Tag: kotoran sembarangan

  • Harus Pakai Sarung Tangan, Begini 3 Cara Aman Bersihkan Kotoran Tikus


    Jakarta

    Tikus adalah salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Namun, kehadirannya tidak diinginkan karena hewan ini kerap mengotori rumah seperti membuang kotoran sembarangan yang biasanya berbau tidak sedap.

    Biasanya tikus menyukai tempat-tempat di pojok ruangan saat membuang kotoran atau tempat yang lembap. Bentuk kotoran tikus sendiri ada dua macam yakni yang padat dan cair. Untuk yang padat, bentuknya silinder padat, berwarna hitam, berukuran kecil seperti beras. Sementara itu, untuk yang cair biasanya terdeteksi dari baunya.

    Kotoran ini harus segera dibersihkan agar tidak terinjak atau terkena di pakaian atau sepatu. Cara membersihkan tidak bisa sembarangan karena kotoran tikus mengandung virus, bakteri, dan parasit. Melansir dari Public Health Inside salah satu virus yang terdapat di dalamnya bernama hantavirus yang berbahaya bagi manusia. Selain itu, kotoran tikus juga termasuk najis yang bisa mengurangi sahnya ibadah seperti salat jika berada di ruang ibadah.


    Berikut cara membersihkan kotoran tikus yang benar.

    1. Buka Jalan Angin atau Ventilasi

    Kotoran tikus mengeluarkan bau yang tidak sedap. Jika kotoran tersebut berada di dalam ruangan, buka pintu atau ventilasi di ruangan tersebut. Tunggu hingga baunya tidak begitu tercium atau sekitar 30 menit. Jika kamu menemukan di halaman, kamu bisa langsung membersihkannya menggunakan sarung tangan dan menyemprotkan dengan cairan pembersih dan pewangi.

    2. Selalu Pakai Sarung Tangan

    Jangan sekali-kali membersihkan kotoran tikus langsung dengan tangan. Kotoran tikus mengandung virus. Lebih aman kamu memakai sarung tangan atau tisu saat akan membuang kotoran tersebut. Kemudian, buang kotoran di dalam sarung tisu atau masukkan ke dalam kertas. Bungkus dan pastikan tidak berceceran saat di tempat sampah. Jika kamu memakai sarung tangan yang bisa dipakai berkali-kali, cuci sarung tangan tersebut agar tidak mengotori benda lain.

    3. Semprotkan Cairan Pembersih

    Setelah kotoran bersih, tugas selanjutnya adalah membersihkannya dengan pembersih instan. Cara ini untuk memastikan tidak ada virus atau bakteri yang tertinggal.

    Kamu bisa memakai cairan pemutih yang disemprotkan di tempat bekas kotoran tersebut. Diamkan selama 10 menit kemudian gosok sedikit. Setelah itu, biarkan bagian tersebut kering. Jika kotoran tikus mengenai kain seperti seprai, baju, tempat tidur, jok kursi, gunakan sampo atau detergen dan rendam dalam air panas.

    Cara Cegah Tikus Masuk ke Rumah

    Agar tikus tidak kembali ke rumah atau untuk mencegah mereka buang kotoran sembarangan, begini cara mencegah tikus masuk.

    1. Tutup Pintu yang Rapat

    Tikus adalah salah satu hewan yang pintar terutama saat dia menemukan sumber makanan. Dia pasti mencari celah agar bisa masuk ke dalam rumah, salah satunya melalui pintu. Maka dari itu, pastikan pintu tidak terlalu lama dibuka tanpa penjagaan. Minimal harus ada satu orang yang sedang beraktivitas di dekat pintu agar bisa mencegah hewan ini masuk. Kamu juga bisa membuat pintu dapat tertutup otomatis seperti pintu di supermarket.

    2. Pasang Penghalang di Area Pagar

    Selain pintu masuk, tikus juga bisa masuk ke rumah melalui saluran air. Saluran air di rumah pasti ada yang langsung mengarah ke bagian dalam. Apabila menutup lubang terluar tidak bisa karena takut mampet, sebagai gantinya pastikan lubang-lubang pembuangan di dalam rumah ditutup. Model penutup ini seperti penutup yang hanya bisa dilalui oleh air.

