Tag: kotoran

  • Cara Ampuh Bersihkan Noda di Sofa, Cukup Pakai Sabun Cuci Piring



    Jakarta

    Kejadian tidak terduga bisa bikin sofa kotor, misalnya ada makanan ataupun anak-anak mencoret sofa dengan alat tulis. Hal itu bisa meninggalkan noda yang membekas pada sofa.

    Penghuni rumah mesti sigap dan segera membersihkannya noda tersebut sebelum membekas. Namun, membersihkan noda pada sofa mungkin tak semudah mencuci pakaian. Sebab, ukurannya yang besar dan bahannya yang tak bisa terkena sembarang cairan.

    Salah pakai cairan pembersih, bisa-bisa bukan bikin bersih, tapi nodanya melebar dan membuat sofa makin kotor. Namun tenang saja, ada cara untuk menghilangkan noda membandel dengan sabun cuci piring kok.


    Cara Bersihkan Noda di Sofa

    Inilah langkah-langkah untuk membersihkan noda di sofa menggunakan sabun cuci piring, dilansir dari The Spruce.

    1. Bersihkan Kotoran dan Rambut

    Pertama, singkirkan dulu kotoran padat seperti pulpen apabila nodanya dari tinta atau makanan jika nodanya muncul dari saus. Kalau kotoran padat bisa dibuang, noda tidak akan banyak terserap.

    Cara membersihkannya jangan diusap atau ditarik ke sisi lain. Cukup di usap-usap lembut di permukaannya.

    2. Siapkan Larutan Sabun Cuci Piring

    Siapkan mangkuk kecil berisi air hangat. Lalu, tuang sabun cuci piring cair dengan perbandingan 2:1. Aduk larutan hingga muncul busa.

    3. Bersihkan Noda

    Celupkan kain mikrofiber ke dalam larutan pembersih. Kemudian, peras air sampai tidak ada yang menetes. Setelah itu, usap-usap lembut noda hingga menghilang.

    4. Bersihkan Sisa Sabun

    Selanjutnya, basahi kain mikrofiber lain yang masih bersih dengan air hangat. Lalu, tepuk-tepuk area yang terkena noda untuk menghilangkan sisa sabun.

    5. Tunggu Hingga Kering

    Biarkan sofa mengering dan pastikan sofa tidak basah atau lembap terlalu lama. Area lembap tersebut bisa memicu munculnya jamur.

    Jika muncul jamur, akan tercium bau apek dan muncul noda hitam di permukaannya. Untuk sementara jauhkan bantal dan penutup sofa apabila ada.

    Itulah cara membersihkan noda di sofa pakai sabun cuci piring. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Mencegah Tikus Masuk ke Rumah, Bisa Pakai Minyak Peppermint


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang kerap muncul di dalam rumah. Selain dapat mengganggu penghuninya, kehadiran tikus juga dapat menyebabkan penyakit berbahaya.

    Mengutip laman Triangle Pest, tikus sering kali muncul di atap rumah, dapur, hingga kamar mandi. Terkadang, tikus juga sering bersembunyi di sela-sela lemari atau saluran pipa air rumah.

    Kehadiran tikus di rumah biasanya karena ingin mencari makanan atau menemukan tempat yang aman untuk berkembang biak. Jika hal ini sudah terjadi, maka detikers harus segera mengusir dan membasmi sarangnya.


    Lantas, bagaimana cara mencegah tikus masuk ke dalam rumah? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Cara Mencegah Tikus Masuk ke Rumah

    Kamu bisa mencegah tikus masuk ke dalam rumah dengan berbagai cara. Dikutip dari Pestline, berikut sejumlah caranya:

    1. Pakai Kamper

    Langkah yang pertama adalah menggunakan kamper. Kamu bisa membeli kamper yang dijual bebas di minimarket atau supermarket.

    Cara pakainya juga mudah, cukup tempatkan kamper di sudut-sudut rumah yang sering dilalui tikus atau diletakkan pada tempat yang punya ventilasi udara. Sebagai catatan, jauhi kamper dari anak-anak agar tidak memegang atau memakannya.

