Tag: kotoran

  • Penyebab dan Cara Cegah Cicak Masuk Rumah


    Jakarta

    Cicak merupakan salah satu reptil yang kerap ada di dalam rumah. Keberadaannya memang tidak berbahaya, tetapi bisa membuat penghuni rumah takut atau terkadang merasa jijik.

    Belum lagi, kotoran cicak yang membuat ruangan kotor. Perilakunya juga terkadang suka memakan makanan yang terbuka bisa membuat penghuni rumah kesal.

    Kenapa ya bisa ada cicak di rumah?


    Penyebab Cicak Ada di Rumah

    Ada beberapa alasan yang membuat cicak datang ke rumah. Dilansir dari situs Housing, berikut ini informasinya.

    – Banyak serangga di rumah
    – Ada makanan yang tergeletak
    – Ada genangan air yang membuat ruangan lembap
    – Terdapat celah yang memungkinkan cicak masuk, seperti jendela, ventilasi, atau atap
    – Suhu di dalam rumah hangat

    Cara Mencegah Cicak Masuk Rumah

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah cicak masuk ke dalam rumah. Dilansir dari Homes & Gardens, berikut ini informasinya.

    Singkirkan Sumber Makanan

    Biasanya cicak akan muncul karena terdapat banyak makanan, misalnya semut atau serangga lainnya. Kalau di rumah banyak serangga, sebaiknya atasi hal itu terlebih dahulu.

    Selain itu, jika ada bahan makanan sebaiknya langsung disimpan di kulkas. Jangan biarkan tergeletak begitu saja karena bisa menarik cicak untuk memakannya. Hal yang jika ada remahan atau tumpahan makanan, sebaiknya segera dibersihkan.

    Tutup Akses Masuk Cicak

    Pastikan penghuni rumah menutup akses masuk cicak, seperti jendela atau ventilasi. Penghuni rumah bisa memasang jaring pada jendela atau ventilasi untuk mencegah cicak masuk dan masih mendapat sinar matahari.

    Bersihkan Rumah

    Rapikan dan bersihkan area rumah secara rutin. Kalau ada barang yang menumpuk, segera bereskan tumpukan itu agar tidak menjadi tempat persembunyian cicak. Jangan lupa juga buanglah sampah secara rutin biar cicak tidak bersarang di tempat sampah.

    Cicak juga tertarik dengan genangan air. Karena itu, bersihkan genangan air di rumah yang menyebabkan kelembapan seperti pipa bocor agar tidak mengundangnya datang.

    Cara Usir Cicak dari Rumah

    Kalau sudah ada cicak di rumah, bisa juga mengusirnya. Dilansir dari Livspace dan Homes & Gardens, berikut ini caranya.

    Lada dan Cabai

    Black pepper seeds or peppercorns ( dried seeds of piper nigrum ) in wooden bowl and spoon isolated on wood table background.lada Foto: Getty Images/iStockphoto/Everyday better to do everything

    Salah satu cara untuk mengusir cicak adalah menggunakan lada dan cabai. Caranya cukup campurkan sedikit merica atau bubuk cabai ke dalam air dan semprotkan ke area yang sering didatangi cicak.

    Bubuk Kopi

    bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Cicak tidak menyukai aroma kopi yang kuat. Oleh karena itu, ia akan menjauhi aroma yang menyengat dari bubuk kopi.

    Untuk mengusir cicak menggunakan bubuk kopi, bisa dengan mencampurkan bubuk kopi ke dalam air dan menyemprotkan ke daerah yang sering dilalui cicak. Selain itu, bisa juga menaburkan bubuknya saja.

    Kamper

    Untuk mengusir tikus atau hewan lain yang kemungkinan akan bersarang di mesin mobil, gunakan kapur barus.Kamper. Foto: Dadan Kuswaraharja

    Kamper juga memiliki bau menyengat yang tidak disukai cicak. Penghuni rumah bisa menyebarkan beberapa kamper di sudut-sudut lemari, dapur, rak, ataupun di bawah wastafel untuk mengusir cicak tanpa harus membunuhnya.

