Tag: kwh meter

  • Begini Prosedur Memindahkan Meteran Listrik Biar Nggak Kena Denda



    Jakarta

    Meteran listrik atau kWh meter adalah salah satu perangkat penting karena berfungsi untuk mengukur pemakaian energi listrik di rumah. Umumnya, posisi meteran listrik sudah tetap, lalu jika ingin mengubah posisinya bagaimana ya prosedurnya?

    Terkadang, saat akan merenovasi rumah, posisi meteran listrik harus diubah. Mengubah posisi meteran listrik juga tidak bisa sembarangan karena bisa terkena denda. Lantas, bagaimana prosedur untuk memindahkan meteran listrik?

    Pada bulan Februari 2023, Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengubah posisi meteran listrik adalah melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile atau ke kantor pelayanan PLN terdekat. Konsumen dilarang untuk memindahkan meteran listrik sendiri secara langsung tanpa pelaporan resmi, tentunya hal ini terkait keamanan instalasi tenaga listrik.


    “Pelaporan ini harus dilakukan secara resmi ke PLN, jangan digeser atau dipindahkan sendiri atau melalui jasa instalatir karena meteran listrik adalah aset milik PLN,” kata Gregorius dalam keterangannya, dikutip dari situs resmi PLN, Senin (1/7/2024).

    Setelah laporan resmi dibuat, petugas PLN akan langsung melakukan survei ke lokasi konsumen. Dari hasil survei tersebut, PLN akan menyampaikan jawaban atas permohonan pelanggan, lengkap dengan biaya yang dikenakan terhadap pemindahan instalasi dan kWh Meter.

    Nah, biaya yang harus dikeluarkan bervariasi tergantung pada jumlah penggantian jenis material yang dibutuhkan sesuai hasil survei. Nantinya, seluruh biaya yang timbul tidak diperkenankan dibayar secara langsung kepada petugas, melainkan menggunakan nomor registrasi resmi yang dapat dibayar melalui PLN Mobile, Payment Point Online Bank (PPOB) atau marketplace lainnya.

    “Semua semakin mudah dengan aplikasi PLN Mobile, konsumen cukup melaporkan lewat Pengaduan dan memilih permasalahan kWh Meter layanan Pasca Bayar maupun Pra Bayar serta cukup memasukkan deskripsi terkait permintaan pemindahan kWh Meter di rumah,” pungkas Gregorius.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas Didenda! Ini Prosedur Memindahkan Meteran Listrik yang Benar



    Jakarta

    Meteran listrik atau kWh meter merupakan salah satu perangkat kelistrikan di rumah. Sebab meteran listrik berfungsi untuk mengukur pemakaian energi listrik di rumah.

    Umumnya, posisi meteran listrik sudah tetap, namun terkadang posisinya perlu diubah, contohnya saat sedang renovasi rumah. Namun, memindahkan posisi meteran listrik tidak bisa sembarangan karena bisa dikenakan denda.

    Bagaimana prosedur memindahkan meteran listrik?


    Dilansir dari situs resmi PLN, hal pertama yang bisa dilakukan untuk mengubah posisi meteran listrik adalah melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile atau pergi ke kantor pelayanan PLN terdekat. Konsumen dilarang untuk memindahkan meteran listrik sendiri secara langsung tanpa pelaporan resmi, tentunya hal ini terkait keamanan instalasi tenaga listrik.

    Pelanggan tidak bisa menggeser sendiri atau memakai jasa instalasi karena meteran listrik merupakan aset PLN.

    Setelah laporan resmi dibuat, petugas PLN akan langsung melakukan survei ke lokasi konsumen. Dari hasil survei tersebut, PLN akan menyampaikan jawaban atas permohonan pelanggan, lengkap dengan biaya yang dikenakan terhadap pemindahan instalasi dan kWh Meter.

    Nah, biaya yang harus dikeluarkan bervariasi tergantung pada jumlah penggantian jenis material yang dibutuhkan sesuai hasil survei. Nantinya, seluruh biaya yang timbul tidak diperkenankan dibayar secara langsung kepada petugas, melainkan menggunakan nomor registrasi resmi yang dapat dibayar melalui PLN Mobile, Payment Point Online Bank (PPOB) atau marketplace lainnya.

