Tag: kucing bab

  • 4 Jenis Pasir Kucing yang Ampuh Serap Bau dan Kotoran


    Jakarta

    Saat memelihara kucing di rumah, kamu bukan hanya menampung dan memberi makan saja, tetapi perlu menjaga kebersihannya termasuk untuk tempat pembuangan kotorannya.

    Berbeda dengan manusia, kucing tidak mungkin diminta untuk membuang kotoran di kamar mandi. Jika diperhatikan, kucing kerap menggali pasir atau tanah saat membuang kotoran. Mereka biasanya tidak menilai mana tempat yang benar untuk membuang kotoran tersebut. Maka jika sedang apes, kotoran kucing terinjak oleh manusia atau kendaraan.

    Maka dari itu, saat memelihara kucing di rumah perlu menyiapkan tempat khusus untuk mereka buang kotoran. Tempat tersebut biasa diisi dengan pasir yang memiliki daya serap air dan bau yang bagus. Sehingga kucing tidak akan buang kotoran sembarangan dan rumah tidak akan berbau tidak sedap.


    Beberapa pasir kucing juga bisa menahan bau dan kotoran hingga beberapa hari. Kelebihan ini memudahkan kamu yang mungkin sibuk dan pulang larut malam.
    Mengutip dari thesprucepets.com pada Rabu (7/2/2024), berikut beberapa jenis pasir kotoran kucing yang memiliki ketahanan menyerap bau dan cairan berhari-hari.

    1. Pasir silica gel

      silica gelsilica gel Foto: iStock

      Silica gel adalah mineral alami yang diolah menjadi butiran yang mampu menyerap cairan. Silica gel bertekstur lembut sehingga tidak akan menyakiti kucing saat menginjaknya. Selain itu pasir silica gel juga bisa menahan bau kotoran dengan baik.

      Untuk waktu penggantian pasir silica gel tergantung dengan jumlah kucing yang membuang kotoran di sana dan kelembapan ruangan sekitar. Biasanya untuk 1 kucing di suhu ruangan waktu penggantian pasirnya bisa dilakukan seminggu sekali. Tetapi apabila memiliki kucing banyak maka sebaiknya 2 atau 3 hari sekali. Kelebihan dari pasir silica gel ini adalah terdapat indikator warna pada setiap butirnya. Warna ini bertujuan untuk mengetahui kesehatan kucing dari warna kotoran cairnya.

    2. Pasir Zeolit

      Pasir zeolit adalah salah satu jenis pasir kucing yang banyak digunakan di IndonesiaPasir zeolit adalah salah satu jenis pasir kucing yang banyak digunakan di Indonesia Foto: via Zeodeo Store

      Menurut imerys.com, pasir zeolit adalah mineral alami yang bagus menyaring, menyerap ion amonia, mengurangi bau, dan menjaga kebersihan di tempat kotoran hewan.
      Zeolit terkenal sebagai pasir yang memiliki kemampuan penyerapannya seperti spons, namun ini tergantung dengan merek dari pasir tersebut. Sebab ada beberapa zeolit justru tidak begitu bagus menyerap kotoran terutama yang cair.

      Namun, Zeolit bagus dalam mengurangi bau kotoran kucing menguar. Sebab Zeolit bisa menyerap ion amonia yang terkandung di dalam kotoran kucing.
      Biasanya pasir zeolite memiliki 3 tipe yakni kelas 1, 2, dan 3. Lalu untuk pembersihannya, pasir zeolit bisa didaur ulang, dicuci dengan sabun, setelah kering bisa digunakan lagi. Namun, mencuci pasir zeolit tidak menjamin bau dari kotoran kucing tersebut hilang sepenuhnya. Sementara itu, kekurangan dari pasir zeolit ini adalah tidak menggumpal saat terkena kotoran berbentuk cairan.

    3. Pasir Tofu

      Pasir Tofu salah satu jenis pasir kucingPasir Tofu salah satu jenis pasir kucing Foto: via Catoro Pets

      Melansir dari thecatbutler.co pasir tofu adalah tempat pembuangan kotoran kucing yang terbuat dari bubur kedelai food grade yang tidak bisa dikonsumsi. Keuntungan memakai pasir tofu cukup banyak mulai dari tahan lama, mudah dibersihkan, dan menyerap bau.

      Pasir tofu dapat menyerap kotoran hanya dalam dua detik. Tiap butirannya dibuat berdiameter 2 mm. Semakin cepat kotoran kucing menyerap cairan, semakin cepat bau tersebut dapat diredam.

      Pasir tofu akan menggumpal saat terkena kotoran cair sehingga kamu dapat memisahkan pasir yang sudah terkena kotoran dengan yang bersih.

