Tag: kumbang

  • Karpet di Rumah Bisa Jadi Sarang Hama Berbahaya! Ini Cara Menanggulanginya



    Jakarta

    Karpet merupakan salah satu elemen untuk melapisi lantai rumah. Menggunakan karpet bisa membuat nyaman penghuninya. Namun, perlu diwaspadai sebab pada karpet terdapat kumbang karpet yang merupakan hewan berbahaya.

    Kenapa berbahaya? Hal ini karena kumbang karpet merupakan serangga kecil berbentuk oval yang bisa terbang ke dalam rumah dan meninggalkan larva pada karpet atau permukaan lain. Kumbang karpet dan larvanya dapat menyebabkan iritasi kulit dan gejala alergi pada manusia. Selain itu, mereka juga bisa merusak bahan serat alami, seperti bulu, kulit, katun, sutra, dan wol.

    Namun, tidak hanya pada karpet. Dilansir dari situs The Spruce, kumbang karpet juga bisa ditemukan pada area berikut ini:


    Bunga Alami

    Jika kamu mau membawa masuk bunga segar yang baru dipetik. Coba goyangkan bunga itu untuk mengetahui apakah ada kumbang karpet di dalamnya. Biasanya, kumbang karpet bersembunyi di dalam untuk memakan serbuk sari.

    Jendela

    Kumbang karpet dewasa sangat memungkinkan terbang ke dalam. Oleh karena itu, usahakan menutup rapat jendela dan pintu khususnya pada musim panas.

    Makanan di Karpet

    Singkirkan makanan apapun dari karpet, sebab larva yang bersembunyi pada karpet merupakan pemakan yang rakus. Singkirkan juga pada bulu hewan peliharaan dan buku.

    Pakaian Kotor

    Pakaian kotor yang terbuat dari sutra, wol, bulu, kulit, dan kain felt juga bisa menjadi sumber makanan bagi kumbang karpet terutama jika kondisinya sangat kotor atau ada noda makanan. Jaga kebersihan pakaian dan cucilah secara teratur untuk memastikan bahwa pakaian kotor tidak mengundang kumbang karpet.

    Perabotan Bahan Serat

    Jika kamu ada kursi atau karpet berbahan serat alami, sutra, atau wol maka perhatikan baik-baik. Apalagi jika perabotan itu sudah berusia lama, maka bisa dihinggapi oleh larva kumbang karpet.

    Kumbang karpet yang muncul biasanya tidak diketahui, maka terdapat ciri-ciri adanya kumbang karpet di rumah, yakni:

    • Cacing kecil berburu di lantai, lemari, atau di sekitar dapur.
    • Lubang pada barang atau pakaian berserat alami
    • Kumbang dewasa yang berkumpul di sekitar jendela.

    Untuk menghindari munculnya kumbang karpet, kamu bisa beli karpet atau furnitur yang terbuat dari kain sintetis dan bersihkan dengan penyedot debu secara teratur. Kamu juga harus membersihkan bagian bawah furnitur terutama jika ada bulu hewan peliharaan. Selain itu, jaga dapur tetap bersih dan bebas dari tumpahan biji-bijian dan tepung.

    Itu dia cara mengetahui serta mencegah munculnya kumbang karpet di rumah. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Basmi Kumbang Bubuk Kayu yang Suka Gerogotin Furniture



    Jakarta

    Pernah melihat bubuk halus menyerupai tepung di sekitar perabotan kayu di rumah? Jangan anggap sepele! Bisa jadi itu adalah tanda keberadaan kumbang bubuk kayu, serangga kecil yang bisa merusak furnitur hingga elemen struktural bangunan.

    Kumbang bubuk kayu (powderpost beetle) bukan hanya satu jenis serangga, melainkan sekelompok kumbang dari tiga famili berbeda: Lyctidae, Bostrichidae, dan Anobiidae. Ketiganya dikenal suka memakan bagian dalam kayu dan meninggalkan lubang serta bubuk kayu sebagai jejaknya.

    Dilansir dari Michigan State University Plant & Pest Diagnostics, kumbang ini menyerang berulang kali dan bisa menghancurkan kayu dari dalam. Beberapa spesies hanya menyerang kayu keras, tapi ada juga yang menyerang kayu lunak-bahkan keduanya.


    Agar perabotan dan struktur rumah tetap aman, berikut cara mengatasi dan mencegah serangan kumbang bubuk kayu:

    1. Lindungi Permukaan Kayu dengan Finishing

    Lapisi permukaan kayu menggunakan cat, lak, atau pernis. Lapisan ini akan mencegah kumbang bubuk kayu betina bertelur di permukaan. Pilihan finishing yang tepat bisa jadi benteng awal melawan serangan serangga perusak ini.

    2. Kendalikan Kelembapan Kayu

    Kumbang bubuk kayu sangat menyukai kondisi lembap. Oleh karena itu, jaga kadar air kayu di bawah 20 persen. Kayu yang kering cenderung lebih tahan dari serangan kumbang ini. Dalam banyak kasus, menjaga kayu tetap kering sudah cukup tanpa perlu insektisida.

    3. Singkirkan Kayu yang Sudah Terinfeksi

    Jika kayu sudah berlubang dan terlihat bubuk kayu, segera pisahkan dari rumah. Apalagi jika yang diserang adalah elemen struktural seperti kusen, balok, atau tiang. Gantilah dengan kayu baru dan pastikan bahan bangunan yang dibawa masuk rumah bebas dari hama.

    4. Gunakan Insektisida yang Mengandung Borat

    Mengacu pada University of Kentucky, insektisida berbahan borat efektif membunuh kumbang baik yang masih berada di dalam maupun yang keluar-masuk kayu. Semakin lembap kayu, semakin dalam penetrasi borat ke dalam serat kayu.

    Gunakan insektisida sebelum proses finishing. Jika kayu sudah dilapisi cat atau pelapis anti-air, cairan insektisida tidak bisa masuk dan tidak akan efektif.

    Jangan Disepelekan, Bisa Rusak Rumah!

    Kumbang bubuk kayu memang kecil, tapi dampaknya besar. Jika dibiarkan, mereka bisa merusak perabot, kusen, dan bahkan struktur rumah. Segera lakukan pencegahan dan periksa rutin kondisi kayu di rumah, detikers!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com