Tag: lantai

  • 4 Cara Memilih Keramik Berkualitas Biar Lantai Rumah Tahan Lama


    Jakarta

    Pemasangan lantai pada rumah perlu kamu perhatikan. Mulai dari pemilihan ubin keramik tidak boleh sembarangan, lho.

    Jika kamu sembarangan memilih keramik, kemungkinan akan ada banyak hal yang tidak diinginkan terjadi seperti merembes, retak, dan sebagainya. Oleh karena itu, pastikan keramik yang kamu gunakan berkualitas.

    Lantas, bagaimana cara memilik keramik berkualitas untuk lantai rumah? Yuk, simak tipsnya berikut ini, dikutip dari tanndy, Selasa (6/8/2024).


    Cara Pilih Keramik Berkualitas

    1. Tipe Kualitas

    Ada dua nilai kualitas keramik, yaitu kelas AAA dan kelas B. Kelas ini dapat mengetahui tingkat kesempurnaannya. Grade B biasanya berpotensi patah atau kerataannya tidak sepenuhnya sempurna atau ada distorsi pada bentuknya.

    Sedangkan grade AAA sepenuhnya sempurna dan tanpa cacat. Jadi disarankan untuk rumah lebih baik membeli dengan kualitas terbaik.

    2. Kerataan

    Selanjutnya, periksa kerataan keramik dengan cara melihatnya dengan menumpuk dua keramik secara berhadapan. Lalu, periksa apa ada celah di antara kedua ubin tersebut.

    Kemudian, ambil kertas A4 dan lihatlah apakah bisa dimasukkan ke dalam celahnya. Jika tidak bisa maka kerataannya sudah cukup baik.

    3. Penyerapan Air

    Periksa daya serap air pada keramik dengan menyatukan 2 ubin. Lalu, lalu sisi belakangnnya menghadap ke atas dan teteskan air ke ubin.

    Jika cepat menyebar berarti laju absorbsi airnya tinggi, maka ubinnya tidak terlalu bagus untuk ruang duduk atau kamar tidur. Ubin dengan tingkat penyerapan air bisa dapat digunakan untuk toilet, kamar mandi dan lainnya.

    4. Ketukan Suara

    Uji kualitas keramik dengan mendengarkan suaranya ketika diketuk. Jika suaranya jernih dan keras maka kualitasnya bagus.

    Tetapi jika suaranya terdengar redam maka kualitasnya tidak terlalu bagus. Ubin dengan suara yang jernih berarti punya kualitas yang bagus karena punya harga porselennya sangat tinggi.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Itu Lantai Semen Ekspos? Begini Manfaat, Tips, dan Perawatannya


    Jakarta

    Ada banyak pilihan lantai yang bisa kamu pilih saat membangun rumah, mulai dari keramik, marmer, bahkan semen ekspos. Biasanya semen ekspos digunakan untuk lantai gudang atau pabrik, tetapi sekarang rumah atau kafe bergaya industrial juga memakainya.

    Lantai semen ekspos memberi kesan rumah belum selesai dibuat atau unfinished. Meski tampilannya seperti bangunan belum selesai, gaya ini cukup digemari sebagian masyarakat.

    Apa Itu Lantai Semen Ekspos?

    Mengutip dari Binus University, Selasa (6/8/2024), semen ekspos adalah teknik finisihing yang menggunakan semen saja tanpa cat berwarna dan tanpa acian, sehingga warna semen itu sendiri yang muncul. Adapun warna semen pada umumnya adalah abu-abu, namun ada juga semen yang berwarna putih.


    Tips Aplikasi Lantai Semen Ekspos

    Di sisi lain, CEO SobatBangun Taufiq Hidayat mengatakan ada baiknya lantai semen ekspos ini diaci agar lebih bagus lagi. Kemudian, lantai semen ekspos juga bisa diberi warna tambahan dengan campuran metallic oxide pigmen atau lime-proof colors.

