Tag: lantai kayu

  • Mau Pasang Lantai Kayu di Rumah? Ini yang Harus Kamu Ketahui!



    Jakarta

    Kayu adalah elemen yang pasti ditemukan di rumah, bisa berupa pintu, lemari, atau kursi. Bahkan rumah modern sekarang dari lantai sampai dinding memilih dilapisi kayu. Sebelum memasang lantai kayu di rumah, kamu perlu ketahui beberapa fakta ini.

    Dalam pameran ke-10 Keramika Indonesia bersama Mega Build Indonesia edisi ke-21, Perusahaan Ubin Kayu memperkenalkan beberapa contoh lantai kayu dan wall panel yang bisa dikunjungi untuk umum.

    Marketing Manager, Arif Fiansyah menjelaskan sebelum memasang lantai kayu, mereka perlu mengetahui letak lantai yang akan ditutup, di dalam atau di luar ruangan. Sebab, proses pemasangannya akan berbeda.


    Ubin Kayu memberikan produk dari kayu solid atau 100% kayu sehingga pemasangannya tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus dari tenaga ahli.

    “Kalau kayu solid dia tidak bisa dipasang asal-asalan. Kalau asal-asalan kayu ini masih bisa bergerak. Nanti jadi bikin bermasalah,” kata Arif kepada detikProperti saat ditemui di Jakarta Convention Center pada Kamis (9/5/2024).

    Menurutnya, cara pemasangan lantai kayu di dalam ruangan akan dirapatkan untuk menghindari kelembapan yang masuk dari celah dan agar tidak mudah geser. Sementara itu, lantai di luar ruangan dan kamar mandi yang tingkat kelembapannya tinggi akan dipasang berjarak. Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang pada kayu untuk melepas kelembapan.

    Arif menambahkan, untuk pemasangan lantai kayu di kamar mandi yang tingkat kelembapannya tinggi biasanya tidak memakai kayu solid. Bahan yang dipakai justru HPL atau vinyl yang tampilannya seperti kayu.

    “Untuk outdoor di teras, terus untuk yang nggak diperbolehkan untuk lantai kayu itu area-area yang basah seperti di daerah pantry dan kamar mandi. Jika di kamar mandi itu bukan kayu solid. Itu yang tiruannya. Looknya memang kayu tetapi dia terbuat dari HPL atau dari vinyl,” ungkapnya.

    Kemudian, saat memesan lantai kayu untuk menentukan jumlah yang harus dibeli, cukup mengukur luas ruangan. Ubin kayu yang dijual diukur dari meter persegi bukan per barang. Arif menyarankan untuk melebihkan jumlahnya. Ini bertujuan untuk berjaga-jaga, jika saat pemasangan jumlahnya kurang.

    “Kalau lantai, ukur saja luasnya, nanti plus cutting factor atau wise yang mana itu biasanya dikasih 3-5%. Jadi kalau butuhnya 10 meter belinya lebih dari 10 meter plus 3%. Berarti 1,3 meter persegi buat potongan-potongan yang ngga kepake bisa pas. Kalau pas 10 meter persegi pasti kurang. Jadi dilebihin 3 atau 5 persen,” jelasnya.

    Untuk kisaran harganya, Ubin Kayu menawarkan mulai dari Rp 800.000 per meter persegi untuk lantai dengan biaya jasa pemasangannya sebesar Rp 250.000 per meter persegi.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Bisa Tahan 20 Tahun, Begini Tips Perawatan Lantai Kayu



    Jakarta

    Lantai kayu kini banyak digunakan di Indonesia untuk menambah tampilan homey di rumah. Bahannya yang alami, tentu perawatannya tidak bisa asal-asalan. Begini tips perawatan lantai kayu yang benar agar tahan lama.

    Menurut Marketing Manager perusahaan Ubin Kayu, Arif Fiansyah lantai kayu rentan terhadap kelembapan. Maka dari itu, pemasangan lantai kayu di dalam rumah dan di luar rumah dibedakan.

    Di dalam rumah, lantai kayu akan dipasang rapat agar tidak ada celah kelembapan masuk. Sementara untuk di luar ruangan akan dipasang berjarak untuk memberikan ruang gerak pelepasan kelembapan.


    Selain harus terjaga dari kelembapan, lantai kayu juga perlu dibersihkan. Caranya pun masih sama seperti membersihkan keramik yakni dengan disapu dan dipel.

