Tag: kotor

  • Bersihkan Dudukan Kloset Pakai Tisu Malah Bikin Tambah Kotor!



    Jakarta

    Tisu merupakan sejenis kertas tipis yang bisa digunakan untuk apa saja. Salah satunya adalah digunakan untuk membersihkan permukaan kloset yang basah.

    Budaya di Indonesia masih memakai shower kecil dan keran, bisa saja air berceceran hingga ke permukaan lubang kloset. Untuk membersihkan bagian tempat duduk toilet, biasanya memakai tisu karena tidak ada yang tahu air yang bercecer di sana itu air bersih atau sudah terkontaminasi dengan kotoran orang lain.

    Meskipun terlihat sangat membantu, ternyata menurut produsen penggunaan tisu untuk membersihkan permukaan kloset sangat tidak dianjurkan. Dilansir BBC, perusahaan produsen toilet asal Jepang, Toto mengungkapkan tisu dapat menimbulkan goresan. Hal ini disebabkan karena permukaan tisu tersebut dapat mengikis pelindung pada permukaan kloset.


    Dudukan kloset terbuat dari resin plastik yang juga rentan terhadap gesekan. Apabila dipegang, permukaan tisu memang lembut, tetapi debu atau partikel halus yang menempel pada tisu bisa menyebabkan goresan ketika diusap. Hal ini berlaku bagi tisu kering dan kain. Goresan tersebut bisa membuat lubang yang berpotensi sebagai tempat kotoran menempel, lama kelamaan permukaan kloset yang putih bisa berubah warna.

    Peringatan ini bukan hanya dilontarkan oleh perwakilan perusahaan produsen kloset, para ahli kebersihan juga menyampaikan hal yang sama. Mereka menyarankan lebih baik menggunakan kain lembut yang telah direndam dalam detergen atau air bersih biasa untuk membersihkan dudukan toilet daripada menggunakan tisu. Cara ini lebih aman, dapat membersihkan dudukan toilet, dan tidak menimbulkan goresan pada dudukan toilet.

    Selain melarang penggunaan tisu, penggunaan bahan pengencer, penggosok nilon atau logam, atau bahan abrasif lainnya juga berpotensi merusak permukaan dudukan toilet.

    Toto berkomitmen, akan membuat inovasi baru dengan membuat kloset dari material yang lebih aman sehingga jika ada penggunanya yang tetap menggunakan tisu tidak akan mempengaruhi kualitas permukaan kloset.

    Di luar itu, ada larangan lain saat berada di toilet. Menurut laporan dari NDTV, para ahli juga melarang seseorang terlalu lama duduk di kloset, terutama sembari membawa ponsel. Hal tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

    Posisi duduk di toilet merupakan posisi tubuh yang tidak baik. Gravitasi tidak hanya membuat manusia tetap berada di bumi, tetapi juga membuat tubuh bekerja lebih keras untuk memompa darah kembali ke jantung. Dudukan toilet yang berbentuk oval menjaga posisi rektum lebih rendah dibandingkan kursi biasa sehingga gravitasi menambah tekanan pada dasar panggul.

    Itulah penjelasan mengapa permukaan kloset tidak boleh dibersihkan memakai tisu, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! 3 Lokasi di Rumah Ini Rawan Jadi Sarang Belatung


    Jakarta

    Belatung merupakan hewan yang sering muncul pada makanan yang sudah kadaluarsa atau busuk. Namun, kemunculan hewan yang sebenarnya larva dari serangga ini bisa ditemui di dalam rumah yang mungkin dikira bersih.

    Sebelum itu, ketahui dahulu bentuk belatung. Dilansir Family Handyman, belatung merupakan lalat muda alias larva lalat. Hewan ini umumnya berwarna putih tidak memiliki kaki, bentuknya seperti cacing pendek dan selalu menggeliat. Hewan ini memiliki 1-2 bintik hitam pada salah satu ujungnya yang berfungsi sebagai lubang pernapasan.

    Ketika menemukan belatung, biasanya mereka tidak hanya satu buah, melainkan bergerombol dan selalu menggeliat. Mereka muncul dari telur lalat yang bertelur di atas sampah atau tempat kotor tersebut. Oleh karena itu, jika ada tumpukan sampah atau makanan yang sudah membusuk sebaiknya dibuang jauh-jauh karena dapat mengundang lalat.


    Belatung sebenarnya dapat hilang dengan sendirinya jika sudah menjadi lalat dan memakan semua sumber makanan, sehingga area tersebut tak bisa lagi menjadi tempat bertelur. Faktor cuaca juga dapat membunuh belatung karena hewan ini tidak dapat bertahan hidup di kondisi terlalu dingin atau panas.