    “(Lantai) semen ekspos itu biasanya (dipakai) orang yang menganut gaya industrial karena biasanya semen ekspos itu dipakai untuk industrial, bangunan gudang, pabrik, itu memang ada kegunaannya, nah sekarang ini banyak yang menggunakan gaya industrial itu diaplikasikan di rumah di antaranya pakai lantai semen ekspos,” kata CEO SobatBangun, Taufiq Hidayat kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Manfaat Lantai Semen Ekspos

    Aplikasi lantai semen ekspos ini akan menghemat biaya bahan dan tukang, misalnya menghemat pembelian keramik, tegel, ataupun parket. Namun, sebaiknya jika menggunakan konsep ini, dilapisi cairan khusus atau floor hardener untuk langkah akhir.

    Lapisan ini berfungsi agar semen ekspos tahan terhadap gesekan dan mudah dibersihkan. Selain itu juga berfungsi untuk melindungi lantai semen ekspos terhadap kelembaban dan cuaca ekstrem.

    Perawatan Lantai Semen Ekspos

    Namun jangan khawatir, penggunaan lantai semen ekspos ini tetap bisa dipel atau dibersihkan seperti lantai pada umumnya. Akan tetapi, karena kesan lantai ini seperti belum selesai jadinya memang terkesan kurang bersih.

    “(Apa lantai semen ekspos bisa dipel?) bisa, sama seperti lantai pada umumnya saja. Tapi karena mempunyai warna alami dari semen terkesan tidak bersih,” tutur Profesional Kontraktor PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhul Rizki kepada detikcom.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kelebihan dan Kekurangan Lantai Semen Ekspos buat Rumah Industrial


    Jakarta

    Terdapat banyak pilihan lantai yang bisa bikin rumah menawan dan estetik. Salah satu konsep yang cukup unik adalah lantai semen ekspos.

    Bagaimana tidak? Lantai semen ekspos memberi kesan rumah belum selesai karena semennya mastih terlihat. Meski begitu, banyak orang menggemari tampilan rumah bergaya industrial seperti ini.

    Kalau kamu tertarik memiliki lantai semen ekspos di rumah, sebaiknya pahami dulu kelebihan dan kekurangan jenis lantai ini. Berikut ini penjelasan soal lantai semen ekspos menurut CEO SobatBangun, Taufiq Hidayat.


    Kelebihan

    1. Pengerjaan Cepat

    Pengerjaan lantai semen ekspos biasanya jauh lebih cepat dibanding menggunakan lantai keramik. Sebab, hanya menggunakan semen saja.

    “Pengerjaan lebih cepat terus relatif lebih murah, karena itu kan cuma semen campur pasir mungkin dikasih tambahan aditif supaya pengerjaannya gampang dan di atasnya keras, biasanya pakai floor hardener, kalau untuk industrial biasanya pakai floor hardener juga supaya lebih awet,” kata Taufiq kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    2. Perawatan Lebih Mudah

    Taufiq menyebutkan, salah satu kelebihan lantai semen ekspos itu perawatannya mudah. Contohnya ketika terjadi keretakan berupa retak rambut, maka yang ditambal cukup yang bagian retaknya saja.

    “Kelebihannya lagi kalau misalnya perawatan lebih gampang. Jadi kalau ada retak, ya retaknya itu aja yang ditambal, tapi kalau (lantai) keramik retak ya diganti itu satu keramik, tapi relatif juga maintenance kerusakannya itu,” tutur Taufiq.

    3. Biaya Pemasangan Lebih Murah

    Biaya pemasangan lantai semen ekspos umumnya lebih murah. Sebab, tidak perlu ditambah keramik atau jenis lantai lainnya.

    “Secara budget memang lebih murah, karena nggak perlu beli keramik lagi kan, tinggal diaci, dilicinin,” ujar Taufiq.

