Tag: kue

  • Sederet Manfaat Baking Soda untuk Dapur Rumah



    Jakarta

    Baking soda adalah bahan tambahan pembuatan kue atau makanan yang mengandung bahan kimia bersifat abrasif. Sehingga, tak hanya sebagai bahan makanan, sifat abrasif ini membuat baking soda cocok digunakan sebagai bahan pembersih.

    Kamu bisa gunakan baking soda untuk membersihkan rumah, misalnya dapur. Dapur memang menjadi salah satu ruangan yang sering terkena noda seperti minyak dan lemak yang diakibatkan aktivitas memasak. Mengutip dari buku Rumah Bersih Alami Tips Perawatan Rumah dan Pribadi yang Hemat dan Ramah Lingkungan karya Hanna Natalisa, baking soda dapat digunakan untuk hal-hal berikut ini.

    Membersihkan Noda dan Kerak pada Alat Makan

    Gunakan baking soda untuk membersihkan noda pada alat makan. Caranya rendam cangkir-cangkir yang penuh noda teh atau kopi ke dalam air baking soda, lalu bilas. Baking soda dapat menghilangkan noda atau kerak pada alat makan.


    Membersihkan Oven

    Caranya dengan menaburkan baking soda yang banyak di lantai oven lalu semprot dengan campuran air dan cuka. Setelah beberapa jam bilas.

    Menetralkan Bau

    Campuran baking soda dengan sedikit air sehingga menjadi pasta yang dapat digunakan untuk membersihkan dan menetralkan bau seperti di talenan. Cara lain adalah isi satu box kecil dengan baking soda lalu letakkan ke dalam kulkas atau freezer dan ganti setiap 3 bulan sekali.

    Memadamkan Api

    Sediakan satu box kecil baking soda dekat kompor untuk memadamkan kebakaran kecil. Ketika terjadi kebakaran kecil, segera lemparkan baking soda ke sumber api. Walau tidak ada kebakaran, menyimpan baking soda dekat kompor tidak ada salahnya karena dapat menetralisir bau tidak sedap.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Hilangkan Bau Apak di Rumah Pakai Baking Soda, Mudah!


    Jakarta

    Ruangan yang bau apak tentu bisa mengganggu kenyamanan penghuninya. Namun jangan khawatir, karena hal itu bisa diatasi dengan menggunakan bahan yang ada di rumah yaitu baking soda.

    Baking soda merupakan natrium bikarbonat berbentuk bubuk putih yang biasanya digunakan sebagai pengembang kue ketika dimasak. Selain bahan masakan, ternyata baking soda efektif untuk menyerap bau di ruangan rumah. Sebab, baking soda dapat menetralkan asam dan bau tak sedap.

    Dilansir dari buku Rumah Bersih Alami Tips Perawatan Rumah dan Pribadi yang Hemat dan Ramah Lingkungan karya Hanna Natalisa, berikut ini cara memanfaatkan baking soda untuk menghilangkan bau apak di rumah.


    Di Toilet

    Taburkan 1-2 sendok makan baking soda ke dalam wadah atau vas bunga imitasi dan letakkan di samping atau belakang toilet untuk menyerap bau dari toilet.

    Di Dapur-Kamar Tidur

    Letakkan baking soda ke kotak atau wadah terbuka dan simpan di dapur, kamar yang kurang sirkulasi, kulkas, dan area yang biasanya suka berbau.

    Kandang Hewan Peliharaan

    Caranya taburkan 1 sendok makan baking soda di dasar kandang, lalu tutupi dengan serutan kayu, pasir, atau tanah. Jika punya hewan yang agak besar, bisa simpan baking soda di wadah dan letakkan dekat kandang tetapi di bagian luarnya.

    Pada Sepatu

    Menghilangkan bau sepatu bisa dengan menaruh 3-5 sendok makan baking soda ke dalam tisu atau kertas, ikat, lalu masukkan ke dalam sepatu dan biarkan selama beberapa jam.

    Pada Buku Tua

    Buku tua yang baunya tidak enak juga bisa dimasukkan ke dalam plastik yang sudah diisi baking soda kemudian biarkan selama beberapa jam. Cara ini sudah dilakukan para pemilik toko buku bekas untuk mengurangi bau buku tua.

