Tag Archives: laman

Kenali Jenis-jenis Bidet Kloset Beserta Tips Pakainya


Jakarta

Setelah buang air, pengguna kamar mandi biasanya akan membersihkan diri menggunakan air. Air itu disemprotkan menggunakan alat yang disebut bidet.

Bidet adalah alat sanitasi untuk membersihkan sisa kotoran setelah buang air. Alat ini sering ditemukan di sejumlah negara di Eropa dan Asia.

Ada beragam bentuk bidet yang cara menggunakannya pun berbeda. Bahkan, beberapa sangat canggih, bisa menyemprotkan air hangat.


Apa saja jenis-jenis bidet? Simak ulasannya berikut ini.

Jenis-jenis Bidet

Inilah jenis-jenis bidet dikutip dari laman health, Kamis (18/9/2025).

1. Jet Spray

Ilustrasi desain kamar mandi.Ilustrasi desain kamar mandi. Foto: iStock

Jenis bidet yang sering ditemui di Indonesia biasa disebut jet spray. Alatnya berbentuk selang dengan kepala pancuran dan terpisah dari kloset. Pengguna mesti menjangkau genital dan anus dengan perangkat tersebut.

2. Bidet Bawaan

toiletIlustrasi bidet bawaan. Foto: (Wahyu/detikTravel)

Lalu, ada bidet elektrik yang sudah bawaan, posisinya berada di bawah dudukan kloset. Bidet ini tidak memakan ruang kamar mandi. Area yang dapat dibersihkan mungkin terbatas karena alat tersebut terpasang pada dudukan toilet.

3. Bidet Terpisah

Beautiful Large Bathroom in Luxury Home with double sink, bathtub and bidetBidet terpisah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Mariakray

Ada juga bidet berukuran agak besar seperti wastafel yang terpasang di sebelah kloset sehingga cukup memakan ruang. Pengguna kamar mandi harus berpindah dari toilet ke bidet untuk menggunakannya.

Tips Pakai Bidet

Meski membersihkan diri menggunakan air sangat dianjurkan, caranya pun harus benar agar lebih higienis. Berikut ini tipsnya.

1. Bersihkan dari Arah Depan ke Belakang

Pastikan untuk menyemprotkan air dari depan ke belakang. Cara ini akan menghindari bakteri dari kotoran BAB mengenai uretra sehingga mencegah penyakit akibat infeksi.

2. Bersihkan Bidet secara Rutin

Untuk meminimalisir penyebaran bakteri, bersihkan atau desinfeksi bidet secara rutin terutama pada kamar mandi umum. Bersihkan bidet genggam atau jet spray dengan kain atau tisu toilet sebelum menggunakannya.

3. Lap Setelah Menggunakan Bidet

Setelah menggunakan bidet, lap area genital dan anus. Ini membantu memastikan semua kotoran feses, darah menstruasi, atau urin tidak tersisa.

Itulah jenis-jenis bidet dan tips pakainya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

AC Kurang Dingin? Bisa Jadi Ini Biang Keroknya


Jakarta

Saat cuaca lagi panas-panasnya, paling enak menyalakan AC di rumah. Namun, kalau udara yang keluar dari AC kurang dingin, rasanya tetap gerah dan panas.

AC yang tidak dingin bisa jadi pertanda masalah, lho. Ada yang nggak beres dengan perangkatnya sehingga mesti dicek dan diperbaiki sama tukang servis AC.

Supaya lebih paham, sebaiknya pemilik rumah ketahui dulu penyebab AC tidak dingin. Simak penjelasannya berikut ini.


Penyebab AC Tidak Dingin

Inilah beberapa faktor yang bikin AC kurang dingin, dikutip dari laman Neighborhood Plumbing, Heating, Cooling & Electrical, Rabu (15/10/2025).

1. Setting AC Kurang Tepat

Terkadang penyebab AC kurang dingin itu sederhana, cuman salah penyetelan. Penghuni rumah bisa tanpa sengaja setting AC ke ‘fan’ alih-alih ‘cool’. Hal itu membuat blower berjalan tapi kompresor tidak bekerja sehingga udara yang keluar nggak dingin.

Selain itu, bisa saja penghuni menyetel AC dengan suhu terlalu tinggi. Akibatnya, udara yang keluar kurang dingin. Oleh karena itu, pastikan untuk mengecek setelan AC pada remotnya ya.