    Kekurangan

    1. Kualitas Lantai Tergantung Tukangnya

    Kualitas lantai semen ekspos sangat tergantung dari tukang yang memasangnya. Sebab, bisa saja lantai mudah retak apabila pengerjaannya kurang tepat. Adapun, biasanya lantai jenis ini mengalami retak rambut yang bisa melebar.

    “Mungkin karena dikerjainnya di tempat, kualitas pekerjaannya bisa beda-beda tergantung tukang. Kalau penutup lantai itu kan biasanya sangat bersentuhan dengan rasa, karena diinjak dengan telapak kaki, karena dia bersentuhan dengan telapak kaki, terus juga dengan mata keliatan rata atau nggak. Ya itu pengerjaannya lebih membutuhkan tukang yang benar-benar ahli,” papar Taufiq.

    2. Mudah lembap

    Lantai semen ekspos mudah terasa lembab. Jika terasa lembab, maka akan mempengaruhi kualitas dari lantai semen. Bahkan, bisa menimbulkan keretakan.

    “Lantai semen kalau ada kelembaban, tanah kan lembab, kalau pagi sangat rentan terhadap ruang muka air, biasanya kalau muka airnya naik ya bisa ada kelembaban yang naik. Nah kalau sudah lembab, di udara yang lembab itu terasa lebih lembab kalau semen ekspos,” kata Taufiq.

    Lantai jenis ini juga memang bisa terasa dingin. Hal ini memang cocok untuk rumah di area tropis, namun harus dipertimbangkan kembali jika rumahmu berada di daerah dingin.

    3. Permukaan Keras

    Permukaan lantai semen ekspos memang terasa lebih keras. Hal ini bisa membuat penghuni rumah tidak betah untuk duduk berlama-lama di lantai. Apalagi jika penghuni rumah terjatuh, maka risiko mengalami cedera cukup tinggi.

    Itulah kelebihan dan kekurangan menggunakan lantai semen ekspos. Semoga bermanfaat ya detikers!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Membuat Lantai Semen Ekspos, Lengkap Langkah-langkahnya



    Jakarta

    Lantai semen ekspos merupakan ciri khas rumah bergaya industrial memberikan kesan estetik meski tampak belum selesai atau unfinished look. Jenis lantai satu ini memang bisa menjadi opsi menguntungkan buat pemilik rumah, lho.

    Sebab, lantai semen ekspos mempunyai daya tahan yang cukup lama dibanding dengan lantai lainnya. Lalu, harga pemasangan lantai ini juga lebih menghemat biaya dibandingkan pasang keramik.

    Lantas, bagaimana cara membuat lantai semen ekspos ya? Yuk, simak penjelasan berikut ini menurut ahlinya.


    Menurut CEO SobatBangun, Taufiq Hidayat hal pertama yang harus dilakukan itu melakukan pemerataan tanah. Selanjutnya baru dicor menggunakan beton.

    “Jadi kalau yang umum biasanya tanah diratain dulu, tanah itu harus rata dan padat. Syarat wajibnya itu, tanah harus padat dan rata,” katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Setelah tanah padat, selanjutnya dicor dengan beton. Tujuannya agar lantai rata. Adapun campuran pada beton ini ada pasir, batu kerikil, dan semen.

    Batu kerikil itu berfungsi agar lantai rumah semakin keras. Setelah dicor beton, barulah lantai diaci dengan menggunaka campuran semen dan air.

    “Setelah itu baru bisa difinish, difinishnya bisa diaci, diaci dikasih semen lagi, laburan semen dan air aja nggak usah pake pasir, nah itu baru digosok sampai beberapa kali supaya dapat hasil yang bagus,” tuturnya.

    Taufiq juga menambahkan ada baiknya jika menggunakan lantai jenis ini dilakukan leveling atau perbedaan tinggi lantai. Hal ini untuk mencegah adanya air tergenang di lantai tersebut.

