Tag: kopi

  • Kucing Masuk Halaman Rumah Bikin Geram? Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Kucing liar terkadang suka menyusup ke halaman rumah. Kehadiran kucing ini cukup mengganggu dan membuat penghuni rumah geram.

    Pasalnya, hewan berbulu itu kerap mengacak tempat sampah dan buang kotoran sembarangan. Alhasil, rumah jadi terlihat berantakan, kotor, dan enggak estetis.

    Meski kesal, bukan berarti penghuni boleh menyakiti kucing ya. Ada beberapa cara untuk mencegah kucing masuk ke halaman rumah. Simak cara bikin kucing enggan masuk halaman rumah berikut ini.


    Cara Mencegah Kucing Masuk Halaman Rumah

    Inilah cara menghalau kucing masuk rumah, dikutip dari the Spruce dan Time for Paws.

    1. Pasang Pagar atau Penghalang Khusus

    Kucing biasanya masuk area rumah melalui celah pagar. Pemilik rumah sebaiknya memasang pagar atau penghalang khusus agar kucing sulit masuk.

    Coba pasang pagar rapat atau tambahkan penghalang seperti paku tumpul atau kawat ayam. Pemilik juga bisa pakai karpet plastik kasar di area tanah yang sering dilalui kucing.

    2. Taburkan Pecahan Cangkang Telur

    Taburkan pecahan cangkang telur ke permukaan tanah yang sering didatangi kucing. Langkah ini membuat kucing tidak nyaman berjalan di tanah sehingga mencegah mereka datang dan buang kotoran.

    3. Sebarkan Aroma yang Tak Disukai Kucing

    Kucing sensitif terhadap aroma menyengat. Penghuni rumah bisa memanfaatkan karakteristik itu untuk mengusir kucing secara alami. Coba sebarkan bahan alami seperti bawang putih, cuka, ampas kopi, tembakau, hingga eucalyptus di halaman rumah.

    4. Tanam Tumbuhan yang Tak Disukai Kucing

    Selain itu, ada sejumlah tumbuhan yang juga punya aroma menyengat. Penghuni bisa menanam tanaman seperti lavender, rosemary, minta, atau serai agar kucing ogah datang ke rumah.

    5. Bersihkan Sisa Makanan dan Tutup Tempat Sampah

    Salah satu alasan kucing mendatangi rumah adalah adanya aroma makanan. Nah, sebaiknya penghuni membersihkan sisa makanan dengan baik dan menutup tempat sampah dengan rapat.

    6. Jangan Beri Makan Kucing

    Terakhir, penghuni dianjurkan untuk tidak memberi makan kucing luar. Sebab, kucing tersebut cenderung akan kembali lagi ke rumah yang menyediakan makanan.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah kucing masuk ke halaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampas Kopi Jangan Dibuang ke Wastafel, Bisa Bikin Pipa Cepat Mampet


    Jakarta

    Setelah menyeruput secangkir kopi, biasanya ampas kopi akan menumpuk di dasar gelas. Beberapa orang memilih membuang ampas kopi langsung ke wastafel agar lebih cepat dan praktis.

    Padahal, membuang ampas kopi langsung ke wastafel bisa menimbulkan dampak buruk bagi saluran air. Sayangnya, banyak orang belum sadar dan masih terbiasa melakukan hal tersebut.

    Pakar kebersihan mengungkap dampak yang terjadi jika membuang ampas kopi langsung ke wastafel. Apa saja dampaknya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Dampak Membuang Ampas Kopi ke Wastafel

    Pakar kebersihan di Roto-Rooter Plumbing & Water Cleanup Paul Abrams menganjurkan agar tidak membuang ampas kopi langsung ke wastafel. Jika kebiasaan ini terus dilakukan maka dapat menyumbat saluran air.

    “Jika terlalu banyak, ampas kopi dapat menyumbat pipa pembuangan dan menyebabkan penyumbatan di wastafel Anda,” kata Abrams dikutip dari Better Homes & Gardens.

    Abrams mengatakan ampas kompi memiliki tekstur yang menggumpal. Apabila ampas kopi yang dibuang ke wastafel dalam jumlah banyak, maka ampas kopi akan saling menumpuk di saluran air yang berbentuk ‘U’ di bawah wastafel.

