Tag: lampu

  • Begini Lho Cara Merawat Lampu Taman Biar Awet Cantiknya



    Jakarta

    Lampu taman berfungsi sebagai penerang taman pada malam hari. Namun, tak cuma jadi sebatas penerang saja. Lampu taman bisa jadi elemen penting yang bisa mempercantik taman

    Cahaya yang dihasilkan lampu taman pada malam hari juga bisa meningkatkan keamanan rumah. Namun, lampu jenis ini harus rajin dirawat karena mudah korosi. Terlebih, jika lampu taman berada di outdoor sehingga sering terkena paparan sinar matahari dan air hujan.

    Lalu, bagaimana cara merawat lampu taman agar tetap awet? Melansir dari Katadata, Sabtu (16/12/2023), berikut caranya.


    1. Rutin Bersihkan Bagian Reflektor

    Reflektor merupakan bagian lampu yang mengelilingi bohlam untuk membantu memantulkan cahaya pada arah tertentu. Bagian ini sering menumpuk debu dan jaring laba-laba yang membuat pancaran cahaya lampu menjadi remang-remang. Untuk itu, pastikan untuk selalu mengelap reflektor internal lampu dan melapisi lensa lampu dengan kain mikrofiber.

    2. Cek Kondisi Seluruh Kerusakan yang Ada

    Meski lampu masih bisa memancarkan cahaya, bukan berarti tidak ada kerusakan. Jadi, kamu harus rajin memeriksa seluruh bagian lampu outdoor, seperti filamen, kawat penghubung, dan isolator. Jika ada masalah, segera ganti dengan yang baru untuk mengurangi risiko korsleting.

    3. Ganti Bohlam Bila Sudah Redup

    Jika cahaya yang dipancarkan lampu taman sudah mulai redup, lebih baik kamu langsung mengganti bohlamnya. Pilihlah jenis lampu light emitting diode (LED) agar lebih hemat energi dan ramah lingkungan.

    4. Periksa pada Bagian Kabel

    Biasanya, kabel lampu taman disimpan dengan cara dikubur untuk mengurangi risiko tersandung. Bila kabel sudah rusak, segera ganti dengan yang baru. Kamu bisa menggunakan pipa bawah tanah untuk melindungi kabel.

    Demikian cara merawat lampu taman. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Aman Simpan Lampu Hias Dekorasi Tahun Baru biar Bisa Dipakai Lagi Tahun Depan


    Jakarta

    Lampu memegang peranan penting dalam dekorasi ruangan supaya lebih hidup. Saking pentingnya, banyak yang sengaja membeli lampu hias untuk mendekorasi rumahnya agar semakin semarak ketika kerabat berkunjung saat tahun baru.

    Masalahnya, setelah ingar bingar pesta perayaan tahun baru usai, kadang kita bingung di mana harus menyimpan lampu hias yang dipakai untuk dekorasi tahun baru tersebut.

    Tak perlu khawatir, karena ada panduan praktis untuk merapikan lampu hias sebelum disimpan lho! Dalam artikel ini, kami akan membagikan beberapa metode sederhana dan hemat biaya untuk menyimpan lampu hias sehingga kamu bisa dengan mudah menghias rumah dengan indah pada tahun berikutnya.


    Melansir Real Simple, Senin (1/1/2024), berikut tips praktis menyimpan lampu hias agar rapi dan tidak kusut.

    1. Simpan di Kemasan Asli

    Jika kamu masih menyimpan kemasan asli lampu hias, ini bisa menjadi solusi yang sangat efektif. Namun, daripada berusaha memasukkan lampu kembali ke dalam rak kecil di dalamnya, gunakan sisi luar kotak. Tempelkan ujung rangkaian lampu ke kotak, bungkus dengan rapat, dan pastikan untuk melindunginya dengan lapisan pelindung, seperti kertas tisu atau bubble wrap.

    2. Gunakan Karton Tebal

    Jika kamu tidak memiliki kemasan asli, gunakan sepotong karton tebal. Potong celah di ujung karton untuk menahan ujung lampu, bungkus rangkaian lampu dengan rapat, dan amankan dengan selotip. Lindungi dengan bubble wrap atau kertas tisu untuk memastikan lampu tetap aman selama penyimpanan.