    4. Pasir Bentonite

      Pasir Bentonite salah satu jenis pasir untuk kucingPasir Bentonite salah satu jenis pasir untuk kucing Foto: via portapet.de

      Pasir Bentonite adalah alas kotoran kucing yang terbuat dari tanah liat natrium bentonit alami. Saat terkena kotoran atau cairan, pasir ini akan menggumpal dan menguarkan bau yang wangi untuk menutupi bau kotoran kucing. Bahkan beberapa produk menyediakan berbagai wangian untuk pasir bentonite.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Ini Bisa Cegah Kucing BAB Sembarangan di Halaman Rumah


    Jakarta

    Kucing buang air besar (BAB) di halaman tentu bisa meresahkan penghuni rumah. Sebab, penghuni rumah harus membersihkan kotoran yang ditinggalkan kucing peliharaannya, atau bahkan kucing liar.

    Untuk kucing liar, bisa saja diusir dari halaman rumah, namun untuk kucing peliharaan bisa saja sulit untuk menghentikannya BAB di halaman rumah.

    Maka dari itu, kamu perlu melakukan beberapa hal untuk bisa mencegah kucing BAB di halaman rumah. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini caranya.


    1. Tanam Tanaman yang Tidak Disukai Kucing

    Kamu bisa menanam tanaman yang wanginya tidak disukai oleh kucing. Misalnya, kamu bisa menanam lavender, rosemary, atau mint. Dilansir dari petkeen.com, Senin (29/4/2024), aroma dari ketiga tanaman itu tidak disukai oleh kucing.

    2. Mengubur Kulit Jeruk

    Kucing membenci aroma jeruk. Dalam jumlah besar, jeruk bisa beracun bagi kucing. Kamu bisa mengubur kulit jeruk dan dalam banyak kasus, kucing-kucing akan meninggalkan daerah yang ada aroma jeruk dan tidak akan kembali.

    Jeruk yang dikubur tidak memiliki pengaruh buruk bagi tanaman di halaman. Jadi, cara ini bisa menjadi salah satu yang efektif untuk mencegah kucing BAB di halaman rumah.

    3. Pakai Bubuk Kopi

    Banyak mamalia yang tidak menyukai aroma bubuk kopi, termasuk kucing. Apalagi, kafein dalam jumlah banyak bisa beracun bagi kucing.

    Kamu bisa menaburkan bubuk kopi di sekitar halaman untuk mencegah kucing BAB di sana. Aroma dari bubuk kopi akan membuat kucing enggan ke halaman dan mencegahnya balik lagi. Metode ini juga berhasil pada hewan lainnya, seperti anjing.

    Penggunaan bubuk kopi di halaman juga tidak terlalu berbahaya bagi tanaman, sehingga metode ini patut dicoba.

    4. Pakai Cuka

    Cuka memiliki bau yang menyengat, bau yang tidak disukai oleh manusia juga kucing. Aroma yang kuat biasanya tidak disukai oleh kucing.

    Untuk menerapkannya, kamu bisa mencampurkan cuka dengan air dan ditaruh di botol semprot. Lalu, kamu bisa menyemprotkannya ke sekitar halaman.

    Sebagai catatan, penggunaan cuka dalam jumlah banyak bisa membahayakan beberapa tanaman. Maka dari itu perlu hati-hati.

    5. Tusuk Gigi

    Apabila kucing BAB di pot bunga, kamu bisa memasang tusuk gigi di tepi pot. Hal ini untuk mencegah kucing BAB di pot bunga. Biasanya setelah dipasang tusuk gigi selama beberapa minggu, kucing akan berpindah ke tempat lain. Setelah itu, kamu bisa mencabut tusuk giginya.

    6. Buat Taman Bunga Kurang Menarik

    Kamu bisa membuat taman bunga kurang menarik untuk mencegah kucing BAB di halaman. Apabila taman bunga sulit untuk digali, kucing tidak akan ingin untuk BAB di sana.

    Selain itu, kamu bisa menggunakan penutup tanah dan menggunakan kerikil kecil atau ranting untuk menutup tanah.

    “Banyak kucing tidak menyukai tanah basah di kakinya, jadi menyiram petak bunga juga dapat menghalangi mereka. Pertimbangkan untuk menggunakan tanaman atau bunga yang baunya tidak disukai kucing, tetapi tidak berbahaya seperti lavender atau rosemary,” kata PDSA pet, Shauna Walsh, dikutip Country Living, Senin (29/4/2024).

    Itulah beberapa cara untuk mencegah kucing BAB di halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Mudah Cegah Kucing BAB di Halaman, Bisa Pakai Jeruk


    Jakarta

    Kucing terkadang suka buang air besar (BAB) sembarangan, salah satunya di halaman. Hal ini tentu bikin penghuni rumah geram karena bisa mengotori sekaligus membuat bau tak sedap di halaman.