    3. Tutup Tempat Sampah Saat Malam

    Tikus suka mencari makanan di tempat sampah dari bekas makanan rumah tangga. Agar mereka tidak masuk ke rumah, kamu harus memastikan tempat sampah di rumah dalam keadaan tertutup dan sampahnya tidak berceceran. Lebih baik lagi jika kamu bisa membuang sampah sebelum malam datang sehingga lebih tenang selama tidur.

    Bukan hanya tempat sampah, tikus juga bisa merusak perabotan dari kayu, plastik, kain, hingga kabel listrik di rumah apabila berhasil masuk ke dalam rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kucing Liar Suka Masuk Pekarangan Rumah?


    Jakarta

    Pernahkah kamu berpikir mengapa kucing liar terus berdatangan ke rumah meski sudah sering diusir? Hewan berbulu ini kalau dibiarkan masuk pekarangan bisa buang kotoran sembarangan.

    Berbagai cara sudah dilakukan tetapi rasanya percuma untuk mencegah kucing masuk rumah. Nah, mungkin saja ada sesuatu di rumah kamu yang menarik bagi kucing.

    Lantas, kira-kira apa yang bikin kucing suka masuk pekarangan rumah? Simak penjelasannya berikut ini.


    6 Alasan Kucing Masuk Pekarangan Rumah

    Inilah beberapa penyebab kucing masuk halaman rumah seperti yang dikutip dari Best Life.

    1. Makanan

    Makanan bisa jadi daya tarik nomor satu bagi kucing liar. Bahkan, kalau makanannya sudah tidak ada, kucing akan kembali lagi pekarangan karena ingat sempat ada sumber makanan di situ.

    “Ini mungkin termasuk sisa makanan di mangkuk hewan peliharaan jika Anda memberi mereka makan di luar, atau bisa juga tempat sampah, panggangan, dan sisa makanan piknik,” kata CEO Black Pest Prevention Nicole Carpenter.

    2. Mangsa

    Tak hanya makanan manusia, kucing juga tertarik dengan hewan dan serangga yang mereka mangsa. Misalkan ada burung ataupun tikus di rumah, tentu bakal jadi santapan menarik bagi kucing.

    3. Sumber Air

    Sumber air juga sama pentingnya dengan makanan bagi kucing liar. Rumah yang ada tempat mandi burung, air mancur, mangkung air hewan peliharaan, keran yang menetes, bahkan genangan air dapat menarik kucing ke halaman kamu.

    4. Tanaman Tertentu

    Menurut Carpenter, tanaman tertentu dapat membuat kucing mendekati rumah. Kucing biasanya tertarik pada tanaman yang kaya vitamin dan mineral. Tanaman yang disukai kucing antara lain peterseli, rumput gandum, rosemary, valerian, dan kamomil.

    5. Tempat Bersembunyi

    Kucing liar suka bersembunyi yang nyaman dan hangat untuk mereka berlindung. Mereka biasanya masuk ke gudang, sudut-sudut pekarangan, mesin mobil, dan semak-semak.

    6. Kucing Lain

    Jika kamu memelihara kucing di rumah, kucing liar mungkin tertarik untuk masuk halaman rumah. Hewan ini tertarik pada jejak bau yang ditinggalkan kucing lain. Mereka mungkin saja sedang mencari pasangan kawin.

    Itulah beberapa alasan kucing liar masuk pekarangan rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kucing Liar Suka Buang Kotoran di Halaman Rumah? Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Kehadiran kucing liar di halaman rumah bisa bikin penghuni rumah kesal. Bagaimana tidak, hewan berbulu ini suka buang kotoran di taman.

    Hal itu membuat kotor dan berantakan pekarangan. Belum lagi penghuni rumah harus waspada agar sampai menginjak ‘ranjau’ alias kotoran kucing yang terkubur di tanah.

    Dilansir dari Time for Paws, kucing liar mencari tempat yang aman. Mereka sering datang ke rumah untuk mencari sumber makanan dan tempat berlindung.


