Tag: kotoran

  • Cara Ampuh Usir Tokek Pakai Bahan di Rumah, Auto Kabur Nggak Balik Lagi


    Jakarta

    Tokek adalah sejenis kadal yang sering ditemui di rumah. Tokek memiliki bentuk seperti cicak tapi berukuran lebih besar dan mengeluarkan suara berisik khas yang terkadang mengganggu.

    Kedua hewan ini bisa cukup mengganggu penghuni rumah karena berisik dan suka membuang kotoran di sembarang tempat. Sebagian orang pun ada geli atau takut dengan tokek. Lebih dari itu, tokek bisa saja menggigit ketika merasa terancam.

    Nah, kalau kamu mau mengusir tokek, bisa coba pakai bahan-bahan yang ditemui di rumah. Berikut ini caranya, dikutip dari Cleanipedia, Senin (19/8/2024).


    Cara Usir Tokek di Rumah

    1. Bawang Putih dan Bawang Merah

    Bawang merah dan bawang putih memiliki aroma yang kurang disukai hewan ini. Kamu cukup iris tipis bawang. Irisan bawang tersebut memberikan rangsangan yang mampu mengusir tokek.

    Potong bawang menjadi dua lalu tinggalkan di tempat persembunyian tokek dan cicak yang kamu tahu. Tokek biasanya suka tempat yang lumayan hangat dan sepi seperti di pintu masuk dari luar rumah.

    2. Cangkang Telur

    Jika kamu punya sisa cangkang telur jangan dibuang sebab cangkang telur bisa untuk menakut-nakuti tokek. Karena jika hewan ini melihat cangkang telur mereka akan berpikir itu merupakan seekor ‘predator’.

    Sisakan dua bagian cangkang telur di area sekitar rumah seperti di pintu masuk luar atau di dapur. Jangan hancurkan cangkang telur cukup biarkan terbelah menjadi dua.

    Taruh sepasang dua bagian di setiap pintu masuk sudah cukup, dijamin tokek akan kabur. Agar cangkang telur tetap segar, ganti setiap tiga minggu hingga satu bulan.

    3. Kapur Barus

    Selanjutnya Kamu bisa gunakan kapur barus. Selain untuk mengusir serangga ternyata bau kapur barus yang menyengat kurang disukai tokek. Kapur barus bisa diletakkan di lemari pakaian.

    4. Ampas Kopi

    Jangan buang ampasnya jika selesai menyeduh kopi sebab kamu bisa letakkan di sebuah wadah dan keringkan dengan menjemurnya di terik matahari selama beberapa jam.

    Ampas kopi yang sudah kering bisa jadi senjata ampuh untuk mengusir tokek karena bau kopi sanggup membuat tokek ngeri dan tidak bakal mendekat.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Usir Tikus Cuma Pakai Bawang Merah Dijamin Nggak Balik Lagi


    Jakarta

    Hal yang menjengkelkan di rumah adalah hadirnya tikus bak tamu tak diundang. Tikus yang berkeliaran di rumah tak hanya bikin rumah jadi tak bersih karena sering buang kotoran sembarangan, tapi juga jadi sumber penyakit.

    Ada banyak cara untuk mengusir tikus tanpa ribet. Salah satunya adalah dengan menggunakan bawang merah. Ya, tak butuh perangkap, mengusir tikus bisa pakai bawang merah.

    Alasannya, tikus dipercaya tak menyukai aroma bawang merah yang menyengat. Alhasil, tikus akan pergi dan nggak balik lagi.


    Begini caranya.

    Cara Mengusir Tikus dengan Bawang Merah

    1. Siapkan beberapa siung bawang merah

    2. Kupas kulit dan potong bawang merah menggunakan pisau,

    3. Lalu, letakkan di tempat-tempat yang mudah dijangkau tikus seperti lubang, dan lain sebagainya

    4. Biarkan selama beberapa hari

    5. Apabila sudah layu, ganti dengan potongan bawang merah yang baru

    Dengan begitu, bawang merah akan bekerja membasmi tikus yang ada di rumah.

