Tag: kulit jeruk

  • 5 Manfaat Kulit Jeruk untuk Membersihkan Rumah


    Jakarta

    Jika kamu suka mengonsumsi buah jeruk, sebaiknya kulitnya jangan langsung dibuang. Meski terlihat tidak berguna, ternyata kulit jeruk bisa dimanfaatkan untuk membersihkan rumah lho!

    Lalu, kira-kira apa saja manfaat dari kulit jeruk untuk membersihkan rumah? Dikutip dari Reader’s Digest, Jumat (2/2/2024), berikut beberapa manfaat kulit jeruk untuk membersihkan rumah.

    1. Membersihkan dan Menyegarkan Kulkas

    Bau tak sedap muncul dari kulkas milikmu? Kamu bisa mengatasinya dengan memasukkan kulit jeruk ke dalam kulkas. Hal ini terbukti dapat menciptakan wangi aroma jeruk dalam waktu singkat.


    Meg Roberts, ketua layanan kebersihan Molly Maid, menyarankan untuk mengisi kulit jeruk dengan garam dan meletakkannya di dalam kulkas. “Garam akan menyerap bau dan kelembapan udara di dalam kulkas, sedangkan kulit jeruk akan meninggalkan aroma jeruknya,” kata Roberts.

    Setelah garam menjadi lembap, keluarkan kulit jeruk dan ganti dengan yang baru sesuai kebutuhan.

    2. Membersihkan Furnitur kayu

    Kulit jeruk juga bisa dijadikan bahan pembersih berbagai permukaan furnitur kayu. Tak hanya membuat permukaan furnitur jadi bersih dan kinclong, kulit jeruk bisa membuatnya jadi harum.

    Caranya, kamu cukup campurkan sisa kulit jeruk dengan cuka. Lalu, isi setengah bagian toples dengan kulit jeruk, lalu tuangkan cuka di atasnya sampai toples terisi. Kemudian diamkan campuran tersebut setidaknya selama dua minggu.

    Setelah meresap, saring larutan cuka yang direndam dengan kulit jeruk dan tuangkan ke dalam botol semprot. Gunakan larutan tersebut untuk membersihkan permukaan kayu.

    3. Membersihkan Peralatan Stainless Steel

    Larutan pembersih dari kulit jeruk dan cuka juga dapat menghilangkan noda air sadah di permukaan benda baja tahan karat atau stainless steel. Agar permukaan stainless steel terlihat seperti baru, semprotkan dengan larutan cuka dan kulit jeruk, lalu gosok-gosok menggunakan kain bersih secara perlahan.

    4. Menjaga Lemari Tetap bersih dan Tidak Bau Apak

    Jika lemari pakaian kamu mulai mengeluarkan bau apek, Roberts menyarankan untuk memasukkan kulit jeruk ke dalam stoking bekas dan menempelkannya dengan pakaianmu. “Seperti bunga rampai, kulit jeruk dapat ditempatkan di mana saja di dalam lemari, baik di rak maupun di laci,” kata Roberts.

    Agar lemarimu tetap harum, ganti kulit jeruk apabila kondisinya sudah mengering.

    5. Membersihkan dan Menghilangkan Bau di Wastafel Dapur

    Jika kamu memiliki wastafel dapur yang bau, kamu bisa atasi dengan menggunakan kulit jeruk. Cukup buang beberapa kulit jeruk ke tempat pembuangan pada wastafel untuk menghilangkan bau tak sedap. Menurut Roberts, kulit jeruk secara alami mengandung minyak yang dapat menyingkirkan minyak dan kotoran yang dapat menumpuk di pembuangan sampah, membuat saluran pembuangan wastafel bersih dan harum.

    Demikian 5 manfaat kulit jeruk untuk membersihkan rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Memanfaatkan Kulit Jeruk untuk Mengusir Kecoa



    Jakarta

    Jeruk tak hanya bisa dimanfaatkan dagingnya saja. Kulit jeruk yang selama ini kita buang, ternyata punya fungsi yang berguna untuk kebutuhan sehari-hari.

    Kulit jeruk dipercaya bisa dimanfaatkan untuk membasmi kecoa. Bagaimana caranya?

