Tag: konmari

  • Mengenal Metode KonMari dalam Merapikan Barang di Rumah



    Jakarta

    Merapikan barang-barang di rumah merupakan aktivitas yang wajib dilakukan secara rutin. Selain membuat rumah tampak rapi, aktivitas ini mempermudah kita dalam mencari barang sehingga bisa meminimalisasi stres.

    Dalam dunia merapikan barang-barang di rumah, Marie Kondo merupakan salah satu tokoh yang terkenal. Buku pertamanya yang berjudul ‘The Life-Changing Magic of Tidying Up’, Marie membagikan metode khusus dalam merapikan barang-barang di rumah. Metode tersebut dikenal dengan nama ‘KonMari’.

    Apa Itu Metode KonMari?

    Melansir The Spruce, Kamis (21/12/2023), Metode KonMari mendorong orang untuk menyingkirkan barang-barang yang tidak lagi memiliki tujuan atau tidak lagi ‘memicu kegembiraan’. Sebaliknya, metode ini mengajak kita untuk menyimpan barang-barang yang memiliki fungsi spesifik dan makna.


    Metode ini memang cukup kaku sehingga mungkin tidak cocok untuk semua orang dan bisa memakan waktu beberapa bulan untuk menyelesaikannya secara menyeluruh. Selain itu, dalam proses merapikan barang, metode ini mengedepankan ikatan emosional seseorang dan barang-barang yang dimilikinya tersebut.

    Filosofi Marie Kondo menganjurkan untuk memiliki barang-barang yang benar-benar dicintai alih-alih menjadi minimalis sejati yang menyimpan lebih sedikit barang secara keseluruhan.

    Prinsip-Prinsip Merapikan Barang dengan Metode KonMari

    Setelah mengetahui apa itu Metode KonMari, kamu mungkin tertarik untuk melakukannya di rumah. Berikut prinsip-prinsip merapikan barang-barang di rumah dengan Metode KonMari sebagaimana dilansir dari The Spruce, Kamis (21/12/2023).

    Merapikan Seluruh Ruang Sekaligus

    Metode KonMari menekankan pada aktivitas merapikan semua yang ada di rumah sekaligus, bukan dalam langkah-langkah kecil. Kondo mengatakan bahwa dengan merapikan seluruh ruangan sekaligus, kecil kemungkinan kamu untuk kembali ke cara lama yang berantakan.

    Anggaplah kegiatan merapikan seluruh ruangan sekaligus sebagai ‘acara khusus’, bukan sebagai bagian dari pekerjaan rumah tangga. Hal ini awalnya mungkin membutuhkan waktu beberapa minggu atau bulan. Namun, percayalah, aktivitas merapikan rumah selanjutnya akan menjadi lebih mudah di masa depan.

    Jangan Terpaku pada Penyimpanan

    Bagi Kondo, menyimpan barang dalam tempat penyimpanan barang hanya menciptakan ilusi bahwa masalah kekacauan telah terpecahkan. Tak jarang, tempat penyimpanan yang tertutup hanya digunakan untuk menyimpan barang-barang yang sebenarnya tidak kita gunakan lagi.

    Dalam Metode KonMari, tempat penyimpanan, seperti lemari dan unit rak, haruslah fungsional untuk gaya hidup dan hanya berisi barang-barang yang kamu sukai dan gunakan.

    Rapikan Berdasarkan Kategori, Bukan Lokasi

    Kondo menekankan untuk merapikan berdasarkan kategori, bukan lokasi penyimpanan barang. Misalnya, kamu menyimpan pakaian di meja rias, lemari, dan tempat penyimpanan di loteng.

    Daripada merapikan setiap area tersebut pada waktu yang berbeda, kumpulkan semua pakaian dan lakukan secara bersamaan. Contoh lain, kamu menyimpan buku di rak ruang tamu, meja kerja, dan lemari pakaian. Untuk merapikannya, kamu perlu mengumpulkan buku-buku tersebut, baru menyimpannya ke lokasi-lokasi tersebut.

    Singkirkan Dulu, Baru Rapikan

    Metode KonMari berfokus pada kegiatan menyingkirkan barang yang sudah tidak memiliki tujuan dan makna. Penyingkiran barang tersebut bisa berupa membuang atau mendonasikannya kepada orang lain.

    Singkirkan barang-barang yang sudah tidak memiliki tujuan dan makna terlebih dahulu. Setelah itu, kamu baru bisa merapikan barang-barang lainnya yang ingin disimpan dan digunakan.

    Pilih Apa yang Harus Disimpan

    Merapikan rumah berarti menyingkirkan beberapa barang bagi banyak orang. Namun, Metode KonMari pada akhirnya memintamu untuk memilih apa yang ingin kamu simpan, bukan apa yang harus kamu buang.

    Peganglah setiap barang yang kamu miliki dan tanyakan pada dirimu apakah barang tersebut memiliki tujuan, makna, dan ‘memicu kegembiraan’. Jika jawabannya ya, simpanlah. Jika tidak, buanglah.