    Itulah prosedur memindahkan meteran listrik di rumah. Jangan sembarangan ya detikers!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Token Listrik Berbunyi Nyaring? Coba Matikan dengan Kode Ini!


    Jakarta

    Saat ini penggunaan listrik pra-bayar atau token listrik semakin banyak dipakai, terutama pada kontrakan, kos-kosan, hingga rumah milik sendiri. Penggunaan listrik pra-bayar ini memudahkan penghuni rumah yang ingin menggunakan listrik sesuai yang mereka bayarkan.

    Ketika listrik yang dibayarkan telah habis atau mendekati batas terendah pemakaian, meteran listrik atau kWh meter akan terdengar suara nyaring berkali-kali. Bunyi ini muncul secara otomatis sebagai pengingat agar penghuni rumah segera mengisi token listrik.

    Sayangnya, beberapa penghuni rumah terkadang tidak menyadari kapan token listrik mereka habis. Beberapa kejadian, token tersebut habis saat penghuni rumah sedang tidak ada di rumah sehingga suara nyaring terdengar hingga berjam-jam lamanya. Suara nyaring ini mengganggu tetangga, apalagi yang tinggal di kos-kosan atau kontrakan yang pintunya saling berdekatan.


    Bagi kamu yang pernah menjadi korban kebisingan suara token listrik habis, tidak perlu khawatir karena ada cara untuk mematikan suara nyaring tersebut. Memang cara paling ampuh adalah meminta pemilik rumah mengisi token listrik segera. Namun, apabila kamu tidak bisa mengenal pemilik rumah, kamu bisa memasukkan sebuah kode di kWh meter rumah tersebut.

    Cara Mematikan Bunyi Token Listrik yang Habis

    Berikut adalah beberapa cara yang dapat kamu coba untuk mematikan alarm token listrik yang bunyi.

    1. Tekan Tombol 812 untuk Mematikan Bunyi Token Listrik

    Kode 812 dapat menyelamatkan kamu dari suara bising, tetapi sifatnya sementara. Penghuni rumah tersebut tetap harus mengisi token listrik agar bunyi peringatan tidak berbunyi lagi. Cara menggunakan kode ini sebagai berikut.

    • Dekati kWh meter pra-bayar yang berbunyi
    • Tekan 812
    • Lalu, tekan ‘enter’

    2. Pakai Kode 456

    Kode kedua yang bisa kamu pakai untuk mematikan bunyi alarm token listrik yang habis adalah dengan menekan angka 456. Kode ini kamu bisa pakai untuk bunyi peringatan token pra-bayar yang sebentar lagi habis. Biasanya alarm ini akan berbunyi saat listrik di rumah tersebut tersisa 20 kwh, batas listrik paling rendah.

    Sama seperti kode sebelumnya, kode ini juga sifatnya sementara. Setelah memasukkan kode tadi, kamu bisa Cara ini tidak mematikan token secara langsung namun akan mengatur kapan token akan berbuny lagi. Cara memasukkan kode tersebut sebagai berikut.

    • Tekan tombol secara acak
    • Masukkan angka 456 dan nomor batas minimal daya yang kamu inginkan. Contohnya 45605 kemudian enter, artinya ketika daya listrik tersisa 5 kWH maka token akan berbunyi.

    3. Segera Isi Ulang Saldo Token Listrik

    Setelah berhasil mematikan suara alarm, kamu perlu memberitahu pemilik rumah untuk segera mengisi ulang saldo token listrik.

    4. Isi Saldo Token Listrik Lebih Banyak dari Jumlah rata-Rata Pemakaian

    Agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi, kamu bisa meminta pemilik token tersebut mengisi saldo lebih untuk listriknya. Hal ini berlaku pula untuk kamu yang sering lupa kapan harus membayar token listrik. Dengan begitu, kamu tidak akan mengganggu tetangga dan tidak was-was kapan listrik di rumah mati.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • kWh Meter yang Terendam Banjir Harus Diganti, Begini Cara Lapor dan Biayanya


    Jakarta

    Saat banjir terjadi, hal pertama yang harus dilakukan bukan hanya mengevakuasi diri dan barang, melainkan segera memadamkan listrik di rumah. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya korsleting listrik yang dapat mengakibatkan ledakan pada kWh meter dan kebakaran.