    Itulah penyebab, cara mencegah cicak masuk rumah, dan cara mengusir dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Ampuh Hilangkan Bau Kucing biar Nggak Ganggu Penghuni Rumah


    Jakarta

    Kucing adalah hewan menggemaskan yang banyak dipelihara orang. Namun, kehadiran kucing di rumah nggak selalu indah, salah satunya karena bau kotorannya mengganggu.

    Penghuni rumah lama-lama bisa saja terbiasa dengan bau kucing. Akan tetapi, aroma tersebut dapat mengganggu tamu yang berkunjung ke rumah.

    Dilansir dari The Spruce, kotoran kucing mengeluarkan bau kuat dan busuk. Nah, ternyata aroma ini berasal dari kandungan urea yang tinggi dan komposisi kimia yang unik pada kotoran. Selain dari kotoran, bau kucing bisa disebabkan oleh muntahan atau rontokan bulu kucing.


    Jika masalah kotoran tidak ditangani dengan tepat, baunya bisa tercium ke seantero rumah. Oleh karena itu, pemilik harus tau cara menghilangkan bau kucing agar aroma rumah tetap segar.

    Tips Hilangkan Bau Kucing

    Inilah cara menghilangkan bau kucing di dalam rumah.

    1. Rawat Kucing

    Hal utama yang perlu dilakukan untuk mengatasi bau kucing adalah mengatasi dari sumbernya. Pemilik perlu merawat kucing seperti dengan memastikan makanan yang dikonsumsi aman untuk pencernaan. Lalu, memeriksa kesehatan kucing, terutama saat mengalami gangguan pencernaan atau susah makan. Kemudian, bulu kucing juga perlu dirawat agar wangi dan tidak mudah rontok.

    2. Bersihkan Kotak Pasir

    Kucing biasanya buang kotoran di dalam kotak pasir khusus. Nah, kotak pasir tersebut harus dibersihkan secara rutin. Jangan biarkan kotoran kucing terlalu lama didiamkan.

    Kalau pemilik sibuk dan tak sempat membersihkannya, ada kotak pasir modern yang dapat mengganti pasir kotor secara otomatis, lho. Dengan begitu, pemilik rumah cukup membuang pasir kotor yang sudah dimasukkan ke plastik.

    3. Bersihkan Pakai Cuka

    Walau sudah rajin dibersihkan, terkadang kotak pasir tetap mengeluarkan bau tak sedap. Solusinya, coba tambahkan cuka ke dalam air, lalu semprotkan pada noda di kotak pasir. Cara ini juga bisa diaplikasikan pada noda kotoran kucing di bagian rumah lainnya.

    Diamkan bekas semprotan itu selama 15-30 menit dan basuh dengan kain bersih. Lalukan langkah-langkah ini secara berulang sampai noda benar-benar hilang.

    4. Rajin Bersihkan Rumah

    Memelihara kucing di rumah, berarti pemilik harus siap menemukan rontokan bulu kucing di mana-mana. Bulu kucing bisa jadi sumber bau tidak sedap di rumah. Oleh karena itu, sebaiknya membersihkan rumah setiap hari terutama di area yang sering didatangi oleh kucing.

    Itulah beberapa cara menghilangkan bau kucing di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Cara Mudah Bersihkan Kipas Angin Tanpa Perlu Dibuka



    Jakarta

    Kipas angin harus rajin dibersihkan kalau nggak mau ada debu yang menumpuk. Kalau dibiarkan, kotoran pada kipas angin bisa terhirup penghuni rumah dan menjadi sumber penyakit.

    Membersihkan baling-baling kipas angin memang agak menantang karena terhalang pelindung. Namun tenang saja, ada cara mudah membersihkan kipas angin tanpa perlu membongkarnya, lho.

    Lantas, bagaimana cara membersihkan kipas angin? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Bersihkan Kipas Angin Tanpa Membukanya

    Inilah beberapa cara untuk membersihkan kipas angin tanpa perlu membuka bagian penutup, dikutip dari The Spruce dan The Dollar Stretcher.