    Dari siklus kehidupan belatung, detikers mungkin bisa terbayang sedikit kira-kira lokasi di mana yang disenangi oleh belatung. Dilansir Homes and Garden berikut lokasi yang bisa memicu munculnya belatung di dalam rumah.

    1. Piring Kotor

    Mencuci piring atau perlengkapan makan sebenarnya merupakan pekerjaan yang mudah, tetapi jika jumlahnya banyak ditambah pekerjaan lainnya, tugas satu ini bisa jadi tidak tersentuh sama sekali. Namun, hati-hati tumpukan piring kotor dapat memicu munculnya belatung. Sebab, biasanya di dalam piring kotor terdapat sisa makanan atau sampah yang apabila didiamkan akan membusuk dan memanggil lalat datang.

    Apabila piring sudah diinvasi belatung, membersihkannya akan lebih sulit. Lebih baik, setiap setelah makan, sisa makanan dipisah dahulu, piring direndam dalam air bersih. Bisa juga mencicilnya atau memakai peralatan makan sekali pakai jika benar-benar tidak bisa mencuci piring.

    2. Tempat Sampah Terbuka

    Tempat sampah di dalam rumah juga harus setiap hari dibuang keluar karena baunya dapat mengundang lalat datang. Selain itu, pastikan tempat sampah yang dipakai modelnya memiliki tutup agar lalat, tikus, hingga kecoa tidak berkumpul di dalamnya.

    3. Halaman Rumah

    Belatung juga bisa ditemukan di sekitar perkarangan rumah. Umumnya hal ini disebabkan karena ada kotoran hewan, bangkai binatang, atau kompos yang tidak segera dibersihkan. Maka jangan heran kalau ditemukan banyak lalat dan belatung di halaman.

    Tips Membasmi Belatung di Rumah

    Kamu dapat membasmi belatung dengan menggunakan obat semprotan nyamuk. Jika sudah mati, kamu bisa menyingkirkannya dengan vacuum cleaner atau sapu.

    Jika masih ada sejumlah belatung yang hidup, kamu bisa membasminya dengan membuat larutan alami dari garam dan cuka putih. Berikut langkah-langkahnya:

    • Tuang 2 sendok makan garam ke dalam wadah, lalu campur cuka putih secukupnya
    • Masukkan 2-3 gelas air panas ke dalam wadah, kemudian aduk hingga merata
    • Setelah itu, tuang larutan tersebut ke dalam botol semprot
    • Semprotkan cairan garam dan cuka putih ke area yang terdapat belatung di rumah.

    Itulah 3 lokasi yang bisa memicu munculnya belatung di rumah, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Kebiasaan Ini Tanpa Sadar Bisa Bikin Kamar Mandi Cepat Kotor, Jangan Diulangi!


    Jakarta

    Kamar mandi merupakan salah satu ruangan yang sering digunakan di rumah. Tak heran, area tersebut harus sering dibersihkan.

    Selain karena sering dipakai, kamar mandi juga bisa kotor karena kebiasaan penghuni rumah lho. Maka dari itu, sebaiknya para penghuni rumah mulai mengubah kebiasaan agar kamar mandi tidak cepat kotor.

    Apa saja sih kebiasaan yang bisa bikin kamar mandi kotor? Berikut ini informasinya.


    Kebiasaan yang Bisa Bikin Kamar Mandi Cepat Kotor

    Ilustrasi ToiletIlustrasi tutupan kloset terbuka. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawf8

    Kebiasaan yang satu ini pasti sering ditemukan. Sebaiknya tutup kloset saat ingin mem-flush-nya untuk mencegah bakteri menyebar ke permukaan kamar mandi.

    “Setiap kali Anda menyiram toilet dengan dudukan terbuka, partikel mikroskopis yang mengandung bakteri akan terlontar ke udara akibat kekuatan air yang disiram,” kata presiden Molly Maid, Marla Mock, dikutip dari Martha Stewart, Selasa (7/10/2025).

    Partikel-partikel tersebut, kata Mock, bisa menempel di handuk dan sikat gigi kalau posisinya dekat dengan kloset.

    2. Tidak Membersihkan Sisa Cipratan Air

    Ilustrasi membersihkan kaca.Ilustrasi kaca kamar mandi. Foto: Ilham Satria Fikriansyah/detikcom

    Dilansir dari Better Homes and Gardens, kebiasaan ini tanpa sadar bisa membuat kamar mandi cepat kotor. Cipratan air yang tidak segera dilap bisa menyebabkan kerak air ketika sudah kering. Kalau ada genangan air, justru bisa jadi tempat yang pas untuk jamur tumbuh.

    Maka dari itu, sebaiknya segera lap setelah menggunakan wastafel, meja kamar mandi, cermin, maupun bathtub setelah selesai mandi. Kalau dibersihkan setiap hari, bisa mencegah penumpukan residu dan tampilan kotor.