2. Filter Kotor

Filter itu bagaikan paru-paru AC. Jika filter kotor atau tersumbat, sistem AC mesti bekerja lebih keras. Lama-lama penumpukan kotoran itu bakal menghalangi aliran udara sehingga AC menjadi tidak dingin.

Solusinya adalah membersihkan filter AC. Filter yang bersih bisa sangat mempengaruhi pendinginan ruangan. Idealnya, filter dibersihkan sebulan sekali kalau pemakaian AC sangat sering digunakan.

3. Kumparan Kondensor Kotor

AC split terbagi menjadi dua bagian, yakni unit indoor dan outdoor. Kondensor outdoor memiliki kumparan yang berfungsi untuk melepaskan panas.

Kalau kumparan tertutup debu, kotoran, atau dedaunan, hawa panas tidak bisa keluar. Tanpa pertukaran panas yang tepat, AC tidak bisa mendinginkan ruangan.

4. Kekurangan Refrigeran

Refrigeran atau yang lebih dikenal sebagai freon sangat penting buat mendinginkan udara. Jika ada kebocoran atau tingkat freon rendah, udara nggak akan dingin.

Refrigeran yang rendah biasanya menandakan ada kebocoran di dalam sistem. Kebocoran itu bisa terjadi pada pipa tembaga, sambungan, atau kumparan. Lalu, kebocoran sering kali akibat keausan, korosi, atau pemasangan perangkat yang buruk. Masalah seperti ini membutuhkan bantuan dari tukang servis AC.

5. Masalah Kompresor

Kompresor berfungsi memompa refrigeran ke sistem AC. Tanpanya, udara ruangan nggak bakal dingin.

Terkadang kompresor tidak menyala meski kipas sudah berjalan. Hal itu bisa disebabkan oleh kerusakan kapasitor atau kompresor. Pemilik rumah perlu meminta bantuan tukang servis buat memperbaikinya.

Itulah beberapa penyebab AC tidak bisa mendinginkan ruangan. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Jangan Langsung Pakai Air Keran untuk Akuarium Ikan di Rumah, Berisiko!


Jakarta

Bagi pemilik ikan hias, menggunakan air keran untuk mengisi akuarium kerap jadi pilihan paling mudah. Tinggal buka keran, isi wadah, dan akuarium pun penuh.

Namun, langkah cepat ini justru bisa membawa masalah besar untuk ikan. Air keran yang terlihat bersih belum tentu aman bagi makhluk air, terutama jika tidak melalui proses pengolahan terlebih dahulu.

Dilansir dari situs resmi Florida Department of Agriculture & Consumer Services (FDACS), Minggu (2/11/2025), air keran tidak boleh langsung digunakan untuk akuarium karena bisa saja mengandung disinfektan seperti klorin dan kloramin. Bahan kimia ini memang berguna untuk membunuh bakteri berbahaya pada air konsumsi manusia, tetapi bersifat toksik bagi ikan dan dapat merusak sistem pernapasan mereka.


Bahaya Pakai Air Keran Langsung untuk Ikan

Klorin dan kloramin bersifat toksik bagi organisme air. Kontak langsung bisa mengiritasi insang, mengganggu kemampuan ikan bernapas, dan menyebabkan kematian dalam waktu singkat. Selain itu, air keran juga kerap memiliki pH dan tingkat kesadahan yang bervariasi di tiap daerah. Ketidaksesuaian kondisi air membuat ikan lebih mudah stres dan rentan terserang penyakit.

Dikutip dari laman Petco, kualitas air adalah faktor utama dalam menjaga kesehatan ikan, dan air yang tidak diproses dengan benar bisa menimbulkan masalah besar bagi akuarium rumahan.

Cara Mengolah Air Keran agar Aman untuk Aquarium

Ada beberapa teknik sederhana untuk membuat air keran aman bagi ikan. Masih dilansir dari Petco, cara paling efektif adalah menggunakan water conditioner atau dechlorinator khusus akuarium. Produk ini dapat dibeli pada toko ikan dan dirancang untuk menetralkan klorin dan kloramin secara cepat sehingga air siap digunakan dalam hitungan menit.

Dilansir dari FDACS, air keran juga bisa didiamkan selama 24-48 jam di wadah terbuka agar klorin menguap secara alami, meskipun metode ini kurang efektif untuk kloramin. Penggunaan karbon aktif sebagai media filtrasi juga direkomendasikan untuk membantu menyerap bahan kimia yang tersisa dalam air.

