Tag: kulit

  • Sofa Kulit Berjamur, Begini Cara Bersihkan dengan Baik dan Benar


    Jakarta

    Jika kamu punya sofa berbahan kulit di rumah, maka kamu harus tahu cara membersihkan jamur pada sofa kulit. Pasalnya jamur berpotensi tumbuh pada sofa kulit yang jarang dirawat dan dibersihkan.

    Tentunya, hal ini akan mengganggu tampilan sofa kamu. Tak cuma itu, jamur juga dapat menyebabkan beberapa gangguan kesehatan lho!

    Namun, kamu tak perlu khawatir. Kamu bisa ikuti tips membersihkan jamur pada sofa kulit berikut. Yuk! Mari simak penjelasan lebih lanjutnya.


    Bahaya Jamur Untuk Kesehatan

    Menurut Health NSW, berikut beberapa dampak gangguan kesehatan akibat paparan jamur antara lain hidung berair atau tersumbat, iritasi pada mata dan kulit, serangan asma, hingga infeksi jamur di paru-paru (dalam kasus yang serius dan jarang terjadi).

    Cara Membersihkan Jamur di Sofa Kulit

    Sofa kulit memang memberikan tampilan yang lebih mewah dan elegan. Namun, kamu juga harus segera membersihkan sofa kulit bila sudah ditumbuhi oleh jamur. Melansir dari Bintoro Clean, Sabtu (23/12/2023), berikut beberapa cara membersihkan jamur di sofa kulit.

    1. Menggunakan Pelembap

    Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan menggunakan pelembab. Selain kulit tubuh kamu, kulit sofa buatan juga perlu diberikan pelembab. Tujuannya agar kulit sofa tersebut tidak mengeras atau kering. Hal ini karena jika kulit sofa dalam keadaan yang kering juga bisa menyebabkan kulit sintetis sofa yang lebih mudah untuk pecah.

    Selain itu, dengan menggunakan pelembap juga bisa membantu agar jamur tidak mudah datang dan menempel pada sofa. Namun, ingat jangan sampai sofa kulit terlalu lembap apalagi basah karena permukaan kulitnya dapat jadi media tumbuh yang sempurna bagi jamur.

    2. Menggunakan Vacuum Cleaner

    Jika sofa kulit sintetis kamu sudah terlanjur berjamur namun masih belum berkerak dan masih belum banyak muncul, maka bisa kamu bersihkan menggunakan vacuum cleaner. Vacuum cleaner tersebut bisa membantu kamu untuk membersihkan berbagai macam debu yang menempel.

    Bahkan juga bisa membersihkan debu yang menempel pada sela-sela sofa yang terkadang cukup sulit dibersihkan menggunakan lap atau kemoceng. Terutama untuk bagian yang sulit seperti sela-sela sandaran tangan, sandaran punggung, atau pada bagian sudut-sudut kursi.

    3. Menggunakan Cuka Apel

    Cara membersihkan jamur di sofa kulit sintetis dengan mudah adalah menggunakan cuka apel. Caranya kamu cukup campurkan cuka apel sekitar 10 sendok makan dan campurkan dengan air sekitar 100 ml air. Kemudian masukkan lap pada campuran air tersebut dan peras airnya.

    Gunakan lap tersebut untuk menggosokkan lapnya pada noda jamur yang ada di atas sofa. Jika menurut kamu sudah bersih, maka selanjutnya gosok kembali menggunakan kain lap yang kering. Dengan begitu, sofa yang tadinya basah bisa lembap dan lebih mudah kering.

    Selain menggunakan cuka apel, kamu juga bisa menggunakan cairan pembersih yang dikhususkan untuk sofa. Penggunaan cairan pembersih khusus untuk sofa tersebut sudah pasti akan jauh lebih aman karena komposisinya sudah disesuaikan dengan kebutuhan sofa kulit sintetis.

    4. Menggunakan Lap Lembap

    Jika kamu tidak memiliki cuka apel atau cairan pembersih khusus untuk sofa, maka kamu bisa menggunakan lap lembap saja sudah cukup. Lap lembap tersebut bisa kamu gunakan untuk membersihkan sofa yang terkena noda ringan. Seperti debu yang menempel.