    2. Cari Tahu dari Mana Mereka Datang

    Apabila tikus sering muncul di dalam rumah, cobalah cari tahu dari mana mereka datang. Misalnya, tikus masuk dari celah di atap rumah yang bolong, maka segera tutup lubang tersebut agar tikus tidak bisa masuk lagi.

    Jangan anggap remeh jika ada lubang atau retakan di dalam rumah. Sekecil apapun lubang tersebut maka tikus dapat dengan mudah melewatinya.

    3. Pakai Minyak Peppermint

    Langkah berikutnya adalah dengan menggunakan minyak peppermint. Cara ini disebut ampuh untuk mengusir tikus agar tidak datang lagi ke rumah.

    Untuk cara pakainya juga mudah, cukup oleskan minyak peppermint pada bola kapas, lalu letakkan di berbagai tempat di sekitar ruangan yang diketahui ada tikus. Sebagai catatan, pastikan minyak peppermint yang dibeli 100 persen murni karena tikus tidak menyukai aroma dari peppermint.

    4. Membersihkan Rumah Secara Rutin

    Tikus suka masuk ke rumah yang kotor dan penuh sisa makanan. Kondisi tersebut jadi tempat yang “nyaman” bagi tikus untuk bertahan hidup hingga berkembang biak.

    Apabila rumah kamu terdapat barang-barang kotor dan ditemukan sisa makanan, sudah saatnya untuk segera dibersihkan. Perlu diingat, kotoran dan air seni tikus juga bisa memicu penyakit berbahaya bagi manusia.

    5. Mengandalkan Kucing

    Selain menggemaskan, kucing juga bisa dijadikan sebagai “alat” untuk menangkap tikus di rumah. Sebab, tikus menganggap kucing adalah hewan predator yang dapat mengancam nyawanya.

    Meski begitu, cara ini terbilang kurang efektif karena tidak semua kucing memiliki naluri untuk menangkap tikus di rumah sehingga tak peduli kehadiran tikus.

    Selain itu, jika kamu tidak memiliki hewan berbulu ini di rumah sebaiknya jangan dipelihara hanya untuk menangkap tikus.

    6. Beli Perangkap Tikus

    Jika cara di atas masih belum efektif, cobalah untuk membeli perangkap tikus, salah satunya adalah lem tikus. Benda ini diklaim ampuh untuk menjebak tikus yang suka menyelinap masuk ke rumah.

    Cara kerja lem tikus adalah dengan menarik perhatian tikus agar mendekat ke perangkap, biasanya menggunakan umpan makanan agar tikus mau mendekat. Setelah tikus berjalan di atas permukaan lem, tikus akan terjebak dan tidak bisa ke mana-mana.

    Ketika tikus-tikus tersebut sudah terperangkap, kamu bisa melepasnya ke area yang jauh dari lingkungan perumahan atau diletakkan ke area yang banyak pohon dan semak belukar.

    Itu dia enam cara mencegah tikus masuk ke dalam rumah. Semoga membantu detikers!

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bersihkan Kepala Shower biar Air Tidak Mudah Tersumbat


    Jakarta

    Shower merupakan pancuran air yang menempel pada dinding kamar mandi. Shower perlu sering dibersihkan, terutama pada bagian kepalanya. Kenapa?

    Kepala shower merupakan bagian penting dari shower karena dari bagian ini, air dapat keluar. Namun, bagian ini sayangnya terkadang suka dilewatkan saat membersihkannya karena letaknya agak tinggi dan terkadang terlihat bersih.

    Padahal sama seperti perangkat lain di kamar mandi, kepala shower perlu dibersihkan. Sebab, terkadang tekanan air yang mengecil setiap digunakan bisa jadi bukan salah dari pipa air, melainkan karena ada lubang yang terutup kotoran. Selain itu, kepala shower yang jarang dibersihkan bisa membuat mengalirkan kotoran saat digunakan.


    Dilansir The Spruce berikut beberapa cara membersihkan kepala shower beserta bahan yang bisa dipakai.