Sebagai langkah tambahan, mengecek parameter air seperti pH dan kesadahan sebelum memasukkan air ke akuarium bisa membantu menjaga stabilitas ekosistem akuatik.

Tips Saat Mengganti Air Aquarium

Walau air sudah diproses, penggantian tetap perlu dilakukan bertahap. Penggantian sekitar seperlima hingga sepertiga volume air membantu mencegah stres pada ikan dan menjaga keseimbangan bakteri baik. Penting pula memastikan suhu air pengganti serupa dengan suhu air akuarium agar ikan tidak mengalami temperature shock.

Air keran tetap bisa digunakan untuk akuarium, asalkan melalui proses penetralan terlebih dahulu. Dengan langkah sederhana seperti penggunaan dechlorinator, pengendapan air, atau filtrasi karbon aktif, ikan dapat hidup lebih sehat dan terhindar dari bahaya zat kimia beracun.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

5 Kebiasan yang Bantu Bakar Lemak saat Tidur, Bisa Dicoba di Rumah

Jakarta

Berat badan yang ideal adalah keinginan banyak orang. Untuk mendapatkannya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan seperti melakukan aktivitas fisik, pola makan sehat, dan istirahat yang cukup.

Saat tidur, tubuh tetap bekerja membakar lemak termasuk lemak di perut. Namun, untuk bisa menurunkan berat badan saat tidur diperlukan beberapa hal.

Dikutip dari laman Eat This, berikut beberapa kebiasaan yang dapat membantu membakar lemak saat tidur.


1. Matikan lampu saat tidur

Sebuah studi yang dipublikasi dalam American Journal of Epidemiology mengungkapkan paparan cahaya saat malam tidak hanya mengganggu tidur, tetapi dapat menambah berat badan.

Subjek studi yang tidur di kamar paling gelap memiliki kemungkinan 21 persen lebih kecil untuk mengalami obesitas, dibandingkan mereka yang tidur di kamar paling terang.

2. Gosok gigi setelah makan malam

Setelah makan malam, segera gosok gigi dan bersihkan gigi menggunakan benang atau floss. Meski terlihat sepele, kebiasaan ini dapat membuat seseorang tidak makan lagi setelahnya.

3. Bodyweight exercise

Demi mendapatkan tidur yang nyenyak dan membakar lemak, cobalah lakukan beberapa menit olahraga menjelang tidur. Tidak harus menggunakan alat khusus, cukup lakukan bodyweight training.

Misalnya dengan latihan squat 10 kali, diikuti plank 30 detik. Selain itu, bisa juga dengan berjalan kaki di rumah atau push up.

4. Jauhkan alat elektronik

Pastikan jauh dari alat elektronik sebelum tidur. Setidaknya 20-30 menit sebelum tidur. Hal ini dapat membuat seseorang tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

5. Latihan kardio

Latihan kardio sebelum tidur juga dapat membantu pembakaran lemak perut selama tidur. Riset menunjukkan bahwa latihan kardio lebih efektif jika dilakukan setelah latihan angkat beban atau bodyweight training.

Misalnya seperti jalan kaki, naik turun tangga, atau mengendarai sepeda statis.

(sao/naf)

Sumber : health.detik.com

Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto

Youtuber Mukbang Nikocado Avocado Operasi Pengangkatan Kulit usai Turun 113 Kg


Jakarta

Nikocado Avocado yang dikenal sebagai bintang ‘mukbang’ di YouTube, mengungkap dirinya telah menjalani operasi pengangkatan kulit. Ini dilakukan setelah berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 113 kg.

“Saya memiliki banyak kulit yang kendur. Saya tahu itu akan terjadi dan selalu menyembunyikannya di balik celana,” ungkap pria bernama asli Nicholas Perry itu.

“Maka dari itu saya akhirnya memutuskan untuk menjalani operasi pengangkatan kulit,” lanjutnya yang dikutip dari laman People.


Awalnya, Perry hanya melakukan facelift untuk mengencangkan bagian wajahnya. Saat itu, ia belum ada pertimbangan untuk mengangkat kulit berlebih di tubuhnya karena prosesnya yang mungkin lebih rumit.

Selama masa pemulihan, Perry berkonsultasi dengan dokter bedah untuk menjalani operasi pengangkatan kulit. Keputusan ini diambil karena ia mulai merasa terganggu dengan kulit di area perutnya.

“Saya sedang berbelanja pakaian untuk pesta pernikahan, tidak ada yang pas, dan saya harus terus menekan perut saya ke dalam celana. Itu sangat menyebalkan dan menjijikkan dan saya berpikir harus menghilangkan ini,” tuturnya.