    3. Meninggalkan Handuk dan Keset Basah di Lantai

    Jenis-jenis kesetIlustrasi keset kamar mandi. Foto: istimewa/blibli

    Kebiasaan lainnya adalah meninggalkan handuk basah atau lembap di lantai setelah mandi. Selain tampak berantakan, air yang ada di handuk itu bisa menjadi tempat perkembangbiakan jamur maupun bakteri.

    Hal itu berpotensi adanya penyebaran bakteri kalau handuk itu dipakai lagi dan menyebabkan bau yang tidak bisa diabaikan. Nah, sebaiknya gantung handuk usai digunakan sebelum dipakai lagi nantinya. Selain itu, cuci handuk setiap 3-4 hari sekali dan cuci keset kamar mandi setiap minggu.

    4. Tidak Membersihkan Bekas Alat Mandi

    Ilustrasi amenities atau alat mandi hotelIlustrasi alat mandi Foto: Freepik/freepik

    Sabun, sampo, maupun pasta gigi merupakan benda yang sering dipakai saat mandi. Namun, kadang-kadang masih ada residu yang tertinggal di lantai, shower, atau wastafel.

    Nah, kalau tidak langsung dibersihkan bisa-bisa menjadi kerak. Sebaiknya jika melihat ada noda bekas sabun segera dibersihkan agar tidak berkerak.

    Itulah beberapa kebiasaan yang bisa bikin kamar mandi cepat kotor.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Penyebab Banyak Debu di Rumah yang Picu Masalah Kesehatan


    Jakarta

    Rumah tak hanya tampak indah dan estetis, tapi juga harus mengutamakan kebersihan. Maka dari itu, penting untuk selalu membersihkan rumah minimal dua kali dalam seminggu.

    Apabila rumah jarang dibersihkan maka bisa menimbulkan banyak debu dan kotoran yang menempel di lemari, lantai, dan dinding. Jika dibiarkan, partikel debu dapat terhirup dan memicu masalah kesehatan, seperti gatal-gatal dan gangguan pernapasan.

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan rumah dipenuhi oleh debu dan kotoran. Simak penjelasannya secara lengkap dalam artikel ini.


    Penyebab Banyak Debu di Rumah

    Ada sejumlah penyebab debu dan kotoran menumpuk di rumah. Dilansir situs Real Simple, berikut penyebabnya:

    1. Sirkulasi Udara yang Buruk

    Alasan utama banyak debu di rumah karena sirkulasi udara yang buruk. Kondisi ini makin diperparah dengan ventilasi udara yang jarang dibersihkan sehingga kotoran terus menumpuk.

    Jika terdapat exhaust fan di rumah, sebaiknya segera dibersihkan secara berkala setiap tiga bulan sekali. Kalau kondisi lingkungan di rumah banyak debu maka perlu dibersihkan berkala setiap dua bulan sekali.

    2. Karpet Kotor

    Karpet di rumah perlu dibersihkan secara berkala setiap dua kali dalam seminggu. Jika karpet sering dilalui penghuni rumah maka perlu dibersihkan minimal tiga kali seminggu.

    Karpet yang kotor dapat menyebabkan penumpukan debu. Selain itu, ada banyak tungau dan kutu busuk yang bersarang di dalam karpet sehingga menyebabkan kulit gatal dan bercak merah.

    3. Bulu Hewan Peliharaan

    Jika kamu memelihara hewan peliharaan seperti kucing dan anjing, penting untuk menjaga kebersihan rumah secara rutin. Sebab, bulu-bulu dari hewan peliharaan bisa beterbangan dan menumpuk di karpet, tempat tidur, dan kain sofa.

    “Kucing, anjing, dan hewan peliharaan lainnya cenderung menjadi sumber debu utama,” kata pakar kebersihan di Nectar Shyam Joshi.

    Sebagai solusinya, hewan peliharaan perlu dimandikan dan dicukur bulunya secara berkala. Joshi menyarankan untuk membawa hewan kesayangan ke salon khusus hewan agar bersih dan wangi.

    4. Rumah Jarang Dibersihkan

    Rumah yang tak terawat akan menyebabkan penumpukan debu dan kotoran. Jika terus dibiarkan maka dapat mengganggu kesehatan seperti alergi, kulit gatal, hingga gangguan pernapasan.

    Joshi menyarankan agar membersihkan rumah setiap seminggu sekali, termasuk menyapu dan mengepel lantai. Gunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu di sofa dan karpet, lalu cuci seprai tempat tidur secara teratur.

    “Idealnya, langkah ini dilakukan setiap minggu jika memungkinkan untuk menghindari debu dan berbagai alergen,” ujarnya.

