Tag: kotoran

  • 9 Cara Mengatasi WC Mampet Tanpa Harus Bongkar


    Jakarta

    WC mampet tentu menjadi masalah besar bagi keluarga, terutama jika cuma punya satu toilet. Butuh waktu lama dan biaya besar jika harus membongkar toilet untuk mengatasinya.

    Namun detikers tak perlu panik. Kalian bisa coba menanganinya sendiri. Simak dulu cara mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar berikut ini.

    Cara Mengatasi WC Mampet Tanpa Harus Bongkar

    Dirangkum dari Caccia Plumbing dan Apartment Therapy, cara mengatasi WC mampet tanpa harus membongkarnya:


    1. Gunakan Plunger

    Cara paling umum dilakukan jika WC mampet adalah dengan menggunakan plunger. Kualitas plunger akan mempengaruhi hasilnya. Alat ini dapat menyingkirkan penyumbat toilet. Cara menggunakannya adalah sebagai berikut:

    • Letakkan plunger pada toilet sampai benar-benar menutupi lubang toilet.
    • Kemudian sedot dengan cara menekan plunger secara perlahan ke dalam lubang hingga penyumbatnya mengendur.
    • Setelah selesai melakukannya, siram toilet untuk memeriksa apakah toilet sudah mengalir normal. Jika belum, ulangi prosesnya.

    2. Cobalah Soda Kue & Cuka

    Soda kue dapat digunakan untuk membantu melarutkan penyumbat toilet. Gunakan bahan tersebut dengan tambahan cuka untuk membuatnya menggelembung yang dapat membantu mengeluarkan sumbatan.

    • Tuangkan satu cangkir soda kue ke dalam mangkuk. Diamkan selama beberapa menit.
    • Tambahkan dua cangkir cuka secara perlahan.
    • Diamkan kembali campuran tersebut selama satu jam
    • Siram larutan tersebut ke toilet.
    • Jika toilet masih belum mengering, mungkin perlu melakukan proses ini lagi dan mendiamkan larutan tersebut semalaman.

    3. Pakai Garam Epsom

    Garam epsom atau bath bomb juga dianggap efektif untuk mengatasi WC mampet. Garam ini bukan garam dapur. Kandungannya antara lain magnesium, sulfat, dan trace mineral.

    Caranya cukup mudah, yakni dengan memasukkan garam epsom sebanyak satu atau dua cangkir ke dalam toilet. Biarkan selama sekitar 15 menit. Sentor dengan air dan cek apakah sudah lancar.

    4. Tuangkan Sabun & Air Panas

    Gunakan sabun pencuci piring dengan campuran air panas untuk mengatasi WC mampet. Sabun pencuci piring dibuat khusus untuk mengurai minyak dan kotoran. Air panas akan membantu fungsinya.

    Caranya mudah, yakni tuangkan sabun cuci piring ke dalam WC. Kemudian tuangkan air panas (bukan air mendidih) secara hati-hati. Diamkan beberapa menit untuk melunakkan sumbatan. Sentor WC dan cek apakah sudah lancar.

    5. Gunakan Pompa Khusus

    Cara mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar selanjutnya adalah dengan menggunakan alat pompa khusus toilet. Alat ini dapat dibeli di berbagai toko online.

    Caranya yakni dengan meletakkan ujung pompa masuk ke dalam lubang pembuangan. Kemudian pompa hingga sumbatannya hilang. Sentor WC dan pastikan airnya bisa mengalir lancar.

    6. Pakai Auger

    Cara lainnya adalah menggunakan alat auger. Alat ini juga dikenal dengan ular pipa. Alat ini berbentuk koil fleksibel yang dapat dipanjang-pendekkan sampai ke dalam lubang.

    Cukup masukkan alat ini ke dalam saluran toilet, dorong dan putar engkol secara perlahan. Putar beberapa kali dan lakukan gerakan dorong dan tarik sampai air mengalir lancar.

    7. Manfaatkan Kawat Hanger

    Jika detikers tidak punya alat-alat di atas, kalian bisa memanfaatkan kawat hanger untuk menyingkirkan sumbatan di WC. kawat ini dapat difungsikan sebagai ular pipa toilet.

    Modifikasi terlebih dahulu bentuk kawat hanger agar bisa dimasukkan ke saluran toilet. Untuk mencegah goresan pada porselen, lilitkan kain di sekeliling pengaitnya.