    Cara mematikan aliran listrik tersebut, bisa dengan menghubungi pihak PLN. Biasanya pemadaman akan dilakukan serentak di satu daerah yang terendam banjir, terutama yang ketinggian airnya melebihi pinggang orang dewasa.

    Setelah banjir surut, kita tidak bisa asal menggunakan listrik atau menyalakan kembali kWh meter. Sebab, kWh meter yang terendam banjir harus diganti dengan yang baru.


    Cara menggantinya dengan meminta bantuan pihak PLN. Menurut petugas Pelaksana Penyambungan PT PLN, Bungsu, setiap pengguna dapat mengajukan penggantian kWh meter melalui aplikasi PLN Mobile.

    “Di PLN Mobile aja. Nanti lapor aja, misalkan berapa rumah seperti itu. Kalau kena banjir itu semuanya harus diganti seharusnya,” kata Bungsu kepada detikProperti saat ditemui di Bekasi, Rabu (13/3/2025).

    Ia mengatakan seluruh penggantian kWh meter tidak dikenakan biaya sepersen pun. Apabila di dalam kWh meter masih terdapat pulsa milik warga, sisa saldo tersebut akan kembali dan tidak hangus.

    “Nggak ada biaya. Itu (kWh meter) kan masih aset PLN. Kalau ada sisa pulsanya pasti diganti di PLN. Itu kan dicatat dulu sisanya (pulsa) berapa,” jelasnya.

    Terkait lama penggantian kWh meter, Bungsu menyebut setelah laporan dari pelanggan masuk, pihak PLN akan mengirim orang ke rumah yang tertera pada nomor pelanggan. Pemilik rumah tidak perlu harus ada di tempat pada saat penggantian kWh meter, petugas bisa melakukan sendiri.

    Cara Mengajukan Laporan Ganti kWh Meter di PLN Mobile

    Saat ini segala pengaduan terkait masalah kelistrikan di rumah, bisa diajukan melalui aplikasi PLN Mobile. Caranya sebagai berikut.

    1. Unduh aplikasi PLN Mobile
    2. Buka fitur Pengaduan
    3. Isi form pengaduan yang sudah tersedia
    4. Siapkan nomor pelanggan yang tertera pada kWh meter dan lampirkan foto kondisi kWh meter
    5. Kirim laporan dan tunggu hingga petugas datang
    6. Cek secara berkala kelanjutan laporan kamu di fitur Riwayat Pengaduan

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Arti Tulisan Periksa pada Meteran Listrik dan Cara Menanganinya


    Jakarta

    Mengisi token listrik prabayar seharusnya menjadi proses yang sederhana dan cepat. Namun dalam praktiknya, tak jarang pengguna mengalami hambatan saat memasukkan kode token.

    Salah satu kendala yang cukup sering terjadi adalah munculnya pesan ‘Periksa’ pada layar meteran setelah melakukan pengisian token listrik. Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran, terutama jika dikhawatirkan aliran listrik akan terputus.

    Tapi jangan panik. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini, mulai dari memastikan kode token yang dimasukkan sudah benar, hingga melapor ke pihak PLN melalui aplikasi resmi mereka, yaitu PLN Mobile.


    3 Penyebab Umum Munculnya Tulisan ‘Periksa’

    Pesan ‘Periksa’ sering kali menandakan adanya gangguan pada instalasi listrik di rumah atau kemungkinan terjadi kebocoran listrik. Berikut adalah penyebab umum yang perlu diperhatikan, dirangkum dari berbagai sumber dan Portal Layanan Pelanggan PLN:

    1. Ada Kebocoran Arus Listrik

    Tulisan ‘Periksa’ yang muncul pada kWh meter merupakan tanda adanya potensi gangguan pada instalasi listrik di dalam rumah. Salah satu penyebab yang umum adalah adanya kebocoran arus listrik.

    Kebocoran listrik terjadi ketika arus mengalir melalui jalur yang tidak seharusnya, misalnya karena kabel rusak atau sambungan yang longgar. Selain menyebabkan kegagalan pengisian token, kondisi ini juga membahayakan penghuni rumah. Pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik sangat dianjurkan untuk menghindari potensi bahaya ini.