    Itulah empat penyebab banyak debu dan kotoran yang menumpuk di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakaian Masih Bau Meski Sudah Dicuci Berulang Kali? Ini Sebabnya


    Jakarta

    Agar pakaian kembali bersih dan wangi maka harus dicuci menggunakan carian detergen. Setelah itu, jemur baju di bawah sinar matahari agar cepat kering.

    Namun sayangnya, baju yang telah dicuci terkadang masih mengeluarkan bau tidak sedap. Meski sudah dicuci sampai berulang kali dengan detergen, tapi tetap saja pakaian masih bau.

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan pakaian tetap bau meski sudah dicuci berulang kali. Apa sebabnya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Penyebab Pakaian Masih Bau Walau Sudah Dicuci

    Dilansir situs Cleanipedia, berikut sejumlah penyebab pakaian masih bau meski sudah dicuci sampai berulang kali:

    1. Mesin Cuci Sudah Kotor

    Sama halnya seperti pakaian, mesin cuci yang digunakan berulang kali juga harus dibersihkan. Soalnya, partikel debu dan kotoran bisa menumpuk di bawah mesin cuci sehingga dapat mengotori pakaian saat sedang dicuci.

    2. Jumlah Detergen yang Tidak Tepat

    Detergen sangat penting digunakan saat mencuci agar baju kembali bersih dan wangi. Namun, apakah kamu memperhatikan jumlah detergen yang digunakan?

    Jika jumlah detergen terlalu banyak maka tidak akan terbilas dengan air secara optimal, sehingga meninggalkan sisa di bawah mesin cuci. Seiring waktu, sisa detergen tersebut akan lembap dan memicu bau tidak sedap.

    Di sisi lain, jumlah detergen yang terlalu sedikit membuat pakaian yang dicuci tidak akan bersih dan wangi. Maka dari itu, penting untuk menuangkan detergen sesuai ketentuan.

    3. Membiarkan Pakaian di Mesin Cuci

    Sering membiarkan pakaian di mesin cuci selama berjam-jam? Jika iya, maka hal itu bisa memicu pakaian jadi bau. Sebab, udara lembap di dalam mesin cuci membuat pakaian yang harusnya wangi malah justru bau.

    Oleh sebab itu, segera jemur pakaian yang telah dicuci. Jangan dibiarkan berjam-jam atau bahkan seharian di dalam mesin cuci.

    4. Menjemur Pakaian di Tempat Lembap

    Pakaian yang dijemur di tempat lembap dan minim sinar matahari akan menciptakan bau tidak sedap. Meski awalnya baju terasa wangi dan segar usai dicuci, tapi bisa saja menjadi bau karena tidak dijemur secara benar.

    Pastikan kamu menjemur baju di bawah sinar matahari langsung. Panas dari matahari dapat mengeringkan baju dengan cepat.

    5. Proses Pengeringan yang Tidak Tepat

    Baju yang telah dicuci akan memasuki tahap pengeringan. Pada fase ini, pastikan baju benar-benar dikeringkan dengan mesin cuci sampai selesai. Proses pengeringan yang tidak tepat membuat baju masih basah dan berpotensi menimbulkan bau apak.

    Saat proses pengeringan dengan mesin cuci, sebaiknya jangan menaruh pakaian dalam jumlah banyak. Hal ini dapat memberikan beban besar pada mesin cuci sehingga tidak bekerja secara optimal.

    6. Pakaian Masih Basah Saat Diangkat dari Jemuran

    Pakaian yang dijemur sebaiknya diangkat jika benar-benar sudah kering. Cek bagian sela-sela ketiak dan bawah baju. Kalau masih sedikit basah sebaiknya biarkan dijemur selama beberapa jam lagi.

    Mengangkat pakaian yang masih basah berpotensi menimbulkan bau apak. Jika baju langsung dimasukkan ke dalam lemari, maka bau tersebut bisa menyebar ke seluruh pakaian.

    Itulah enam penyebab pakaian yang dicuci masih mengeluarkan bau. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Banyak Cacing Muncul di Kamar Mandi? Ini Sebabnya


    Jakarta

    Cacing sering ditemukan di area rumah, salah satunya di dalam kamar mandi. Kehadiran hewan melata ini bikin sebagian orang merasa geli karena khawatir masuk ke dalam tubuh.

    Ada beberapa penyebab cacing bisa muncul di kamar mandi, salah satunya akibat kamar mandi yang lembap. Soalnya, kondisi tersebut sangat cocok bagi cacing untuk berkembang biak.

    Selain itu, ada beberapa faktor yang membuat cacing bisa muncul di kamar mandi. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Ini Penyebab Cacing Muncul di Kamar Mandi

    Hadirnya cacing di kamar mandi membuat sebagian orang merasa jijik dan tidak nyaman. Dilansir situs DIY Home Comfort, berikut penyebab cacing muncul di kamar mandi:

    1. Pipa Air Bocor

    Penyebab pertama karena terjadi kebocoran pipa air. Kondisi ini menyebabkan kamar mandi sangat lembap sehingga menjadi tempat yang cocok bagi cacing untuk menetap.

