Tag: kotoran

  • Begini Tips Mudah Membersihkan Rambut Rontok di Sekitar Rumah


    Jakarta

    Setiap rumah berpenghuni pasti tidak luput dari helaian rambut rontok yang bertebaran di mana-mana. Maka tak heran kalau harus sering membersihkan rambut rontok di berbagai tempat seperti lantai, kamar mandi, dan tempat tidur.

    Helaian rambut yang bertebaran dan menempel di berbagai sudut rumah membuat kesan kotor dan merusak pemandangan. Apalagi kalau sampai menjadi gumpalan di kamar mandi, sehingga bikin saluran mampet.

    Nah, supaya rumah bebas rambut, kamu bisa cek tips membersihkan rambut rontok berikut ini, dikutip dari Apartment Therapy, Kamis (18/7/2024).


    Tips Bersihkan Rambut Rontok di Rumah

    1. Rambut Rontok di Area Kering di Rumah

    Kalau ada banyak helaian rambut rontok yang tersebar di mana-mana, kamu bisa menggunakan sapu kemudian diarahkan ke satu tempat yang sama, lalu dibuang. Jika helaian banyak ditemukan di bahan tekstil, seperti seprai atau sofa, kamu bisa bersihkan dengan sapu lidi terlebih dahulu.

    Namun, jika kamu memiliki alat penyedot debu, itu lebih instan karena rambut langsung bisa dibersihkan tanpa mengotori tangan. Penyedot debu juga cocok untuk membersihkan debu atau helaian rambut rontok di bahan tekstil yang lembut atau perabotan yang keras.

    2. Rambut Rontok di Kamar Mandi

    Kamar mandi juga tempat yang sering didapati rambut rontok, apalagi setelah keramas. Selain membersihkan, kamu juga bisa mencegah rambut rontok bertebaran di kamar mandi.

    Saat kamu hendak mandi dan tidak mau keramas, kamu bisa menutup kepala dengan penutup rambut berjaring. Jika ingin keramas, kamu bisa sisir rambut terlebih dahulu.

    Cara ini bisa mengurangi jumlah rambut yang rontok. Lalu, tutup lubang saluran air selama mandi agar tidak masuk ke saluran air. Kumpulkan dan buang setelah mandi. Kamu juga bisa menggunakan plastik saat mengambil rambut yang tersangkut di saluran air.

    Setelah itu bersihkan juga bagian penutup saluran air kamar mandi dengan soda kue agar tidak berlumut. Biasanya rambut yang rontok sehabis dikeramas mengandung sabun.

    Campurkan secangkir soda kue dengan secangkir cuka. Tuang ke area saluran air. Tunggu selama 15-20 menit lalu bilas dengan air hangat untuk membersihkan kotoran yang tertinggal. Hindari penggunaan cairan pembersih yang mengandung asam sulfat karena akan menyebabkan kerusakan pada saluran air.

    Itulah tips membersihkan rambut rontok di rumah. Semoga membantu!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Rambut Berserakan Bikin Rumah Gagal Estetik! Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Rumah yang berpenghuni sudah tentunya mudah kotor karena berbagai aktivitas yang dilakukan di dalam. Nah, salah satunya kotoran sepele tapi dihasilkan setiap hari adalah helaian rambut rontok.

    Helaian rambut sering kali ditemukan berserakan di sekitar rumah, seperti pada lantai, kamar mandi, hingga karpet. Kalau dibiarkan, helaian rambut akan semakin banyak hingga mengganggu pemandangan, bahkan menimbulkan masalah lho.

    Lantas, apa saja masalah yang bisa timbul akibat rambut di rumah? Simak cara mengatasinya di sini, dikutip dari Apartment Therapy, Kamis (18/7/2024).


    Cara Atasi Masalah Rambut di Rumah

    1. Saluran Mampet

    Rambut yang rontok di kamar mandi bisa masuk ke saluran air dan membuatnya mampet. Kamu bisa mencegahnya dengan menyisir rambut sebelum mandi. Lalu, gunakan penangkap saluran pembuangan yang bagus untuk menahan rambut.

    Kalau sudah terlanjur mampet, coba bersihkan rambut dalam saluran dengan pencapit dan gunting bila perlu. Jika belum berhasil, coba tuang soda kue, lalu cuka putih sulingan.

    2. Lantai Kotor

    Lantai menjadi tempat paling sering terlihat ada helaian rambut rontok. Bila dibiarkan rambut semakin banyak dan mengumpul di lantai.