    “Cara perawatannya sapu pel. Cara pengepelannya dengan cara jangan terlalu basah,” kata Arif kepada detikProperti saat ditemui di pameran ke-10 Keramika Indonesia bersama Mega Build Indonesia edisi ke-21, Jakarta pada Kamis (9/5/2024).

    Lantai kayu yang terawat dapat tahan sampai 20 tahun lamanya. Bahkan untuk kerusakan kecil seperti terkelupas coating itu masih bisa diperbaiki tanpa diganti.

    “Kalau coating lepas, kayu ini seperti marmer bisa kita coating ulang. Kita scrub lalu kita coating ulang bisa jadi baru lagi,” sebutnya.

    Meskipun berbahan kayu solid atau 100% kayu asli, lantai kayu dari Ubin Kayu tidak mudah berjamur dan anti rayap. Apabila lantai kayu di luar ruangan berlumut, masih bisa dibersihkan dengan cara disikat.

    “Nggak akan berjamur. Kecuali yang outdoor kemungkinan berlumut. Tapi kalau disikat lumutnya bisa hilang. Kalau dia berjamur berarti ada kelembapan tinggi. Sebelum berjamur maka dia sudah memuai dan melembung,” tambahnya.

    Tanda lantai kayu harus segera diganti adalah apabila permukaan menggelembung. Hal ini dikarenakan tekanan kelembapan yang tinggi. Jika sudah begitu, cara mengatasinya dengan Lantai membongkar lantainya dan mencari sumber masalahnya. Setelah itu lantai kayu bisa dipasang kembali tanpa perlu membeli baru.

    “Jadi kalau keramik kena panas akan meledak, kalau kayu kena kelembapan tinggi akan keangkat,” ujar Arif.

    Adapun kerusakan pada lantai kayu yang tidak bisa diperbaiki lagi dan harus diganti baru adalah apabila kayu sudah lapuk.

    “Tanda-tanda kayu sudah tidak digunakan lagi saat lapuk. Itu sudah tidak bisa dipakai lagi. Biasanya menyadarinya saat jeblos. Jadi kayak masuk, rusak, pecah, itu tidak bisa dipakai lagi. Kalau di sini kan pakai kayu keras. Kalau sampai lapuk berarti ada masalah kebocoran yang nggak diperbaiki. Akhirnya kayu lama kelamaan akan rusak. Selama nggak ada kebocoran, nggak ada masalah di tempat area pemasangan kayu. Itu kayu 20 tahun tidak akan masalah, masih bisa dipakai,” pungkasnya.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Merawat Lantai Kayu agar Tahan Lama


    Jakarta

    Memutuskan untuk menggunakan lantai kayu di rumah, merupakan keputusan besar yang kamu ambil. Pembersihan rutin jadi hal wajib untuk merawat lantai kayu agar tetap dalam kondisi prima.

    Lantai kayu cenderung cepat dalam menyerap debu, kotoran kecil, dan pasir. Hal ini membuat lantai menjadi tergores, sehingga menimbulkan kerusakan pada lantai kayu.

    Melansir Architectural Digest, Selasa (17/09/2024), berikut ini merupakan cara yang tepat membersihkan lantai kayu agar tetap kokoh dan bertahan lama.


    1. Sapu Lantai Kayu Setiap Hari

    Langkah pertama dan terpenting untuk membersihkan lantai kayu adalah dengan menyapu secara rutin. Kotoran dan debu yang menumpuk akan membuat lantai kayu tidak mengkilap. Dengan menjaga lantai dari serpihan merupakan kunci agar lantai kayu tetap awet.

    Jika serpihan dibiarkan dan terinjak oleh kamu, hal itu akan merusak dan menggores permukaan lantai kayu.

    2. Vakum Secara Teratur

    Selain menyapu, kamu juga harus melakukan menyedot debu secara teratur. Hal ini akan membantu menyedot partikel halus yang mungkin terlewatkan oleh sapuan, dan daya hisap kuat penyedot debu sangat berguna untuk menyedot debu di celah-celah kecil.

    3. Mengepel Lantai Kayu

    Mengepel lantai kayu harus sangat hati-hati dan tanpa air berlebih. Jangan biarkan air menggenang di lantai kayu, karena hal itu akan membuat lantai kayu menjadi lembap dan menimbulkan rayap yang akan merusak lantai kayu kamu.