    Masukkan ke lubang dan carilah penyebab sumbatan, kemudian sodoklah hingga sumbatan terurai. Sentor WC untuk memastikan air mengalir lancar.

    8. Siram Pakai Bio-Cleaner

    Cara lainnya adalah menggunakan cairan bio-cleaner yang lebih aman daripada yang berbahan kimia. Cairan kimia bisa mengikis pipa. Bio-cleaner dapat menguraikan partikel limbah menjadi air, abu mineral, dan karbon dioksida.

    Cukup tuangkan pembersih ke dalam toilet. Tunggu beberapa menit sesuai petunjuk pada kemasan. Sentor WC dan periksa apakah sudah ada perubahan. Ulangi hingga beberapa kali jika masih ada sumbatan.

    9. Panggil Tukang Sedot WC

    Jika cara-cara di atas belum bisa mengatasi, coba panggil tukang sedot WC terdekat. Mereka memiliki peralatan lebih lengkap untuk mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar.

    Demikian tadi 9 cara mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar. Beberapa bahan dan alat di atas dapat diperoleh dengan mudah. Jika merasa kesulitan, detikers bisa menghubungi profesional.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini Waktu Terbaik untuk Bersihkan Jendela Agar Hasilnya Maksimal



    Jakarta

    Jendela dapat mencerahkan ruangan dan membuat merasa lebih terhubung dengan pemandangan luar ruangan. Namun, jendela mudah terkena noda dan goresan, sehingga membuat jendela terlihat kotor.

    Selain itu, kotoran dan debu serta jamur dapat menumpuk di jendela dari waktu ke waktu yang menyebabkan goresan dan merusak kaca. Penting untuk membersihkan jendela secara rutin.

    Namun, membersihkan jendela tidak bisa asal, ada waktu terbaik untuk membersihkan jendela. Melansir The Spruce, Selasa (19/11/2024), berikut penjelasan tentang membersihkan jendela dengan tepat.


    Waktu Terbaik Membersihkan Jendela

    Kebanyakan orang-orang berasumsi waktu terbaik membersihkan jendela adalah ketika noda dan kotoran sudah terlihat jelas yang mengganggu pandangan. Ada waktu-waktu ideal yang disarankan saat ingin membersihkan jendela.

    “Waktu terbaik untuk membersihkan bagian dalam jendela adalah saat jendela tidak terkena sinar matahari langsung,” kata Hugh Williams, pakar perbaikan rumah.

    Sinar matahari dapat mengeringkan larutan pembersih terlalu cepat, sehingga mengakibatkan munculnya bercak-bercak pada jendela. Kondisi cuaca menjadi lebih penting saat membersihkan bagian luar jendela.

    “Jauhi suhu dingin dan panas yang ekstrim karena suhu tinggi membuat kaca menjadi rapuh dan bahan pembersih tidak berguna,” kata Andriy Neborak, pendiri dan CEO Luxury Cleaning NY.

    Disarankan untuk menunggu hari berawan dengan suhu sedang untuk membersihkan bagian luar jendela.

    Seberapa Sering Harus Membersihkan Jendela?

    Membersihkan jendela bisa dilakukan dua kali setahun. Namun, noda, tetesan air, debu, dan kotoran akan muncul lebih sering terutama jika rumah kamu berada di pinggir jalan atau jendela terkena hujan atau kotoran lain secara berlebihan.

    Disarankan untuk menjaga jendela tetap bersih dan melindunginya dari goresan. Bersihkan jendela sesuai kebutuhan atau saat jendela sudah mulai tidak enak untuk dipandang.

    Tips Membersihkan Jendela

    Pastikan untuk membersihkan debu atau sarang laba-laba dengan kain microfiber sebelum menggunakan pembersih kaca. Oleskan bahan pembersih ke kain microfiber, jangan langsung ke jendela.

    Bersihkan jendela dengan gerakan memutar dan jangan lupa untuk membersihkan sudut serta tepi jendela secara berkala untuk mencegah penumpukan debu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Membasmi Kutu Kasur dengan Mudah, Cegah Kulit Gatal-gatal


    Jakarta

    Kutu kasur merupakan serangga kecil yang biasa ditemukan di dalam kasur atau sofa. Pada umumnya, kutu kasur bersembunyi di sudut atau lipatan kasur. Ukurannya yang kecil terkadang sulit dilihat oleh mata telanjang.