    Saatnya mengatasinya dengan penyedot debu karena sekadar menyapu saja tidak cukup untuk membersihkan lantai secara optimal. Jadi, sapulah lantai dulu, kemudian sedot kotoran dengan penyedot debu.

    3. Karpet Berambut

    Rambut juga bisa menempel dan mengotori karpet. Membersihkan karpet dari rambut bisa cukup menantang meski sudah menggunakan penyedot debu.

    Supaya karpet bebas rambut, kamu bisa pakai botol semprot, air, pelembut kain, dan sikat berbulu kaku atau wiper karet yang fleksibel. Cukup isi botol semprot dengan air dan campurkan beberapa tetes pelembut kain.

    Semprotkan karpet untuk melembabkannya, lalu sikat atau kikis dengan alat pembersih yg terbuat dr karet untuk mengangkat dan mengumpulkan rambut. Setelah kapet kering, barulah pakai penyedot debu untuk menangkap sisa helai rambut.

    4. Baju Berbulu

    Rambut rontok juga bisa menempel pada pakaian. Helaian rambut pada lantai bisa menempel ke kaos kaki, lalu menempel pada pakaian lainnya ketika dicuci di mesin cuci.

    Kemudian, helaian rambut bisa terjerat ke pakaian, sehingga dapat mengganggu kenyamanan dan penampilan. Sebaiknya kamu mengibaskan baju sebelum memasukkannya ke mesin cuci.

    Kamu bisa mencuci pakaian dalam batch kecil agar mesin tidak penuh. Lalu, kamu juga dapat mencuci kaos kaki secara terpisah untuk mencegah rambut terbawa ke mesin cuci.

    Itulah cara mengatasi masalah rambut di rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jurus Jitu Cegah Rambut Masuk ke Saluran Air di Kamar Mandi


    Jakarta

    Helaian rambut rontok sering kali terlihat bertebaran di kamar mandi, terutama setelah keramas. Hal ini membuat kamar mandi harus rajin dibersihkan untuk cegah rambut masuk ke saluran air.

    Rambut rontok itu sebaiknya kamu buang ke tempat sampah agar tidak terbawa air masuk ke saluran hingga menyebabkan mampet. Jika dibiarkan, rambut akan menggumpal dan mengganggu aliran pembuangan air.

    Apabila sudah parah, air tidak mengalir, melainkan bisa meluap karena tertahan oleh gumpalan rambut. Berikut ini cara mencegah rambut masuk ke saluran air di kamar mandi, dilansir dari Priority Plumbing, Kamis (18/7/2024).


    Cara Cegah Rambut Masuk ke Saluran Air

    1. Rawat Rambut Sebelum Mandi

    Kalau kamu memang sering mengalami rambut rontok, terutama saat mandi, coba sisir rambut sebelum masuk ke kamar mandi. Cara ini bisa mengurangi jumlah rambut yang jatuh saat keramas.

    Jika sedang tidak ingin keramas, gunakan penutup rambut tipis seperti yang kerap digunakan dokter saat masuk ruang operasi. Setelah itu pastikan tidak ada satu helai rambut yang keluar.

    2. Pasang Penutup Saluran Air

    Setiap saluran air di kamar mandi mempunyai penutup dari stainless steel. Namun, jika itu masih kurang untuk menahan rambut, kamu bisa memasang penutup tambahan dari plastik di atasnya. Setelah mandi kamu bisa mengangkatnya dan mengambil rambut yang tersangkut.

    3. Bersihkan Saluran Air

    Setelah mandi bersihkan saluran air agar tidak berlumut karena sisa sabun atau menguarkan bau tidak sedap. Gunakan secangkir soda kue yang dicampurkan dengan secangkir cuka.

    Tunggu selama 15-20 menit lalu bilas dengan air hangat untuk membersihkan kotoran yang tertinggal. Sebaiknya hindari penggunaan cairan pembersih yang mengandung asam sulfat karena akan menyebabkan kerusakan pada saluran air.

    Itulah cara cegah rambut masuk ke saluran air di kamar mandi. Semoga membantu!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Meja di Dapur Sering Basah, Lebih Baik Dikeringkan Pakai Lap atau Tisu?


    Jakarta

    Dapur adalah ruangan yang mudah basah dan kotor. Kamu memerlukan alat kebersihan yang tepat agar perabotan di dapur tidak mudah rusak. Misalnya perabotan yang tahan panas, air, dan kelembapan.

    Namun, setiap bahan punya kekurangan dan kelebihan, ada yang tahan air tetapi tidak bisa dengan panas, begitu pun sebaliknya. Salah satu perabotan yang rentan rusak terhadap panas dan air adalah meja. Apa pun bahannya meja rentan berjamur dan rusak.