    Caranya dengan basahi kain lap dengan air dan peras sampai kain lap terasa lembap. Akan lebih baik jika kamu memang menggunakan cairan yang khusus digunakan untuk membersihkan sofa kulit sintetis. Gosok perlahan sofa yang berjamur tersebut dengan perlahan hingga jamurnya bisa terangkat. Untuk mengeringkannya kamu bisa menggunakan kain lap yang bersih dan kering.

    5. Cuci Sofa dengan Campuran Air dan Baking Soda

    Sofa kulit yang berjamur dapat dibersihkan dengan baking soda yang dilarutkan dalam air bersih. Baking soda yang biasa digunakan untuk membuat kue ini ternyata memiliki sifat kimia yang mampu mengangkat jamur membandel. Kamu bisa campurkan air secukupnya dengan setengah cangkir soda kue dan gosok sofa dengan cairan tersebut.

    Demikian tips membersihkan sofa kulit yang berjamur. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (ti/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Sofa yang Bisa Jadi Pilihan untuk Tampilan Menarik



    Jakarta

    Dengan mengetahui bahan sofa terbaik tidak hanya akan mempengaruhi sofa, tetapi juga seberapa lama sofa tersebut akan bertahan. Bahan sofa mengacu pada pelapis sofa, menentukan bahan sofa adalah langkah untuk menemukan sofa terbaik.

    Hal ini pastinya akan membantu mempersempit pilihan dan memastikan memilih bahan sofa sesuai dengan yang kamu inginkan.

    Dilansir dari Livingetc, berikut beberapa pilihan bahan sofa yang bisa menjadi panduan kamu untuk memilih bahan sofa yang tepat.


    Serat Alami

    Linen, katun, wol menjadi beberapa bahan sofa yang umum digunakan. Linen sering dianggap mewah, mudah dicuci, dibersihkan, dan disedot debu. Bahan linen mudah kusut dan melar sehingga cocok digunakan dalam suasana yang sangat kasual.

    Katun adalah pilihan lain yang sangat baik karena lembut, mudah menyerap keringat, dan terjangkau sehingga cocok untuk suasana kasual atau tradisional. Namun, katun dapat kusut dan kurang tahan lama kecuali dicampur dengan bahan sintetis.

    Bahan sofa wol ideal untuk iklim dingin. Namun, bahan ini bisa jadi agak kasar, sebaiknya pertimbangkan sebelum memutuskan untuk memilih bahan ini.

    Beludru

    Bahan yang elegan dan seringkali berwarna-warni, beludru adalah pilihan yang nyaman sehingga akan menambah sentuhan elegan pada setiap ruangan di rumah. Pilih warna netral untuk tampilan yang lebih kalem.

    “Beludru modern memiliki tumpukan yang lebih pendek, sehingga memberikan tampilan yang ramping dan kontemporer sekaligus sangat tahan lama dan anti noda. Bahannya lembut, dan ramah anak menjadikannya pilihan yang praktis namun mewah,” kata Thea Bloch-Neal, pendiri dan desainer Curated by Thea.

    Kain Chenille

    Chenille adalah bahan sofa alternatif yang bagus daripada linen yang juga merupakan pilihan yang sangat nyaman. Bahan ini cocok dengan kebangkitan gaya tahun 1970-an yang anggun di dunia desain interior.

    Namun pertimbangkan tekstur pada bahan sofa ini, bahan ini rentan tersangkut. Meski begitu, detail tekstur adalah cara yang sangat baik untuk menambahkan lebih banyak daya tarik visual ke ruangan kamu.

    Material ini dapat dilihat sebagai perpaduan yang pas antara beludru dan bounclé.

    Kulit

    Tambahkan sentuhan berkelas ke ruangan dengan menambahkan sofa kulit. Kulit menjadi pilihan yang tidak lekang oleh waktu dan serbaguna, menawarkan berbagai pilihan untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Bahan kulit juga mudah dibersihkan.

    Perlu diingat bahwa ada berbagai jenis kulit, seperti kulit asli yang memberikan kesan alami dan mewah sehingga membentuk patina seiring waktu dan kulit sintetis yang menawarkan alternatif yang terjangkau, meskipun kurang tahan lama.

    Bahan sofa yang diwarnai anilin memiliki warna yang kaya, kulit ini menarik bagi penggemar desain tetapi lebih rentan terhadap noda karena kurangnya lapisan pelindung.