    Jika ada kucing liar yang BAB, mungkin kamu bisa mengusirnya dari halaman rumah. Namun lain halnya jika yang sering BAB adalah kucing peliharaan kamu sendiri. Tentu tidak tega kan untuk mengusirnya?

    Nah, ada sejumlah cara mudah untuk mencegah kebiasaan kucing BAB di rumah. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Mencegah Kucing BAB di Halaman Rumah

    Memiliki anabul tentu sangat lucu dan menggemaskan. Namun, semua itu berubah ketika kucing mulai sering BAB di halaman rumah.

    “Jika Anda melihat kucing mulai menyukai halaman Anda, mungkin Anda secara tidak sengaja menciptakan lingkungan yang sempurna bagi kucing untuk buang air. Meski ini adalah perilaku alami kucing, tapi hal itu bisa bikin frustrasi,” kata Shauna Walsh, dokter hewan PDSA yang mengutip Country Living, Selasa (24/6/2025).

    Berikut tips mudah mencegah kucing agar tidak BAB di halaman rumah:

    1. Menyebarkan Aroma yang Tidak Disukai Kucing

    Tips yang pertama adalah menyebarkan aroma yang tidak disukai kucing, seperti lavender, pepermin, atau kayu manis. Ketiga tanaman itu diklaim ampuh mengusir kucing karena punya aroma menyengat.

    Kamu bisa menggunakan minyak atsiri dari ketiga aroma di atas, lalu dicampur dengan air, dan dimasukkan ke botol semprot. Setelah itu, semprotkan cairan tersebut ke seluruh halaman. Langkah ini terbilang hemat biaya sekaligus tidak membahayakan tanaman, tapi hanya efektif dalam hitungan jam saja.

    2. Kulit Jeruk

    Sisa kulit jeruk sebaiknya jangan langsung dibuang karena dapat dimanfaatkan untuk mengusir kucing dari halaman. Mirip dengan aroma lavender dan pepermin, kucing tidak menyukai aroma jeruk yang kuat.

    Cara pakainya juga mudah, cukup mencincang halus kulit jeruk dan menaruhnya di sekitar taman. Selain itu, kamu juga bisa membuat larutan semprot dengan cara memeras buah jeruk yang dicampur air, lalu tuang ke dalam botol semprot.

    3. Pisang

    Masih terkait dengan aroma yang tidak disukai kucing, pisang bisa menjadi opsi alternatif untuk mengusir kucing dari halaman rumah. Kamu bisa memotong dan mencincang pisang sampai halus, lalu menebarkannya di sekitar halaman. Sebaiknya gunakan pisang yang sudah matang karena baunya tidak disukai oleh kucing.

    4. Bubuk Kopi

    Apabila buah-buahan kurang efektif untuk mengusir kucing, cobalah memakai bubuk kopi. Kamu bisa menaburkan bubuk kopi di sekitar halaman secara merata agar kucing tidak berani untuk BAB sembarangan.

    Bubuk kopi membuat kucing memilih ‘putar balik’ karena aromanya yang kuat. Di sisi lain, bubuk kopi juga disebut aman jika terkena rumput atau tanaman.

    5. Tutup Halaman dengan Ranting

    Tips berikutnya untuk mencegah kucing BAB di halaman adalah dengan menutupnya pakai ranting. Sebab, kucing tidak suka menginjak ranting karena punya duri tajam. Meski disebut efektif, tetapi cara ini bikin halaman rumah jadi terlihat tidak cantik karena ditutupi banyak ranting pohon.

    6. Cuka

    Aroma cuka yang kuat dan menyengat bisa menjadi cara alternatif agar kucing tidak BAB di rumah. Untuk cara pakainya, kamu dapat mencampur cuka dengan air, lalu dituangkan ke botol semprot. Setelah itu, kamu bisa menyemprotkan cairan cuka ke sekitar halaman.

    Namun perlu diingat, penggunaan cuka dalam jumlah banyak dapat membahayakan sejumlah tanaman. Jadi pakai secukupnya saja.

    7. Air Sabun

    Jika kucing masih sering BAB di halaman rumah, kamu bisa menggunakan air sabun. Aroma dari sabun yang wangi justru tidak disukai kucing sehingga memilih menjauh dari halaman.

    Sebaiknya siram air sabun ke halaman secara menyeluruh. Sebab, kucing bisa saja menemukan area di sudut halaman yang menurutnya aman untuk BAB.

    Itu dia tujuh cara mudah cegah kucing BAB di halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Ini Bisa Cegah Kucing BAB di Halaman Rumah


    Jakarta

    Kehadiran kucing liar di pekarangan terkadang membuat penghuni rumah merasa geram. Sebab, kucing kerap buang air besar (BAB) sembarangan di halaman rumah.

