adalah kompor induksi.

    Kompor induksi merupakan sebuah inovasi teknologi yang sangat canggih. Dengan kompor induksi, kita bisa permukaan panci saat memasak tetap dingin saat disentuh. Selain itu, merebus air jauh dengan kompor induksi konon lebih cepat dibanding kompor lainnya.

    Bagi kamu yang mungkin tertarik untuk menggunakannya, artikel ini akan membahas segala yang perlu kamu ketahui tentang kompor induksi, dari cara kerjanya hingga kelebihan dan kekurangannya.


    Apa itu Kompor Induksi?

    Melansir Real Simple, Senin (15/1/2024), kompor induksi merupakan kompor yang berbentuk permukaan kaca-keramik dengan zona memasak yang dirancang khusus untuk panci dan wajan. Keunikan kompor ini terletak pada kemampuannya untuk tidak memanas, kecuali jika peralatan masak yang kompatibel dengan induksi ditempatkan di atasnya.

    Cara Kerja Induksi

    Menurut Tetiana Tarandushko, pakar kategori memasak dari Miele USA, kompor induksi memperoleh daya dari medan elektromagnetik di bawah permukaannya. Medan ini mengalirkan arus langsung ke peralatan masak magnetik sehingga menyebabkannya cepat memanas. Menariknya, saat alat masak tersebut diangkat, pemanasan akan otomatis berhenti.

    Kelebihan Kompor Induksi

    Berikut beberapa kelebihan memasak dengan kompor induksi yang harus kamu ketahui.

    1. Efisiensi Energi

    Kompor induksi lebih efisien karena bisa mengurangi penggunaan energi hingga 15%, dibandingkan dengan kompor listrik standar. Selain itu, penggunaan energi kompor induksi juga tiga kali lipat lebih efisien dibandingkan dengan kompor gas.

    2. Pemanasan Cepat dan Merata

    Dengan kompor induksi, kegiatan memasak akan berlangsung lebih cepat. Kamu bahkan bisa merebus air 20-40% lebih cepat dibandingkan kompor gas dan listrik. Tak hanya itu, pemanasan yang cepat ini juga mempertahankan suhu dengan sangat tepat.

    3. Fitur Kesehatan dan Keselamatan

    Penggunaan kompor induksi juga meningkatkan kualitas udara dalam ruangan, sementara risiko terbakar berkurang karena permukaan kompor akan langsung mendingin begitu peralatan masak diangkat.

    4. Pembersihan Mudah

    Permukaan kaca yang halus dan cepat dingin membuat pembersihan bisa dilakukan dengan cepat dan tidak merepotkan. Hal ini jauh berbeda dengan kompor gas tradisional.

    Kekurangan Memasak dengan Kompor Induksi

    Di samping memiliki kelebihan, kompor induksi juga memiliki sejumlah kekurangan sebagai berikut.

    Kekurangan Kompor Induksi

    1. Pemasangan Khusus

    Beralih dari kompor gas ke kompor induksi memerlukan instalasi khusus oleh ahli listrik untuk menciptakan tegangan tinggi yang diperlukan. Hal ini tentu membutuhkan proses dan biaya yang lebih tinggi.

    2. Harga Masih Relatif Tinggi

    Meskipun harga masih tinggi, kesadaran akan kelebihannya dan adanya insentif pajak memberikan harapan bahwa kompor induksi akan semakin terjangkau. Saat ini, harga rata-rata kompor induksi berkisar Rp 800.000. Harga ini tentu bisa lebih murah atau mahal tergantung merk dan fitur yang tersedia pada kompor induksi tersebut.

    3. Memerlukan Alat Masak Khusus

    Kamu tidak bisa menggunakan peralatan masak biasa untuk memasak dengan kompor induksi. Penggunaan peralatan masak khusus diperlukan. Namun, saat ini, sebagian besar peralatan masak berkualitas tinggi sudah kompatibel dengan kompor induksi.

    Demikianlah penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan kompor induksi. Meskipun kompor induksi memiliki beberapa kekurangan, kelebihannya yang beragam juga bisa membuatnya menjadi pilihan menarik untuk pembaruan dapurmu di rumah. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Untung Rugi Pakai Kompor Induksi di Rumah



    Jakarta

    Teknologi terus berkembang, termasuk berbagai peralatan untuk memasak. Salah satu teknologi terbaru dalam dunia memasak adalah kompor induksi.

    Kompor induksi merupakan sebuah inovasi teknologi yang sangat canggih. Dengan kompor induksi, kita bisa permukaan panci saat memasak tetap dingin saat disentuh. Selain itu, merebus air jauh dengan kompor induksi konon lebih cepat dibanding kompor lainnya.

    Bagi kamu yang mungkin tertarik untuk menggunakannya, artikel ini akan membahas segala yang perlu kamu ketahui tentang kompor induksi, dari cara kerjanya hingga kelebihan dan kekurangannya.