    Meski begitu, jangan pernah anggap remeh kehadiran kutu kasur. Sebab, serangga ini dapat mengisap darah manusia serta membawa berbagai penyakit, salah satunya scabies yang bisa menyebabkan gatal-gatal pada kulit.

    Apabila ditemukan kutu kasur di tempat tidurmu, jangan khawatir. Simak cara-cara membasmi kutu kasur dengan mudah dalam artikel ini.


    Cara Membasmi Kutu Kasur

    Ada berbagai cara ampuh untuk membasmi kutu kasur. Dilansir situs Web MD, berikut sejumlah caranya:

    1. Kapur Barus

    Cara yang pertama adalah dengan menggunakan kapur barus. Kapur jenis ini diklaim dapat membasmi kutu kasur yang membandel. Selain efektif, kamu juga bisa mendapatkan kapur barus dengan mudah karena banyak dijual di pasaran.

    Cara pakainya juga mudah, cukup sebarkan kapur barus di sejumlah titik tempat persembunyian kutu kasur. Kemudian tunggu beberapa menit sampai kutu kasur mulai mati akibat racun yang dikeluarkan oleh kapur barus.

    2. Vacuum Cleaner

    Cara selanjutnya adalah dengan menggunakan vacuum cleaner. Selain berfungsi untuk menyedot debu dan kotoran, alat ini juga efektif membasmi kutu kasur yang sembunyi di sela-sela kasur.

    Setelah menyedot seluruh kutu kasur, jangan lupa untuk membuangnya. Hal ini agar kutu kasur tidak berkembang biak di dalam vacuum cleaner.

    3. Silica Gel

    Silica gel ternyata dapat digunakan untuk mengusir kutu kasur, lho. Sama halnya seperti menggunakan kapur barus, detikers perlu menabur silica gel di sejumlah titik yang menjadi sarang kutu kasur.

    4. Menggunakan Uap

    Cara yang terakhir untuk membasmi kutu kasur adalah dengan menggunakan alat uap. Perlu diketahui, kutu kasur tidak tahan dengan suhu tinggi dan mereka akan mati.

    Penggunaan pembersih uap dapat membasmi kutu kasur dan telurnya. Namun, pastikan suhu uap berada di atas 49 derajat Celcius agar kutu kasur dapat mati. Lalu, bersihkan kasur dan ganti seprai dengan yang baru agar tak ada lagi kutu kasur yang menempel.

    Penyebab Kutu Kasur Bisa Muncul

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan kutu kasur bisa muncul di tempat tidur atau sofa. Dilansir situs Healthline, berikut penyebabnya:

    Kasur dan sofa sudah lama tidak dibersihkan selama bertahun-tahun.
    Seprai kasur tidak diganti selama beberapa bulan.
    Kutu kasur awalnya menempel di sejumlah pakaian yang tersimpan di lemari, lalu mereka berhasil pindah ke kasur atau sofa.
    Kutu kasur ikut menempel pada pakaian seseorang, lalu pakaian tersebut diletakkan di atas sofa atau kasur.

    Cara Mencegah Kutu Kasur Agar Tidak Datang Lagi

    Meski kamu sudah berhasil mengusir kutu kasur, tapi bukan berarti serangga kecil tersebut tidak akan datang lagi. Jika detikers tidak menjaga kebersihan, maka kemungkinan besar kutu kasur dapat kembali lagi.

    Adapun sejumlah cara untuk mencegah kutu kasur agar tidak datang lagi, yaitu:

    Buang sampah pada tempatnya.
    Jangan biarkan ada sampah yang tergeletak sembarangan, seperti sampah plastik dan kertas.
    Gantung pakaian di lemari dengan rapi. Hindari juga menaruh pakaian kotor berserakan, terlebih menaruhnya di lantai.
    Rutin mengganti seprai kasur, sarung bantal, dan sarung guling.
    Tambal retakan di dekat soket listrik dan sudut furniture terutama kayu agar kutu kasur tidak bisa masuk.

    Demikian empat cara membasmi kutu kasur dengan mudah. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Jangka Waktu Toren Air Harus Dibersihkan, Catat!


    Jakarta

    Toren air merupakan salah satu komponen penting dalam penyediaan air di banyak rumah dan gedung. Meskipun sering digunakan, mungkin ada yang belum menyadari pentingnya menjaga kebersihan toren air.