    Kerjakan dalam Urutan Tertentu

    Saat membuang barang, Marie Kondo mengatakan kamu harus mulai dengan barang yang tidak terlalu sentimental atau memiliki ikatan emosional. Barang-barang dalam kategori ini cukup subjektif.

    Bagi beberapa orang, pakaian mungkin tidak terlalu sentimental. Buku, kertas, pernak-pernik, dan kenang-kenangan mengikuti pakaian. Dalam kategori-kategori tersebut, Kondo memberikan perincian lebih lanjut. Misalnya, dalam kategori pakaian, kamu bisa mulai dari atasan, bawahan, jaket, kaus kaki, dan lainnya.

    Rapikan Barang Sendiri

    Kondo mengatakan bahwa merapikan barang di rumah merupakan sebuah proses pribadi. Rapikan barangmu sendiri karena hanya kamu yang akan tahu apakah barang tersebut ‘memicu kegembiraan’ bagimu atau tidak. Dengan kata lain, kamu hanya boleh merapikan barang-barangmu sendiri.

    Hindari pengaruh dari luar yang bisa mempengaruhi pendapatmu terhadap suatu barang. Yang terpenting, kamu tidak boleh membuang barang milik orang lain yang ada di rumah tanpa seizin mereka.

    Demikianlah penjelasan mengenai Metode KonMari dalam merapikan barang-barang di rumah. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Capek Liat Rumah Berantakan Terus? Coba Trik Beberes Ala KonMari


    Jakarta

    Merapikan rumah adalah bentuk perhatian penghuni agar rumah lebih nyaman dan sehat untuk ditempati. Hal ini sebenarnya tidak sulit, tetapi banyak orang mengaku kesulitan merapikan rumahnya karena berbagai alasan.

    Jika detikers juga mengalami hal yang sama, ada tips yang dapat membantu ketika merapikan rumah, yakni dengan mengikuti metode KonMari yang dipopulerkan oleh Marie Kondo.

    Marie Kondo sendiri merupakan pakar decluttering yang terkenal berkat video-video tips dan bukunya yang membahas teknik merapikan rumah yang unik.


    Metode KonMari sudah banyak yang mencoba dan beberapa di antaranya cocok dan merasa terbantu. Dilansir Business Insider, berikut beberapa poin yang bisa dicontoh dari metode KonMari.

    1. Terapkan Decluttering

    Sebutan decluttering merujuk pada kegiatan merapikan, memilah, dan mengurangi barang-barang yang tak perlu serta menyimpan yang masih digunakan. Dengan begitu, rumah tidak akan terlihat penuh dan cepat berantakan.

    Marie Kondo menyebutkan urutan barang yang harus dipilah adalah pakaian, buku, berbagai produk kertas, barang-barang lain atau Komono (perhiasan, mainan, makeup), dan terakhir barang-barang bernilai sentimental atau memiliki kenangan.

    2. Jangan Menyimpan Benda Sejenis

    Marie Kondo mengatakan akar masalah rumah sering terlihat banyak barang dan berantakan karena orang sering menyimpan jenis barang yang sama di beberapa tempat. Sebagai contoh meletakkan gelas, buku, kabel, tisu, tempat sampah di semua ruangan. Biasanya ini dilakukan untuk mempermudah penghuninya berkegiatan tanpa perlu bolak-balik ke ruangan lain. Namun, cara ini justru membuat rumah terlihat lebih berantakan.

    Ia menyarankan untuk menyortir berdasarkan kategori, bukan berdasarkan lokasi. Menyimpan terlalu banyak barang sejenis hanya untuk meletakkan di tempat berbeda termasuk pemborosan karena belum tentu semuanya akan digunakan. Lebih baik pakai satu-satu.

    3. Simpan Barang yang Membuat Bahagia

    Tips lainnya agar mempermudah pemilihan barang tersebut adalah prioritaskan manfaat dan apakah barang tersebut membuat pemakainya gembira atau mempermudah kegiatan. Singkirkan barang yang tidak membawa manfaat, menyusahkan, atau hanya mengundang rasa sedih.

    Saat sedang menimbang apakah barang tersebut harus dibuang atau tidak, tanyakan kepada diri sendiri ‘apakah barang tersebut bisa membuat bahagia dan nyaman ke depannya?’

    Bahagia di sini bukan hanya berarti gembira ketika menggunakannya, melainkan apakah ada perasaan tenang, percaya diri, dipermudah setiap memakainya, aman, hingga merasa sehat.

    4. Berkomitmen untuk Rajin Merapikan

    Pekerjaan yang dilakukan secara rutin harus diikuti dengan komitmen agar disiplin. Apabila metode KonMari hanya digunakan sekali, tentu tidak akan membantu banyak, hanya sementara waktu. Namun, apabila diniatkan untuk jangka panjang, penghuni baru terasa manfaatnya.

    Itulah beberapa tips merapikan rumah, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com