    Untuk mencegahnya, kamu bisa melapisi meja dengan plastik atau memilih bahan yang paling cocok, kayu, plastik, atau besi. Selain mencegah, kamu juga harus sering membersihkannya. Cara ini membantu permukaannya tetap bersih dan kering. Biasanya bahan yang digunakan untuk membersihkannya bisa dengan lap atau tisu.


    Dua bahan ini dinilai bagus untuk menyerap cairan seperti air atau cairan lainnya. Namun, dari segi efisiensi, lap dan tisu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Melansir Better Homes & Gardens, Sabtu (20/7/2024), berikut beberapa kelebihan dan kekurangan lap dan tisu untuk membersihkan meja.

    Kelebihan dan Kekurangan Tisu

    Kertas tisu adalah salah satu bahan kebersihan yang mudah didapat dan sekali pakai. Semakin banyak menggunakan tisu, maka semakin banyak sampah menumpuk. Tisu juga bukan bahan yang mudah di daur ulang sehingga dapat berakhir sebagai limbah. Kamu bisa menggunakannya mungkin dalam keadaan darurat seperti saat alat kebersihan lain tidak ada di tempat.

    Kelebihan dan Kekurangan Lap

    Lap biasanya dibuat dari kain atau plastik sintetis. Lap adalah bahan kebersihan yang bisa digunakan berulang kali. Namun, perawatannya tidak praktis. Kamu harus sering mencucinya setelah dipakai. Lalu jika telah digunakan untuk cairan berwarna akan lebih sulit dibersihkan.

    Kebersihan Lap vs Tisu

    Ahli kebersihan, Dr. Laundry atau Mary Gagliardi dari Clorox, menyampaikan tisu lebih higienis dibandingkan kain lap. Sementara itu, lap harus dicuci setelah digunakan sehingga membutuhkan air. Selain itu, kain lap bisa menjadi tempat berkumpulnya bakteri. Kain lap juga harus dicuci dengan benar untuk memastikan bersih dari kuman.

    Sebuah studi dari University of Arizona menemukan bahwa setiap kali permukaan meja diseka dengan kain atau handuk, bakteri akan menetap pada kain yang lembab. Kain lap sering menjadi tempat yang ideal bagi kuman untuk berkembang dengan 89% kain lap dapur mengandung bakteri koliform yang berasal dari kotoran hewan berdarah panas dan manusia.

    Selain itu, 25% kain lap mengandung bakteri E. coli yang bisa berbahaya. Penggunaan kain lap yang tidak rutin diganti tidak hanya menjadi sarang kuman berbahaya, melainkan juga bisa menyebarkan kuman tersebut ke seluruh dapur, tangan, dan barang-barang lain yang bersentuhan dengannya.

    Lantas, Lebih Baik Lap atau Tisu?

    Untuk menilai lebih efektif yang mana, tergantung pada nilai apa yang lebih kamu utamakan: dampak lingkungan dan biaya atau risiko bakteri, virus, dan jamur. Jika kamu memilih menggunakan kain lap, ada beberapa tips untuk membersihkan dan menggantinya dengan benar.

    Tips Penggunaan dan Perawatan Kain Lap

    Saat kamu memilih menggunakan lap, kamu harus berkomitmen untuk membersihkan dan menggantinya secara teratur. Bilas dan peras kain lap sepenuhnya setiap kali digunakan dan gantung untuk mengeringkan dan mengurangi pertumbuhan bakteri.

    Ganti lap dan handuk setiap hari jika digunakan untuk menyeka atau membersihkan tangan. Penggunaan pemutih bisa membantu mensterilkan kain lap secara berkala.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tikus Auto Pergi dari Rumah Kalau Ada 5 Aroma dari Bahan Alami Ini



    Jakarta

    Tikus adalah hewan pengerat yang keberadaan cukup mengganggu di rumah. Tikus sering merusak barang-barang di rumah seperti plastik, kabel listrik, kertas, karet, dan lainnya. Selain itu, apabila dia berhasil membuat sarang di rumah, suara dan kotoran mereka bisa menjadi masalah.

    Keberadaan tikus sebenarnya bisa dicegah. Salah satu caranya dengan menutup akses masuk ke rumah. Namun, terkadang tikus cukup cerdik bisa memanfaatkan celah atau pada saat pintu dibuka, dia menyelinap masuk. Setelah masuk, tikus biasanya bersembunyi dan menunggu waktu yang tepat untuk mencari makanan di rumah. Jika sudah begini, apa yang harus kita lakukan untuk mengusir tikus?