    Pengering Rambut

    Penghuni rumah bisa menghempaskan debu pada kipas angin menggunakan pengering rambut. Alat ini mengeluarkan angin kencang yang bisa membersihkan kotoran yang menempel. Berikut ini cara menggunakan pengering rambut untuk membersihkan kipas angin.

    1. Cabut aliran listrik maupun baterai kipas angin.
    2. Bawa kipas angin ke luar agar debu tidak bertebaran di dalam rumah.
    3. Semprotkan angin menggunakan pengering rambut dari bagian belakang, lalu ke seluruh bagian hingga debu terjatuh.
    4. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sudah sedikit dibasahi.

    Vacuum Cleaner

    Selain itu, penghuni juga bisa menggunakan vacuum cleaner atau penyedot debu untuk membersihkan kipas. Penyedot debu akan lebih efektif jika ujungnya berukuran kecil dan bisa masuk ke jaring penutup kipas angin. Berikut ini langkah untuk membersihkan kipas dengan vacuum cleaner.

    1. Cabut listrik dari stop kontak atau cabut baterai kipas angin.
    2. Sedot debu menggunakan vacuum cleaner dan bersihkan semua bagian dalam kipas angin dengan hati-hati.
    3. Jika sudah cukup, bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang lembap.

    Kompresor Angin

    Penghuni bisa menggunakan kompresor angin sebagai alternatif yang lebih kuat daripada pengering rambut. Namun, alat ini memang tak banyak yang memilikinya di rumah. Cara menggunakannya pun sama dengan pengering rambut.

    1. Cabut aliran listrik maupun baterai kipas angin.
    2. Bawa kipas angin ke luar agar debu tidak bertebaran di dalam rumah.
    3. Semprotkan angin dengan kompresor dari bagian belakang, lalu seluruh bagian.
    4. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sedikit basah.

    Larutan Sabun, Cuka, Baking Soda

    Kalau nggak mau pakai alat, penghuni rumah juga bisa menggunakan larutan dari campuran sabun, cuka, dan baking soda. Caran membersihkan kipas dengan larutan ini sebagai berikut.

    1. Campurkan 2 sdm (sendok makan) sabun cuci piring, 1/2 gelas cuka, dan 3 sdm baking soda.
    2. Masukkan ke dalam botol semprotan, kocok-kocok.
    3. Semprotkan cairan ke arah kipas yang berdebu.
    4. Tutup seluruh bagian lingkaran kipas dengan plastik besar.
    5. Nyalakan kipas agar berputar dengan kecepatan tinggi selama sekitar 5 menit.
    6. Buka plastik dan debu akan terlepas dari kipas angin.

    Garam atau Pasir

    Kemudian, garam atau pasir pun dapat digunakan untuk membersihkan kipas angin tanpa perlu dibuka. Caranya sebagai berikut.

    1. Letakkan kipas angin secara mendatar.
    2. Tutup bagian kipas dengan kain atau plastik.
    3. Masukkan garam atau pasir kering ke kipas angin.
    4. Pastikan kipas tertutup rapat, nyalakan kipas dan biarkan berputar-putar selama beberapa menit agar debu tersapu.
    5. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sudah sedikit dibasahi.

    Itulah beberapa cara membersihkan kipas angin tanpa membukanya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jarang Diperhatikan, Ini Pentingnya Bersihkan Talang Air Secara Rutin


    Jakarta

    Talang air punya fungsi penting dalam sebuah hunian. Air hujan yang turun di atap dapat dialirkan ke bawah melalui talang air. Setelah itu, air akan diarahkan ke saluran atau got untuk dibuang, sehingga tidak memenuhi perkarangan rumah yang bisa menyebabkan genangan.

    Sayangnya, tak semua pemilik rumah mau mengecek kondisi talang air. Padahal bisa saja talang air dipenuhi oleh sampah, ranting, atau daun.

