Tag: kutu busuk

  • Cegah Jadi Wabah Kayak di Singapura, Kutu Busuk Bisa Dibasmi Pakai Bedak


    Jakarta

    Wabah kutu busuk menyebar pesat di kawasan Asia-Pasifik selama beberapa waktu ini. Bermula di Prancis, penyebaran hama tersebut kemudian terjadi di Korea Selatan, Hong Kong, dan baru-baru ini di Singapura.

    Untuk membasmi kutu busuk, bantuan dari layanan profesional tentu menjadi cara yang terbaik dan efektif. Namun, jasa yang ditawarkan ini membutuhkan biaya yang tidak murah. Melansir detikHealth, Senin (27/11/2023), seorang warga Singapura bernama Teh San San bahkan harus membayar sekitar Rp 11 juta kepada layanan profesional untuk membasmi kutu busuk di rumahnya.

    Jangan khawatir! Ada beberapa solusi alami yang bisa dijadikan alternatif dalam membasmi kutu busuk. Salah satunya adalah dengan menggunakan bedak bayi. Kok bisa?


    Bedak Bayi bisa Basmi Kutu Busuk?

    Melansir Rentokil, Senin (27/11/2023), bedak bayi mengandung talc yang bersifat racun bagi kutu busuk. Kamu bisa menaburkan bedak bayi di area yang biasanya dihuni oleh kutu busuk, seperti sudut-sudut tempat tidur atau di bawah perabot rumah.

    Bedak bayi memang tidak terlalu efektif dalam membunuh kutu busuk, namun kita tetap bisa menggunakannya dalam perangkap yang kita buat. Melansir PestHacks, Senin (27/11/2023), kutu busuk termasuk serangga yang tidak bisa terbang dan melompat. Kutu busuk berpindah tempat hanya dengan cara berjalan, termasuk saat mereka ingin menggigit kita di malam hari.

    Berangkat dari hal tersebut, kita bisa membuat perangkap kutu busuk dengan menaruh bedak bayi ke dalam mangkuk, lalu meletakkannya di bawah kaki tempat tidur. Bedak bayi yang licin akan menjebak kutu busuk tetap berada di dalam mangkuk perangkap yang kita buat. Dengan kata lain, kutu busuk tersebut tidak akan mampu berpindah tempat dan menggigit kita di malam hari.

    Solusi Alami Lain untuk Basmi Kutu Busuk

    Selain bedak bayi, kutu busuk juga bisa dibasmi dengan soda kue dan minyak lavender.

    Melansir Rentokil, Senin (27/11/2023), soda kue memiliki kemampuan untuk menyerap cairana permukaan pada lapisan lilin pada cangkang kutu busuk. Hal ini bisa menyebabkan kutu busuk mengalami dehidrasi. Kamu bisa menaburkan soda kue di area yang biasanya dihuni oleh kutu busuk, seperti sudut-sudut tempat tidur.

    Kemudian, kamu juga bisa menggunakan minyak lavender yang memiliki bau beracun bagi kutu busuk. Campurkan 10 hingga 15 tetes minyak lavender dengan 50 ml air. Selanjutnya, kamu cukup menyemprotkannya langsung ke area yang biasanya dihuni oleh kutu busuk.

    Perlu diingat, solusi alami yang telah disebutkan di atas hanyalah langkah alternatif untuk membasmi kutu busuk. Solusi alami tersebut tidak sepenuhnya bisa membasmi kutu busuk, namun bisa dijadikan langkah awal sebelum kamu meminta bantuan dari layanan profesional

    Demikianlah penjelasan mengenai berbagai solusi alami untuk membasmi kutu busuk, seperti menggunakan bedak bayi. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Begini Tanda-tanda Rumah Kamu Diserang Kutu Busuk


    Jakarta

    Penyebaran wabah kutu busuk kini banyak terjadi, khususnya di kawasan Asia-Pasifik. Terbaru, negara tetangga Indonesia, yaitu Singapura, juga diserang wabah kutu busuk.

    Kutu busuk biasanya menyukai area-area gelap yang tidak terpapar sinar matahari. Selain itu, serangga parasit ini juga bisa ditemukan di area sumber makanan. Salah satu area favorit yang biasanya dihuni oleh kutu busuk adalah kasur.

    Langkah pencegahan perlu dilakukan untuk menghindari penyebaran wabah kutu busuk. Salah satunya adalah dengan mengecek apakah kutu busuk tengah bersemayam di kasur kita. Lantas, bagaimana tanda-tanda kasur kita dihuni oleh kutu busuk?


    Apa Itu Kutu Busuk?

    Melansir Rentokil, Senin (27/11/2023), kutu busuk merupakan serangga ektoparasit yang menghisap darah mamalia, termasuk manusia, sebagai sumber makanan. Ektoparasit atau parasit eksternal mengacu pada kecenderungan mereka hidup di luar tubuh inang.