    Cara Mencegah Tikus Kembali lagi

    Agar selanjutnya tidak didatangi oleh tikus, kamu wajib melakukan hal ini:

    1. Simpan persediaan makanan di dalam wadah dengan tutup yang terbuat dari kaca atau bahan metalik

    2. Jika ditemukan adanya lubang bekas gigitan tikus segera perbaiki

    3. Jangan biarkan barang-barang menumpuk

    4. Pasang jaring kawat pada lubang ventilasi agar tak menjadi pintu masuk tikus

    5. Gunakan tempat sampah yang punya penutup

    6. Pastikan pintu tidak memiliki celah yang bisa menjadi pintu masuk dan keluar tikus

    7. Apabila ada pipa yang rusak dan berlubang, segera perbaiki

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 6 Tanda Perabotan di Rumah Jadi Sarang Kutu Busuk


    Jakarta

    Kutu tidak hanya ditemukan pada rambut. Serangga penghisap darah ini memiliki beragam jenis, salah satunya adalah kutu busuk yang kerap hinggap di perabotan. fenomena kutu busuk ini sempat heboh pada tahun lalu di Prancis dan Singapura. Berbondong-bondong masyarakat membuang perabotannya yang menyebabkan gatal-gatal.

    Kutu busuk termasuk hewan nokturnal sehingga mereka biasa aktif pada malam hari. Umumnya, mereka menggigit manusia antara pukul 1 hingga 5 pagi. Efek gigitan kutu busuk biasanya baru akan terasa di siang hari. Hewan kecil ini menyukai area yang tidak terpapar sinar matahari dan area dekat sumber makanannya. Perabotan yang sering dihinggapi kutu busuk adalah kasur.

    Apa Itu Kutu Busuk?

    Melansir dari Medical News Today, Kamis (5/9/2024), kutu busuk merupakan serangga kecil tak bersayap yang hanya memakan darah hewan berdarah panas. Menurut situs NHS, kutu busuk sering hidup di furnitur atau tempat tidur. Apabila serangga ini sampai menggigit manusia, efeknya adalah sensasi gatal, tetapi tidak sampai terinfeksi oleh penyakit lain.


    Bentuk kutu busuk oval dan pipih dengan kaki tebal, serta tanpa sayap. Panjang kutu busuk dewasa sekitar 5 hingga 6 mm dan akan bertambah menjadi 7 mm jika sudah meminum darah dari inang mereka.

    Tanda-Tanda Perabotan Rumah Dihuni Kutu Busuk

    Untuk mengetahui keberadaan kutu busuk pada perabotan rumah, kamu tidak perlu merasakan gatal lalu baru membasmi serangga ini. Sebab, kamu bisa mengetahui keberadaan kutu busuk dengan mengetahui tanda-tandanya seperti yang dikutip dari Sleep Foundation.

    1. Kasur Berbau Apak

    Cara mudah untuk mengetahui kutu busuk pada perabotan rumah adalah tercium bau apak. Bau apak tercium seperti bau barang yang sudah lama tidak dipakai dan berdebu. Namun, bau apak juga bisa berasal dari pertumbuhan jamur pada permukaan perabotan. Jika sudah mencium bau tersebut, segera bersihkan perabotan, atau minimal jemur di bawah terik matahari.

    2.Adanya Bekas Kotoran dan Darah

    Kotoran kutu busuk biasanya meninggalkan bintik-bintik hitam atau coklat di kasur. Bisa pula berbentuk noda darah berwarna merah dan berkarat.

    3. Telur Kutu Busuk

    Telur kutu busuk berbentuk oval dan berwarna putih. Ukurannya kecil dan sulit dikenali daripada kutu busuk itu sendiri. Biasanya telur-telur ini diletakkan di sudut-sudut kasur. Apabila kamu melihat ada bintik-bintik yang mirip dengan telur kutu busuk, lekas bersihkan dan buang.

    4. Cangkang Kulit

    Kutu busuk memiliki cangkang dan bisa dilepas. Kutu busuk sering melepaskan kulitnya yang tembus pandang dan berlubang. Biasanya kamu bisa menemukannya di sepanjang jahitan kasur atau di sudut-sudut perabot.