    Kucing bisa saja mencari tempat aman di sekitar rumah. Oleh karena itu, penghuni butuh trik ampuh untuk membuat kucing nggak betah mendekati rumah. Namun, jangan sampai menyakiti kucing.

    Bagaimana cara mencegah kucing masuk halaman rumah? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Cegah Kucing Liar Masuk Halaman Rumah

    Inilah sejumlah cara untuk mengusir kucing dari rumah biar nggak buang kotoran sembarangan dikutip dari The Spruce.

    1. Bersihkan Sisa Makanan dan Sampah

    Penghuni perlu menutup tempat sampah dengan rapat agar tidak dapat dijangkau kucing. Bersihkan juga sisa makanan supaya aromanya tidak mengundang kucing.

    2. Jangan Beri Makan Kucing

    Pastikan tidak ada yang memberi makan atau air ke kucing liar. Sebab, kucing biasanya kembali ke tempat yang terdapat sumber makanan.

    3. Pasang Pagar Khusus

    Kucing dapat masuk halaman rumah dengan melewati pagar bercelah. Sebaiknya pasang pagar yang sulit dilewati kucing. Misalnya memasang paku penghalang yang tidak terlalu tajam pada celah pagar.

    Selain itu, penghuni dapat membuat permukaan tanah tidak nyaman buat diinjak kucing. Caranya dengan meletakkan kawat ayam berukuran kecil atau karpet plastik kasar di bawah tanah.

    4. Tanam Tumbuhan yang Tak Disukai Kucing

    Kemudian, penghuni bisa menanam sejumlah tanaman di pekarangan. Pilih tanaman yang aromanya tidak disukai kucing, seperti lavender, mint, dan roesmary.

    5. Sebar Pecahan Cangkang Telur

    Cangkang telur juga bermanfaat untuk mengusir kucing dari halaman rumah, lho. Pecahkan cangkang telur menjadi potongan kecil, lalu sebarkan di halaman rumah. Kucing akan merasa tidak nyaman berjalan di tanah dengan butiran cangkang yang tajam.

    6. Sebar Bau yang Tak Disukai Kucing

    Terakhir, penghuni dapat sebarkan bahan dengan aroma yang dibenci kucing. Kucing akan menghindari bau menyengat, misalnya dari bawang putih, eucalyptus, kopi, tembakau, dan cuka.

    Sebarkan bahan-bahan tersebut secara rutin di area yang ingin dijauhkan dari kucing. Cara ini cukup ampuh buat mengusir kucing dari tempat tertutup seperti plafon, mobil, atau area lain yang sulit dijangkau.

    Itulah tips mencegah kucing masuk pekarangan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Mencegah Kucing Buang Kotoran di Halaman Rumah



    Jakarta

    Kehadiran kucing liar di halaman rumah memang bisa bikin risih. Selain sering buang kotoran sembarangan, hewan berbulu ini kerap datang tanpa diundang untuk mencari tempat aman atau sumber makanan.

    Kalau dibiarkan, halaman rumah bisa jadi kotor dan nggak sedap dipandang. Belum lagi risiko menginjak ‘ranjau’ yang tertimbun di tanah. Tapi tenang, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah kucing buang kotoran di halaman rumah tanpa harus menyakitinya.

    Berikut ini tips mencegah kucing liar masuk dan buang kotoran sembarangan di pekarangan, dirangkum dari Time for Paws dan The Spruce.


    1. Bersihkan Sisa Makanan dan Tutup Tempat Sampah

    Kucing liar biasanya datang karena mencium aroma makanan. Jadi pastikan kamu membersihkan sisa makanan dengan baik dan menutup tempat sampah rapat-rapat agar tidak menarik perhatian mereka.

    2. Jangan Pernah Memberi Makan

    Walaupun kasihan, memberi makan kucing liar bisa bikin mereka balik lagi. Kucing akan mengingat lokasi yang menyediakan makanan dan kembali ke sana secara rutin.