    Bentuk kutu busuk oval dan pipih dengan kaki tebal, serta tanpa sayap. Panjang kutu busuk dewasa sekitar 5 hingga 6 mm dan akan bertambah menjadi 7 mm jika sudah meminum darah dari inang mereka.

    Kutu busuk termasuk hewan nokturnal sehingga aktif menggigit manusia pada malam hari. Umumnya, mereka menggigit manusia antara pukul 1 hingga 5 pagi. Efek gigitan kutu busuk biasanya baru akan terasa di siang hari.

    Tanda-Tanda Kasur Dihuni oleh Kutu Busuk

    Kamu tidak perlu digigit terlebih dahulu untuk mengetahui kutu busuk sedang menyerang rumah, khususnya kasur tidur. Ada beberapa tanda keberadaan kutu busuk di kasur tidur kita. Apa saja? Berikut tanda-tanda keberadaan kutu busuk di kasur dikutip dari Sleep Foundation, Senin (27/11/2023).

    Adanya Kutu Busuk yang Masih Hidup

    Kutu busuk muda memiliki warna putih atau bening. Sementara itu, kutu busuk dewasa berwarna coklat kemerahan. Carilah keberadaan kutu busuk di area pegas, celah-celah bingkai, dan kepala tempat tidurmu. Kutu busuk biasanya menyukai area yang gelap. Maka, carilah keberadaan mereka ke sudut-sudut kasur. Gunakan senter bila diperlukan.

    Cangkang Kulit

    Kutu busuk juga kerap meninggalkan cangkang kulitnya yang tembus pandang dan berlubang. Jika kamu menemukannya di sepanjang jahitan kasur atau di sudut-sudut perabot, artinya kasurnya sedang dihuni oleh kutu busuk.

    Telur Kutu Busuk

    Telur kutu busuk berbentuk oval dan berwarna putih. Meskipun ukurannya kecil dan sulit dikenali daripada kutu busuk itu sendiri, cobalah cek area sudut-sudut kasurmu. Jangan sampai telur tersebut menetas dan menjadi kutu busuk.

    Adanya Bekas Kotoran dan Darah

    Bekas kotoran kutu busuk biasanya meninggalkan bintik-bintik hitam atau coklat di kasur. Hal ini menandakan adanya kutu busuk di kasurmu. Selain itu, noda darah berwarna merah dan berkarat juga merupakan tanda keberadaan kutu busuk di kasur.

    Kasur Berbau Apak

    Bau apak pada kasur bisa menjadi tanda keberadaan kutu busuk di kasurmu. Segeralah cek tanda-tanda lainnya jika kamu sudah mencium bau tak sedap tersebut di kasur.

    Bekas Gigitan di Kulit

    Jika kamu menemukan tanda merah kecil yang gatal di kulit, bisa jadi itu disebabkan oleh gigitan kutu busuk. Segeralah cek kasur secara menyeluruh untuk mencari tanda-tanda keberadaan kutu busuk lainnya.

    Cara Mencegah Kutu Busuk di Kasur

    Nah, agar kasurmu terhindar dari serangan kutu busuk, ada beberapa cara untuk mencegahnya. Melansir Sleep Foundation, Senin (27/11/2023), berikut cara mencegah kutu busuk di kasur tidur.

    Gunakan penutup kasur atau seprai untuk mencegah kutu busuk berkembang biak di kasur.

    Sering-seringlah menyedot debu untuk menyingkirkan kutu busuk yang mungkin menyelinap ke dalam kasur.

    Jaga rumahmu tetap rapi dan bersih agar kutu busuk tidak memiliki banyak tempat untuk bersembunyi.

    Setelah bepergian, periksa koper untuk mencari kutu busuk dan segera cuci pakaian yang kamu kenakan.

    Periksa dengan seksama setiap furnitur bekas apakah ada kutu busuk sebelum membelinya.

    Demikianlah tanda-tanda keberadaan kutu busuk di kasur. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Benarkah Jemur Kasur Bisa Bunuh Kutu Busuk? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Kutu busuk kini mewabah di berbagai negara, khususnya di kawasan Asia-Pasifik, seperti Singapura. Penyebaran hama tersebut tergolong cepat, menyerang tak hanya rumah warga, tetapi juga tempat-tempat publik, seperti hotel, rumah sakit, sekolah, dan transportasi umum.

    Serangga parasit penghisap darah ini biasanya hidup di area gelap yang tidak terpapar oleh sinar matahari. Di rumah, kutu busuk biasanya bersembunyi di area tertutup, seperti celah-celah kasur, dinding, dan perabot.

    Untuk membasminya, banyak orang biasanya menjemur kasur di bawah sinar matahari. Panas dari sinar matahari dinilai bisa membunuh kutu busuk yang bersarang di kasur. Benarkah?


