Tag: kusut

  • Hati-hati Kabel Kusut bisa Picu Korsleting Listrik dan Kebakaran, Begini Cara Rapikannya


    Jakarta

    Di zaman serba canggih sekarang mengharuskan kamu menggunakan alat elektronik. Mulai dari gadget untuk membantu menyelesaikan pekerjaan atau sebatas untuk hiburan. Karena itu pasti kamu pernah mengalami pusingnya mengurut kabel kusut bertebaran di kamar kamu.

    Selain tak sedap dipandang mata, kabel yang kusut bikin kerusakan kecil jadi sulit terdeteksi. Padahal, bila kabel mengalami kerusakan seperti kulit kabel terkelupas, bisa memicu korsleting listrik yang bisa memicu kebakaran.

    Untuk itu, sudah saatnya kamu merapikan kabel kusut tersebut. Kamu pasti nggak mau menghabiskan waktu cuma buat memisahkan kabel earphone dari kabel charging, bukan?


    Hal termudah untuk menyelesaikannya adalah dengan mengorganisir kabel-kabel tersebut. Dikutip dari homes and gardens.com, berikut cara merapikan dan mengorganisir kabel berantakan di kamar kamu.

    Awali dengan menyortir

    Kamu bisa mulai dengan mencabut seluruh kabel dari stop kontak. Lakukan dengan perlahan dan jangan tarik terlalu keras sebab kamu bisa merusaknya. Pisahkan kabel yang sering kamu gunakan dengan kabel yang jarang atau nggak pernah digunakan. Jika kamu nggak pernah pakai kabel tersebut selama 12 bulan kamu bisa buang kabel tersebut.

    Cukup kabel satu saja, Hindari duplikasi

    Dengan mengkategorisasikan berdasarkan fungsi setiap kabel kamu bisa cukup gunakan satu kabel saja. Tanyakan pada dirimu, apa kamu butuh dua kabel dengan tipe yang sama atau tidak? Misalnya kamu bisa batasi satu kepala charger dengan kabel untuk setiap anggota keluarga. Perlu diingat juga membuang kabel ke tempat sampah tidak ramah untuk lingkungan. Alternatifnya, kamu bisa buang ke tempat recycle atau donasikan kepada keluarga atau teman.

    Beralih ke wireless

    Teknologi wireless atau tanpa kabel kini sudah menjadi trend. Sudah banyak gadget keluaran terbaru hadir tanpa kabel seperti mouse wireless, earphone wireless, bahkan wireless charging. Bagaimana? tertarik beralih ke gaya hidup tanpa kabel?

    Beri label

    Terkadang salah cabut kabel bisa menyebalkan seperti mencabut kabel komputer saat bekerja. Solusinya bisa dengan cara labelling. Cara labelling terbukti efektif untuk mengenali jenis kabel dan kegunaannya. Daripada labelling dengan spidol kamu bisa gunakan ikat kabel warna-warni atau label tag.

    Jauhkan kabel dari lantai

    Jika kamu menggerakkan kaki setiap mencabut colokan, maka harus biarkan lantai kamu bersih dari kabel. Singkirkan kabel tebal dari lantai dengan memasang kabel ekstensi di bagian bawah meja, sejauh mungkin di bagian belakang. Jika kamu menyukai desain meja yang lebih ‘minimalis’ atau memiliki banyak soket ekstensi untuk diatur, pertimbangkan untuk berinvestasi pada baki penyimpanan yang terletak tepat di bawah meja dan simpan semua kabel di sana.

    Gulung jadi kumparan Kabel

    Ketika tidak digunakan, cara terbaik untuk menghindari kabel kusut adalah dengan menggulung kabel menjadi lingkaran yang rapi sebelum menyimpannya. Ingat! Jangan berikan terlalu banyak tekanan pada area sambungan kabel. Ini rentan buat kabel bengkok dan patah, sehingga kabel terkelupas sehingga tidak aman untuk digunakan. Untuk memastikan hal ini tidak terjadi, kamu bisa tambahkan pelindung kabel untuk proteksi lebih.

    Gunakan kantong ziplock

    Jika kamu punya banyak jenis earphones, kabel charging atau headphone jangan letakkan di ransel. Agar lebih aman dan nyaman kamu bisa merapikan terdahulu kemudian masukkan dan susun di dalam kantong ziplock.

    Gunakan Pipa

    Pipa paralon juga bisa kamu gunakan sebagai solusi agar kabel-kabel alat elektronik di rumah kamu nggak berantakan. Caranya, susun kabel dan masukan ke pipa paralon. Sesuaikan ukurannya dengan kabel yang kamu punya. Dijamin, kabel di rumah kamu tak akan kusut. Namun perlu diingat, jangan sampai kabel tersebut sobek atau terkelupas untuk menghindari korsleting listrik.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Bikin Kabel di Rumah Nggak Kusut dan Berantakan



    Jakarta

    Tanpa disadari, banyaknya kabel di rumah membuat kita sering pusing dan bingung bagaimana cara merapikannya. Kabel yang berantakan tak hanya membuat isi rumah nampak tidak rapi, tetapi juga dapat menimbulkan bahaya bila terjadi korsleting.

    Bila hal itu terjadi, bukan tak mungkin bahaya lain mengintai seperti tersetrum atau yang terparah adalah kebakaran. Tentu kita tak ingin hal itu terjadi.