Perry melakukan 360 body lift, yang menurut American Society of Plastic Surgeons dilakukan untuk menghilangkan kulit dan lemak kendur yang berlebih. Prosedur ini juga dapat memperbaiki permukaan kulit yang kendur dan tidak teratur.

Operasi seperti yang dijelaskan Perry, dilakukan dengan sayatan yang melingkari seluruh tubuhnya, seperti ikat pinggang. Selama prosedur, tim dokter berhasil mengangkat sekitar 4,5 kg kulitnya.

Setelah operasi, Perry membagikan hasilnya di media sosial. Ia terlihat memakai korset pinggang dan memperlihatkan penampilan barunya.

“Saya suka hasilnya dan merasa sangat baik. Saya belum pernah merasa sebagus ini seumur hidup,” kata Nikocado, memamerkan bekas luka di bawah lengan dan di pinggangnya.

“Saya tidak pernah merasa sebahagia ini. Saya tidak sabar untuk pergi ke pantai dan menyaksikan matahari terbit, bermeditasi, merasakan matahari, merasakan angin, dan menghirup udara itu,” pungkasnya.

(sao/kna)

Sumber : health.detik.com

Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
image : unsplash.com / Jonas Weckschmied

Lewatkan Sarapan Bisa Turunkan BB? Cek Faktanya!

Jakarta

Sarapan adalah makanan pagi yang membatalkan puasa semalaman. Ada orang-orang yang melewatkan sarapan dengan tujuan tertentu, salah satunya menurunkan berat badan.

Kendati demikian, menurut ahli diet Claire Rifkin, MS, RDN, melewatkan sarapan bisa menghilangkan kesempatan untuk menutrisi tubuh dan pikiran secara efektif. Hal ini juga bisa membuat keinginan makan yang lebih kuat nantinya.

Melewatkan Sarapan Bisa Turunkan BB?

Melewatkan sarapan mungkin terkesan menjadi cara sederhana untuk mengurangi kalori. Tapi, hal ini justru dapat membuat tubuh lapar sepanjang hari. Nantinya ada rasa ingin ngemil dan makan dalam porsi besar, sehingga membuat jumlah kalori melonjak.


Dikutip dari laman Eating Well, dalam sebuah penelitian, melewatkan sarapan justru dikaitkan dengan penambahan berat badan dan resistensi insulin. Selain itu, hal ini juga bisa berdampak negatif pada kesehatan secara keseluruhan. Bahkan, orang yang sering melewatkan sarapan berisiko mengalami obesitas, hipertensi, hingga diabetes.

Melewatkan makan saat lapar bisa menghambat hormon lapar dan kenyang, yang sebenarnya ada karena suatu alasan. Hormon leptin dan ghrelin membantu mengatur nafsu makan degan sehat, sehingga sangat penting untuk menjaga hormon ini pada tingkat yang optimal.

Dikutip dari laman Cleveland Clinic, leptin dan ghrelin terlibat dalam pengendalian nafsu makan dan rasa kenyang. Ghrelin diproduksi di lambung dan memberi sinyal ke otak saat lapar, sementara leptin memberi tahu otak kapan tubuh memiliki cukup energi yang tersimpan dan merasa kenyang.

Ketika tubuh tidak mendapat sinyal yang tepat dari hormon-hormon ini, bisa jadi orang yang mengalaminya akan melewatkan waktu makan saat tubuh membutuhkannya, atau makan makanan rendah nutrisi berlebihan karena kelaparan.

Jadi, menyadari dan menghargai sinyal lapar dan kenyang dari tubuh merupakan cara untuk menerapkan ‘mindful eating’, sekaligus mencegah kebiasaan melewatkan waktu makan.

“Ketika klien saya memprioritaskan sarapan, hal itu membantu mengurangi asupan kalori mereka di kemudian hari ketika kebiasaan sehat mudah terlupakan,” kata ahli diet Melissa Mitri, MS, RD.

“Penelitian menunjukkan mereka yang sarapan secara teratur cenderung memiliki berat badan lebih rendah,” tambahnya.

Dampak Melewatkan Sarapan

Tak hanya berpotensi menaikkan berat badan, melewatkan sarapan bisa menimbulkan banyak efek jangka pendek atau jangka panjang. Berikut di antaranya:

  • Merasa lebih moody atau cemas
  • Membahayakan kesehatan jantung
  • Tubuh kekurangan energi
  • Metabolisme tubuh menurun.