    1. Siapkan Cuka

    Cara membersihkan shower terutama pada bagian kepalanya tidak bisa hanya memakai air biasa. Coba siapkan cuka sari apel dan kantong yang yang cukup untuk menutupi bagian kepala pancuran di rumah serta mampu untuk menampung air. Masukkan satu cangkir air cuka ke dalam kantong tersebut.

    2. Pasang Kantong ke Kepala Shower

    Kantong yang sudah berisi cuka sari apel tersebut pasang pada kepala shower. Air tersebut pasti cukup berat, sebaiknya gunakan selotip yang erat, atau jika ingin lebih kuat coba pakai cable ties untuk mengikat plastik tersebut.

    Biarkan kantong tersebut salama 4 jam. Pastikan saat ingin membersihkannya tidak ada orang rumah yang ingin menggunakan shower tersebut. Semakin lama waktu penutupan dengan cuka maka lebih mudah membersihkan kotoran yang mungkin menyumbat kepala shower.

    3. Sikat sampai Bersih

    Setelah empat jam, lepas kantong cuka dan sikat permukaan dan lubang dengan sikat kecil berbulu nilon atau sikat gigi bekas. Jika masih terlihat endapan di lubang nosel, gunakan tusuk gigi atau klip kertas yang diluruskan untuk mengambil kotorang pada setiap lubang.

    Apabila dirasa sudah bersih, bilas bagian dengan air bersih. Kemudian, coba nyalakan shower beberapa menit untuk melihat air yang keluar. Cara ini juga bisa mendorong kotoran keluar saat air dinyalakan.

    4. Keringkan Permukaan Shower

    Meskipun telah bersih dari noda, kepala shower tetap harus dikeringkan untuk mencegah noda air yang tercetak di permukaannya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! 5 Benda Ini Bisa Dibersihkan Pakai Sabun Cuci Piring


    Jakarta

    Ada banyak produk di pasaran yang dibuat khusus untuk membersihkan bagian tertentu di rumah, seperti pembersih kaca, lantai, dan kamar mandi. Nggak heran kalau penghuni rumah sampai koleksi berbagai jenis cairan pembersih.

    Padahal, tidak harus membeli banyak pembersih karena bisa pakai sabun cuci piring. Cairan multifungsi ini nggak cuman buat alat makan, tetapi buat banyak permukaan lain, lho.

    Lalu, sabun cuci piring bisa digunakan untuk apa saja ya? Yuk simak ulasannya berikut ini.


    Penggunaan Sabun Cuci Piring

    Inilah beberapa hal yang bisa dibersihkan pakai sabun cuci piring, dikutip dari The Washington Post.

    1. Noda Kain

    Kalau sabun cuci piring membersihkan kotoran dari panci dan wajan, seharusnya pembersih ini bisa membersihkan tumpahan jus di karpet atau noda cokelat di sofa putih. Ya, sabun cuci piring bisa membersihkan noda pada bahan kain.

    Campurkan sekitar tiga sendok makan sabun cuci piring dengan soda kue dengan jumlah yang sama untuk membentuk pasta. Lalu, sikat noda menggunakan pasta itu. Pembersih ini cocok untuk bahan serat alami seperti wol dan sutra.

    2. Meja Dapur Berminyak

    Sabun cuci piring memiliki pH netral, sehingga lebih lembut pada benda-benda seperti marmer dan kuarsa daripada cuka dan larutan pembersih sederhana lainnya. Untuk membersihkan meja dapur berminyak, larutkan sabun cuci piring dengan air dan semprotkan ke permukaannya.

    Diamkan cairan pembersih selama dua menit sebelum mengelapnya. Ini akan membantu menghilangkan minyak tanpa perlu membilas meja karena sabun cair sudah sangat encer.

    3. Kaca dan Cermin Kamar Mandi

    Sabun cuci piring juga bisa membersihkan permukaan kaca dan cermin di kamar mandi, lho. Campurkan sabun cuci piring dengan air suling, lalu semprotkan ke kaca dan cermin.

    Air keran mungkin penuh dengan mineral yang dapat meninggalkan residu dan noda. Air suling yang telah dimurnikan dengan cara direbus bisa membersihkan permukaan menjadi mengkilap dan bening.