    Itulah beberapa cara memanfaatkan baking soda untuk menghilangkan bau tak sedap di rumah. Coba sekarang!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Penting! Ini Lokasi Teraman untuk Meletakkan Oven Saat Bikin Kue Lebaran



    Jakarta

    Jelang Lebaran, beberapa di antara kalian pasti ada yang membuat kue lebaran sendiri. Salah satu alat yang pasti dibutuhkan saat membuat kue khas Lebaran adalah oven. Sebab, kebanyakan kue Lebaran adalah kue kering yang proses pembuatannya perlu dipanggang.

    Saat memakai oven penggunanya harus berhati-hati karena oven menghasilkan panas. Saat memasukkan dan mengeluarkan kue, tangan harus terlindungi dari panas. Hati-hati pula jika kalian mengajak anak-anak membuat kue, jauhkan oven dari jangkauan mereka.

    Untuk memastikan keamanan saat memanggang kue, dilansir Homes and Gardens, berikut tempat yang aman untuk meletakkan oven di dapur.


    1. Meja yang Kokoh dan Datar

    Konsultan dapur komersial Eva Lorena mengatakan saat adonan kue memiliki massa yang tidak ringan. Untuk menghindari kecelakaan saat memasukkan kue dan mengeluarkannya, pastikan oven diletakkan di tempat yang datar dan kokoh.

    Selain itu, di dekat oven disarankan terdapat laci atau tempat khusus untuk menyimpan sarung tangan, loyang, atau hal-hal yang pasti dibutuhkan di dekat oven. Hal ini ditujukan agar proses pemanggangan tidak memakan waktu lama dan lebih aman bagi penghuni rumah karena tidak perlu banyak berpindah tempat.

    “Kedekatan oven dengan area persiapan adalah hal terpenting. Ini akan memudahkan saat memindahkan piring ke dalam dan keluar oven, mengurangi risiko kecelakaan atau tumpahan,” jelasnya, seperti dikutip oleh detikcom, Senin (24/3/2025).

    2. Sesuaikan Ukuran Oven dengan Dapur

    Ini bisa menjadi panduan bagi yang baru ingin membeli oven. Jika dapur di rumah tidak begitu luas, jenis oven yang bisa digunakan adalah oven yang berada di bawah meja dapur yang menyatu dengan kitchen set. Model oven seperti ini lebih hemat tempat.

    Sebaliknya, jika ukuran dapur cukup besar, kamu bisa menggunakan berbagai oven sesuai kebutuhan karena tempat yang memadai. Jika sudah membeli oven yang terpisah dengan kitchen set, sebaiknya letakkan pemanggang tersebut di kitchen island yang tempatnya luas.

    “Oven yang berada di kitchen set dapat menjadi titik fokus yang mencolok, yang memadukan gaya dan fungsionalitas,” jelas Keely Smith pakar desain interior dan seniman di Home Stratosphere.

    3. Letaknya Berada di antara Wastafel dan Kulkas

    Dalam rancangan desain terkenal dengan konsep segitiga kerja di dapur yakni kompor atau oven berada di antaranya wastafel dan kulkas. Konsep ini bertujuan untuk mempermudah pergerakan penghuni rumah saat memasak di dapur sehingga tidak terlalu sempit atau terlalu jauh jika ingin ke kompor atau oven, wastafel, dan kulkas.

    “Pengaturan ini mengurangi langkah-langkah yang tidak perlu saat memasak, sehingga seluruh proses menjadi lebih efisien dan lancar. Selain itu, pengaturan ini memastikan bahwa beberapa pengguna dapur tidak saling bertabrakan, terutama di lingkungan memasak yang banyak orang,” Kata Adam Crookes, seorang blogger.

    4. Jauh dari Area yang Sering Dilalui Orang

    Seperti yang dikatakan sebelumnya, oven harus jauh dari jangkauan anak-anak. Hal ini untuk mencegah kecelakaan saat memanggang.

    5. Dekat dengan Ventilasi Udara

    Oven perlu berada di dekat ventilasi udara. Tujuannya agar panas yang dihasilkan pada proses pemanggangan dapat dibuang keluar. Jika oven tidak bisa membuang panas bahayanya akan terjadi overheat yang membuat kerusakan pada oven hingga matinya aliran listrik di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Gampang! Ini Cara Bersihkan Kompor Gas biar Dapur Kinclong


    Jakarta

    Dapur adalah area yang cepat kotor karena aktivitas memasak. Sering kali ada cipratan atau tumpahan makanan, terutama di kompor.