    Mengutip dari detikFood, Selasa (23/7/2024), berikut beberapa bahan-bahan dapur di rumah yang ampuh untuk mengusir tikus di rumah.


    Bahan untuk Mengusir Tikus

    1. Merica Bubuk

    Bahan pertama yang harus kamu siapkan adalah merica bubuk. Tikus memiliki indera penciuman yang tajam jadi mereka akan bisa langsung mencium aroma pedas dari merica bubuk. Sensasi pedas tersebut tidak sukai oleh tikus sehingga tikus akan cepat menghindar area yang disebar bubuk ini.

    Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Taburi hanya secukupnya saja, karena jika terlalu banyak juga akan membuat lantai kotor saat terinjak. Setelah tikus kabur, jangan lupa membersihkan setiap sudut rumah yang ditaburi merica. Rumah yang bersih tentu tidak nyaman untuk disambangi tikus.

    2. Bubuk Kopi

    Bagi kamu pecinta kopi, coba taburi bubuk kopi di beberapa area yang kemungkinan sering dilalui tikus di rumah. Aroma kopi juga tidak disukai tikus sehingga mereka pasti menghindari area yang ditaburi kopi.

    Kopi yang disarankan adalah kopi hitam, bukan kopi dengan campuran gula atau krimer karena justru akan mengundang semut. Cara penggunaannya juga mudah, taburkan kopi di sudut rumah yang sering dilalui tikus. Lakukan cara ini berulang sampai tikus benar-benar pergi.

    3. Kulit Telur

    Setelah masak telus, simpan beberapa kulit telur untuk memasang perangkap tikus. Ambil beberapa kulit telur, tumbuk sampai halus. Kamu juga bisa menggunakan blender untuk membuat kulit telur halus menjadi bubuk. Keringkan kulit telur ini dengan cara dijemur di bawah sinar matahari.

    Taburkan bubuk kulit telur ini di sudut rumah. Bukan hanya tikus yang kabur tapi juga semut dan kecoa juga tak suka kulit telur. Bubuk kulit telur ini juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

    4. Bawang Putih

    Bahan dapur lainnya yang memiliki aroma yang kuat adalah bawang putih. Cukup siapkan bawang putih dan kain kasa untuk membungkus bawang putih. Cara menggunakannya cukup sederhana, iris bawang putih lalu bungkus menggunakan kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    5. Teh Celup Bekas

    Selain kopi, kamu juga bisa menggunakan teh celup bekas untuk mengusir tikus di rumah. Caranya letakkan teh celup bekas yang masih lembab di sudut ruangan, kamu bisa menggunakan beberapa kantung teh sekaligus. Tikus tidak suka dengan aroma teh bekas ini. Jadi mereka akan kabur menghindar.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    Saksikan Live DetikSore:

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Membersihkan Tempat Sampah di Rumah Biar Nggak Bau Busuk


    Jakarta

    Keberadaan tempat sampah tentunya dibutuhkan di rumah. Meski digunakan untuk menampung sampah, ternyata tempat sampah juga perlu dibersihkan agar tidak menimbulkan bau busuk.

    Tempat sampah tidak hanya bagian luarnya saja yang perlu dibersihkan, tetapi bagian dalamnya juga. Tempat sampah yang kotor tidak hanya menimbulkan bau busuk, tetapi menarik serangga bahkan tikus.

    Maka dari itu, perlu membersihkan tempat sampah pada bagian dalam dan luarnya. Dilansir dari Real Simple, berikut ini cara membersihkan tempat sampah.


    1. Tempat Sampah di Dapur

    simpan sampah makanan di freezerIlustrasi tempat sampah di dapur. Foto: iStock

    Sebelum membersihkan tempat sampah di dapur, pastikan sampah sudah dibuang terlebih dahulu. Apabila di bagian dalam tempat sampah ada kotoran yang menempel, kamu bisa membersihkannya dan menyemprotkan air ke dalamnya.

    “Kemudian oleskan larutan pembersih serbaguna baik did alam maupun di luar tempat sampah menggunakan kain atau sikat untuk menggosok permukaan secara menyeluruh dengan membersihkan perhatian ekstra pada residu yang lengket,” kata Robin Murphy dari ChirpChirp House Cleaning, dikutip dari Real Simple, Sabtu (3/8/2024).

    Setelah kotoran hilang, kamu bisa menyemprotkan disinfektan dan diamkan beberapa saat sesuai dengan instruksi yang tertera di botol. Hal ini akan membuatnya ekstra bersih dan dapat menghilangkan sumber bau apapun.