    Apa Itu Kompor Induksi?

    Melansir Real Simple, Senin (15/1/2024), kompor induksi merupakan kompor yang berbentuk permukaan kaca-keramik dengan zona memasak yang dirancang khusus untuk panci dan wajan. Keunikan kompor ini terletak pada kemampuannya untuk tidak memanas, kecuali jika peralatan masak yang kompatibel dengan induksi ditempatkan di atasnya.

    Cara Kerja Induksi

    Menurut Tetiana Tarandushko, pakar kategori memasak dari Miele USA, kompor induksi memperoleh daya dari medan elektromagnetik di bawah permukaannya. Medan ini mengalirkan arus langsung ke peralatan masak magnetik sehingga menyebabkannya cepat memanas. Menariknya, saat alat masak tersebut diangkat, pemanasan akan otomatis berhenti.

    Kelebihan Memasak dengan Kompor Induksi

    Berikut beberapa kelebihan memasak dengan kompor induksi yang harus kamu ketahui.

    1. Efisiensi Energi

    Kompor induksi lebih efisien karena bisa mengurangi penggunaan energi hingga 15%, dibandingkan dengan kompor listrik standar. Selain itu, penggunaan energi kompor induksi juga tiga kali lipat lebih efisien dibandingkan dengan kompor gas.

    2. Pemanasan Cepat dan Merata

    Dengan kompor induksi, kegiatan memasak akan berlangsung lebih cepat. Kamu bahkan bisa merebus air 20-40% lebih cepat dibandingkan kompor gas dan listrik. Tak hanya itu, pemanasan yang cepat ini juga mempertahankan suhu dengan sangat tepat.

    3. Fitur Kesehatan dan Keselamatan

    Penggunaan kompor induksi juga meningkatkan kualitas udara dalam ruangan, sementara risiko terbakar berkurang karena permukaan kompor akan langsung mendingin begitu peralatan masak diangkat.

    4. Pembersihan Mudah

    Permukaan kaca yang halus dan cepat dingin membuat pembersihan bisa dilakukan dengan cepat dan tidak merepotkan. Hal ini jauh berbeda dengan kompor gas tradisional.

    Kekurangan Memasak dengan Kompor Induksi

    Di samping memiliki kelebihan, kompor induksi juga memiliki sejumlah kekurangan sebagai berikut.

    1. Pemasangan Khusus

    Beralih dari kompor gas ke kompor induksi memerlukan instalasi khusus oleh ahli listrik untuk menciptakan tegangan tinggi yang diperlukan. Hal ini tentu membutuhkan proses dan biaya yang lebih tinggi.

    2. Harga Masih Relatif Tinggi

    Meskipun harga masih tinggi, kesadaran akan kelebihannya dan adanya insentif pajak memberikan harapan bahwa kompor induksi akan semakin terjangkau. Saat ini, harga rata-rata kompor induksi berkisar Rp 800.000. Harga ini tentu bisa lebih murah atau mahal tergantung merk dan fitur yang tersedia pada kompor induksi tersebut.

    3. Memerlukan Alat Masak Khusus

    Kamu tidak bisa menggunakan peralatan masak biasa untuk memasak dengan kompor induksi. Penggunaan peralatan masak khusus diperlukan. Namun, saat ini, sebagian besar peralatan masak berkualitas tinggi sudah kompatibel dengan kompor induksi.

    Demikianlah penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan kompor induksi. Meskipun kompor induksi memiliki beberapa kekurangan, kelebihannya yang beragam juga bisa membuatnya menjadi pilihan menarik untuk pembaruan dapurmu di rumah. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Alasan Mengapa Kompor dan Kulkas Harus Selalu Bersih


    Jakarta

    Menurut ajaran feng shui menyeimbangkan energi dan elemen di dalam rumah itu penting. Dengan demikian, energi positif akan masuk ke dalam rumah dan dipercayakan membawa nasib baik bagi penghuni rumah.

    Dikutip dari Mind Body Green, Jumat (9/2/2024), Anjie Cho, seorang ahli feng shui rumah adalah representasi dari tubuh kamu, dengan lingkungan dalam dan luar dan saling bergantung.

    Ketika seseorang tidak menjaga kebersihan rumahnya, berarti sirkulasi energi akan stagnan. Adapun satu ruangan yang sangat penting untuk diperhatikan adalah dapur.


    Cho menjelaskan, dapur merupakan tempat di mana kamu memasak dan menghidangkan makanan. Mengingat kompor merupakan alat untuk memasak makanan, maka kamu harus memperhatikan kebersihan kompor tersebut.

    Mengapa Kompor Harus Selalu Bersih?

    Dalam feng shui, kata Cho, kompor berhubungan dan mewakili energi api di dalam rumah. Hal ini juga berkaitan dengan seberapa baik kamu memberi makan diri sendiri dan keluarga, serta bahkan kekayaan dan sumber daya kamu.