    Jika menemukan adanya kebocoran pipa air di rumah, sebaiknya segera diperbaiki. Selain mencegah kamar mandi lembap dan timbul cacing, langkah ini juga mencegah kerusakan yang lebih parah.

    2. Kamar Mandi Kotor

    Kondisi kamar mandi yang kotor juga menjadi tempat yang disenangi cacing. Soalnya, hewan melata ini kerap memakan bakteri dan kuman, sedangkan kamar mandi yang kotor menjadi sarang bagi bakteri untuk tumbuh.

    Selain cacing, kamar mandi yang kotor juga mengundang sejumlah hewan lainnya seperti kecoak, laba-laba, kamitetep, hingga tikus.

    3. Drainase Buruk

    Kondisi drainase yang buruk juga bisa menyebabkan banyak cacing di kamar mandi. Hewan tersebut dapat masuk melalui saluran pembuangan yang mampet atau kotor.

    4. Ada Celah di Kamar Mandi

    Cacing juga bisa masuk ke kamar mandi karena menemukan ada celah atau lubang. Cacing dapat masuk ke lubang kecil karena memiliki tubuh yang elastis. Biasanya hewan melata ini dapat masuk lewat celah dinding, lantai, atau lubang drainase.

    5. Suhu Lembap di Kamar Mandi

    Kondisi lembap di kamar mandi dapat memicu cacing bermunculan. Hal ini disebabkan oleh ventilasi udara yang buruk sehingga toilet lembap secara terus-menerus. Solusi untuk mengatasi masalah ini bisa memasang exhaust fan agar terdapat ventilasi udara.

    Cara Basmi Cacing di Kamar Mandi dengan Ampuh

    Cacing yang bermunculan di kamar mandi dapat diatasi dengan bahan sederhana. Simak tipsnya di bawah ini:

    1. Soda Kue dan Cuka Putih

    Kombinasi soda kue dan cuka putih ternyata efektif untuk membasmi cacing di kamar mandi. Caranya cukup mencampurkan baking soda dan cuka putih dengan perbandingan 50:50, lalu tuang air secukupnya dan aduk hingga merata.

    Jika sudah tercampur rata, siram cairan tersebut ke area yang terdapat cacing dan saluran pembuangan air di kamar mandi.

    2. Garam dan Air Sabun Mandi

    Penggunaan garam dan sabun mandi juga ampuh untuk membasmi cacing di kamar mandi. Cukup mencampur 500 gram garam dan 5 liter air sabun mandi, lalu kocok hingga merata.

    Setelah itu, siram cairan tersebut ke dinding, lantai, dan saluran air di kamar mandi. Setelah itu, sikat kamar mandi secara perlahan untuk membasmi cacing. Terakhir, bilas kamar mandi dengan air bersih.

    Itulah penyebab cacing dapat muncul di kamar mandi dan cara basminya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Biang Kerok Pengering Mesin Cuci Tak Mau Berputar, Cek Sendiri Aja


    Jakarta

    Salah satu fitur yang sangat berguna di mesin cuci adalah pengering pakaian. Hal ini sangat membantu penggunanya agar setelah selesai dicuci bisa langsung dijemur karena memeras pakaian terkadang membuat telapak tangan perih.

    Bentuk pengering pakaian tergantung pada model mesin cucinya. Ada yang berbentuk tabung kecil dan terpisah dari tabung penggilingan. Ada juga yang hanya satu tabung dan bisa otomatis dikeringkan tanpa perlu dikeluarkan dari mesin cuci.

    Di luas kegunaannya yang bermanfaat, pengering pakaian juga bisa mengalami error atau masalah. Ciri-ciri pengering pakaian bermasalah adalah tidak bisa berputar cepat, mengeluarkan air, dan membuat pakaian benar-benar kering.


    Untuk dapat mencegah hal tersebut atau agar bisa mengatasinya dengan cepat, dilansir dari Mr Appliance dan Asurion berikut beberapa penyebab pengering pakaian bermasalah.

    Penyebab Pengering Mesin Cuci Tidak Berputar

    1. Ada Benda Kecil Terselip

    Berbeda dengan cara manual yang harus diperas. Mesin pengering mengurangi air pada pakaian caranya dengan menerapkan pemutaran yang cepat. Apabila pengering tidak dapat berputar berarti ada yang mengganjal kerja mesin tersebut, seperti benda yang terbawa ke dalam mesin cuci.

    Oleh karena itu, ada anjuran untuk selalu mengosongkan kantong pakaian sebelum mencuci. Barang kecil tersebut contohnya koin, kartu kredit, peniti, tisu, hingga kertas. Jika mesin cuci tiba-tiba berhenti cek bagian dasar apakah ada benda padat yang tersangkut.