    Suhu Panas Bisa Membunuh Kutu Busuk

    Suhu panas memang bisa membunuh kutu busuk. Pemanfaatan suhu panas ini merupakan cara membasmi kutu busuk tanpa harus melibatkan bahan kimia.

    Meski begitu, ada dua faktor yang perlu dipertimbangkan, yaitu derajat panas suhu dan lama pemaparannya.

    Melansir Pure Environmental, Senin (27/11/2023), kutu busuk akan mati pada suhu minimal 45℃ secara konsisten selama setidaknya 30 menit. Ini berlaku untuk semua tahap kehidupan kutu busuk.

    Sementara itu, secara detail, kutu busuk dewasa akan mati jika terpapar suhu panas konsisten selama 15 menit dan telur kutu busuk selama 60 menit.

    Apakah Menjemur Kasur Bisa Membunuh Kutu Busuk?

    Secara teori, suhu panas dari sinar matahari tidak cukup tinggi untuk membunuh kutu busuk sepenuhnya. Namun, sinar UV dari matahari memiliki kemampuan untuk membunuh kutu busuk.

    Selain itu, suhu panas dari sinar matahari bisa menyerap cairan permukaan pada lapisan lilin cangkang kutu busuk sehingga akan membuatnya dehidrasi. Jika kasur dijemur di luar ruangan dalam waktu yang cukup lama, kutu busuk di dalamnya bisa saja mati.

    Bagaimana Jika Hujan?

    Saat ini, sudah banyak layanan pengendali hama untuk membasmi kutu busuk. Para penyedia jasa pengendalian hama biasanya juga menggunakan suhu panas dari uap untuk membunuh kutu busuk. Melansir Sleep Foundation, Senin (27/11/2023), pembasmian kutu busuk menggunakan panas yang tinggi dari uap atau steam cleaning. Metode pembasmian kutu busuk ini biasanya menggunakan alat yang disebut steamer.

    Kamu juga bisa menggunakan alat pemanas portabel yang dirancang khusus untuk membasmi kutu busuk dengan memberikan panas pada barang-barang, termasuk karus. Suhu alat harus mencapai setidaknya 45℃ selama 90 menit untuk membunuh kutu busuk.

    Demikianlah penjelasan mengenai cara membasmi kutu busuk dari kasur dengan menjemurnya di bawah sinar matahari. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kutu Busuk di Rumah Jangan Didiemin, Ini Bahaya Gigitan dan Cara Mengatasinya



    Jakarta

    Kutu busuk merupakan serangga parasit yang saat ini sedang mewabah di sejumlah negara, seperti Hong Kong, Korea Selatan, dan Singapura. Meskipun tidak membahayakan nyawa, gigitan kutu busuk bisa menyebabkan bengkak dan gatal.

    Kutu busuk merupakan serangga ektoparasit yang menghisap darah mamalia, termasuk manusia, sebagai sumber makanan. Kutu busuk menyukai area gelap yang tidak terpapar sinar matahari, seperti di celah-celah kasur, dinding, atau perabot rumah.

    Kutu busuk termasuk hewan nokturnal yang sangat aktif, terutama antara pukul 1 pagi hingga 5 pagi. Nah, karena itu, kamu harus berhati-hati karena hama ini menggigit manusia pada malam hari, terutama yang menetap di kasur tempat tidur.


    Ciri-Ciri Gigitan Kutu Busuk di Rumah

    Melansir Rentokil, Senin (27/11/2023), gigitan kutu busuk akan meninggalkan benjolan kecil berwarna merah pada kulit. Benjolan ini juga disertai dengan rasa gatal yang mengganggu. Berbeda dengan serangga lain, gigitan kutu busuk tidak memiliki mata atau titik di tengah benjolan.

    Kutu busuk bisa menggigit bagian tubuh mana saja. Namun, bagian tubuh yang terbuka dan dekat pembuluh darah, seperti leher, tangan, lengan, dan kaki, biasanya rentan terhadap gigitan kutu busuk.

    Lebih jauh, gigitan kutu busuk membentuk pola garis atau baris di bagian tubuh yang digigit. Jika kamu menemukan bekas gigitan di bagian tubuh yang berbeda, ini mengindikasikan bahwa kamu digigit oleh lebih dari satu kutu busuk.

    Cara Mengatasi Gigitan Kutu Busuk di Rumah

    Sama halnya nyamuk, kutu busuk yang menetap di rumah tentu akan sangat mengganggu. Belum lagi, jika kamu terkena gigitannya.

    Tak seperti gigitan nyamuk yang bisa membawa penyakit, gigitan kutu busuk pada dasarnya tidak membahayakan kesehatan manusia. Namun, gigitan kutu busuk bisa menumbulkan efek yang berbeda pada tubuh manusia.