    “Ini terkait dengan karir kamu, kesehatan kamu, dan kemakmuran kamu. Jadi sangat penting untuk menjaga kompor kamu tetap bersih dan dalam kondisi baik,” ujar Cho. Kamu tidak hanya perlu memastikan kompor bersih, tetapi semua tungku juga harus berfungsi.

    Untuk secara konsisten mengaktifkan api itu, Cho menyarankan untuk menggunakan kompor setidaknya sekali sehari untuk menjaga peluang mendapatkan rezeki di dalam kehidupan.

    Satu kebiasaan mudah dan penuh perhatian yang disarankan adalah memutar penggunaan tungku kompor ketimbang hanya menggunakan satu tungku kompor yang sama setiap waktu.

    “Cobalah untuk berhati-hati dan buat sedikit ritual dengan memilih pembakar yang berbeda untuk digunakan secara selektif. Jadi kamu tidak hanya mengaktifkan semua peluang dalam api yang kamu miliki, tetapi kamu juga dapat membuka pikiran kamu untuk hal-hal baru, peluang dan kemungkinan alih-alih selalu melakukan pola dan kebiasaan yang sama,” jelas Cho.

    Kebersihan Lemari Es Juga Perlu Diperhatikan

    Sebelum kamu memasak, penting juga untuk menjaga lemari es yang bersih dan segar, karena merupakan tempat menyimpan bahan makanan.

    Saat kamu mengonsumsi makanan basi, Cho menjelaskan dalam feng shui ini merupakan simbol dari sikap abai terhadap kesehatan dan kesejahteraan kamu sendiri. Untuk memastikan lemari es memiliki bekerja secara optimal di dapur, beberapa hal paling dasar yang dapat kamu lakukan adalah, tentu saja, menyingkirkan makanan basi dan kadaluarsa, memilih wadah kaca ketimbang plastik, dan menggunakan pembersih tidak beracun.

    Cho juga merekomendasikan untuk membersihkan lemari es dan mengubah posisi lemari es.

    Kesimpulan

    Dapur beserta kompor merupakan sumber energi di rumah yang secara langsung berhubungan dengan bagaimana kita menjaga diri dan keluarga. Ketika kita menjaga ruang ini tetap bersih dan bersih, kita dapat memastikan bahwa kita mendapatkan hasil maksimal dari makanan yang disiapkan setiap hari.

    Demikian alasan mengapa kompor dan kulkas di dapur harus selalu bersih menurut feng shui. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Mudah Bersihkan Kompor Gas buat Suasana Masak Lebih Enak


    Jakarta

    Ruang dapur biasanya menjadi area yang cepat kotor karena sering digunakan untuk menyiapkan dan memasak makanan. Tak jarang ada cipratan minyak dan tumpahan ketika memasak di dapur, sehingga kompor sering kali kotor.

    Kunci utama untuk menjaga kebersihan kompor dengan membersihkannya sesegera mungkin apabila menemukannya kotor setelah masak. Sebab, semakin lama kotoran dibiarkan, maka akan semakin sulit untuk dibersihkan.

    Adapun kebanyakan masyarakat Indonesia menggunakan kompor gas untuk memasak. Sebaiknya kompor tersebut dibersihkan setidaknya seminggu sekali untuk mencegah minyak dan residu memasak menumpuk.


    Dengan menjaga kebersihan kompor dengan baik, pastinya suasana dapur ketika memasak akan lebih enak dan nyaman bagi penghuni rumah. Melansir dari The Spruce pada Kamis (28/3/2024), berikut ini langkah membersihkan kompor gas dengan baik.

    Cuci Pan Support dan Knob

    Matikan kompor gas dan pastikan sudah tidak panas sebelum melepaskan pan support dan knob. Lalu, rendam pan support kompor tersebut ke dalam ember besar berisi air panas dan sabun cuci piring. Sedangkan knob cukup dicuci biasa dengan air dan sabun.

    Bersihkan Sisa Makanan

    Lap permukaan kompor dengan spons yang sudah dicelupkan ke air sabun yang hangat untuk membersihkan minyak dan sisa makanan membandel. Kamu bisa menyemprotkan cuka suling dan menaburkan soda kue pada sisa makanan yang terbakar.

    Kemudian, tutupi dengan kain basah selama 15 menit sebelum digosok dengan spons kasar. Gunakan sisi kasar spons untuk menggosok pan support dan bilas dengan air bersih.

    Bilas dan Keringkan

    Setelah sisa makanan sudah dibersihkan, bilas semua dengan spons basah. Bilas dan bersihkan dengan seksama, terutama soda kue pada burnernya supaya tetap bisa berfungsi dengan baik. Lalu, keringkan semua bagian kompor gas dengan kain mikrofiber.

    Rangkai Kembali Kompor

    Setelah semua bagian kompor kering, kamu sudah bisa merangkai kembali kompor. Pasang pan support dan knob kembali pada tempat asalnya.