    5. Adanya Kutu Busuk yang Masih Hidup

    Tanda paling jelas adanya kutu busuk adalah kamu melihat hewan kecil berkeliaran di kasur. Kutu busuk muda memiliki warna putih atau bening. Sementara itu, kutu busuk dewasa berwarna coklat kemerahan. Mereka biasa bersembunyi di tempat paling jarang terkena sinar matahari seperti area pegas, celah-celah bingkai, dan kepala tempat tidurmu.

    6. Bekas Gigitan di Kulit

    Jika kamu menemukan tanda merah kecil dan gatal di kulit, sementara tidak ada nyamuk di rumah, bisa jadi penyebabnya karena gigitan kutu busuk. Segeralah cek kasur secara menyeluruh untuk mencari tanda-tanda keberadaan kutu busuk lainnya.

    Cara Membasmi Kutu Busuk

    Apabila kamu sudah mengetahui keberadaan kutu busuk, langkah selanjutnya adalah membasmi dan mencegah mereka muncul kembali. Berikut cara mudah mengatasi kutu busuk pada perabotan rumah.

    1. Memeriksa dengan cermat semua furnitur atau kain bekas sebelum membawanya ke rumah.

    2. Segera mencuci seluruh pakaian dengan air panas setelah bepergian, terutama setelah bertemu atau datang ke tempat yang banyak kutu busuk.

    3. Mengeringkan pakaian di pengering.

    4. Membersihkan bagasi setelah bepergian, bisa dengan vacuum cleaner.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Cegah Lalat Masuk Rumah, Mudah!


    Jakarta

    Keberadaan lalat di rumah bisa mengganggu penghuni rumah. Selain mengganggu, lalat bisa saja membawa penyakit pada kakinya karena mereka suka hinggap di tempat-tempat yang kotor, seperti tempat sampah, yang bisa saja membawa bakteri dan kuman dari sana.

    Tak heran, penghuni rumah melakukan berbagai upaya untuk mengusir dan membasminya. Nah, sebelum masuk ke dalam rumah, ada beberapa hal yang yang bisa kamu lakukan lho untuk mencegah lalat masuk ke dalam rumah.

    Dilansir dari Better Homes and Gardens, Kamis (5/9/2024), berikut ini informasinya.


    Cara Mencegah Lalat Masuk ke Rumah

    1. Jaga Rumah Agar Tetap Bersih

    Kamu bisa membersihkan rumah secara rutin untuk mencegah lalat masuk ke rumah. Misalnya, bersihkan segera jika ada tumpahan makanan atau minuman di ruangan.

    2. Basmi Tempat yang Berpotensi Jadi Sarang Lalat

    Tumpukan kompos, saluran pembuangan yang tersumbat, tempat sampah yang tidak tertutup, sisa makanan, dan sampah bisa menjadi tempat perkembangbiakan lalat. Maka dari itu, pastikan semua tempat sampah tertutup, kosongkan secara teratur dan bersihkan secara menyeluruh.

    Selain itu bila kamu mempunyai hewan peliharaan, biasakanlah untuk segera membersihkan dan membuang kotoran hewan peliharaan kamu. Kamu juga harus menjaga agar mangkuk makan hewan peliharaan kamu tetap bersih dan kering.

    3. Tutup Akses Masuk Lalat

    Lalat biasanya hidup di luar ruangan. Oleh karena itu, kamu harus biasakan untuk menutup rapat rumah, atau kamu bisa memasang jaring anti serangga pada jendela atau pintu rumahmu.

    4. Simpan Makanan Dengan Baik

    Bila kamu mempunyai banyak sumber makanan seperti buah dan makanan kering, kamu harus pastikan untuk menyimpannya pada tempat yang tertutup. Kamu juga bisa menyimpan makanan tersebut di kulkas.

    5. Panggil Profesional

    Jika keberadaan lalat di rumah sudah lalu banyak dan tidak bisa dibasmi sendiri, kamu bisa panggil seorang profesional untuk menanganinya. Para profesional bisa mengidentifikasi lalat dan membasmi tempat perkembangan biakannya.