    Jika ampas kopi yang menumpuk sudah banyak dan bercampur kotoran di dalam pipa air, maka bisa membentuk endapan yang tebal. Seiring waktu, endapan tersebut dapat mengganggu aliran air sehingga menyebabkan penyumbatan.

    “Tekanan air yang sangat besar dibutuhkan untuk mendorong gumpalan bubuk kopi keluar dari saluran air, dan sayangnya bubuk tidak bisa larut dalam air,” ujarnya.

    Abrams menyebut tidak masalah jika sesekali membuang ampas kopi ke wastafel. Masalah justru akan muncul jika hal tersebut dijadikan suatu kebiasaan.

    “Jika kamu berulang kali menuangkan ampas kopi dalam jumlah kecil ke saluran air setiap hari, maka ampas kopi bisa menumpuk dan bercampur dengan sisa makanan, lemak, kerak sabun, dan minyak,” ungkap Abrams.

    Cara Alternatif Membuang Ampas Kopi di Rumah

    Daripada harus membuangnya ke wastafel, Abrams menyarankan agar ampas kopi bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal, yaitu:

    1. Kompos Tanaman

    Ampas kopi mengandung nitrogen yang tinggi sehingga dapat menyuburkan tanaman. Namun, ampas kopi akan bermanfaat bagi tanaman jika digunakan dalam jumlah yang tepat.

    2. Membasmi Hama

    Alih-alih dibuang, ampas kopi dapat digunakan untuk membasmi hama, terutama semut dan siput di halaman rumah. Cukup taburkan ampas kopi di sekitar halaman untuk mengusir dan mencegahnya masuk ke rumah.

    3. Membersihkan Sejumlah Barang

    Ampas kopi juga bisa dimanfaatkan untuk membersihkan sejumlah barang di rumah, seperti panci, wajan, dan kompor. Soalnya, ampas kopi memiliki sifat yang cukup abrasif.

    4. Menghilangkan Bau

    Nitrogen yang terkandung dalam ampas kopi juga dapat menghilangkan bau tak sedap, seperti di lemari pakaian dan kulkas. Caranya juga mudah, cukup tuang ampas kopi ke dalam cangkir dan simpan di ruangan yang mengeluarkan bau tak sedap.

    Demikian penjelasan soal ampas kopi apakah bisa dibuang ke wastafel atau tidak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Semut di Rumah? Begini Cara Usirnya Pakai Bahan Dapur


    Jakarta

    Semut adalah serangga yang sering terlihat di dalam rumah. Serangga ini kerap terlihat berkeliaran beramai-ramai bahkan sampai membentuk barisan.

    Meski ukurannya kecil dan tidak berbahaya, penghuni rumah biasanya merasa risih dengan kehadiran semut. Sebab, serangga itu suka mengerumuni makanan sehingga bikin penghuni nggak selera makan. Apalagi tubuh mereka membawa bakteri yang bisa mencemari makanan.

    Tak heran kalau penghuni berusaha berbagai cara untuk mengusir semut. Nah, penghuni sebenarnya bisa memanfaatkan bahan alami yang ditemukan di dapur buat usir semut, lho.


    Cara Usir Semut Pakai Bahan Dapur

    Inilah beberapa bahan dapur yang bisa dipakai buat usir semut, dikutip dari The Spruce dan Better Homes & Gardens.

    1. Ampas Kopi

    Ampas atau bubuk kopi memiliki aroma kuat yang tak disukai semut. Setelah minum kopi, coba taburkan ampasnya ke sekitar area yang banyak semut.

    2. Bubuk Lada atau Cabai

    Bubuk lada dan cabai mengeluarkan aroma kuat yang mengganggu semut. Taburkan bubuk lada atau bubuk cabai ke titik yang sering jadi akses semut masuk rumah. Cara lain, penghuni bisa menyemprotkan larutan bubuk tersebut ke koloni semut.

    3. Kayu Manis

    Kayu manis punya kandungan trans-cinnamaldehyde. Kandungan tersebut memberi aroma kuat yang tak disukai semut. Penghuni bisa meletakkan kayu manis utuh atau yang berupa bubuk di tempat semut suka berkumpul.