    Untuk menjaga kompor selalu bersih, kuncinya adalah bersihkan sesegera mungkin kalau menemukan kotoran setelah masak. Kalau dibiarkan terlalu lama, tumpahan bahan makanan itu bisa sulit dibersihkan.

    Pastinya kamu mau dapur terlihat kinclong biar semangat masak bukan? Yuk, simak cara bersihkan kompor gas berikut ini.


    Cara Bersihkan Kompor Gas

    Inilah langkah membersihkan kompor gas dengan mudah, dilansir dari The Spruce.

    1. Cuci Pan Support dan Knob

    Pertama, pastikan kompor gas mati dan tidak panas. Lalu, lepaskan pan support dan knob.

    Rendam pan support kompor ke dalam ember besar berisi air panas dan sabun cuci piring. Sementara knob cukup dicuci biasa dengan air dan sabun.

    2. Bersihkan Sisa Makanan

    Lap permukaan kompor menggunakan spons yang sudah dicelupkan ke air sabun yang hangat buat membersihkan minyak dan sisa makanan membandel. Kamu bisa menyemprotkan cuka suling dan menaburkan soda kue pada sisa makanan yang terbakar.

    Kemudian, tutupi dengan kain basah selama 15 menit sebelum digosok dengan spons kasar. Gunakan sisi kasar spons untuk menggosok pan support dan bilas dengan air bersih.

    3. Bilas dan Keringkan

    Selanjutnya, bilas permukaan kompor gas dengan spons basah dengan seksama, terutama soda kue pada burner supaya bisa berfungsi dengan baik. Setelah itu, keringkan semua bagian kompor gas dengan kain mikrofiber.

    4. Rangkai Kembali Kompor

    Kalau semua bagian kompor kering, kamu sudah bisa merangkai kembali kompor. Pasang pan support dan knob kembali pada tempat asalnya.

    5. Jaga Kebersihan Kompor

    Jangan lupa untuk membersihkan kompor gas secara berkala. Jaga kebersihannya dengan membiasakan untuk lap tumpahan dan cipratan sesegera mungkin setelah memasak ketika kompor sudah dingin.

    Itulah cara mudah membersihkan kompor gas agar dapur selalu terlihat bersih.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Anti Ribet! Cara Bersihkan Noda Minyak di Lemari Dapur Pakai 3 Bahan Ini


    Jakarta

    Noda minyak kerap ditemukan di area dapur, salah satunya pada lemari dapur. Hal ini bisa terjadi karena saat memasak minyak yang digunakan terciprat ke mana-mana.

    Noda minyak yang tidak langsung dibersihkan tak hanya membuat rumah tampak kotor tetapi juga bisa menumpuk debu sehingga tidak nyaman digunakan. Namun jangan khawatir karena noda tersebut bisa dibersihkan dengan mudah.

    Penghuni bisa membersihkan noda minyak dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Apa saja itu? Dilansir dari Real Simple berikut ini informasinya.


    Pakai Air Hangat

    Salah satu cara yang mudah untuk menghilangkan noda minyak adalah dengan air hangat. Basahkan kain mikrofiber dengan air hangat dan segera bersihkan noda.

    Cuka Putih

    Membersihkan noda minyak bisa menggunakan cuka putih. Caranya, campurkan cuka dan air dengan komposisi yang sama lalu lap bagian lemari dapur yang kotor dengan cairan tersebut.

    Baking Soda

    Jika membersihkan pakai cuka putih masih belum bisa, penghuni bisa menggunakan baking soda. Membersihkan dengan baking soda tak hanya menghilangkan noda minyak tetapi juga noda saus tomat.

    “Campurkan soda kue dengan sedikit air untuk membuat pasta. Oleskan pada noda berminyak, diamkan selama beberapa menit, lalu gosok perlahan dan bersihkan dengan air hangat,” kata CEO AspenClean Alicia Sokolowski.

    Sebagai catatan, sebaiknya saat membersihkan lemari dapur tidak menggunakan bahan kimia keras, seperti pemutih. Hal itu karena bisa menimbulkan garis pada lemari dapur.

    Selain itu, jangan menggunakan alat pembersih yang kasar karena bisa menimbulkan goresan pada lemari dapur.

    Itulah cara membersihkan noda minyak pada lemari dapur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bingung Tata Letak Dapur? Ini Dua Tipe Populer yang Bisa Dicoba



    Jakarta

    Dapur menjadi salah satu ruangan penting di rumah. Bahkan dapur menjadi salah satu ruangan yang cukup banyak aktivitas yang terjadi.