    Jaga Kebersihan Kompor

    Setelah membersihkan kompor gas secara berkala, jaga kebersihannya dengan membiasakan untuk lap tumpahan dan cipratan sesegera mungkin setelah memasak serta kompor sudah dingin.

    Demikian lima langkah mudah membersihkan kompor gas agar suasana memasak lebih nyaman dengan lingkungan bersih. Semoga membantu!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat, Ini 5 Tips Memasang Kompor Tanam Listrik yang Aman


    Jakarta

    Saat ini dapur modern banyak yang menggunakan kompor tanam, di mana tampilannya seperti kaca pipih berwarna hitam. Tinggi hampir sama dengan meja sehingga tidak terlihat. Lantas, bagaimana cara memasang kompor tanam?

    Berbeda dengan kompor konvensional yang cukup diletakkan dan disambungkan dengan gas, kompor tanam harus dimasukkan ke dalam meja. Biasanya kompor tanam juga memakai listrik, bukan gas, tetapi ada pula yang memakai gas.

    Melansir dari Mytag, Rabu (14/8/2024), berikut beberapa tips saat memasang kompor tanam di rumah.


    1. Ukur ‘Lubang’ Tempat Kompor Ditanam

    Sebelum dipasang kamu tentu harus menyiapkan untuk meletakkan kompor tersebut. Ukuran kompor tanam biasanya berbeda-beda, maka pastikan kamu mengetahui ukurannya atau kamu bisa mencari kompor tanam yang sesuai dengan ‘lubang’ yang sudah disiapkan di rumah.

    Selain itu, kurangi sekitar 2,5 cm pada setiap sisinya untuk agar bagian bawah kompor tertutup dan tidak ada air atau bekas makanan yang masuk ke bawah kompor.

    2. Pasang Perekat

    Cara satu ini sebaiknya dilakukan oleh ahli karena klip pegas atau perekat yang menahan kompor setelah dipasang harus dipasang sempurna. Untuk meja granit dan kompor listrik, biasanya juga menggunakan pita perekat dua sisi di bagian bawah kompor.

    3. Pastikan Sambungan Listrik di Rumah Mati Saat Dipasang

    Jika kompor tanam memakai listrik, kamu harus memadamkan listrik di rumah agar tidak berbahaya. Selain mematikan sambungan listrik di rumah, sebelumnya kamu juga harus memastikan tegangan listrik di rumah cukup untuk menggunakan kompor tanam listrik.

    4. Buat Meja Kompor Tinggi

    Meja kompor yang tinggi dapat mencegah anak-anak menjangkau kompor tanam. Sebab, kompor tanam biasanya cara menyalakannya jauh lebih mudah yakni hanya perlu dipencet.

    5. Siapkan Alat Masak Khusus

    Seperti yang diketahui untuk kompor tanam yang datar tanpa ada penyangga di atasnya, kamu tidak bisa meletakkan alat masak yang bentuknya melengkung. Jadi kamu harus mencari peralatan masak baru yang sesuai dengan kompor listrik.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah Pilih! Ini Perbandingan Kompor Induksi dan Kompor Gas


    Jakarta

    Kompor induksi dan kompor gas merupakan jenis kompor yang banyak dipakai oleh orang-orang. Meskipun menggunakan sumber bahan bakar yang beda, namun keduanya memiliki fitur yang sama.

    Kompor induksi harganya lebih mahal daripada kompor gas, tetapi banyak pemilik rumah menganggapnya menarik karena hemat energi. Kompor gas mengeluarkan lebih banyak polutan dalam ruangan daripada kompor induksi.

    Melansir The Spruce, Jumat (4/10/2024), berikut perbandingan kompor induksi dan kompor gas yang harus kamu tahu.


    Cara Kerja Kompor

    Kompor induksi menggunakan listrik rumah tangga untuk menciptakan medan magnet di area kumparan kompor. Dilindungi oleh kaca keramik di bagian atas, arus elektromagnetik dalam kumparan ini bereaksi dengan peralatan masak logam yang diletakkan.

    Kompor gas menggunakan gas alam atau propana yang dipasok oleh pemerintah sebagai sumber bahan bakar. Gas memasok ke kompor dan dinyalakan oleh percikan api.

    Jenis Peralatan Masak

    Kompor induksi hanya dapat menggunakan peralatan masak yang terbuat dari besi cor atau beberapa jenis baja tahan karat. Jika baja tahan karat berupa paduan atau jika mengandung terlalu banyak nikel, mungkin tidak cocok untuk kompor induksi.

    Kompor gas dapat menggunakan semua jenis peralatan memasak. Seperti panci kompatibel dengan kompor induksi, ditambah kaca, tembaga, alumunium, dan baja tahan karat, serta campuran logam lainnya.