    4. Lantai

    Sabun cuci piring bisa digunakan pada lantai keramik, semen, atau vinil. Cukup tuangkan larutan sabun ke ember pel.

    Namun, hati-hati kalau menggunakan sabun ini pada lantai kayu. Sabun yang terlalu pekat lama-lama akan mengikis kayu. Lalu, terlalu banyak air dapat menyebabkan papan kayu melengkung.

    5. Kamar Mandi

    Penghuni rumah bisa membersihkan toilet dengan sabun cuci piring. Teteskan sabun cair ke dalam toilet dan biarkan selama beberapa menit. Lalu, gosok dan siram toilet.

    Jika ingin lebih bersih, aduk dua sendok makan hidrogen peroksida dan satu sendok makan sabun cuci piring di toilet. Diamkan campuran itu, kemudian sikat dan siram toilet.

    Kalau perlu membersihkan jamur, campurkan setengah cangkir cuka putih, dua cangkir air, dan sabun cuci piring.

    Itulah beberapa hal yang bisa dibersihkan pakai sabun cuci piring. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Belatung Bisa Muncul di Rumah, Ini Lokasi yang Harus Diwaspadai!



    Jakarta

    Belatung merupakan sangat menjijikan karena bentuknya dan habitatnya di lingkungan kotor Seperti tempat sampah. Akan tetapi, belatung bisa lho ditemukan dengan mudah di dalam rumah.

    Dikutip dari situs Family Handyman, Jumat (09/05/2025), belatung merupakan lalat muda alias larva lalat. Hewan ini tidak memiliki kaki, bertubuh gemuk, dan berwarna putih. Mereka menyerupai cacing kecil. Biasanya terdapat satu atau dua bintik hitam di salah satu ujungnya yang merupakan lubang pernapasan mereka.

    Biasanya belatung dapat ditemukan dalam jumlah yang banyak. Secara teknis, mereka akan berubah menjadi kepompong lalu menjadi lalat. Belatung bisa hilang dengan sendirinya jika sudah menjadi lalat dan memakan semua sumber makanan sehingga area tersebut tidak bisa lagi menjadi tempat bertelur. Bahkan, faktor cuaca yang terlalu kering atau terlalu dingin juga bisa membunuh mereka karena tidak kuat bertahan hidup.


    Namun, adanya belatung di sekitar rumah bukan berarti bisa dibiarkan begitu saja. Pemilik rumah harus waspada dan segera membersihkan belatung agar tidak menjadi sarang penyakit.

    Untuk itu, penghuni rumah harus tahu tempat-tempat di mana kemungkinan adanya belatung. Dikutip dari situs Homes and Garden, pada Jumat (09/05/2025), berikut area di rumah yang menjadi sarang belatung.

    Tempat Sampah Terbuka

    Lalat sangat tertarik kepada area kotor di rumah, termasuk tempat sampah. Sebab, mereka butuh sumber makanan yang berasal dari sisa-sisa makanan di tempat sampah. Pastikan semua sampah dimasukkan ke dalam kantong lalu tutup dengan benar.

    Jangan biarkan tempat sampah terlalu penuh sehingga tidak bisa ditutup dengan rapat. Hal ini karena lalat akan masuk melalui celah sekecil apapun. Bahkan, jika ada wadah makanan yang akan dibuang, pastikan mencucinya terlebih dahulu untuk mengurangi bau yang akan mengundang lalat.

    Selain itu, mengoleskan minyak herbal beraroma lavender atau mint sangat berguna untuk menetralkan bau sampah yang bisa mengurangi kehadiran lalat.

    Piring Kotor

    Lalat akan hinggap pada sisa makanan lalu bertelur yang menjadi cikal bakal timbulnya belatung. Oleh karena itu, jangan pernah membiarkan piring kotor di wastafel atau tergeletak begitu saja di meja dapur. Segera cuci agar tidak mengundang lalat.