Ditinjau oleh:Mhd. Alrdian, S.Gz, lulusan ilmu gizi Universitas Andalas, saat ini menjadi penulis lepas di detikcom.

(elk/suc)

Sumber : health.detik.com

Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
image : unsplash.com / Jonas Weckschmied

Diet Tanpa Olahraga Bisa Kurus? Ini Kata Ahli

Jakarta

Para ahli umumnya merekomendasikan keseimbangan antara pola makan dan olahraga untuk menjaga kebugaran. Namun, bagi orang dengan gaya hidup sibuk, gerakan terbatas, atau keterbatasan fisik yang membuat sulit membakar kalori, pengaturan asupan nutrisi bisa menjadi solusi utama.

Menurut dokter spesialis obesitas dan lipid, Spencer Nadolsky, pola makan atau nutrisi adalah faktor terpenting dalam upaya menurunkan berat badan. Lantas, seperti apa cara diet tanpa olahraga menurut ahli?

Beberapa cara untuk menurunkan berat badan tanpa olahraga menurut ahli, seperti tidak melewatkan makan, makan lebih banyak serat, karbohidrat, serta lemak, hingga tidur yang cukup. Dikutip dari laman Prevention, begini penjelasannya.


1. Jangan Lewatkan Makan

Menurut ahli diet Alex Evink, RD, ada orang-orang yang mungkin berpikir bahwa hanya makan satu atau dua kali sehari kemungkinan akan menghasilkan asupan kalori yang lebih rendah secara keseluruhan. Tapi melewatkan makan bisa menyebabkan ngemil tanpa sadar atau malah makan berlebihan.

Jika fokus makan tiga kali sehari dengan kontrol porsi, rasa lapar tidak akan datang dan kemungkinan besar asupan kalori keseluruhan yang dikonsumsi lebih sedikit.

Selain itu makan dari piring dan mangkuk yang lebih kecil. Dengan begitu, kemungkinan besar asupan makanan yang masuk akan mengandung lebih sedikit kalori.

2. Perbanyak Serat

Serat dikenal baik untuk pencernaan. Ahli diet, Karen Ansel MS, RDN menyarankan asupan serat untuk membantu menurunkan berat badan.

“Serat bisa membantu menurunkan berat badan dalam banyak cara,” katanya.

Serat mengembang di usus seperti spons sehingga menjadi penekan nafsu makan alami. Selain itu, penelitian terbaru menemukan bahwa serat memberikan dampak positif pada bakteri baik di usus yang membantu memproduksi hormon di usus. Dalam hal ini hormon tersebut memberi tahu otak bahwa tubuh sudah cukup maka.

“Usahakan untuk mengonsumsi setidaknya 25 gram serat per hari dari berbagai makananan kaya serat seperti biji-bijian utuh, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran,” tambahnya.

3. Perbanyak Protein

Sama seperti serat, protein secara alami membantu merasa kenyang dengan mempengaruhi produksi hormon kenyang. Protein membutuhkan waktu lama untuk dicerna, sehingga saat mengonsumsinya seseorang cenderung tidak akan mencari camilan setelah makan makanan kaya protein.

“Protein juga membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna daripada, misalnya, lemak atau karbohidrat, sehingga Anda tidak menyimpan banyak kalori,” tutur Ansel.

Untuk hasil yang maksimal, usahakan untuk mengonsumsi 20 gram protein tanpa lemak per porsi makan, seperti ikan, ayam, kalkun, telur, dan produk susu rendah lemak.

4. Konsumsi Lemak

Lemak membantu tubuh merasa lebih kenyang lebih lama dan bisa membantu mencegah lonjakan gula darah yang membuat timbulnya rasa lapar. Ahli diet Jessica Cording, RD menyarankan untuk menambah kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan berminyak ke dalam pola makan.

“Ketika Anda mulai lebih memperhatikan asupan lemak, itu bisa sangat membantu,” katanya.

5. Seimbangkan Karbohidrat

Banyak orang menganggap diet rendah karbohidrat atau bahkan diet keto penting untuk menurunkan berat badan. Kendati demikian tak perlu sampai benar-benar menghilangkan karbohidrat dari menu harian.

Menurut Coding, keseimbangan antara karbohidrat, protein, dan lemak adalah kunci untuk menjaga rasa kenyang yang bisa mengurangi keinginan ngemil dan makan berlebihan, yang bisa menghambat upaya penurunan berat badan.

