Tag: larutan pembasmi

  • Ternyata Ini Penyebab Banyak Kecoak di Kamar Mandi


    Jakarta

    Kecoak sering kali ditemukan di kamar mandi. Saat ingin buru-buru ke toilet, hama kecil berwarna hitam itu cukup membuat kesal lantaran kerap berlari menghampiri ketika diusir, bahkan bisa terbang dan hinggap di tubuh.

    Keberadaan kecoak tidak disukai karena mengeluarkan bau apek, meninggalkan kotoran, serta membawa penyakit. Perkembangbiakkannya juga cepat sehingga jumlahnya dapat berlipat ganda jika sudah bersarang di kamar mandi.

    Namun, kenapa ya di kamar mandi terdapat banyak kecoak?


    Penyebab Banyak Kecoak di Kamar Mandi

    Dilansir The Spruce, kecoak suka dengan area yang lembap. Dengan adanya air yang tertampung di bak, keran bocor, hingga saluran pembuangan, kamar mandi jadi tempat yang selalu lembap. Karenanya, hewan kecil itu umum ditemukan di kamar mandi.

    Area kamar mandi yang sering kali gelap juga jadi lokasi favorit kecoak untuk berkembang biak. Hama itu tidak pilih-pilih makanan, sehingga mereka mungkin memakan buih sabun, sisa pasta gigi, hingga rontokan rambut.

    Belum lagi terdapat retakan lantai di kamar mandi yang jadi tempat persembunyian sempurna bagi kecoak untuk bersarang.

    Cara Membasmi Kecoak di Kamar Mandi

    Mengutip Terminix, berikut cara membasmi kecoak di kamar mandi dan mencegahnya untuk kembali:

    1. Rutin Bersihkan Kamar Mandi

    Area yang kotor disenangi kecoak dan hama rumah lainnya. Hendaknya bersihkan kamar mandi secara berkala untuk menghilangkan sumber makanan potensial baginya. Sarang kecoak yang mungkin terlanjur ada juga dapat dibersihkan sehingga populasinya berkurang.

    Usahakan agar kamar mandi selalu kering agar tidak mengundang hama itu kembali datang.

    2. Rapikan Peralatan Mandi

    Sabun, sikat gigi, dan odol yang berantakan bisa jadi tempat persembunyian kecoak. Apalagi jika terdapat tempat sampah di kamar mandi, hama kecil hitam itu senang berada di sela-selanya.

    Rapikan peralatan mandi secara teratur serta buang barang yang tidak lagi digunakan serta sampah lainnya. Jika terdapat handuk dan baju kotor, segera cuci dan jangan biarkan berada di dalam kamar mandi.

    3. Perbaiki Kebocoran Air

    Keran air maupun pipa pembuangan yang bocor sebaiknya segera diperbaiki. Kebocoran air membuat kamar mandi terus-menerus menjadi lembap. Dengan memperbaikinya mencegah kecoak bersarang di kamar mandi.

    4. Tutup Celah dan Retakan

    Ukuran kecoak yang kecil memungkinkan masuk ke kamar mandi melalui celah kecil pada jendela, pintu, atau dinding. Tutup celah-celah tersebut untuk mencegah hama itu masuk.

    Bila ubin kamar mandi retak, hendaknya juga diperbaiki agar kecoak tidak bersarang di sana.

    5. Semprotkan Wewangian

    Kecoak tidak menyukai sejumlah aroma wewangian menyengat seperti lemon dan minyak peppermint. Kedua bahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengusir kecoak dan mencegahnya kembali dengan membuat larutan pembasmi.

    Caranya sangat mudah, cukup mencampurkan perasan lemon atau beberapa tetes minyak peppermint ke dalam botol semprot berisi air. Lalu semprotkan ke seluruh penjuru kamar mandi yang sering didatangi kecoak.

    Nah, itu tadi penyebab banyak kecoak di kamar mandi dan cara membasminya. Jangan lupa rutin bersihkan kamar mandi untuk cegah hama kecil itu datang dan bersarang ya.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Langkah-langkah Hilangkan Jamur di Plafon, Bisa Pakai Cuka dan Detergen


    Jakarta

    Jamur tidak hanya ditemukan pada dinding rumah. Terkadang, jamur juga bisa ditemukan pada langit-langit atau plafon.

    Menghadapi masalah jamur bisa menjadi hal yang menyebalkan, terutama jika jamur muncul di langit-langit. Hal itu karena jamur jadi lebih sulit untuk dijangkau dan dihilangkan.

    Akan tetapi, sangat penting untuk segera mengatasi pertumbuhan jamur demi menjaga kesehatan struktural dan keamanan rumah. Untuk membasminya, bisa menggunakan cuka dan detergen. Berikut ini cara menghilangkan dan mencegah jamur tumbuh di langit-langit.