    Nah itu dia cara mencegah lalat masuk rumah. Semoga setelah mempraktekkan cara ini, rumahmu jadi bebas dari lalat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Toilet di Rumah Tersumbat? Ini Cara Mudah Mengatasinya


    Jakarta

    Toilet tersumbat menjadi salah satu masalah yang sering ditemui dan menjadi hal yang cukup menjengkelkan. Biasanya hal itu terjadi karena ada benda asing atau material keras yang terbuang ke dalam toilet, sehingga menghalangi jalur pembuangan.

    Selain itu, kotoran yang berlebih juga menjadi penyebab tersumbatnya jalur pembuangan. Namun jangan khawatir, berikut ini beberapa tips mengatasi toilet yang tersumbat.

    Dilansir dari Bob Vila, Selasa (10/9/2024), berikut ini informasinya.


    Tuang Air Panas ke Dalam Toilet

    Salah satu cara mudah yang bisa dilakukan dengan menuangkan air panas ke dalam toilet, namun jangan air yang mendidih.

    Tuangkan air panas ke dalam saluran pembuangan dan tunggu beberapa menit, lalu siram dengan air biasa. Lakukan berulang hingga air mengalir dengan lancar.

    Pakai Baking Soda dan Cuka

    Tips kedua untuk mengatasi toilet tersumbat dengan menggunakan baking soda dan cuka. Dengan mencampurkan baking soda dan cuka bisa menjadi solusi untuk mengatasi toilet tersumbat.

    Tuangkan satu cangkir baking soda dan satu cangkir cuka ke dalam pembuangan toilet, dengan mencampurkan kedua bahan akan menimbulkan reaksi menggelembung dan melonggarkan sumbatan.

    Tunggu hingga 30 menit, lalu bilas dengan air panas. Siram toilet hingga air mengalir lancar ke dalam saluran pembuangan.

    Campurkan Air Panas dan Sabun Cuci Piring

    Menggunakan sabun cuci piring juga bisa menjadi pilihan untuk mengatasi toilet yang tersumbat. Mencampurkan air panas dan sabun bisa menjadi pelumas sumbatan di saluran pembuangan.

    Tuangkan sabun ke dalam saluran pembuangan, diamkan sabun selama lima sampai sepuluh menit. Kemudian, siram dengan air panas agar tercampur dengan sabun. Siram dengan air biasa sampai mengalir dengan lancar.

    Pakai Gantungan Baju

    Gantungan baju berbahan besi bisa menjadi pilihan, barang ini banyak ditemukan di rumah. Apabila tidak memiliki alat pembersih saluran, hal ini menjadi solusi untuk mengatasi toilet tersumbat.

    Buka gulungan gantungan baju hingga menjadi lurus, kecuali pada bagian pengaitnya. Lilitkan kain pada sekitaran pengait untuk mencegah adanya goresan atau kerusakan, jangan lupa untuk memakai sarung tangan untuk menghindari adanya celaka.

    Miringkan gantungan baju dengan perlahan ke saluran pembuangan hingga menemukan sumbatan. Siram dengan air hingga mengalir dengan lancar.

    Itulah beberapa cara mudah untuk mengatasi toilet tersumbat. Semoga bermanfaat ya detikers!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Langkah Efektif Membasmi Serangga di Kamar Mandi



    Jakarta

    Kamar mandi sering menjadi tempat munculnya berbagai serangga seperti kecoa, laba-laba, dan kelabang. Sehingga membuat ketidaknyamanan dan ketakutan saat sedang menggunakan kamar mandi.

    Permasalahan ini menjadi lebih serius apabila hewan yang berbahaya juga ikut masuk ke dalam kamar mandi melalui saluran pembuangan. Banyak faktor yang menyebabkan serangga-serangga ini sampai membuat sarang di kamar mandi kamu, sehingga membuat ketidaknyamanan dan ketakutan saat sedang menggunakan kamar mandi.