6. Tidur yang Cukup

Sebuah studi pada tahun 2022 mengungkapkan, lebih banyak tidur bisa menyebabkan penurunan berat badan. Bagaimana bisa?

“Kurang tidur, kurang dari enam jam per malam bisa memengaruhi hormon pengatur rasa lapar yang menyebabkan peningkatan ngemil dan perubahan kebiasaan makan,” kata Nadolsky.

7. Hidrasi yang Baik

Kadang-kadang, tubuh salah mengartikan rasa haus sebagai rasa lapar. Sehingga pada akhirnya menyebabkan makan lebih banyak dari yang dibutuhkan. Sebuah studi menemukan, minum air sebelum makan dikaitkan dengan penurunan berat badan.

“Jika Anda tidak minum cukup air, tubuh akan menahan air untuk mencegah dehidrasi parah

8. Kurangi Gula

Tidak diketahui secara jelas apakah gula sendiri bisa menyebabkan kenaikan berat badan, tapi satu hal yang pasti adalah gula cenderung masuk ke dalam makanan yang mengandung terlalu banyak kalori.

“Baik itu soda, latte manis, atau makanan penutup, makanan-makanan ini harus menjadi yang pertama dihilangkan jika Anda ingin menurunkan berat badan,” kata Ansel.

Dia juga mengingatkan gula tersembunyi di berbagai macam makanan, seperti saus tomat, roti, saus salad, dan lain sebagainya.

(elk/suc)



Sumber : health.detik.com

5 Kebiasaan Baik Sebelum Tidur yang Bantu Turunkan Berat Badan

Jakarta

Saat berusaha menurunkan berat badan, mengatur pola makan sehat dan rutin berolahraga memang penting. Namun, ada juga kebiasaan sederhana sebelum tidur yang ternyata bisa membantu.

Tidur yang berkualitas bukan hanya berperan dalam menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga dapat mendukung proses penurunan berat badan. Beberapa rutinitas malam hari bahkan bisa menjadi kunci keberhasilan diet. Apa saja kebiasaan tersebut?

5 Kebiasaan Baik Sebelum Tidur yang Bantu Turunkan Berat Badan

Menghindari asupan makanan, banyak bergerak, relaksasi, hingga minum teh tanpa kafein bisa membantu menurunkan berat badan.


1. Menghindari Asupan Makanan Larut Malam

Makan malam atau camilan yang dikonsumsi dekat dengan waktu tidur bisa menghambat upaya penurunan berat badan. Dikutip dari laman WebMd, banyak orang memilih makanan berkalori tinggi sebelum tidur yang pada akhirnya menyebabkan kenaikan berat badan.

Selain itu, asupan makanan atau camilan di larut malam bisa membuat lebih sulit tidur. Jadi, usahakan untuk tidak mengonsumsi makanan. beberapa jam sebelum tidur hingga bangun keesokan harinya.

2. Olahraga Ringan

Dikutip dari laman Eating Well, penelitian menunjukkan bahwa orang yang berolahraga secara teratur akan tidur lebih lama dan mendapat tidur yang nyenyak dibandingkan dengan mereka yang kurang aktif. Tapi, hindari berolahraga terlalu larut malam. Berhenti setidaknya satu jam sebelum tidur.

Selain itu, jangan memilih olahraga yang berat. Beberapa olahraga yang bisa dilakukan di antaranya push up, pull up, squat, dan plank.

3. Mematikan Lampu

Tidur di kamar yang gelap bisa membantu tidur lebih nyenyak. Perlu diketahui, mendapatkan waktu tidur yang cukup bisa membantu menurunkan berat badan.

Matikan lampu dan tutupi jendela untuk menghalangi cahaya. Simpan ponsel dan laptop 30 menit sebelum tidur.

4. Relaksasi

Stres bisa memengaruhi berat badan dengan meningkatkan hormon kortisol, yang mendorong tubuh menyimpan lemak, terutama di sekitar perut. Dikutip dari laman Times of India, tidur dalam keadaan stres atau cemas bisa mengganggu tidur dan menyebabkan keinginan ngemil larut malam.

Coba lakukan relaksasi dengan melatih pernapasan dalam, meditasi, atau peregangan ringan. Selain itu, mendengarkan musik yang menenangkan atau membaca buku juga bisa membantu. Ketika pikiran tenang, tidur bisa lebih nyenyak.