    Nah untuk memaksimalkan ruang dalam rumah, mendesain tata letak dapur tidak bisa sembarangan. Sebab, tata letak dapur harus menyesuaikan kebutuhan dan ukuran lahan agar memberikan manfaat yang maksimal.

    Merujuk pada buku berjudul ‘Membuat Dapur Idaman’ karya Gilly Love yang diterbitkan pada tahun 2007, terdapat dua tipe tata letak dapur yang bisa diterapkan di rumah sesuai kebutuhan.


    Dapur Pulau (Kitchen Island)

    Inspirasi kitchen island.Inspirasi kitchen island. Foto: Douglas Friedman via Elle Decor

    Jika kamu menyediakan ruang yang cukup luas untuk dapur, maka bisa gunakan tata letak dapur pulau (kitchen island). Tata letak dapur ini terkesan tradisional karena mengingatkan kita pada dapur di rumah-rumah petani yang luas yang letaknya di bawah tangga. Selain itu, tata letak ini mirip dengan dapur yang biasa digunakan oleh pabrik-pabrik kue.

    Tata letak dapur pulau (kitchen island) memiliki konsep meja dapur yang luas. Biasa dipilih juga oleh para koki untuk memudahkan pekerjaan mereka karena memiliki ruang gerak yang leluasa. Tata letak ini juga bisa dilengkapi dengan sink mungil untuk mencuci sayuran atau bahkan kompor yang tentu saja membutuhkan cooker hood tambahan.

    Selain itu, tipe dapur pulau (kitchen island) juga bisa menjadi “perhatian” para anggota keluarga. Hal ini disebabkan karena siapapun yang memasak akan lebih terlihat di dapur dan menjadi tontonan semua orang. Jika memiliki rumah yang luas serta banyak anggota keluarga, maka tipe dapur ini menjadi asyik untuk bercengkrama seperti makan sembari mengobrol.

    Dapur L atau U

    ilustrasi dapur minimalis dengan batu alam/Nicole Lanteri Design via Homes & Gardensilustrasi dapur minimalis dengan batu alam/Nicole Lanteri Design via Homes & Gardens Foto: Nicole Lanteri Design via Homes & Gardens

    Tata letak dapur U atau L juga banyak dijumpai pada rumah-rumah. Pada tipe ini biasanya membutuhkan dua atau tiga dinding sebagai titik segitiga kerja dapur. Adapun, segitiga kerja dapur adalah posisi wastafel, kompor, dan kulkas. Tipe ini sebetulnya cocok untuk dapur sempit maupun dapur luas. Namun, perlu diingat, seluas apapun dapur, segitiga kerja ini tidak boleh melebihi jarak yang optimum.

    Jika kamu mau meletakkan meja makan di dapur, maka tata letak dapur U atau L ini cocok karena bagian tengah dapur masih ada ruang. Namun, peletakkan meja makan di dapur juga harus cermat agar tidak membuat dapur menjadi semakin sempit. Meja makan di dapur juga harus diatur posisinya agar tidak mengganggu area kerja dapur untuk memasak.

    Itulah dua tipe tata letak untuk mendesain dapur rumah kamu. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Hilangkan Bau Apek di Rumah Usai Ditinggal Mudik


    Jakarta

    Rumah yang ditinggalkan berhari-hari karena perjalanan jauh seperti mudik Lebaran biasanya berisiko muncul bau tak sedap saat pintu rumah kembali dibuka. Baunya seperti bau apek karena rumah lama tidak dibuka atau karena minimnya sirkulasi udara.

    Bau apek tidak bisa dianggap sepele. Bau ini dapat berpengaruh pada kesehatan penghuni rumah karena bau tersebut berasal dari pertumbuhan jamur di tempat yang lembap. Jamur yang tengah aktif tersebut dapat melepaskan spora dan senyawa organik volatil (VOC) ke udara.

    Menghirup zat-zat ini dapat berpengaruh pada sistem pernapasan seperti muncul gejala seperti batuk, bersin, mengi, dan bahkan memperburuk asma atau alergi.


    Oleh karena itu, setelah pulang mudik, dilansir Cleanpedia, sehabis membuka pintu langsung lakukan hal-hal ini untuk menghilangkan bau apek dari rumah.