    2. Kait Pintu Pengering Rusak

    Jenis mesin cuci yang memiliki sistem pengering terpisah, biasanya model wadah pakaiannya dari plastik yang ringan dan terdapat kain di bagian atas. Tidak menutup kemungkinan kait tersebut rusak karena beban pakaian yang berat dan tekanan dari gerakan keranjang yang diputar keras saat pengeringan. Apabila kait tersebut rusak, keranjang pakaian akan berat sebelah. Biasanya mesin cuci akan bergetar dan timbul suara keras seperti dua benda berbenturan. Hal ini mengindikasi ada ketimpangan beban.

    Kondisi ini juga bisa membuat mesin cuci tidak bisa mendeteksi bahwa pintunya tertutup dan elemen pemanas dan tabung tidak bekerja. Cara mengatasinya adalah dengan mengganti peralatan yang rusak pada bagian pengering.

    3. Bagian dalam Pengering Kotor

    Saat mencuci pakaian pasti ditemukan rambut atau kotoran yang ikut terbawa. Benda-benda kecil tersebut dapat mengendap di permukaan bersama air yang terbuang. Lama kelamaan kotoran tersebut akan menyumbat kerja mesin dan membuat pergerakannya melambat dan tersendat.

    Cara mengatasinya adalah dengan memeriksa tabung pengering dan bersihkan kotoran secara teratur. Jika tabung pengering bersih, maka mesin akan berfungsi kembali.

    4. Sabuk Penggerak Terputus

    Kemudian, mesin pengering bisa tidak berputar karena sabun penggerak yang rusak. Fungsi dari sabuk penggerak ini amat penting, yakni untuk memutar tabung pengering. Jika sabuk putus, maka pengering tidak bisa berputar.

    Cara mengeceknya adalah coba putar drum secara manual. Jika ada sedikit atau tidak adanya hambatan saat memutarnya, artinya sabuk penggerak tidak berfungsi.

    5. Bantalan Drum Aus

    Bantalan drum merupakan bagian yang menyangga bagian belakang drum. Cara mengecek jika memang ada masalah pada bantalan drum adalah coba lepas sabuk pengering. Coba putar drum manual dengan tangan. Jika drum macet atau berderit, kemungkinan bantalan rusak atau aus dan membebani motor. Cara mengatasinya adalah mengganti bantalan tersebut.

    6. Motor Penggerak Pengering Rusak

    Drum pengering yang rusak tadi juga akan mempengaruhi motor mesin. Tandanya adalah terdengar suara geraman atau dengungan saat menyalakan cucian. Motor juga bisa mati total di tengah pencucian.

    7. Rol Drum Aus

    Rol drum adalah roda kecil yang menahan drum agar tetap di tempatnya saat berputar. Jika drum tersangkut atau tidak bisa berputar bebas, mungkin rol sudah aus. Coba buka pengering dan lihat dinding belakangnya. Jika ada celah antara drum dan dinding, gantinya adalah pasang rol drum yang baru.

    Itulah beberapa penyebab tidak berputarnya pengering mesin cuci. Selain penyebab di atas, pastikan arus listrik ke mesin cuci besarnya tepat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencuci Bantal yang Kotor dan Menguning Agar Bersih Kembali


    Jakarta

    Bantal memiliki fungsi penting untuk menopang kepala saat tidur. Penggunaan bantal dapat membantu tidur lebih nyenyak dan mencegah kepala terasa pegal.

    Seiring penggunaan, bantal bisa menjadi kotor karena terus-menerus diduduki kepala. Biasanya, bantal akan berubah warna menjadi kuning akibat keringat yang keluar saat tidur.

    Bantal yang sudah menguning tentu bikin tidak nyaman untuk digunakan. Selain menimbulkan bau tidak sedap, bantal yang sudah kotor bisa menyebabkan munculnya hewan seperti tungau yang dapat mengganggu tidur.


    Maka dari itu, penting untuk segera mencuci bantal yang sudah kotor dan menguning. Bagaimana cara mencucinya? Simak dalam artikel ini.

    Cara Mudah Mencuci Bantal

    Dilansir situs Good Housekeeping, mencuci bantal sebenarnya terbilang mudah karena tinggal dimasukkan ke dalam mesin cuci. Hal ini berlaku untuk bantal isi serat (fiberfill pillows).

    Namun, lain halnya dengan bantal busa padat (solid foam pillows) yang tidak dianjurkan untuk dimasukkan langsung ke mesin cuci. Jika dipaksakan, bantal bisa rusak.