    Hal ini juga berlaku jika pemilik rumah memiliki hewan peliharaan. Pastikan untuk selalu membersihkan sisa makanan hewan peliharaan. Jangan membiarkan makanan mereka terbuka karena lalat akan tertarik.

    Halaman Rumah

    Belatung juga bisa ditemukan di area halaman rumah, seperti ada kotoran hewan peliharaan, bangkai binatang, atau kompos. Sebab, lalat sangat tertarik dengan bahan organik yang sudah rusak karena bahan tersebut menyediakan banyak makanan bagi belatung.

    Namun, jika sudah menemukan belatung di area tertentu, maka langsung dibuang dengan penyedot debu atau tisu. Buang belatung jauh dari area rumah. Akan tetapi, jika merasa jijik atau mual maka bisa bunuh belatung dengan campuran bahan yang terdiri dari garam, cuka putih, air mendidih, dan pestisida.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Basmi Kumbang Bubuk Kayu yang Suka Gerogotin Furniture


    Jakarta

    Pernah lihat bubuk kayu di sekitar perabotan? Itu bukan sekadar bubuk kayu, tapi merupakan kotoran berbentuk bubuk dari kumbang bubuk kayu.

    Kumbang bubuk kayu ini merujuk pada beberapa spesies kumbang perusak kayu yang termasuk pada tiga famili berbeda dalam kumbang, yaitu Lyctidae, Bostrichidae, dan Anobiidae. Seperti namanya, kumbang ini menghasilkan kotoran halus seperti tepung. Serangga ini mirip rayap yang bisa merusak furniture kayu.

    Dilansir dari Michigan State University Plant & Pest Diagnostics dalam artikel berjudul Powderpost beetles, disebutkan bahwa serangga ini kerap memakan bagian dalam kayu secara berulang yang menyebabkan adanya lubang. Beberapa spesies hanya memakan kayu keras, namun ada juga yang memakan kayu lunak bahkan keduanya.


    Lantas, bagaimana caranya untuk menghilangkan serangga ini? Berikut ini informasinya.

    1. Beri Lapisan Kayu

    Salah satu cara untuk mencegah kayu keropos karena dimakan kumbang bubuk kayu adalah melapisinya. Lapisi permukaan kayu dengan lak, cat, atau pernis agar kumbang bubuk kayu betina enggan bertelur di permukaan benda.

    2. Jaga Kelembapan Kayu

    Cara lain yang bisa dilakukan adalah menjaga kayu agar tidak terlalu lembap. Serangga ini sangat menyukai kayu yang lembap, maka dari itu kelembapan kayu kalau bisa dijaga di bawah 20 persen. Beberapa ahli percaya, jika kayu dijaga tetap kering maka tidak perlu menggunakan insektisida untuk membasmi kumbang bubuk kayu.

    3. Buang Kayu yang Sudah Digerogoti Kumbang Bubuk Kayu

    Dilansir dari The Spruce, apabila furniture kayu di rumah sudah ada kumbang bubuk kayu, sebaiknya segera disingkirkan dan ganti kayu apabila yang dimakan kayu struktural. Saat mengganti kayu, jangan lupa untuk memeriksa bahan bangunan sebelum membawanya ke rumah.

    4. Pakai Insektisida

    Cara lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan insektisida. Dilansir dari Department of Entomology University of Kentucky dalam artikel berjudul Powderpost Beetles, borat yang terkandung dalam insektisida bisa membunuh kumbang di dalam kayu maupun yang masuk atau keluar di permukaan kayu. Kedalaman penetrasi borat tergantung pada kadar air kayu, semakin lembap kayu semakin dalam borat akan menembus.

    Agar borat dapat menembus permukaan kayu, sebaiknya penyemprotan insektisida dilakukan sebelum finishing. Sebab, cairan tersebut tidak akan menembus cat maupun pelapis anti-air lainnya. Insektisida ini biasanya digunakan untuk mencegah kumbang bubuk kayu famili anobiidae yang memakan kusen, tiang, dan elemen struktural bangunan lainnya.