    “Terakhir biarkan tempat sampah mengering secara alami atau gunakan kain untuk mengeringkannya sebelum melapisinya dengan kantong sampah yang bersih,” ujarnya.

    2. Tempat Sampah di Kamar Mandi

    Interior of toilet seat, paper and trashcan in hygiene restroom.Interior of toilet seat, paper and trashcan in hygiene restroom. Foto: Getty Images/iStockphoto/mrcmos

    Di kamar mandi, biasanya terdapat tempat sampah kecil untuk membuang tisu bekas pakai. Kamu bisa membersihkan tempat sampah di kamar mandi dengan lap basah dan pembersih serbaguna. Apabila ada kotoran yang membandal, kamu bisa membersihkannya terlebih dahulu dengan air hangat.

    Meskipun kecil, akan lebih baik kalau tempat sampah juga disemprotkan disinfektan apalagi kalau di rumah ada orang yang sakit. Setelah disemprotkan disinfektan, kamu bisa biarkan beberapa saat sesuai informasi yang tertera lalu lap menggunakan kain.

    3. Tempat Sampah di Luar Rumah

    Pilah sampah untuk daur ulang.Ilustrasi tempat sampah di luar rumah. Foto: Freepik

    Membersihkan tempat sampah di luar rumah perlu pekerjaan ekstra karena ukurannya yang besar. Oleh karena itu, kamu bisa membersihkannya dengan menyemprotkan air dari selang.

    “Gunakan selang taman untuk menyemprot bagian dalam dan luar tempat sampah. Gunakan larutan pembersih serbaguna ke bagian dalam dan luar, termasuk tutupnya. Sikat gosok bergagang panjang sangat ideal untuk menggosok permukaan, terutama bagian bawah dan samping,” kata Murphy.

    “Bilas tempat sampah secara menyeluruh dengan selang taman untuk menghilangkan semua larutan pembersih dan kotoran. Setelah membilas, semprotkan disinfektan, diamkan selama waktu yang disarankan, dan biarkan kering dengan sendirinya,” tutupnya.

    Itulah tips membersihkan tempat sampah di rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jenis Pipa Ini Cocok buat Wastafel Dapur, Bisa Cegah Bau Tak Sedap


    Jakarta

    Menjaga kebersihan dan merawat rumah penting agar penghuni merasa nyaman dan rumah tidak cepat rusak. Termasuk saluran air atau pipa di rumah perlu diperhatikan, misalnya wastafel dapur.

    Pipa yang satu ini jangan sampai tidak dirawat karena bisa menimbulkan bau tidak sedap. Biasanya bau disebabkan saluran air yang mampet, sehingga kotoran mengendap dan tidak terbuang dengan baik.

    Oleh karena itu, pemilihan jenis pipa untuk wastafel dapur tidak boleh sembarangan. Salah satu jenis pipa yang disarankan adalah yang berbentuk pipa P Trap.


    Pipa P trap adalah saluran pembuangan air di bawah wastafel dapur. Bentuknya berbeda dengan lengkungan pipa biasa karena pipa P trap, lengkungannya hanya di bagian depan lalu kemudian lurus.

    Ternyata bentuknya ini banyak kegunaannya untuk saluran air di rumah. Dikutip dari Housing, Rabu (6/8/2024), berikut beberapa fungsi dan kelebihan pipa P trap pada wastafel dapur.

    Kelebihan Pipa P Trap

    1. Mencegah Gas Masuk ke Rumah

    Setiap lubang di rumah, terutama saluran pembuangan dapat menimbulkan gas yang tidak bagus untuk kesehatan. Mulai dari sakit kepala, pusing, dan masalah kesehatan lainnya.

    Dengan pipa P trap yang bentuknya lurus, melengkung, kemudian lurus lagi, dapat mengunci gas saluran pembuangan di dalam pipa.

    2. Mencegah Penyumbatan Pipa

    Biasanya saat mencuci bahan makanan atau alat masak dan makan, ada sisa makanan atau benda keras masuk ke saluran air. Dengan pipa P trap, kotoran tersebut dapat dibuang sehingga tidak menyebabkan penyumbatan pada pipa.

    3. Tidak Menimbulkan Bau Tidak Sedap

    Bau tidak sedap biasanya muncul karena ada pengendapan di dalam pipa atau kebocoran gas saluran pembuangan. Asal pemasangan pipa P trap benar dan tidak ada kebocoran, bau tidak sedap tidak akan pernah tercium dari wastafel dapur.