5. Minum Teh Non-Kafein

Minum teh non-kafein sebelum tidur bisa meningkatkan kualitas tidur dan menunjang pembakaran lemak dalam tubuh. Salah satu teh non kafein yang bisa dikonsumsi adalah teh rooibos, yang terbuat dari daun semak Aspalathus linearis yang ditemukan di Afrika Selatan.

Teh ini mengandung flavonoid bernama Aspalathin. Menurut penelitian, senyawa ini bisa mengurangi hormon stres yang memicu rasa lapar dan penyimpanan lemak dalam tubuh. Sehingga, teh rooibos bisa membantu menurunkan berat badan.

(elk/suc)



Sumber : health.detik.com

5 Kebiasaan Baik Sebelum Tidur yang Bantu Turunkan Berat Badan

Jakarta

Saat berusaha menurunkan berat badan, mengatur pola makan sehat dan rutin berolahraga memang penting. Namun, ada juga kebiasaan sederhana sebelum tidur yang ternyata bisa membantu.

Tidur yang berkualitas bukan hanya berperan dalam menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga dapat mendukung proses penurunan berat badan. Beberapa rutinitas malam hari bahkan bisa menjadi kunci keberhasilan diet. Apa saja kebiasaan tersebut?

5 Kebiasaan Baik Sebelum Tidur yang Bantu Turunkan Berat Badan

Menghindari asupan makanan, banyak bergerak, relaksasi, hingga minum teh tanpa kafein bisa membantu menurunkan berat badan.


1. Menghindari Asupan Makanan Larut Malam

Makan malam atau camilan yang dikonsumsi dekat dengan waktu tidur bisa menghambat upaya penurunan berat badan. Dikutip dari laman WebMd, banyak orang memilih makanan berkalori tinggi sebelum tidur yang pada akhirnya menyebabkan kenaikan berat badan.

Selain itu, asupan makanan atau camilan di larut malam bisa membuat lebih sulit tidur. Jadi, usahakan untuk tidak mengonsumsi makanan. beberapa jam sebelum tidur hingga bangun keesokan harinya.

2. Olahraga Ringan

Dikutip dari laman Eating Well, penelitian menunjukkan bahwa orang yang berolahraga secara teratur akan tidur lebih lama dan mendapat tidur yang nyenyak dibandingkan dengan mereka yang kurang aktif. Tapi, hindari berolahraga terlalu larut malam. Berhenti setidaknya satu jam sebelum tidur.

Selain itu, jangan memilih olahraga yang berat. Beberapa olahraga yang bisa dilakukan di antaranya push up, pull up, squat, dan plank.

3. Mematikan Lampu

Tidur di kamar yang gelap bisa membantu tidur lebih nyenyak. Perlu diketahui, mendapatkan waktu tidur yang cukup bisa membantu menurunkan berat badan.

Matikan lampu dan tutupi jendela untuk menghalangi cahaya. Simpan ponsel dan laptop 30 menit sebelum tidur.

4. Relaksasi

Stres bisa memengaruhi berat badan dengan meningkatkan hormon kortisol, yang mendorong tubuh menyimpan lemak, terutama di sekitar perut. Dikutip dari laman Times of India, tidur dalam keadaan stres atau cemas bisa mengganggu tidur dan menyebabkan keinginan ngemil larut malam.

Coba lakukan relaksasi dengan melatih pernapasan dalam, meditasi, atau peregangan ringan. Selain itu, mendengarkan musik yang menenangkan atau membaca buku juga bisa membantu. Ketika pikiran tenang, tidur bisa lebih nyenyak.

5. Minum Teh Non-Kafein

Minum teh non-kafein sebelum tidur bisa meningkatkan kualitas tidur dan menunjang pembakaran lemak dalam tubuh. Salah satu teh non kafein yang bisa dikonsumsi adalah teh rooibos, yang terbuat dari daun semak Aspalathus linearis yang ditemukan di Afrika Selatan.

Teh ini mengandung flavonoid bernama Aspalathin. Menurut penelitian, senyawa ini bisa mengurangi hormon stres yang memicu rasa lapar dan penyimpanan lemak dalam tubuh. Sehingga, teh rooibos bisa membantu menurunkan berat badan.

(elk/suc)



Sumber : health.detik.com

Viral Metode Diet 30-30-30, Cara Sederhana untuk Turunkan Berat Badan


Jakarta

Metode diet 30-30-30 merupakan metode penurunan berat badan yang didukung oleh sains. Metode ini dilakukan dengan mengonsumsi 30 gram protein dalam 30 menit pertama setelah bangun tidur, yang dilanjutkan dengan olahraga selama 30 menit.