    Pasalnya, air yang disimpan dalam toren berpotensi kotor karena berlumut atau terkontaminasi jika tidak dirawat dengan baik. Lalu, seberapa sering toren air harus dibersihkan?

    Jangka Waktu Toren Air Harus Dikuras

    Berdasarkan informasi yang dibagikan Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (16/9/2023), pengurasan toren air bisa dilakukan setidaknya 6 bulan sekali.


    Jangka waktu tersebut akan membantu menghambat pertumbuhan lumut di tangki air. Munculnya lumut biasanya disebabkan karena toren sering terpapar sinar matahari langsung.

    Jika pertumbuhan lumutnya cepat, maka frekuensi pengurasan juga harus dipercepat. Misalnya, menjadi 3-4 bulan sekali.

    Alasan Toren Air Harus Dikuras

    Alasan kita perlu rutin menguras toren air yaitu agar air bisa selalu tetap bersih. Jika penghuni rumah menggunakan air yang kotor, tentunya hal ini akan berdampak pada kesehatan seperti gatal-gatal ataupun diare.

    Cara agar Toren Air Tidak Berlumut

    • Rutin dibersihkan.
    • Toren air harus ditutup rapat, agar tidak ada sinar matahari yang masuk.
    • Membuat pelindung di atas tangki dengan warna cerah, agar meminimalisir cahaya matahari yang masuk.
    • Melakukan pengecatan ke toren air agar cahaya tidak mudah menembus dinging tangki.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Wastafel Bau? Ini Cara Cepat Mengatasinya!



    Jakarta

    Pertimbangkan saluran pembuangan sejenak, karena terkadang kita menganggap saluran pembuangan sebagai hal yang biasa. Instalasi saluran pembuangan tidak cuma memperhitungkan gravitasi, vakum, dan kemiringan, tapi juga tentang harus memperhitungkan keselamatan, seperti paparan manusia terhadap agen biologis.

    Namun tidak perlu khawatir, simak tips berikut ini untuk menyingkirkan bau tak sedap dari saluran pembuangan itu.

    Penyebab Saluran Berbau

    Melansir Home Made Simple, terkadang bau yang dihasilkan saluran air bersumber dari berbagai macam hal, mulai dari partikel makanan dan kotoran lain yang tersangkut di tempat yang tidak seharusnya.


    Penumpukan makanan di wastafel dapur dapat menimbulkan tumbuhnya jamur dan bakteri, yang akan memperparah bau tak sedap di wastafel. Saluran pembuangan yang tidak pernah digunakan juga bisa menyebabkan bau tak sedap ketika air di dalamnya terperangkap dan menguap seiring berjalannya waktu.

    Hindari juga membuang lemak daging atau minyak ke wastafel, karena keduanya dapat membeku di dalam pipa dan akan membusuk di sana, dan ini menyebabkan bau yang tak sedap.

    Bahkan, terkadang kita membuang sampah dari sisa-sisa makanan ke wastafel. Hal ini boleh dilakukan namun, sesekali perlu dibersihkan dengan sikat gigi.

    Kamar mandi juga merupakan penyebab terjadinya bau pada saluran karena penyumbatan yang terjadi, kotoran seperti rambut dan buih sabun juga dengan nyaman masuk ke saluran pembuangan, saling menempel dan akhirnya mengeras menjadi zat yang tidak hanya membuat saluran tersumbat, tetapi kemungkinan terdapat bau aneh pada saluran.

    Perlengkapan yang Dibutuhkan

    Alat untuk membersihkan saluran air yang berbau sangat sering dijumpai di rumah. Kamu bisa menggunakan sabun cuci piring yang lembut namun kuat, bisa juga kamu memakai penyedot debu untuk dapur atau kamar mandi, dan yang terakhir pakai spons atau penggosok untuk pembersihan.

    Memperbaiki Wastafel Dapur yang Bau

    Gunakan sumbat wastafel, rendam wastafel menggunakan air yang sangat panas dengan sabun cuci piring. Setelah direndam, bilas dengan benar bagian yang telah direndam tadi dan area sekitarnya agar bersih secara keseluruhan.

    Buang semua kotoran yang terlihat. Jika kamu merasa ada sesuatu yang kurang, kamu bisa menggunakan sikat gigi bekas untuk sudut dan setiap celah-celah kecil.