    Melansir balconygardenweb, Rabu (11/09/2024), berikut cara mengatasi dan mencegah serangga untuk bersarang di kamar mandi kamu.


    1. Identifikasi Serangga Sebelum Mengambil Tindakan

    Mengidentifikasi serangga merupakan langkah awal untuk mengetahui tindakan apa yang akan dilakukan. Dengan mengetahui jenisnya, dapat membantu hal apa yang harus dilakukan.

    Jenis serangga juga bermacam-macam, apabila menemukan serangga yang cukup berbahaya segera panggil yang sudah profesional dalam hal ini.

    2. Bersihkan Secara Menyeluruh

    Membersihkan kamar mandi dengan menyeluruh hingga detail kecil yang berisiko menjadi sarang untuk serangga. Kamar mandi yang bersih menjauhkan serangga untuk membuat sarang di kamar mandi kamu.

    Dalam hal ini, penting untuk melihat detail kecil seperti sisa sabun, rambut, kotoran yang menumpuk, karena bisa menjadi sumber makanan untuk serangga.

    3. Atasi Kelembapan di Kamar Mandi

    Kelembaban bisa dirasakan apakah kamar mandi kamu pengap dan bau. Periksa bagian ventilasi udara apakah berfungsi dengan normal atau tidak.

    Serangga kecil sangat tertarik dengan area yang memiliki kelembaban, sehingga banyaknya sarang yang menjadi tempat tinggal mereka.

    4. Periksa Titik Masuk

    Titik masuk serangga seringkali menjadi hal yang banyak dilupakan. Faktor serangga bisa masuk ke kamar mandi, karena saluran air yang tidak tertutup rapat sehingga menjadi jalan untuk serangga masuk.

    Lihat juga celah berlubang yang memungkinkan serangga kecil untuk masuk, lalu tutup celah dengan dempul untuk mencegah serangga masuk.

    5. Gunakan Pengharum dan Pembasmi Serangga

    Untuk mencegah serangga masuk ke kamar mandi, gunakan pengharum ruangan agar kamar mandi menjadi lebih wangi.

    Gunakan juga pembasmi serangga untuk yang sudah masuk, sehingga tidak dapat membuat sarang dan menjadikan kamar mandi kamu tempat tinggal mereka.

    6. Lakukan Inspeksi Rutin

    Serangga sering muncul tanpa disadari, dengan upaya yang sudah dilakukan tidak dapat memastikan serangga untuk datang kembali. Lakukan cek rutin pada kamar mandi, agar mencegah serangga untuk bersarang di kamar mandi kamu.

    Membasmi serangga di kamar mandi memerlukan kombinasi antara kebersihan dan penggunaan alat atau bahan pembasmi serangga. Pastikan untuk melakukan pencegahan dengan menjaga kamar mandi tetap bersih dan kering serta bebas di genangan air.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa WC Duduk Punya 2 Tombol Flush? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Perkembangan zaman berpengaruh pada bentuk WC masa kini. Sebelumnya, rumah-rumah di Indonesia kebanyakan menggunakan WC datar, di mana kamu harus jongkok di atasnya. Sekarang, rumah-rumah masa kini lebih memilih memakai WC duduk dengan tombol flush di belakangnya.

    Tombol flush ini apabila ditekan dapat mengeluarkan air yang deras untuk membuang kotoran ke saluran septic tank. Apabila kamu menyadarinya, tombol flush ini memiliki 2 jenis tombol dengan ukuran berbeda, besar dan kecil. Kenapa demikian?

    Melansir dari News18, WC duduk yang saat ini banyak dipakai di Indonesia, sebenarnya ditemukan oleh seorang pelopor WC siram bernama Alexander Cummings yang awal perkembangannya mulai tahun 1775. Namun, jauh sebelum Alexander Cummings memperkenalkan ide WC siram, ada Sir John Harrington di tahun 1596 yang memiliki gagasan mengenai cara pergantian air secara otomatis untuk WC.


    Bentuk WC duduk ini ternyata terinspirasi dari leher angsa, tetapi diterapkan pada saluran pembuangannya. Bentuk S pada saluran pembuangan WC duduk membuat air dan kotoran manusia tidak tercampur sehingga tidak tercium bau yang tidak sedap.