    2. Terjadi Perbedaan Arus Listrik

    Selain itu, gangguan ini juga bisa disebabkan oleh kesalahan pada instalasi seperti fasa yang tertukar yakni kabel listrik yang membawa arus terhubung secara tidak semestinya. Bisa karena adanya perbedaan arus atau pemasangan sistem listrik yang tidak sesuai, seperti polaritas terbalik atau grounding yang tidak benar. Dalam kasus seperti ini, penanganan hanya boleh dilakukan oleh teknisi resmi PLN.

    3. Pemasangan Grounding yang Tidak Tepat

    Faktor lain yang mungkin menjadi pemicu adalah pemasangan sistem pentanahan (grounding/arde) yang tidak sesuai standar. Grounding yang tidak terpasang dengan benar bisa mengganggu sistem kelistrikan dan menyebabkan munculnya pesan ‘Periksa’.

    Fungsi grounding sangat penting untuk mengalirkan arus bocor ke tanah, sehingga menjaga keamanan peralatan listrik. Jika terdapat kesalahan instalasi, segera hubungi tenaga ahli PLN.

    Cara Menangani Munculnya Tulisan ‘Periksa’ pada Meteran Listrik

    Jika tulisan ‘Periksa’ muncul pada meteran listrik di rumahmu, segera laporkan masalah ini melalui aplikasi PLN Mobile. Berikut langkah-langkah pengaduan yang dapat kamu lakukan:

    1. Unduh dan buka aplikasi PLN Mobile dari Play Store (Android) atau App Store (iOS).
    2. Pilih menu “Pengaduan” pada halaman utama.
    3. Tentukan jenis gangguan yang sesuai.
    4. Masukkan ID Pelanggan atau nomor meteran. Jika tidak tahu ID, kamu bisa menandai lokasi rumah melalui peta yang tersedia.
    5. Tekan “Konfirmasi”, lalu lengkapi data lokasi, dan pilih “Lanjutkan”.
    6. Jika memungkinkan, lampirkan foto kondisi meteran dan tambahkan penjelasan singkat mengenai kendala yang terjadi, lalu tulis penjelasan singkat masalah yang dihadapi dan klik “Kirim Pengaduan”.
    7. Setelah semua data diisi, tekan “Lanjutkan”.
    8. Kamu akan menerima Nomor Laporan (format Gxxxxx) dan bisa memantau status laporan secara langsung melalui aplikasi.
    9. Setelah laporan dikirim, pelanggan akan menerima instruksi berupa kode yang perlu dimasukkan ke dalam kWh meter. Kode ini berfungsi untuk mereset sistem dan menghilangkan tulisan “Periksa”. Dengan begitu, meteran akan kembali berfungsi normal.
    10. Untuk bantuan cepat, kamu juga dapat menghubungi Call Center PLN di 123.

    Nah itulah tadi penyebab dan solusi jika ada tulisan periksa pada meteran listrik. Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan kamu bisa segera memperoleh solusi atas kendala pengisian token listrik. Semoga membantu!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • kWh Meter yang Terendam Banjir Perlu Diganti, Ini Cara Lapor ke PLN


    Jakarta

    Ketika rumah terendam banjir, kamu harus segera mengevakuasi diri dan sejumlah barang berharga ke tempat yang aman. Selain itu, jangan lupa untuk segera memadamkan listrik di rumah.

    Mematikan arus listrik merupakan cara aman untuk mencegah terjadinya korsleting listrik akibat terendam banjir. Jika listrik tidak dimatikan maka dapat memicu ledakan pada kWh meter dan menyebabkan kebakaran.

    Pada umumnya, rumah yang terendam banjir cukup tinggi maka aliran listriknya langsung dimatikan oleh PLN. Pemadaman listrik ini dilakukan serentak pada daerah yang terendam banjir parah.


    Saat banjir surut, kamu tidak bisa asal menggunakan listrik atau menyalakan kembali kWh meter. Soalnya, alat tersebut sudah terendam air sehingga harus diganti dengan unit baru.

    Bagaimana cara mengganti kWh meter dengan yang baru? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Ganti kWh Meter yang Terendam Banjir

    Dalam catatan detikProperti, kamu bisa meminta bantuan PLN untuk mengganti kWh meter di rumah. Petugas Pelaksana Penyambungan PT PLN Bungsu mengatakan setiap pengguna dapat mengajukan penggantian kWh meter melalui aplikasi PLN Mobile.

    “Di PLN Mobile aja. Nanti lapor aja, misalkan berapa rumah seperti itu. Kalau kena banjir itu semuanya harus diganti seharusnya,” kata Bungsu kepada detikcom saat ditemui di Bekasi, Rabu (13/3/2025).

    Bungsu mengungkapkan, seluruh penggantian kWh meter tidak dikenakan biaya sama sekali alias gratis. Apabila di dalam kWh meter masih terdapat sisa token listrik maka tidak akan hangus.

    “Nggak ada biaya. Itu (kWh meter) kan masih aset PLN. Kalau ada sisa pulsanya pasti diganti di PLN. Itu kan dicatat dulu sisanya (pulsa) berapa,” ujarnya.

    Terkait waktu penggantian kWh meter, Bungsu menyebut setelah laporan dari pelanggan masuk, pihak PLN akan mengirim orang ke rumah yang tertera pada nomor pelanggan. Pemilik rumah pun tak harus ada di tempat saat penggantian kWh meter karena petugas dapat melakukannya sendiri.

    Cara Ajukan Laporan Ganti kWh Meter di PLN Mobile

    Bagi masyarakat yang ingin mengajukan soal masalah kelistrikan di rumah, seperti mengganti kWh meter, kini bisa dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Unduh aplikasi PLN Mobile di smartphone
    2. Buka fitur Pengaduan
    3. Isi form pengaduan yang sudah tersedia
    4. Siapkan nomor pelanggan yang tertera pada kWh meter dan lampirkan foto kondisi kWh meter
    5. Kirim laporan dan tunggu hingga petugas datang
    6. Cek secara berkala kelanjutan laporan kamu di fitur Riwayat Pengaduan.

    Itulah cara ganti kWh meter dengan unit baru melalui aplikasi PLN Mobile. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Alat Token Listrik Bunyi? Begini Penyebab dan Cara Matikannya Menurut Orang PLN



    Jakarta

    Token listrik adalah istilah masyarakat buat menyebut layanan listrik prabayar. Saat menggunakan layanan ini, alat KWH meter sewaktu-waktu bisa mengeluarkan bunyi.

    Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari mengatakan KWH meter berfungsi untuk mengukur penggunaan listrik di rumah. Alat ini mengeluarkan bunyi untuk memberikan peringatan bagi pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) prabayar.

    “Sebenarnya token bunyi itu sebagai warning saja ke pelanggan,” ujar Nurmalita kepada detikProperti belum lama ini.


    Lantas, apa saja yang menyebabkan token listrik bunyi? Berikut ini penjelasannya.

    Penyebab Alat Token Listrik Bunyi

    Inilah beberapa kondisi yang membuat alat token listrik bunyi.

    1. Pulsa Listrik Mau Habis

    Biasanya alat token listrik berbunyi untuk menandakan pulsa listrik tinggal sedikit. KWH meter akan mengeluarkan bunyi ketika mencapai batas minimal KWH.

    “Berbunyi itu untuk warning-warning, salah satunya adalah terkait pulsa listrik yang mau habis,” ucapnya.

    Sistem peringatan tersebut sebenarnya untuk kenyamanan pelanggan. Dengan adanya peringatan, pelanggan tahu kapan harus mengisi pulsa sebelum listrik padam.

    Cara mematikan bunyi adalah dengan mengisi token listrik. Pelanggan juga dapat mematikan bunyi sementara untuk beberapa menit dengan memasukkan kode ‘812’.

    Selain itu, pelanggan bisa mengatur ulang kapan KWH meter bunyi dengan memasukkan kode ‘456’ beserta nominal batas KWH yang diinginkan. Misalnya kode ‘45610’ untuk mengatur alat berbunyi saat sisa pulsa 10 KWH.

    2. Masalah Listrik

    Selain pulsa mau habis, bunyi alat token listrik dapat menandakan masalah pada rangkaian listrik di rumah. Tak hanya berbunyi, ada tulisan ‘periksa’ yang tertera pada KWH meter.

    “Kalau ada bunyi tapi tulisannya ‘periksa’, itu segera laporkan aja ke PLN Mobile,” tuturnya.

    Pelanggan perlu melaporkan kalau KWH meter bunyi di PLN Mobile. Nanti petugas PLN akan segera datang dan memeriksa perangkat listrik di rumah.

    Masalah listrik bisa berupa pemasangan kabel yang tidak tepat, kebocoran listrik, bahkan KWH meter yang diotak-atik. Bunyi alat akan mati setelah ada penanganan dari petugas PLN.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kode Rahasia dari Orang PLN buat Matikan Bunyi Alat Token Listrik



    Jakarta

    Pengguna layanan listrik prabayar atau lebih dikenal istilah token listrik pasti tidak asing dengan bunyi dari KWH meter. Biasanya alat ini mengeluarkan bunyi untuk menandakan pulsa listrik mau habis.

    Ketika mendengar suara itu, penghuni rumah perlu segera membeli token dan mengisi pulsa pada KWH meter. Jika tidak, alat akan terus berbunyi dan mengganggu ketenangan orang sekitar.

    Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari mengatakan alat tersebut akan berbunyi ketika sisa pulsa sudah mencapai batas minimal KWH. Batasan tersebut dapat diatur oleh pelanggan.


    Sistem ini bermaksud untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan. Bunyi alat menjadi peringatan agar listrik tidak tiba-tiba mati.

    “Sebenarnya itu adalah fasilitas untuk kenyamanan pelanggan ya. Jangan sampai nanti (pulsa) habis di tengah malam, pelanggan nggak tahu,” ucap Nurmalita kepada detikProperti belum lama ini.

    Selain mengisi pulsa, pelanggan PLN bisa mematikan bunyi KWH meter dengan memasukkan kode tertentu. Berikut ini kode yang bisa digunakan.

    Cara Matikan Alat Token Listrik Pakai Kode

    Inilah kode yang bisa digunakan untuk mematikan bunyi token listrik.

    1. Kode 812 untuk Matikan Bunyi untuk Sementara

    Pelanggan dapat mematikan bunyi token listrik dengan memasukkan kode ‘812’ lalu tekan enter. KWH meter akan berhenti mengeluarkan suara untuk beberapa menit, cukup untuk mengulur waktu buat mengisi pulsa sebelum alat kembali berbunyi.

    “Kita bisa pake 812 untuk sementara ya. Cuma kan nanti pasti akan berbunyi lagi karena sudah di bawah batas limitnya,” katanya.

    2. Kode 456XX untuk Mengatur Alarm

    Selain itu, pelanggan juga bisa mematikan bunyi alat dengan mengubah pengaturan batas minimal KWH. Gunakan kode 456 untuk menunda bunyi hingga batas KWH yang ditentukan.

    “Kalau mau diubah itu pakai kode 456 diikuti angka minimal KWH yang diinginkan,” tuturnya.

    Misalnya pelanggan ingin alat berbunyi ketika tersisa 10 KWH, maka kode yang dimasukkan adalah ‘45610’. Jika mau batas pulsa menjadi 5 KWH, masukkan kode ‘45605’.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini Daftar Kode Penting pada Meteran Listrik


    Jakarta

    Pengguna layanan listrik prabayar biasanya memasukkan token ke kWh meter untuk mengisi pulsa. Terdapat tombol angka pada alat ini untuk memasukkan nominal token ataupun kode lainnya.

    Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari menjelaskan ada dua jenis layanan listrik di Perusahaan Listrik Nasional (PLN), yakni pascabayar dan prabayar. Keduanya sama-sama menggunakan kWh meter tetapi berbeda bentuk.

    “Kalau yang pascabayar biasanya nggak ada angkanya, satu-dua yang biasa kita pencet itu nggak ada. Kalau yang prabayar itu kan ada angkanya,” kata Nurmalita kepada detikProperti belum lama ini.


    Ada pun, layanan prabayar lebih dikenal dengan istilah token listrik. Tak hanya isi pulsa, pelanggan ternyata bisa memasukkan kode lain ke meteran listrik, lho.

    Daftar Kode pada Meteran Listrik

    Inilah deretan kode yang bisa pelanggan masukkan ke kWh meter.

    1. Kode 456XX untuk Mengatur Alarm

    kWh meter mengeluarkan bunyi alarm ketika sisa pulsa mencapai batas minimal. Pelanggan bisa mengubah pengaturan alarm dengan memasukkan kode 456 diikuti dengan angka minimal kWh yang diinginkan.

    Sebagai contoh, kalau ingin alat berbunyi ketika tersisa 10 kWh, kode yang dimasukkan adalah ‘45610’. Jika mau batas pulsa menjadi 5 kWh, masukkan kode ‘45605’.