    3. Gantung dengan Gantungan Pakaian

    Gantungan pakaian bisa menjadi solusi yang praktis, terutama jika kamu memiliki lemari khusus untuk dekorasi hias. Selipkan ujung lampu ke dalam alur gantungan, bungkus lampu di sekitar bagian atas dan bawah gantungan, dan amankan dengan tape. Metode ini tidak hanya efektif, tetapi juga memudahkan untuk mengambil lampu kembali nanti.

    4. Gulung di Tabung Bekas Tisu

    Kamu juga bisa memanfaatkan kemasan berbentuk tabung, seperti tisu toilet atau kok bulutangkis. Tempelkan ujung lampu ke dalam silinder, gulung lampu dengan rapi, dan amankan dengan selotip. Kamu bahkan bisa menambahkan pita sebagai sentuhan akhir untuk menjaga agar lampu tetap aman dan rapi.

    5. Simpan di Rak

    Jika kamu menyukai tampilan terorganisir, pertimbangkan untuk menggunakan rak penyimpanan yang dirancang khusus untuk lampu hias. Rak ini biasanya terbuat dari plastik dan memiliki sistem gulungan yang memudahkan penyimpanan dan pengambilan lampu saat diperlukan.

    Demikianlah tips praktis menyimpan lampu hias agar rapi dan tidak kusut. Dengan mengikuti tips-tips praktis ini, kamu bisa menyimpan lampu hias dengan mudah dan menghilangkan kerumitan yang biasanya terjadi. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jenis-jenis Lampu yang Tepat Sesuai dengan Fungsi Ruangan



    Jakarta

    Pemilihan warna lampu rumah berguna menciptakan suasana nyaman di setiap sudut rumah dan berpengaruh pada kesehatan dan perilaku penghuninya.

    Menurut Science Direct, anak-anak lebih rentan terkena efek dari cahaya daripada orang dewasa. Sehingga pemilihan warna lampu perlu disesuaikan pada kegunaan dan manfaatnya.

    Cahaya lampu terdiri dari beberapa macam menurut CCT (correlated color temperatur), mulai dari cahaya terhangat 1.800 K (Kelvin) yang berwarna kuning hingga terdingin 6.500 K berwarna biru.


    Lengkapnya, menurut situs Natale Builders pembagian cahaya lampu dan kegunaannya sebagai berikut:

    • Cahaya hangat (warm light) 2.500 hingga 3.000 K berguna untuk lampu baca dan istirahat.
    • Cahaya alami (natural light) 4.900 hingga 6.500 K berguna untuk kesehatan mata.
    • Cahaya terang (cool light) 6.500 K berguna untuk lampu sorot motor.

    Sebagai contoh lampu yang mengeluarkan cahaya biru tidak cocok untuk dipasang di kamar tidur karena menghambat seseorang mendapatkan tidur yang berkualitas.

    Mengutip dari Live Science paparan cahaya biru menekan produksi melatonin lebih banyak dibandingkan jenis cahaya lainnya.

    Gelombang pendek pada cahaya biru menyebabkan tubuh memproduksi lebih sedikit melatonin karena tubuh lebih sensitif terhadap jenis cahaya ini.

    Adapun area lain di rumah bisa mengikuti rekomendasi penggunaan lampu berikut.

    Ruang kerja atau kantor

    Saat berada di ruang kerja, kantor, atau ruang belajar gunakan lampu tipe cahaya terang atau cool light. Hal ini dapat meningkatkan konsentrasi bekerja dan mendapatkan pencahayaan yang baik untuk keperluan pertemuan online atau dokumentasi lain.

    Dapur

    Bagian dapur perlu terlihat bersih dan rapih. Pencahayaan yang tepat digunakan adalah lampu tipe cahaya terang atau cool light.

    Penerangan yang cukup dari lampu yang terang mempermudah seseorang saat memasak, memotong bahan, atau membersihkan bahan makanan.

    Ruang makan

    Area ini biasanya terdiri dari meja makan dan digunakan tempat berkumpul bersama keluarga. Untuk menghadirkan kehangatan dan rasa nyaman, gunakan lampu tipe cahaya yang hangat atau warm light.

    Kamar Mandi

    Jenis cahaya lampu yang digunakan di kamar mandi tergantung dengan warna interior di dalamnya. Apabila interior mulai dari shower, bak mandi, westafel, dan dinding berwarna putih, gunakan lampu cahaya yang hangat agar tidak menyilaukan. Ini akan membantu tubuh lebih rileks terutama saat berendam di bathub.