    Jika bau masih tercium, pakailah pembersih untuk menyelesaikan masalah dengan cepat, tetapi beberapa tukang ledeng mengingatkan agar tidak memakai pembersih kimia keras, karena dapat merusak pada pipa dan menimbulkan masalah yang lebih besar.

    Periksa kembali, apakah masih ada partikel makanan atau kotoran yang tersangkut di saluran pembuangan, lalu singkirkan. Alirkan dan tuangkan air yang panas dengan ketel teh sampai mendidih ke dalam saluran pembuangan secara perlahan guna membuat penyumbatan menjadi lunak.

    Jika saluran pembuangan masih berbau, kamu bisa menggunakan kulit jeruk ke dalam saluran dengan ditambah es batu di dalamnya, guna membantu menghilangkan bongkahan makanan yang tersisa dan menempel pada bilah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Banyak Lalat di Rumah dan Cara Mencegahnya



    Jakarta

    Lalat yang ada di rumah cukup mengganggu. Kehadirannya dapat menimbulkan bau yang tidak sedap dan bisa membawa penyakit.

    Lalat memiliki rentang hidup yang pendek, tetapi dapat berkembang biak dengan cepat. Hal ini dapat menjadi masalah berkelanjutan pada waktu-waktu tertentu atau dalam kondisi tertentu.

    Melansir The Spruce, berikut beberapa penyebab dan cara mencegah datang ke rumah sehingga tidak mengganggu keluarga di rumah.


    Penyebab Banyak Lalat di Rumah

    Makanan atau Bahan yang Busuk

    Lalat tertarik pada bahan yang membusuk, seperti lalat buah yang tiba-tiba muncul dan mengerumuni pisang atau apel matang dalam mangkuk di meja dapur kamu.

    Lalat rumah tertarik pada semua jenis bahan yang membusuk termasuk daging, sayuran, buah, dan kotoran rumah tangga. Begitu lalat menemukan bahan yang membusuk, lalat akan bertelur dan akan memiliki belatung serta lebih banyak lalat.

    Suhu dan Cuaca Hangat

    Makanan yang mudah rusak akan lebih cepat membusuk pada suhu yang lebih hangat dan bau seperti gas yang dihasilkan akan menarik lalat.

    Hal inilah yang menyebabkan lalat cenderung lebih banyak berkeliaran di musim panas. Suhu panas merupakan lingkungan yang lebih cocok bagi lalat untuk berkembang biak.

    Pembiakan yang Cepat

    Lalat berkembang biak dengan cepat dan dalam kondisi yang tepat, lalat mungkin tampak selalu ada. Jika mendapati lalat terus-menerus berdatangan di rumah, kamu perlu mencari tahu penyebabnya dan mencoba mengatasinya.

    Mencegah Lalat Datang ke Rumah

    Jaga Kebersihan Rumah

    Metode pencegahan nomor satu untuk mengusir lalat adalah menjaga rumah tetap bersih. Hal ini terutama untuk di dapur dan kamar mandi. Memiliki jadwal pembersihan dapat membantu untuk menjaga kebersihan rumah.

    Bersihkan area seperti saluran pembuangan wastafel yang menjadi tempat sisa makanan yang mungkin membusuk. Soda kue dan cuka adalah kombinasi penyegar saluran pembuangan dasar yang baik.

    Mencegah Masuk

    Pastikan jendela tidak memiliki bukaan ke luar untuk membantu mencegah lalat masuk. Pastikan semua kasa jendela dan pintu dalam kondisi tanpa lubang, serta jendela atau pintu tertutup rapat.

    Mengurangi Suhu Rumah

    Lalat menyukai kehangatan. Jika kamu melihat lebih banyak lalat di cuaca panas, mendinginkan area tersebut dapat mengurangi jumlah lalat. Pendingin udara dan kipas angin dapat mendinginkan udara di dapur yang hangat.

    Simpan Makanan dalam Wadah Tertutup

    Membiarkan buah dalam mangkuk atau roti di tempat terbuka dapat mengundang lalat untuk datang. Selama cuaca hangat, pastikan untuk menyimpan semua makanan dalam keadaan tertutup rapat terutama saat berkumpul di ruangan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Membersihkan Pagar Vinyl agar Selalu Terlihat Baru



    Jakarta

    Perawatan penting sangat penting untuk memastikan kualitas dan tampilan pagar vinyl bisa bertahan. Pembersihan yang tepat merupakan kunci dari perawatan dan mencegah adanya jamur serta lumut.