    Senada, Profesional Kontraktor PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhul Rizki juga menuturkan tanah yang digunakan untuk membuat lantai semen ekspos harus dipadatkan terlebih dahulu. Ia pun menjabarkan proses pembuatan lantai semen ekspos, yaitu:

    1. Padatkan tanah
    Ketika dipadatkan, pastikan ketebalannya sekitar 3-5 cm menggunakan pasir.

    2. Beton lantai

    Tanah yang sudah padat kemudian dibeton. Adapun tebal cor beton berkisar 6-9 cm.

    3. Plester semen

    Untuk plester semen, gunakan pasir extra beton untuk plester acian lantai. Lalu, gunakan kawat ayam untuk dipasang di atas lantai. Maka hasil plesteran dipastikan rata.

    4. Mengaci semen

    Untuk mengaci semen dapat menggunakan semen biasa/semen acian instan/semen acian portland. Lalu gunakan lem sebagai bahan campuran acian. Selanjutnya, lantai acian sudah siap digunakan.

    Itulah cara membuat lantai semen ekspos. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Penyebab Ada Semut di Rumah dan Tempat Persembunyian yang Disukainya



    Jakarta

    Semut adalah serangga kecil yang biasa ditemukan berkerumun pada suatu objek atau tempat. Hewan kecil ini mudah ditemukan di rumah, baik rumah dalam kondisi bersih ataupun kotor. Hewan kecil ini selalu bisa menemukan sumber makanan dan tanpa disadari sudah berkerumun di suatu tempat, salah satunya di sekitar makanan. Sebenarnya selain makanan, ada banyak penyebab semut datang.

    Masalahnya, kehadiran semut terkadang mengganggu karena mereka menargetkan makanan yang sebenarnya masih layak dimakan. Apabila sudah menjadi santapan semut, makanan tersebut harus dibersihkan dahulu atau parahnya harus dibuang.

    Jika kamu tidak menyukai kehadiran semut, maka kamu harus mengetahui lokasi yang disukai semut atau tempat persembunyiannya.


    Mengutip dari Natural Green System, Rabu (7/8/2024), para ahli mengatakan semut mudah ditemukan apabila di rumah terdapat sumber makanan, tempat lembab, dan celah-celah persembunyian yang terlindung seperti di bawah tempat penyimpanan, di bawah lantai, dan di dinding.

    Penyebab Semut Datang ke Rumah

    Dikutip dari detikBali, berikut beberapa penyebab adanya semut di rumah.

    1. Dinding retak atau lantai berlubang merupakan tempat paling disukai semut untuk membangun sarang.
    2. Cuaca hujan membuat kondisi menjadi lembap, yang membuat semut-semut di dalam tanah akhirnya keluar untuk mencari tempat kering.
    3. Sisa makanan di atas meja atau jatuh ke lantai.
    4. Makanan atau minuman manis yang dibiarkan terbuka.
    5. Cuaca yang sangat panas membuat semut masuk ke dalam rumah untuk mencari tempat lebih sejuk.
    6. Kondisi rumah dalam keadaan kotor dengan banyaknya sampah, sisa makanan berserakan, hingga bangkai hewan membuat semut datang.

    Nah, itulah penyebab masuknya semut ke dalam rumah.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali 2 Penyebab Utama Keramik Lantai Terangkat dan Cara Mencegahnya


    Jakarta

    Keramik kerap menjadi pilihan sebagai lapisan terluar rumah karena memiliki daya tahan yang bagus. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan lantai keramik bisa rusak seperti terangkat dari lantai atau bahkan meledak. Kondisi ini bisa membahayakan penghuni rumah karena pinggiran keramik cukup tajam.

    Keramik yang terangkat bahkan meledak ini disebut popping. Penyebab kerusakan pada keramik ini bisa dari faktor pada saat pemasangan dan faktor luas.

    Dilansir dari Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr, berikut ini penyebab lantai keramik terangkat atau meledak.