    Lalu apabila interior di dalam kamar mandi menggunakan warna coklat hingga hitam, tidak masalah jika ingin menggunakan lampu yang terang.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Pakai Lampu Darurat Saat Mati Lampu


    Jakarta

    Pemadaman listrik atau mati lampu terkadang tidak diberitahukan dan diperkirakan lamanya. Hal ini dapat mengganggu aktivitas di rumah karena tidak bisa mengakses listrik untuk sementara waktu terutama untuk pencahayaan.

    Langkah ampuh untuk mendapatkan pencahayaan adalah mengandalkan cahaya alami dari matahari. Namun, apabila terjadi pada malam hari, maka kita perlu menggunakan penerangan cadangan seperti lampu darurat yang bisa digunakan setelah diisi dayanya.

    Lalu bagaimana cara menggunakan lampu darurat tersebut? Situs Electric Rate pada Kamis (18/1) memberikan beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan lampu darurat.


    1. Ketahui cara pengisian daya lampu darurat.

    Pengisian daya lampu darurat bisa menggunakan baterai dan melalui pengecasan. Kedua jenis pengisian daya ini sama bagusnya. Pengguna cukup menyesuaikan dengan selera apakah lebih menyukai yang praktis dengan memasang baterai atau rajin untuk mengisi daya dengan listrik.

    2. Ketahui lama lampu darurat aktif

    Biasanya lampu darurat bertahan 3-5 jam. Sebelum membeli lampu darurat, sebaiknya lihat keterangan lama lampu darurat aktif tersebut. Pilihan lampu yang bisa menyala lebih lama sekitar 8 jam adalah lampu LED emergency karena saat listrik menyala, lampu tersebut dapat mengisi daya sendiri.

    3. Tentukan ruangan yang membutuhkan penerangan

    Apabila terjadi mati lampu atau pemadaman listrik pada malam hari sebaiknya akses jalan seperti koridor rumah dan tangga diutamakan untuk mendapatkan pencahayaan. Selain itu daerah yang licin seperti kamar mandi dan dapur juga bisa ditambahkan apabila hendak digunakan.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Atur Pencahayaan Lampu untuk Tiap Ruangan di Rumah


    Jakarta

    Pencahayaan di dalam rumah ternyata dapat menciptakan kesan dan tampilan tertentu tergantung penempatan lampunya. Tak sekadar menerangi ruangan, lampu dapat diatur sedemikian rupa untuk mendukung aktivitas penghuni rumah.

    Apalagi setiap ruangan memiliki fungsi yang berbeda, sehingga kebutuhan cahaya pun perlu disesuaikan. Supaya rumah terasa lebih nyaman dihuni dan beraktivitas, ada baiknya merencanakan pencahayaan ruangan dengan strategis.

    Dikutip dari laman HGTV, Jumat (23/2/2024) berikut cara menempatkan lampu yang sesuai untuk setiap ruangan di dalam rumah.


    – Ruang Keluarga

    Ruang berkumpul bersama keluarga biasa digunakan untuk menghabiskan waktu bersama seperti berbincang, nonton TV, baca buku, hingga bermain. Daripada lampu downlight, kamu bisa coba lampu yang memantulkan cahaya ambient untuk menghindari bayangan.

    Cara lain untuk menciptakan penerangan ambient adalah memancarkan cahaya ke arah dinding ruangan dengan valance, recessed, atau track lighting. Sementara task lighting yang mendukung aktivitas di ruang keluarga bisa menggunakan lampu meja atau lampu LED berdiri.

    Kamu juga bisa menambahkan aksen cahaya untuk menonjolkan elemen arsitektur seperti lukisan, rak buku, hingga tanaman.

    – Dapur

    Kegiatan di dapur biasanya berfokus pada persiapan masakan dan pencucian, sehingga pencahayaan perlu diperhatikan di ruangan ini. Salah satu alasan wastafel umumnya ditempatkan dekat jendela antara lain untuk mendapatkan pencahayaan alami.

    Selain memasang lampu utama di tengah plafon, menempatkan pencahayaan di bawah kabinet juga bagus untuk menerangi permukaan countertop. Lalu, kamu dapat menggunakan cove lighting sepanjang dua sisi tembok yang berhadapan untuk menciptakan ambient jika ingin menghindari lampu downlight atau gantung.