    Lakukan pembersihan setidaknya setahun sekali untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menumpuk serta mencegah pertumbuhan jamur serta noda. Namun membersihkan pagar vinyl tidak bisa asal. Ada beberapa cara mudah untuk membersihkan pagar vinyl.

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, berikut cara mudah membersihkan pagar vinyl agar tetap terlihat bagus.


    Membersihkan Pagar Vinyl dengan Selang Air

    Salah satu metode pembersihan pagar vinyl yang paling mudah dan cepat adalah dengan menggunakan selang taman. Pertama, bilas pagar vinyl dengan selang untuk menghilangkan debu dan kotoran lainnya.

    Hubungkan nosel semprot selang taman jika membutuhkan daya ekstra. Bersihkan pagar dengan kain lap atau kain untuk menghilangkan kotoran yang membandel.

    Membersihkan dengan Sabun atau Cuka

    Larutan air sabun hangat dapat membantu menghilangkan kotoran yang mungkin menempel di pagar vinyl kamu. Menggunakan larutan cuka dengan air hangat juga dapat menghilangkan noda rumput, jamur, dan lumut.

    Celupkan spons, kain, atau lap ke dalam salah satu larutan dan bersihkan pagar untuk menghilangkan kotoran dan noda. Kemudian, gosok pagar dengan gerakan memutar mulai dari bagian atas setiap bagian pagar.

    Lanjutkan hingga ke bagian bawah. Bilas sisa larutan pembersih dan kotoran yang lepas dengan selang serta ulangi proses tersebut hingga seluruh pagar bersih.

    Membersihkan Pagar Vinyl dengan Pelarut Pembersih

    Bila sabun dan cuka tidak cukup kuat untuk membersihkannya, tersedia berbagai pelarut pembersih pagar vinyl yang dapat membersihkan kotoran, jamur, lumut, dan kerak.

    Oleskan produk pembersih pagar vinyl ke struktur dengan kain lap atau sikat gosok berbulu untuk membersihkan setiap bagian atas. Bilas pagar dengan selang taman untuk membuang sisa larutan pembersih dan kotoran yang lepas. Ulangi seluruh pagar.

    Membersihkan dengan Pemutih

    Larutan pemutih dan air dapat digunakan pada pagar vinyl putih, tetapi tidak pada warna lain karena bahan kimia tersebut akan menyebabkan perubahan warna permanen. Kenakan perlengkapan keselamatan yang sesuai, termasuk sarung tangan saat menangani pemutih.

    Campurkan satu bagian pemutih dengan lima bagian air dalam ember besar dan gunakan sikat gosok berbulu, kain, lap, atau spons untuk menggosok setiap bagian pagar. Mulai dari atas dan lanjutkan hingga ke bawah.

    Bilas pagar dengan selang untuk membuang sisa pemutih dan kotoran yang lepas, ulangi proses ini sepenuhnya hingga seluruh pagar bersih.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Pagar Rumah Seret saat Dibuka? Nih Cara Perbaikinya


    Jakarta

    Pagar banyak digunakan di rumah orang Indonesia untuk menambah keamanan dan privasi. Salah satu model pagar andalan dan praktis digunakan adalah pagar geser.

    Namun, pagar ini terkadang bisa seret dan berat saat dibuka-tutup. Nah, ternyata pagar geser bisa seret atau susah dibuka karena bermasalah pada roda atau relnya, lho.

    Lantas, kenapa pagar geser susah seret ketika dibuka? Yuk, simak penyebab dan cara memperbaiki pagar geser yang seret di sini, dikutip dari Bay Area Lions Gate.


    Penyebab Pagar Geser Seret

    Inilah alasan pagar geser kamu seret saat di buka. Segera atasi dengan cara ini.

    1. Roda Aus atau Rusak

    Kondisi roda pagar sangat penting untuk bisa meluncur dengan mulus. Jika roda aus atau rusak, pagar akan bergeser dengan tidak rata atau keluar dari lintasan.

    Maka, pastikan roda dalam kondisi baik ya. Kalau aus atau rusak, segera ganti dengan yang baru.

    2. Kurang Pelumas

    Melumasi rel dapat membantu pagar meluncur dengan mulus. Gunakan pelumas berbasis silikon untuk menyemprot rel.