    Untuk mencegah terlalu banyak air, pilih pel microfiber daripada pel katun, karena pel microfiber membutuhkan lebih sedikit air dan tidak akan membuat pel menjadi basah kuyup.

    4. Perbaiki Goresan di Lantai Kayu

    Bulu penyedot debu, kotoran, dan bahkan bulu hewan peliharaan dapat menyebabkan goresan. Terjadinya goresan dan lecet akan merusak lantai kayu, bahkan dengan jenis kayu terbaik pun.

    Jika ingin memperbaiki goresan, cukup gunakan spidol noda atau dengan batang lilin yang berfungsi untuk penyok yang lebih dalam.

    Bila kerusakan serius, pilih pewarna yang sesuai dengan warna lantai kayu, kemudian poles lecet dengan mengamplas area yang rusak menggunakan amplas halus. Pastikan untuk menggunakan lapisan akhir yang sama.

    5. Rawat Lantai Kayu

    Mengetahui cara membersihkan lantai kayu bukanlah satu-satunya hal yang perlu dipertimbangkan dalam hal lantai kayu yang bersih. Lingkungan di sekitar lantai juga merupakan komponen penting dalam perawatan dan ketahanannya.

    Kayu bereaksi secara drastis terhadap suhu dan kelembapan, jadi penting untuk memahami elemen-elemen ini. Garis pertahanan terbaik adalah dengan memperhatikan tanda-tanda bahaya.

    Jika terdapat terlalu banyak kelembapan di bawah kayu, kayu akan melengkung. Hilangkan sumber air, terutama genangan air untuk menghentikan hal ini terjadi. Kondisi yang terlalu kering menyebabkan celah, retakan, dan terbelah.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tanda dan Penyebab Adanya Jamur di Lantai Kayu


    Jakarta

    Jika rumah kamu menggunakan lantai kayu, perawatan ekstra sangat dibutuhkan agar lantai kayu bisa bertahan lama. Banyak yang harus diperhatikan, terutama masalah jamur yang bisa tumbuh di bawahnya.

    Jamur merupakan masalah umum yang dapat menyebabkan kerusakan serius pada lantai dan bahkan mempengaruhi kesehatan penghuninya. Ada beberapa tanda timbulnya jamur di lantai kayu, seperti bau apek yang disebabkan oleh pelepasan spora jamur ke udara.

    Dilansir dari Better That Home, Rabu (30/10/2024), berikut beberapa tanda dan penyebab adanya jamur di bawah lantai kayu kamu.


    Tanda-tanda Adanya Jamur di Bawah Lantai Kayu

    Perubahan Warna

    Jamur dapat menyebabkan perubahan warna pada permukaan lantai kayu. Perubahan warna ini dapat muncul sebagai bercak atau bintik gelap yang mungkin bertekstur berbulu.

    Bau Apak

    Bau apak adalah salah satu tanda paling jelas adanya jamur di bawah lantai kayu disebabkan oleh pelepasan spora jamur ke udara. Bau ini sering digambarkan sebagai bau lembap dan bisa cukup kuat.

    Noda Air

    Jika ada noda air di lantai kayu, ada kemungkinan jamur tumbuh di bawah permukaannya. Noda ini mungkin muncul sebagai bercak gelap pada kayu dan bisa menjadi indikasi kelembapan berlebih.

    Lantai yang Lembek

    Jika lantai kayu keras kamu terasa lembek saat berjalan di atasnya, ada kemungkinan jamur tumbuh di bawah permukaannya. Hal ini bisa menjadi indikasi kerusakan akibat air dan harus segera diatasi.

    Penyebab Jamur di Bawah Lantai Kayu

    Tingkat Kelembapan Tinggi

    Tingkat kelembapan yang tinggi di rumah kamu dapat menyebabkan pertumbuhan jamur di bawah lantai kayu. Saat udara lembap, uap air dapat merembes melalui sublantai dan terperangkap di bawah lantai kayu, hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan jamur.

    Ventilasi Buruk

    Ventilasi yang buruk di rumah, dapat menyebabkan tingkat kelembapan yang tinggi sehingga dapat menyebabkan pertumbuhan jamur di bawah lantai kayu kamu.

    Jika udara tidak bersirkulasi dengan benar, kelembapan dapat terperangkap dan menyebabkan pertumbuhan jamu.