    3. Pasang Pagar atau Penghalang Khusus

    Kucing bisa dengan mudah masuk melalui celah pagar. Coba pasang pagar rapat atau tambahkan penghalang seperti paku tumpul atau kawat ayam agar mereka enggan lewat. Bisa juga gunakan karpet plastik kasar di area tanah yang sering didatangi.

    4. Tanam Tanaman yang Tidak Disukai Kucing

    Beberapa tanaman seperti lavender, rosemary, mint, atau serai diketahui tak disukai kucing karena aromanya yang menyengat. Tanam di area pekarangan untuk menghalangi mereka datang.

    5. Taburkan Pecahan Cangkang Telur

    Cangkang telur yang sudah dihancurkan bisa membuat permukaan tanah terasa tidak nyaman bagi kucing. Taburkan di area yang sering mereka kunjungi, terutama di tempat mereka biasa buang kotoran.

    6. Sebarkan Aroma yang Tak Disukai Kucing

    Kucing punya penciuman tajam dan sensitif terhadap bau menyengat. Kamu bisa gunakan bahan alami seperti bawang putih, cuka, ampas kopi, tembakau, hingga eucalyptus. Sebar secara rutin di area tertentu untuk mengusir mereka secara alami.

    Itulah enam cara efektif buat menjaga halaman rumah tetap bersih dari ulah kucing liar. Nggak cuma bikin rumah lebih nyaman, tapi juga lebih sehat. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kucing Masuk Halaman Rumah Bikin Geram? Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Kucing liar terkadang suka menyusup ke halaman rumah. Kehadiran kucing ini cukup mengganggu dan membuat penghuni rumah geram.

    Pasalnya, hewan berbulu itu kerap mengacak tempat sampah dan buang kotoran sembarangan. Alhasil, rumah jadi terlihat berantakan, kotor, dan enggak estetis.

    Meski kesal, bukan berarti penghuni boleh menyakiti kucing ya. Ada beberapa cara untuk mencegah kucing masuk ke halaman rumah. Simak cara bikin kucing enggan masuk halaman rumah berikut ini.


    Cara Mencegah Kucing Masuk Halaman Rumah

    Inilah cara menghalau kucing masuk rumah, dikutip dari the Spruce dan Time for Paws.

    1. Pasang Pagar atau Penghalang Khusus

    Kucing biasanya masuk area rumah melalui celah pagar. Pemilik rumah sebaiknya memasang pagar atau penghalang khusus agar kucing sulit masuk.

    Coba pasang pagar rapat atau tambahkan penghalang seperti paku tumpul atau kawat ayam. Pemilik juga bisa pakai karpet plastik kasar di area tanah yang sering dilalui kucing.

    2. Taburkan Pecahan Cangkang Telur

    Taburkan pecahan cangkang telur ke permukaan tanah yang sering didatangi kucing. Langkah ini membuat kucing tidak nyaman berjalan di tanah sehingga mencegah mereka datang dan buang kotoran.

    3. Sebarkan Aroma yang Tak Disukai Kucing

    Kucing sensitif terhadap aroma menyengat. Penghuni rumah bisa memanfaatkan karakteristik itu untuk mengusir kucing secara alami. Coba sebarkan bahan alami seperti bawang putih, cuka, ampas kopi, tembakau, hingga eucalyptus di halaman rumah.

    4. Tanam Tumbuhan yang Tak Disukai Kucing

    Selain itu, ada sejumlah tumbuhan yang juga punya aroma menyengat. Penghuni bisa menanam tanaman seperti lavender, rosemary, minta, atau serai agar kucing ogah datang ke rumah.

    5. Bersihkan Sisa Makanan dan Tutup Tempat Sampah

    Salah satu alasan kucing mendatangi rumah adalah adanya aroma makanan. Nah, sebaiknya penghuni membersihkan sisa makanan dengan baik dan menutup tempat sampah dengan rapat.

    6. Jangan Beri Makan Kucing

    Terakhir, penghuni dianjurkan untuk tidak memberi makan kucing luar. Sebab, kucing tersebut cenderung akan kembali lagi ke rumah yang menyediakan makanan.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah kucing masuk ke halaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com