    1. Adanya Udara yang Masuk

    Apabila pemasangan keramik tidak tepat dan rapat, udara bisa terperangkap di bawah keramik. Udara ini akan biasanya menimbulkan panas yang bisa membuat nat keramik memuai. Lama kelamaan, terjadi keretakan yang menimbulkan celah atau rongga yang menjadi jalur masuknya udara ke bawah keramik.

    2. Banjir

    Untuk yang satu ini, penyebab keramik terangkat atau meledak karena faktor luar. Banjir bisa membuat nat keramik terkikis, sehingga menimbulkan celah untuk udara masuk.

    Cara Mencegah Lantai Terangkat atau Meledak

    Tentu kamu tidak ingin kejadian seperti ini terjadi karena selain berbahaya, kamu juga jadi harus menguras dana lagi untuk memperbaikinya. Untuk mencegah lantai terangkat atau meledak, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.

    1. Pasang Keramik dengan Benar

    Pastikan saat memasang keramik sudah benar dan rapat. Kuncinya adalah melapisi bawah keramik dengan mortar dengan merata. Selain itu, gunakan perekat khusus keramik yang sifatnya lebih kuat dibandingkan semen biasa.

    2. Cek Nat Keramik Secara Berkala

    Keretakan pada nat bisa menyebabkan keramik lepas dari lantai. Maka dari itu, cek nat keramik secara berkala. Lalu, jika ditemukan celah atau rongga segera tutup nat keramik dengan baik dan benar.

    3. Perkirakan Potensi Banjir

    Apabila lingkungan di rumah kamu berada di dataran rendah dan sering terjadi banjir, kamu harus meninggikan permukaan rumah atau ganti dengan jenis penutup lantai yang minim perawatan.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Merawat Lantai Kayu agar Tahan Lama


    Jakarta

    Memutuskan untuk menggunakan lantai kayu di rumah, merupakan keputusan besar yang kamu ambil. Pembersihan rutin jadi hal wajib untuk merawat lantai kayu agar tetap dalam kondisi prima.

    Lantai kayu cenderung cepat dalam menyerap debu, kotoran kecil, dan pasir. Hal ini membuat lantai menjadi tergores, sehingga menimbulkan kerusakan pada lantai kayu.

    Melansir Architectural Digest, Selasa (17/09/2024), berikut ini merupakan cara yang tepat membersihkan lantai kayu agar tetap kokoh dan bertahan lama.


    1. Sapu Lantai Kayu Setiap Hari

    Langkah pertama dan terpenting untuk membersihkan lantai kayu adalah dengan menyapu secara rutin. Kotoran dan debu yang menumpuk akan membuat lantai kayu tidak mengkilap. Dengan menjaga lantai dari serpihan merupakan kunci agar lantai kayu tetap awet.

    Jika serpihan dibiarkan dan terinjak oleh kamu, hal itu akan merusak dan menggores permukaan lantai kayu.

    2. Vakum Secara Teratur

    Selain menyapu, kamu juga harus melakukan menyedot debu secara teratur. Hal ini akan membantu menyedot partikel halus yang mungkin terlewatkan oleh sapuan, dan daya hisap kuat penyedot debu sangat berguna untuk menyedot debu di celah-celah kecil.

    3. Mengepel Lantai Kayu

    Mengepel lantai kayu harus sangat hati-hati dan tanpa air berlebih. Jangan biarkan air menggenang di lantai kayu, karena hal itu akan membuat lantai kayu menjadi lembap dan menimbulkan rayap yang akan merusak lantai kayu kamu.

    Untuk mencegah terlalu banyak air, pilih pel microfiber daripada pel katun, karena pel microfiber membutuhkan lebih sedikit air dan tidak akan membuat pel menjadi basah kuyup.

    4. Perbaiki Goresan di Lantai Kayu

    Bulu penyedot debu, kotoran, dan bahkan bulu hewan peliharaan dapat menyebabkan goresan. Terjadinya goresan dan lecet akan merusak lantai kayu, bahkan dengan jenis kayu terbaik pun.