    Masalah Perpipaan

    Masalah perpipaan seperti kebocoran atau pipa pecah dapat menyebabkan pertumbuhan jamur di bawah lantai kayu kamu. Jika terjadi kebocoran, air dapat merembes melalui celah lantai dan terperangkap.

    Kurangnya Pemeliharaan

    Kurangnya perawatan dapat menyebabkan tumbuhnya jamur. Jika kamu tidak membersihkan dan merawat lantai kayu secara teratur, kotoran dan serpihan dapat menumpuk dan menyebabkan tumbuhnya jamur.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Agar Warna Lantai Kayu Tahan Lama dan Tak Cepat Pudar


    Jakarta

    Lantai kayu menjadi pilihan yang bisa digunakan untuk lantai rumah kamu. Namun, perawatan lantai kayu berbeda dengan permukaan lantai yang lain. Kamu perlu lebih hati-hati agar permukaan tidak cepat rusak.

    Tanda lantai kayu di rumah mengalami kerusakan adalah warnanya yang memudar. Kualitasnya yang menurun dapat mengurangi daya tarik lantai karena warnanya menjadi pucat dan tidak seperti kayu lagi.

    Kamu tidak perlu khawatir, melansir The Spruce, Jumat (1/11/2024), berikut beberapa cara mencegah lantai kayu di rumah memudar.


    1. Bersihkan Secara Rutin

    Menyapu lantai secara rutin merupakan salah satu cara menjaga kualitas dari lantai kayu. Kotoran yang lepas saat diinjak akan mengikis lapisan cat dan lama-kelamaan akan membuat lantai terkikis.

    Saat ingin mengepel, wajib untuk memeriksa ulang produk pembersih karena banyak bahan kimia rumah tangga yang dapat melarutkan lapisan paling luar. Beberapa bahan yang harus dihindari adalah amonia, cuka, dan pemutih. Selain itu, pakai kain pel yang lembut untuk menggosok ubin.

    2. Jangan Biarkan Lantai Kayu Terlalu Lembap

    Pastikan ruangan yang memakai lantai kayu tidak terlalu lembap. Hal ini menyebabkan pemuaian dan penyusutan termal sehingga menimbulkan lengkungan. Lama-lama tidak hanya akan membuat lantai kayu menjadi kusam dan rusak, tetapi juga akan memudarkan warna dari lantai kayu tu sendiri.

    3. Sering Menata Ulang Furniture dan Melapisi Karpet

    Cara mencegah lantai kayu rusak karena paparan matahari di rumah adalah menata ulang furniture sesekali. Cara ini bisa mencegah bercak-bercak pada permukaannya hilang.

    Selain itu, kamu bisa menggunakan karpet di area lantai kayu dan merotasi furniture setiap satu atau dua tahun sekali. Dengan begitu tidak terjadi pemudaran warna yang tidak merata.

    4. Batasi Paparan Matahari

    Lantai kayu secara alami akan teroksidasi saat terkena sinar matahari, sehingga mengubah corak warna kayu. Coba pakai tirai untuk membatasi intensitas sinar matahari.

    5. Pertimbangkan Bahan Sebelum Membeli

    Pertimbangkan untuk memilih spesies kayu yang tidak mudah pudar. Sebagai produk alami, kayu memang berubah warna seiring waktu dan ini dapat membuat lantai kamu tampak lebih lembut dan bahkan lebih indah dengan kedalaman warna yang ditambahkan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajib Tahu! 5 Masalah yang Akan Terjadi Bila Rumah Dibiarkan Lembap


    Jakarta

    Kelembapan yang tinggi bukan hanya membuat rumah tidak nyaman, tetapi juga dapat menyebabkan kerusakan serius pada rumah. Mencegah kelembapan sangat penting untuk dilakukan.

    Banyak yang akan terjadi apabila rumah dibiarkan terus-menerus lembap. Tidak hanya kerusakan pada rumah, tetapi juga akan mengganggu kesehatan pada penghuni rumah.

    Dengan memeriksa ventilasi tetap baik, akan mencegah adanya kelembapan.


    Melansir The Spruce, Minggu (3/11/2024), berikut beberapa masalah yang akan terjadi apabila rumah tetap dibiarkan lembap terlalu lama.

    Munculnya Jamur

    Jika rumah lembap, jamur akan tumbuh dengan cepat. Jamur dapat tumbuh dan menembus dinding, tetapi juga dapat tumbuh di permukaan lembut, seperti bantal atau karpet di area dengan ventilasi yang buruk.