    Untuk mengetahui cara membersihkan bantal sesuai jenisnya, simak cara-caranya di bawah ini:

    Bantal Isi Serat

    Saat mencuci bantal isi serat, pastikan langsung mencuci dua bantal sekaligus. Cara ini dilakukan agar mesin cuci tetap seimbang dan lebih bersih secara menyeluruh. Berikut cara mencucinya:

    1. Masukkan bantal ke dalam mesin cuci
    2. Tambahkan sedikit deterjen dan pengharum pakaian
    3. Pilih opsi mencuci pelan agar lebih efektif mengangkat kotoran dan menghilangkan noda kuning di bantal
    4. Jika sudah bersih, keringkan bantal di bawah sinar matahari hingga kering.

    Bantal Busa Padat

    Mencuci bantal busa padat tidak bisa dilakukan secara asal. Berikut langkah-langkah mencucinya:

    1. Lepaskan sarung bantal dan cuci di mesin cuci menggunakan deterjen
    2. Untuk menghilangkan debu dan kotoran di bantal, gunakan vacuum cleaner atau masukkan ke dalam pengering pakaian selama 20 menit
    3. Jika ada noda kuning di bantal, bersihkan dengan kain yang dicelupkan ke dalam larutan sabun. Bilas bantal dengan kain yang sudah dibasahi secara perlahan. Hati-hati saat mengelapnya karena bantal bisa robek.
    4. Setelah noda menghilang, jemur bantal di bawah sinar matahari sampai kering.

    Disarankan mencuci bantal setiap 3-6 bulan sekali agar tidak terlalu kotor dan banyak noda kuning yang menempel. Apabila bantal sudah sangat kotor dan tidak nyaman untuk digunakan, sebaiknya segera ganti dengan yang baru.

    Itulah cara mencuci bantal yang kotor dan menguning dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemunculan 6 Hewan Ini Bisa Jadi Pertanda Kamar Mandi Lagi Kotor


    Jakarta

    Banyak sekali hewan atau serangga yang mungkin saja muncul di kamar mandi. Umumnya mereka muncul karena mengetahui ada sumber makanannya.

    Kemunculan hewan juga bisa berarti kamar mandi itu kotor karena ada hewan yang makanannya adalah kotoran. Jadi jangan anggap sepele kehadiran hewan-hewan di kamar mandi karena bisa jadi sinyal penting untuk segera membersihkan kamar mandi.

    Lantas, kenapa hewan tersebut muncul di kamar mandi? Berikut daftarnya


    6 Hewan yang Suka Muncul di Kamar Mandi

    Inilah deretan hewan yang kerap ditemukan di kamar mandi beserta cara mengatasinya, dilansir dari AZ Animals.

    1. Lalat Limbah

    Lalat limbah merupakan serangga yang dapat terbang seperti lalat. Namun, bentuk dan ukurannya berbeda dengan lalat yang biasa ditemukan di dekat tempat sampah atau makanan. Lalat ini umumnya tidak banyak bergerak. Mereka senang menempel di dekat saluran pembuangan, kamar mandi tak terpakai, pipa bocor, dan genangan air. Bisa juga di dinding kamar mandi. Mereka akan bergerak jika ada gangguan, tetapi tidak akan menyerang.

    Serangga tersebut muncul untuk mengincar kotoran organik di kamar mandi. Cara mengatasi lalat limbah adalah segera membersihkan kamar mandi, pastikan tidak ada genangan di dalamnya dan sumbatan pada saluran air yang tersumbat dan pipa bocor, serta menyingkirkan genangan air. Lalu, siapkan cairan yang bisa mengusir mereka berupa campuran cuka apel dan detergen pencuci piring. Letakkan di dekat area yang bermasalah.

    2. Kecoak

    susu kecoaKecoak Foto: iStock

    Serangga yang cukup mengganggu dan banyak ditakuti adalah kecoak. Hewan ini bergerak cukup cepat dan bisa terbang. Bahkan hewan ini gerakannya tidak bisa ditebak karena mereka bisa lari ke arah manusia bukan menjauh. Kemunculan kecoak disebabkan karena lingkungannya mendukung, yakni lingkungannya yang lembap, kotor, dan ada area yang gelap.

    Untuk mengatasi kecoak, tutup lubang, celah, lubang pembuangan, dan akses masuk ke kamar mandi. Taburkan campuran soda kue dan gula di sekitar area bermasalah.

    3. Kelabang

    KelabangKelabang Foto: Pixabay/Alexas_Fotos

    Kelabang berbentuk panjang dan bisa berjalan dengan cepat. Kelabang umumnya hidup di area yang tersembunyi. Mereka menyukai tempat yang lembap, seperti tempat kebocoran dan air yang tergenang. Mirip seperti lalat limbah, kelabang menyukai kotoran organik di kamar mandi.

    Untuk mencegah kelabang mendekat, pemilik rumah harus rajin membersihkan kamar mandi dan memastikan tidak lembap. Tuang cuka ke saluran pembuangan agar kelabang tidak masuk ke kamar mandi.