    4. Tepung Maizena

    Selain itu, tepung maizena bisa menghilangkan semut di rumah. Taburkan tepung maizena pada kerumunan semut, lalu tambahkan air. Tepung tersebut akan mengental sehingga membuat semut-semut terperangkap. Kemudian, penghuni bisa membersihkan perangkap tepung beserta semut tersebut.

    5. Cengkeh

    Cengkeh juga memiliki aroma kuat yang dapat mengusir semut. Penghuni dapat menebar cengkeh utuh atau menyemprotkan larutannya ke kerumunan semut.

    6. Soda Kue dan Gula Bubuk

    Kombinasi soda kue dan gula bubuk bisa dipakai buat mengusir semut. Taburkan campuran tersebut ke kawanan semut. Semut akan tertarik dengan aroma manis dari gula bubuk tapi mati setelah mengonsumsi soda kue yang mengandung asam.

    7. Cuka

    Terakhir, penghuni bisa mengusir semut dengan cara menyemprotkan larutan cuka. Sebab, semut tidak suka bau cuka dan larutan tersebut dapat menghilangkan jejak feromon yang ditinggalkan semut.

    Itulah beberapa cara mengusir semut pakai bahan dapur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Air Saja Nggak Cukup, Ini 7 Bahan Alami yang Ampuh Usir Semut


    Jakarta

    Hewan yang kerap ditemukan di rumah adalah semut. Hewan kecil ini kerap muncul di area dekat makanan, seperti meja makan, kompor, hingga tempat sampah.

    Kemunculan semut bisa dalam hitungan menit, bahkan saat ada makanan jatuh, semut dengan cepat berkumpul. Hal ini tidak begitu masalah karena bisa langsung dibuang. Berbeda jika mereka menargetkan makanan bersih yang kita simpan di meja makan. Makanan yang sudah didatangi semut memiliki potensi terkontaminasi bakteri yang dibawa semut. Jadi tidak bisa dimakan atau lebih baik langsung dibuang.

    Pasti rasanya berat membuang makanan yang belum sempat disantap karena semut. Agar kejadian seperti itu tidak terjadi atau terulang di rumah, biasanya orang meletakkan piring makanan di atas piring yang telah berisi air sehingga semut tidak bisa naik ke piring makanan. Namun, semut sudah bisa menembus penghalang tersebut sehingga cara tersebut tidak lagi ampuh.


    Dilansir Better Homes & Gardens dan The Spruce usir semut dengan bahan alami yang bisa diletakkan di dekat makanan.

    Cara Mengusir Semut dengan Bahan Alami

    1. Kulit Jeruk

    Semut memiliki penciuman yang tajam. Untuk mencegah mereka menemukan aroma dari makanan, coba kecoh dengan aroma dari kulit jeruk yang menyengat dari senyawa d-limonene bisa mengganggu kawanan semut.

    Letakkan kulit jeruk atau lemon di area berkumpulnya semut, bau makanan yang memikat mereka akan tersamarkan. Namun, aroma kulit jeruk tidak akan membuat mereka pergi selamanya. Jadi, agar efektif, ganti kulit jeruk minimal sehari sekali.

    2 . Kayu Manis

    Bahan alami yang ditakuti semut adalah kayu manis. Bahan masakan satu ini mengandung trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir dan membunuh semut, menurut penelitian 2014 yang dipublikasi dalam International Journal of Scientific and Research Publications (IJSRP).

    Kayu manis yang digunakan adalah yang sudah sudah dihaluskan. Taburkan kayu manis di lokasi berkumpulnya semut. Aromanya yang menyengat tidak disenangi makhluk kecil itu. Bisa juga menyebarkan kayu manis utuh apabila hanya mempunyai itu di rumah.

    3. Air Cengkeh

    Cengkeh yang biasa digunakan dalam sop sudah memberikan aroma yang kuat. Aroma ini cocok untuk mengusir semut. Cara memasang perangkapnya adalah dengan merendam beberapa cengkeh utus dalam air hangat dan semprotkan air tersebut ke lokasi yang banyak semutnya.