    Selain itu, sistem penyiramannya pun lebih efektif karena tidak perlu air satu ember besar, kotoran sudah bisa terbuang ke saluran. Penggunanya pun tidak memakai energi besar untuk mangambil air karena terdapat tombol flush di WC duduk tersebut.

    Alasan Tombol Flush Ada 2 Jenis

    Tombol flush ini mempunyai dua tombol dengan ukuran berbeda dan masing-masing tombol terhubung ke katup keluarnya. Perbedaan kedua tombol tersebut terletak pada jumlah air yang perlu dikeluarkan dari WC. Tuas yang lebih besar mengeluarkan sekitar 6 hingga 9 liter air untuk pembilasan, sedangkan tuas yang lebih kecil mengeluarkan sekitar 3 hingga 4,5 liter.

    Lalu, tuas yang lebih besar ditujukan untuk limbah padat, sedangkan tuas yang lebih kecil untuk limbah cair.

    Times of India menyebutkan dengan penggunaan dua tombol flush pada WC ini dapat menghemat hingga 20.000 liter air per tahunnya jika dibandingkan dengan WC flush tunggal.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Masalah yang Akan Terjadi Jika Buang Tisu ke Lubang WC


    Jakarta

    Tisu biasa disediakan di kamar mandi, terutama pada kamar mandi umum. Fungsinya bisa untuk membersihkan WC yang mungkin basah setelah dipakai orang lain atau untuk keperluan lainnya. Kamu pasti sering melihat keterangan larangan membuang tisu dan sampah lainnya ke dalam lubang WC, kira-kira alasannya kenapa ya?

    Jika melihat aturan di luar negeri, tisu adalah benda yang tidak dilarang untuk dibuang ke dalam lubang WC, tetapi di Indonesia aturannya berbeda. Hal ini dikarenakan bahan yang dipakai WC di luar negeri didesain khusus agar mudah terurai saat terkena air dan ramah lingkungan.

    Sementara itu, tisu di Indonesia memiliki susunan serat yang rapat dan tidak mudah terurai kecuali diberi tekanan yang kuat. Maka, jika kamu membuang tisu ke dalam lubang WC, dapat membuat saluran air mampet. Bayangkan, jika sehari kamar mandi tersebut digunakan 10 kali dan tisu dibuang ke dalam lubang WC setiap kali orang selesai dari kamar mandi. Tisu yang basah tersebut akan terkumpul di satu tempat dan menyumbat jalannya air. Seiring waktu kamu akan kesulitan untuk menyiram kotoran di WC karena aliran air tidak akan mengalir.


    Selain menyebabkan saluran mampet, dikutip dari Scott English Plumbing, Kamis (12/9/2024), berikut beberapa alasan tisu tidak dibuang ke lubang WC.

    1. Kerusakan Sistem Saluran Pembuangan

    Pipa saluran air di rumah, seperti yang dipakai pada WC akan terhubung ke saluran pembuangan akhir yang menghubungkan dengan septic tank. Tisu bisa saja sampai ke area saluran pembuangan. Biasanya tisu ini ukurannya cukup untuk terbawa arus.

    Ternyata tisu yang terbawa sampai ke saluran pembuangan atau parahnya hingga ke sistem septic tank sama-sama dapat menimbulkan kerusakan. Bahkan kerusakannya bisa menyebabkan saluran area lain tersumbat.

    2. Tidak Gampang Terurai

    Seperti yang disebutkan sebelumnya di Indonesia masih memakai jenis tisu yang memiliki serat rapat dan tidak mudah hancur. Banyak pakar perpipaan membuktikan fakta bahwa tisu basah ditemukan dalam keadaan utuh di dalam pipa pembuangan setelah disiram bahkan berbulan-bulan. Karena tidak langsung hancur, tisu ini semakin lama akan membuat penumbukan yang besar dan mengakibatkan tersumbatnya saluran pembuangan.