    Jika ingin memperbaiki goresan, cukup gunakan spidol noda atau dengan batang lilin yang berfungsi untuk penyok yang lebih dalam.

    Bila kerusakan serius, pilih pewarna yang sesuai dengan warna lantai kayu, kemudian poles lecet dengan mengamplas area yang rusak menggunakan amplas halus. Pastikan untuk menggunakan lapisan akhir yang sama.

    5. Rawat Lantai Kayu

    Mengetahui cara membersihkan lantai kayu bukanlah satu-satunya hal yang perlu dipertimbangkan dalam hal lantai kayu yang bersih. Lingkungan di sekitar lantai juga merupakan komponen penting dalam perawatan dan ketahanannya.

    Kayu bereaksi secara drastis terhadap suhu dan kelembapan, jadi penting untuk memahami elemen-elemen ini. Garis pertahanan terbaik adalah dengan memperhatikan tanda-tanda bahaya.

    Jika terdapat terlalu banyak kelembapan di bawah kayu, kayu akan melengkung. Hilangkan sumber air, terutama genangan air untuk menghentikan hal ini terjadi. Kondisi yang terlalu kering menyebabkan celah, retakan, dan terbelah.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Rumah Berdecit? Ini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Hal sulit ketika memperbaiki lantai kayu berdecit adalah menentukan penyebabnya. Sebagian bunyi itu datang dan pergi seiring pergantian musim.

    Beberapa bunyi decitan tidak berbahaya, tetapi sebagian dapat menandakan masalah yang lebih besar yang tersembunyi di balik lantai kamu.

    Nah, berikut ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memperbaiki lantai yang berdecit.


    Semprot Pelumas Kering untuk Kayu

    Melansir Better Homes & Gardens, pada Rabu (23/10/2024), pelumas semprot cukup untuk menghentikan decit pada lantai. Biarpun tak semua pelumas semprot bisa berfungsi, pelumas kering juga aman untuk kayu dan efektif untuk menghentikan decit pada lantai.

    Uji pelumas sebelum kamu menyemprotkan pada area yang bermasalah. Hal itu dilakukan untuk melihat apakah pelumas itu menodai atau mengubah warna kayu.

    Memperbaiki Lantai Berdecit dengan Shim atau Ganjalan

    Temukan Titik Suaranya

    Cek bagian bawah lantai dan temukan decitnya dengan cara mengukur dari bagian atas dan mengukur ulang dari bawah atau kamu bisa memanggil tenaga ahli.

    Ganjal Dengan Shim

    Sebagai informasi, Shim adalah sepotong bahan tipis yang umumnya runcing (seperti kayu, logam, atau batu) yang umumnya digunakan untuk mengisi ruang di antara benda-benda. Kamu bisa taruh Shim ke celah di antara lantai dasar dan kaso hingga terasa hambatannya. Kamu tidak diperkenankan mengganjal lebih jauh lagi.

    Karena hal ini bisa memperburuk masalah dan jika bisa kamu menggeser kedua ganjalan dari sisi lain balok, beri tanda ganjal di tepi balok dengan pensil, dan lepaskan.

    Oles Perekat dan Pasang Kembali Shim-nya

    Beri perekat konstruksi atau lem kayu pada ganjalan dan celah diantara lantai dasar dan balok, lalu geser dan ganjal kembali ke tempatnya dan diamkan hingga lem kering. Jika kamu ingin memotong kelebihan dari ganjalan, kamu bisa menggunakan pisau serbaguna.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Memilih Ubin yang Tepat untuk Rumah Kamu Biar Makin Stylish


    Jakarta

    Memilih ubin yang tepat untuk lantai rumah terkadang memiliki tantangannya tersendiri. Dalam memilih ubin bukan hanya soal warna atau pola saja, tetapi juga tentang penyeimbangan estetika, ketahanan, serta fungsional.

    Di bawah ini merupakan panduan memilih ubin yang tepat untuk lantai rumah kamu.