    1. Cari Sumber Bau

    Saat kamu mencium bau apek setelah membuka pintu. Coba telusuri seluruh bagian rumah untuk mengetahui sumber bau berasal. Biasanya jamu menyukai tempat lembap seperti kamar mandi, wastafel, area perpipaan, atau keran.

    Untuk lebih akurat, kamu juga bisa mendatangkan ahli yang lebih memahami teknik membersihkan jamur di rumah.

    2. Buka Semua Ventilasi

    Agar spora dari jamur tidak banyak terhirup, lekas buka jendela, pintu, dan ventilasi lainnya di rumah. Biarkan udara segar masuk.

    Buka juga semua gorden dan tirai, untuk membiarkan cahaya matahari masuk! Jangan lupa untuk membuka ruang tertutup seperti lemari, kabinet, dan lemari pakaian untuk menghindari pertumbuhan jamur.

    3. Nyalakan Kipas Angin dan Dehumidifier

    Untuk mempercepat udara segar masuk ke dalam rumah dan mendorong udara panas, coba menyalakan kipas. Sementara untuk mengurangi udara lembap di rumah bisa menggunakan alat dehumidifier.

    4. Bersihkan Rumah

    Rumah yang ditinggal selama beberapa hari pasti berdebu meskipun ruangan dalam keadaan tertutup. Tumpukan debu juga bisa menjadi sarang berkembangbiak jamur. Bersihkan rumah dengan menggunakan sapu, penyedot debu, atau dilap.

    5. Letakkan Lemon

    Aroma lemon dapat membuat rumah terasa lebih segar. Daripada membeli produk instan, coba buat aroma lemon alami dengan cara merebus kulit lemon di panci berisi air. Kemudian, tunggu hingga aroma tercium. Baru setelah itu letakkan jeruk tersebut di beberapa area di rumah.

    6. Soda Kue

    Ada cara instan lain untuk menghilangkan bau apek di rumah yakni dengan sepiring soda kue yang dapat menyerap bau. Untuk area tertutup yang lebih kecil seperti lemari, lemari memakai sepiring kecil soda kue juga sudah cukup. Tunggu salaam 24 jam sampai kelembapan terserap maksimal.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Sabun Cuci Piring Habis? Tenang, Coba Gunakan 4 Bahan Alami Ini!



    Jakarta

    Mencuci piring bisa dibilang salah satu aktivitas yang sering dilakukan di dapur. Saking seringnya mencuci piring, kadang tidak terasa sabun cuci piring ternyata sudah habis. Dalam keadaan darurat bisa gunakan beberapa bahan alami sebagai pengganti sabun cuci piring.

    Melansir dari situs The Spruce, Selasa (08/04/2025), berikut 4 bahan alami yang bisa digunakan untuk mencuci piring.

    Soda Kue

    Soda kue dikenal sebagai bahan yang memiliki sifat abrasif yang lembut. Hal ini menjadikan soda kue sebagai pembersih yang baik, bahkan bisa membantu mengendalikan bau.


    Cuka Putih Suling

    Kualitas asam dari cuka putih suling dapat menghilangkan sisa minyak pada piring. Caranya isi mangkuk dengan ½ cangkir cuka lalu bilas pada piring yang penuh noda.

    Air Jeruk Lemon

    Sama seperti cuka, air jeruk lemon mengandung asam ringan yang dapat menghilangkan sisa-sisa makanan di piring. Gunakan ½ cangkir air jeruk lemon sama seperti menggunakan cuka. Namun, pastikan untuk menyaring air jeruk lemon agar tidak ada ampas yang tersisa. Supaya saat mencuci piring kamu tidak menemukan ampas kering.

    Bubuk Minuman Jeruk

    Jika tidak ada air lemon atau jeruk lemon langsung, kamu bisa gunakan bubuk minuman jeruk sebagai penggantinya.

    Itu dia 4 bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk mencuci piring. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bersihkan Noda Bekas Semen yang Menempel di Lantai Keramik


    Jakarta

    Rumah yang baru selesai dibangun atau melakukan renovasi biasanya akan banyak noda tertinggal di lantai keramiknya. Noda tersebut adalah noda semen yang jatuh saat mengerjakan bagian rumah yang lain.

    Semen yang sudah mengeras akan sulit hilang meskipun dipakai air panas sekalipun. Memakai sabun pun terkadang tidak mampu untuk menghilangkan noda semen tersebut.