    “Namun, tidak ada yang lebih baik daripada sofa kulit berwarna cerah,” kata Cheryl, seorang desainer.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 11 Barang di Rumah yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Air


    Jakarta

    Air adalah elemen utama dalam proses pembersihan, tapi tidak semua barang di rumah aman dicuci dengan air. Beberapa benda bahkan bisa rusak jika terkena air.

    Sehingga, penting untuk mengetahui barang apa saja yang sebaiknya tidak dibersihkan dengan air. Simak penjelasannya berikut ini.

    Barang di Rumah yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Air

    Beberapa barang yang tidak boleh dibersihkan dengan air yaitu perabotan kayu, lantai kayu, hingga lampu. Mengutip laman Southern Living dan Martha Stewart berikut penjelasannya:


    1. Perabotan Kayu

    Kelembaban yang berlebihan bisa menyebabkan perabotan kayu melengkung dan terbelah. Air juga bisa merusak lapisan kayu yang dicat atau di-finishing. Jadi, sebaiknya bersihkan kayu dengan produk pembersih khusus kayu.

    2. Lantai Kayu

    Sama seperti perabotan kayu, lantai kayu juga bisa melengkung dan retak saat terkena air. Sehingga, jika ingin membersihkan lantai, gunakan kain pel yang diperas dengan benar. Setelah selesai mengepel, sebaiknya gunakan handuk microfiber untuk mengeringkan permukaan secara menyeluruh

    3. Bahan Kulit

    Seiring waktu, kelembaban yang berlebihan bisa merusak bahan kulit dan menghilangkan minyak alami yang dimilikinya. Sehingga bahan kulit menjadi kering dan rapuh. Boleh saja membersihkan noda pada kulit tapi hanya dengan sedikit air.

    4. Beludru

    Beludru sangat sensitif terhadap air. Air dapat meninggalkan bekas dan noda yang terlihat pada beludru. Selain itu, air juga bisa merusak tekstur beludru dan membuatnya terlihat kusut atau berubah warna.

    5. Kulit Suede

    Kulit suede sangat rentan dengan air. Ketika terkena suede, air akan meninggalkan bekas saat bahan tersebut mengering. Paparan air juga bisa menyebabkan warna suede menjadi luntur atau memudar, terutama bagi suede yang diwarnai.

    6. Alat Elektronik

    Membersihkan alat elektronik dengan air bisa berbahaya. Jika air mengenai beberapa komponen elektronik, maka korsleting bisa terjadi. Hal ini bisa menyebabkan malfungsi, kerusakan permainan seperti korosi, kerusakan komponen atau kebakaran listrik.

    Untuk menghilangkan kotoran, debu, dan serpihan lainnya pada perangkat elektronik, gunakan kain lap microfiber. Penyedot debu kecil atau sikat gigi juga bisa membantu menghilangkan kotoran yang membandel atau menempel.

    7. Kain Sutra

    Air bisa melemahkan serat sutra dan menyebabkan tekstur bahan ini berubah. Selain itu, kelembaban yang berlebihan bisa meninggalkan noda dan menyebabkan warna pada sutra luntur dan memudar seiring waktu.

    8. Kuningan

    Kuningan yang terbuat dari campuran tembaga dan seng umumnya antikarat. Namun, pembersihan yang salah bisa menyebabkan beberapa masalah. Membersihkan perabot kuningan dengan air bisa menyebabkan bekas noda, kusam, hingga korosi.

    9. Perak

    Air juga bisa meninggalkan noda pada perak dan menyebabkan material tersebut lebih cepat memudar dan menyebabkan korosi. Air bisa meresap dan berpotensi menyebabkan kerusakan pada perak.

    10. Lampu

    Membersihkan lampu dengan air bisa merusak bohlam dan juga soketnya. Paparan air bisa menyebabkan kerusakan pada kabel dan meningkatkan risiko kesalahan listrik. Hal ini bisa menimbulkan potensi bahaya kebakaran.

    11. Marmer dan Granit

    Marmer dan granit tidak cocok dibersihkan dengan air karena bisa mengikis lapisan pelindungnya. Setelah terkikis, material tersebut akan lebih rentan terhadap noda dan kerusakan lainnya. Jadi, gunakan larutan pembersih khusus untuk membersihkan marmer atau granit di rumah.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com