    Ada orang yang tidak merasakan reaksi sama sekali dari gigitan kutu busuk. Sementara itu, bagi orang yang memiliki alergi, reaksi yang terjadi biasanya tidak nyaman, seperti pembengkakan, ruam, dan rasa gatal.

    Lantas, bagaimana cara mengatasi gigitan kutu busuk? Merangkum Alodokter dan Rentokil, Senin (27/11/2023), berikut cara mengatasi gigitan kutu busuk yang perlu kamu ketahui.

    Bersihkan bekas gigitan dengan air hangat dan sabun antiseptik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi rasa gatal dan mencegah terjadinya infeksi kulit.

    Kompres bekas gigitan dengan es yang dibungkus kain atau handuk untuk mengurangi pembengkakan dan meredakan rasa gatal

    Oleskan losion calamine atau krim hydrocortisone dengan kadar 1% sebanyak dua kali sehari jika gatal terasa mengganggu.

    Demikianlah cara mengatasi gigitan kutu busuk yang menyerang rumah kita. Dengan mengetahui cara mengatasinya, kamu bisa mengurangi rasa gatal dan mencegah pembengkakan akibat gigitan kutu busuk. Selain itu, lakukan aksi pembasmian agar rumahmu bebas dari serangan kutu busuk yang mengganggu. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ciri-ciri Kasur yang Sudah ‘Dijajah’ Kutu Busuk



    Jakarta

    Penyebaran wabah kutu busuk kini banyak terjadi, khususnya di kawasan Asia-Pasifik. Terbaru, negara tetangga Indonesia, yaitu Singapura, juga diserang wabah kutu busuk.

    Kutu busuk biasanya menyukai area-area gelap yang tidak terpapar sinar matahari. Selain itu, serangga parasit ini juga bisa ditemukan di area sumber makanan. Salah satu area favorit yang biasanya dihuni oleh kutu busuk adalah kasur.

    Langkah pencegahan perlu dilakukan untuk menghindari penyebaran wabah kutu busuk. Salah satunya adalah dengan mengecek apakah kutu busuk tengah bersemayam di kasur kita. Lantas, bagaimana tanda-tanda kasur kita dihuni oleh kutu busuk?


    Apa Itu Kutu Busuk?

    Melansir Rentokil, Minggu (3/12/2023), kutu busuk merupakan serangga ektoparasit yang menghisap darah mamalia, termasuk manusia, sebagai sumber makanan. Ektoparasit atau parasit eksternal mengacu pada kecenderungan mereka hidup di luar tubuh inang.

    Bentuk kutu busuk oval dan pipih dengan kaki tebal, serta tanpa sayap. Panjang kutu busuk dewasa sekitar 5 hingga 6 mm dan akan bertambah menjadi 7 mm jika sudah meminum darah dari inang mereka.

    Kutu busuk termasuk hewan nokturnal sehingga aktif menggigit manusia pada malam hari. Umumnya, mereka menggigit manusia antara pukul 1 hingga 5 pagi. Efek gigitan kutu busuk biasanya baru akan terasa di siang hari.

    Tanda-Tanda Kasur ‘Dijajah’ Kutu Busuk

    Kamu tidak perlu digigit terlebih dahulu untuk mengetahui kutu busuk sedang menyerang rumah, khususnya kasur tidur. Ada beberapa tanda keberadaan kutu busuk di kasur tidur kita. Apa saja? Berikut tanda-tanda keberadaan kutu busuk di kasur dikutip dari Sleep Foundation, Senin (27/11/2023).

    Adanya Kutu Busuk yang Masih Hidup

    Kutu busuk muda memiliki warna putih atau bening. Sementara itu, kutu busuk dewasa berwarna coklat kemerahan. Carilah keberadaan kutu busuk di area pegas, celah-celah bingkai, dan kepala tempat tidurmu. Kutu busuk biasanya menyukai area yang gelap. Maka, carilah keberadaan mereka ke sudut-sudut kasur. Gunakan senter bila diperlukan.

    Cangkang Kulit

    Kutu busuk juga kerap meninggalkan cangkang kulitnya yang tembus pandang dan berlubang. Jika kamu menemukannya di sepanjang jahitan kasur atau di sudut-sudut perabot, artinya kasurnya sedang dihuni oleh kutu busuk.

    Telur Kutu Busuk

    Telur kutu busuk berbentuk oval dan berwarna putih. Meskipun ukurannya kecil dan sulit dikenali daripada kutu busuk itu sendiri, cobalah cek area sudut-sudut kasurmu. Jangan sampai telur tersebut menetas dan menjadi kutu busuk.

    Adanya Bekas Kotoran dan Darah

    Bekas kotoran kutu busuk biasanya meninggalkan bintik-bintik hitam atau coklat di kasur. Hal ini menandakan adanya kutu busuk di kasurmu. Selain itu, noda darah berwarna merah dan berkarat juga merupakan tanda keberadaan kutu busuk di kasur.