    Itulah beberapa cara mencegah dan menghilangkan kumbang bubuk kayu. Semoga membantu ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Septic Tank Bisa Meledak dan Bocor kalau Kepenuhan, Begini Ciri-cirinya


    Jakarta

    Septic tank memiliki daya tampung yang terbatas, ketika isinya sudah penuh, mau tidak mau perlu dilakukan penyedotan agar tidak terjadi kebocoran atau meledak. Septic tank yang meledak biasanya disebabkan oleh gas metana hasil dari pengolahan limbah yang tidak diolah dengan baik.

    Banyak kejadian septic tank meledak karena pemiliknya tidak mengecek dan mengetahui jika limbah di dalamnya sudah terlalu penuh. Septic tank yang meledak, bukan hanya akan membahayakan orang dan properti yang berada di sekitarnya, melainkan limbah yang ada di dalamnya juga akan ikut berceceran keluar.

    Penyedotan septic tank sebenarnya tidak perlu dilakukan setiap bulan, melainkan bisa setiap 2-3 tahun sekali. Namun, waktu penyedotannya bisa lebih cepat jika sudah ada tanda-tanda septic tank tersebut penuh.


    Dilansir Forbes Homes, berikut beberapa tanda-tanda septic tank di rumah sudah penuh dan harus disedot.

    Ciri-ciri Septic Tank Penuh

    1. Banyak Lalat dan Hama

    Seperti yang kita tahu, di dalam septic tank berisi kotoran limbah dari kloset. Apabila ada yang tidak beres, bau dari kotoran tersebut bisa menembus penutup di luar. Serangga dan hama seperti lalat dan kecoak yang menyukai tempat kotor bisa dengan cepat menangkap sinyal tersebut. Lalat biasanya bertelur di bahan organik basah, yang bisa ada di sekitar tangki yang sudah penuh. Hama lain juga bisa bertelur di genangan air yang disebabkan oleh tangki yang tersumbat.

    2. Bau Tak Sedap

    Bau yang tercium hingga keluar merupakan tanda paling jelas septic tank perlu disedot karena septic tank dibuat agar bau dari limbah tidak akan mengganggu area sekitar. Sebelum bau tersebut semakin bertambah parah bahkan hingga mengundang serangga berdatangan, segera sedot septic tank yang sudah penuh.

    3. Genangan Air di Halaman

    Isi tangki pembuangan tersebut bukan hanya kotoran padat, melainkan ada air. Apabila tangki tersebut penuh, air yang sifatnya fleksibel akan lebih mudah muncul di permukaan. Jika melihat ada genangan di sekitar septic tank dan saat itu tidak sedang hujan, temuan ini harus dicurigai. Genangan ini juga bisa disebabkan karena drainase yang kurang memadai di sekitar septic tank.

    4. Rumput Tebal dan Rimbun

    Ternyata cairan limbah yang bocor keluar bisa menjadi pupuk yang membantu penyuburan tanaman. Jangan heran jika tiba tiba rumput tumbuh subur dan cepat tinggi di sekitar septic tank. Namun, hal ini bukan pertanda baik ya. Ini bisa jadi tanda buat kamu cek septic tank dan menyedotnya.

    5. Saluran Air Lambat

    Septic tank yang penuh akan menghambat kotoran-kotoran baru yang akan masuk. Alhasil air di rumah mengalir dengan lambat. Sebagai contoh toilet jadi tidak bisa cepat kosong setelah penyiraman kotoran. Di samping itu, masalah seperti ini juga bisa disebabkan karena adanya penyumbatan pada pipa.

    6. Suara Gemericik di Dalam Pipa

    Suara gemericik sering terdengar pada pipa dan sumbernya bisa bermacam-macam. Salah satunya adalah karena adanya pipa yang tersumbat akibat dari septic tank yang penuh. Dalam kondisi ideal, limbah akan mengalir ke saluran pembuangan hampir tanpa suara. Namun ketika tangki tersumbat, udara bisa terperangkap di depan limbah yang mengalir melalui pipa.

    7. Saluran Air Berbalik Lagi

    Septic tank yang penuh dapat memblokir jalan air di dalam perpipaan. Risikonya adalah limbah yang harusnya masuk ke dalam septic tank, justru kembali ke atas dan menimbulkan bau tak sedap.