    Jamu juga dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti asma atau alergi. Hal ini penting untuk segera diatasi sebelum menimbulkan masalah yang lebih serius lagi.

    Wallpaper dan Cat Mengelupas

    Jika kelembapan tidak terkontrol, maka akan tercipta tempat berkembang biaknya embun di mana saja yang mengalami kondensasi berlebihan. Hal ini tentunya akan menyebabkan kertas dinding dan cat kamu mulai menggelembung dan terkelupas.

    Dengan hanya menutupi nya tidak akan menyelesaikan masalah, lapisan cat baru atau lapisan wallpaper baru tidak akan menyelesaikan masalah dalam hal kelembapan.

    Keadaan Furniture dan Dekorasi Memburuk

    Hal lain yang tidak mengenakan saat rumah memiliki tingkat kelembapan yang tinggi adalah furniture akan cepat lapuk, terutama yang terbuat dari bahan kayu. Apabila terjadi, akan menyebabkan kerusakan.

    Kerusakan Struktural

    Kelembapan yang tinggi akan benar-benar merusak struktural dalam rumah, seperti dinding, drywall, dan bahkan beton. Anehnya, kelembapan juga bisa merusak komponen logam, seperti balok penyangga.

    Kelembapan membuat balok-balok struktur rumah membengkak dan menyusut. Hal ini menyebabkan dinding retak dan menyebabkan lebih banyak kelembapan meresap ke dalam rumah kamu.

    Lantai Kayu Kendur

    Lantai kayu yang kendur adalah tanda bahwa rumah kamu terlalu lembap Lantai dapat kendur dan retak, yang membuat rumah kamu tidak aman bagi penghuninya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Jenis Lantai Kayu Terbaik Agar Rumah Terlihat Estetik



    Jakarta

    Kayu menjadi material lantai yang cukup populer di banyak negara. Ditambah dengan karpet, lantai kayu bisa terkesan semakin nyaman.

    Jenis lantai kayu yang terbaik adalah bergantung pada gaya, kebutuhan, dan anggaran kamu. Lantai kayu merupakan material yang tahan lama dan ada banyak jenis nya.

    Melansir Better Homes & Gardens, Selasa (5/11/2024), berikut beberapa jenis lantai kayu yang bisa menjadi pilihan untuk di rumah.


    Lantai Kayu Keras

    Biasanya lantai kayu keras terbuat dari satu potong kayu utuh. Lantai ini merupakan jenis lantai kayu yang paling mahal, dan memerlukan perawatan rutin seperti Pemolesan, serta pembersihan secara rutin.

    Kayu keras padat tersedia dalam bentuk kayu ek, maple, kenari, bambu, dan jati. Warnanya tergantung pada spesiesnya. Lantai kayu keras sering kali meningkatkan nilai dan daya tarik rumah.

    Kayu yang padat memuai dan menyusut pada tingkat kelembapan yang berbeda-beda, hal ini membuatnya rentan terhadap kerusakan akibat kelembapan.

    Lantai Kayu Rekayasa

    Lantai kayu rekayasa merupakan alternatif yang terjangkau untuk kayu solid. Lantai ini terdiri dari lapisan tipis kayu solidaritas yang di rekatkan pada beberapa lapisan tripleks.

    Jenis lantai kayu ini dapat menahan tingkat kelembapan tinggi tanpa memuai dan menyusut. Namun, lantai kayu rekayasa tidak tahan lama seperti kayu solid.

    Lantai Laminasi Bertema Kayu

    Secara teknis, laminasi bukan kayu tetapi bisa sangat mirip. Laminasi terbuat dari papan serat padat atau papan partikel. Gambar serat kayu ditampilkan di bagian atas agar terlihat seperti kayu asli.

    Lantai kayu laminasi lebih murah dibandingkan dengan kayu dan tersedia dalam berbagai gaya dan warna. Namun, jenis lantai ini rentan terhadap kerusakan akibat kelembapan.

    Lantai Parket

    Lantai parket merupakan salah satu jenis lantai kayu alami yang paling dikenal. Lantai ini memiliki kayu yang disusun dengan desain yang cukup rumit. Lantai parket dipasang secara terpisah, satu per satu.

    Sebagian besar parket modern berbentuk ubin dan dipasang dengan cara direkatkan, dipaku, atau dijepit ubinnya ke lantai dasar.