    4. Larutan Cuka

    Cuka merupakan musuh bagi sebagian besar hewan yang ditemukan di rumah. Baunya yang kuat sangat dibenci semut. Cara membuat perangkapnya adalah dengan mencampurkan cuka dengan air di dalam botol semprot. Semprotkan larutan ke lokasi koloni semut berada. Cuka akan menghilangkan jejak feromon yang diikuti oleh koloni hama kecil itu.

    5. Ampas Kopi

    Siapa yang sering minum kopi dan ada sisa ampasnya? Coba pakai sisa tersebut untuk mengusir semut di rumah. Sebar ampas kopi tersebut ke area yang sering dilewati semut. Aromanya yang cukup menyengat tidak disukai makhluk kecil itu sehingga mereka akan menjauh dari sana.

    6. Bubuk Lada dan Cabai

    Semut juga tidak suka dengan lada dan cabai bubuk karena aromanya yang kuat. Bumbu dapur ini dapat ditaburkan di tempat masuknya semut ke dalam rumah. Hama kecil itu akan terusik dan enggan datang kembali. Kedua bahan juga dapat dicampurkan ke dalam air untuk kemudian disemprotkan ke kawanan semut.

    7. Tepung Maizena

    Bahan satu ini biasanya digunakan untuk mengentalkan larutan. Di luar itu, tepung maizena bisa untuk mengusir semut. Taburkan tepung ke koloni semut dan semprot air. Maizena akan mengental dan memerangkap semut-semut lalu bersihkan.

    Itulah sejumlah bahan yang dapat mengusir semut. Ulangi metode jika kerumunan semut datang kembali ke rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Atasi Bau Tak Sedap di Kulkas Bisa Pakai Garam dan Kopi, Ini Caranya


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu barang elektronik di rumah yang harus terus menyala selama 24 jam. Seiring penggunaan, kulkas bisa menjadi kotor karena terdapat sisa makanan, minuman, atau bumbu dapur yang jatuh ke rak kulkas.

    Apabila kotoran dan noda tidak segera dibersihkan, maka bisa muncul bakteri dan jamur yang berbahaya bagi manusia. Selain itu, kulkas yang kotor bisa menimbulkan bau tidak sedap, seperti bau amis atau bau busuk makanan.

    Cara mengatasi kulkas yang bau ternyata bisa menggunakan dua bahan sederhana, yakni garam dan kopi. Bagaimana langkah-langkahnya? Simak dalam artikel ini.


    Cara Atasi Bau di Kulkas Pakai Garam dan Kopi

    Dilansir situs Homes and Gardens, bubuk kopi dapat menyerap dan menetralkan bau. Selain itu, aroma kopi yang menyengat dapat menutupi bau tidak sedap di dalam ruangan, termasuk juga di dalam kulkas.

    Sementara itu, garam bersifat higroskopis yang secara alami dapat menyerap kelembapan. Dengan mencampur garam dan kopi tidak hanya menghilangkan bau busuk, tapi juga menyerap kelembapan berlebih di dalam kulkas.

    Untuk cara penggunaan garam dan kopi juga sangat mudah. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Tuang Kopi ke Aluminium Foil

    Langkah pertama yakni dengan menuangkan 2-3 sendok makan bubuk kopi ke atas selembar aluminium foil. Kalau tidak ada aluminium foil, bisa menggunakan wadah kecil.

    Pastikan bubuk kopi yang digunakan tidak ada campuran gula agar aroma yang keluar 100% murni kopi.

    2. Tambahkan Garam

    Setelah itu, tambahkan garam dapur secukupnya ke dalam bubuk kopi, lalu aduk hingga merata.

    3. Bungkus Aluminium Foil

    Setelah itu, bungkus aluminium foil hingga rapat. Jika memakai wadah, bisa ditutup dengan plastik dan ikat dengan karet.

    Kemudian buat beberapa lubang kecil pada aluminium foil agar aroma kopi bisa keluar dan mengharumkan kulkas. Lakukan hal yang sama pada wadah yang ditutupi plastik.