    – Kamar Mandi

    Jika berfokus pada beragam aktivitas yang menghadap cermin di kamar mandi, tentu perlu ada dukungan cahaya lampu yang tepat. Coba pasang lampu di kedua sisi cermin untuk memberi penerangan yang bagus.

    Cara tersebut bisa mencegah adanya bayangan jika hanya mengandalkan lampu plafon. Sebab, bayangan bisa mengganggu pandangan mata, terutama ketika sedang bercermin.

    – Ruang Makan

    Fokus utama di ruang makan tentunya meja makannya, sehingga sebaiknya memasang lampu gantung atau plafon tepat di atasnya. Lampu yang agak redup bisa menjadi pilihan untuk menciptakan atmosfer tenang saat makan.

    Sebagai tambahan, kamu bisa menggunakan cove lighting di dua sisi ruangan yang berhadapan ataupun dua lampu dinding di samping furnitur yang menempel dinding.

    – Kamar Tidur

    Untuk kamar tidur, tentunya dibutuhkan penerangan yang mendukung saat akan istirahat. Kamu dapat memasang lampu di kedua sisi kasur dengan lampu berdiri, lampu meja, ataupun lampu tembok.

    Penempatan lampu tersebut juga cocok saat akan membaca buku sebelum tidur. Selain itu, jangan lupa untuk memasang penerangan sekitar lemari pakaian dengan lampu meja atau tembok.

    – Ruang Kerja

    Ketika akan menentukan letak lampu di ruang kerja, pastikan tempat yang menjadi fokus kegiatan seperti membaca, menggunakan komputer, ataupun menelepon mendapat penerangan yang cukup.

    Termasuk lampu meja kerja, hindari terbentuknya bayangan yang menghalangi pekerjaanmu. Sementara untuk keseluruhan ruangan, kamu bisa menggunakan cove lighting ataupun lampu dinding yang memancarkan cahaya ke arah langit-langit.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tipe Lampu dan Perbedaannya


    Jakarta

    Ketika kamu mendengar kata lampu, yang terbesit di pikiranmu pasti adalah lampu LED dan Neon.

    Hal ini terjadi karena seiring berkembangnya zaman, tipe bola lampu sudah mengalami beberapa perubahan. Semakin kesini, bola lampu semakin dibuat lebih efisien lagi.

    Nah, tahukah kamu, sebenarnya masih ada beberapa tipe lampu lagi yang masih dipakai di zaman ini loh.


    Mengutip dari elesi.com, ada 4 tipe lampu yang masih sering kamu temui di toko terdekat. Diantaranya yaitu lampu incandescent, lampu halogen, lampu CFL, dan lampu LED. Berikut di bawah ini pengertiannya.

    1. Lampu Incandescent

    Lampu Incandescent atau biasa dikenal dengan sebutan lampu pijar, adalah lampu klasik yang sudah digunakan oleh masyarakat Indonesia sejak dahulu.

    Cara kerja dari lampu ini adalah dengan memanaskan filamen kawat dengan arus listrik. Ketika kawat itu memanas, kawat tersebut akan menghasilkan cahaya kuning seperti lelehan besi.

    Walaupun lampu ini terlihat sangat klasik dan bagus, tetapi lampu ini memiliki efisiensi yang kurang baik. Hanya sekitar 5% energinya saja yang menjadi cahaya, sisanya hilang sebagai panas. Oleh karena itu, lampu ini cenderung sangat panas ketika dinyalakan dalam waktu yang lama.

    2. Lampu Halogen

    Cara kerja lampu halogen mirip seperti lampu pijar. Bedanya, lampu halogen menggunakan filamen tungsten dan ditutup pada wadah kedap berisi campuran gas inert dan halogen (biasanya iodine atau bromine).

    Lampu halogen menghasilkan suhu yang lebih tinggi dari lampu pijar, selain itu lampu halogen juga menghasilkan cahaya yang lebih terang dari lampu pijar.

    3. Lampu CFL/Neon

    CFL adalah singkatan dari Compact Fluorescent Lamp. Lampu ini adalah hasil upgrade dari lampu Fluorescent. Lampu CFL juga biasa disebut dengan lampu neon atau lampu kendar.