    Pastikan untuk mengoleskan pelumas secara merata dan hindari menyemprotkannya pada roda atau pagar. Lumasi rel secara teratur agar tetap dalam kondisi baik.

    3. Rel Kotor

    Selain itu, kamu perlu memastikan kebersihan rel. Kotoran, serpihan, dan daun dapat terkumpul di rel, sehingga membuat pagar bergeser tidak rata.

    Gunakan sapu atau peniup daun untuk membersihkan kotoran pada rel. Kamu juga bisa pakai sikat untuk menggosok rel dengan air dan sabun. Pastikan untuk membilas rel dan membiarkannya kering sebelum dipakai ya.

    4. Pagar Tidak Sejajar dengan Rel

    Lalu, periksa juga kesejajaran pagar dengan rel. Kalau tidak sejajar dengan benar, roda akan keluar dari jalur rel. Hal ini yang membuat pagar sulit digeser.

    Untuk memeriksa kesejajaran, tutup pagar dan ukur jarak antara pintu pagar dan tiang di kedua sisi. Pengukurannya harus sama. Bila perlu, sesuaikan pintu gerbang hingga sejajar dengan benar.

    5. Baut dan Sekrup Longgar

    Kemungkinan ada baut dan sekrup yang longgar, sehingga pagar bergoyang dan tidak stabil. Periksa semua baut dan sekrup pada pagar dan kencangkan jika perlu.

    Pastikan untuk menggunakan kunci pas dengan ukuran yang tepat untuk menghindari baut atau sekrup terlepas.

    Itulah beberapa penyebab pagar geser seret dan cara memperbaikinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Cuma Tisu, Air Sabun Juga Nggak Boleh Dibuang ke Toilet, Bisa Meledak!



    Jakarta

    Ketika kamu mandi atau buang air, pernah tidak membuang air sabun ke dalam closet? Mungkin kamu berpikir air sabun dapat membersihkan permukaan dan dalam closet, padahal cara ini justru dapat merusak saluran air. Lho, kenapa?

    Melansir dari Ideal Home, alasan air sabun tidak dibuang ke toilet dikarenakan di dalam sabun terdapat zat kimia yang tidak dibutuhkan di saluran pembuangan. Zat kimia ini dapat membunuh makhluk pengurai atau bakteri pembusuk di septic tank.

    Dampaknya, kotoran-kotoran yang menumpuk, tercium bau busuk, dan septic tank tidak bisa mengurai. Risikonya septic tank penuh dan bisa meledak. Selain itu, sabun juga dapat menyebabkan kerusakan pada karet di saluran air. Bahaya membuang air sabun ke toilet, sama seperti jika kamu membuang tisu di sana yakni dapat menyumbat saluran dan merusak saluran karena sulit diurai.


    Bukan hanya air sabun, cairan pembersih lainnya juga disarankan tidak dibuang ke dalam toilet. Mulai dari air bekas cucian baju, air yang tercampur dengan cairan pencuci piring, hingga cairan pelembut pakaian.

    Cairan licin yang telah tercampur ini dapat menempel dan menumpuk di saluran air. Dampaknya pada septic tank juga sama.

    “Kita semua pernah melihat kotoran yang ditinggalkan pelembut kain di laci mesin cuci. Lama kelamaan akan meninggalkan lapisan lengket yang dapat menggumpal dan menyumbat mesin cuci Kamu,” kata Izzy Shulman, Direktur Plumbers4U, dikutip Selasa (26/11/2024).

    “Beberapa pelembut kain bahkan mungkin mengandung bahan beracun seperti benzil asetat dan etanol. Jadi dari sudut pandang lingkungan, memasukkannya langsung ke dalam tangki toilet tidak akan berdampak baik bagi ekosistem air,” lanjutnya.

    Cairan yang Aman Dibuang ke Toilet

    Setelah ini cairan yang boleh dibuang ke toilet terutama pada saat bersih-bersih hanya produk yang memang dibuat untuk membersihkan toilet. Kemudian, jika ada noda yang membandel atau timbul noda kerak yang sulit dibersihkan dengan air dan digosok, kamu boleh memakai bahan pembersih yang lebih ampuh. Sebagai contoh soda kue dan cuka putih.