    4. Masukkan ke Dalam Kulkas dan Tunggu

    Langkah terakhir, masukkan aluminium foil berisi garam dan kopi ke dalam kulkas dan diamkan selama 24 jam. Biarkan aroma kopi mengharumkan seluruh isi kulkas dan menyerap kelembapan.

    Perlu diingat, jika kondisi kulkas sudah sangat kotor maka garam dan kopi tidak efektif mengatasi bau. Pastikan rak kulkas dibersihkan terlebih dahulu dengan sabun agar kotoran dan noda yang menempel bisa hilang. Setelah itu, baru letakkan bubuk kopi dan garam untuk menyerap bau.

    Demikian cara mengatasi bau tak sedap di kulkas dengan garam dan kopi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Jitu Cegah Kucing Liar Masuk Rumah Tanpa Menyakitinya


    Jakarta

    Kucing liar sering kali ditemukan di sekitar rumah. Hewan ini berkeliaran sampai terkadang masuk ke dalam halaman rumah.

    Biasanya mereka datang untuk mencari makanan dan tempat berlindung. Bagi sebagian orang, kehadiran kucing cukup mengganggu karena mereka kerap mencuri makanan, mengacak-acak barang, dan buang kotoran sembarangan.

    Jika menemukan kucing masuk rumah, penghuni yang merasa terganggu tentu akan segera mengusirnya. Namun, jangan sampai mengusir kucing dengan kekerasan sampai melukainya, misalnya menyiram air atau memukulnya. Lebih baik membuat lingkungan yang tidak disukai oleh kucing sehingga mereka ogah masuk.


    Cara Usir Kucing Liar

    Inilah beberapa tips membuat kucing ogah masuk area rumah dikutip dari The Spruce.

    1. Hilangkan Sumber Makanan

    Pemilik perlu mengatasi persoalan kucing dari sumbernya, salah satunya ada makanan. Jangan memberi makan kucing karena mereka akan kembali lagi.

    Lalu, tutup makanan di rumah agar tidak menarik perhatian kucing. Tempat yang sering jadi incaran kucing adalah dapur dan tempat sampah.

    2. Hilangkan Tempat Berlindung

    Selain menutup sumber makanan, pemilik rumah perlu menutup tempat kucing liar berlindung di rumah. Kucing biasanya memanfaatkan lubang di gudang, garasi, teras, atau tempat berlindung sederhana seperti tumpukan kayu.

    3. Buat Pagar Anti Kucing

    Selanjutnya, halangi akses masuk dengan membuat pagar anti kucing liar. Pemilik bisa menggunakan jaring yang tidak dapat dipanjat kucing. Kemudian, gantungkan kaleng berisi kelereng atau lonceng angin yang mengeluarkan suara ketika kucing menyebabkan getaran pada pagar.

    4. Beri Tekstur Pada Tanah

    Beri rintangan yang susah dilewati kucing buat mendekat ke rumah. Caranya bisa dengan menaburkan pecahan kulit telur, kerikil, dan lapisan kawat di pekarangan. Kucing nggak akan betah berjalan di atas tanah bertekstur.

    5. Beri Aroma Pengusir Kucing

    Kucing punya indra penciuman yang sensitif. Pemilik rumah dapat memanfaatkan kemampuan itu dengan memberi aroma yang tidak disukai oleh kucing.

    Hewan berbulu itu tidak menyukai bau kamper, kain lap yang dibasahi amonia, cabai rawit, bubuk kopi, dan jeruk. Coba sebarkan aroma itu di sekitar rumah.

    Itulah beberapa cara mengusir kucing dari rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Dapur yang Ampuh Usir Kecoak di Rumah, Caranya Mudah!


    Jakarta

    Kecoak merupakan salah satu hewan yang sering muncul di rumah. Pada umumnya, kecoak sering terlihat di kamar mandi, dapur, atau meja makan yang kotor.

    Serangga kecil berwarna cokelat ini terkadang bikin jijik sebagian orang. Apalagi jika bisa terbang, banyak orang yang ketakutan dan memilih untuk menghindar.

    Jika menemukan ada kecoak di rumah, sebaiknya segera diatasi sebelum ia berhasil kabur dan bersembunyi di bawah kulkas, lemari, atau celah kecil. Kalau sudah bersembunyi, kecoak akan sulit dibasmi.