    Pembersihan dan Perawatan

    Kompor induksi bagian atasnya menggunakan keramik yang memiliki fungsi melindungi bagian dalam kompor dari tumpahan dan kotoran. Untuk membersihkan kompor induksi, gunakan spons dan larutan cuka serta soda kue.

    Kompor gas lebih sulit dibersihkan, terutama setelah terjadi tumpahan dan kekacauan besar. Untuk membersihkan kompor gas, lepaskan dan rendam dalam larutan air sabun hangat sebelum menggosoknya dengan sikat nilon. Bagian atas perlu dibersihkan dengan spons.

    Daya Tahan

    Kompor induksi bertahan sekitar 13 sampai 15 tahun. Bagian atas kaca yang retak atau bau terbakar yang menyengat adalah dua alasan utama untuk memanggil teknisi servis.

    Kompor gas cenderung bertahan selama 10 hingga 18 tahun. Penting untuk menjaga kebersihan kisi-kisi dan tutup pembakar, karena keduanya dapat menyebabkan kerusakan pada kompor.

    Efisiensi

    Kompor induksi hemat energi hingga 85 persen. Hal ini berarti sebagian besar listrik yang dihasilkan untuk memasak digunakan untuk memasak makanan, 15 persen listrik terbuang sia-sia.

    Kompor gas hemat energi sekitar 32 persen. Sebagian besar energi gas potensial terbuang sia-sia hampir 70%.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Membersihkan Dapur


    Jakarta

    Membersihkan dapur di rumah terkadang susah-susah gampang. Butuh ketelatenan mengingat banyaknya barang di ruangan tersebut. Belum lagi noda-noda bekas memasak seperti minyak, kecap, atau kerak nasi.

    Kondisi dapur yang berantakan dapat menjadi sumber kuman dan bakteri. Apabila masuk ke dalam makanan akan memicu penyakit. Selain itu, dapur yang kotor juga berbahaya. Lantai yang licin karena air atau minyak bisa menyebabkan terpeleset.

    Agar dapur selalu bersih, melansir Tom’s Guide, Selasa (22/10/2024), kamu perlu menghindari kesalahan-kesalahan dalam membersihkan dapur berikut ini.


    1. Tidak Membersihkan Seluruh Peralatan Dapur

    Seringkali saat kamu membersihkan dapur hanya sekedar pada area tertentu saja. Pada bagian peralatan, seperti kompor jarang kamu bersihkan secara rutin sehingga menimbulkan kotoran yang menumpuk.

    Pastikan juga kamu membersihkan bagian dalam lemari es dan juga pada oven. Oven dan lemari es menjadi peralatan yang cepat kotor dan peralatan ini akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk membersihkannya.

    2. Terlalu Banyak Air di Lantai Kayu

    Bagi dapur kamu yang memakai lantai kayu di area dapur, kamu harus memperhatikan cara membersihkannya dengan benar. Pastikan tidak membiarkan air menggenang di permukaanya.

    Air yang berlebih akan merusak lantai kayu, nantinya akan timbul lengkungan atau area yang busuk. Seiring waktu, tampilannya akan berubah daan biaya perbaikan cukup mahal. Hal ini terjadi karena kayu mengembang dan mengerut secara tidak merata karena lembap.

    Air ini juga bisa berasal dari air pengepel lantai. Untuk menghindari kerusakan pada lantai kayu, pastikan kain pel tidak dalam keadaan air masih meneter. Memang sebaiknya, lantai kayu cukup dibersihkan dengan cara mengelapnya dengan kain pel lembap secara merata di permukaan dengan tekanan tambahan untuk membersihkan noda.

    3. Tidak Membersihkan Bekas Gosong di Kompor

    Salah satu noda yang paling sering ditemui di kompor adalah noda gosong dan bekas hangus. Noda ini muncul saat makanan tumpah atau terciprat dari peralatan masak dan permukaan kompor kaca akan terbakar saat bersentuhan.

    Kamu tidak boleh mengabaikan noda yang ada, karena semakin lama dibiarkan maka akan semakin susah untuk dibersihkan. Namun, kamu perlu berhati-hati dalam membersihkannya karena bisa saja jadi permukaan kompornya yang rusak karena tergores. Lebih baik gunakan alat pengikis dan membersihkan kompor kaca secara teratur agar tidak ada noda yang menempel.

    4. Membiarkan Saluran Pembuangan Tersumbat

    Saluran air adalah salah satu komponen di rumah yang mudah bermasalah. Mulai dari saluran tersumbat, bocor, atau mengeluarkan bau. Jika sudah begitu, kamu harus mengatasinya secepat mungkin. Semakin kecil penyumbatan semakin mudah untuk dibersihkan. Kebanyakan sumbatan bisa dilarutkan dengan menggunakan cuka putih dan soda kue.