    Kasur Berbau Apak

    Bau apak pada kasur bisa menjadi tanda keberadaan kutu busuk di kasurmu. Segeralah cek tanda-tanda lainnya jika kamu sudah mencium bau tak sedap tersebut di kasur.

    Bekas Gigitan di Kulit

    Jika kamu menemukan tanda merah kecil yang gatal di kulit, bisa jadi itu disebabkan oleh gigitan kutu busuk. Segeralah cek kasur secara menyeluruh untuk mencari tanda-tanda keberadaan kutu busuk lainnya.

    Cara Mencegah Kutu Busuk di Kasur

    Nah, agar kasurmu terhindar dari serangan kutu busuk, ada beberapa cara untuk mencegahnya. Melansir Sleep Foundation, Senin (27/11/2023), berikut cara mencegah kutu busuk di kasur tidur.

    • Gunakan penutup kasur atau seprai untuk mencegah kutu busuk berkembang biak di kasur.
    • Sering-seringlah menyedot debu untuk menyingkirkan kutu busuk yang mungkin menyelinap ke dalam kasur.
    • Jaga rumahmu tetap rapi dan bersih agar kutu busuk tidak memiliki banyak tempat untuk bersembunyi.
    • Setelah bepergian, periksa koper untuk mencari kutu busuk dan segera cuci pakaian yang kamu kenakan.
    • Periksa dengan seksama setiap furnitur bekas apakah ada kutu busuk sebelum membelinya.

    Demikianlah tanda-tanda keberadaan kutu busuk di kasur. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati saat Pasang Seprai, Warna Ini Disukai Kutu Busuk



    Jakarta

    Kutu busuk atau kutu kasur terkadang ditemukan di tempat tidur atau kasur. Apabila tergigit hewan kecil ini bisa menimbulkan efek yang beragam, salah satunya infeksi kulit. Maka dari itu, penting untuk merawat kasur maupun memilih seprai yang digunakan.

    Kutu busuk merupakan serangga nokturnal atau yang aktif pada malam hari saat manusia terlelap. Hal ini menyebabkan bekas gigitan kutu busuk baru disadari pada pagi hari setelah bangun tidur. Rasa gatal yang ditimbulkan membuat penderitanya untuk menggaruk, yang dapat menyebabkan luka hingga infeksi kulit.

    Dikutip dari CNN, Rabu (20/3/2024), ternyata kutu busuk memiliki warna yang disukai. Mereka cenderung lebih menyukai warna-warna gelap, seperti warna hitam dan merah tua.


    Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of Medical Entomology pada 2016 silam, kutu busuk diletakkan di cawan petri dengan ‘tenda’ yang berbeda warna. Kutu busuk langsung menuju ke tenda warna hitam dan merah dibandingkan tenda berwarna terang, seperti putih, kuning, atau hijau.

    Menurut ilmuwan penelitian urban entomologi Universitas Florida, Roberto Pereira, kutu busuk menyukai warna gelap kemungkinan karena dapat memberikan perlindungan lebih dari serangga yang lebih besar, seperti laba-laba dan semut. Kutu busuk juga bisa saja tertarik ke tempat berwarna hitam dan merah karena mereka salah mengira warna kutu busuk, dan mereka biasanya suka berkumpul untuk berlindung. Sebagai informasi, kutu busuk memiliki warna tubuh merah kecokelatan, yang bisa dengan mudah berkamuflase pada benda warna merah dan hitam.

    “Alasan lainnya mungkin karena warna-warna cerah membuat serangga ini terpapar dan semakin sering serangga terpapar, semakin banyak mereka kehilangan air, dan jika kehilangan banyak air, mereka akan mati atau harus makan lagi,” ujar Pereira, dikutip dari CNN.

    “Sulit untuk mengetahui apa yang ‘dipikirkan’ oleh kutu busuk, jika kita bisa menggunakan terminologi tersebut,” tambahnya.

    studio shot of black themed bedding sheets and white pillowstudio shot of black themed bedding sheets and white pillow Foto: Getty Images/Suradech14

    Walau demikian, warna seprai yang dipasang tidak melulu dapat menarik kutu busuk. Sebab, kutu busuk tertarik pada suhu tubuh manusia, karbon dioksida, dan darah. Meskipun sudah menggunakan seprai warna terang, seperti putih dan kuning, bisa saja kutu busuk bersembunyi di tempat lain, misalnya sofa, kursi, maupun di belakang wallpaper dinding.