    Menata lantai parket membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga menyebabkan biaya pemasangan lebih tinggi. Lantai parket menarik secara estetika dan terbuat dari kayu keras.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mending Mana Bersihkan Lantai Pakai Sapu atau Vacuum Cleaner?



    Jakarta

    Menjaga kebersihan rumah memang penting banget, baik buat kesehatan ataupun kenyamanan penghuninya. Nah, salah satu bagian rumah yang harus rajin dibersihkan itu lantai, seperti dengan menyapu, mengepel, atau menyedot debu pakai vacuum cleaner.

    Biasanya orang-orang di Indonesia membersihkan lantai dengan menyapu, tentunya opsi yang murah dan mudah ya. Namun, ada juga orang yang membersihkan lantai dengan vacuum cleaner.

    Apapun cara yang kamu pakai buat bersihin lantai, pasti ada plus minusnya. Kalau kamu masih bingung pilih opsi yang mana, simak ulasan berikut, dilansir dari merry maids.


    Sapu

    Sapu biasanya digunakan buat bersihkan lantai keras yang terbuat dari ubin atau kayu. Menyapu dapat membantu mengurangi alergen di udara dengan membuang partikel seperti tungau debu, bulu hewan peliharaan, dan serbuk sari.

    Dengan begitu, penghuni rumah terhindar dari gangguan pernapasan, misalnya asma. Selain itu, menyapu dapat membantu membuang kotoran dan serpihan dari permukaan keras sehingga tampak lebih bersih dari sebelumnya.

    Namun, menyapu bisa menghabiskan banyak waktu kalau membersihkan area yang luas. Kamu membutuhkan lebih banyak usaha ketika membersihkan ruang tamu dan lorong yang besar.

    Vacuum Cleaner

    Membersihkan lantai dengan penyedot debu atau vacuum cleaner bisa dibilang cara paling efisien untuk membersihkan rumah dengan cepat dan efektif. Kamu bisa menghilangkan kotoran, partikel debu, bulu hewan peliharaan, remah-remah, dan kotoran lain dari karpet dan lantai kayu sekaligus.

    Selain itu, penyedot debu dilengkapi dengan berbagai alat tambahan untuk menjangkau tempat-tempat sempit seperti celah di antara perabot atau dinding. Kamu tak perlu khawatir ada area yang terlewatkan.

    Satu-satunya kelemahan menyedot debu adalah mungkin tidak efektif pada semua jenis karpet. Sebab, kemampuan vacuum cleaner membersihkan karpet tergantung pada ketebalan atau jenis bahannya. Jadi terkadang kamu perlu memakai sapu untuk area tertentu di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Pilihan Pengganti Lantai Keramik, Ada Batu Granit hingga Vinyl


    Jakarta

    Lantai merupakan elemen penting dalam sebuah hunian. Tak hanya berfungsi sebagai penopang aktivitas sehari-hari, lantai juga menjadi elemen estetika yang bisa mempercantik tampilan ruangan.

    Biasanya, lantai rumah terdiri dari keramik yang telah lama menjadi pilihan utama. Seiring berjalannya inovasi material dan kebutuhan desain, banyak orang yang mencari alternatif pengganti keramik. Berikut beberapa pilihannya:

    8 Pilihan Pengganti Lantai Keramik

    Beberapa pilihan pengganti lantai keramik yaitu lantai batu granit, lantai teraso, lantai marmer, lantai terakota, hingga semen ekspos. Berikut perbedaannya:


    1. Lantai Batu Granit

    Lantai batu granit menjadi pilihan populer untuk ruang hunian dan komersial sebab keindahan dan perawatannya yang mudah. Mengutip laman Structural Guide, granit adalah salah satu batu alam yang paling keras dan padat, sehingga tahan terhadap keausan.

    Selain itu, granit tersedia dalam berbagai macam warna dan pola. Hal ini membuatnya menjadi pilihan lantai serbaguna yang bisa melengkapi berbagai desain. Meski harganya mungkin lebih mahal dari jenis lantai lainnya, lantai batu granit merupakan investasi jangka panjang.

    2. Lantai Teraso

    Pada dasarnya teraso adalah lapisan mortar semen yang memiliki agregat kasar di dalamnya. Menurut laman Becosan, biasanya, agregat kasar yang paling disukai untuk lantai teraso adalah batu marmer yang dihancurkan dan dapat dipadukan dengan batuan lain. Ubin ini cocok digunakan di dalam dan luar ruangan.