    Apabila talang air jarang dibersihkan maka bisa menyebabkan air mampet. Alhasil, air hujan yang turun di atap tidak bisa mengalir ke bawah dan memicu genangan. Kalau kondisi ini dibiarkan terus menerus maka bisa berdampak pada atap hingga fondasi rumah.


    Maka dari itu penting untuk mengecek dan membersihkan talang air. Lantas, seberapa rutin talang air harus dibersihkan? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Pentingnya Membersihkan Talang Air Secara Rutin

    Talang air yang tersumbat karena sampah dan kotoran membuat air mengalir ke samping dan masuk ke bawah atap, merembes ke loteng, atau bocor lewat celah-celah fondasi. Alhasil, gara-gara talang air mampet membuat atap dan fondasi rumah ikut rusak.

    Dilansir laman Better Homes & Gardens, Kamis (12/6/2025), secara umum membersihkan talang air dilakukan setiap 1-2 kali dalam setahun. Artinya, kamu bisa mengecek kondisi talang air setiap enam bulan sekali.

    Namun, hal ini tergantung dari kondisi lingkungan di rumah. Apabila terdapat pohon tinggi yang tumbuh di halaman, maka detikers harus lebih sering membersihkan talang air minimal 4-5 kali dalam setahun atau setiap dua bulan sekali.

    Selain dibersihkan, sebaiknya periksa juga kondisi talang air apakah ditemukan ada kerusakan seperti bengkok, bolong, atau melengkung. Jika ditemukan kerusakan, segera perbaiki talang air.

    Waktu terbaik untuk membersihkan talang air adalah saat musim kemarau karena jarang terjadi turun hujan. Di musim itu biasanya banyak daun atau ranting yang berguguran sehingga dapat dibersihkan segera. Langkah ini dilakukan agar talang air dapat berfungsi optimal ketika turun hujan.

    Tanda-tanda Talang Air Harus Dibersihkan

    Karena terletak di atap, terkadang pemilik rumah malas untuk mengecek kondisi talang air. Padahal kalau sudah mampet atau rusak, hal itu justru bisa merusak material hunian yang lain.

    Ada tanda-tanda ketika talang air sudah harus dibersihkan. Seperti apa? Cek di bawah ini:

    1. Muncul luapan air ketika turun hujan karena talang air tersumbat oleh daun atau ranting.
    2. Muncul kerusakan pada atap, dinding, halaman, dan fondasi rumah karena talang air meluap sehingga tidak dapat mengalir dengan baik.
    3. Talang air rusak dan berubah bentuk jadi melengkung atau menggantung. Hal ini dapat terjadi karena sampah yang menumpuk dan tak mampu menahan beban berat.
    4. Muncul berbagai hewan seperti tikus dan nyamuk di talang air. Hal ini bisa mengindikasikan adanya sarang alami seperti daun basah dan ranting pohon.
    5. Terlihat tumpukan daun dan kotoran di talang air. Segera buat rencana untuk membersihkan talang air demi mencegah mampet.

    Itulah alasan penting mengapa talang air perlu dibersihkan secara berkala. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Kegiatan Bersih-bersih yang Harus Dilakukan Setiap Akhir Pekan


    Jakarta

    Akhir pekan merupakan waktu yang tepat untuk membersihkan rumah. Sebab, akhir pekan merupakan waktu libur di mana seseorang akan memiliki lebih banyak waktu untuk bersantai.

    Pada hari biasa, seseorang jauh lebih sibuk di luar rumah seperti bekerja, pergi ke sekolah, atau kegiatan lainnya. Dengan menyisihkan waktu sebentar untuk bersih-bersih rumah, rumah akan jauh lebih nyaman dan tidak begitu kotor bahkan untuk seminggu ke depan .

    Dilansir The Spruce, berikut kegiatan bersih-bersih yang harus dilakukan di rumah saat akhir pekan.


    1. Area Halaman dan Pintu Masuk

    Area depan rumah merupakan wajah dari hunian. Namun, area ini terkadang jarang diperhatikan. Padahal area ini harus sering dibersihkan seperti memotong rumput, membuang daun kering, merapikan sepatu yang berantakan, membersihkan carport dari debu dan kotoran bekas kendaraan, hingga membersihkan kotoran cicak atau tikus yang mungkin menumpuk di pojok-pojok halaman.