    Biasanya kecoak dapat dibasmi dengan semprotan serangga. Selain itu, kecoak juga bisa diusir dari rumah dengan sejumlah bahan dapur sederhana. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Usir Kecoak Pakai Bahan Dapur

    Ada sejumlah bahan dapur sederhana yang bisa mengusir kecoak secara ampuh. Dilansir dari situs The Spruce, berikut daftar bahannya:

    1. Bawang Putih

    Selain digunakan untuk bumbu masakan, bawang putih ternyata juga ampuh untuk mengusir dan membasmi kecoak di rumah. Sebab, aroma tajam dari bawang putih membuat serangga kecil tersebut tidak berani untuk mendekat.

    Cara penggunaannya sangat mudah, cukup geprek 3-4 siung bawang putih, lalu masukkan ke dalam wadah terbuka. Setelah itu, letakkan wadah berisi bawang putih ke sudut-sudut rumah yang sering ditemui ada kecoak.

    2. Perasan Lemon

    Lemon dapat digunakan untuk mengusir kecoak secara efektif. Caranya dengan membuat cairan pembersih lantai dari perasan air lemon. Dibutuhkan sekitar 4-5 buah lemon agar menghasilkan air yang cukup banyak. Agar lebih wangi, bisa ditambahkan juga minyak esensial.

    Kandungan azam dan zat antipatogen pada lemon dapat mencegah tumbuhnya bakteri serta mengeluarkan aroma yang tajam bagi kecoak. Maka dari itu, kecoak tidak tertarik untuk mendekat ke lantai yang sudah dipel dengan jeruk lemon.

    3. Kopi

    Aroma kopi yang wangi dapat memberikan efek menenangkan sekaligus membantu tubuh lebih rileks. Namun, lain halnya bagi kecoak yang justru tidak menyukai aroma dari kopi.

    Caranya juga gampang, cukup tuang kopi bubuk ke dalam wadah berisi air, lalu letakkan di area yang sering dilalui kecoak. Pastikan menggunakan bubuk kopi asli tanpa ada campuran gula.

    Selain itu bisa juga menggunakan ampas kopi. Cukup menaburkan ampas kopi di sekitar area yang sering ditemukan ada kecoak. Kandungan asam pada ampas kopi dapat mengganggu indra penciuman kecoak.

    4. Daun Salam

    Satu lagi bahan dapur yang bisa dimanfaatkan untuk membasmi kecoak di rumah, yaitu daun salam. Hancurkan daun salam hingga mengeluarkan aroma yang khas, lalu letakkan ke sudut-sudut ruangan yang kerap dilalui kecoak.

    Daun herbal ini ternyata tidak disukai kecoak karena mengeluarkan aroma yang tajam. Agar efektif mengusir serangga tersebut, pastikan mengganti daun salam setiap 2-3 hari sekali.

    Itulah empat bahan dapur sederhana yang ampuh mengusir kecoak di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Bikin Ruangan Wangi Pakai Bahan Alami, Bye-bye Bau Tak Sedap



    Jakarta

    Rumah yang harum membuat suasana di rumah lebih nyaman dan menenangkan. Tak jarang pemilik memasang pengharum ruangan agar rumahnya wangi sekaligus menghilangkan bau tak sedap.

    Namun, pengharum ruangan yang tersedia di pasaran mengandung senyawa kimia. Jika ingin alternatif yang lebih alami, ada bahan-bahan yang bisa digunakan.

    Lalu, bahan apa yang bisa digunakan sebagai pengharum ruangan? Simak ulasannya berikut ini.


    Bahan Alami Sebagai Pengharum Ruangan

    Inilah pengharum ruangan alami yang dapat menghilangkan bau tak sedap di rumah, dikutip dari The Spruce.

    1. Kopi

    bubuk kopiKopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Pemilik rumah bisa mengharumkan ruangan menggunakan kopi. Bahan ini punya aroma yang khas sehingga dapat menghilangkan bau. Cara pakainya dengan meletakkan bubuk kopi yang sudah dipanggang di dalam oven pada ruangan yang bau.

    Selain yang berupa bubuk, pemilik juga bisa merebus biji kopi. Lalu, cairannya dimasukkan ke dalam diffuser.