    4. Laba-laba

    Cara Mengusir Laba-laba di Rumah Tanpa Membunuh dan Obat PembasmiLaba-laba Foto: Christian Cagni/Unsplash

    Laba-laba senang sekali hidup di celah kecil, jendela, lubang ventilasi, pojokan, hingga wastafel. Umumnya di area yang agak kering. Laba-laba bisa masuk kamar mandi karena mencari sumber makanan dan air.

    Cara mengatasi serangga ini adalah tutup retakan dan celah di kamar mandi termasuk di bagian dinding. Lalu, semprotkan campuran cuka dan air di sekitar sudut-sudut.

    5. Cacing

    Earthworm on gravel asphalt. Close-up with selected focus.Earthworm on gravel asphalt. Close-up with selected focus. Foto: Getty Images/Andie_Alpion

    Cacing sangat menyukai tempat yang lembap, minim ventilasi, dan kotor. Lingkungan seperti itu bukan hanya membantunya mencari makan, melainkan untuk berkembang biak juga. Cara mengatasinya adalah membersihkan kamar mandi secara menyeluruh di setiap sudut. Selain disikat, coba juga memakai cuka dan air panas untuk memastikan tidak ada noda yang menempel.

    Itulah sejumlah hewan yang suka muncul di kamar mandi serta cara mengatasinya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Cairan Mahal, Kompor Kotor Bisa Kinclong Lagi Cuma Pakai Ini!


    Jakarta

    Kompor punya fungsi penting untuk memasak makanan. Namun, seiring penggunaan kompor akan cepat kotor akibat noda bumbu, sisa makanan, hingga minyak yang menempel.

    Kondisi kompor yang sangat kotor tentu kurang ideal digunakan untuk memasak. Selain terlihat menjijikkan, tercium juga aroma tidak sedap dari sisa makanan atau noda minyak yang mengendap.

    Maka dari itu, penting untuk membersihkan kompor di dapur secara berkala. Tak harus menggunakan cairan pembersih yang mahal, cukup dengan sejumlah bahan alami sudah ampuh membersihkan noda di kompor.


    Cara Membersihkan Sisa Noda di Kompor

    Kotoran yang menempel di kompor terkadang sulit untuk dibersihkan, terutama yang sudah berkerak. Namun, noda tersebut masih bisa diatasi dengan menggunakan bahan sederhana.

    Dilansir situs Merry Maids, berikut langkah-langkah membersihkan sisa noda yang menempel di kompor:

    1. Siapkan Bahan-bahan

    Proses pembersihan kompor di dapur ternyata bisa menggunakan bahan sederhana, yakni soda kue dan sabun cuci piring. Lalu, siapkan juga 2-3 kain microfiber untuk mengelap kotoran dan minyak di kompor.

    2. Seduh Air Panas

    Langkah pertama yakni dengan menyiapkan air panas untuk membersihkan kotoran di kompor. Air panas diklaim mampu mengangkat noda secara efektif. Jika air panas sudah matang, tuang ke dalam wadah secara perlahan.

    3. Masukkan Kain Microfiber

    Masukkan kain microfiber ke dalam wadah yang berisi air panas. Setelah itu, angkat dan pindahkan ke wadah yang kering. Peras kain microfiber tapi jangan terlalu kencang agar masih menyisakan sedikit air.

    4. Lap Kompor

    Lap kompor dengan kain microfiber yang sudah direndam air panas secara menyeluruh. Gosok noda dan kotoran yang menempel secara perlahan.

    5. Tuang Sabun Cuci Piring ke Air Panas

    Apabila noda di kompor sulit dihilangkan, saatnya menggunakan campuran sabun cuci piring. Caranya dengan menuangkan sabun secukupnya ke dalam wadah berisi air panas, lalu aduk hingga merata.

    Kemudian celupkan kain microfiber hingga basah, lalu peras sedikit agar masih menyisakan sisa air. Lap kompor secara perlahan, terutama pada bagian yang sangat kotor dan sulit dihilangkan.

    6. Gunakan Soda Kue

    Agar kompor lebih bersih, gunakan soda kue untuk membersihkannya. Caranya dengan mencampur 1/2 soda kue dan 1 sendok makan air ke dalam mangkuk kecil, lalu aduk hingga merata sampai menghasilkan pasta.

    Celupkan kain microfiber ke dalam pasta, lalu oleskan ke bagian yang kotor dan penuh kerak noda di kompor.

    7. Bilas dengan Air dan Keringkan

    Langkah terakhir, bilas kompor dengan kain microfiber yang lembap untuk menyingkirkan sisa noda. Lalu, keringkan kompor dengan kain bersih agar tidak ada sisa-sisa air yang menempel.

    Demikian cara mudah bersihkan noda dan minyak yang menempel di kompor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com