    2. Menyapu

    Kegiatan wajib lainnya yang paling tidak dilakukan setiap hari adalah menyapu. Kegiatan ini sebenarnya tidak membutuhkan waktu hingga satu jam. Selain itu, saat ini sudah tersedia robot vacuum yang bisa membersihkan lantai rumah secara otomatis.

    Meskipun jarang berada di rumah, lantai rumah pasti mudah sekali berdebu. Jadi sempatkan untuk menyapu minimal sekali dalam seminggu. Lebih baik bisa dilakukan setiap hari.

    3. Mengganti Seprei

    Seprei merupakan penutup kasur atau alas terluar kasur. Banyak sekali yang mengira seprai diganti sebulan sekali. Padahal seprai bisa sama kotornya dengan kamar mandi sehingga harus sering diganti maksimal seminggu sekali. Seprei juga diwajibkan lebih sering diganti jika sering tidur ketika masih memakai pakaian dari luar atau terkena kotoran lain.

    4. Membersihkan Kamar Mandi

    Kamar mandi merupakan area yang mudah lembap. Jamur dan bakteri mudah sekali berkembang biak di sini. Untuk mengatasinya, kamu perlu sering-sering membersihkan kamar mandi. Dengan begitu tidak akan muncul bau tak sedap di kamar mandi dan lantai pun tidak akan mudah licin.

    5. Mencuci Pakaian

    Biasanya pekerja yang sibuk sering menumpuk pakaian kotor dan akan dicuci saat akhir pekan. Apabila sudah ditumpuk selama seminggu, segera dicuci saat akhir pekan agar tidak tidak menumpuk dan tidak muncul jamur pada pakaian.

    6. Membersihkan Dapur

    Saat memasak setiap pagi dan malam, mungkin hanya beberapa bagian yang bisa dibersihkan karena keterbatasan waktu. Akhir pekan merupakan waktu yang tepat untuk melakukan deep cleaning, seperti membersihkan bagian sekitar kompor, oven, kulkas, hingga ke wastafel.

    7. Membuang Sampah

    Membuang sampah seharusnya dilakukan setiap hari, tetapi terkadang ada penghuni rumah yang jarang membuang sampah karena tidak ada yang harus dibuang.
    Saat membuang sampah, pastikan semua sampah dalam keadaan aman untuk dibuang, jangan sampai membahayakan tukang pengambil sampah. Jangan lupa mencuci tempat sampah, jangan hanya membuang plastiknya saja.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Bersihkan Noda Semen di Lantai Tanpa Perlu Ganti Keramik


    Jakarta

    Saat pembangunan rumah, lantai rawan terkena sisa semen yang berceceran saat pengerjaan bagian lain. Semen yang sudah mengeras akan lebih sulit dibersihkan, bahkan jika dikeruk bisa membuat keramik tergores.

    Meskipun begitu, bukan berarti semen tidak bisa dibersihkan. Sama seperti noda cat, noda makanan, atau kotoran lainnya, bekas semen yang telah mengeras bisa dibersihkan, tetapi perlu memakai bahan khusus yang aman untuk keramik.

    Cara Menghilangkan Noda Semen di Lantai Keramik

    Dilansir situs HG, berikut cara menghilangkan noda semen pada lantai keramik.


    1. Cuka

    Semen yang sudah mengeras biasanya hanya dapat hancur jika diberi tekanan seperti dikikis. Sebelum dikikis, bekas semen tersebut akan lebih mudah dibersihkan jika diberi cairan dari campuran cuka dan air hangat. Setelah itu tuang di atas noda semen secukupnya. Kemudian, tunggu hingga menyerap dan cairan tersebut kering, baru setelah itu digosok.