    Sesuaikan Ukuran

    Melansir Tile Lane, pada Senin (28/10/2024), ukuran pada ubin berperan penting dalam menentukan gaya dan fungsi pada ruangan, ubin kecil cocok untuk menambahkan pola yang rumit, sehingga ideal untuk area seperti kamar mandi dan ruang untuk mencuci.


    Fleksibilitasnya memungkinkan kamu untuk membuat bermacam-macam ide desain, baik tampilan klasik atau modern. Sementara itu, ubin yang besar menawarkan ruangan terasa lebih luas dan mulus, mengurangi garis nat pada ubin dan memberikan tampilan yang bersih dan terbuka.

    Ubin tersebut cocok untuk ruang keluarga, dapur, dan ruang terbuka yang memberikan sentuhan akhir yang modern serta ramping.

    Pilih Desain yang Disukai

    Ubin lantai kamu harus meningkatkan desain dan skema warna pada ruangan secara keseluruhan. Bila kamu menyukai tampilan yang halus atau berani, maka kamu bisa memilih ubin yang sesuai dengan estetika yang ingin kamu capai.

    Pemilihan Warna

    Warna pada ubin bisa memengaruhi suasana hati dan persepsi ukuran ruangan. Ubin yang memiliki warna yang terang bisa membuat ruangan terasa lapang.

    Sementara itu, ubin dengan warna gelap dapat memberikan suasana dan tampilan yang nyaman dan intim ke ruang yang lebih besar seperti halnya ruang tamu atau kamar tidur.

    Anti Selip

    Untuk area luar seperti teras, dek, pintu masuk, dan sekitar kolam renang, ketahanan terhadap selip sangat penting. Pilih ubin yang dirancang khusus untuk penggunaan luar ruangan dengan daya tahan tinggi terhadap selip.

    Kamu bisa tetap mempertahankan gaya ubin ini yang hadir dalam berbagai warna dan format yang bisa disesuaikan dengan selera kamu. Sebagai contoh, Pola Perancis yang populer adalah pilihan yang stylish dan praktis untuk mempercantik tampilan area luar kamu.

    Sesuaikan dengan Budget

    Sama halnya seperti barang renovasi lainnya, kamu bisa saja tergoda untuk memilih opsi yang paling mewah, akan tetapi penting untuk kamu mempertimbangkan anggarannya. Ubin di pasaran tersedia dengan gaya, fungsi, dan harga yang bervariasi, sehingga kamu dapat menemukan sesuatu yang sesuai dengan keinginan desain serta anggaran kamu.

    Pesan Contoh Produk

    Sebelum melakukan pemesanan, sebaiknya kamu melihat seperti apa ubin yang cocok untuk tampilan pada ruangan kamu. Dengan cara ini, kamu bisa memeriksa dan memastikan keserasiannya dengan perlengkapan dan furnitur kamu.

    Ini merupakan cara sederhana yang dapat menyelamatkan kamu dari kejadian salah beli atau kesalahan apapun dalam memilih ubin.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 6 Penyebab Keramik Kamar Mandi Retak dan Cara Memperbaikinya


    Jakarta

    Tidak hanya mengganggu tampilan, keramik kamar mandi yang retak juga bisa menjadi masalah fungsionalitas ruang.

    Lamat kamar mandi bisa retak karena berbagai faktor. Tekanan fisik hingga faktor-faktor lingkungan menjadi beberapa penyebab keretakan ubin.

    Penyebab Keramik Kamar Mandi Retak

    Retakan keramik kamar mandi bisa ditemukan di spot mana saja. Namun, Mengutip Bathroom Werx, retakan keramik paling sering terjadi pada pancuran, bak mandi, dan perlengkapan lainnya.


    Lebih lanjut, berikut adalah alasan yang menyebabkan ubin kamar mandi retak:

    1. Instalasi yang Buruk

    Teknik pemasangan yang salah menjadi alasan umum yang menyebabkan ubin kamar mandi retak. Jika lantai keramik tidak dipasang dengan benar, maka ia tidak akan bertahan lama karena memunculkan celah dan titik lemah ubin.