    Kotoran kucing tak hanya bau, tapi juga membuat penghuni harus berhati-hati agar tidak menginjak ‘ranjau’ di pekarangannya. Jika tak ingin kucing datang ke rumah, penghuni perlu membuat lingkungan yang tidak nyaman bagi hewan berbulu itu.

    Ada beberapa bahan yang bisa dimanfaatkan agar kucing tak dekati pekarangan. Temukan apa saja bahan itu di artikel ini.


    Cara Cegah Kucing Masuk Halaman Rumah

    Inilah beberapa bahan yang mencegah kucing BAB di halaman rumah, dikutip dari Country Living.

    1. Cuka

    Cuka mempunyai aroma yang kuat dan menyengat sehingga bisa mencegah kucing mendekat. Cara pakainya cukup dengan mencampurkan cuka dan air dalam botol semprot. Kemudian, semprotkan cairan tersebut ke sekitar halaman. Semprotkan cuka secukupnya saja agar tidak membahayakan tanaman.

    2. Bubuk Kopi

    Bubuk kopi memiliki aroma kuat yang tidak disukai kucing. Penghuni rumah dapat menaburkan bubuk kopi di halaman secara merata. Dengan begini, kucing pun enggan untuk BAB di sana.

    3. Pisang

    Selain itu, pisang bisa menjadi opsi buat menghalau kucing masuk halaman. Potong dan cincang pisang sampai halus, lalu sebarkan di pekarangan. Sebaiknya gunakan pisang yang sudah matang karena baunya tidak disukai kucing.

    4. Kulit Jeruk

    Sisa kulit jeruk bisa dipakai buat mencegah kucing BAB di pekarangan. Sebab, kucing tidak suka aroma kuat dari jeruk.

    Cara pakainya dengan mencincang halus kulit jeruk dan menyebarkannya di sekitar taman. Selain itu, penghuni juga dapat memeras buat jeruk dan mencampurkannya dengan air, lalu tuang ke dalam botol semprot.

    Itulah beberapa bahan untuk mencegah kucing BAB di halaman rumah. Semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kesal Kucing BAB Sembarangan di Halaman Rumah? Begini Cara Usirnya


    Jakarta

    Kucing adalah hewan berbulu yang menggemaskan bagi sebagian orang. Namun, kalau kucing liar datang dan buang air besar (BAB) sembarang di halaman, penghuni rumah bisa merasa kesal.

    Kehadiran kucing liar dapat membuat pekarangan rumah terlihat kotor dan berantakan. Penghuni pun perlu lebih waspada agar tidak menginjak kotoran kucing saat berjalan di halaman rumah.

    Dikutip dari Time of Paws, kucing liar mendekati rumah karena mencari tempat berlindung dan sumber makanan. Oleh karena itu, penghuni harus membuat lingkungan rumah yang tidak nyaman bagi kucing.


    Bagaimana cara mencegah kucing masuk dan buang kotoran di halaman rumah? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Cegah Kucing BAB di Halaman Rumah

    Inilah tips mengusir kucing dari rumah sehingga tidak BAB sembarang di halaman, dikutip dari The Spruce.

    1. Tanam Tumbuhan yang Dibenci Kucing

    Penghuni bisa menanam tanaman yang dibenci di pekarangan. Pilih tanaman dengan aroma yang tidak disukai kucing, misalnya mint, lavender, dan rosemary.

    2. Sebar Pecahan Cangkang Telur

    Kemudian, buat kucing tidak nyaman berjalan di tanah dengan menaburkan pecahan cangkang telur. Pecahkan cangkang telur menjadi potongan kecil, lalu sebarkan di halaman rumah.

    3. Sebar Bau yang Dibenci Kucing

    Selain itu, sebarkan aroma yang dibenci kucing di sekitar rumah. Kucing menghindari bau menyengat seperti bawang putih, eucalyptus, kopi, tembakau, dan cuka. Cara ini cukup ampuh untuk mengusir kucing dari tempat tertutup misalnya plafon, mobil, atau area lain yang sulit dijangkau.

    4. Pasang Pagar Khusus

    Kucing bisa masuk halaman rumah melewati pagar bercelah. Sebaiknya pasang pagar yang sulit dilewati kucing. Misalnya dengan memasang paku penghalang yang tidak terlalu tajam pada celah pagar.

    5. Bersihkan Sampah

    Kucing tertarik buat mendatangi rumah yang sampahnya dibiarkan terbuka. Pastikan untuk menutup tempat sampah agar tidak bisa diraih oleh kucing. Kemudian, bersihkan sisa makanan supaya aroma tidak mengundang kucing.

    6. Jangan Beri Makan Kucing

    Kucing biasanya kembali ke tempat ia menemukan sumber makanan. Sebaiknya tidak memberi makan kalau nggak mau kucing kembali lagi ke rumah.

    Itulah cara mengatasi kucing yang suka BAB di halaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com