    Lampu ini sangat mudah untuk ditemui dan sangat populer pada masanya. Alasannya dikarenakan lampu ini lebih hemat daya dibandingkan dengan lampu pijar.

    Cara kerja lampu ini adalah dengan mengalirkan arus listrik pada gas yang ada di dalam tabung lampu, sehingga membuat lapisan fosfor pada dinding di dalam tabung lampu bersinar.

    4. Lampu LED

    Lampu LED adalah lampu yang terbentuk dari beberapa diode pemancar cahaya di dalamnya. Lampu ini sangat populer belakangan ini, dikarenakan efisiensi dayanya yang sangat baik dan mampu menghasilkan cahaya yang terang.

    Diode pemancar cahaya pada lampu LED ini menggunakan arus DC. Oleh karena itu, driver pada lampu ini akan mengkonversi arus AC lalu mengirimkannya kepada diode tersebut.

    Berikut di bawah ini adalah tabel efisiensi daya lampu yang dikutip dari custom-mfg-eng.com (25/3/2024).

    4 Tipe Lampu4 Tipe Lampu Foto: Irfan Indra Pangestu

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Lebih Baik Lampu Putih atau Kuning Untuk Dipasang Rumah? Ini Jawabannya!



    Jakarta

    Lampu adalah alat penting yang wajib ada di rumah. Sebab, tanpa lampu, rumah akan sulit mendapat pencahayaan terutama malam hari. Kini, lampu bukan hanya mempermudah penerangan di dalam rumah, melainkan juga bisa mempengaruhi suasana di rumah lewat warna yang digunakan.

    Pencahayaan yang tepat dapat meningkatkan estetika, suasana, dan warna rumah. Salah satu caranya adalah memilih warna lampu yang sesuai. Biasanya warna yang banyak digunakan adalah putih atau kuning. Pemilihannya bergantung pada keinginan dan kebutuhan. Lantas, lebih baik mana lampu putih atau kuning untuk dipasang di rumah?

    Perbedaan Lampu Putih dan Lampu Kuning

    Dilansir dari angi.com, lampu putih memberikan warna yang cerah dan membantu pencahayaan yang optimal, terutama jika ruangan tersebut dominan menggunakan warna putih mulai dari cat dinding hingga perabotannya. Lampu putih cocok di ruangan yang membutuhkan pencahayaan terbaik seperti kantor, dapur, dan studio.


    Sebaliknya, lampu kuning memberikan kesan hangat dan nyaman karena warna yang dihasilkan lebih lembut dan tidak begitu silau. Lampu kuning cocok digunakan di kamar tidur dan ruangan lainnya yang biasa digunakan untuk bersantai.

    1. Temperatur Warna

    Lampu juga memiliki temperatur warna yang didefinisikan dengan suhu Kelvin (K). Lampu putih memiliki besaran temperatur sekitar 5.000-6.500 K. Lalu lampu kuning memiliki besaran temperatur sekitar 2.700-3.500 K.

    2. Besaran Pemakaian Listrik

    Kedua lampu saat ini sudah banyak yang berbentuk LED. Meskipun sama-sama dialiri listrik, tetapi lampu putih ternyata lebih hemat energi dan mengurangi biaya listrik jangka panjang.

    Lampu kuning yang cahaya seakan redup dan tidak begitu terang ternyata kebalikannya. Namun, hal ini kembali lagi pada lamanya pemakaian, watt, dan tempat pemakaiannya. Bisa saja keduanya sama-sama dapat mengurangi biaya listrik asal pemakaian tepat dan sesuai keperluan.

    3. Lokasi Lampu Terpasang

    Lampu saat ini bisa diletakkan di mana saja, mulai dari sela-sela lantai hingga atap rumah. Agar tampilan ruangan lebih elegan dan tidak terlalu terang, coba pakai lampu putih dan lampu kuning sesuai tempatnya.

    Mulai dari lampu lantai, jika di rumah memiliki undakan dan ingin diterangi dengan lampu di sela-selanya, kamu bisa menggunakan lampu kuning yang watt-nya lebih kecil. Ruangan tersebut terasa hangat dan elegan.

    Ingin pasang lampu gantung di dinding agar terlihat klasik? Pilih lampu kuning agar cahaya yang dihasilkan lebih lembut dan efeknya dapat menyebar.