    2. Kontraksi atau Pergerakan Bangunan

    Ini mencakup ekspansi dan kontraksi pergeseran rumah. Jika dasar ubin bergeser atau bergerak (meskipun sedikit), hal ini rentan membuat keramik kamar mandi retak.

    3. Kelembapan

    Kelembapan atau kerusakan akibat air juga berperan dalam retaknya keramik. Pasalnya, air akan meresap ke dalam celah-celah ubin, sehingga merapuhkannya. Seiring waktu, hal itu menyebabkan keretakan.

    4. Kurangnya Perawatan

    Kurangnya perawatan, seperti tidak membersihkan noda atau kotoran keramik kamar mandi secara rutin, biasa mengakibatkan penumpukan jamur atau lumut. Pada akhirnya, hal itu yang bisa merusak lapisan keramik.

    5. Fluktuasi Suhu

    Perubahan suhu menyebabkan tekanan yang, membuat ubin akan memuai dan menyusut. Tekanan tersebut membuat risiko retaknya lebih besar.

    6. Terkena Benda atau Furniture yang Bergerak

    Dampak langsung dari benda yang jatuh dan furniture yang bergerak berperan dalam retakan ubin. Karena keduanya menyebabkan benturan yang menyebabkan ubin mudah retak.

    Cara Memperbaiki Ubin Retak di Kamar Mandi

    Kita bisa memperbaiki ubin kamar mandi yang retak, tanpa harus menggantinya. Dilansir Birkes Builders, Berikut adalah langkah-langkah mengatasi keramik kamar mandi yang retak:

    • Cari tahu apakah itu retakan tipis atau besar. Retakan tipis yang kecil jadi hal yang umum, yang bisa diperbaiki dengan dempul silikon.
    • Bersihkan retakan dengan baik.
    • Oleskan dempul dan ratakan, sampai sesuai dengan permukaan ubin.
    • Untuk retakan yang lebih besar, pakaila dempul keramik. Caranya, bersihkan area tersebut lalu aplikasikan dempul dan biarkan kering.
    • Amplas dengan lembut untuk meratakan dempul keramik.

    Jika kerusakannya tidak bisa diperbaiki, maka kamu perlu mengganti keramik kamar mandi tersebut.

    Berikut adalah langkah-langkah mengganti ubin kamar mandi:

    • Lepaskan ubin lama dengan hati-hati.
    • Bersihkan nodanya.
    • Pasang ubin baru dengan mortar tipis.
    • Biarkan mengeras, lalu tutupi celah-celahnya.
    • Selalu periksa apakah mengganti ubin kamar mandi yang baru lebih baik daripada sekadar memperbaikinya.

    Cara Mencegah Kerusakan Ubin Kamar Mandi

    Berikut adalah langkah-langkah melindungi ubin di kamar mandi dari kerusakan:

    • Gunakan kain lembut dan pembersih ringan untuk membersihkan ubin. Karena, penggosok keras bisa menyebabkan keretakan kecil, yang seiring waktu bisa menyebabkan keretakan.
    • Menyegel ulang ubin keramik kamar mandi setiap beberapa tahun. Tujuannya untuk mencegah air masuk dan melindungi ubin.
    • Periksa ubin secara teratur. Cara ini untuk mengetahui tanda-tanda awal masalah, seperti retakan kecil atau ubin yang longgar. Memperbaiki masalah ini segera akan menghemat banyak masalah.
    • Pastikan nat tetap dalam kondisi baik. Pasalnya, nat yang rusak atau hilang bisa menyebabkan air meresap ke dalam, yang bisa melemahkan ubin dan membuatnya lebih mudah retak.
    • Hindari menjatuhkan barang berat di atas ubin kamar mandi. Bahkan ubin yang dipasang dengan sangat baik pun bisa retak, kalau terkena benturan keras.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com