    Tips Menghilangkan Jamur pada Langit-Langit

    Melansir dari Homes and Gardens, tidak semua kasus jamur sama, dan tidak semuanya bisa diselesaikan dengan metode DIY. Namun, jika area yang terinfeksi cukup kecil, yaitu kurang dari 10 kaki persegi atau 0,9 meter, kamu bisa mengatasinya sendiri menggunakan larutan pembersih yang sesuai. Berikut ini caranya.

    Persiapkan Area

    Menghilangkan jamur dari langit-langit memerlukan perhatian khusus agar tidak terjadi penyebaran spora atau kerusakan pada permukaan. Untuk mencegah penyebaran spora jamur ke bagian lain di dalam ruangan, pastikan untuk melindungi area yang terinfeksi dengan menutupi lantai dan perabotan menggunakan lembaran plastik.

    Kenali Penyebabnya

    Sebelum membersihkan jamur, ketahui dulu apa penyebabnya. Biasanya, adanya jamur terjadi karena atap yang rusak, ventilasi yang buruk, atau tingkat kelembapan yang tinggi.

    Tergantung pada apa yang menjadi penyebabnya, kamu mungkin perlu memperbaiki kebocoran di plafon, meningkatkan ventilasi, atau menurunkan tingkat kelembapan di rumah kamu.

    Pakai Alat Pelindung Diri

    Jamur dapat melepaskan spora yang berbahaya jika terhirup, jadi pastikan untuk mengenakan masker, membuka jendela, atau menggunakan kipas angin untuk menjaga ventilasi yang baik saat membersihkan. Kamu juga perlu memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata untuk melindungi diri dari spora jamur.

    Gunakan Larutan Pembasmi Jamur

    Kamu bisa mencampurkan air dan detergen ke dalam botol semprot, kemudian di semprotkan ke area yang terkena jamur. Larutan ini membantu meregangkan jamur sehingga dapat lebih mudah untuk dihilangkan. Kamu juga bisa menggunakan penghilang jamur komersial.

    Pilihan yang lain adalah dengan menggunakan cuka untuk membasmi jamur. Asam asetat yang terkandung pada cuka dapat membunuh jamur dengan baik, buatlah larutan air dan cuka putih dengan perbandingan yang sama. Semprotkan pada seluruh area yang berjamur dan diamkan selama 15-20 menit sebelum dibersihkan.

    Gunakan kain bersih yang dibasahkan dengan air untuk menghapus larutan pembersih dan sisa jamur yang masih tertinggal. Pastikan untuk membilas kain tersebut agar tidak membuat langit-langit menjadi basah.

    “Setelah dibersihkan, sangat penting untuk mengeringkan area tersebut secara menyeluruh guna mencegah jamur tumbuh kembali,” ujar CEO Mold Busters, Michael Golubev, dikutip dari Homes and Garden.

    “Kamu harus memastikan bahwa area tersebut benar-benar kering sebelum kamu mengecat atau memberikan pelapis ulang,” tambahnya.

    Cat Langit-langit

    Setelah area tersebut benar-benar kering, sebaiknya cat ulang bagian yang ditumbuhi jamur dengan cat dasar dan cat anti jamur untuk mencegah pertumbuhan jamur di masa depan.

    Panggil Tenaga Ahli

    “Jika jamur menutupi lebih dari 30 cm, maka kamu tidak boleh mencoba untuk menghilangkan jamur sendiri,” ujar direktur pemasaran Cleaner Guys, Melanie Ortegon.

    Hal itu karena bisa mengakibatkan jamur yang berakar akan menyebar jauh lebih dalam lagi. Jika jamur menyebar lebih dari 30 cm, maka obat rumahan seperti halnya cuka tidak akan mampu menembus cukup dalam untuk membunuh jamur secara keseluruhan.

    Satu-satunya metode yang benar-benar efektif untuk mengatasi jamur yang telah menyebar adalah dengan menyewa perusahaan penghilang jamur bersertifikat untuk menangani masalah tersebut.

    Mencoba mengatasinya sendiri bisa berisiko bagi kesehatan kamu, karena jika tidak ditangani, dihilangkan, dan disanitasi dengan peralatan yang tepat, jamur dapat menyebabkan penyakit atau menyebar lebih jauh ke dalam properti.

    Setelah menghilangkan jamur dari langit-langit, perhatikan area yang telah dibersihkan untuk memastikan jamur tidak muncul kembali.

    Jika kamu menemukan tanda-tanda jamur muncul lagi, lakukan kembali proses pembersihan. Ingat, langkah terbaik untuk menangani jamur adalah dengan mencegahnya sejak awal.

    Itulah langkah-langkah membersihkan jamur di plafon rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com