Tag: kotoran rayap

  • Waspada! ini 5 Tanda Ada Rayap di Rumah Kamu


    Jakarta

    Rayap adalah hama yang kerap memakan kayu di rumah. Serangga ini merupakan hama yang mengganggu karena dapat merusak perabotan, bahkan struktur bangunan rumah.

    Benda-benda kayu bila terus digerogoti oleh rayap, maka akan membuatnya jadi keropos dan rusak. Serangga ini juga hadir dalam jumlah yang banyak karena berkembang biak membentuk koloni.

    Jangan sampai benda-benda dan bangunan rumah kamu rusak gegara rayap. Segera kenali tanda-tanda untuk mendeteksi keberadaan rayap di rumah. Berikut ini tandanya dikutip dari US Pest pada Senin (5/8/2024).


    Tanda-tanda Ada Rayap di Rumah

    1. Struktur Benda Kayu di Rumah Mulai Berongga

    Coba ketuk permukaan kayu yang Kamu curigai sedang diserang rayap. Jika terdengar hampa, maka dapat dikatakan bahwa barang yang terbuat dari kayu sedang dimakan oleh serangga kecil namun berbahaya ini.

    Rayap tumbuh subur di lingkungan yang gelap dan lembab, artinya mereka akan mulai memakan bagian dalam bangunan kayu, bukan permukaannya. Kayu di permukaannya akan terlihat masih baik-baik saja, namun saat diketuk akan terdengar hampa karena sudah berongga akibat digerogoti oleh rayap.

    2. Cat Retak atau Robek pada Permukaan Kayu

    Rayap dapat memasuki celah terkecil sekalipun pada permukaan kayu, meninggalkan benjolan atau riak di bawah cat. Jadi, pastikan Kamu menutup semua retakan atau bukaan pada dinding serta permukaan kayu lainnya untuk menghindari serangan kutu.

    3. Terlihat Kawanan Laron

    Laron atau rayap bersayap yang sedang dalam tahap reproduksi disebut gerombolan. Mereka berkerumun untuk menciptakan koloni baru. Mereka biasanya akan muncul saat kelembaban tinggi menjelang musim penghujan. Rayap bersayap ini menyukai cahaya terang dan mudah ditemukan di dekat jendela.

    Jejak yang ditinggalkan bisa terlihat dari tumpukan sayap lepas berserakan di ambang jendela, lantai dan tempat lainnya. Laron adalah tanda pertama bahwa ada rayap di sekitar kita, dibawah tanah, di dalam tembok atau pada plafon rumah, pohon di halaman atau di rumah tetangga.

    4. Terdapat Tabung Lumpur di Dinding

    Rayap membuat tabung lumpur untuk menjaga kelembabannya saat mencari makanan. Biasanya, mereka akan mulai membuat tabung ini di kayu lembab yang biasanya ditemukan di ruang bawah tanah atau di fondasi rumah Kamu.

    Jauhkan semua bahan bekas yang dapat mereka gunakan untuk membuat tabung lumpur seperti daun-daun membusuk atau serpihan kayu dari rumah Kamu sehingga tidak menciptakan lingkungan yang ideal jadi tempat berkembang biaknya rayap.

    5. Ada Kotoran Rayap di Sekitar Rumah

    Rayap akan meninggalkan kotoran berwarna cokelat ketika melahap kayu. Kotoran ini bernama frass atau sering dikenal sebagai kotoran teter kayu.

    Biasanya ketika Kamu melihat frass, itu jadi tanda rumah kamu sudah berada pada tahap serangan rayap serius. Kamu mungkin butuh memanggil pengusir hama untuk melakukan penyemprotan insektisida di sekitar rumah.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Serbuk Cokelat di Rumah Bisa Jadi Pertanda Serangan Rayap


    Jakarta

    Ketika sedang membersihkan rumah dan menemukan ada serbuk berwarna cokelat di dekat furniture, sebaiknya jangan anggap remeh hal tersebut. Soalnya, serbuk itu bisa menandakan suatu hal.

    Serbuk atau butiran tersebut umumnya berwarna cokelat gelap. Bentuknya sekilas mirip seperti serbuk gergaji karena terasa cukup halus saat dipegang. Serbuk itu kerap ditemukan di dekat furniture dengan material kayu.

    Ternyata, serbuk warna cokelat itu adalah kotoran rayap kayu atau disebut frass. Beberapa orang menyebutnya sebagai kotoran teter kayu.


    Dilansir situs Termite Specialist, kotoran tersebut berasal dari serat kayu yang telah dimakan dan dicerna rayap kayu kering (drywood termites). Frass punya bentuk agak oval atau lonjong yang mirip seperti pelet, tapi permukaannya agak sedikit kasar.

    Selain ditemukan di dekat furniture kayu, kotoran rayap juga sering dilihat di sejumlah titik, seperti di bawah kusen jendela, ruang bawah tanah, papan kayu, atau meja dan kursi kayu.

    Warna kotoran rayap biasanya berwarna cokelat, tapi pada dasarnya bisa berbeda-beda tergantung dari jenis kayu yang dimakan rayap. Jadi, frass bisa berwarna krem, kuning keemasan, dan cokelat gelap.

    Jika sering menemukan ada banyak frass di rumah, maka sebaiknya jangan anggap enteng hal tersebut. Soalnya, penemuan frass menandakan adanya sarang rayap di dalam kayu.

    Frass akan terus muncul di sekitar rumah, terutama di area perabotan kayu selagi rayap tidak segera dibasmi. Jumlah frass yang ditemukan bisa banyak atau sedikit, tergantung dari rayap yang bersarang di rumah.

    Tanda-tanda Lain Rumah Diserang Rayap

    Selain munculnya frass atau kotoran rayap, ada sejumlah tanda-tanda lain saat rumah diserang oleh rayap. Dikutip dari Better Homes & Gardens, berikut ciri-cirinya:

    1. Kayu Berlubang

    Ciri-ciri paling mudah yang bisa diketahui adalah terdapat kayu di rumah yang berlubang. Hal ini menandakan ada rayap yang menggerogoti bagian dalam perabotan atau furniture. Kayu yang kopong akibat digerogoti rayap akan mengeluarkan suara nyaring saat dipukul.

    2. Bekas Sayap Serangga

    Sejumlah rayap biasanya akan meninggalkan jejak seperti sayap yang patah. Jika menemukan ada banyak patahan sayap, itu berarti rumah kamu sedang diserang rayap.

    3. Muncul Suara di Dalam Tembok

    Jika mendengar suara ‘klik’ atau benturan di dalam tembok, itu tandanya ada rayap yang sedang membenturkan kepalanya untuk mengirimkan sinyal kepada koloninya. Cara ini dilakukan secara sengaja untuk menunjukkan jalan kepada rayap lainnya.

    4. Cat Mengelupas

    Serangan rayap pada dinding jenis drywall dapat dideteksi lewat kondisi catnya. Kalau cat sudah mengelupas maka bisa menandakan ada rayap yang melubangi tembok rumah.

    Dinding yang bolong membuat udara lembap bisa masuk melalui sela-sela drywall. Seiring waktu cat dinding akhirnya mengelupas karena efek lembap.

    Itulah penjelasan mengenai adanya serbuk berwarna cokelat yang muncul di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com