    Caranya dengan mencampurkan cuka putih dan soda kue. Kemudian tuang ke mangkuk toilet. Tunggu selama 10 menit, sikat, lalu bilas dengan air bersih. Pastikan tidak ada busa yang terlihat lagi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Racun, 5 Bahan Dapur Ini Bisa Jadi Jebakan Tikus


    Jakarta

    Tikus adalah salah satu hewan pengerat yang keberadaannya mengganggu di rumah. Tikus kerap mencuri makanan, mangacak-ngacak tempat sampah, hingga menggigit barang-barang di rumah.

    Tidak hanya itu, tikus juga kerap buang kotoran sembarangan. Jika kamu pernah perhatikan di sudut rumah ada benda berwarna coklat kecil-kecil, itu adalah kotoran tikus. Lalu, saat mereka buang air, baunya pun cukup menyengat.

    Keberadaannya yang tidak menguntungkan membuat mereka berupaya untuk mencegah hewan ini masuk ke rumah. Ada beberapa cara mencegah tikus datang ke rumah. Dilansir detikFood, berikut cara mencegah tikus masuk ke rumah cukup dengan bahan-bahan yang ada di dapur.


    Cara Mengusir Tikus

    1. Teh Celup Bekas

    Kantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta MenariknyaKantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta Menariknya Foto: Getty Images/iStockphoto/Mukhina1

    Teh celup bukan hanya berguna untuk membantu menghidangkan minuman dengan praktis, tetapi teh celup ini juga memiliki fungsi lainnya. Salah satunya adalah mengusir tikus. Kamu bisa menggunakan teh celup bekas, kemudian meletakkan di spot yang kerap dilewati tikus. Namun, kamu perlu memakai beberapa kantong teh celup agar lebih efektif.

    Alasan teh celup efektif karena menguarkan bau yang tidak disukai oleh tikus. Mengutip dari Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi menemukan jika teh terutama teh hitam memiliki kandungan tanin sebesar 11%-15%. Zat inilah yang menimbulkan aroma yang tidak disukai oleh tikus.

    2. Bubuk Kopi

    bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Bagi pecinta kopi, saatnya membuat jebakan tikus dengan stock kopi yang ada di rumah. Tikus tidak menyukai bau dari kopi karena terlalu tajam. Cara membuat jebakan adalah dengan menaburkan kopi di spot yang kerap dilewati tikus. Lakukan secara sering sampai tikus tidak lagi muncul di rumah.

    3. Merica Bubuk

    Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface.Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface. Foto: iStock

    Bahan di dapur yang memiliki bau yang kuat adalah merica bubuk. Kamu bisa menggunakan bahan ini sebagai benteng agar tikus tidak kembali ke rumah. Aroma dari merica bubuk sendiri adalah pedas, kamu juga pasti pernah merasakan saat memakan masakan yang dipakaikan dengan ini. Cara memakainya juga sama seperti bahan lain yakni cukup menaburkan bubuk merica di sudut-sudut rumah terutama di bagian dapur dan area yang bisa dijangkau tikus.

    Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Taburi hanya secukupnya saja, karena jika terlalu banyak juga akan membuat lantai kotor saat terinjak.

    Jika tikus menemukan bubuk merica di banyak tempat, mereka pasti ogah berlama-lama di rumah. Setelah tikus kabur, jangan lupa membersihkan setiap sudut rumah yang ditaburi merica. Jangan lagi memakai merica bubuk yang telah disebar untuk makanan atau hidangan apa pun.

    4. Bawang Putih

    Bawang putihBawang putih Foto: Pixabay/stevepb

    Sudah bukan rahasia lagi jika bawang putih memiliki aroma yang kuat. Aroma ini juga tidak disukai oleh tikus. Cara mencegah tikus masuk ke rumah dengan bawang putih adalah dengan memasukkan irisan bawang putih ke dalam kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    5. Kulit Telur

    kulit telurkulit telur Foto: Getty Images

    Bahan satu ini cukup mudah dan ramah lingkungan karena cangkang telur yang sudah tidak terpakai bisa menjadi jebakan bagi tikus.

    Ambil beberapa kulit telur, tumbuk sampai halus. Kamu juga bisa menggunakan blender untuk membuat kulit telur halus menjadi bubuk. Keringkan kulit telur ini dengan cara dijemur di bawah sinar matahari.

    Taburkan bubuk kulit telur ini di sudut rumah. Bukan hanya tikus yang kabur tapi juga semut dan kecoa juga tak suka kulit telur. Bubuk kulit telur ini juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com