    Kemudian, untuk lampu di atap terutama yang menggunakan penutup lampu atau sejenis model lampu gantung, bisa menggunakan lampu putih agar pencahayaannya maksimal dan merata.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal, Ini Cara Tentukan Besaran Watt Lampu yang Tepat untuk Ruangan


    Jakarta

    Setiap rumah harus mempunyai pencahayaan yang memadai, salah satunya dengan memakai lampu. Supaya ruangan mendapat penerangan yang baik, kamu perlu menentukan besaran watt lampu yang tepat.

    Watt adalah jumlah daya atau energi yang digunakan oleh alat listrik, termasuk lampu. Besaran watt lampu akan mempengaruhi seberapa terang cahaya yang dihasilkan. Semakin besar watt, biasanya lampu akan semakin terang.

    Nah, kamu bisa menentukan besaran watt lampu berdasarkan luas ruangan. Simak caranya berikut ini yang dilansir dari s-gala.com, Kamis (20/6/2024).


    Cara Menentukan Besaran Watt Lampu

    1. Tentukan Jumlah Lumen

    Lumen merupakan satuan pengukuran standar untuk jumlah cahaya yang dapat dihasilkan oleh sumber cahaya. Secara sederhana, lumen menunjukkan tingkat kecerahan pada sumber cahaya, misalnya lampu. Semakin tinggi lumen, semakin terang cahaya yang dihasilkan.

    Tabel lumen dan watt lampu via s-gala.comTabel lumen dan watt lampu via s-gala.com Foto: Via s-gala.com

    Berdasarkan tabel di atas, jika kamar tidur memiliki ukuran 3×4 meter, maka besar lumen adalah 3.000. Selanjutnya adalah menentukan jumlah watt lampu yang digunakan.

    2. Tentukan Watt Lampu dan Jenis Lampu

    Kamu bisa melihat lumen dan watt serta jenis lampu yang ada dalam tabel berikut ini. Kalau ingin hemat energi, sebaiknya kamu menggunakan lampu LED.

    Tabel lumen dan watt lampu via s-gala.comTabel lumen dan watt lampu via s-gala.com Foto: Via s-gala.com

    Jika pakai contoh ukuran kamar tidur 3×4 dengan lumen 3.000, kamu bisa menggunakan lampu LED:
    – 2 buah lampu LED @17 watt dan 1 lampu LED @13 watt
    – 3 buah lampu LED @17 watt
    – 2 buah lampu LED @20 watt

    Tentunya, hal tersebut tergantung dari kebutuhan masing-masing. Itulah cara menentukan watt lampu berdasarkan luas ruangan.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Pengertian, Tempat Pemasangan, dan Kelebihannya


    Jakarta

    Lampu adalah interior penting di rumah sebagai penerangan dan penambah estetika pada ruangan. Kini, jenis lampu cukup beragam bisa menyesuaikan dengan model ruangan di rumah. Salah satu jenis lampu yang semakin banyak digunakan adalah downlight.

    Jenis lampu downlight dikenal sebagai lampu yang memberikan sorot yang lembut tetapi cahayanya menyebar ke seluruh ruangan sehingga tetap terang. Downlight juga bisa memberikan kesan elegan jika dipakai di lokasi tertentu pada ruangan.

    Untuk lebih jelasnya, melansir dari Meteor Electrical, Kamis (20/6/2024), berikut pengertian, tempat pemasangan, fungsi lampu downlight.


    Pengertian Downlight

    Downlight merupakan lampu yang memiliki efek penerangan yang terarah dan fokus sehingga memberikan aksen pada ruangan. Lampu downlight berbeda dengan dengan lampu sorot. Keduanya memiliki komponen lampunya berbeda. Dari hasil pencahayaan juga berbeda. Downlight fokus memusatkan cahaya ke arah bawah, sedangkan lampu sorot menghasilkan banyak sorot cahaya.

    Tempat Pemasangan Downlight

    Downlight biasanya digunakan untuk penerangan area yang luas karena cahaya yang dihasilkan merata ke seluruh area. Jenis lampu ini biasa digunakan di rumah dan bangunan komersial seperti hotel dan mal karena memberikan aksen elegan pada ruangan.

    Untuk di area rumah, downlight biasanya dipasang di dapur, ruang tamu, dan kamar mandi. Downlight cocok untuk menonjolkan estetika dan elegan dari sebuah fitur arsitektur, karya seni, atau elemen dekoratif yang membuat ruangan tampak hidup.