    Untuk itu, melansir dari Pcmag, Selasa (04/03/2025), berikut 5 tips mengatasi kabel berantakan di rumah:


    Gunakan Pengait untuk Menahan Kabel

    Cara pertama adalah menahan kabel di dinding menggunakan beberapa alat misalnya pengait dinding berbahan plastik berbentuk C yang dapat dipasang dengan menancapkan paku agar kabel itu tertahan dan menempel rata dengan dinding.

    Selain itu, kita juga bisa menggunakan penutup kabel berbentuk pipa atau tabung juga memakai klip kabel yang ditempel tanpa memerlukan paku.

    Ikat Pakai Kabel Zip (Ties)

    Kabel-kabel yang terurai panjang seperti di rak televisi dapat digabung dan diikat agar tidak berantakan menggunakan kabel zip atau ties. Sebelum diikat, gulung atau lingkari kabel satu atau dua kali kemudian pastikan kabel tersebut tidak tertekuk.

    Memakai Selotip

    Cara sederhana yang bisa digunakan dalam situasi darurat adalah menggunakan selotip untuk menahan kabel. Selotip dapat ditempelkan pada kabel di belakang atau bawah meja maupun di dinding. Namun, selotip digunakan hanya untuk situasi darurat karena sifatnya tidak tahan lama tergantung pada jenis dan kelembapan permukaan.

    Siapkan Terminal Stop Kontak

    Cara lain untuk membuat kabel di rumah tertata rapi adalah menggunakan terminal stop kontak. Tentunya alat ini dilengkapi dengan sakelar pemutus sehingga ketika dalam keadaan bahaya, semua alat elektronik bisa dimatikan dengan satu alat ini.

    Berikan Label pada Kabel

    Kabel yang panjang dan jumlahnya banyak rentan tertukar, oleh karena itu Anda bisa memberikan nama pada kabel menggunakan label. Cukup dengan menulis nama kabel pada dua sisi kertas atau label lalu bungkus dengan plastik agar tahan lama.

    Demikian tips yang dapat Anda lakukan untuk membuat kabel rumah Anda tetap rapi.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Jitu Bersihkan Sofa Basah yang Terendam Banjir


    Jakarta

    Sofa memiliki bahan yang lembut, halus, dan mudah menyerap air. Perabotan satu ini harus tetap kering agar tekstur dan warnanya tetap terjaga dan tahan lama.

    Namun, pasti ada beberapa pengguna yang rumahnya kebanjiran sehingga meninggalkan noda pada permukaan sofa dan harus segera dibersihkan.

    Cara membersihkan sofa, tidak sama dengan pakaian yang bisa asal direndam dan disikat. Ukurannya jauh lebih besar dan bahan pelapis berbeda dari kain biasanya sehingga harus menggunakan cara khusus agar saat sudah bersih tetap bagus tampilannya tanpa kusut dan meninggalkan noda.


    Dilansir Ideal Home, menurut Margaret Larson dari Sustainable Furniture, sebaiknya sebelum membersihkan sofa, kamu melakukan patch test atau uji tempel terlebih dahulu. Hal ini untuk mencegah kerusakan pada sofa.

    “Sebelum membersihkan sofa, pastikan kamu melakukan patch test dengan menggunakan produk kebersihan atau alat kebersihan pada bagian kecil di sofa. Pastikan area ini tersembunyi jadi apabila terdapat kerusakan tidak terlalu kelihatan. Perhatikan pada warna yang hilang atau tekstur aneh. Jika hal itu muncul jangan gunakan produk tersebut ke seluruh sofa,” ujarnya, dikutip dari Ideal Home, Senin (25/12/2023).

    Cara Membersihkan Sofa yang Kotor Terendam Banjir

    1. Keringkan dengan Vacuum Cleaner

    Sofa kurang disarankan untuk dijemur ketika basah. Sebab, sinar matahari langsung dapat memudarkan warna sofa, membuat kain kusut dan menciut, serta merusak bagian jok. Lebih baik, kamu gunakan vacuum cleaner yang khusus untuk menyedot air. Alat ini juga ampuh untuk menghilangkan noda.

    2. Cara Hilangkan Noda dan Bau

    Sofa yang terendam banjir bisa saja muncul bau tidak sedap karena kita tidak tahu air banjir tersebut berasal dari mana. Untuk membersihkannya, kamu bisa menggunakan sabun khusus yang aman untuk bahan permukaan sofa. Jika tidak ada ketentuan khusus, kamu bisa mencampurkan air dan sabun cuci piring untuk menghilangkan noda dan baunya.

    Tepuk-tepuk permukaan sofa, usap-usap secara lembut pada bagian yang agak membandel. Kemudian bilas dengan air bersih melalui spons yang bersih. Jika kamu memiliki vacuum cleaner khusus untuk menyedot air, kamu bisa memakai alat tersebut. Alat lainnya yang bisa digunakan adalah kain atau tisu bersih dan kering.

    Jika furnitur Anda tidak dapat dibersihkan dengan air, coba gunakan cuka pada kain untuk menepuk-nepuk noda. Namun, kamu harus cek terlebih dahulu apakah bahan sofa aman jika dibersihkan dengan cuka. Bau cuka akan hilang saat area tersebut kering.

    3. Rapikan Permukaan Sofa dengan Uap

    Sofa yang basah pasti membuat permukaan bahannya kusut dan tidak serata seperti tampilan awal. Pakai alat steam atau alat semacam vacuum cleaner yang bisa khusus untuk membuat uap yang fungsinya agar tidak membuat permukaannya kusut. Gunakan dengan pengaturan rendah dan terus gerakkan steamer agar tidak berbekas di sofa yang bisa merusak bahan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com