Metode ini pertama kali diusulkan oleh Timothy Ferriss dalam bukunya ‘The 4-Hour Body’, tetapi dipopulerkan oleh ahli biologi Gary Brecka di TikTok. Brecka mengklaim metode ini dapat membantu seseorang menurunkan berat badan dan mengendalikan kadar gula darah dan insulin.

Apa Itu Metode Diet 30-30-30?

Dengan metode 30-30-30, seseorang mengonsumsi 30 gram protein dalam 30 menit pertama setelah bangun tidur. Karbohidrat dan lemak juga dapat dimasukkan, tetapi terpenting adalah sarapan dengan 30 gram protein.


Langkah selanjutnya adalah berolahraga selama 30 menit. Disarankan untuk melakukan latihan kardiovaskular steady-state. Ini berarti, latihan kardio intensitas rendah yang sedikit meningkatkan detak jantung, tetapi tidak terlalu banyak, seperti berjalan kaki atau bersepeda santai.

Ini bertujuan untuk menjaga detak jantung seseorang pada atau di bawah 135 denyut per menit (bpm). Kegiatan ini juga bisa dilakukan dengan santai, seperti jogging atau bersepeda sambil bercengkrama.

“Ada bukti ilmiah bahwa mengkonsumsi lebih banyak protein, terutama pada saat sarapan, dapat membantu mengurangi konsumsi kalori sepanjang hari. Karena protein membantu Anda merasa kenyang lebih lama,” terang Josten Fish, seorang ahli diet yang dikutip dari laman Health, Kamis (21/8/2025).

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak protein dapat mempercepat penurunan berat badan. Hal ini disampaikan oleh ahli gizi dan ahli diet kardiologi, Michelle Routhenstein.

“Selain itu, makan sarapan yang kaya protein yang cukup dapat membantu menstabilkan gula darah dan melawan resistensi insulin, penyebab utama penurunan berat badan yang sulit,” sambungnya.


Bagaimana Cara Melakukan Diet 30-30-30?

1. Mengonsumsi 30 gram protein

Cobalah mengonsumsi 30 gram protein dalam 30 menit setelah bangun tidur di pagi hari. Makanan yang bisa dikonsumsi, seperti:

  • Smoothie buah dengan bubuk protein.
  • Greek Yogurt dengan kacang-kacangan.
  • Roti berprotein tinggi dengan selai kacang atau telur dan keju.
  • Quinoa dengan tahu, telur, kacang-kacangan, atau keju.
  • Tiga telur orak-arik dengan keju.

2. Berolahraga selama 30 menit.

Fokuskan olahraga selama 30 menit pada latihan kardiovaskular, bukan latihan kekuatan. Anda perlu berolahraga cukup keras hingga jantung berdetak lebih cepat, tetapi jangan terlalu keras.

Berikut beberapa ide yang akan membuat detak jantung berada di zona yang tepat:

  • Joging
  • Berenang beberapa putaran di kolam renang
  • Bersepeda santai
  • Nyalakan musik dan menari
  • Gunakan mesin kardio di pusat kebugaran, seperti stair stepper atau elliptical
  • Berjalan di atas treadmill atau di sekitar lingkungan

Manfaat Metode 30-30-30

Metode 30-30-30 bertujuan untuk membakar lemak tubuh, bukan otot. Ini juga membantu memompa jantung di atas detak jantung saat istirahat akan meningkatkan atau mempertahankan kebugaran, dengan mendorong pembakaran lemak tubuh.

Mengonsumsi protein saat sarapan juga dapat mendukung tujuan pembakaran lemak tersebut.

“Dengan mengonsumsi 30 gram protein dalam 30 menit pertama setelah bangun tidur, seseorang dapat meningkatkan metabolisme mereka dan menyediakan nutrisi penting bagi tubuh mereka,” beber Fish.

Sarapan kaya protein dapat membantu mengendalikan nafsu makan dan mengatur kadar gula darah. Sebuah studi tahun 2021 menemukan bahwa menggabungkan konsumsi lebih banyak protein dengan latihan kardiovaskular menghasilkan lebih sedikit lemak tubuh, menurunkan kolesterol, mengurangi peradangan, dan meningkatkan sensitivitas insulin.

(sao/kna)



Sumber : health.detik.com