    Kelebihan Downlight

    Dengan memasang lampu downlight kamu akan mendapat beberapa kelebihan yang tidak ditemukan pada jenis lampu lain yakni lebih hemat listrik. Downlight bisa menghemat konsumsi energi bila disandingkan dengan lampu pijar. Selain itu, downlight bisa bertahan lama dan tetap memberikan pencahayaan yang terang dengan konsumsi energi 75% lebih sedikit dari lampu biasa. Oleh karena itu, downlight disebut lebih ramah lingkungan.

    Manfaat selanjutnya adalah downlight membuat tampilan ruangan terlihat lebih kekinian karena elemen rumah tampak elegan dan modern dibanding dengan pencahayaan lain.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal, Begini Tips Pilih Lampu Kamar Tidur yang Tepat


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan tempat untuk beristirahat, khususnya tidur. Maka, suasana kamar tidur mesti mendukung, salah satunya dengan memilih lampu atau pencahayaan yang tepat.

    Pencahayaan ternyata bisa mempengaruhi tampilan dan suasana kamar tidur, lho! Tidurmu bisa kurang nyaman kalau cahaya lampu terlalu silau atau warnanya kurang pas.

    Sementara, kalau pencahayaan terlalu redup, maka aktivitas lainnya di kamar tidur bisa kurang optimal. Mengingat kamar tidur sebagian besar digunakan untuk tidur, mendapatkan pencahayaan yang tepat terkadang terabaikan. Meskipun demikian, ini adalah ruang yang lebih praktis daripada yang kita bayangkan.


    Dari bersiap-siap di pagi hari hingga bersiap tidur dengan buku bagus, pencahayaan kamar tidur bekerja keras untuk menjaga kamar kita tetap berfungsi kapan saja sepanjang hari. Menggunakan bohlam yang terlalu keras, atau tidak memiliki cukup lampu dapat membuat kamar tidur kita menjadi kurang nyaman.

    Mengutip Home & Garden, Kamis (28/6/2024) umumnya orang hanya fokus pada urusan estetika atau keindahan saja saat membeli lampu, ntah itu lampu utama, lampu samping tempat tidur dan lampu meja rias.

    Pilih Warna Cahaya Lampu Sesuai Fungsi

    Faktanya, salah satu kesalahan terbesar dalam pencahayaan kamar tidur adalah memilih warna bohlam yang salah untuk penerangan samping tempat tidur atau meja rias.

    “Kesalahan pencahayaan yang paling sering saya lihat adalah ketika orang membeli bohlam LED berwarna ‘siang hari, putih’, dan semuanya berubah menjadi biru!” kata Sara Johnson dari Sara Johnson Interiors.

    Lalu warna lampu seperti apa yang harusnya dipasang di kamar tidur?

    “Saya selalu merekomendasikan bola lampu hangat dan lampu yang dapat diredupkan, jika memungkinkan,” kata dia.

    Selain itu, Artem Kropovinsky, desainer interior dan pendiri studio NYC Arsight menyebut untuk lampu samping tempat tidur, sebaiknya gunakan cahaya putih hangat untuk menciptakan suasana nyaman dan mengundang.

    “Sebaliknya, untuk meja rias atau meja rias, yang terbaik adalah menggunakan cahaya putih sejuk untuk rendering warna yang akurat,” ujar Kropovinsky.

    Jenis Lampu di Kamar Tidur

    “Untuk jenis bohlam, yang terbaik adalah menggunakan bohlam LED di kamar tidur,” tambahnya.

    Lampu LED hemat energi dan memiliki umur yang panjang. Dari semua hal terkait pencahayaan kamar tidur, hal yang paling penting dalam menyempurnakan pencahayaan kamar tidur adalah dengan memaksimalkan dampak cahaya alami di siang hari.

    Tujuannya adalah untuk membantu memacu Kamu bangun dari tempat tidur setiap pagi dan meningkatkan suasana hati.

    “Kalau memungkinkan, coba juga gunakan pencahayaan alami dengan membuka jendela atau menambahkan skylight. Ini akan membantu menciptakan keseimbangan sempurna antara pencahayaan dan suasana,” saran Shaun Martin, profesional real estate, pengembang lahan, dan CEO We Buy Houses, Denver.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com