    Kekurangan Pipa P Trap

    Meskipun pipa P trap kegunaannya cukup bagus, tetapi apabila tidak dirawat atau pemasangannya tidak benar, bisa menyebabkan hal berikut.

    1. Penyumbatan

    Pipa P trap yang tersumbat biasanya karena ada kotoran atau benda asing yang menumpuk. Bisa dari rambut, sisa sabun, atau sisa makanan.

    Meskipun pipa P trap memiliki aliran untuk membuang benda padat, tetapi sebaiknya jangan langsung dibuang ke saluran. Jika pipa sudah tersumbat kamu bisa menggunakan penyedot atau membongkar pipa P trap untuk dibersihkan.

    2. Korosi

    Air bisa menyebabkan korosi pada logam apalagi yang sudah tercampur sabun dan minyak. Maka dari itu, hindari pipa P trap berbahan baja. Ganti dengan jenis bahan seperti PVC atau tembaga.

    PVC permukaannya keras walaupun dari plastik sehingga tidak akan berkarat. Sementara itu, tembaga juga tahan terhadap karat.

    3. Kebocoran

    Kebocoran pada pipa P trap bisa disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya pemasangan yang kurang tepat, korosi pada pipa sehingga ada bagian yang rusak, atau pipa longgar.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas Luber, Ini Waktu Ideal buat Sedot Septic Tank Sebelum Penuh



    Jakarta

    Septic tank berfungsi untuk mengelola air limbah di rumah. Meski tidak begitu nampak, septic tank tetap harus dirawat dengan menyedot kotoran secara berkala supaya tidak penuh.

    Setelah lama digunakan, kotoran akan mengendap di dasar tangki sampai penuh. Jika sampai penuh, kapasitas air kotor yang bisa ditampung berkurang hingga akhirnya luber.

    Nah, jangan sampai tunggu penuh ya. Simak penjelasan berikut ini untuk tahu kapan harus sedot tangki.


    Septic tank lid cover made of concrete. Domestic sewage concept for environmental issues, home owner problems, hygiene, or waste management for home owners.Septic tank lid cover made of concrete. Domestic sewage concept for environmental issues, home owner problems, hygiene, or waste management for home owners. Foto: Getty Images/Jena Ardell

    Spesialis Sanitasi Senior dari USAID IUWASH Tangguh, Endro Adinugroho menjelaskan septic tank harus disedot secara berkala menggunakan truk vakum untuk mengurangi padatan atau lumpur di dasar tangki.

    “Kalau menunggu penuh, posisinya justru malah kita nggak sadar bahwa tangki septiknya sudah mencemari. Karena air akan tetap keluar kecuali kalau misalnya ada gangguan sebelumnya atau kemudian meluber,” kata Endro kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Selain itu, padatan yang terlalu lama dibiarkan bukan hanya memenuhi tangki tetapi bisa mengganggu mekanisme septic tank yang menggunakan resapan air. Endro menerangkan padatan atau lumpur septic tank yang menumpuk bisa terbawa ke area resapan tangki sehingga menghalangi penyerapan air.

    “Jadi itu kenapa kita memperkenalkan ada namanya layanan lumpur tinja terjadwal supaya penyedotannya itu nggak mesti menunggu kalau ada masalah,” imbuhnya.

    Di sisi lain, Koordinator Nasional Layanan Sanitasi yang Berketangguhan Iklim dari USAID IUWASH Tangguh, Iman Utomo menyebut waktu yang paling baik untuk menyedot septic tank setiap 2-3 tahun. Ia pun tidak menyarankan menunggu tanda-tanda septic tank penuh, sebab tanda tersebut biasanya tidak muncul.

    Sementara, Koordinator Nasional Sanitasi Urban dari USAID IUWASH Tangguh Immanuel Ginting mengungkapkan tanda-tanda yang mungkin saja dapat timbul ketika septic tank penuh.

    “Pertama, tangki septiknya itu mulai berbau. Lalu kemudian kalau disiram itu sudah sangat sulit untuk bisa masuk kembali tinjanya. Jadi kalau di rumah disiram sekali biasanya sudah masuk, ini sudah 3-4 kali tidak masuk-masuk, itu salah satu tandanya penuh,” ujar Ginting.

    Lalu, ia menyebutkan semakin banyak penghuni rumah, maka ukuran septic tank seharusnya semakin besar. Pasalnya, semakin banyak penghuni rumah dan semakin menggunakan toilet, maka septic tank akan lebih cepat penuh. Oleh karena itu, ukuran septic tank yang tepat juga menunjang agar tangki tidak cepat penuh.