    Cara ini hanya dapat digunakan untuk jenis lantai yang ditutupi keramik. Untuk granit, marmer, dan batuan alam lainnya sebaiknya tidak menggunakan cuka karena cairan ini justru ikut merusak lantai. Bahan alternatifnya adalah memakai perasan lemon secukupnya, tidak terlalu banyak untuk marmer, granit, dan batuan alam. Ketika digosok juga sebaiknya cukup di bagian semen yang mengeras.

    2. Amplas

    Langsung mengikis bekas semen juga sebenarnya tidak masalah, terutama yang nodanya kecil-kecil. Saat membeli amplas, bisa bertanya dahulu amplas yang bisa digunakan untuk lantai keramik karena ada amplas khusus untuk kayu. Untuk membeli amplas bisa didapatkan di toko bangunan.

    Cara Membersihkan Bekas Semen di Nat Lantai

    Noda bekas semen tidak hanya jatuh ke permukaan yang licin di keramik, melainkan bisa pula di sela-sela keramik yang biasanya berwarna putih atau disebut pula dengan nat. Menurut Apartment Theraphy berikut bahan yang bisa dipakai untuk menghilangkan noda pada nat.

    1. Cuka

    Sama seperti sebelumnya, cuka juga aman untuk membersihkan noda pada bagian nat lantai. Jika campuran cuka dan air hangat tadi masih berlebih, coba pakai untuk membersihkan nat. Tunggu hingga menyerap lalu gosok perlahan. Hati-hati lapisan nat ikut terkikis. Setelah bersih, jangan lupa untuk dibersihkan.

    2. Baking Soda

    Baking soda merupakan bahan pembersih yang lebih keras daripada cuka. Apabila ada bekas semen yang sulit sekali dibersihkan, bisa memakai baking soda. Lalu masukkan ke dalam air dengan perbandingan jumlah yang sama. Tuang cairan tersebut ke noda pada nat. Tunggu hingga menyerap, lalu gosok permukaannya. Nat akan bersih dari noda.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Bersihkan Noda Membandel di Kompor Bisa Pakai 3 Bahan Ini


    Jakarta

    Noda sisa-sisa makanan setelah memasak terkadang mengering dan menempel di kompor. Apalagi jika tidak langsung dibersihkan, bisa-bisa noda sulit dihilangkan.

    Apabila sudah kejadian ada noda membandel di kompor, penghuni rumah tak perlu khawatir karena masih bisa membersihkannya. Bagaimana caranya?

    Dilansir dari Homes & Gardens, berikut ini beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membersihkan noda membandel di kompor.


    1. Baking Soda

    jar of baking soda and spoon on the white backgroundbaking soda. Foto: Istimewa

    Soda kue atau baking soda biasa dipakai untuk membuat kue, tetapi kegunaannya juga bisa untuk membersihkan noda membandel hingga jamur. Caranya dengan campurkan soda kue dengan air untuk mengatasi noda membandel di meja dapur, wastafel, dan kompor. Cara lainnya adalah dengan menaburkan soda kue pada spons basah untuk membersihkan permukaan tanpa menggoresnya.

    2. Air Perasan Lemon

    khasiat sehat minum air lemonkhasiat sehat minum air lemon Foto: iStock

    Air perasan lemon yang dicampur ke dalam air sudah dikenal sebagai senjata ampuh untuk membersihkan noda membandel. Hal ini dikarenakan dalam lemon terdapat kandungan bahan pembersih alami dengan tingkat keasamannya yang tinggi dan sifat antibakterinya.

    Bukan hanya noda, bau tak sedap di dapur juga bisa dihilangkan dengan semprotan lemon. Caranya dengan meneteskan dua tetes minyak esensial lemon ke kapas. Lalu, letakkan di tempat di mana ditemukan bau tak sedap. Apabila muncul dari kulkas, letakkan di belakang kulkas agar baunya dapat terserap.

    Selain minyak esensial lemon, kulit lemon juga bisa menghilangkan bau tak sedap pada tempat sampah. Caranya cukup membuang beberapa kulit lemon ke dalam tempat sampah.