    2. Kayu Manis

    Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Kayu Manis Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Kayu manis dapat mengharumkan ruangan dengan aromanya yang kuat. Bahan ini mengeluarkan wangi yang manis dan hangat sehingga membuat suasana ruangan lebih rileks.

    Pemilik bisa memanfaatkan kayu manis sebagai pengharum ruangan dengan cara direbus, lalu dimasukkan ke dalam diffuser. Cara lain bisa dengan mencampurkan kayu manis, air, dan minyak esensial.

    3. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukLavender Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Lavender memiliki aroma yang lembut dan menenangkan. Pemilik dapat meletakkan bunga lavender ke dalam mangkuk atau vas berisi air dingin untuk menjadikannya pengharum ruangan.

    Kalau tidak punya bunga lavender, minyak esensial bunga lavender bisa jadi alternatif. Campurkan minyak tersebut dengan air.

    Itulah bahan-bahan alami untuk menghilangkan bau di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Benarkah Kopi Hitam Tanpa Gula Ampuh Bakar Lemak? Begini Faktanya


    Jakarta

    Tak hanya menahan ngantuk, mengkonsumsi kopi seringkali dikaitkan dengan penurunan berat badan. Banyak yang percaya bahwa meminum kopi hitam tanpa gula bisa membakar lemak. Benar nggak sih?

    Ternyata, mengonsumsi kopi hitam tanpa gula bermanfaat untuk membakar lemak di tubuh. Dikutip dari Business Insider, kopi mengandung nutrisi seperti niasin, potasium, magnesium, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.

    Kandungan tersebut mampu meningkatkan kesehatan pencernaan, mendukung fungsi otot, dan meningkatkan kesehatan jantung. Kopi juga mengandung kafein yang bisa meningkatkan metabolisme, energi, serta menurunkan berat badan.


    Penurunan berat badan sangat erat kaitannya dengan defisit kalori, yaitu kalori yang dikonsumsi lebih sedikit daripada yang dibakar. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi lebih sedikit kalori dari biasanya.

    Kopi hitam ini menjadi salah satu minuman yang cocok untuk diminum saat diet karena mengandung kurang dari 5 kalori per sajian. Tetapi, kopi rendah kalori itu tanpa ditambah pemanis buatan, susu, maupun krimer.

    “Meskipun kopi hitam rendah kalori, kopi ini dapat dengan cepat menjadi tinggi kalori, gula, dan lemak jika ditambahkan susu dan gula yang berbeda,” kata ahli diet profesional di Preg Appetit, Ashley Shaw.

    Selain rendah kalori, kafein yang ada di dalam kopi berfungsi untuk meningkatkan metabolisme basal (BMR). Itu dikenal sebagai tingkat di mana tubuh membakar kalori saat beristirahat.

    Metabolisme yang lebih tinggi atau lebih cepat akan memungkinkan tubuh membakar lebih banyak kalori saat istirahat atau selama aktivitas fisik, sehingga dapat membantu menurunkan berat badan.

    “Ada banyak penelitian yang terus berkembang tentang bagaimana konsumsi kopi berhubungan positif dengan BMR, namun penting untuk diingat bahwa kita memetabolisme makanan dan minuman dengan kecepatan yang berbeda. Kopi dapat meningkatkan tingkat metabolisme seseorang, tetapi tidak untuk orang lain,” jelasnya.

    Minum kopi hitam tanpa gula juga bisa mengontrol nafsu makan lho. Kandungan kafein dalam kopi dapat mengurangi kadar ghrelin, hormon yang membuat tubuh merasa lapar.

    Sebuah penelitian kecil di tahun 2014 menemukan partisipan mengalami peningkatan rasa kenyang dan mengurangi asupan makanan hanya dalam waktu empat minggu, setelah meminum kopi setiap hari berdasarkan kadar ghrelin mereka.

    “Kafein juga merangsang hormon kenyang peptida YY (PYY). Lebih banyak PYY berarti Anda akan merasa kenyang dan tidak terlalu lapar,” beber Shaw.