    “Makin banyak orang di rumah, maka volumenya akan semakin besar. Tapi rata-rata kalau untuk satu rumah itu biasanya (ukuran septic tank) antara 2 meter kubik sampai 3 meter kubik paling besar,” pungkasnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Ciri-ciri Septic Tank Penuh, Sudah Waktunya Disedot


    Jakarta

    Septic tank perlu disedot harus disedot secara berkala agar tidak penuh, bahkan sampai luber. Septic tank yang penuh juga bisa menimbulkan penyumbatan pada saluran air.

    Selain menyedot septic tank setiap 2-3 tahun, kamu juga perlu tahu ciri-ciri septic tank penuh, lho. Siapa sangka, mungkin septic tank sudah penuh sebelum jadwal penyedotan.

    Lantas, apa ciri-ciri septic tank penuh? Yuk, cek ciri-cirinya berikut ini, dikutip dari Forbes Home, Jumat (9/8/2024).


    domestic wastewater treatmentdomestic wastewater treatment Foto: Ilustrasi septic tank (Pixinoo/iStockphoto)

    Ciri-ciri Septik Tank Penuh

    1. Saluran Air Lambat

    Septic tank dan tempat resapannya adalah ujung saluran sistem pembuangan rumah. Jika tangki tersebut terisi penuh dan tidak dapat beroperasi secara efisien, hal ini bisa membuat air di rumah mengalir dengan lambat.

    Misalnya, toilet bisa jadi tidak segera kosong setelah digunakan dan sulit untuk menyiram kotoran. Masalah septic tank ini bisa jadi merupakan tanda adanya penyumbatan pada pipa, namun bisa juga menjadi tanda bahwa tangki sudah penuh dan perlu untuk dikuras.

    2. Bau Tak Sedap

    Septic tank berfungsi sebagai saluran pembungan akhir yang menampung limbah dari toilet. Tentu saja septic tank biasanya memiliki bau yang tidak sedap, terutama jika tangki penuh.

    Saat angka sudah tidak bisa menampung cairan dan gas, bau tidak sedap tersebut akan bisa tercium di halaman atau tempat dimana septic tank tersebut dikubur.

    3. Rumput Tebal dan Rimbun

    Jika kamu memiliki halaman rumah yang cukup luas, rumput yang tebal dan rimbun bisa saja menjadi tanda adanya kebocoran pada septic tank kamu. Cairan yang keluar dari septic tank bisa menjadi pupuk cair bagi rumput dan tanaman di halaman.

    Jika tangki penuh dan cairan tersebut merembes keluar, rumput dan tanaman akan bisa tumbuh subur. Oleh karena itu, rumput yang rimbun dan banyaknya tanaman liar lainnya dapat menjadi tanda adanya kebocoran pada septic tank.

    4. Genangan Air di Halaman

    Ketika tangki penuh, air bisa tumpah ke halaman. Jika halaman tidak memiliki sistem drainase yang baik, ini bisa menyebabkan genangan air.

    Meskipun air bisa tampak jernih saat keluar dari tanah, ini sebenarnya limbah septik.

    5. Banyak Lalat dan Hama

    Jika aktivitas serangga seperti lalat atau hama meningkat, ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada septic tank. Lalat biasanya bertelur di bahan organik basah, yang bisa ada di sekitar tangki septik yang sudah penuh.

    Hama lain juga bisa bertelur di genangan air yang disebabkan oleh tangki septik yang tersumbat itu.

    6. Suara Gemericik di Dalam Pipa

    Dalam kondisi ideal, limbah akan mengalir ke saluran pembuangan hampir tanpa suara. Namun ketika tangki tersumbat, udara bisa terperangkap di depan limbah yang mengalir melalui pipa.

    Hal ini bisa terdengar seperti suara degukan atau gemericik di dalam pipa, yang menandakan adanya masalah pada septic tank atau toilet.

    7. Saluran Air Berbalik Lagi

    Salah satu indikator terburuk dari septic tank yang penuh adalah saluran pembuangan yang mengalir kembali dalam rumah, seperti saat sedang menyiram kotoran. Hal ini bisa terjadi karena berbagai sebab, salah satunya adalah septic tank yang tersumbat atau penuh, dan biasanya terjadi di lantai bawah rumah.

    Karena tangki septik tidak bisa mengalirkan air, limbah yang dibuang dari lantai di atasnya mengikuti jalur yang hambatannya paling kecil, bisa berupa pancuran, wastafel, toilet, atau bahkan saluran pembuangan lantai.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Kesalahan Ini Bisa Bikin Septic Tank Bermasalah


    Jakarta

    Septic tank adalah komponen penting untuk mengelola limbah di rumah. Tangki ini berfungsi untuk menampung air limbah dan mengurai kotorannya.