    5. Gagal Membersihkan Tempat Sampah

    Tempat sampah dapur kerap menjadi barang di dapur yang terakhir dibersihkan, namun jangan sampai dilewatkan. Kamu harus membuang sampah setiap hari agar tidak ada noda, kotoran, dan bakteri yang berkembang di dapur. Apalagi tempat sampah cepat bau apabila tidak langsung dibuang keluar.

    Untuk membersihkan tempat sampah, kamu bisa menggunakan sabun cuci piring, lalu bilas dengan air atau kain basah. Kamu juga bisa menggunakan sikat untuk menjangkau celah-celah dan noda yang menempel.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kompor Gas vs Kompor Listrik: Adu Hemat dan Keamanan



    Jakarta

    Memilih antara kompor gas dan kompor listrik bisa menjadi dilema bagi banyak orang. Keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan tersendiri yang dapat mempengaruhi biaya, kenyamanan, hingga keamanan di dapur.

    Apakah kamu lebih sering memasak dalam jumlah besar atau hanya sekedar membuat masakan dalam jumlah kecil. Sebelum menentukan pilihan, simak perbandingan dan beberapa faktor berikut antara kompor gas dan kompor listrik untuk menemukan yang paling sesuai dengan kebutuhan kamu.

    Keamanan

    Melansir Bob Vila, pada umumnya kompor listrik dianggap jauh lebih aman dibanding kompor gas. Kompor gas dapat menghasilkan emisi berbahaya, seperti karbon dioksida dan karbon monoksida yang berbahaya bagi kamu dan lingkungan sekitar, terutama yang tidak memiliki ventilasi udara yang baik.


    Terdapat api yang terbuka pada kompor gas, ini memungkinkan resiko kebakaran yang lebih tinggi, apalagi jika dekat benda yang mudah terbakar seperti tisu dapur dan kain lap.

    Biaya Perawatan

    Kompor gas cenderung lebih mahal untuk dipasang dibanding dengan kompor listrik, tetapi tidak jauh lebih mahal. Harga dari keduanya sangat bervariasi, ini semua tergantung pada model, merek, dan fiturnya, jadi dalam beberapa kasus, kompor listrik masih jauh lebih mahal daripada kompor gas.

    Namun, biaya operasional biasanya cukup berbeda sehingga menjadi faktor penting dalam memilih. Meskipun tarif listrik dan gas bervariasi di setiap wilayah, di kebanyakan tempat, gas alam cenderung lebih terjangkau dibandingkan listrik.

    Karena itu, kompor gas umumnya menghabiskan biaya operasional 10 hingga 30 persen lebih rendah bila digunakan terus-menerus.

    Dalam hal perawatan, meskipun membersihkan kompor dengan elemen listrik terbuka hampir sama dengan kompor gas yang memiliki pembakar dan jeruji, kompor listrik dengan permukaan kaca atau keramik cenderung jauh lebih mudah dibersihkan.

    Saat sudah dingin, permukaan kompor listrik ini bisa dibersihkan dengan mudah menggunakan lap basah dan sedikit sabun pencuci piring.

    Kontrol Suhu

    Kompor gas bereaksi sangat cepat pada perubahan suhu ketika api menyebar di dasar panci, sehingga kamu bisa mengatur panas nya lebih tepat sesuai kemauan. Sementara itu kompor listrik memiliki reaksi yang kurang cepat, terutama ketika suhu berubah dari panas ke dingin.

    Efisiensi Energi

    Walaupun kompor gas lebih ekonomis dalam biaya operasional dibandingkan kompor listrik, kompor gas kurang efisien dalam penggunaan energi. Sekitar 74 persen energi dari kompor listrik dialirkan ke makanan, sedangkan pada kompor gas hanya sekitar 40 persen.

    Namun, kompor listrik masih belum menjadi pilihan paling hemat energi. Berdasarkan studi dari American Council for an Energy-Efficient Economy, kompor induksi, yang memanaskan peralatan memasak melalui elektromagnetisme, mampu mentransfer hingga 90 persen energinya langsung ke makanan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Coba Letakkan Kompor Dekat Wastafel, Konon Bisa Bernasib Buruk!



    Jakarta

    Kompor adalah salah satu benda yang wajib ada di dapur. Biasanya di dapur sudah disiapkan tempat khusus untuk meletakkan kompor terutama jika menggunakan jenis kompor tanam.

    Namun, ternyata ada satu tempat yang tidak disarankan untuk meletakkan kompor dalam Feng Shui. Menurut National Geographic, Feng Shui adalah seni Tiongkok kuno yang menjabarkan tata bangunan, benda, dan ruang dalam suatu lingkungan untuk mencapai keselarasan dan keseimbangan sehingga membawa kedamaian dan kemakmuran.

    Dalam Feng Shui ternyata meletakkan kompor di dekat wastafel dinilai tidak tepat. Padahal di Indonesia banyak yang menerapkan tata letak seperti ini, selain karena lebih mudah, ada juga beberapa dapur yang memang sempit. Lantas, apa alasan kompor sebaiknya tidak diletakkan di dekat wastafel?