    Dilansir dari House Digest, perlu dilakukan pencegahan supaya kutu busuk masuk ke dalam kamar tidur atau bahkan rumah. Beberapa di antaranya yaitu:
    – Menyedot debu karpet atau furnitur sekitar
    – Menutup retakan atau celah
    – Hindari penggunaan kasur dan furnitur bekas
    – Rapikan rumah
    – Jika ada serangan kutu busuk yang sudah tidak terkendali, segera hubungi pengendali hama profesional

    Demikian informasi terkait warna yang disukai kutu busuk dan cara mencegahnya masuk ke dalam kamar tidur atau rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 6 Tanda Perabotan di Rumah Jadi Sarang Kutu Busuk


    Jakarta

    Kutu tidak hanya ditemukan pada rambut. Serangga penghisap darah ini memiliki beragam jenis, salah satunya adalah kutu busuk yang kerap hinggap di perabotan. fenomena kutu busuk ini sempat heboh pada tahun lalu di Prancis dan Singapura. Berbondong-bondong masyarakat membuang perabotannya yang menyebabkan gatal-gatal.

    Kutu busuk termasuk hewan nokturnal sehingga mereka biasa aktif pada malam hari. Umumnya, mereka menggigit manusia antara pukul 1 hingga 5 pagi. Efek gigitan kutu busuk biasanya baru akan terasa di siang hari. Hewan kecil ini menyukai area yang tidak terpapar sinar matahari dan area dekat sumber makanannya. Perabotan yang sering dihinggapi kutu busuk adalah kasur.

    Apa Itu Kutu Busuk?

    Melansir dari Medical News Today, Kamis (5/9/2024), kutu busuk merupakan serangga kecil tak bersayap yang hanya memakan darah hewan berdarah panas. Menurut situs NHS, kutu busuk sering hidup di furnitur atau tempat tidur. Apabila serangga ini sampai menggigit manusia, efeknya adalah sensasi gatal, tetapi tidak sampai terinfeksi oleh penyakit lain.


    Bentuk kutu busuk oval dan pipih dengan kaki tebal, serta tanpa sayap. Panjang kutu busuk dewasa sekitar 5 hingga 6 mm dan akan bertambah menjadi 7 mm jika sudah meminum darah dari inang mereka.

    Tanda-Tanda Perabotan Rumah Dihuni Kutu Busuk

    Untuk mengetahui keberadaan kutu busuk pada perabotan rumah, kamu tidak perlu merasakan gatal lalu baru membasmi serangga ini. Sebab, kamu bisa mengetahui keberadaan kutu busuk dengan mengetahui tanda-tandanya seperti yang dikutip dari Sleep Foundation.

    1. Kasur Berbau Apak

    Cara mudah untuk mengetahui kutu busuk pada perabotan rumah adalah tercium bau apak. Bau apak tercium seperti bau barang yang sudah lama tidak dipakai dan berdebu. Namun, bau apak juga bisa berasal dari pertumbuhan jamur pada permukaan perabotan. Jika sudah mencium bau tersebut, segera bersihkan perabotan, atau minimal jemur di bawah terik matahari.

    2.Adanya Bekas Kotoran dan Darah

    Kotoran kutu busuk biasanya meninggalkan bintik-bintik hitam atau coklat di kasur. Bisa pula berbentuk noda darah berwarna merah dan berkarat.

    3. Telur Kutu Busuk

    Telur kutu busuk berbentuk oval dan berwarna putih. Ukurannya kecil dan sulit dikenali daripada kutu busuk itu sendiri. Biasanya telur-telur ini diletakkan di sudut-sudut kasur. Apabila kamu melihat ada bintik-bintik yang mirip dengan telur kutu busuk, lekas bersihkan dan buang.

    4. Cangkang Kulit

    Kutu busuk memiliki cangkang dan bisa dilepas. Kutu busuk sering melepaskan kulitnya yang tembus pandang dan berlubang. Biasanya kamu bisa menemukannya di sepanjang jahitan kasur atau di sudut-sudut perabot.

    5. Adanya Kutu Busuk yang Masih Hidup

    Tanda paling jelas adanya kutu busuk adalah kamu melihat hewan kecil berkeliaran di kasur. Kutu busuk muda memiliki warna putih atau bening. Sementara itu, kutu busuk dewasa berwarna coklat kemerahan. Mereka biasa bersembunyi di tempat paling jarang terkena sinar matahari seperti area pegas, celah-celah bingkai, dan kepala tempat tidurmu.

    6. Bekas Gigitan di Kulit

    Jika kamu menemukan tanda merah kecil dan gatal di kulit, sementara tidak ada nyamuk di rumah, bisa jadi penyebabnya karena gigitan kutu busuk. Segeralah cek kasur secara menyeluruh untuk mencari tanda-tanda keberadaan kutu busuk lainnya.

    Cara Membasmi Kutu Busuk

    Apabila kamu sudah mengetahui keberadaan kutu busuk, langkah selanjutnya adalah membasmi dan mencegah mereka muncul kembali. Berikut cara mudah mengatasi kutu busuk pada perabotan rumah.