    Karena tangki septic tidak bisa mengalirkan air, limbah yang dibuang dari lantai di atasnya mengikuti jalur yang hambatannya paling kecil, bisa berupa pancuran, wastafel, toilet, atau bahkan saluran pembuangan lantai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Abai, 6 Benda Ini Harus Dicuci Setelah Dipakai


    Jakarta

    Mencuci barang-barang di rumah sering kali menyita waktu. Akibatnya banyak barang jarang dibersihkan. Ada barang yang justru baru bisa dibersihkan seminggu atau bahkan sebulan sekali. Padahal kebanyakan barang harus harus segera dibersihkan setelah dipakai.

    Dilansir situs The Spruce, terdapat 5 benda berikut yang harus langsung dibersihkan. Tidak boleh ditunda-tunda karena sekali pemakaian sudah mengumpulkan banyak kotoran dan kuman.

    1. Lap Cuci Piring

    Manajer Umum Park Slope Cleaning Diana Ciechorska mengatakan bahwa lap cuci piring adalah salah satu barang yang harus dicuci setiap kali digunakan atau setiap hari. Menurutnya karena lap cuci piring menyentuh segala hal.


    “Lapisan lap cuci piring menyentuh segala hal, mulai dari tangan hingga meja dapur. Jadi, saya mencucinya setiap hari untuk menghindari penyebaran kuman,” ungkap Ciechorska.

    2. Spons Cuci Piring

    Para ahli juga menyarankan untuk mensterilkan atau mengganti spons secara teratur. Hal ini dikarenakan dalam sekali pakai, banyaknya bakteri dan partikel makanan yang dapat menempel pada spons. Oleh karena itu, perlu mensterilkan spons secara rutin.

    3. Kain Mikrofiber

    Kain mikrofiber merupakan andalan untuk membersihkan rumah karena dapat digunakan hampir di mana saja. Meski selalu digunakan, kain mikrofiber tetap harus dibersihkan setiap hari.

    4. Talenan

    Biasanya orang-orang hanya mengelap talenan setelah digunakan lalu disimpan kembali. Padahal, talenan harus selalu dibersihkan setiap selesai digunakan. Kepala Pemasaran CottageCore Scott Schrader juga setuju karena benda-benda di dapur perlu perhatian lebih. Menurutnya, apalagi jika talenan sehabis digunakan untuk memotong daging merah.

    “Peralatan ini harus dibersihkan setiap kali digunakan untuk menghilangkan atau meminimalkan kemungkinan terjadinya kontaminasi silang,” kata Schrader.

    5. Mangkuk Hewan Peliharaan

    Jangan terbiasa membiarkan mangkuk hewan peliharaan dalam jangka waktu yang lama sampai beberapa hari atau seminggu. Sebaiknya mangkuk hewan peliharaan juga sama seperti mangkuk manusia yang harus dicuci setiap kali digunakan.

    “Bakteri dan sisa makanan dapat terkumpul dengan cepat, cucilah setiap hari agar hewan peliharaan tetap aman dan sehat,” ujar Schrader.

    6. Wadah Penyimpanan

    Wadah penyimpanan makanan juga menjadi barang penting untuk dibersihkan menyeluruh setiap habis digunakan. Sebab, sisa sedikit air saja bisa menyebabkan pertumbuhan jamur.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Nggak Boleh Buang Tisu ke Toilet? Ternyata Ini Alasannya


    Jakarta

    Sering kali ada tulisan dilarang membuang tisu ke dalam WC di toilet umum. Meski terkesan sepele, kalau imbauan itu dilanggar lama-lama bakal timbul masalah, lho.

    Membuang tisu ke dalam toilet memang cukup praktis, tapi dampaknya bisa bikin rugi pemilik toilet. Lembaran tisu yang dibuang terus-menerus ke toilet bakal merusak saluran toilet.

    Lantas, apa saja risiko membuang tisu ke dalam toilet ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Alasan Dilarang Buang Tisu ke Toilet

    Inilah sederet alasan mengapa tisu tidak boleh dibuang ke dalam toilet, dikutip dari Scott English Plumbing.