    Dilansir myforeverbuilders.com, dalam Feng Shui elemen api dari kompor dan air dari wastafel seharusnya tidak bertemu. Konsep ini bisa digambarkan apabila ada air yang tanpa sengaja masuk ke dalam minyak panas dapat menimbulkan cipratan yang perih apabila terkena kulit.

    Selain itu, wastafel disebut sebagai tempat yang kotor. Tempat di mana kamu perlu mencuci bahan makanan, mencuci piring dan wadah kotor, hingga tempat mencuci tangan. Sementara kompor harus dalam keadaan bersih karena sering terdapat makanan di atasnya.

    Meletakkan kompor berdekatan dengan wastafel juga dapat membawa masalah kesehatan. Lalu, ruang yang sempit antara kompor dan wastafel juga bisa memicu pertengkaran antar anggota keluarga.

    Oleh karena itu, disarankan wastafel dan kompor tidak berada di tempat yang berdekatan. Keduanya harus berada di jarak yang lapang sehingga memudahkan penggunanya saat bergerak.

    Jika ukuran dapur tidak begitu luas, sebaiknya posisi kompor dengan wastafel bertolak belakang, bukan berhadapan. Bisa juga mencoba triangle kitchen yakni tata letak kulkas, wastafel, dan kompor yang membentuk seperti segitu.

    Dalam konsep triangle kitchen, posisi kulkas, wastafel, dan kompor berjarak sekitar 1,2 hingga 2,4 meter. Kemudian, untuk keliling segitiga tersebut dibuat sekitar 3,9 sampai 7,9 meter. Di tengah-tengah bentuk segitiga ini, usahakan tidak ada benda penghalang saat kamu ingin menuju ke 3 barang dapur tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Perbedaan Kompor Listrik dan Induksi, Mending yang Mana?


    Jakarta

    Saat ini, semakin banyak orang yang beralih dari kompor gas ke kompor listrik atau induksi karena alasan efisiensi dan keamanan. Keduanya memang menggunakan tenaga listrik sebagai sumber panas, tetapi cara kerja dan efisiensinya berbeda.

    Kompor listrik bekerja dengan memanaskan elemen pemanas yang kemudian menghantarkan panas ke peralatan masak. Sementara itu, kompor induksi menggunakan teknologi elektromagnetik yang langsung memanaskan wadah masak tanpa membuat permukaannya panas. Perbedaan ini berpengaruh pada konsumsi energi, kecepatan memasak, dan jenis peralatan masak yang bisa digunakan.

    Meski sekilas keduanya terlihat sama, ternyata prinsip dan cara kerja kompor listrik maupun induksi berbeda. Lalu, mana yang paling sesuai dengan kebutuhan rumah tangga masa kini?


    Pengertian dan Cara Kerja Kompor Listrik

    Disadur dari berbagai laman perusahaan merek peralatan rumah tangga, kompor listrik bekerja dengan mengalirkan arus listrik melalui kumparan logam yang terletak di bawah permukaan kaca atau keramik sebagai perantara.

    Arus listrik tersebut menghasilkan panas akibat hambatan listrik dalam kumparan, kemudian panas tersebut ditransfer ke peralatan masak menggunakan teknologi infra merah. Anita Rahmatia dan Putri Dwimirnani menjelaskan dalam buku Menata Dapur Minimalis, kompor listrik menggunakan tenaga listrik sebagai sumber utama untuk menghasilkan panas.

    Seperti kompor gas, kompor listrik juga berfungsi untuk memasak, tetapi memiliki keunggulan dalam efisiensi energi dan keamanan karena tidak menghasilkan api terbuka. Permukaannya tetap dingin kecuali pada bagian piringan pemanas.

    Buku tersebut juga menyebutkan bahwa kompor listrik pertama kali diciptakan pada tahun 1892 dan diperkenalkan dalam sebuah pameran di Ottawa. Dibandingkan dengan kompor gas, kompor listrik lebih unggul dalam hal kemudahan perawatan, karena materialnya yang halus membuatnya lebih mudah dibersihkan.

    Pengertian dan Cara Kerja Kompor Induksi

    Saat ini, kompor induksi juga semakin banyak digunakan di dapur rumah tangga. Berbeda dari kompor listrik, kompor induksi memanfaatkan elektromagnet sebagai sumber panasnya, bukan kumparan logam.

    Arus listrik yang mengalir melalui cincin elektromagnetik akan menghasilkan medan magnet, yang kemudian secara langsung memanaskan panci atau wajan tanpa memerlukan perantara. Panas dihasilkan melalui induksi gelombang elektromagnetik, sehingga kompor ini hanya dapat berfungsi dengan peralatan memasak yang memiliki lapisan feromagnetik di bagian bawahnya.