    1. Memeriksa dengan cermat semua furnitur atau kain bekas sebelum membawanya ke rumah.

    2. Segera mencuci seluruh pakaian dengan air panas setelah bepergian, terutama setelah bertemu atau datang ke tempat yang banyak kutu busuk.

    3. Mengeringkan pakaian di pengering.

    4. Membersihkan bagasi setelah bepergian, bisa dengan vacuum cleaner.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Bisa Basmi Kutu Busuk Jika Kasur Dijemur? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Kutu busuk adalah serangga kecil yang suka menghisap darah hewan berdarah panas. Meskipun begitu, kutu busuk juga bisa menggigit manusia dan membuat gatal-gatal. Apabila kamu terkena gigitan kutu busuk yang dirasakan hanya rasa gatal, tetapi tidak ada efek samping lainnya. Namun, kutu busuk tetap harus dibasmi karena hewan ini seperti parasit yang bisa mengganggu kapan saja.

    Tempat yang disukai oleh kutu busuk adalah area yang jarang terkena sinar matahari seperti pinggiran kasur dan di dalam kasur. Kutu busuk jarang berkeliaran saat siang hari karena mereka adalah hewan noktural yang aktif pada malam hari.

    Serangga ini muncul karena mendeteksi sumber makanan dan menemukan tempat tinggal pada perabotan di rumah. Apabila kutu busuk dibiarkan, lama kelamaan kasur dapat berbau tidak sedap dan membuat tidur tidak nyaman.


    Cara Membasmi Kutu Busuk

    Terdapat beberapa cara untuk membasmi kutu busuk, salah satunya adalah dengan diberi panas tinggi.

    Melansir dari Medical News Today, Rabu (4/9/2024), mencuci seprai dengan air panas efektif membasmi kutu busuk. Caranya dengan merendam kutu busuk di air panas 45 derajat selama 1,5 jam dan selama 20 menit jika menggunakan air 47,8 derajat.

    Menurut situs Tech Radar, daripada dijemur, alangkah baiknya, membersihkan kasur atau sofa dengan dicuci menggunakan air panas.

    Situs Healthline menyarankan untuk membasmi kutu busuk dari kasur, sofa, dan perabotan berbusa lainnya menggunakan steamer atau alat uap panas. Apabila ingin dijemur di luar, panas yang ampuh untuk membasmi kutu busuk sekitar 49°C.

    Selain itu, jemur kasur di luar ruangan yang jauh dari rumah. Sebab, jika di dekat rumah dikhawatirkan kutu busuk justru berpindah ke barang lain yang lebih sejuk. hanya bisa mati apabila terkena panas tinggi.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Penyebab Rumput Halaman Menjadi Berwarna Coklat, Salah Satunya Jamur


    Jakarta

    Rumput yang hijau dan subur seringkali menjadi ciri kesehatan dan keindahan sebuah taman atau halaman. Namun, tidak jarang rumput secara perlahan berubah warna menjadi coklat.

    Kondisi ini tentunya mengurangi daya tarik visual tanaman dan menandakan adanya masalah. Perubahan warna itu bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Apa saja?

    Penyebab Rumput Halaman menjadi Coklat

    Beberapa penyebab rumput halaman menjadi coklat di antaranya kurang air atau cuaca yang panas, penyakit dan jamur, hingga air seni hewan peliharaan. Menurut laman Neave Group dan Today’s Home Owner begini penjelasannya.


    1. Kurang Air atau Cuaca Panas

    Setiap jenis rumput membutuhkan air yang cukup untuk bisa tumbuh. Kekeringan atau cuaca yang sangat panas bisa menghalangi rumput mendapat cukup air dari tanah.

    Oleh sebab itu, siram halaman seminggu sekali atau dua kali sebulan atau bahkan lebih sering jika kamu tinggal di daerah rawan kekeringan. Cara termudahnya adalah menggunakan penyiram otomatis.

    2. Kutu Busuk

    Kutu busuk menjadi penyebab utama rumput coklat. Hewan ini akan memakan rumput dengan menghisap sari tanaman dan menyuntikkan cairan ludah ke daun dan batang.

    Hal ini menghalang air dan makanan sehingga membuat rumput mati. Kutu busuk paling aktif dalam kondisi panas, kering, dan cerah.

    Pertama-tama halaman akan terlihat layu, menguning, dan akhirnya coklat. Bercak-bercaknya akan terus membesar, meski sudah dilakukan penyiraman secara teratur.

    3. Terlalu Banyak Pupuk, Air, atau Keduanya

    Penggunaan pupuk yang tepat untuk rumput halaman akan memberikannya nitrogen, fosfor, dan kalium yang dibutuhkan untuk tumbuh.

    Menyiram halaman memang penting untuk menjaganya tetap sehat. Namun, terlalu banyak pupuk, air, atau keduanya bisa menyebabkan rumput berwarna coklat.