    Lemon juga memiliki efek pemutihan alami yang dapat membantu mencerahkan noda pada meja dapur dan permukaan lainnya. Namun, sebaiknya tidak menggunakan lemon pada meja dapur marmer atau beberapa meja dapur batu alam karena asamnya dapat mengikis batu atau meninggalkan noda.

    cuka putihcuka putih Foto: iStock

    Cuka putih merupakan pembersih alami yang ampuh karena keasamannya yang membantu melarutkan endapan mineral, minyak, dan kotoran. Cara untuk membuat bahan pembersih dari larutan cuka putih cukup dengan mencampurkan dengan air. Kemudian, semprotkan campuran cuka dan air ke permukaan kompor, biarkan selama sekitar 10 menit, lalu gosok dengan air sabun menggunakan sabut gosok non-abrasif.

    Itulah beberapa cara menghilangkan noda membandel di kompor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Membersihkan Keran Air agar Tak Mudah Berkarat-Berlumut


    Jakarta

    Keran air merupakan perangkat sanitasi yang penting di rumah. Keran perlu dirawat sama seperti perangkat lain agar dapat bertahan lama.

    Beberapa masalah yang sering ditemui ketika menggunakan keran adalah debit air yang bisa tiba-tiba menciut, air berlumut, keran kotor, hingga sulit ditutup rapat. Ada banyak faktor penyebab keran air rusak. Salah satu penyebabnya adalah kualitas dari air di rumah. Air yang bersih pasti tidak akan merusak benda-benda yang dilaluinya. Berbeda dengan air berlumpur atau air sadah yang dapat menyebabkan penyumbatan dan korosi.

    Untuk mencegah hal tersebut terjadi, dilansir Europe Enchanting berikut beberapa cara merawat keran air di rumah agar tidak cepat rusak dan tahan lama.


    1. Hindari Pemakaian Spons Kawat

    Spons kawat digunakan untuk menyikat noda membandel pada permukaan yang keras. Alat pembersih ini sebaiknya tidak digunakan untuk membersihkan keran air karena permukaan spons yang tajam justru dapat merusak lapisan keran air dan membuat banyak goresan. Lapisan terluar keran air fungsinya untuk melindungi dan mencegah material keran berkarat.

    2. Hindari Pemakaian Bahan Kimia yang Keras

    Bahan untuk membersihkan keran air sebenarnya tidak sulit dan mahal. Keran air bisa dibersihkan menggunakan perasan lemon, sabun cuci piring, atau cuka. Bahan kimia keras justru bisa membuat keran air meleleh hingga berkarat.

    3. Bersihkan Aerator pada Keran Air

    Aerator merupakan alat yang dipasang di ujung mulut keran. Bagian ini merupakan area penting pada keran air. Fungsinya untuk menghemat air, menghemat energi, dan mengurangi percikan air. Sebagai mulut keluarnya air, aerator harus dalam keadaan bersih dan tidak tersumbat.

    Cara membersihkannya dengan mencopot aerator kemudian direndam di dalam air hangat yang dicampur dengan cuka putih. Kemudian sikat dengan sikat gigi bekas sampai bersih.

    4. Bersihkan Kerak pada Keran Air

    Selain aerator, bagian leher keran air juga perlu dibersihkan. Pasti kerak-kerak putih yang menempel. Apabila didiamkan, justru dapat merusak lapisan terluar keran air. Cara membersihkannya bisa dengan cuka, sabun pencuci piring, hingga baking soda.

    5. Rendam Keran untuk Membersihkan Kotoran

    Selain bagian luar, bagian dalam juga perlu dibersihkan karena pasti ditemukan lumut, lumpur, dan kotoran halus yang menempel pada leher keran air bagian dalam. Caranya dengan melepas dan merendam keran tersebut di air cuka semalaman sehingga kotoran yang membandel dapat larut dan keluar dari keran air. Setelah direndam, bilas dengan air bersih dan memasangnya kembali.

    Itulah cara membersihkan keran agar tidak mudah berkarat dan berlumut. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Benda yang Bikin Lalat Menyerbu Rumah, Cepat Singkirkan!