    Dilansir dari detikFood yang mengutip NDTV, kulit jeruk punya senyawa yang disebut limonene. Senyawa ini lah yang memberikan aroma segar pada jeruk. Nah, kecoa justru tidak suka dengan bau kulit jeruk ini.


    Berikut cara selengkapnya:

    Untuk memanfaatkan kulit jeruk dalam membasmi kecoa, kulit jeruk harus dikeringkan. Kulit jeruk harus dijemur yang langsung terkena sinar matahari langsung atau bisa juga dimasukkan ke oven untuk hasil yang lebih cepat.

    Setelah kering, letakkan kulit jeruk di area yang sering didatangi kecoak, seperti di bawah wastafel, di belakang peralatan, atau di sudut gelap dapur. Jangan lupa mengganti kulit jeruk setiap beberapa hari untuk menjaga efektivitasnya.

    Namun, jika jumlah kecoaknya lebih banyak, memang tidak begitu efektif. Kamu bisa mengombinasikan kulit jeruk dengan pembersihan rutin dan penyimpanan makanan yang tepat, kulit jeruk tentu dapat membantu mengurangi keberadaan kecoa.

    Selain untuk membasmi kecoak, kulit jeruk tentu saja dapat digunakan dengan berbagai fungsi untuk membersihkan dapur. Kamu bisa menggunakannya untuk pengharum ruangan dan pembersih dapur.

    Untuk pengharum ruangan, cukup memasukkan kulit jeruk ke dalam air bersama kayu manis dan cengkeh, lalu didihkan selama 15-20 menit. Ramuan alami ini akan membantu menetralkan bau masakan dan menyegarkan dapur.

    Kulit jeruk untuk membersihkan dapur bisa dengan cara merendam kulit jeruk bersama cuka. Diamkan selama beberapa minggu, lalu menyaring cairannya. Cuka yang mengandung jeruk ini sangat cocok untuk mengatasi noda minyak dan lemak yang membandel.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Ini Bisa Cegah Kucing BAB di Halaman Rumah


    Jakarta

    Kehadiran kucing liar di pekarangan terkadang membuat penghuni rumah merasa geram. Sebab, kucing kerap buang air besar (BAB) sembarangan di halaman rumah.

    Kotoran kucing tak hanya bau, tapi juga membuat penghuni harus berhati-hati agar tidak menginjak ‘ranjau’ di pekarangannya. Jika tak ingin kucing datang ke rumah, penghuni perlu membuat lingkungan yang tidak nyaman bagi hewan berbulu itu.

    Ada beberapa bahan yang bisa dimanfaatkan agar kucing tak dekati pekarangan. Temukan apa saja bahan itu di artikel ini.


    Cara Cegah Kucing Masuk Halaman Rumah

    Inilah beberapa bahan yang mencegah kucing BAB di halaman rumah, dikutip dari Country Living.

    1. Cuka

    Cuka mempunyai aroma yang kuat dan menyengat sehingga bisa mencegah kucing mendekat. Cara pakainya cukup dengan mencampurkan cuka dan air dalam botol semprot. Kemudian, semprotkan cairan tersebut ke sekitar halaman. Semprotkan cuka secukupnya saja agar tidak membahayakan tanaman.

    2. Bubuk Kopi

    Bubuk kopi memiliki aroma kuat yang tidak disukai kucing. Penghuni rumah dapat menaburkan bubuk kopi di halaman secara merata. Dengan begini, kucing pun enggan untuk BAB di sana.

    3. Pisang

    Selain itu, pisang bisa menjadi opsi buat menghalau kucing masuk halaman. Potong dan cincang pisang sampai halus, lalu sebarkan di pekarangan. Sebaiknya gunakan pisang yang sudah matang karena baunya tidak disukai kucing.

    4. Kulit Jeruk

    Sisa kulit jeruk bisa dipakai buat mencegah kucing BAB di pekarangan. Sebab, kucing tidak suka aroma kuat dari jeruk.

    Cara pakainya dengan mencincang halus kulit jeruk dan menyebarkannya di sekitar taman. Selain itu, penghuni juga dapat memeras buat jeruk dan mencampurkannya dengan air, lalu tuang ke dalam botol semprot.

    Itulah beberapa bahan untuk mencegah kucing BAB di halaman rumah. Semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com