    Karena sistem pemanasannya yang unik, kompor induksi memerlukan peralatan masak khusus agar dapat bekerja secara optimal. Panci atau wajan yang digunakan harus memiliki dasar datar dan mengandung bahan magnetik sebagai penghantar panas. Wajan biasa tidak dapat digunakan pada kompor induksi karena tidak memiliki lapisan magnet yang diperlukan untuk mengkonduksi panas.

    Menurut laman CNet, cara kerja kompor listrik dan induksi memiliki perbedaan mendasar. Kompor listrik mentransfer panas dari elemen pemanas ke panci melalui konduksi, sedangkan kompor induksi menggunakan elemen magnetik yang langsung memberikan energi panas ke peralatan masak berbahan logam. Hal ini memungkinkan panas menyebar lebih merata ke seluruh permukaan panci atau wajan.

    Perbedaan Kompor Listrik dan Kompor Induksi

    Meskipun kompor induksi masih dipandang sebagai kompor eksklusif, kompor listrik sudah digunakan sejak lama dan tetap menjadi pilihan banyak orang. Tapi agar lebih yakin lagi, berikut perbedaan kompor listrik dan induksi dirangkum dari laman Badan Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (BPTSI) Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, CNet, dan buku karya Anita Rahmatia:

    1. Harga dan Kemudahan Pemasangan

    Kompor listrik umumnya lebih terjangkau dibandingkan kompor induksi. Selain itu, penggunaannya juga lebih fleksibel karena bisa digunakan dengan berbagai jenis peralatan masak, termasuk panci dan wajan yang biasa digunakan pada kompor gas.

    Keunggulan utama dari kompor ini adalah kesederhanaannya serta kemudahan dalam pemasangan. Kamu tidak perlu membeli peralatan khusus atau khawatir dengan biaya yang terlalu tinggi. Namun, penggunaan kompor listrik bisa lebih boros listrik karena membutuhkan daya yang lebih besar.

    2. Efektivitas Panas

    Perbedaan utama antara kompor listrik dan induksi terletak pada cara menghantarkan panas. Kompor listrik memanaskan alat masak melalui elemen pemanas yang dialiri listrik, sedangkan kompor induksi menggunakan medan elektromagnetik untuk langsung memanaskan panci atau wajan tanpa perantara.

    Kemampuan kompor listrik memanfaatkan panas sisa, menjadi kelebihannya. Setelah dimatikan, permukaan kompor listrik masih tetap hangat, sehingga bisa digunakan untuk menjaga suhu makanan atau menyelesaikan proses memasak tanpa harus menyalakannya kembali.

    Di lain sisi, kompor induksi lebih efisien dibandingkan kompor listrik karena menghasilkan panas yang lebih merata di seluruh permukaan alat masak. Selain itu, kompor induksi memiliki respons yang lebih cepat terhadap perubahan suhu, sehingga memasak menjadi lebih efektif.

    3. Efisiensi Energi

    Kompor induksi lebih efisien karena panas yang dihasilkan langsung ditransfer ke peralatan masak, dengan tingkat efisiensi mencapai 80-90%. Sebaliknya, kompor listrik hanya memiliki efisiensi sekitar 70% karena proses pemanasannya tidak langsung. Bahkan, kompor induksi bisa mendidihkan air dua kali lebih cepat dibandingkan kompor gas.

    4. Keamanan

    Keamanan juga menjadi salah satu keunggulan utama kompor induksi. Permukaannya tidak menjadi panas saat digunakan, kecuali panas sisa dari panci atau wajan. Selain itu, kompor ini hanya akan menyala jika ada peralatan masak berbahan logam di atasnya, sehingga risiko kecelakaan lebih kecil.

    Kompor induksi lebih aman karena permukaannya tidak panas saat disentuh, sehingga mengurangi risiko luka bakar. Selain itu, beberapa model dilengkapi fitur otomatis yang dapat mengatur durasi memasak. Namun secara umum, kedua jenis kompor lebih aman dibandingkan kompor gas karena tidak menggunakan api terbuka.

    5. Suhu Maksimal

    Kompor listrik dapat mencapai suhu yang lebih tinggi, yakni sekitar 393°C, sementara kompor induksi memiliki suhu maksimal sekitar 351°C. Namun, kompor induksi lebih cepat dalam menurunkan suhu setelah digunakan, sementara kompor listrik membutuhkan waktu lebih lama untuk mendingin.

    Hal ini mempengaruhi kemudahan perawatannya, sebab kompor induksi lebih mudah dibersihkan karena tidak perlu menunggu dingin terlebih dahulu. Sebaliknya, kompor listrik perlu didiamkan hingga dingin sebelum bisa dibersihkan untuk menghindari risiko luka bakar.

    Nah, itulah tadi penjelasan tentang perbedaan kompor listrik dan kompor induksi. Kamu bisa sesuaikan dengan kebutuhanmu sehari-hari, ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com