    Lantas, bagaimana cara menghilangkan noda semen pada lantai keramik?


    Dilansir situs HG, berikut cara menghilangkan noda semen pada lantai keramik.

    1. Cuka

    Cuka merupakan larutan asam yang ampuh menghilangkan noda-noda membandel, salah satunya dalah semen. Caranya dengan mencampurkan cuka dengan air hangat. Lalu tuang ke atas noda semen. Biarkan larutan tersebut menyerap, lalu gosok atau bilas dengan air bersih.

    Namun, jika noda semen menempel pada marmer dapat menyebabkan kerusakan pada permukaannya karena marmer tidak bisa terkena asam. Selain cuka, perasan lemon juga tidak bisa dipakai untuk membersihkan noda semen di marmer.

    2. Amplas

    Apabila di rumah tidak punya amplas, kamu bisa menggunakan amplas. Namun, membersihkannya membutuhkan tenaga yang banyak terutama jika lokasi noda menyebar dan banyak. Amplas bisa didapatkan di toko bangunan.

    Cara Membersihkan Bekas Semen di Nat Lantai

    Selain di permukaan keramik, semen juga bisa menempel pada bagian nat. Dilansir Apartment Theraphy berikut bahan yang bisa dipakai untuk membersihkannya.

    1. Baking Soda

    Siapkan air dan masukkan soda kue dengan perbandingan yang sama. Kemudian, tuang cairan tersebut ke noda pada nat. Tunggu hingga menyerap, lalu gosok permukaannya. Nat akan bersih dari noda.

    2. Cuka

    Cara membersihkan noda keramik pada nat sama dengan yang dilakukan pada permukaan keramik. Bahan yang digunakan pun sama yakni cuka dan air. Setelah itu tuang ke noda dan nat yang kotor. Tunggu hingga menyerap, lalu gosok hingga noda menghilang. Bilas jika sudah bersih.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Panik! Begini Cara Bersihkan Noda Darah di Sprei atau Kasur



    Jakarta

    Noda apapun bisa saja menempel pada sprei atau kasur kita termasuk noda darah. Biasanya noda darah terjadi akibat gigitan nyamuk, luka yang belum kering, darah akibat jerawat pecah, dan menstruasi pada wanita. Noda darah jika dibiarkan terlalu lama dapat mengering sehingga sulit dibersihkan.

    Akan tetapi, kamu tidak perlu khawatir. Jika terdapat noda darah maka segera bersihkan. Sebab, jika nodanya masih segar jauh lebih mudah diatasi daripada noda dibiarkan terlalu lama sampai mengendap ke dalam serat kasur. Berikut cara yang dapat kamu lakukan untuk membersihkan noda darah di kasur melansir dari situs The Spruce.

    Lepaskan Sprei

    Lepaskan seluruh perlengkapan tempat tidur seperti selimut, sprei, sarung bantal dari kasur.


    Hapus Noda

    Pakai sarung tangan karet sebelum membersihkan. Jika darah masih segar, gunakan tisu untuk menyerap darah sebanyak mungkin. Jangan menggosok noda tetapi tepuk-tepuk dengan kuat. Sebab, menggosok dapat menyebabkan noda menyebar.

    Gunakan Air Dingin

    Noda darah yang masih segar seringkali bisa hilang hanya dengan menepuk-nepuk area tersebut dengan kain yang sudah dicelupkan ke dalam air dingin. Caranya celup kain berulang kali ke dalam air dingin lalu peras. Kemudian, tepuk-tepuk noda, pindahkan ke area kain yang bersih saat darah dipindahkan.

    Pakai Baking Soda dan Hidrogen Peroksida

    Caranya campur ½ cangkir soda kue dan ½ cangkir hidrogen peroksida ke dalam mangkuk kecil. Kemudian, gunakan sikat berbulu halus seperti sikat gigi untuk mengoleskan pasta ke noda. Mulailah dari tepi luar dan lanjut ke bagian tengah.

    Campuran ini akan menimbulkan gelembung karena hidrogen peroksida yang bereaksi dengan darah. Biarkan selama minimal 30 menit atau sampai gelembung berhenti.

    Celupkan kain bersih ke dalam air dingin dan peras, lalu bersihkan pasta pembersih dan darahnya. Biarkan kasur mengering sepenuhnya. Gunakan penyedot debu untuk membersihkan sisa soda kue.

    Itu dia cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan noda darah pada kasur. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com