    3. Mempersingkat Umur Pipa

    Pipa yang penuh dengan sampah tidak terurai dapat mengakibatkan potensi kerusakan pada pipa. Semakin banyak kerusakan terjadi, maka kinerjanya semakin menurun. Mau tidak mau harus diganti.

    Kemudian, apabila sampah tisu ini terbawa sampai ke pembuangan akhir, banyak sistem saluran pembuangan lama dibangun dari tanah liat, beton, pipa besi. Material ini rentan terhadap pertumbuhan akar pohon. Sampah padat seperti tisu basa bisa menyangkut di akar-akar tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Cara gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan lewat dengan di link ini (Tanya Properti)

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Langkah-langkah Pasang Karpet Sendiri, Anti Geser!


    Jakarta

    Karpet menjadi salah satu yang dibutuhkan untuk kehangatan di dalam rumah. Karpet juga memberikan kenyamanan untuk penghuni rumah, terlebih saat keluarga sedang berkumpul. Berbeda dengan penutup lantai lain, karpet juga berfungsi sebagai kedap suara.

    Pemasangan karpet ternyata tidak bisa asal. Saat kamu membeli karpet, biasanya sudah satu paket dengan pemasangan yang sudah termasuk dalam biaya total, tetapi apabila kamu ingin memasang sendiri itu juga merupakan salah satu cara yang tepat.

    Melansir The Spruce, Kamis (12/09/2024), berikut ini merupakan langkah-langkah untuk kamu memasang karpet sendiri.


    1. Bersihkan Lantai

    Membersihkan lantai sebelum memasang karpet sangat penting dilakukan. Kotoran bisa saja akan mengikis bagian bawah karpet dan menjadi penyebab utama timbulnya jamur pada karpet.

    Dengan membiarkan kotoran saat pemasangan karpet, membuat jamur lebih cepat berkembang karena adanya kelembapan dan kotoran. Dengan membersihkan kotoran dapat mencegah karpet kamu rusak dengan cepat.

    2. Pasang Strip Paku Karpet

    Paku karpet adalah potongan kayu dengan paku dan mengarah ke atas. Paku dipasang pada lantai dasar di sekeliling ruangan untuk mengikat tepi karpet.

    Pulled Back Carpet and Padding In Room of House.Strip paku atau tack strips merupakan benda yang terpasang di dinding. Bagian bawah karpet disebut padding atau bantalan.Foto: Getty Images/Feverpitched

    Hal ini membuat karpet tetap tertahan pada tempatnya, menjaga tepinya tetap rendah, dan menjaga karpet tetap kencang untuk menghindari kerutan. Strip perekat bisa dipasangkan pada semua jenis substrat, baik lantai kayu maupun beton.

    3. Sisakan Celah Antara Strip Paku dan Dinding

    Pasang strip perekat karpet dengan jarak 1/4 inci antara strip dan dinding, jangan pasang strip perekat pada dinding rumah.

    Ruang tambahan digunakan untuk menyelipkan tepi karpet di atas strip. Celah harus lebih kecil dari ketebalan karpet, sehingga bagian yang terselipkan tetap terjepit dengan erat di tempatnya.

    4. Pasangkan Bantalan di Antara Strip Paku

    Pastikan bantalan karpet berada di dalam perimeter bagian dalam yang dibentuk oleh strip perekat karpet. Bantalan harus menyentuh tepi bagian dalam strip perekat tetapi tidak boleh tumpang tindih dengan strip karena akan terjadi gumpalan.

    Jika mengalami kesulitan agar karpet tetap menempel pada strip perekat, mungkin ada bantalan atau halangan yang mengganjal.

    Gunakan bantalan yang berkualitas tinggi. Karpet berkualitas rendah akan berfungsi lebih baik jika bantalan di bawahnya berkualitas tinggi. Kepadatan merupakan salah satu cara untuk menilai kualitas bantalan karpet.

    5. Sewa Alat Pemasangan Karpet

    Untuk pemasangan yang kuat dan benar, dibutuhkan sejumlah peralatan profesional. Biasanya kamu memerlukan setrika jahitan, alat peregang listrik, dan penendang lutut.