    3. Lantai Terakota

    Lantai terakota merupakan jenis tanah liat alami yang digunakan untuk menciptakan tampilan yang indah dan tahan lama. Jenis lantai ini cocok untuk orang-orang yang menginginkan tampilan dan nuansa tanah liat alami yang autentik.

    4. Lantai Kayu

    Lantai kayu menjadi salah satu pilihan paling populer karena harganya yang terjangkau dan tahan lama. Ada lantai kayu yang bergaya klasik hingga modern. Namun, umumnya, dua jenis lantai kayu yang umum, yaitu lantai kayu solid dan rekayasa.

    5. Lantai Bambu

    Lantai bambu akan jauh lebih tahan lama daripada lantai kayu. Menurut laman Spruce, proses pembuatannya menjadikan material lantai bambu lebih tahan kelembapan dan kerusakan akibat air.

    Anyaman untai merupakan lantai bambu yang paling tahan lama. Materialnya terbuat dari bambu yang dihaluskan, kemudian ditekan, hingga dibentuk menjadi papan.

    6. Lantai Parket

    Menurut laman Luxury Flooring, lantai parket merupakan gaya lantai tradisional yang dibuat dengan meletakkan papan dalam berbagai pola. Susunannya menghasilkan desain geometris yang memberi daya tarik visual.

    7. Lantai Vinyl

    Ada banyak kelebihan dari lantai vinyl, yaitu penggunaan yang tahan lama, serbaguna, dan mudah dipasang. Lantai vinyl bisa dipasang pada proyek konstruksi atau renovasi di hampir semua permukaan, mulai dari beton, kayu, dan ubin.

    8. Lantai Semen Ekspos

    Lantai semen ekspos umumnya berada di gudang atau pabrik. Namun, kini, jenis lantai ini juga sering digunakan di kafe bergaya industrialis dan rumah. Menurut laman Binus University, semen ekspos adalah teknik finishing yang menggunakan semen saja tanpa cat berwarna dan acian. Meski begitu, menurut CEO SobatBangun, Taufiq Hidayat, dalam wawancara detikProperti sebelumnya, ada baiknya lantai semen ekspos diaci agar lebih bagus lagi. Lantai ini juga bisa diberi warna tambahan dengan campuran metallic oxide pigmen atau lime-proof colors.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Ngepel Pakai Air Panas, Ini Anjuran Sesuai Jenis Lantainya



    Jakarta

    Pernahkah kamu mendengar kalau mengepel dengan air panas bisa membuat lantai lebih bersih? Suhu dari air memang dapat memberikan hasil yang berbeda saat mengepel, lho.

    Dikutip dari Home Viable, penggunaan air panas ternyata lebih efektif membunuh kuman di lantai. Air panas juga lebih mudah menghilangkan noda, lemak, dan kotoran yang menempel di lantai dibandingkan mengepel dengan air dingin.

    Selain itu, bahan pembersih lantai dapat bekerja lebih efektif kalau dicampurkan dengan air panas. Dengan begitu, aktivitas mengepel pun menjadi lebih mudah.


    Namun, tidak semua jenis lantai bisa terkena air panas karena sifatnya yang tidak begitu kuat untuk menahan suhu tinggi. Beberapa jenis lantai yang tidak bisa dibersihkan dengan air panas adalah lantai kayu, lantai vinyl, dan lantai yang dilaminasi. Jenis-jenis lantai seperti ini lebih baik menggunakan air dingin saat mengepel.

    Cara mengepelnya pun tidak sembarangan. Jenis lantai dari kayu, lantai vinyl, dan lantai yang dilaminasi cukup rentan terhadap air dan suhu yang lembap. Oleh karena itu, kamu perlu mengeringkan kain pel terlebih dulu agar saat mengepel tidak begitu basah.

    Jika lantai rumah kamu memakai ubin, keramik, dan porselen, lebih disarankan memakai air dingin ketika hendak mengepel. Sebab, mengepel dengan air panas justru dapat merusak permukaan keramik.

    Berbeda halnya dengan jenis lantai yang mahal seperti marmer, penggunaan air panas sama sekali tidak masalah karena bahannya kuat menerima suhu tinggi.

    Itulah anjuran mengepel lantai dengan suhu air yang berbeda. Jangan asal pakai air panas agar lantai nggak rusak ya. Semoga Bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com