    Meskipun kopi dapat membantu menurunkan berat badan, perlu diperhatikan bahwa setiap orang memiliki toleransi kafein yang berbeda-beda. Maka dari itu, perlu untuk selalu mendengarkan kata tubuh dan konsultasi dengan dokter jika diperlukan.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 5 Kesalahan saat Sarapan yang Tak Disadari Bikin Gampang Gemuk

    Jakarta

    Sarapan sering disebut sebagai waktu makan paling penting dalam sehari. Hal ini mungkin ada benarnya, karena sarapan memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan sepanjang hari.

    Mengonsumsi makanan yang tepat saat sarapan dapat membantu menurunkan berat badan. Sebaliknya, menu yang buruk atau kebiasaan sarapan yang tidak sehat bisa menghambat diet.

    Dikutip dari The Sun, berikut kesalahan saat sarapan yang bisa menyabotase penurunan berat badan.


    1.⁠ ⁠Berlebihan Mengonsumsi Kalori Kosong

    Mengonsumsi makanan atau minuman berkalori, terutama yang mengandung kalori kosong, juga dapat mengganggu program diet. Ahli fisiologi dan gizi olahraga dr Mayur Ranchordas mengungkapkan makanan-makanan tersebut dapat membuat seseorang mengonsumsi lebih banyak kalori sepanjang hari, sehingga meningkatkan risiko penambahan berat badan.

    “Jika Anda minum latte atau cappuccino penuh lemak dengan muffin, Anda mungkin berpikir ‘Saya hanya minum kopi dan muffin untuk sarapan’. Tapi itu kalori tinggi, dan tidak ada nilai gizinya. Itu sama dengan 700-800 kalori saat sarapan,” ungkapnya.

    “Jika Anda kemudian makan sandwich ayam dan bacon saat makan siang, Anda bisa melebihi asupan kalori harian Anda sebelum makan malam,” sambung Ranchordas

    2.⁠ ⁠Tidak Mengonsumsi Cukup Protein dan Lemak Sehat

    Sarapan yang sehat mengandung tiga komponen utama, yaitu protein, lemak, dan karbohidrat. Sayangnya, banyak menu sarapan yang gagal menyertakan ketiganya, sehingga membuat seseorang cepat merasa lapar dan makan berlebihan.

    “Aturan umum bagi para atlet adalah apakah makanan tersebut memberi Anda lemak sehat, protein yang baik, mineral dan vitamin, serta karbohidrat dalam jumlah sedang? Jika jawabannya ya, 9/10 mungkin itu makanan sehat,” kata Ranchordas.

    3.⁠ ⁠Mengonsumsi Gorengan Berminyak

    Mengonsumsi gorengan saat sarapan juga menjadi salah satu kesalahan yang bisa menyabotase penurunan berat badan. Hobson mengatakan gorengan cenderung mengandung banyak lemak jenuh dan kalori, sehingga membuat tubuh merasa lesu.

    Tak hanya itu, mengonsumsi gorengan secara berlebihan juga dikaitkan dengan risiko kanker usus.

    “Jumlah yang lebih kecil tidak apa-apa. Namun, ada banyak kaitan antara daging olahan dan kanker usus. Bacon dan sosis, misalnya, juga penuh garam yang tidak baik untuk tekanan darah,” terangnya.

    4.⁠ ⁠Makan Sambil Jalan

    Rutinitas yang padat kerap memaksa banyak orang untuk sarapan sambil berangkat kerja atau beraktivitas. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa memberikan dampak buruk terhadap pengelolaan berat badan.

    “Ada kemungkinan Anda makan berlebihan jika tidak fokus pada makanan, dan jika terburu-buru, Anda berisiko mengalami gangguan pencernaan,” kata Hobson.

    Setiap orang memiliki waktu sarapan idealnya masing-masing. Beberapa orang mungkin sarapan sesaat setelah bangun tidur, sementara yang lain memilih menunggu 30 menit sampai satu jam setelah bangun tidur untuk sarapan.

    Hal itu sah-sah saja. Namun Hobson mengingatkan agar tidak menunggu sampai benar-benar merasa lapar untuk sarapan.

    “Menunggu hingga Anda kelaparan dapat membuat Anda mencari sesuatu yang tidak sehat,” pungkasnya.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto