Tag: lalat drainase

  • Banyak Lalat di Rumah Kamu? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu serangga yang sering ada di rumah. Kehadirannya terkadang mengganggu penghuni rumah dan dikhawatirkan membawa penyakit, karena lalat merupakan salah satu binatang pembawa penyakit atau vektor.

    Tak heran, hewan yang satu ini sering diusir baik dengan bahan alami maupun insektisida. Meski demikian, lalat bisa masuk ke dalam rumah kamu bukan tanpa sebab. Ada beberapa hal yang membuat lalat tertarik untuk masuk ke dalam rumah kamu.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini beberapa alasan yang menarik lalat untuk datang ke rumah.


    1. Hal yang Membusuk

    Dilansir dari Better Homes and Gardens, kebanyakan lalat mengkonsumsi makanan organik. Biasanya mereka berburu makan pada tempat sampah, tempat kompos, dan genangan air.

    Makanan yang biasa mereka incar adalah buah yang membusuk atau terlalu matang, bakteri atau makanan kecil pada air menggenang, dan hal organik lainnya yang sedang dalam proses pembusukan.

    2. Suhu Hangat

    Lalat sangat tertarik pada suhu yang hangat. Biasanya lalat akan berkembang biak pada tempat bersuhu di atas 75°F atau setara dengan 24°C.

    3. Cepatnya Reproduksi

    Kebanyakan dari spesies lalat bisa bereproduksi sangat cepat. Rata-rata umur seekor lalat adalah 15-30 hari dan bisa menghasilkan hingga 500 telur sepanjang umurnya.

    Selain itu, rata-rata proses pendewasaan telur tersebut hingga menjadi lalat adalah 7-10 hari. Jadi kalau di rumahmu ada 5 ekor lalat betina, lalat tersebut bisa berkembang hingga 2000 ekor dalam waktu kurang dari satu bulan.

    4. Menaruh Tempat Sampah di Dekat Jendela

    Lalat bisa masuk ke dalam rumah melalui jendela dan pintu. Namun, pasti ada alasan yang menarik lalat masuk ke dalam rumah, baik melalui jendela maupun pintu. Misalnya ada tempat sampah di dekat jendela atau adanya retakan di saluran pipa.

    “Beberapa lalat seperti lalat drainase dapat masuk melalui retakan tipis di pipa drainase. Kemudian mereka dapat mulai bertelur. Sebaiknya gunakan pembersih drainase enzimatik beberapa kali setahun jika Anda sering dihinggapi lalat drainase,” kata Craig Wilson, pakar hortikultura, dan Direktur Gardener’s Dream Ltd, dilansir dari Homes and Gardens.

    Jika tempat sampah kamu berada di dekat jendela, kamu bisa berinvestasi pada salah satu tanaman pengusir lalat terbaik yang akan mengusir makhluk itu saat mereka hinggap di jendela.

    5. Ada Tumpahan Makanan/Minuman

    Salah satu hal yang menarik lalat masuk ke dalam rumah adalah adanya tumpahan makanan atau minuman. Jadi, kamu bisa langsung membersihkan tumpahan tersebut agar lalat segera pergi.

    “Lalat buah berkembang biak pada bahan organik yang lembap dan membusuk, seperti buah atau tumpahan minuman. Jika ada tempat bagi serangga ini untuk berkembang biak, mereka akan terus kembali,” kata Nancy Troyano, Ahli Entomologi Bersertifikat dan Direktur Operasional Pendidikan dan Pelatihan untuk Pengendalian Hama Ehrlich.

    Pakar tersebut menambahkan bahwa tingkat reproduksi lalat juga sangat tinggi, karena lalat betina dewasa dapat bertelur ratusan kali dan berkembang menjadi lalat dewasa hanya dalam waktu tujuh hari. Oleh karena itu, penting untuk segera membersihkan sisa makanan dan tumpahan cairan.

    Itulah beberapa hal yang menyebabkan lalat masuk ke dalam rumah. Jangan lupa untuk selalu membersihkan dan merawat rumah ya detikers supaya lalat tidak masuk ke dalam rumah!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Hal yang Bisa Memicu Datangnya Lalat ke Rumah



    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu serangga yang sering hinggap di makanan. Kehadirannya tak membawa keuntungan apa pun, justru mengganggu karena hewan ini bisa saja membawa bakteri atau kuman dari tempat hinggap sebelumnya.

    Serangga satu ini masuk ke rumah biasanya karena mendapat sinyal dari sesuatu yang mereka sukai. Misalnya mereka datang karena tau ada makanan di meja makan. Setelah itu, mereka perlu melunakkan makanan tersebut agar bisa dimakan dengan melepaskan cairan pencernaan. Maka dari itu, makanan yang sudah dihinggapi lalat sebaiknya tidak dimakan.

    Selain makanan, lalat juga bisa datang karena penyebab lain, dilansir Better Homes and Gardens berikut beberapa sinyal yang disukai lalat hingga datang ke rumah.


    1. Tempat Sampah di Dekat Jendela

    Tempat sampah adalah salah satu tempat yang disukai oleh lalat. Penempatan tempat sampah di dekat jendela yang keadaan terbuka sangat memudahkan mereka untuk masuk ke rumah. Selain jendela, lalat juga bisa masuk melalui celah-celah kecil seperti pipa drainase.

    “Beberapa lalat seperti lalat drainase dapat masuk melalui retakan tipis di pipa drainase. Kemudian mereka dapat mulai bertelur. Sebaiknya gunakan pembersih drainase enzimatik beberapa kali setahun jika Anda sering dihinggapi lalat drainase,” kata Craig Wilson, pakar hortikultura, dan Direktur Gardener’s Dream Ltd, seperti yang dikutip pada Kamis (9/1/2025).

    2. Bau Busuk

    Alasan lalat senang berada di sekitar tempat sampah adalah untuk mencari makanan dari buah busuk atau terlalu matang yang ada di tempat sampah, bakteri atau makanan kecil pada air menggenang. Mereka memang senang mengkonsumsi makanan organik. Selain tempat sampah, mereka juga sering berburu makan pada di tempat kompos dan genangan air.

    3. Suhu Hangat

    Baik musim kemarau ataupun hujan, lalat bisa berkembang biak. Serangga ini cukup mencari tempat yang hangat bersuhu sekitar di atas 75°F atau setara dengan 24°C.

    Kebanyakan dari spesies lalat bisa bereproduksi sangat cepat. Rata-rata umur seekor lalat adalah 15-30 hari dan bisa menghasilkan hingga 500 telur sepanjang umurnya.

    Selain itu, rata-rata proses pendewasaan telur tersebut hingga menjadi lalat adalah 7-10 hari. Jadi kalau di rumahmu ada 5 ekor lalat betina, lalat tersebut bisa berkembang hingga 2000 ekor dalam waktu kurang dari satu bulan.

    4. Ada Tumpahan Makanan atau Minuman

    Bukan hanya semut, lalat juga bisa datang ke rumah apabila mengetahui ada tumpahan makanan dan minuman. Maka dari itu, bekas tumpahan makanan dan minuman harus langsung dibersihkan atau justru jadi tempatnya berkembang biak.

    “Lalat buah berkembang biak pada bahan organik yang lembap dan membusuk, seperti buah atau tumpahan minuman. Jika ada tempat bagi serangga ini untuk berkembang biak, mereka akan terus kembali,” kata Nancy Troyano, Ahli Entomologi Bersertifikat dan Direktur Operasional Pendidikan dan Pelatihan untuk Pengendalian Hama Ehrlich.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com