    Namun, masih banyak yang abai dengan perawatan dan penggunaan septic tank yang benar. Padahal, kalau septic tank tidak diperhatikan penggunaannya, bisa muncul berbagai masalah yang merepotkan di rumah.

    Nah, jangan sampai menambah PR ya. Berikut ini beberapa kesalahan yang perlu dihindari agar tidak timbul masalah pada septic tank.


    Kesalahan Menggunakan Septic Tank

    1. Tidak Rutin Sedot Septic Tank

    Sewage Tank truck. Sewer pumping machine. Septic truck. Pipe in the drainage pit. Pumping out sewage from a septic tank. Septic tank serviceKesalahan yang Bikin Septic Tank Bermasalah Foto: Getty Images/Sergey Dolgikh

    Spesialis Sanitasi Senior dari USAID IUWASH Tangguh, Endro Adinugroho mengatakan septic tank perlu disedot secara berkala menggunakan truk vakum dengan jangka waktu yang disarankan, yakni setiap tiga tahun sekali. Penyedotan untuk mengurangi tumpukan padatan atau lumpur septic tank, sehingga air luber ke luar ataupun kotoran terbawa ke area resapan.

    “Nggak mesti menunggu penuh dulu karena kalau menunggu penuh, posisinya justru malah kita nggak sadar bahwa tangki septiknya sudah mencemari. Karena air akan tetap keluar kecuali kalau misalnya ada gangguan sebelumnya atau kemudian meluber,” ujar Endro kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    “Tidak semuanya tangki septik ada tanda-tandanya seperti itu. Jadi itu kenapa kita memperkenalkan ada namanya layanan lumpur tinja terjadwal supaya penyedotannya itu nggak mesti menunggu kalau ada masalah,” sambungnya.

    2. Membuang Bahan Pembunuh Bakteri ke WC

    Hindari membuang bahan-bahan pembersih yang bersifat keras, sehingga dapat membunuh bakteri anaerob yang hidup di tangki septik seperti cairan pembersih lantai kamar mandi. Pasalnya, adanya bakteri sangat penting untuk proses penguraian kotoran di septic tank.

    “Pakai jenis cuci tangan di atas toilet atau pakai sabun untuk skala kecil itu nggak ada masalah sebenarnya. Tapi kalau kita pakai bahan bangunan yang tipenya keras, yang asam keras itu bisa membunuh bakteri. Itu juga tidak boleh dibuang ke dalam lubang tangki septik,” jelasnya.

    3. Membuang Barang ke WC

    Man suffers from diarrhea holds toilet paper roll in front of toilet bowl.Kesalahan yang Bikin Septic Tank Bermasalah Foto: Getty Images/vchal

    Jangan membuang barang ataupun sampah seperti plastik atau kertas ke dalam WC karena dapat mengakibatkan penyumbatan pada saluran pipa, sehingga sulit menyiram WC. Dengan demikian, bisa menimbulkan kebingungan antara pipa tersumbat atau septic tank penuh.

    “Kalau WC-nya lubang pipa tersumbat, kita nggak tahu apakah ini tandanya sudah penuh atau tidak tangki septiknya, sehingga mau tidak mau kita harus ngeceknya (dengan) kita buka manhole, kita masukan tongkat, kita cucuk ke dalam seberapa besar nanti kelihatan ketinggian dari lumpur itu,” papar Endro.

    4. Memasukkan Barang Terbakar ke Septic Tank

    Jangan pernah memasukkan barang yang terbakar ke dalam septic tank karena ada gas metana di dalam tangki yang rawan terbakar. Terdapat kasus terjadinya ledakan pada septic tank ketika petugas hendak memeriksa isi tangki setelah penyedotan. Endro menyebut cara yang lebih tepat untuk memeriksa isi tangki adalah dengan memasukan tongkat ke dalamnya.

    “Pemicunya (ledakan ada) tiga. Kalo tadi kita lihat kejadian, bahan mudah terbakarnya apa? Gas metana. Terus ada oksigen di udara karena terbuka dari manhole. Yang ketiga, dia membakar, pemicunya kan membakar koran terus dilempar ke dalam (septic tank). Ada yang membakar, kalau sudah terbakar, ada oksigen akan makin kencang,” pungkasnya.

    Itulah beberapa hal yang harus dihindari supaya tidak memicu masalah pada septic tank. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com