    2. Kode 812 untuk Matikan Bunyi untuk Sementara

    Kemudian, pelanggan dapat mematikan bunyi alarm untuk sementara dengan memasukkan kode ‘812’. kWh meter akan berhenti mengeluarkan suara untuk beberapa menit, cukup untuk mengulur waktu buat mengisi pulsa sebelum alat kembali berbunyi.

    3. Kode 37 untuk Cek Sisa Pulsa

    Pelanggan bisa mengecek sisa pulsa menggunakan kode ’37’. Meski sisa pulsa tertera pada alat, tampilannya belum tentu dan terkadang berganti-ganti.

    4. Kode 41 untuk Cek Tegangan Listrik

    Jika ingin memeriksa tegangan listrik, pelanggan dapat memasukkan kode ’41’. Kode ini bermanfaat kalau pelanggan ingin memastikan tegangan listrik sudah sesuai batasan.

    “Contohnya kalau lampunya redup-redup, coba cek tegangannya. Tegangannya kok bagus? Berarti bukan dari PLN, bisa jadi lampunya yang sudah habis,” ucap Nurmalita.

    5. Kode 44 untuk Cek Arus Listrik

    Lalu, pelanggan juga bisa mengecek arus listrik dengan kode ’44’. Hal ini penting untuk memastikan arus listrik berada dalam batas wajar. Kalau arus listrik terlalu tinggi, pelanggan perlu menambah daya untuk menyesuaikan kebutuhan listrik di rumah.

    Itulah beberapa kode yang bisa digunakan pengguna token listrik. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Geser! Ini Cara Resmi Pindahkan Meteran Listrik di Rumah


    Jakarta

    Setiap rumah yang mendapat aliran listrik tentu punya alat ukur yang disebut meteran listrik atau kWh meter. Letak alat ini sudah tetap di rumah dan nggak bisa asal dipindah.

    Namun, ada kalanya pemilik rumah mau memindahkan meteran listrik, salah satunya bisa karena sedang melakukan renovasi. Pemilik boleh saja memindahkan meteran listrik tapi caranya harus sesuai prosedur agar tidak dikenakan denda.

    Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto pernah mengatakan konsumen dilarang memindahkan meteran listrik sendiri secara langsung. Apalagi kalau dilakukan tanpa ada pelaporan resmi.


    Lantas, bagaimana cara memindahkan meteran listrik ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Prosedur Pindah Meteran Listrik

    Inilah prosedur resmi untuk memindahkan meteran listrik tanpa kena denda.

    1. Lapor ke PLN

    Pemilik rumah yang ingin mengubah posisi meteran listrik perlu melapor ke pelayanan PLN terdekat atau melalui aplikasi PLN Mobile. Hal ini terkait dengan keamanan instalasi tenaga listrik.

    “Pelaporan ini harus dilakukan secara resmi ke PLN, jangan digeser atau dipindahkan sendiri atau melalui jasa instalatir karena meteran listrik adalah aset milik PLN,” kata Gregorius dalam keterangannya dikutip dari situs resmi PLN, Kamis (4/9/2025).

    2. Petugas PLN Survei Lokasi

    Selanjutnya, petugas PLN akan datang ke lokasi konsumen untuk survei. Mereka bakal menjawab permohonan pelanggan dan menyebutkan biaya pemindahan serta instalasi kWh meter.

    3. Bayar Biaya Pindah Meteran Listrik

    Kemudian, pemilik memenuhi pembayaran biaya pindah meteran listrik. Pemilik rumah akan menggunakan nomor registrasi resmi yang dapat dibayar melalui PLN Mobile, Payment Point Online Bank (PPOB) atau marketplace lainnya.

    Besaran biaya bisa bervariasi tergantung jumlah penggantian jenis material yang dibutuhkan sesuai hasil survei. Perlu diingat, pemilik tidak diperkenankan untuk membayar biaya pindah meteran listrik secara langsung kepada petugas.

    “Semua semakin mudah dengan aplikasi PLN Mobile, konsumen cukup melaporkan lewat Pengaduan dan memilih permasalahan kWh meter layanan Pasca Bayar maupun Prabayar serta cukup memasukkan deskripsi terkait permintaan pemindahan kWh Meter di rumah,” ucapnya.

    Itulah cara memindahkan meteran listrik secara resmi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com