    Jakarta

    Pernahkah terganggu dengan adanya lalat di rumah? Lalat apalagi dengan jumlah banyak memang bikin resah bila menyerbu rumah.

    Apalagi, lalat diketahui sering hinggap di tumpukan sampah sehingga membuat penghuni rumah jijik dan khawatir lalat akan membawa sumber penyakit.

    Meski sudah diusir, seringkali lalat masih datang dan masuk ke rumah.


    Bisa jadi, rumah kita masih ada benda-benda yang mengundang lalat datang. Apa saja benda yang mengundang lalat datang? Berikut penjelasannya.

    Dilansir dari Terminx, berikut ini informasinya.

    Sampah

    Sampah merupakan hal yang ada di setiap rumah. Lalat umumnya tertarik dengan bahan organik di tempat sampah. Lalat juga bisa bertelur di tempat sampah. Makanya, kamu harus rajin menjaga kebersihan sampah dan menutup tempat sampah agar tidak menjadi sarang lalat.

    Kotoran Hewan

    Buat kamu yang punya hewan peliharaan wajib waspada. Hal itu karena lalat menyukai kotoran hewan. Pastikan kamu sering membersihkan kotoran hewan di rumah ya detikers.

    Makanan Basi

    Makanan basi, baik itu makanan hewan maupun makanan manusia, bisa menarik lalat ke rumah. Jadi, pastikan kamu membersihkan makanan basi agar tidak mengundang lalat ke rumah.

    Buah dan Sayur Busuk

    Buah busuk juga bisa menjadi hal yang menarik lalat untuk datang ke rumah. Segera buang buah busuk jika ada di rumah.

    Cairan Manis atau Fermentasi

    Cairan manis atau terfermentasi, seperti sirup, soda, maupun cuka bisa mengundang lalat ke rumah. Jika ada tumpahan cairan tersebut segera dilap dan bersihkan kaleng minuman soda sebelum dibuang.

    Itulah beberapa hal yang bisa menarik lalat ke rumah.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengepel Lantai Bakal Lebih Bersih Pakai Air Hangat atau Dingin?



    Jakarta

    Mengepel lantai merupakan salah satu cara membersihkan lantai dari bakteri, noda, dan kotoran yang sulit hilang. Namun, lantai akan benar-benar bersih apabila kondisi air yang digunakan tepat.

    Banyak yang mengatakan air hangat lebih baik untuk mengepel lantai daripada air dingin. Dilansir Home Viable, hal ini dikarenakan bakteri susah untuk berkembang di suhu yang tinggi. Air hangat juga mudah untuk mengurai kotoran, lemak, serta noda yang menempel pada lantai sehingga saat diberikan tekanan sedikit, noda dan kotoran bisa langsung hilang.

    Beberapa material yang cocok dibersihkan menggunakan air hangat adalah marmer, granit, dan beberapa batuan alam. Marmer sudah dikenal sebagai batuan alam yang tahan terhadap panas. Oleh sebab itu, material ini sering digunakan untuk pelapis lantai, meja, hingga dinding di dapur. Marmer merupakan material yang bisa menerima suhu tinggi.


    Material lantai yang tidak bisa dibersihkan menggunakan air hangat adalah kayu, baik yang alami dan buatan. Beberapa kayu memang rentan terhadap air. Bahkan di daerah yang lembap dapat membuat kayu cepat berjamur dan lapuk. Kayu yang aman untuk dipakai di daerah yang basah dan lembap hanya ulin dan jati.

    Untuk membersihkan lantai berbahan kayu bisa memakai kain pel atau kain bersih yang dimasukkan ke air dingin dan diperas hingga tidak begitu basah. Terlalu banyak air justru dapat merusak zat pelindung kayu dan membuat warna lantai kayu kusam.

    Kemudian, untuk material seperti keramik, porselen, atau ubin lebih baik memakai air dingin atau air biasa karena air panas akan merusak permukaan keramik.

    Baik air panas maupun air dingin tetap harus ditambahkan larutan pembersih dan pewangi agar lantai benar-benar bebas dari kuman dan wangi setelah dipel.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com