    Oleh sebab itu, perhatikan seberapa sering kamu memberikan pupuk pada rumput dan menyiraminya dengan air. Masalah kecoklatan pada rumput ini termasuk bercak-bercak besar yang berubah menjadi coklat.

    4. Penyakit dan Jamur

    Puluhan penyakit dan jamur bisa membuat rumput halaman menjadi coklat. Penyiraman yang sedang berlangsung dan sering menyebabkan kelembaban tinggi menyebabkan ada jamur di mana-mana.

    Untuk mencegah adanya penyakit pada rumput, hindari memotongnya terlalu rendah. Siram dengan benar, dan pastikan halaman memiliki drainase yang memadai.

    5. Air Seni Hewan Peliharaan

    Air seni hewan peliharaan juga bisa menjadi masalah bagi rumput karena bisa menyebabkannya menjadi berwarna coklat dengan cepat. Air ini mengandung nitrogen dalam kadar yang tinggi.

    Nitrogen adalah nutrisi utama untuk halaman yang sehat. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak bisa membuat rumput menjadi coklat dan akhirnya mati.

    Itulah sejumlah penyebab rumput halaman berubah menjadi coklat. Semoga artikel ini bisa membantumu.

    (elk/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Apakah Jemur Kasur Bisa Bunuh Kutu Busuk? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Kutu busuk (bed bugs) merupakan serangga kecil yang hidup dengan cara mengisap darah manusia. Serangga yang masuk dalam kelompok parasit ini bisa muncul di celah kasur dan rangka tempat tidur.

    Untuk membasmi kutu busuk yang ada di kasur, salah satu caranya adalah dengan menjemur kasur di bawah matahari. Namun, apakah cara tersebut efektif untuk membunuhnya?

    Apakah Jemur Kasur Bisa Membunuh Kutu Busuk?

    Mengutip laman Siloam Hospital, seseorang bisa mengalami gejala gatal-gatal, perih, sensasi terbakar, hingga ruam kemerahan pada kulit ketika digigit oleh kutu busuk.


    Sebagai bentuk pencegahan, sebaiknya segera membasmi kutu busuk yang ada di kasur. Nah, banyak orang yang menggunakan metode menjemur kasur di bawah matahari untuk membunuh kutu busuk.

    Memang, suhu panas diklaim bisa membunuh kutu busuk di kasur. Pemanfaatan suhu panas ini merupakan cara ampuh untuk membasmi kutu busuk tanpa harus menggunakan bahan kimia.

    Akan tetapi, ada dua faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum melakukan langkah ini, yakni suhu panas dan lama pemaparannya.

    Dilansir situs Pure Environmental, kutu busuk akan mati pada suhu minimal 45 derajat Celcius. Namun, suhu panas ini harus konsisten selama setidaknya 30 menit. Cara ini berlaku untuk semua tahap kehidupan kutu busuk.

    Secara detail, kutu busuk dewasa akan mati apabila terpapar suhu panas secara konsisten selama 15 menit. Kemudian untuk telur kutu busuk baru akan mati jika terkena suhu panas selama 60 menit secara konsisten.

    Namun, apakah suhu panas matahari sudah cukup untuk membunuh kutu busuk di kasur? Sayangnya tidak efektif. Secara teori, suhu panas dari sinar matahari tidak cukup tinggi untuk bisa membunuh kutu busuk.

    Meski begitu, sinar UV dari matahari memiliki kemampuan untuk membunuh kutu busuk. Selain itu, suhu panas dari sinar matahari bisa menyerap cairan permukaan pada lapisan lilin cangkang kutu busuk, sehingga akan membuatnya dehidrasi.

    Apabila kasur dijemur di luar ruangan dalam waktu yang cukup lama, kemungkinan besar kutu busuk yang bersembunyi di dalamnya bisa saja mati.

    Cara Lain untuk Membunuh Kutu Busuk di Kasur

    Sebenarnya, saat ini sudah banyak layanan pengendali hama untuk membasmi serangga di rumah, salah satunya kutu busuk di kasur. Para penyedia jasa pengendalian hama ini umumnya juga menggunakan suhu panas dari uap untuk membunuh kutu busuk.

    Mengutip laman Sleep Foundation, pembasmian kutu busuk dengan suhu panas tinggi dari uap disebut juga sebagai steam cleaning. Metode ini biasanya menggunakan alat yang disebut steamer.

    Jika ingin membasmi kutu busuk sendiri di rumah, kamu bisa menggunakan alat pemanas portabel yang dirancang khusus untuk membasmi kutu busuk dengan memberikan panas pada barang-barang, termasuk kasur. Alat ini harus mencapai suhu setidaknya 45 derajat Celcius selama 90 menit untuk membunuh kutu busuk.

    Itu dia penjelasan mengenai metode jemur kasur di bawah matahari yang disebut bisa membunuh kutu busuk. Semoga artikel ini bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com