    6. Gunakan Peregang Karpet dan Penendang Lutut

    Knee kickerKnee kicker atau penendang lutut. Foto: Getty Images/iStockphoto/BanksPhotos

    Alat ini akan memberikan tampilan yang rata dan kencang pada karpet yang akan bertahan bertahun-tahun. Penggunaan knee kicker juga bisa membantumu memasang karpet hingga ke sudut ruangan dan terpasang di strip paku atau tack strips.

    Itulah beberapa tips pasang karpet yang tidak mudah bergeser.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Merawat Lantai Kayu agar Tahan Lama


    Jakarta

    Memutuskan untuk menggunakan lantai kayu di rumah, merupakan keputusan besar yang kamu ambil. Pembersihan rutin jadi hal wajib untuk merawat lantai kayu agar tetap dalam kondisi prima.

    Lantai kayu cenderung cepat dalam menyerap debu, kotoran kecil, dan pasir. Hal ini membuat lantai menjadi tergores, sehingga menimbulkan kerusakan pada lantai kayu.

    Melansir Architectural Digest, Selasa (17/09/2024), berikut ini merupakan cara yang tepat membersihkan lantai kayu agar tetap kokoh dan bertahan lama.


    1. Sapu Lantai Kayu Setiap Hari

    Langkah pertama dan terpenting untuk membersihkan lantai kayu adalah dengan menyapu secara rutin. Kotoran dan debu yang menumpuk akan membuat lantai kayu tidak mengkilap. Dengan menjaga lantai dari serpihan merupakan kunci agar lantai kayu tetap awet.

    Jika serpihan dibiarkan dan terinjak oleh kamu, hal itu akan merusak dan menggores permukaan lantai kayu.

    2. Vakum Secara Teratur

    Selain menyapu, kamu juga harus melakukan menyedot debu secara teratur. Hal ini akan membantu menyedot partikel halus yang mungkin terlewatkan oleh sapuan, dan daya hisap kuat penyedot debu sangat berguna untuk menyedot debu di celah-celah kecil.

    3. Mengepel Lantai Kayu

    Mengepel lantai kayu harus sangat hati-hati dan tanpa air berlebih. Jangan biarkan air menggenang di lantai kayu, karena hal itu akan membuat lantai kayu menjadi lembap dan menimbulkan rayap yang akan merusak lantai kayu kamu.

    Untuk mencegah terlalu banyak air, pilih pel microfiber daripada pel katun, karena pel microfiber membutuhkan lebih sedikit air dan tidak akan membuat pel menjadi basah kuyup.

    4. Perbaiki Goresan di Lantai Kayu

    Bulu penyedot debu, kotoran, dan bahkan bulu hewan peliharaan dapat menyebabkan goresan. Terjadinya goresan dan lecet akan merusak lantai kayu, bahkan dengan jenis kayu terbaik pun.

    Jika ingin memperbaiki goresan, cukup gunakan spidol noda atau dengan batang lilin yang berfungsi untuk penyok yang lebih dalam.

    Bila kerusakan serius, pilih pewarna yang sesuai dengan warna lantai kayu, kemudian poles lecet dengan mengamplas area yang rusak menggunakan amplas halus. Pastikan untuk menggunakan lapisan akhir yang sama.

    5. Rawat Lantai Kayu

    Mengetahui cara membersihkan lantai kayu bukanlah satu-satunya hal yang perlu dipertimbangkan dalam hal lantai kayu yang bersih. Lingkungan di sekitar lantai juga merupakan komponen penting dalam perawatan dan ketahanannya.

    Kayu bereaksi secara drastis terhadap suhu dan kelembapan, jadi penting untuk memahami elemen-elemen ini. Garis pertahanan terbaik adalah dengan memperhatikan tanda-tanda bahaya.

    Jika terdapat terlalu banyak kelembapan di bawah kayu, kayu akan melengkung. Hilangkan sumber air, terutama genangan air untuk menghentikan hal ini terjadi. Kondisi yang terlalu kering menyebabkan celah, retakan, dan terbelah.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com