    1. Efek Fatberg

    Membuang tisu ke toilet dapat memicu fatberg, sehingga pipa perlu diperbaiki. Efek fatberg adalah kondisi di mana tisu basah ini bercampur dengan kotoran yang terperangkap di dalam pipa seperti lemak dan minyak, sehingga ini membentuk sebuah tumpukan dan formasi seperti gunung es.

    Formasi ini menyebabkan penyumbatan pada pipa dan saluran air, apalagi efek ini bisa mencapai panjang hingga lebih dari 10 kaki atau dan berat hingga 100 kg.

    2. Kerusakan Sistem Saluran Pembuangan

    Tisu yang disiram ke toilet mungkin tidak tersangkut di pipa, tetapi mencapai sistem saluran pembuangan. Hal ini dapa menyebabkan kerusakan di sistem septic tank rumah serta sistem saluran pembuangan kota.

    3. Tisu Susah Terurai

    Tisu tidak akan terurai meski disiram ke dalam toilet. Tisu dalam keadaan basah dan melewati sistem saluran pembuangan ini tidak langsung hancur dalam 24 jam.

    Banyak pakar perpipaan membuktikan fakta bahwa tisu basah ditemukan dalam keadaan utuh di dalam pipa pembuangan setelah disiram bahkan berbulan-bulan. Alhasil, tisu ini semakin lama akan membuat penumbukan yang besar dan mengakibatkan penyumbatan saluran pembuangan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kesaktian Baking Soda dan Cuka, Bisa Atasi Saluran Tersumbat-Bau Toilet


    Jakarta

    Membersihkan perabotan rumah dengan bahan-bahan yang ada tentu bisa mempermudah pekerjaan. Salah satu bahan yang sering ada di rumah adalah baking soda dan cuka.

    Kedua bahan tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk memasak, tapi juga bisa untuk bahan pembersih. Masing-masing bahan bisa digunakan untuk membersihkan barang, namun jika digabungkan bisa membersihkan efek ekstra.

    Dilansir dari How Stuff Works, berikut ini manfaat baking soda dan cuka untuk membersihkan perabotan rumah.


    Mengatasi Saluran Tersumbat

    Salah satu manfaat dari campuran baking soda dan cuka adalah mengatasi saluran tersumbat. Caranya, tuangkan air mendidih ke saluran pembuangan. Lalu, tuang 1/2 cangkir soda kue dan diamkan selama tiga sampai lima menit.

    Setelah itu, tambahkan satu cangkir cuka diikuti dengan satu cangkir air panas. Selanjutnya tunggu lima sampai 10 menit lalu bilas dengan air mendidih.

    Membersihkan Mesin Cuci

    Jangan salah lho, mesin cuci bisa kotor karena adanya tumpukan kotoran yang berasal dari sisa detergen. Nah, untuk mengatasinya bisa juga dengan memasukkan baking soda dan cuka ke dalamnya dan jalankan mesin dengan air panas selama satu putaran penuh.

    Menghilangkan Bau pada Toilet

    Terkadang ada saja bau tak sedap yang berasal dari toilet. Untuk menghilangkan bau tersebut, bisa dengan tuangkan satu cangkir baking soda ke dalam mangkuk dan tambahkan satu cangkir cuka. Selanjutnya, tutup penutup toilet dan diamkan campuran itu sampai berbuih selama sekitar 30 menit. Lalu, gunakan sikat toilet untuk menggosoknya hingga bersih.

    Membersihkan Wastafel Dapur

    Kombinasi baking soda dan cuka bisa membersihkan wastafel stainless steel di dapur. Caranya dengan basahkan wastafel lalu taburi dengan baking soda. Setelah itu gosok menggunakan sikat dan bilas.

    Selanjutnya, rendam beberapa lembar tisu di dalam cuka putih dan letakkan di wastafel. Diamkan selama 20 menit lalu angkat dan bilas kembali wastafel.

    Itulah beberapa manfaat baking soda dan cuka untuk membersihkan perabotan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com